cover
Contact Name
Thienis
Contact Email
jik@usk.c.id
Phone
+62651 7555249.
Journal Mail Official
jim.fkep@usk.ac.id
Editorial Address
Faculty of Nursing Syiah Kuala University Jln. Teungku Tanoh Abee, Gedung petronas, Fakultas keperawatan.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27163555     DOI : 10.52199
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2024)" : 25 Documents clear
ASUHAN KEPERAWATAN IBU POST SECTIO CAESAREA DENGAN PLASENTA PREVIA: STUDI KASUS Zahara, Zahara; Kiftia, Mariatul; Halifah, Elka
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plasenta previa merupakan salah satu penyebab pendarahan pada ibu postpartum. Prevalensi kejadian plasenta previa menunjukkan persentase 15-20% dari kematian ibu di dunia. Salah satu tindakan yang dilakukan untuk ibu dengan plasenta previa yaitu persalinan dengan sectio caesarea. Kasus persalinan dengan SC di Aceh sekitar 44,31% dan diantaranya 4,35% karena plasenta previa. Tujuan studi kasus ini untuk mengetahui penerapan asuhan keperawatan pada Ny.Y post sectio caesarea dengan indikasi plasenta previa. Diagnosa keperawatan yang diangkat adalah perfusi perifer tidak efektif, menyusui tidak efektif, nyeri akut dan risiko infeksi. Intervensi yang diberikan yaitu identifikasi sirkulasi perifer, pendidikan kesehatan dan demonstrasi terkait pijat oksitosin, pompa ASI, posisi menyusui dan perlekatan yang benar pada ibu dan bayi saat menyusui, kompres hangat, manajemen nyeri secara nonfarmakologi yaitu teknik relaksasi napas dalam, relaksasi benson, perawatan luka post SC dan edukasi nutrisi yang mengandung zat besi, nutrisi yang memperlancar ASI dan protein tinggi untuk mempercepat penyembuhan luka bekas SC. Hasil evaluasi selama tiga hari rawatan menunjukkan konjungtiva tidak anemis, akral hangat, hemoglobin dalam perbaikan 11,7 g/dL, ASI meningkat, menyusui sudah efektif, nyeri sudah berkurang dan tidak terdapat tanda dan gejala infeksi seperti nanah, bau, kemerahan serta luka dalam keadaan kering dan perban bersih. Disarankan kepada perawat untuk meningkatkan pelayanan kepada pasien post partum khususnya post sectio caesarea dengan plasenta previa dan menjadikan tulisan ini sebagai referensi dalam menerapkan asuhan keperawatan
PENERAPAN KOMUNIKASI EFEKTIF SBAR SAAT HANDOVER DI RUANG RAWAT INAP RSUD dr. ZAINOEL ABIDIN Rahayu, Intan Suci; Yusuf, Muhammad; Yullizar, Yullizar; Mahdarsari, Mayanti; Maurissa, Andara
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawat harus meningkatkan komunikasi yang efektif untuk mewujudkan sasaran keselamatan pasien di rumah sakit. Penerapan metode Situation Background Assessment Recommendation (SBAR) dalam komunikasi efektif akan memberikan informasi yang lengkap mengenai kondisi pasien saat handover sehingga perawat dapat memberikan asuhan keperawatan yang optimal kepada pasien. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahui penerapan komunikasi efektif SBAR oleh perawat pada saat melakukan handover di ruang rawat inap Arafah 1 RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis dan desain yang digunakan pada studi kasus ini adalah kuantitatif non-eksperimental dan deskriptif, dengan populasi berjumlah 23 perawat dan jumlah sampel sebanyak 15 perawat. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Alat pengumpulan data menggunakan lembar observasi komunikasi SBAR. Hasil yang didapatkan yaitu penerapan komunikasi SBAR pada perawat Arafah 1 yaitu optimal sebanyak 80%, dengan melihat empat unsur yaitu; 1) Situation optimal sebanyak 13 perawat (86,7%); 2) Background optimal sebanyak 10 perawat (66,7%); 3) Assessment optimal sebanyak 11 perawat (73,3%); dan 4) Recommendation optimal sebanyak 15 perawat (100%). Hal ini menunjukkan bahwa penerapan komunikasi SBAR belum sepenuhnya diterapkan secara maksimal. Penting bagi kepala ruang untuk melakukan supervisi secara berkala terhadap kinerja perawat serta memberikan empower staff guna mewujudkan harmonisasi dalam lingkungan kerja dan pelayanan yang berkualitas.
PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG TANDA GEJALA PASIEN CARDIAC ARREST DI BANDA ACEH Nisa, Khairun; Marlina, Marlina; Fikriyanti, Fikriyanti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cardiac arrest merupakan penyebab utama kematian mendadak di dunia. Penanganan cardiac arrest harus segera dilakukan dengan tindakan yang cepat dan tepat. Perawat dituntut untuk memiliki pengetahuan terkait tanda dan gejala serta penanganan dalam mengatasi serangan cardiac arrest. Cardiac arrest dapat diakibatkan oleh gangguan sistem kardiovaskuler dan sistem pernapasan yang tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah pengetahuan yang dimiliki oleh perawat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan perawat tentang tanda gejala pada pasien cardiac arrest pada Ruang IGD dan intensive care di RSUD Meuraxa Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain deskriptif dan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian adalah perawat yang bekerja pada Ruang IGD dan intensive care pada sebuah Rumah Sakit di Banda Aceh. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yaitu 56 perawat. Alat pengumpulan data menggunaan kuesioner yang dikembangkan oleh Kristina (2017). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawat ruang IGD dan intensive care memiliki pengetahuan baik yaitu sebanyak 54 perawat (96.4%) dalam mengenal tanda gejala pasien cardiac arrest. Penelitian diharapkan dapat membantu managemen rumah sakit untuk terus meningkatkan pengetahuan bagi perawat terkait penanganan cardiac arrest sehingga dapat menurunkan penyebab resiko angka kematian.
SUHAN KEPERAWATAN POST OP TUMOR PINEAL PADA ANAK DI RUANG PICU : STUDI KASUS Azlinasari, Cut Yulia; Sufriani, Sufriani; Septiana, Nenty
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tumor pineal adalah tumor yang ditemukan di daerah pineal berupa tumor primer yang berasal dari germ cell dan sel pineal dan tumor sekunder yang berupa astrositoma, meningioma, ependimoma, maupun metastasis. Gejala hidrosefalik pada anak dengan tumor pineal diantaranya kerusakan kognitif, gangguan gaya berjalan, ketidakseimbangan atau ataksia, dan inkontinensia urin yang dapat berkembang dengan cepat menjadi fotofobia dan penurunan kesadaran serta dapat menyebabkan sindrom tumor neuroendokrin seperti defisiensi sirkulasi, iskemia miokard, bronkokonstriksi, trombosis vena, dan edema anasarka. Tujuan dari karya ilmiah ini untuk mengetahui asuhan keperawatan pada Anak R dengan post op craniotomy tumor pineal di ruang Pediatric Intensive Care Unit Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainal Abidin Banda Aceh. Diagnosis keperawatan yang muncul pada Anak R adalah peningkatan kapasitas intrakranial, gangguan pertukaran gas, bersihan jalan napas tidak efektif, hipervolemia, gangguan integritas kulit, risiko aspirasi dan risiko infeksi. Implementasi yang dilakukan diantaranya pemantauan tanda-tanda vital, pemeriksaan neurologis, pemantauan ventilator, perubahan posisi, pemantauan infeksi, pemantauan intake dan output cairan dan pengisapan jalan napas. Hasil evaluasi menunjukkan dari 7 diagnosa yang diangkat 6 diantaranya teratasi sebagian yaitu gangguan peningkatan kapasitas intrakranial, pertukaran gas, bersihan jalan napas tidak efektif, gangguan integritas kulit, risiko aspirasi dan risiko infeksi. Diharapkan asuhan keperawatan tetap memperhatikan dan melibatkan keluarga terutama dalam kebutuhan psiko-sosio-spiritual anak.
PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN TERHADAP VAKSINASI COVID-19 DI MASYARAKAT KECAMATAN DARUSSALAM ACEH BESAR Ramadhania, Puteri Sarah; Diba, Farah; Yanti, Sarini Vivi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 masih belum benar-benar berakhir dan pemerintah masih gencar dalam upaya menurunkan angka kejadian. Vaksinasi COVID-19 menjadi salah satu solusi untuk mengendalikannya demi membentuk kekebalan pada suatu kelompok. Kecamatan Darussalam menjadi salah satu daerah yang cakupan vaksinasi COVID-19 belum maksimal di Aceh Besar, hal tersebut dapat mempengaruhi keberhasilan herd immunity sehingga dibutuhkan berbagai upaya demi meningkatkan pentingnya vaksinasi COVID-19 pada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap dan tindakan terhadap vaksinasi COVID-19 di masyarakat Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif dengan desain cross-sectional study. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 393 responden dengan pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dikembangkan sendiri dengan variabel pengetahuan, sikap dan tindakan terhadap vaksinasi COVID-19 yang dibagikan melalui tautan link google form, kemudian dianalisis menggunakan SPSS untuk melihat distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian ini yaitu 86,3% responden memiliki pengetahuan yang baik, 91,3% responden memiliki sikap yang baik dan 80,2% responden memiliki tindakan yang baik. Maka dapat disimpulkan bahwa mayoritas masyarakat memiliki tingkat pengetahuan, sikap dan tindakan yang baik terhadap vaksinasi COVID-19. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi salah satu sumber informasi untuk meningkatkan pemahaman dan wawasan terhadap vaksinasi COVID-19, serta masyarakat disarankan untuk tetap selalu mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan.
ASUHAN KEPERAWATAN HIDROSEFALUS KONGENITAL PADA BAYI DI RUANG NICU : SUATU STUDI KASUS Rizki, Sri Ayu; Sufriani, Sufriani; Agustina, Sri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidrosefalus terjadi karna adanya penumpukan carian serebrospinal (CSS) pada sistem saraf pusat, yang merupakan akibat gangguan pembentukan, aliran dan penyerapannya. Hidrosefalus dapat menyebabkan masalah yang serius bila tidak ditangani, seperti penurunan kemampuan intelektual, dan defisit motorik yang dapat memengaruhi kualitas hidup anak kedepannya. Pada umumnya gejala yang didapati pada kasus ini juga bervariasi tergantung pada umur penderita, pada masa bayi gejala yang timbul berupa vomitus, kesulitan untuk tidur, rewel, dan peningkatan ukuran lingkar kepala yang terjadi sebagai kompensasi cairan berlebih. Keperawatan sebagai salah satu profesi dalam bidang kesehatan yang berkontribusi terhadap peningkatan derajat kesehatan melalui pengembangan pelayanan kesehatan anak. Studi kasus ini bertujuan untuk menjelaskan asuhan keperawatan pada bayi Ny. W dengan hidrosefalus kongenital. Hasil anamnesa dan pemeriksaan fisik ditegakkan diagnosa keperawatan pada studi kasus ini adalah penurunan kapasitas adaptif intrakranial, risiko defisit nutrisi, risiko termoregulasi tidak efektif, risiko gangguan perkembangan, dan risiko gangguan perlekatan. Perencanaan keperawatan disusun berdasarkan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia. Implementasi yang dilakukan diantaranya pemantauan tekanan intrakranial, memberikan ASI melalui OGT dengan memperhatikan residu, Developmental Care dengan nesting, positioning, meminimalkan cahaya, handling, memfasilitasi ibu dalam kunjungan, dan mengatur suhu inkubator sesuai kebutuhan. Hasil evaluasi dari implementasi keperawatan yang sudah dilakukan adalah penurunan kapasitas adaptif intrakranial teratasi sebagian, risiko defisit nutrisi teratasi, risiko termoregulasi tidak efektif teratasi sebagian, risiko gangguan perkembangan teratasi sebagian, dan gangguan risiko gangguan perlekatan teratasi sebagian.
ANALISIS BEBAN KERJA PERAWAT MENGGUNAKAN METODE WORKLOAD INDICATORS OF STAFFING NEED (WISN) POLI RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA Ismi, Sania Vauka; Rachmah, Rachmah; Yullyzar, Yullyzar; Kamil, Hajjul; Maurissa, Andara
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beban kerja perawat yang berlebihan akan menimbulkan gejala seperti kelelahan, tidak nyaman, cedera, kesalahan dalam melakukan tindakan dan produktivas akan menurun. Tujuan penelitian untuk mengetahui beban kerja perawat dengan menggunakan indikator workload indicators of staffing need (WISN). Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan menggunakan teknik analisa beban kerja yaitu time of motion. Time of motion bertujuan untuk menghitung standar waktu kegiatan secara lebih khusus terhadap populasi penelitian. Sampel adalah perawat yang bekerja di poliklinik rawat jalan Rumah Sakit Pendidikan Universitas Syiah Kuala yang berjumlah 3 staf perawat dengan menggunakan teknik total sampling. Alat ukur yang digunakan berupa lembar observasi analisis beban kerja dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu yang diperlukan dalam melakukan kegiatan keperawatan langsung 4090 menit (54,9%), kegiatan tidak langsung 3090 menit (41,5%), kegiatan pribadi 321 menit (4,3%) dan kegiatan non produktif 150 menit (2,0%). Berdasarkan hasil analisa dengan mengunakan metode WISN diperoleh jumlah kebutuhan staf perawat yang bekerja di poliklinik rawat jalan sebanyak 5 staf perawat, tetapi untuk saat ini hanya 3 staf perawat yang bertugas dan dibutuhkan penambahan 2 staf perawat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi dalam penambahan jumlah staf perawat untuk meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit khususnya di poliklinik rawat jalan.
GAMBARAN MINAT MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN USK UNTUK BEKERJA DI DAERAH TERPENCIL DAN TERTINGGAL Nadhifah, Izzatun; Yusuf, Muhammad; Rachmah, Rachmah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekurangan perawat di daerah terpencil dan tertinggal akan berdampak buruk pada kesehatan dan keselamatan pasien, karena perawat merupakan salah satu tenaga kesehatan dengan waktu yang lebih lama memberikan pelayanan kepada pasien. Kekurangan perawat ini dapat disebabkan oleh kurangnya minat dari mahasiswa keperawatan untuk memilih berkarier di daerah terpencil dan tertinggal. Minat pada mahasiswa keperawatan dapat mendorong dan memotivasi mahasiswa untuk ikut serta berkontribusi dalam pemerataan tenaga kesehatan di seluruh pelosok Indonesia terutaman di daerah terpencil dan tertinggal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran minat mahasiswa Fakultas keperawatan Universitas Syiah Kuala untuk bekerja di daerah terpencil dan tertinggal yang dinilai berdasarkan indikator kemauan, pengaruh kepribadian, serta lingkungan kerja yang sesuai bakat dan minat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional study. Menggunakan teknik pengambilan sampel total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 528 mahasiswa. Hasil penelitian didapatkan minat mahasiswa pada kategori sedang (83,9%), dengan presentase kemauan (60,8%), pengaruh kepribadian (80,5%), dan lingkungan kerja yang sesuai dengan bakat dan minat (79,4%). Diharapkan bagi pihak yang berwenang di Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala agar dapat melakukan promosi tenaga kesehatan untuk berkarier ke daerah terpencil dan tertinggal, agar minat kerja pada mahasiswa keperawatan dapat meningkat dan mereka siap bekerja dimanapun mereka ditugaskan setelah lulus nanti
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP WANITA USIA SUBUR (WUS) TENTANG DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA DENGAN SADARI DI KOTA BANDA ACEH Hayati, Nurul; Rizkia, Mira; Ardhia, Dara
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker payudara di Indonesia hingga saat ini masih menjadi kanker penyebab kematian utama pada perempuan. Deteksi dini seperti SADARI sangat dianjurkan untuk mencegah serta menurunkan angka kematian akibat penyakit tersebut, sehingga pengetahuan dan sikap WUS terkait SADARI menjadi sangat penting. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap WUS tentang deteksi dini kanker payudara dengan SADARI di Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode deskriptif dan desain Cross Sectional Study. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling sebanyak 108 WUS yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Kopelma Darussalam. Alat pengumpulan data berupa kuesioner yang sudah dilakukan uji validitas yaitu uji content dan uji konstruk. Hasil penelitian diperoleh bahwa tingkat pengetahuan WUS tentang deteksi dini kanker payudara dengan SADARI mayoritas berada pada kategori baik (82,41%) dan mayoritas memiliki sikap negatif (50,9%) terhadap SADARI. Hal ini disebabkan karena mayoritas responden tidak memiliki riwayat keluarga dengan penyakit payudara sehingga tidak adanya motivasi dan dorongan untuk melakukan SADARI.
GAMBARAN KESADARAN TERHADAP KANKER PAYUDARA PADA REMAJA PUTRI MADRASAH ALIYAH DI BANDA ACEH Oktavia, Risa Zahara; Asniar, Asniar; yanti, Sarini Vivi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesadaran terhadap kanker payudara harus dibentuk sedini mungkin, untuk dapat membentuk perilaku deteksi dini yang dapat menekan angka kejadian kanker payudara dan juga angka kematian akibat kanker payudara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesadaran terhadap kanker payudara pada remaja putri Madrasah Aliyah di Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional study. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel proposional random sampling untuk menentukan 213 orang responden yang terlibat. Pengumpulan data menggunakan data demografi dan juga kuesioner ICHBMS (Indonesian version of Champions Health Belief Model Scale). Hasil penelitian menunjukkan 52,1% siswi memiliki kesadaran terhadap kanker payudara yang tinggi dan sebanyak 47,9% memiliki kesadaran terhadap kanker payudara yang buruk. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, sala satunya informasi yang didapatkan oleh remaja putri. Sehingga dirasa penting untuk dapat terus melakukan promosi kesehatan terkait dengan peningkatan kesadaran terhadap kanker payudara terutama pada usia remaja.

Page 1 of 3 | Total Record : 25