cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
katonfath@gmail.com
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 30267854     DOI : https://doi.org/10.62017/merdeka.v1i1
Core Subject : Education,
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal ini merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang bersifat peer-review dan terbuka. Jurnal ini terbit 6 kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Fokus dan ruang lingkupnya meliputi: Ilmu Sosial, Humaniora, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Desain Komunikasi Visual, Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis. MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 919 Documents
Analisis Kinerja Simpang Tak Bersinyal Pasar KretekKabupaten Wonosobo Berdasarkan Mkji 1997 Bagus Maisur Alwi; Achmad Sopyan Asyaifu; Emila Haivanala; Hana Zahrotul Awaliyah; Rizal Luthfi Mustofa; Wahyu Pamuji; Kamas Gilang Pratama; Wiji Lestarini
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i1.5832

Abstract

Di wilayah pasar tradisional, terutama di Simpang Empat Pasar Kertek, Kabupaten Wonosobo, sering terjadi masalah kemacetan karena jumlah kendaraan yang banyak dan gangguan dari aktivitas sehari-hari warga sekitar. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja Simpang Empat Pasar Kertek menggunakan pendekatan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Penelitian dilakukan dengan cara survey di lapangan untuk mendapatkan data mengenai volume lalu lintas, bentuk jalan, dan kondisi sekitar jalan. Data tersebut kemudian dianalisis dengan parameter kapasitas (C), derajat kejenuhan (DS), tundaan (D), peluang antrian (QP), dan tingkat pelayanan (LOS). Hasil analisis menunjukkan bahwa volume lalu lintas tertinggi mencapai 3162,4 kendaraan per jam, yang melebihi kapasitas jalan yang hanya 2980,43 kendaraan per jam dengan nilai DS sebesar 1,0611. Rata-rata tundaan mencapai 19,38 detik per kendaraan dan total tundaan di simpang sebesar 21,63 detik per kendaraan, sehingga simpang ini termasuk dalam tingkat pelayanan D. Peluang antrian juga tergolong tinggi, yaitu berkisar antara 45,36% hingga 90,29%, terutama pada jam-jam sibuk. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan jalan sudah melebihi kapasitas yang ideal. Oleh karena itu, diperlukan strategi penanganan seperti pengaturan lalu lintas, pengendalian gangguan di samping jalan, atau pemasangan lampu lalu lintas agar arus lalu lintas tetap lancar dan keselamatan pengguna jalan bisa terjaga.
Analisis Kinerja Ruas Jalan Pemuda–Pangeran DiponegoroKabupaten Wonosobo Berdasarkan Mkji 1997 Bagus Maisur Alwi; Achmad Sopyan Asyaifu; Emila Haivanala; Hana Zahrotul Awaliyah; Rizal Luthfi Mustofa; Wahyu Pamuji; Kamas Gilang Pratama; Wiji Lestarini
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i1.5833

Abstract

Pertumbuhan jumlah mobil di Kabupaten Wonosobo yang tidak seimbang dengan kondisi jalan menyebabkan masalah lalu lintas, terutama di Jalan Pemuda–Pangeran Diponegoro yang merupakan jalur utama menghubungkan pusat kota dengan area perdagangan dan tempat tinggal warga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja jalan tersebut dengan menggunakan pedoman Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) tahun 1997. Metode penelitian menggunakan survei lapangan dengan menghitung jumlah kendaraan, jenis kendaraan, dan hambatan samping pada jam sibuk, lalu dianalisis dengan beberapa parameter seperti kapasitas jalan, kecepatan arus bebas, tingkat kejenuhan, dan kualitas pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas tertinggi mencapai 1.682,5 kendaraan per jam, hambatan samping sebanyak 482 kejadian yang termasuk kategori sedang, kapasitas jalan sebesar 2.597 kendaraan per jam, dan kecepatan arus bebas sekitar 45 km/jam. Tingkat kejenuhan sebesar 0,632 hingga 0,646 masih di bawah ambang batas 0,75, sehingga kualitas pelayanan jalan tergolong baik. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa Jalan Pemuda–Pangeran Diponegoro masih mampu melayani arus lalu lintas meskipun ada hambatan samping dengan kategori sedang, dan hasil ini bisa menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam merencanakan kebijakan peningkatan kinerja jaringan jalan perkotaan.
Implementasi Model Pembelajaran Discovery Learning Untuk meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas IV SD Natasya Julia Andini; Zakya Ziausyifa; Amanda Pratiwi
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i1.5855

Abstract

Secara umum kebanyakan guru di sekolah dasar Ketika dalam proses belajar mengajar seringkali pembelajaran Bahasa Indonesia menggunakan metode ceramah untuk menjelaskan isi materi, sehingga metode tersebut menyebabkan rendahnya kemampuan membaca pemahaman siswa serta siswa Sebagian besar hanya memperhatikan materi yang dijelaskan oleh guru sehingga kurang interaktif dalam proses pembelajaran khusunya pada pelajaran Bahasa Indonesia pada upaya mengingkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa, siswa harus memiliki kemampuan membaca, supaya Ketika rangkaian belajar dilakukan siswa dapat menerima bahan ajar dengan baik, Ketika siswa tida memiliki kemampuan membaca maka siswa tersebut tidak akan mudah untuk mengikuti kegiatan pembelajaran. Riset yang akan dilakukan oleh peneliti ini dilaksanakan di SDN 1 Krida utama Padalaran yang  bertujuan untuk memperbaiki keterampilan membaca dan memahami para siswa dengan menerapkan Model pembelajaran Discovery Learning di kalangan siswa kelas IV. Pada siswa kelas IV dengan jumlah siswa yakni sebanyak 39, respon subjek penelitian mengenai kenaikan keterampilan membaca dengan pemhaman peserta didik., dan respon subjek penelitian terhadap kesulitan guru. Metode peelitian ini menggunakan metode Mix Method. Penyelidikan ini dilatar belakangi oleh Masyarakat yang tidak mendahulukan atau tidak memprioritaskan terhadap minat baca yang dapat menyebabkan hasil belajar menurun. Pada setiap siklus penelitian ini terdapat susunan pelaksanaan yang tersususn secara rapih dan juga terstruktur yang didalamnya mencakup perenacanaan dan upaya, penerapan dan observasi serta refleksi. Buah dari riset ini menunjukan bahwa dengan penggunaan Model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahman siswa kelas IV khususnya dalam pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV.
Implementasi Model pembelajaran Project Based Learning Dalam Mengatasi Kurangnya Minat Siswa Terhadap Pembelajaran IPAS Siswa Kelas IV SD Riri Putri Dwianty
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i1.5856

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan model Project Based Learning (PjBL) untuk mengatasi rendahnya minat belajar siswa dalam mata pelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Terpadu) pada siswa kelas IV di SD Negeri Karangmekar Mandiri 1. Hasil observasi menunjukkan bahwa siswa kurang aktif, cenderung pasif, dan kurang antusias saat pembelajaran IPAS berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model PjBL, respons dan partisipasi siswa selama pembelajaran, serta pengaruhnya terhadap hasil belajar siswa. Dengan pendekatan kualitatif melalui observasi kelas, angket siswa, dan lembar evaluasi, ditemukan bahwa model PjBL menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, kolaboratif, dan menyenangkan. Siswa menunjukkan peningkatan rasa ingin tahu, antusiasme, serta keterlibatan yang lebih dalam berpikir kritis. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa PjBL dapat meningkatkan motivasi dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna. Secara keseluruhan, penerapan PjBL berhasil mengubah suasana kelas menjadi lebih hidup, meningkatkan minat belajar siswa, serta berdampak positif pada hasil belajar IPAS. Dengan demikian, PjBL dapat disimpulkan sebagai pendekatan strategis dan efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan efektivitas belajar di jenjang pendidikan dasar.
Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Berpikir Kritis Siswa Kelas 3 Pada Pembelajaran IPAS Sekolah Dasar Aam Amalia
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i1.5870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas III sekolah dasar pada mata pelajaran IPAS. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek sebanyak 25 siswa kelas III SDN Cimindi 4. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, lembar evaluasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran, menumbuhkan rasa ingin tahu, serta memperkuat kemampuan berpikir kritis. Siswa menunjukkan antusiasme dalam berdiskusi, menyelesaikan masalah, serta menyampaikan pendapat. Uji evaluasi menunjukkan bahwa siswa mampu menginterpretasi grafik, menganalisis cerita, menyimpulkan informasi, dan menjelaskan hubungan sebab-akibat dalam konteks ekosistem. Sebagian besar siswa memberikan respons positif terhadap proses pembelajaran berbasis masalah. Dengan demikian, model pembelajaran PBL efektif diterapkan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sejak dini.
Implementasi Model Discovery Learning Dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa Tentang hak dan kewajiban Sebagai Warga Negara di SDN Baros Mandiri 1 Cimahi Roaisah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i1.5871

Abstract

Kurangnya pemahaman siswa terhadap hak dan kewajiban sebagai warga negara merupakan permaslaahan yang cukup dalam, ini menjadi hal penting yang harus dikembangkan pada setiap diri siswa, dan Ketika permasalahan ini ada maka solusi harus di rencanakan dan diciptakan dengan segera. Sebagai pendidik kita harus bisa dengan betul memperhatikan perkembangan siswa, dan mampu membantu menumbuhkan rasa atau pemahaman siswa tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara, sebagai bekal hidup kelas siswa beranjak dewasa dan mengenal lingkungan yang lebih luas lagi. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model Discovery Learning yang berbasis video konstektual untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas V di SDN Baros Mandiri 1 Cimahi pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn).
ASURANSI SOSIAL DAN PRINSIP GOTONG ROYONG SYARIAH: ANALISIS KONSEPTUAL BPJS DARI SUDUT PANDANG SYARIAH Annaila Fauziah; Maulidia, Dila; Putri, Revalina Elisya; Rinayah, Rafa; Mughni, Joni Ahmad
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i1.5911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesesuaian antara konsep dan implementasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dengan prinsip-prinsip dalam asuransi syariah, khususnya dalam konteks gotong royong berbasis nilai-nilai Islam. Sebagai institusi asuransi sosial yang dikelola oleh negara, BPJS mengedepankan prinsip solidaritas dan kebersamaan, namun aspek kesesuaiannya dengan syariah Islam belum sepenuhnya dianalisis secara mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis konseptual dan normatif terhadap berbagai sumber, termasuk dokumen resmi, literatur keislaman, dan fatwa ulama. Hasil kajian menunjukkan bahwa BPJS mengandung elemen-elemen yang sejalan dengan nilai-nilai syariah, seperti ta’āwun (saling tolong-menolong) dan maslahah (kemaslahatan umum). Namun demikian, masih terdapat kelemahan dalam aspek akad, pengelolaan dana, serta transparansi syariah. Oleh karena itu, diperlukan reformulasi sistem BPJS yang lebih mengakomodasi prinsip-prinsip asuransi syariah agar dapat meningkatkan penerimaan di kalangan masyarakat Muslim.
Analisis Kesesuaian Prinsip Ta’awun dan Tabarru Dengan Sistem Pengelolaan Risiko Sharing Of Risk Dalam Asuransi Syari’ah Naila Alya Fadila Hilman; Falha Himatul Aliyah; Mutiara Ramadhani; Joni
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i1.5919

Abstract

Abstract The development of Islamic financial institutions is growing rapidly in line with the increasing public demand for financial protection systems that are in accordance with Islamic principles. One such form is Islamic insurance, which serves as an alternative to conventional insurance, which is often considered to contain elements of gharar (uncertainty), riba (usury), and maisir (speculation). This paper aims to examine the concept of risk sharing in Islamic insurance and compare it with the concept of risk transfer in conventional insurance. The research method used is a qualitative approach through library research by analyzing relevant literature, scientific journals, and regulations. The results of the study show that the concept of risk sharing in Islamic insurance is based on the principles of ta'awun (mutual assistance) and tabarru' (voluntary donation), in which participants collectively help each other in facing risks. This concept creates a system that is more fair, transparent, and socially just, as well as strengthening the values of solidarity and trust among participants. Meanwhile, the transfer of risk system in conventional insurance tends to cause contractual imbalances and potentially violates sharia principles. Thus, risk sharing can be viewed as a risk management model that is not only in line with Islamic values but also strengthens the social and economic sustainability of Islamic insurance participants. Keywords: Sharia Insurance, Sharing of Risk, Tabarru, Ta’awun, Transfer of Risk Abstrak Perkembangan lembaga keuangan syariah semakin pesat seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap sistem perlindungan finansial yang sesuai dengan prinsip Islam. Salah satu bentuknya adalah asuransi syariah, yang hadir sebagai alternatif dari asuransi konvensional yang sering dianggap mengandung unsur gharar (ketidakpastian), riba, dan maisir (spekulasi). Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji konsep sharing of risk (berbagi risiko) dalam asuransi syariah serta membandingkannya dengan konsep transfer of risk pada asuransi konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis literatur, jurnal ilmiah, serta peraturan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep sharing of risk dalam asuransi syariah berlandaskan pada prinsip ta’awun (tolong-menolong) dan akad tabarru’ (hibah sukarela), di mana peserta secara kolektif saling membantu dalam menghadapi risiko. Konsep ini menciptakan sistem yang lebih adil, transparan, dan berkeadilan sosial, serta memperkuat nilai solidaritas dan kepercayaan antar peserta. Sementara itu, sistem transfer of risk pada asuransi konvensional cenderung menimbulkan ketidakseimbangan akad dan berpotensi melanggar prinsip syariah. Dengan demikian, sharing of risk dapat dipandang sebagai model pengelolaan risiko yang tidak hanya sesuai dengan nilai-nilai Islam, tetapi juga memperkuat keberlanjutan sosial dan ekonomi peserta asuransi syariah. Kata kunci: Asuransi Syariah, Sharing of Risk, Tabarru, Ta’awun, Transfer of Risk
Mendorong Kemajuan Pendidikan Islam: Wawasan dari Konferensi Internasional Dina Amanda Refalina; Shofa Aulia Kumala
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i1.5924

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang peran konferensi internasional dalam mendorong kemajuan pendidikan Islam, serta mengidentifikasi tantangan utama yang dihadapi pendidikan Islam di era globalisasi. Selain itu, studi ini merumuskan strategi efektif untuk mengatasi tantangan tersebut agar pendidikan Islam tetap relevan, adaptif, dan berkarakter. Metode yang digunakan adalah studi literatur dari berbagai konferensi dan seminar internasional terkini. Hasil kajian menegaskan pentingnya integrasi nilai-nilai Islam dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, pelatihan guru berkelanjutan, serta kolaborasi antar lembaga pendidikan Islam secara global. Implementasi strategi tersebut diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan Islam serta mempersiapkan generasi muslim yang unggul dan berkarakter di tengah dinamika global.
Sistem Operasional Asuransi Jiwa Syariah: Mengeliminasi Gharar, Maisir, dan Riba melalui Akad Tabarru', Mudharabah, dan Wakalah Bil Ujrah Hilma Maudi; Nagita Aulia; Kanaya Audy; Hazki Ziadatur Rizki; Joni; Raihani Fauziah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i1.5930

Abstract

Ketidakpastian (gharar) dalam sistem asuransi konvensional memunculkan pertanyaan empiris mengenai bagaimana mekanisme operasional asuransi jiwa syariah dapat secara efektif mengimplementasikan prinsip tolong-menolong (ta’awun) dan menghilangkan unsur terlarang. Penelitian ini bertujuan menganalisis sistem operasional dan implementasi prinsip syariah pada PT Asuransi Jiwa Syariah Bumiputra Cabang Medan sebagai studi kasus yang relevan. Metode yang digunakan adalah deskriptif melalui studi pustaka, dengan menganalisis secara komprehensif temuan dari penelitian terdahulu (studi kasus sekunder) yang berfokus pada subjek ini. Hasil temuan menunjukkan bahwa sistem operasional perusahaan mengaplikasikan Akad Tabarru’ sebagai dasar dana klaim, yang merupakan solusi orisinal dalam Islam untuk masalah risiko, serta berhasil mengintegrasikan prinsip syariah (seperti ta'awun dan eliminasi gharar) dengan manajemen modern. Implementasi klaim untuk produk unggulan (Mitra Mabrur Plus) dilakukan sesuai konsep Pelayanan Prima, memastikan pemenuhan hak peserta secara cepat dan adil, didukung oleh nilai-nilai seperti akuntabilitas dan simpati. Kesimpulannya, perusahaan menunjukkan keberhasilan dalam menjaga kepercayaan publik, memberikan implikasi positif terhadap kelangsungan dan kredibilitas model bisnis syariah di tengah tantangan industri.