cover
Contact Name
Mohammad Badri
Contact Email
jurnalgabdimas@gmail.com
Phone
+6285156063876
Journal Mail Official
jurnalgabdimas@gmail.com
Editorial Address
Jl Pukat Banting IV NO 41 Medan Kecamatan Medan Tembung Kode Pos 20224
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Garuda Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30471230     DOI : 10.55537/gabdimas
GABDIMAS: Jurnal Garuda Pengabdian Kepada Masyarakat adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di GABDIMAS meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di GABDIMAS maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. GABDIMAS menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis komunitas kedalam format pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan mencakup: Sosial Kependidikan Sains Keolahragaan Bahasa Bisnis dan Ekonomi Teknik dan Kejuruan Kesenian
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 36 Documents
Inovasi Serbuk Jamu dari Jahe Merah (Zingiber officinale var. Rubrum) sebagai Obat Tradisonal Silvy Arundita; Seftika Sari; Musyirna Rahmah Nasution; Abrar Hafudz Qalbi; Adinda Rusyamsi; Amanda Putri Pratiwi; Cindy Ayu Lestari; Cindy Novia R; Denisya Anggraini; Dessy Novita Sari; Desvica Fitriyani Putri; Dheanita Liana; Elvi Nurjannah
Jurnal Garuda Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/gabdimas.v4i1.1373

Abstract

Rimpang jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) dikenal memiliki spektrum manfaat kesehatan yang luas. Namun, pemanfaatannya di masyarakat sebagian besar masih dalam bentuk konvensional (seperti rebusan atau jamu cair) yang dinilai kurang praktis. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada solusi inovatif yaitu pengolahan jahe merah segar menjadi sediaan serbuk instam jamu siap seduh. Serbuk jamu ini diproses menggunakan metode pengeringan pada suhu terkontrol (suhu rendah) dan penggilingan halus. Metode ini dipilih untuk meminimalkan degradasi dan menjaga stabilitas kandungan senyawa aktifnya. Sediaan akhir dikemas secara higienis dalam kemasan zip-lock yang dirancang menarik dan memudahkan konsumen dalam penyajian. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan khalayak sasaran mengenai khasiat jahe merah serta memberikan edukasi dan pelatihan langsung tentang teknik produksi jamu dalam bentuk serbuk instan. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan dan praktik (demonstrasi) yang bertempat di Stadion Utama Riau dengan melibatkan 46 responden.  Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 100% responden  telah memiliki kesadaran awal mengenai manfaat jahe merah bagi kesehatan. Namun, sebelum penyuluhan, hanya 33% responden yang menyadari potensi pengolahan jahe merah menjadi jamu serbuk instan.
Program GLOW (Generation Learn on Wellness) untuk Meningkatkan Pengetahuan Remaja tentang Skincare Herbal Aulia Fitri; Syilfia Hasti; Noval Herfindo; Riyanto Riyanto; Alham Arrahman; Violla Febriani; Weri Apriella; Winda Mailinda; Wirahma Indah Pratiwi; Wulan Desmawati; Wulan Octavia P. Muchani; Yabda Alib Oktaria; Zaviqa Varhanna
Jurnal Garuda Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/gabdimas.v4i1.1386

Abstract

Remaja khususnya kalangan SMA/SMK sederajat, menjadi salah satu segmen konsumen yang menggunakan produk skincare. Penting untuk diingat bahwa masa remaja adalah periode kritis di mana kulit sedang mengalami perubahan hormonal. Di usia remaja, mereka mulai mengeksplorasi berbagai produk kecantikan untuk mendukung penampilan. Sayangnya, pemahaman mereka mengenai keamanan produk kosmetik masih terbatas. Studi menunjukkan bahwa kurangnya literasi tentang komposisi bahan aktif, cara penggunaan yang benar, dan efek samping produk skincare dan kosmetik dapat meningkatkan risiko masalah kulit, seperti alergi, iritasi, dan bahkan kerusakan jangka Panjang. pada kegiatan ini terdapat 52 peserta. Sampel diambil melalui pengisian kuesioner yaitu pre test dan post test, kemudian sampel direkapitulasi selanjutnya dianalisis. Pada Post test terjadi peningkatan pemahaman terkait materi yang disampaikan jika dibandingkan dengan pre test yang diberikan sebelum pemateri memaparkan materi. Hal ini berdasarkan pada nilai pengetahuan/sikap/praktik saat post test mendapat persentase sebesar 92,31%.
Pengembangan Permen Jelly Rempah sebagai Produk Farmasi yang Inovatif dan Berkhasiat Armon Fernando; M. Almurdani; Ihsan Ikhtiarudin; Tengku Yuni Atika S; Tiara Salsabila P.A; Tita Adhaha F; Venny Wulandari; Victriani Sitohang; Winda Windiati; Yeni Karlina; Yulius Mubharroq; Zakiyah Manaf
Jurnal Garuda Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/gabdimas.v4i1.1394

Abstract

Indonesia memiliki kekayaan biodiversitas rempah-rempah seperti jahe, kunyit, dan sereh yang secara empiris terbukti memiliki aktivitas antioksidan dan imunomodulator. Namun, pemanfaatan rempah tersebut masih terbatas pada pengolahan tradisional yang kurang praktis dan memiliki profil rasa yang kurang diminati oleh masyarakat modern, sehingga potensi manfaat kesehatannya belum teroptimalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan diversifikasi produk herbal melalui pengembangan permen jelly berbasis rempah sebagai sediaan farmasi inovatif yang praktis, memiliki cita rasa menarik, dan bermanfaat bagi kesehatan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan produk secara langsung kepada masyarakat di kawasan Stadion Utama Riau. Evaluasi keberhasilan kegiatan diukur melalui instrumen pre-test dan post-test untuk menilai pemahaman peserta. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan masyarakat. Rata-rata nilai pre-test yang semula berada pada kategori rendah (40–57%) meningkat menjadi 73–84% (post-test) yang dikategorikan dalam rentang cukup hingga baik. Dapat disimpulkan bahwa edukasi yang disertai inovasi formulasi bahan alam efektif dalam meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam mengonsumsi herbal dalam bentuk sediaan yang lebih modern dan akseptabel.
Efektivitas Pelatihan Manajemen Diri dan Waktu Berbasis Partisipatif dalam Meningkatkan Keterampilan Perencanaan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Ike Lestari; Abdah Roghibah Fillah; Mira Damayanti Gunawan
Jurnal Garuda Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/gabdimas.v4i1.1430

Abstract

Penelitian pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan manajemen diri dan waktu pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan yang berdampak pada kurang optimalnya perencanaan aktivitas belajar. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan manajemen diri dan waktu berbasis partisipatif dalam meningkatkan keterampilan perencanaan siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain pre-test dan post-test terhadap 30 siswa SMK sebagai peserta kegiatan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji peningkatan skor. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor keterampilan perencanaan siswa setelah mengikuti pelatihan. Kegiatan ini memberikan kontribusi praktis dalam penguatan kompetensi non-akademik siswa serta implikasi teoretis bagi pengembangan program pelatihan manajemen diri di lingkungan pendidikan vokasi.
Edukasi Konselor Perguruan Tinggi dalam Mengatasi Kecemasan di Kalangan Mahasiswa Tingkat Akhir melalui Layanan Konseling Ummah Karimah; Usni Usni; Wiwied Widiyanti; Oriza Alisya Putri
Jurnal Garuda Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/gabdimas.v4i1.1586

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir harus menyelesaikan berbagai tugas secara bersamaan dengan penyusunan proposal skripsi, sehingga mereka perlu memiliki kemampuan untuk menjaga kestabilan mental. Kesehatan mental dapat berubah tergantung pada cara seseorang menjalani kehidupan sehari-hari, terutama saat berinteraksi dengan orang lain, membuat pilihan, menjalani gaya hidup, serta membentuk kebiasaan belajar, termasuk dalam proses penyelesaian proposal skripsi. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan karena peneliti mengamati adanya indikasi masalah kesehatan mental di kalangan mahasiswa dan bertujuan untuk mencegah masalah kesehatan mental yang berkepanjangan. Metode yang digunakan adalah pemberian edukasi kepada mahasiswa tingkat akhir. Peneliti mengamati adanya peningkatan kondisi kesehatan mental berdasarkan hasil observasi, terutama terkait dengan tingkat kecemasan dan gejala depresi. Subjek dalam kegiatan ini adalah mahasiswa tingkat akhir Program Studi PAI angkatan 2022. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pemahaman, dan keterampilan mahasiswa dalam menjaga kesehatan mental melalui program bimbingan kelompok. Kehidupan kampus sering kali dipenuhi dengan tekanan akademik yang dapat memicu masalah kesehatan mental, seperti stres, kecemasan, dan depresi. Program ini mencakup sesi konseling yang dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Jakarta dengan fokus pada pentingnya kesehatan mental, teknik koping, serta dukungan psikologis yang tepat. Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif mahasiswa dalam diskusi yang membantu mereka memahami cara mengelola emosi dan mencari bantuan ketika menghadapi masalah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam menangani masalah kesehatan mental, yang tercermin dari meningkatnya motivasi dan antusiasme mahasiswa dalam menyusun proposal skripsi.
Implementasi Sistem Monitoring Keamanan Pondok Pesantren Sirojul Qur’an Berbasis IP Camera Yoyok Heru Prasetyo Isnomo; M. Nanak Zakaria; Widjanarko Widjanarko; Lis Diana Mustafa; Muhammad Syirajuddin S.
Jurnal Garuda Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/gabdimas.v4i1.1608

Abstract

Pondok pesantren memerlukan lingkungan yang aman dan terkelola dengan baik untuk mendukung aktivitas pendidikan dan kehidupan berasrama yang berlangsung secara berkelanjutan. Pondok Pesantren Sirojul Qur’an menghadapi tantangan pengawasan pada tiga lokasi yang terpisah karena sistem keamanan yang digunakan sebelumnya masih bertumpu pada pemantauan manual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan sistem monitoring keamanan berbasis IP camera untuk memperkuat pengawasan lingkungan pondok. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan survei lokasi, perancangan sistem, instalasi perangkat, pelatihan operator, dan evaluasi sistem. Sistem yang diterapkan mengintegrasikan beberapa kamera ke dalam satu platform monitoring terpusat yang dapat diakses secara real-time melalui perangkat seluler. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa seluruh kamera yang dipasang berfungsi dengan baik dan mampu memantau area-area utama, meliputi ruang kegiatan, jalur akses, dan area parkir. Implementasi ini memperluas cakupan pengawasan, mengurangi blind spot, dan mendukung pengawasan yang lebih efisien pada beberapa lokasi sekaligus. Evaluasi pengguna juga menunjukkan respons yang positif, di mana mayoritas responden menyatakan bahwa sistem dan manfaatnya dapat diterima dengan baik. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem monitoring berbasis IP camera tidak hanya layak secara teknis, tetapi juga relevan secara operasional dalam mendukung pengelolaan keamanan lingkungan pondok pesantren.

Page 4 of 4 | Total Record : 36