cover
Contact Name
Supawanhar
Contact Email
supawahar53@gmail.com
Phone
+6281373681370
Journal Mail Official
jurnal.jogapa.ppmi@gmail.com
Editorial Address
Perum Taman Asri 1 Blok C2 RT 31 RW 06 Gandus Palembang South Sumatra 30149
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Journal of Governance and Public Administration
ISSN : -     EISSN : 30317584     DOI : https://doi.org/10.59407/jogapa.v1i2
Journal of Governance and Public Administration (JoGaPA) is a national journal as a medium of scientific research results, thinking, and critical-analytical studies on research in the fields of public administration and governance, particularly focusing on the main problems in the development of the science of public administration and governance studies. Includes the development of Government policy, public administration, public management, the study of the autonomous region, the local government and bureaucracy, policy analysis, public service, political decentralization, fiscal, public economics and politics as well as regional planning and studies other social sciences.
Articles 143 Documents
TOWARD A BORDERLESS AFRICA: LEGAL AND POLICY FRAMEWORKS FOR IMPLEMENTING A PAN-AFRICAN FREE VISA REGIME TO REDUCE IRREGULAR MIGRATION AND PROMOTE YOUTH EMPOWERMENT Thomas Sheku Marah
Journal of Governance and Public Administration Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v2i2.2116

Abstract

Africa, the continent of so many cultures, so much potential; of even more borders and immigration policies, is in large part still a patchwork of disjointed countries lacking the free movement of people and goods across the whole continent. This paper analyzes the legal and policy principles of a continental free visa regime as part of the African Union’s Agenda 2063. It critically analyzes the implications of such integration for curbing irregular migration, harnessing the potential of African youth, and contributing to socio-economic development. Examining both the challenges and opportunities that exist for fostering continental unity through mobility, the study draws from primary legal instruments (such as the African Continental Free Trade Area (AfCFTA) and the Protocol on Free Movement of Persons). Employing a qualitative methodology bolstered by extensive literature and institutional reports, the paper demonstrates how, despite challenges of political will and security concerns, a harmonized visa policy is a viable solution that could decrease the risks of youth migration, promote economic independence, and strengthen African identity. The study concludes that a borderless Africa is attainable if policies are enhanced, cooperation by regional actors increased, and parties involved are engaged appropriately.
HUMANITARIAN LAW AND ASEAN: ANALYZING REGIONAL COMMITMENT AND HUMANITARIAN RESPONSE MECHANISMS IN SOUTHEAST ASIA Marah, Thomas Sheku
Journal of Governance and Public Administration Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v2i2.2128

Abstract

This paper analyzes the significance and role of the Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) within the domain of International Humanitarian Law (IHL) in Southeast Asia. In particular, in a region often susceptible to natural disasters, internal conflicts, and humanitarian crises, the work of ASEAN to promote the prescriptions of IHL is increasingly essential. Using a qualitative doctrinal legal research methodology, the paper analyzes ASEAN's legal tools (e.g., AADMER), institutional framework (e.g., the AHA Centre), and engagement with international humanitarian actors. From primary legal sources, scholarly literature, and case studies—the Rohingya crisis, regional pandemic response—the paper examines ASEAN's adherence to IHL norms. Despite institutional advances in areas like disaster management, the research discovers that the norms of non-interference, lack of binding enforcement mechanisms, and differential commitment of state actors are major challenges to ASEAN’s effectiveness. The paper, in a concluding section, provides suggestions on how compliance with IHL can be improved, including through law reform, expanding the mandates of relevant ASEAN institutions, and increased cooperation with international humanitarian actors.
ARTIFICIAL INTELLIGENCE DI MATA GEN Z: SAHABAT DIGITAL ATAU ANCAMAN MASA DEPAN Linda Aulia; Ahsanul Taqwim; Nurul Kamaly; Bustami Usman
Journal of Governance and Public Administration Vol. 2 No. 3 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v2i3.2140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman, persepsi, serta kesiapan Generasi Z dalam menghadapi perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik survei melalui kuesioner online kepada 22 mahasiswa berusia 17–25 tahun yang telah memiliki pengalaman menggunakan teknologi AI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden telah akrab dan aktif menggunakan AI, terutama melalui media sosial, dengan tingkat pemahaman yang cukup tinggi. Sebagian besar responden menilai AI lebih banyak memberikan manfaat, terutama dalam mempermudah pekerjaan dan pembelajaran, meskipun tetap disertai kekhawatiran terhadap ancaman penggantian pekerjaan dan penyalahgunaan teknologi. Semua responden menyatakan minat untuk mempelajari AI lebih lanjut dan mayoritas mendukung regulasi ketat terhadap penggunaannya. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa Generasi Z menunjukkan kesiapan yang cukup baik dalam menghadapi perkembangan AI, namun tetap memerlukan penguatan literasi teknologi dan etika digital agar pemanfaatan AI lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan. Kata Kunci : Artificial Intelligence (AI), Generasi Z, Persepsi Mahasiswa, Regulasi Teknologi, Literasi Digital
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MYPERTAMINA DALAM PENYALURAN BBM BERSUBSIDI PADA MASYARAKAT ACEH Ayu Suraya; Salsabila Zahira Putri; Nurul Kamaly
Journal of Governance and Public Administration Vol. 2 No. 3 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v2i3.2155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan aplikasi MyPertamina dalam penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Kota Banda Aceh, serta memahami dampak dan kendala yang dihadapi oleh masyarakat dan pelaku terkait. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif evaluatif melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi MyPertamina memberikan kemudahan dalam pencatatan dan distribusi BBM subsidi, namun masih terdapat kendala teknis seperti proses pendaftaran, literasi digital yang rendah, serta keterbatasan infrastruktur di beberapa wilayah. Selain itu, persepsi masyarakat terhadap aplikasi ini beragam, di mana sebagian merasa terbantu namun sebagian lain menghadapi hambatan yang mempengaruhi aksesibilitas subsidi. Simpulan penelitian menegaskan bahwa meskipun aplikasi MyPertamina berkontribusi pada peningkatan transparansi dan efisiensi penyaluran BBM subsidi, keberhasilan implementasi kebijakan ini sangat bergantung pada perbaikan teknis, edukasi digital, dan dukungan infrastruktur yang merata agar subsidi dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Kata Kunci : Mypertamina, BBM Subsidi, Digitalisasi Pelayanan Public, Literasi Digital
TRANFORMASI REGISTRASI KEPENDUDUKAN ACEH : IMPLEMENTASI DAN TANTANGAN APLIKASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL Farhan, Teuku Muhammad; Tiara Annisa
Journal of Governance and Public Administration Vol. 2 No. 3 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v2i3.2161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam implementasi dan tantangan penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Provinsi Aceh sebagai bagian dari transformasi digital dalam pelayanan administrasi kependudukan. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada informan kunci dari Disdukcapil, operator layanan, serta masyarakat pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun IKD memberikan berbagai kemudahan dalam mengakses layanan kependudukan dan mempercepat pelayanan publik, pelaksanaannya masih menghadapi sejumlah kendala seperti keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya literasi digital, ketimpangan sumber daya manusia antarwilayah, serta rendahnya tingkat aktivasi oleh masyarakat. Simpulan, penelitian ini menekankan bahwa pentingnya strategi holistik, seperti penguatan infrastruktur, edukasi masyarakat, pelibatan ASN, serta kolaborasi lintas sektor untuk memastikan keberhasilan implementasi IKD secara menyeluruh dan berkelanjutan di Aceh.   Kata Kunci : Identitas Kependudukan Digital, Digitalisasi Administrasi, Literasi Digital, Infrastruktur Teknologi, Pelayanan Publik
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN DANA OTSUS DALAM MENDUKUNG LAYANAN TRANSPORTASI PUBLIK : STUDI KASUS TRANS KOETARADJA Rahmi Ayu Asmita; Siti Rahmi Dayu; Nurul Kamaly
Journal of Governance and Public Administration Vol. 2 No. 3 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v2i3.2163

Abstract

Provinsi Aceh memperoleh kewenangan otonomi khusus berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006, yang memberikan keleluasaan dalam pengelolaan sumber daya dan anggaran daerah melalui Dana Otonomi Khusus (DOK). Salah satu bentuk implementasi DOK di sektor transportasi publik adalah layanan Trans Kutaraja, sistem Bus Rapid Transit (BRT) yang mulai beroperasi pada tahun 2016 di Kota Banda Aceh. Program ini bertujuan menyediakan transportasi yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan, serta mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi. Namun, efektivitas layanan Trans Kutaraja sangat dipengaruhi oleh fluktuasi alokasi dana otsus yang tidak menetap setiap tahunnya. Ketidakpastian anggaran ini menimbulkan tantangan dalam perencanaan jangka panjang, operasional, dan pengembangan layanan. Dengan demikian, penting dilakukan evaluasi terhadap efektivitas penggunaan dana otsus dalam mendukung keberlanjutan layanan transportasi publik di Aceh, khususnya di tengah dinamika kebijakan fiskal nasional.  
IMPLEMENTATION OF R.A. 9003 (ECOLOGICAL SOLID WASTE MANAGEMENT ACT) IN BARANGAY GEN. T. DE LEON, VALENZUELA CITY: AN ASSESSMENT Andaya, Eduardo; Antonio, Myla; Espina, Myla; Ignacio, Juditha Roanne; Rebuya, Mark Angelo; John A. Cabaddu
Journal of Governance and Public Administration Vol. 2 No. 3 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v2i3.2187

Abstract

This study evaluated the implementation of Republic Act 9003 (R.A. 9003), also known as the Ecological Solid Waste Management Act, in Barangay Gen. T. de Leon, Valenzuela City, Philippines. The researchers used a mixed-methods approach, combining surveys and interviews to collect both quantitative and qualitative data. Surveys were conducted with 398 residents aged 17 to 65, and interviews were held with five residents and two members of the Barangay Solid Waste Management Committee. This study aimed to evaluate the effectiveness of the Solid Waste Management Program in the barangay, with a focus on waste segregation, recycling, garbage collection, implementation, and public awareness. The study also aimed to understand residents' views and reactions to the program and its impact on effective governance in the barangay. Findings revealed that while residents demonstrated awareness of the program and engaged in activities such as waste segregation and recycling, there were areas that needed improvement. Waste collection was generally rated as very effective; however, there was a recognized need for enhanced information dissemination, especially regarding waste reduction and recycling. The study concluded that cooperation between barangay committees and citizens is vital for the success and sustainability of solid waste management programs. It also emphasized the government's responsibility in addressing health issues related to waste, such as dengue and cholera. Recommendations included the need for continuous information campaigns, the implementation of policies with penalties for non-compliance, and the establishment of Material Recovery Facilities in each barangay.   Keywords : Solid Waste Management, RA 9003, Implementation, Public Awareness
MEDIA SOSIAL DAN GENERASI Z: ANTARA KESADARAN SOSIAL DAN FENOMENA FOMO Nurul Kamaly; Puja Lestari; Siti Attahira; Rizanna Rosemary
Journal of Governance and Public Administration Vol. 2 No. 3 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v2i3.2201

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur hubungan antara kesadaran sosial dan fenomena Fear of Missing Out (FOMO) pada Generasi Z pengguna aktif media sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain survei deskriptif dan purposive sampling pada 72 responden berusia 15–24 tahun yang aktif menggunakan platform seperti TikTok, Instagram, WhatsApp, dan Twitter/X. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta analisis kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden aktif mengikuti isu sosial di media sosial, namun tingkat keterlibatan dalam menyuarakan isu tersebut masih relatif rendah. Fenomena FOMO ditemukan berperan dalam memotivasi interaksi sosial namun juga menimbulkan kecemasan dan tekanan psikologis. Media sosial berperan penting dalam meningkatkan kesadaran sosial Generasi Z, meskipun penggunaannya perlu disertai literasi digital dan pengendalian diri. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa media sosial memiliki dampak ganda bagi Generasi Z, dapat menjadi alat pemberdayaan maupun sumber stres, sehingga diperlukan strategi edukasi untuk mengoptimalkan manfaatnya dan mengurangi dampak negatif FOMO.   Kata Kunci : Generasi Z, Kesadaran Sosial, Fear Of Missing Out (FOMO), Media Sosial
MEASURING GOVERNMENT PERFORMANCE THROUGH GOVERNANCE INDICATORS: CASE STUDY OF DEVELOPING COUNTRIES Eric, Ralainirina Razokiny; Emynorane, Ralaivao Hanginiaina; Arrive, Jean Tsitaire; Bien-Aimé, Whega Danitsaike
Journal of Governance and Public Administration Vol. 2 No. 3 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v2i3.2237

Abstract

This study explores key dimensions of governance in developing countries, with a focus on the factors that influence government effectiveness, institutional integrity, and public accountability. Using a qualitative approach methodology, the study uses documentation analysis as its primary method, drawing on secondary data from reputable sources such as World Bank reports, government documents, and publications by international organizations. The findings highlight persistent challenges faced by developing nations, including weak institutions, limited civic participation, inefficient service delivery, inconsistent regulatory practices, and systemic corruption. Despite numerous reform efforts, progress has often been hindered by lack of political will, inadequate resources, and entrenched power structures. However, the study also identifies examples of best practices and emerging innovations such as digital governance tools and community-based accountability mechanisms that offer potential pathways for improvement. By analyzing these governance dimensions, the study provides a nuanced understanding of the structural and contextual factors that influence governance effectiveness in developing contexts, offering insights for policymakers, development partners, and scholars seeking to promote more inclusive and accountable governance systems.
EFEKTIVITAS PELAYANAN KESEHATAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) INDRASARI RENGAT KABUPATEN INDRAGIRI HULU Marini, Bella; Khotami, Khotami
Journal of Governance and Public Administration Vol. 2 No. 3 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v2i3.2326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Rengat Kabupaten Indragiri Hulu serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data secara terbuka dan analisis mendalam berdasarkan teori efektivitas pelayanan W.J Duncan yang mencakup pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan di RSUD Indrasari Rengat secara umum sudah efektif dengan pencapaian sebagian besar target pelayanan dan sikap petugas yang ramah. Namun, terdapat hambatan seperti sistem antrean yang belum terintegrasi secara digital, keterbatasan sumber daya manusia pada jam sibuk, kurangnya informasi dan media edukasi bagi pasien, serta minimnya inovasi teknologi dalam pelayanan. Simpulan penelitian menegaskan perlunya reformasi manajemen pelayanan berbasis teknologi, pelatihan berkelanjutan untuk petugas, dan peningkatan koordinasi sistem informasi agar pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih efisien, cepat, dan sesuai harapan masyarakat.   Kata Kunci : Efektivitas Pelayanan, RSUD Indrasari Rengat, Sistem Antrean Digital, Integrasi Layanan, Adaptasi Teknologi  

Page 11 of 15 | Total Record : 143