cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6285338219596
Journal Mail Official
m.asyari@litpam.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Authentic Research
ISSN : -     EISSN : 28283724     DOI : 10.36312/jar
Journal of Authentic Research (ISSN. 2828-3724) is an open-access journal that published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes research papers in the field of social science and natural science. Journal of Authentic Research publish twice a year (bianually) in January and July. This journal has OAI address: https://journal-center.litpam.com/index.php/jar/oai
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 791 Documents
Representasi Perjuangan Diri Perempuan dalam Lirik Lagu Jangan Ditelan Karya Nadin Amizah Yulpiati, Septi Dwi; Hamdani, Agus; Asmaniah , Zainah
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/5wz0p253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap representasi perjuangan diri perempuan dalam lirik lagu “Jangan Ditelan” karya Nadin Amizahdengan menggunakan perspektif feminisme bell hooks. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data simak dan catat terhadap lirik lagu. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan dengan menitikberatkan pada konsep interseksionalitas yang dikemukakan oleh bell hooks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu “Jangan Ditelan” merepresentasikan perjuangan perempuan melalui tiga elemen utama, yaitu gender, kelas sosial, dan budaya. Aspek gender tampak dalam representasi objektifikasi dan pembungkaman suara perempuan, aspek kelas sosial tercermin melalui pelabelan negatif yang mendisiplinkan perempuan yang dianggap menyimpang, sementara aspek budaya terlihat dalam norma patriarki yang menormalisasi kontrol terhadap tubuh dan identitas perempuan. Lagu ini tidak hanya menggambarkan pengalaman penindasan, tetapi juga memperlihatkan kesadaran kritis dan perlawanan simbolik perempuan terhadap struktur sosial yang menindas. Dengan demikian, karya ini menjadi medium penting dalam menghadirkan wacana feminisme dan perjuangan perempuan dalam konteks budaya populer Indonesia.  
Representasi Heterogenitas Agama dan Budaya dalam Narasi Cinta Lintas Iman: Analisis Semiotika Roland Barthes pada Film Komang Nurfadhila, Salsabila; Hasanah, Ninah; Loekman, Arief
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ks48dm90

Abstract

Indonesia sebagai masyarakat majemuk memiliki keberagaman agama dan budaya yang kerap memunculkan dinamika sosial, termasuk dalam relasi cinta lintas iman. Film sebagai teks budaya tidak hanya merefleksikan realitas, tetapi juga membangun makna dan ideologi mengenai perbedaan tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi heterogenitas agama dan budaya dalam narasi cinta lintas iman pada film Komang melalui pendekatan semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis semiotika pada tiga tingkat signifikasi, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Unit analisis meliputi adegan, dialog, ekspresi tokoh, kostum, serta simbol visual yang merepresentasikan perbedaan agama dan budaya. Data diperoleh melalui observasi berulang dan dokumentasi terhadap adegan-adegan yang menampilkan konflik serta negosiasi lintas iman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat denotasi, perbedaan agama direpresentasikan melalui adegan ritual ibadah yang dilakukan secara terpisah, seperti sembahyang di pura dan doa di tempat ibadah berbeda, serta dialog keluarga yang menegaskan adanya “perbedaan keyakinan.” Melalui adegan ritual dan dialog yang tegang, film ini menunjukkan konflik nilai antara agama Hindu dan Islam. Pada tingkat konotasi, visualisasi ruang ibadah yang terpisah dan ekspresi ragu tokoh mengonotasikan jarak emosional serta tekanan sosial. Pada tingkat mitos, film membangun ideologi bahwa hubungan lintas iman merupakan relasi yang sarat ujian dan pengorbanan, sehingga perbedaan agama dan budaya dipresentasikan sebagai batas yang seolah-olah alamiah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa film berperan sebagai arena produksi makna yang menaturalisasi ideologi tertentu tentang toleransi dan batas-batasnya. Temuan ini berimplikasi pada pentingnya pembacaan kritis terhadap representasi keberagaman dalam media guna memahami konstruksi wacana multikulturalisme dalam masyarakat Indonesia.
Kecerdasan Emosional dan Ketahanmalangan sebagai Faktor Internal Prestasi Belajar IPA Siswa Kelas IV Triutari, Komang Rika; Astawan, I Gede; Tristiantari, Ni Ketut Desia
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/wptzdq76

Abstract

Prestasi belajar IPA siswa sekolah dasar masih menunjukkan variasi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan faktor eksternal peserta didik. Selain kemampuan kognitif, kecerdasan emosional dan ketahanmalangan dipandang berperan dalam membantu siswa mengelola emosi, menghadapi kesulitan belajar, serta mempertahankan motivasi selama proses pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecerdasan emosional dan ketahanmalangan sebagai faktor pendukung prestasi belajar IPA siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Subjek penelitian melibatkan 73 siswa kelas IV SD Gugus VII Kecamatan Buleleng yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Metode pengumpulan data yaitu metode kuesioner dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu kuesioner. Hubungan kecerdasan emosional dan prestasi belajar IPA diperoleh nilai r hitung sebesar 0,360 dengan persentase kontribusi kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar IPA siswa sebesar 11,7%. Hubungan ketahanmalangan dan prestasi belajar IPA diperoleh nilai r hitung sebesar 0,269 dengan persentase kontribusi ketahanmalangan terhadap prestasi belajar IPA siswa sebesar 5,9%. Hubungan kecerdasan emosional dan ketahanmalangan dengan prestasi belajar IPA diperoleh nilai F hitung sebesar 0,136 dengan persentase kontribusi kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar IPA siswa sebesar 13,6%. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penguatan kecerdasan emosional dan ketahanmalangan penting untuk mendukung peningkatan prestasi belajar IPA. Secara praktis, temuan penelitian ini memberikan implikasi bahwa upaya peningkatan prestasi belajar IPA tidak dapat hanya bertumpu pada aspek kognitif semata, tetapi juga perlu mempertimbangkan penguatan kecerdasan emosional dan ketahanmalangan siswa. Guru dan sekolah diharapkan dapat merancang strategi pembelajaran yang tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga membangun kemampuan siswa dalam mengelola emosi, menjalin hubungan sosial, serta menumbuhkan daya juang dalam menghadapi kesulitan belajar
Analisis Tindak Tutur Pada Cerpen Rahasia Lani Dan Manela Karya Boy Candra Naftali, Ifaz Ilmi; Damayanti, Deasy Aditya; Asmaniah, Zainah
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/3cz31313

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan klasifikasi tindak tutur ilokusi dalam cerpen Rahasia Lani dan Manela karya Boy Candra. Cerpen ini dipilih karena dialog antar tokohnya merepresentasikan dinamika relasi interpersonal yang kuat dan sarat konflik emosional, sehingga relevan dikaji melalui perspektif pragmatik. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik baca dan catat terhadap dialog dalam antologi cerpen Satu Hari di 2018. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu identifikasi tuturan yang mengandung tindak ilokusi, klasifikasi berdasarkan kategori asertif, komisif, direktif, ekspresif, dan deklaratif, serta interpretasi fungsi tuturan berdasarkan konteks situasi tutur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 11 data tuturan, tindak tutur direktif mendominasi dengan persentase 63,64%, sedangkan asertif, komisif, ekspresif, dan deklaratif masing-masing sebesar 9,09%. Dominasi direktif menunjukkan bahwa interaksi tokoh lebih berorientasi pada upaya memengaruhi mitra tutur melalui pertanyaan, nasihat, dan perintah. Selain itu, analisis ini juga menunjukkan bahwa penggunaan tindak tutur tersebut mencerminkan strategi komunikasi tokoh dalam menyampaikan emosi, memengaruhi keputusan, dan membangun dinamika hubungan interpersonal dalam cerita Temuan ini memperkuat penerapan teori tindak tutur dalam analisis sastra serta memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian pragmatik dan pembelajaran analisis wacana dalam pendidikan bahasa dan sastra Indonesia.
Pengaruh Problem Based Learning (PBL) terhadap Penguasaan Konsep dan Literasi Sains Siswa Kelas X MA NW Putri Narmada Nabilatussujaah, Aliefina; Yamin, M.; Merta, I Wayan
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/9p1a6330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap penguasaan konsep dan literasi sains siswa kelas X MA NW Putri Narmada pada materi virus. Penelitian ini menggunakan metode quasi-eksperimen dengan desain Non-equivalent Control Group Design. Sampel terdiri dari kelas XC dan XD sebagai eksperimen (n=41) dan kelas XA dan XB sebagai kontrol (n=40). Instrumen penelitian berupa tes penguasaan konsep (21 soal pilihan ganda) dan tes literasi sains (3 soal esai). Data dianalisis menggunakan uji ANCOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh signifikan PBL terhadap penguasaan konsep siswa dengan nilai sig. 0,017 dan rata-rata terkoreksi kelas eksperimen (76,807) lebih tinggi daripada kelas kontrol (69,844); (2) terdapat pengaruh signifikan PBL terhadap literasi sains siswa dengan nilai sig. 0,010 dan rata-rata terkoreksi kelas eksperimen (77,460) lebih tinggi daripada kelas kontrol (68,937). Disimpulkan bahwa model PBL efektif meningkatkan penguasaan konsep dan literasi sains siswa.
Pengembangan Media Kartu Truth Or Dare Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Pada Mata Pelajaran IPA di SDN 15 Cakranegara Inayah, Nur; Dewi, Nurul Kemala; Erfan , Muhammad
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/z4bvva18

Abstract

Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui prosedur pengembangan, kevalidan dan kepraktisan media kartu truth or dare untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPA di SDN 15 Cakranegara. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian R&D (Research and Development). Model pengembangan pada penelitian ini adalah ADDIE yaitu (analyze, design, development,implementation, and evaluation). Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan pengumpulan data melalui angket yang divalidasi oleh validasi ahli media dan validasi ahli materi guna menilai kevalidan serta kelayakan media, kemudian digunakan angket respon siswa pada media pembelajaran yang berguna sebagai pembaruan dalam proses belajar mengajar. Hasil penelitian pada penelitian ini berdasarkan hasil kevalidan yang dilakukan oleh validator materi diperoleh nilai kevalidan materi pada validasi pertama sebesar 50% dengan kategori cukup valid sedangkan pada validasi kedua sebesar 79% dengan kategori valid, kemudian pada penilaian validasi media pertama diperoleh nilai sebesar 60% dengan kategori cuku valid sedangkan pada validasi kedua sebesar 98% dengan kategori sangat valid. Hasil kepraktisan berdasarkan penilaian rata-rata dari angket respon siswa diperolah ratarata sebesar 97,4% sehingga media kartu truth or dare dikategorikan pada kategori sangat baik dengan hal itu media kartu truth or dare yang dikembangkan tercapai. Sedangkan hasil penilaian angket guru mata pelajaran IPA di SDN 15 Cakranegara memperoleh rata-rata sebesar 87,5% dengan kriteria sangat layak sehingga hasil penilaian dari media pembelajaran kartu truth or dare yang dikembangkan sangat praktis untuk digunakan saat pembelajaran.
Strategi Komunikasi Interpersonal Guru Bimbingan Konseling dalam Membentuk Karakter Siswa SMA Erna, Rita Dwi
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/92z8gd83

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat disiplin dan pelanggaran aturan sekolah yang sering dilakukan oleh siswa, yang mengindikasikan bahwa peran komunikasi interpersonal guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam pembentukan karakter siswa belum optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan strategi komunikasi interpersonal guru BK dalam membentuk karakter siswa di SMA, dengan menekankan pendekatan baru dalam komunikasi interpersonal dalam konteks pembinaan karakter di sekolah menengah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi sekolah. Subjek penelitian meliputi guru BK, siswa peserta layanan, serta pihak sekolah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi interpersonal yang efektif dalam proses bimbingan mencakup empati, ajakan persuasif, dan keterlibatan siswa. Analisis terhadap strategi ini memberikan model yang dapat diterapkan di sekolah lain. Penelitian juga mengidentifikasi faktor pendukung dan hambatan dalam layanan konseling, serta implikasinya terhadap kebijakan dan praktik pembelajaran di sekolah. Temuan ini memberi kontribusi teoretis dan praktis untuk pengembangan bidang bimbingan dan konseling di sekolah menengah, serta memberikan wawasan baru tentang pentingnya komunikasi interpersonal yang efektif dalam membentuk karakter siswa. This study is motivated by the low levels of discipline and frequent violations of school rules by students, which indicate that the role of interpersonal communication by Guidance and Counseling (GC) teachers in shaping students' character has not been fully optimized. The aim of this study is to describe the interpersonal communication strategies of GC teachers in shaping the character of high school students, with an emphasis on a new approach to interpersonal communication in the context of character development in secondary schools. The research method used is descriptive qualitative. Data were collected through observations, in-depth interviews, and school documentation. The research subjects include GC teachers, students participating in the services, and related school authorities. The findings show that effective interpersonal communication strategies in the counseling process include empathy, persuasive appeals, and student involvement. An analysis of these strategies provides a model that can be applied in other schools. The study also identifies supporting factors and obstacles in counseling services, as well as their implications for school policies and instructional practices. These findings provide theoretical and practical contributions to the development of guidance and counseling in secondary schools and offer new insights into the importance of effective interpersonal communication in shaping students' character.  
The Effect of the Fan ‘n Pick Learning Method on Students’ English Speaking Ability Aulia, Dewi Monika; Pratama , Hendi
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/4r34ct11

Abstract

English speaking ability is an essential productive skill in foreign language learning, particularly for vocational high school students who are expected to communicate actively and practically. However, speaking instruction in classrooms often encounters obstacles, such as low student participation and the use of less interactive learning methods. This study aims to examine the effect of the Fan ‘n Pick learning method on the English speaking ability of Grade XI students at SMK Negeri 1 Pringapus. This study employed a quasi-experimental method with a pretest–posttest control group design. The research sample consisted of 70 students divided into an experimental group and a control group, each comprising 35 students. The experimental group was taught using the Fan ‘n Pick method, while the control group received conventional instruction. The research instrument was a speaking ability test covering aspects of pronunciation, grammar, vocabulary, fluency, and comprehension. Data were analyzed using the Wilcoxon test and the Mann–Whitney test. The results showed a significant improvement in speaking ability in the experimental group, with the mean score increasing from 63.43 to 82.43 (p = 0.001). The control group did not show a significant improvement (p = 0.399). The difference in the mean Δ scores between the two groups was also statistically significant (p = 0.001). The conclusion of this study indicates that the Fan ‘n Pick learning method has a significant 
Analisis Pengaruh Literasi Keuangan, Teknologi Keuangan, Persepsi Risiko, dan Toleransi Risiko terhadap Keputusan Investasi Cryptocurrency Bangsawan, Ragah Abung; Astuti, Christina Dwi
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/5ey5v519

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, teknologi keuangan, persepsi risiko, dan toleransi risiko terhadap keputusan investasi cryptocurrency pada generasi Z di wilayah Jabodetabek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Responden dalam penelitian ini berjumlah 182 investor generasi Z yang telah memiliki pengalaman berinvestasi di pasar modal. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi cryptocurrency. Teknologi keuangan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi. Toleransi risiko memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi kesiapan individu dalam menerima risiko maka semakin besar kecenderungan untuk mengambil keputusan investasi. Sebaliknya, persepsi risiko tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi cryptocurrency. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,453 menunjukkan bahwa variabel literasi keuangan, teknologi keuangan, persepsi risiko, dan toleransi risiko secara simultan mampu menjelaskan 45,3% variasi keputusan investasi, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Hasil penelitian ini memberikan gambaran bahwa faktor pengetahuan keuangan, pemanfaatan teknologi, serta kesiapan dalam menghadapi risiko menjadi aspek yang relevan dalam membentuk keputusan investasi cryptocurrency pada generasi Z. This study aims to analyze the influence of financial literacy, financial technology, risk perception, and risk tolerance on cryptocurrency investment decisions among Generation Z in the Greater Jakarta area. This research applies a quantitative approach using purposive sampling. The respondents consist of 182 Generation Z investors who have experience investing in the capital market. Data were collected through a five-point Likert scale questionnaire and analyzed using multiple linear regression with SPSS 26. The findings indicate that financial literacy has a positive and significant effect on cryptocurrency investment decisions. Financial technology also shows a positive and significant influence on investment decisions. Risk tolerance has a positive and significant impact on investment decisions, indicating that individuals who are more willing to accept investment risks are more likely to make investment decisions. In contrast, risk perception does not have a significant effect on cryptocurrency investment decisions. The Adjusted R Square value of 0.453 shows that financial literacy, financial technology, risk perception, and risk tolerance simultaneously explain 45.3% of the variance in investment decisions, while the remaining percentage is influenced by other variables outside the research model. These results suggest that financial knowledge, technological utilization, and risk acceptance play important roles in shaping cryptocurrency investment decisions among Generation Z.  
Loyalitas Pelanggan Ditinjau dari Kualitas Produk, Citra Merek dan Membership pada Pelanggan Elzatta di Surakarta Wuryani, Ella; Hartono, Sri; Maryam, Siti
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/s298bq23

Abstract

Persaingan di industri fashion semakin ketat seiring banyaknya produsen yang menawarkan desain dan kualitas produk terbaik untuk memenuhi kebutuhan konsumen, sehingga setiap merek berlomba membangun keunggulan kompetitif dan mempertahankan loyalitas pelanggan. Fenomena yang melatarbelakangi penelitian ini adalah adanya kesenjangan antara kuatnya posisi merek sebagai top brand dengan tingkat pembelian ulang yang belum optimal, yang menunjukkan bahwa citra merek yang baik belum tentu diikuti oleh loyalitas pelanggan yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kualitas produk, citra merek dan membership terhadap loyalitas pelanggan pada pelanggan Elzatta di Surakarta. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah pelanggan Elzatta yang pernah membeli produk yang jumlahnya tidak terhingga, dengan jumlah sampel 100 responden. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dengan teknik purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda, koefisien determinasi, uji kelayakan model (F) dan uji hipotesis (t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kualitas produk, citra merek dan membership berpengaruh secara simultan dan parsial terhadap loyalitas pelanggan pada pelanggan Elzatta di Surakarta. Competition in the fashion industry is becoming increasingly intense as more producers offer the best designs and product quality to meet consumer needs. As a result, each brand competes to build a competitive advantage and maintain customer loyalty. The phenomenon underlying this research is the gap between a brand’s strong position as a top brand and the less-than-optimal level of repeat purchases, indicating that a positive brand image does not necessarily lead to high customer loyalty. The purpose of this study is to determine the effect of product quality, brand image, and membership on customer loyalty among Elzatta customers in Surakarta. This research uses a descriptive quantitative research design. The population in this study consists of Elzatta customers who have purchased products, with an infinite population size, and a sample of 100 respondents. Data were collected using questionnaires with a purposive sampling technique. The analysis was conducted using classical assumption tests, multiple linear regression analysis, coefficient of determination, model feasibility test (F-test), and hypothesis testing (t-test). The results of this study indicate that product quality, brand image, and membership variables have both simultaneous and partial effects on customer loyalty among Elzatta customers in Surakarta.