cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
katonfath@gmail.com
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 30267854     DOI : https://doi.org/10.62017/merdeka.v1i1
Core Subject : Education,
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal ini merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang bersifat peer-review dan terbuka. Jurnal ini terbit 6 kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Fokus dan ruang lingkupnya meliputi: Ilmu Sosial, Humaniora, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Desain Komunikasi Visual, Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis. MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 919 Documents
Implementasi Layanan Dukungan Sistem: Upaya Mewujudkan Sekolah yang Peduli dan Adaptif Alifia Puteri Nugroho; Daffa Rezky Fahrezi; Minnatus Sholihah Ulinnuha
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6558

Abstract

Implementasi layanan dukungan sistem menjadi fondasi penting dalam membangun sekolah yang peduli dan adaptif terhadap kebutuhan perkembangan peserta didik. Melalui penguatan koordinasi antara konselor, guru, orang tua, dan pihak yang terlibat lainnya, layanan ini berfungsi menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, responsif, dan kondusif. Pelaksanaan layanan dukungan sistem mencakup pengembangan kebijakan sekolah, kolaborasi lintas profesi, serta optimalisasi program yang mendukung kesejahteraan siswa secara menyeluruh. Efektivitas implementasi ditentukan oleh kualitas komunikasi, konsistensi kebijakan, dan keterlibatan aktif seluruh pihak terkait. Temuan dari beberapa penelitian menunjukkan bahwa layanan dukungan sistem mampu meningkatkan iklim sekolah dan mendukung adaptasi siswa terhadap tantangan perkembangan. Dengan demikian, layanan dukungan sistem menjadi strategi esensial dalam mewujudkan sekolah yang mampu memberikan dukungan komprehensif dan berkelanjutan bagi seluruh peserta didik.
Integrasi Nilai Nilai Pendidikan Multikultural Melalui Kegiatan Keputrian di SMPN 7 Mataram Zaki, Muhamad; Risma, Napassanaye; Alivia, Neta; Batrisyia Azizah Sudiarta, Najwa; Arya Ramadhana, Muhammad; Sawaludin, Sawaludin
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6567

Abstract

This study aims to analyze the integration of multicultural education values through the girls’ activity program at SMPN 7 Mataram and its impact on students’ attitudes. A qualitative approach was employed, collecting data through semi-structured interviews, non-participatory observation, and documentation involving the program instructors and junior high school students. Findings indicate that the program not only develops religious aspects but also instills values of tolerance, togetherness, respect, and social care through contextual lectures, discussions, and case studies. These values foster students’ openness, empathy, social responsibility, and understanding of differences, while enhancing solidarity and inclusive social interaction. The study highlights that the girls’ program serves as an effective medium for multicultural education, providing a model for character development in schools with diverse student populations, reducing social conflict potential, and strengthening peer cohesion.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL MELALUI KEGIATAN SERIBU SABTU EMPATI DI SMA NEGERI 10 MATARAM Hadijah, Hadjah; Irmi Ariani; Iziyandika , Iziyandika; Haerani, Janeva; Junaidi, Junaidi; Iziyandika , Sawaludin
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6571

Abstract

This study aims to describe the implementation and impact of the Seribu Sabtu Empati program at SMAN 10 Mataram in shaping students’ social attitudes and multicultural behavior. This program is an experiential learning initiative that engages students in direct interaction with various community groups, including orphanages, the elderly, people with disabilities, and low-income families. A qualitative approach was employed to gain an in-depth understanding of students’ experiences through observation, interviews, questionnaires, and documentation. The findings show that the program successfully fosters empathy, reduces prejudice, enhances tolerance, and strengthens students’ inclusive behavior in daily interactions. However, the sustainability of these positive outcomes strongly depends on structured reflection, consistent program implementation, and a school culture that supports multicultural values. Therefore, Seribu Sabtu Empati serves not only as a social activity but also as an effective medium for cultivating caring, inclusive, and critically aware students
Peran APSARA Authority dalam Kebijakan Pengelolaan Pariwisata Budaya di Angkor Wat, Kamboja: Upaya Perlindungan Situs UNESCO dari Overtourism Alya Nabila Poundra; Firhan Tri Yunandra; Dahayu Pramudita Maritza; Reyza Julianne Wardhanny; Prica Kiki Wulandari
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6588

Abstract

Artikel ini menganalisis efektivitas kebijakan APSARA Authority dalam mengelola kawasan Angkor Wat sebagai situs warisan budaya dunia yang menghadapi tekanan overtourism. Melalui studi literatur terhadap dokumen resmi APSARA, laporan UNESCO, serta kajian akademik mengenai pariwisata budaya dan konservasi, penelitian ini menilai bagaimana kebijakan zonasi, pengendalian wisatawan, dan konservasi arkeologi diterapkan untuk menjaga keberlanjutan situs. Temuan menunjukkan bahwa APSARA berhasil memperkuat perlindungan warisan melalui Zoning and Environmental Management Plan, pembangunan infrastruktur ramah lingkungan, dan kolaborasi internasional dalam konservasi. Namun, tantangan signifikan tetap muncul akibat lonjakan wisatawan dan ketergantungan finansial pada donor asing. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan jangka panjang Angkor bergantung pada adaptasi kebijakan, peningkatan kapasitas lokal, dan integrasi prinsip pariwisata budaya berkelanjutan dalam seluruh proses pengelolaan.
PERAN MUHAMMADIYAH SEBAGAI CIVIL SOCIETY DALAM PENGUATAN DEMOKRASI DI INDONESIA Riza Anindya Nabila Putri; Muhammad Aulia Syahdanjani; Zeldi Januarif Akhtiar; Fasha Septia Putri; Zaidan Mauliddan; Andi Setiawan
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6593

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran Muhammadiyah sebagai organisasi civil society dalam penguatan demokrasi di Indonesia melalui pendekatan kualitatif berbasis studi literatur. Penelitian mengeksplorasi bagaimana Muhammadiyah, sejak didirikan pada 1912, berfungsi sebagai jaringan otonom di luar negara dan pasar, dengan kontribusi utama di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan sosial, serta advokasi kebijakan publik yang mendukung partisipasi masyarakat, toleransi, dan checks and balances terhadap kekuasaan. Tujuan utama adalah menggali peran dan kontribusi nyata Muhammadiyah dalam membangun masyarakat madani yang demokratis, inklusif, dan berkeadilan sosial, dengan manfaat teoritis untuk memperkaya kajian civil society berbasis Islam serta praktis bagi pemerintah dan masyarakat dalam optimalisasi kolaborasi.​
Administrasi dan Manajemen Sekolah Alyana Balqis; Yunita Puspitasari
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6594

Abstract

Administrasi dan manajemen sekolah merupakan komponen penting yang menentukan mutu penyelenggaraan pendidikan. Keduanya berperan dalam menciptakan tata kelola sekolah yang tertib, efektif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kebutuhan untuk memahami penerapan administrasi dan manajemen di lapangan, khususnya dalam perencanaan program sekolah, pengelolaan data, dan evaluasi pembelajaran. SMP Negeri 2 Mataram dipilih sebagai lokasi studi karena sekolah ini menerapkan sistem kerja yang terstruktur melalui SOP, kolaborasi antarwarga sekolah, serta pemanfaatan data penilaian untuk perbaikan berkelanjutan. Ini bertujuan mendeskripsikan penerapan administrasi dan manajemen di sekolah tersebut, termasuk penyusunan Rencana Kerja Sekolah (RKS), kinerja administrasi tata usaha, serta mekanisme analisis data penilaian oleh guru dan pihak kurikulum. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara dengan kepala sekolah, staf tata usaha, dan bagian kurikulum, kemudian dianalisis secara naratif. Hasil penelitian memberi manfaat berupa pemahaman tentang praktik administrasi dan manajemen sekolah yang nyata, sekaligus menjadi referensi bagi pendidik dan lembaga pendidikan dalam mengembangkan tata kelola yang profesional, kolaboratif, dan berkelanjutan.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN 3D BERBASIS SKETCHFAB DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP IPAS SISWA KELAS IV SD Adelia Febi Kumala Dewi; Devi Zakiah Nur Khasanah; Rima Eka Puspitasari; Hermawan Wahyu Setiadi
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6595

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media pembelajaran berbasis 3D melalui Sketchfab dalam meningkatkan pemahaman konseptual pada mata pelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial) di kalangan siswa kelas IV SD N 3 Kadipiro. Perkembangan teknologi abad ke-21 yang pesat telah memberikan pengaruh signifikan terhadap sektor pendidikan, mendorong kebutuhan akan strategi pembelajaran inovatif yang dapat meningkatkan pemahaman konseptual siswa. Penelitian kuantitatif ini kelompok. Sampel penelitian melibatkan seluruh siswa kelas empat yang dipilih melalui sampling total. Data dikumpulkan melalui tes dan wawancara, dan dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test karena distribusi data yang tidak normal. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam rata-rata skor siswa dari 65,6 pada pretest menjadi 82,4 pada posttest, menunjukkan dampak positif dari media tersebut. Analisis statistik mengonfirmasi perbedaan yang signifikan (p < 0,05) antara skor pretest dan posttest, dengan 23 siswa menunjukkan peningkatan dan tidak ada yang mengalami penurunan. Implementasi media 3D berbasis Sketchfab memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan imersif, terutama bermanfaat untuk memvisualisasikan konsep-konsep abstrak IPAS. Oleh karena itu, media ini berfungsi sebagai alat pendidikan yang efektif yang sesuai dengan tuntutan pengajaran modern yang terintegrasi dengan teknologi dan mendukung pemahaman konseptual yang lebih mendalam dalam pendidikan dasar
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER SMPN 1 MATARAM Lara Steviani; Nurlaili Hikmatul Wardani; Mohamad Mustari
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6596

Abstract

Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) merupakan program strategis dalam dunia pendidikan yang bertujuan membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian berakhlak mulia, berintegritas, dan mampu berperilaku sesuai nilai-nilai luhur bangsa. PPK menekankan penanaman lima nilai utama karakter, yaitu religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas, yang diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran, tata tertib sekolah, pembiasaan sehari-hari, serta kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler. Program ini menuntut keterlibatan seluruh ekosistem pendidikan, termasuk guru, sekolah, keluarga, dan masyarakat, agar proses penanaman karakter berlangsung secara konsisten dan berkelanjutan. Dalam implementasinya, PPK menghadapi berbagai tantangan, seperti pengaruh lingkungan luar sekolah, minimnya keterlibatan orang tua, beban kerja guru yang tinggi, serta keterbatasan pengawasan terhadap siswa dalam jumlah besar. Oleh karena itu, sekolah perlu menerapkan strategi komprehensif melalui penguatan kultur sekolah, integrasi nilai karakter dalam mata pelajaran, pembinaan berjenjang, serta kolaborasi aktif dengan orang tua dan pemangku kepentingan lainnya. Melalui PPK, diharapkan tercipta peserta didik yang berkarakter kuat, memiliki kemampuan berpikir kritis, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat.
ANALISIS MANAJEMEN KEPEMIMPINAN SEKOLAH (LEADDERSHIP) SMPN 1 MATARAM Melia Hartina; Nadia Aulia; Mohamad Mustari
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6597

Abstract

Manajemen kepemimpinan kepala sekolah memiliki peran yang sangat vital dalam memastikan kualitas pendidikan dengan mendorong pengembangan profesional pendidik melalui penggunaan RPP, jurnal, alat penilaian, dan Platform Merdeka Mengajar (PMM) sebagai sarana untuk memantau pembelajaran dan menilai kinerja (SKP). Peningkatan kompetensi para guru dilakukan melalui kegiatan MGMP, MGP, serta kerja sama internal, sementara pengelolaan keuangan dilaksanakan dengan prinsip transparansi dan partisipatif. Tantangan seperti rendahnya semangat belajar yang dipengaruhi oleh media sosial diatasi dengan menerapkan kebijakan disiplin, melarang penggunaan ponsel, dan membina karakter siswa. Kepala sekolah menerapkan pendekatan persuasif untuk mengatasi masalah yang dihadapi guru terkait kurikulum dan beban kerja. Secara keseluruhan, pola kepemimpinan yang bersifat partisipatif, kolaboratif, dan transformatif bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme guru, kualitas pembelajaran, serta pembentukan karakter siswa melalui komunikasi yang terbuka dan budaya kerja yang positif, sehingga menghasilkan lingkungan pendidikan yang efektif dan berkelanjutan.