cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
katonfath@gmail.com
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 30267854     DOI : https://doi.org/10.62017/merdeka.v1i1
Core Subject : Education,
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal ini merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang bersifat peer-review dan terbuka. Jurnal ini terbit 6 kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Fokus dan ruang lingkupnya meliputi: Ilmu Sosial, Humaniora, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Desain Komunikasi Visual, Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis. MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 919 Documents
Telaah Kritis Gharar dalam Layanan Keuangan Digital Shopee PayLater: Analisis Tafsir Ayat dan Syarah Hadits Muamalah Ima Nurmaliah; Laila Barokah; Milfa Rahma Aulia; Lina Marlina
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i1.5931

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji secara kritis konsep gharar (ketidakjelasan/spekulasi) dalam konteks layanan keuangan digital Shopee PayLater. Analisis difokuskan pada tafsir ayat-ayat Al-Qur'an dan syarah hadits muamalah yang melarang transaksi mengandung gharar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan normatif-yuridis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep gharar dalam fikih muamalah meliputi ketidakjelasan pada objek, harga, atau waktu serah terima yang dapat merugikan salah satu pihak. Layanan Shopee PayLater dianalisis memiliki unsur gharar, khususnya terkait biaya layanan dan denda keterlambatan yang dapat menimbulkan ketidakpastian serta berpotensi mengandung unsur riba. Secara fikih, transaksi yang mengandung gharar dilarang karena bertentangan dengan prinsip keadilan dan transparansi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlu adanya mitigasi risiko dan penyesuaian model bisnis Shopee PayLater agar selaras dengan prinsip syariah.
Pengaruh Sertifikasi Halal Terhadap Pendapatan Penjualan Produk Pangan Hilma Maudi; Firyal Jilan Nuha; Hikmal Azkia Muharam; Lina Marlina
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i1.5950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sertifikasi halal terhadap pendapatan penjualan produk pangan, khususnya di sektor mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Metode penelitian menggunakan systematic literature review (SLR) dengan mengkaji literatur yang dipublikasikan antara tahun 2019–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi halal secara signifikan meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas pangsa pasar, serta memberikan citra positif bagi produk pangan. Meskipun demikian, terdapat pula faktor-faktor lain yang memengaruhi pendapatan, seperti harga, strategi pemasaran, kualitas produk, dan daya saing global. Penelitian ini juga membahas peran pemerintah, regulasi, dan dukungan lembaga keuangan syariah dalam memperkuat posisi UMKM di ekosistem halal. Hasil kajian diharapkan memberikan kontribusi bagi pengembangan teori pemasaran halal serta memberikan rekomendasi praktis bagi UMKM dan pembuat kebijakan dalam mengoptimalkan manfaat sertifikasi halal.
Peran Sertifikasi Halal dalam Mendorong Pertumbuhan Industri Kosmetik dan Farmasi Tiara Kania; Peni Apriliani; Kania Meysachroh Prita Utamy; Lina Marlina
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i1.5952

Abstract

Industri kosmetik dan farmasi merupakan dua sektor strategis yang mengalami perkembangan pesat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan halal. Sertifikasi halal memiliki peran penting dalam menjamin kehalalan, keamanan, dan kualitas produk sehingga mampu meningkatkan kepercayaan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran sertifikasi halal dalam mendorong pertumbuhan industri kosmetik dan farmasi, baik dari aspek regulasi, kepercayaan konsumen, maupun daya saing perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah berbagai literatur, jurnal, serta data empiris terkait perkembangan sertifikasi halal di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa sertifikasi halal memberikan nilai tambah bagi perusahaan melalui diferensiasi produk, perluasan pasar, serta peningkatan citra merek. Bagi konsumen, adanya label halal memberikan kepastian bahwa produk yang digunakan sesuai dengan prinsip syariah sekaligus aman untuk kesehatan. Di sisi lain, sertifikasi halal juga mendorong pelaku industri untuk menerapkan standar produksi yang lebih ketat, sehingga meningkatkan kualitas dan daya saing global. Namun, tantangan masih ditemui, seperti biaya sertifikasi, keterbatasan tenaga auditor halal, serta kurangnya sosialisasi kepada pelaku usaha kecil dan menengah. Kesimpulannya, sertifikasi halal tidak hanya menjadi instrumen keagamaan, tetapi juga strategi bisnis yang berkontribusi terhadap pertumbuhan industri kosmetik dan farmasi. Dengan dukungan pemerintah, lembaga sertifikasi, dan kesadaran konsumen, sertifikasi halal diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat industri halal dunia.
Kajian Literatur tentang Regulasi dan Implementasi Sertifikasi Halal pada Produk Farmasi dan Kosmetik di Indonesia Fadhila, Fatiya Irfana; Annaila Fauziah; Maulidia, Dila; Marlina, Lina
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i1.5945

Abstract

Sertifikasi halal berperan penting dalam menjamin kehalalan produk serta meningkatkan daya saing industri halal di Indonesia. Penelitian ini membahas peran regulasi dan lembaga seperti BPJPH dan MUI dalam implementasi sertifikasi halal, khususnya pada sektor farmasi dan kosmetik. Regulasi yang kuat diperlukan agar proses sertifikasi berjalan efektif dan terintegrasi dengan sistem pengawasan BPOM. Meskipun kesadaran masyarakat terhadap produk halal meningkat, masih terdapat kendala seperti kompleksitas prosedur dan keterbatasan sumber daya. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga sertifikasi, dan industri untuk memperkuat ekosistem halal nasional.
Strategi Pengembangan Industri Halal di Indonesia Menuju Daya Saing Global Salmaa Nur Fauziyah; Irman Farhanul Haqiem; Dzikri Al-Ghiffari Herman; Lina Marlina
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i1.5953

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan industri halal di Indonesia dalam mencapai daya saing global. Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia memiliki potensi besar dalam mengembangkan sektor halal di berbagai bidang, termasuk makanan, pariwisata, kosmetik, dan farmasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui kajian pustaka yang berasal dari sumber ilmiah periode 2021–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi utama pengembangan industri halal meliputi peningkatan literasi halal, digitalisasi proses sertifikasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan kolaborasi antar lembaga, dan inovasi produk halal berkelanjutan. Implementasi strategi tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat industri halal dunia pada tahun 2045
“Optimalisasi Pemberdayaan UMKM Halal Melalui Sertifikasi dan Digitalisasi Pemasaran” Nagita Aulia; Kanaya Audy; Hazki Ziadatur Rizki; Lina Marlina
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i1.5961

Abstract

UMKM halal di Indonesia menghadapi permasalahan empiris berupa rendahnya tingkat sertifikasi halal dan terbatasnya jangkauan pasar akibat minimnya literasi digital di kalangan pelaku usaha. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi optimalisasi pemberdayaan UMKM halal melalui sinergi antara sertifikasi halal dan digitalisasi pemasaran. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), melalui pengumpulan data sekunder dari jurnal, buku, dan laporan lembaga resmi yang relevan. Data dianalisis secara kualitatif dengan menelaah temuan dari berbagai literatur untuk mengidentifikasi peran sertifikasi halal dan digitalisasi pemasaran dalam meningkatkan daya saing UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi halal meningkatkan kepercayaan konsumen dan legalitas produk, sedangkan digitalisasi pemasaran memperluas akses pasar dan menekan biaya promosi. Integrasi keduanya menjadi strategi sinergis yang efektif dalam memperkuat posisi UMKM halal di Indonesia. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pemerintah dan lembaga terkait untuk memperkuat program sertifikasi halal gratis (Sehati) dan literasi digital secara masif dan berkelanjutan.
Standar & Sertifikasi Halal Internasional: Analisis Komparatif, Tantangan Harmonisasi, dan Implikasi Perdagangan Global Arinal Nasir; Rafi Kenny Akhdan; Tegar Faiz Fahrezi; Rafka Nafisa Kurnia Putra; Nilzam Anfasa Mulluq; Lina Marlina
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i1.5977

Abstract

Industri halal global telah menjadi sektor ekonomi yang berkembang pesat dengan nilai pasar mencapai USD 1,8 triliun pada tahun 2019. Namun, fragmentasi standar sertifikasi halal internasional menciptakan hambatan perdagangan yang signifikan. Penelitian ini menganalisis perbandingan standar halal internasional (OIC/SMIIC, JAKIM Malaysia, dan BPJPH Indonesia), mengidentifikasi tantangan harmonisasi, dan mengevaluasi efektivitas Mutual Recognition Agreement (MRA) serta implikasi perdagangan global melalui studi kasus sengketa WTO Indonesia-Brasil. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis komparatif dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan interpretasi fiqih, masalah ketertelusuran, dan penipuan menjadi tantangan utama harmonisasi. MRA terbukti efektif sebagai solusi pragmatis mengatasi fragmentasi standar. Studi kasus WTO menegaskan perlunya implementasi sertifikasi halal yang transparan dan non-diskriminatif. Penelitian menyimpulkan bahwa diplomasi halal merupakan elemen penting dalam hubungan ekonomi internasional untuk menyeimbangkan antara perlindungan konsumen dan kewajiban perdagangan global.
JURNAL ANALISIS SITEM LOGISTIK DAN SUPPLY CHAIN HALAL PADA DAPUR PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS Naiya Fadila Shalma; Rifda Fazrinuriko; Kamilatuzaini; Lina Marlina
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i1.5982

Abstract

Sistem logistik dan supply chain halal berperan penting dalam menjaga kehalalan dan kualitas pangan, terutama pada program sosial seperti Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Cabang Tawang di Kota Tasikmalaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan sistem logistik dan supply chain halal serta kendala yang dihadapi dalam operasional dapur MBG. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem logistik dan rantai pasok halal telah sesuai dengan prinsip kehalalan, seperti pemisahan fasilitas, kebersihan, dan pengawasan menyeluruh. Namun, masih terdapat keterbatasan pada aspek sertifikasi halal resmi dan sistem traceability digital. Upaya penguatan dilakukan melalui rencana digitalisasi rantai pasok dan kerja sama dengan lembaga seperti BPJPH dan MUI. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan konsep logistik dan supply chain halal di sektor publik serta dapat menjadi model penerapan sistem halal yang transparan dan berkelanjutan.
PERAN GURU DALAM MENGINTERGRASIKAN NILAI-NILAI MULTIKULTURAL DALAM PEMBELAJARAN (studi kepustakaan) Umada Habibatil Mutia; Istiana; Nurul Mubin
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i1.6039

Abstract

Pendidikan multikultural menjadi pendekatan penting dalam membangun karakter peserta didik agar mampu hidup harmonis di tengah keberagaman budaya, agama, suku, dan sosial masyarakat Indonesia. Guru memiliki peran strategis dalam mengintegrasikan nilai-nilai multikultural ke dalam proses pembelajaran, tidak hanya sebagai penyampai pengetahuan, tetapi juga sebagai fasilitator, teladan, dan penggerak budaya toleransi. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam menanamkan nilai-nilai multikultural di lingkungan pendidikan. Melalui integrasi nilai-nilai demokrasi, humanisme, dan pluralisme, guru diharapkan mampu menumbuhkan sikap inklusif, saling menghargai, dan keadilan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan dengan menelaah berbagai literatur yang relevan mengenai pendidikan multikultural dan peran guru dalam konteks pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru memiliki peran kunci dalam mewujudkan pendidikan yang berkeadilan dan menghormati perbedaan, baik melalui perencanaan pembelajaran, strategi mengajar, maupun penciptaan lingkungan belajar yang mendukung terciptanya budaya multikultural.
Makna Penggunaan Make-Up Dengan Tingkat Kepercayaan Diri Pada Wanita Syifa Nabila; Sri Nurhayati Selian
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i1.6073

Abstract

Penampilan menjadi faktor yang memengaruhi rasa percaya diri seseorang, salah satu cara yang banyak digunakan wanita untuk meningkatkan penampilan adalah dengan penggunaan makeup. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam makna penggunaan make-up terhadap kepercayaan diri pada wanita. Dalam kehidupan modern, make-up tidak hanya berfungsi sebagai alat kosmetik, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup serta sarana ekspresi diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, yang berfokus pada pengalaman subjektif individu. Subjek penelitian berjumlah 3  orang wanita berusia 16–18 tahun yang merupakan anggota Sanggar Cut Nyak Dhien Meuligoe Gubernur Aceh dan aktif menggunakan make-up dalam kegiatan sehari-hari maupun pertunjukan seni. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa make-up memiliki dua makna utama bagi para partisipan, yaitu sebagai sarana untuk meningkatkan kepercayaan diri dan sebagai bentuk ekspresi identitas diri. Namun, kepercayaan diri yang diperoleh cenderung bersifat sementara apabila terlalu bergantung pada penampilan fisik. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan make-up dapat memberikan dampak positif terhadap kepercayaan diri apabila disertai dengan kesadaran diri dan penerimaan diri yang sehat. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis bagi kajian psikologi sosial dan praktis bagi upaya peningkatan kesehatan mental perempuan, khususnya dalam memahami konsep kepercayaan diri secara lebih seimbang.