cover
Contact Name
Heri Dwi Santoso
Contact Email
heridwi.santoso@unimus.ac.id
Phone
+6282329058143
Journal Mail Official
lppm@unimus.ac.id
Editorial Address
LPPM Unimus Jl. Kedungmundu Raya No.18, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Unimus
ISSN : 26543257     EISSN : 26543168     DOI : -
Prosiding Seminar Nasional Unimus merupakan wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah dipresentasikan pada Seminar Nasional Unimus yang diselenggarakan tahunan oleh Lembaga Penelitian dan pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Muhammadiyah Semarang.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 949 Documents
Karakteristik Fisik Dan Kimia Beras Hitam Dengan Variasi Metode Pengolahan Nurhidajah Nurhidajah; Yuliana Noor Setiawati Ulvie; Agus Suyanto
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beras hitam (oryza sativa L indica) adalah salah satu varietas local yang mempunyai perikarp, aleuron, dan endosperma yang berwarna merah pekat dan ungu kebiruan yang mengandung antosianin.  Beras hitam mengandung serat dan hemiselulosa yang cukup tinggi, sekitar 7,5 % dan 5,8%. Serat diet dan antosianin sebagai antioksidan ketika secra teraturdiangkut oleh tubuh dapat meningkatkan lemak darah dan profil antioksidan, sehingga diharapkan rata rata penyakit dapat ditekan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sifat fisik kimiawi dari beras hitam dengan berbagai variasi masakan. Objek dari penelitian iniadalah beras hitam varietas local dari bantul, Yogyakarta. Penelitian ini menganalisa proses pemasakan beras hitam varietas local dengan metode kukus, direbus, dan dimasak dalam rice cooker. Sebagai perbandingan adalah beras hitam tanpa dimasak. Desain penelitian inimenggunakan experimental 1 faktor dengan basis desain  random(RAL) dan tiga jumlah perkalian. Variable yang diukur adalah proximate, amilose, dan tingkat amilopektin, dan serat yang larut, tidak larut, dan serat diet. Data dianalisa dengan menggunakan ANOVA. Hasilmenunjukkan bahwa pemasakan beras menimbulkan kadar air meningkat dan emnurunkan konsentrasi zat gizi lain (protein, lemak, serat, dan  zat besi, dan karbohidrat. Amilose dan amilopektin menurun setelah dberikan treatment, dan nilai tertinggi adalah dari proses emnggunakan rice cooker, dengan serat yang tdk larut,  serat terlarut, dan total serat makanan adalah 9.03; 0.4 dan 9.07%
Analisis Asupan Protein dan Energi pada Balita Undernutrition di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungmundu Anika Intan Nur Aliyah; Ika Dyah Kurniati; Hema Dewi Anggraheny; Oky Rahma Prihandani; Tri Kartika S; Rizky Ika Riani
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 6 (2023): Membangun Tatanan Sosial di Era Revolusi Industri 4.0 dalam Menunjang Pencapaian Susta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang:  Undernutrition merupakan keadaan status gizi  dimana jumlah energi yang dikeluarkan lebih banyak daripada energi yang masuk ke dalam tubuh Kekurangan energi protein dikategorikan berdasarkan underweight, stunting dan wasting Hal ini berdampak pada gangguan pertumbuhan fisik hingga kognitif dan kerentanan terhadap infeksi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah terdapat perbedaan asupan energi dan protein pada balita undernutrision di wilayah kerja Puskermas Kedungmundu.   Metode Penelitian : Penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2023, dengan total sampling yaitu sebanyak 24 balita undernutition di wilayahkerja Puskesmas Kedungmundu pada bulan Maret 2023. Instrumen yang digunakan untuk menilai asupan energi dan protein adalah Food Record Food Frequency Questionnaire Semikuantitatif. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji One Way Anova.  Hasil : Pada balita stunting rata-rata konsumsi energi sebanyak 929.04 kkal per hari sedangkan untuk konsumsi protein sebanyak 46.73 gram per hari. Sedangkan untuk balita underweight, rata-rata konsumsi energi sebesar 883.31 kkal/hari dan kategori protein sebanyak 36.41 gram/hari. Balita yang mengalamistunting-underweight rata rata mengkonsumsi energi sebanyak 946.08 kkal/hari dan protein sebanyak 41.38 gram/hari. Hasil analisis untuk kategori asupan energi didapatkan nilai p-value 0,716, sedangkan kategori asupan protein, didapatkan nilai p-value 0,331 sehingga dapat dikatakan tidak terdapat perbedaan yangsignifikan antara asupan energi maupun asupan protein antara balita yang mengalami stunting, underweight maupun stunting-underweight.  Kesimpulan : Asupan protein dan energi pada balita yang mengalami stunting, underweight maupun stunting-underweight tidak berbeda signifikan, namun asupan energinya dibawah angka kecukupan.   Kata kunci : nutritional status, toddler, energy intake, protein intake
Pemeriksaan Tekanan Darah Dan Konseling Tentang Hipertensi Dan Komplikasinya Di Kelurahan Plamongan Sari Kecamatan Pedurungan Kota Semarang Novita Nining Anggraini
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 3 (2020): Optimalisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Menuju Kemandirian di Tengah P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab paling umum terjadinya kardiovaskuler dan merupakan masalah utama diNegara maju maupun berkembang. Kardiovaskuler juga menjadi penyebab nomor satu kematian di duniasetiap tahunnya. Hipertensi   atau   tekanan   darah   tinggi   merupakan   masalah   yang ditemukan   pada  masyarakat   baik  di  negara   maju  maupun   berkembang termasuk   Indonesia.   Hipertensi   merupakan  suatu  keadaan   meningkatnya tekanan darah sistolik lebih dari sama dengan 140 mmHg dan diastolik lebihdari sama dengan 90 mmHg. Dari studi pendahuluan yang sudah kami lakukan masih banyak warga yangmengalami hipertensi. Kebanyakan di rentang usia 40 sampai dengan 60 tahun. Menurut tenaga kesehatansetempat dan kader di kelurahan Plamongan kesadaran untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah secaraberkala kurang, sehingga banyak yang tidak terkontrol tekanan darahnya. Dilakukan upaya preventif dikelurahan Plamongan yaitu berdasarkan data di atas bermaksud untuk memberikan layanan pemeriksaantekanan darah dan Konseling tentang Hipertensi. Realisasi pemecahan masalah dalam kegiatan pengabdianini adalah dengan pendidikan kesehatan dan melakukan praktik pemeriksaan Tekanan darah dan konselingtentang Hipertensi di kelurahan Plamongan Sari Kecamatan Pedurungan Kota Semarang. Kegiatan tersebutdilaksanakan di kelurahan Plamongan Sari. Pemeriksaan Tekanan Darah Dan Konseling Tentang HipertensiDan Komplikasinya Di Kelurahan Plamongan Sari Kecamatan Pedurungan Kota Semarang  Kata Kunci : Hipertensi, Tekanan Darah, Konseling, Komplikasi
KARAKTERISTIK, PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA IBU DALAM PROSES PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI KOMUNITAS MADURA WILAYAH KERJA PUSKESMAS PURUN KECIL KABUPATEN MEMPAWAH Otik Widyastutik; Elly Trisnawati
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASI merupakan sumber makanan tunggal untuk bayi sampai 6 bulan pertama kehidupannya. Pada tahun 2014 cakupan ASI eksklusif sebesar 86%, tahun 2015 sebesar 77%, dan tahun 2016 terus menurun sebesar 28% di Puskesmas Purun Kecil Kabupaten Mempawah. Terjadinya penurunan tren tersebut menandakan bahwa kurangnya dukungan dari keluarga ibu mengenai pemberian ASI eksklusif.Keluarga dalam hal ini suami atau orang tua dianggap sebagai pihak yang paling mampu memberikan pengaruh kepada ibu untuk memaksimalkan pemberian ASI eksklusif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran status pekerjaan dan tingkat pendidikan ibu, mengetahui gambaran pengetahuan ibu mengenai waktu yang tepat untuk perawatan payudara, mengetahui gambaran pengetahuan ibu mengenai ASI yang diperah/disimpan, dan mengetahui dukungan keluarga dalam memberikan ASI saja kepada bayi tanpa tambahan makanan lain hingga bayi berumur 6 bulan.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan studi analitik deskriptif dengan metode pendekatan cross sectional. Populasi yang digunakan oleh peneliti adalah ibu di komunitas Madura yang mempunyai bayi 6-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Purun Kecil Kabupaten Mempawah. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling sebanyak 162 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden tidak bekerja (74,1%), mayoritas responden mempunyai tingkat pendidikan rendah (66,7%), mayoritas responden memiliki pengetahuan yang kurang baikmengenai waktu perawatan payudara yang tepat (66,7%), mayoritas responden mempunyai pengetahuan mengenai ASI diperah/disimpan yang baik (88,3%), dan mayoritas responden yang memiliki dukungan keluarga yang tidak memberikan makanan tambahan apapun selain ASI kurang baik (72,2%).
Pemantauan Jentik Nyamuk Online Cegah Demam Berdarah Dengue di Masa Pandemi Covid-19 Andra Novitasari
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 3 (2020): Optimalisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Menuju Kemandirian di Tengah P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 merupakan masalah kesehatan serius yang dialami dunia saat ini. Covid19ditransmisikan melalui droplet. Proses penularan yang cukup mudah ini menyebabkan jumlah penderitanyameningkat sangat cepat. Jumlah kasus yang terus meningkat dengan angka kematian yang cukup tinggi, mendorongpemerintah terus berupaya melakukan pemutusan transmisi penyakit ini. Di lain sisi, penyakit Demam BerdarahDengue (DBD) masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia. DBD merupakanhal yang masih harus kita antisipasi terutama saat musim penghujan. Kecamatan Tembalang menjadi salah satukecamatan di kota Semarang dengan angka DBD dan jumlah pasien Covid-19 yang tinggi. Perlu suatu strategi untukmencegah DBD yang mampu laksana pada masa pandemi Covid-19. Pencegahan dan pembasmian DBD dilakukanmelalui kegiatan Pemantauan Jentik Nyamuk (PJN) mandiri yang dilakukan secara online melalui aplikasi googleform. Link PJN online dibagikan kepada warga melalui grup whatsapp secara rutin tiap minggu. Warga kemudianmelakukan PJN mandiri dan mengisikan hasilnya melalui link google form PJN online yang sudah dibagikan. PJNonline dilaksanakan di Cluster Edelweis RT 003 RW 005 Kelurahan Kramas Kecamatan Tembalang pada bulanSeptember dan Oktober 2020. Di lokasi tersebut terdapat 53 rumah, dengan status 5 rumah toko dan 48 rumah hunian.Tingkat partisipasi warga meningkat tiap minggu dari bulan pertama dan kedua, yaitu 88,68%; 90,57%; 94,34%;96,23%; 100,00%; 100,00%; 100,00%; dan 100,00%. Angka Bebas Jentik selalu berada di angka 100%. KegiatanPJN mandiri yang dilakukan secara online merupakan solusi pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue di masapandemic Covid-19.  Kata Kunci : pandemi, pemantauan jentik nyamuk, online.
Peningkatan Potensi Desa Pesisir Dengan Pemberdayaan Masyarakat Lokal Edy Yusuf Agung Gunanto; Darwanto Darwanto; Indah Susilowati; Ageng Prasetyo
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 2 (2019): Tantangan Implementasi Hasil Riset Perguruan Tinggi untuk Industrialisasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Desa Sendang Sikucing Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal sebagian besar merupakan masyarakat dengan dua mata pencaharian yaitu nelayan dan bertani pada saat musim tertentu menjadi nelayan.  Permasalahan terbesar adalah masih sangat rendahnyakeikutsertaan masyarakat dalam pembangunan kawasan pesisir, masyarakat lokal terkesan hanya sebagai “penonton” dalam pembangunan di kawasan pesisir. Hal ini menyebabkan masyarakat lokal kurang memiliki keterikatan dengan lingkungannya, terutama dalam halmata pencaharian mereka, maka sering kali menjadi agak terabaikan terutama daerah perdesaan di kawasan pesisir. Selain itu pula masyarakat lokal masih belum menggunakan teknologi tepat guna (TTG) yang dapat mempermudah nelayan dalam mencari ikan serta masyarakat sekitar untuk mengolah hasil laut. Tujuan pelaksanaan program pengabdiankepada masyarakat ini adalah untuk meminimalisir permasalahan yang terjadi khususnya sektor perikanan di Desa Sendang Sikucing dengan beberapa program yang mendukung tercapainya kesejahteraan masyarakat lokal Desa Sendang Sikucing.Metode pelaksanaan program pengabdian masyarakat dilakukan dengan pendekatan partisipatif LogicalFramework Approach (LFA) dengan sasaran program pengabdian adalah kelompok nelayan Desa Sendang Sikucing. Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat yang ditujukan pada masyakarat lokal Desa Sendang Sikucing khususnya kelompok nelayan mendapattanggapan positif. Upaya pemberdayaan kelompok nelayan dilakukan dengan peningkatan pengetahuan terkait fishing ground dan pengelolaan hasil tangkap dengan menerapkan TTG fiber box untuk menjaga kesegaran ikan hasil tangkapan.    Kata kunci: pembangunan pedesaan, pesisir, teknologi tepat guna
Gambaran Permasalahan Pengelolaan Sampah di DKI Jakarta dan Kaitannya dengan SDGs Mochammad Taufik
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 6 (2023): Membangun Tatanan Sosial di Era Revolusi Industri 4.0 dalam Menunjang Pencapaian Susta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jakarta sebagai kota megapolitan menyimpan berbagai permasalahan terkait sampah. Sebagai salah satu kotayang menjadi parameter di Indonesia, dan apabila dikaitkan dengan Sustainable Development Goals (SDGs)atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya pada tujuan 11 terkait dengan dengan Kota danPemukiman yang Berkelanjutan melalui target 11.6 pada tahun 2030 ditargetkan untuk mengurangi dampaklingkungan perkotaan per kapita yang merugikan, dilakukan perhatian khusus pada kualitas penanganan sampahkota. Jakarta saat ini menghasilkan rata-rata 7.500 ton per hari, dan belum dapat maksimal mengelolanya sendirisehingga masih amat bergantung pada TPST Bantargebang di Kota Bekasi. Penelitian ini menggunakan metodedeskriptif kualitatif dengan menelaah dokumen pemerintah, jurnal dan media tepercaya. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa salah satu penyebab berlarutnya permasalahan sampah di DKI Jakarta adalah disebabkanoleh mundurnya rencana pembangunan Intermediate Treatment Facility (ITF) dari Masterplan PengelolaanSampah Provinsi DKI Jakarta tahun 2012-2032, di mana fasilitas ITF tersebut akan dibangun di 4 (empat) lokasiberbeda di DKI Jakarta, yaitu Sunter, Marunda, Cakung, dan Duri Kosambi. Hal ini disebabkan oleh belumjelasnya skema pembiayaan, diantaranya tidak dianggarkannya rencana pembangunan ITF dalam APBD secarapenuh. Kata kunci: Sustainable Development Goals (SDGs), Intermediate Treatment Facility (ITF), sampah, DKIJakarta.
Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Nilai-Nilai Kearifan Lokal Delfiyan Widiyanto; Annisa Istiqomah
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 6 (2023): Membangun Tatanan Sosial di Era Revolusi Industri 4.0 dalam Menunjang Pencapaian Susta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perlunya materi Pendidikan Kewarganegaraan lebih dekat dengan nilai-nilai kehidupan masyarakat Indonesia. Perlunya nilai-nilai kearifan lokal yang dijadikan materi pembelajaran mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Tujuan artikel ini ialah menjelaskan nilai-nilai kearifan lokal yang terdapat di wilayah Magelang untuk dijadikan materi pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Pendidikan Kewargangeraan yang berbasis nilai-nilai kearifan lokal dapat mampu membentuk warga negara memiliki identitas atau kepribadian bangsa. Adanya nilai-nilai kearifan lokal dalam memperkenalkan warga negara muda untuk nilainilai luhur dan kebudayaan yang baik. Pengalaman nilai-nilai Pancasila sebagai bentuk penguatan nilai-nilai kearifan lokal bangsa Indonesia. Pembelajaran Pendidikan Kewarganeagraan. Nilai kehidupan bangsa Indonesia, meliputi gotong royong, kekeluargaan dan tepo sliro, eling lan waspodho, andhap asor dan halus budi pekertinya. Kata Kunci : Pendidikan Kewarganegaraan, Nilai-Nilai Kearifan Lokal  
Hubungan Trauma Psikologis Dan Depresi Pada Mahasiswa Praklinik Terhadap Anhedonia Di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar Ayu Baitul Muhsinin; Lusiana Wahyu Ratna Wijayanti; M. A. Kahfi Mathar; Danang Nur Adiwibawa
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 5 (2022): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Guna Menunjang Pencapaian Sustainable Developm
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Gangguan mental emosional merupakan suatu keadaan atau kondisi seseorang yang mengalami distress psikologik, terjadi perubahan psikologis pada keadaan tertentu tetapi bisa kembali pulih seperti semula. Di Indonesia menunjukkan sekitar 10% penderita gangguan mental emosional ada di rentang usia 15 – 24 tahun. Dalam mendiagnosis gangguan mood dan Personality Disorders (trauma dan depresi) memiliki kesamaan gejala klinis yang dimiliki yaitu, Anhedonia.Gejala tersebut telah lama ditemukan pada seseorang dengan gangguan jiwa termasuk depresi berat, skizofrenia, dan gangguan penyalahgunaan obat-obatan. Anhedonia merupakan penurunan atau kekurangan dalam kemampuan untuk merasakan pengaruh positif atau emosi terutama yangberhubungan dengan pendalaman perasaan, seksualitas, dan kesenangan dalam situasi yang biasanya disukai atau digemari. Metode penelitian: Penelitian ini meurpakan penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah Mahasiswa yang sedang menjalankan Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) tahap pre-klinik di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar (FK UNIZAR) tahun ajar 2021/2022. Sampel berjumlah 197 responden yang diambil dengan menggunakan metode purposive sampling. Data penelitiandianalisis dengan menggunakan uji Rank Spearman. Hasil Penelitian: Hasil analisis uji Rank Spearman pada anhedonia dengan depresi didapatkan P-Value 0,00 (P-Value ≤ 0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara anhedonia dengan depresi. Sedangkan uji analisis RankSpearman antara anhedonia dengan PTSD didapatkan P-Value 0,000 (P-Value ≤ 0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara anhedonia dengan PTSD. Kesimpulan penelitian: Terdapat hubungan antara anhedonia dengan depresi, begitu juga antara anhedonia dengan PTSDterdapat hubungan yang signifikan.Kata kunci: Anhedonia, Depresi, PTSD
Penyuluhan Upaya Pengendalian Dan Penanggulangan Wabah Pmk Di Indonesia Pada Kelompok Ternak Sapi Perah Melati Hawalai Sumadwita; Fidi Nur Aini Eka Putri Dameanti; Miza Viloute Putri Mestoko; Rif Anna Aulia Arum Kusuma; M. Sukron Hawar
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 5 (2022): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Guna Menunjang Pencapaian Sustainable Developm
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peternakan sapi perah di Kecamatan Ringinrejo, Kediri, Jawa Timur populasi ternak sapi perahpada tahun 2020 mencapai 182 ekor dimana populasi ini termasuk meningkat di banding tahuntahunsebelumnya. Penyakit Mulut Dan Kuku (PMK) memiliki gejala klinis seperti demam,kehilangan nafsu makan, penyakit mulut dan kuku, dan lesi berkaki empat yang mencapai 39°Cselama beberapa hari. Lesi berbentuk lepuh pada permukaan selaput lendir mulut, seperti lidah,gusi, bagian dalam pipi, dan bibir. Lesi di sepanjang tumit, celah kuku dan ligamen koroner kukuterlihat jelas di kaki. Lesi juga bisa muncul di lubang hidung, moncong, dan puting susu. Penyakitini. Tahun 2022 dalam situasi wabah ini telah dilaporkan kasus PMK yang menyebar padapeternakan sapi perah diperlukan prosedur penanganan dan apabila wabah semakin meluas didaerah Indonesia, penyakit ini menyebabkan kerugian ekonomi yang sangat besar dalamkelestarian populasi ternak, maka dari itu diperlukan penyuluhan pengendalian danpenanggulangan ternak sapi perah dalam wabah PMK. Kegiatan ini dilaksanakan di KelompokTernak Sukses Bersama Desa Deyeng, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, Provinsi JawaTimur. Penyuluhan dilakukan menggunakan media yakni dengan membagikan modul materi dankuesioner berupa pretest dan posttest sebanyak 5 soal kepada 16 peternak yang mengikutipenyuluhan. Penyuluhan mendapatkan hasil data dimana para peternak mampu memahami materiyang disampaikan.Kata Kunci : Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Sapi Perah, Peternakan, Kediri