cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
intelekcendikiawannusantara@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
ariffiandi03@gmail.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30464560     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (JICN) adalah Jurnal Multi Disiplin Semua Bidang Ilmu sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, manajemen, sejarah, komputer, kesehatan, sains alam, ilmu sosial, bahasa, humaniora, dan ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,569 Documents
Penerapan Budaya Organisasi dalam Mendukung Kualitas Pelayanan Perbankan pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Lintau Buo Utara Diva Ananda Mareta; Lince Magriasti
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya organisasi merupakan salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan suatu organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam sektor perbankan, budaya organisasi berfungsi sebagai pedoman bagi pegawai dalam menjalankan tugas, memberikan pelayanan kepada nasabah, serta menjaga citra lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan budaya organisasi pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Lintau Buo Utara. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan dengan memanfaatkan berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan budaya organisasi di lingkungan BRI diwujudkan melalui nilai integritas, profesionalisme, orientasi pelayanan kepada nasabah, keteladanan, serta penghargaan terhadap sumber daya manusia. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan dalam pelaksanaan pekerjaan sehari-hari dan berperan dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta kinerja organisasi. Namun demikian, penguatan budaya organisasi perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks
Studi Manajemen Laboratorium (Perencanaan, Pelaksanaan, Evaluasi, dan Tindak Lanjut) di PT PDSU Cilegon Umu Hani; Alvi Hasanah; Ila Deliyana; Rahma Alia; M. Yasa Maulana; Asep Saefurohman
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tugas dan fungsi laboratorium serta pelaksanaan manajemen laboratorium yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut di PT PDSU Cilegon. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laboratorium berperan penting dalam mendukung pengendalian mutu produksi melalui kegiatan pengujian bahan baku, proses produksi, dan produk akhir. Manajemen laboratorium telah dilaksanakan secara terstruktur melalui penyusunan quality plan, penerapan SOP dan instruksi kerja, pelaksanaan evaluasi berkala menggunakan metode PDCA, serta tindak lanjut yang dilakukan secara responsif berdasarkan hasil evaluasi. Selain itu, laboratorium juga menerapkan berbagai prinsip standar mutu melalui dokumentasi yang tertata, kalibrasi alat secara berkala, dan kegiatan uji banding dengan lembaga eksternal. Meskipun belum memperoleh sertifikasi ISO/IEC 17025, praktik operasional laboratorium telah mencerminkan penerapan prinsip-prinsip standar tersebut. Dengan demikian, manajemen laboratorium di PT PDSU Cilegon dapat dikategorikan baik dan memiliki potensi untuk mencapai standar laboratorium bertaraf internasional melalui peningkatan berkelanjutan.
Implementasi Manajemen Risiko Berbasis Iso 31000:2018 dalam Penyelenggaraan Event Mice: Studi Kasus Matchaholic Festival 2026 Salwa Fauzia Maulana; Yuningsih Yuningsih; Karbala Madania
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelenggaraan event MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) memiliki banyak sekali ketidakpastian yang memerlukan pengelolaan risiko secara sistematis dan terstruktur. Artikel ini mendokumentasikan dan menganalisis implementasi manajemen risiko berbasis ISO 31000:2018 dalam penyelenggaraan Matchaholic Festival 2026: The Matcha Society, sebuah festival tematik bertema budaya matcha yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kelas 6B Program Studi MICE Politeknik Negeri Jakarta pada 8–10 Mei 2026 di Lippo Mall Nusantara, Jakarta Selatan. Melalui pendekatan Project-Based Learning (PBL), function Risk Management menjalankan siklus kerja selama dua belas minggu yang mencakup inisiasi, roadshow identifikasi risiko lintas divisi, penyusunan risk register, serta pemantauan aktif di lapangan. Hasil proses identifikasi mencakup 24 risiko dari delapan divisi kepanitiaan—5 risiko (20,8%) berkategori Tinggi, 17 risiko (70,8%) Sedang, dan 2 risiko (8,4%) Rendah. Selama pelaksanaan event, tercatat 11 insiden yang terdistribusi pada Day 1 dan Day 2, di mana 7 di antaranya (63,6%) berkorelasi dengan risiko yang sudah teridentifikasi sebelumnya. Artikel ini menyajikan analisis kesesuaian antara perencanaan risiko dan kondisi lapangan, serta mengajukan enam rekomendasi konkret untuk penguatan sistem manajemen risiko event MICE di masa mendatang
Budaya Organisasi pada Kelompok Siaga Bencana di Kota Padang: Kajian Literatur terhadap Penguatan Kapasitas dan Kesiapsiagaan Masyarakat Shellin Maretha Wibi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Padang merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi, terutama terhadap ancaman gempa bumi dan tsunami. Kondisi tersebut menuntut adanya penguatan kapasitas masyarakat melalui berbagai pendekatan, salah satunya melalui pembentukan Kelompok Siaga Bencana (KSB) pada tingkat kelurahan. Keberadaan KSB tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sumber daya dan dukungan kelembagaan, tetapi juga dipengaruhi oleh budaya organisasi yang berkembang di dalam kelompok tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya organisasi pada Kelompok Siaga Bencana di Kota Padang serta kaitannya dengan penguatan kapasitas organisasi dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur. Data diperoleh dari berbagai artikel ilmiah, dokumen kebijakan, laporan penelitian, serta publikasi yang membahas Kelompok Siaga Bencana, kesiapsiagaan masyarakat, budaya organisasi, dan penanggulangan bencana berbasis komunitas. Analisis dilakukan melalui proses identifikasi, pengelompokan, interpretasi, dan sintesis temuan yang relevan dengan fokus penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya organisasi memiliki peran penting dalam mendukung keberlangsungan fungsi Kelompok Siaga Bencana. Nilai-nilai kepedulian sosial, semangat kerelawanan, komunikasi internal, koordinasi antaranggota, kepemimpinan, serta komitmen terhadap tujuan organisasi menjadi faktor yang mendorong efektivitas pelaksanaan program kesiapsiagaan. Sebaliknya, lemahnya koordinasi, keterbatasan pembinaan, minimnya pelatihan, dan rendahnya partisipasi sebagian anggota berpotensi menghambat penguatan kapasitas organisasi. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan budaya organisasi perlu menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan keberlanjutan peran Kelompok Siaga Bencana di Kota Padang.
Analisis Peluang, Ancaman, dan Strategi Perdagangan Internasional Indonesia di Sektor Perikanan Tahun 2025: Studi Kasus Ekspor Tuna dan Udang ke Jepang dan Amerika Serikat Lela Lela
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang, ancaman, dan strategi perdagangan internasional Indonesia di sektor perikanan, khususnya ekspor tuna dan udang ke Jepang dan Amerika Serikat pada tahun 2025. Komoditas perikanan masih menjadi salah satu sektor unggulan ekspor Indonesia karena didukung oleh kapasitas produksi yang besar, sumber daya laut yang luas, serta meningkatnya permintaan pasar global. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data ekspor perikanan periode Januari hingga Desember 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja ekspor tuna dan udang ke Jepang maupun Amerika Serikat mengalami tren peningkatan sepanjang tahun. Ekspor udang ke Amerika Serikat memiliki volume tertinggi dibandingkan komoditas dan negara tujuan lainnya. Meski demikian, Indonesia juga menghadapi berbagai tantangan seperti kebijakan tarif impor, persaingan global, standar mutu, serta hambatan perdagangan. Upaya strategis yang dapat dilakukan meliputi diversifikasi pasar ekspor, peningkatan kualitas produk, serta penguatan sertifikasi perikanan berkelanjutan agar daya saing tetap terjaga di pasar internasional.
Analisis Perdagangan Internasional Indonesia di Sektor Elektronik Tahun 2025: Studi Kasus Ekspor Semikonduktor dan Perangkat Elektronik ke Singapura dan Tiongkok Susi Yunda Amelia
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan perdagangan internasional Indonesia pada sektor elektronik tahun 2025, dengan fokus pada ekspor semikonduktor dan perangkat elektronik ke Singapura dan Tiongkok. Sektor elektronik menjadi salah satu industri strategis Indonesia karena tingginya permintaan global serta perkembangan teknologi yang terus meningkat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data ekspor bulanan tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspor semikonduktor dan perangkat elektronik mengalami tren peningkatan sepanjang tahun. Singapura menjadi negara tujuan ekspor terbesar karena posisinya sebagai pusat perdagangan elektronik global, sedangkan Tiongkok menunjukkan peningkatan permintaan seiring pertumbuhan industri manufaktur. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan berupa persaingan global, perubahan kebijakan perdagangan, dan ketergantungan teknologi. Strategi yang dapat dilakukan meliputi diversifikasi pasar, penguatan industri domestik, serta peningkatan inovasi teknologi guna meningkatkan daya saing ekspor elektronik Indonesia.
Peran Generasi Milenial dalam Membangun Budaya Organisasi yang Adaptif dan Inovatif pada PT Pertamina (Persero) Unit Perkantoran Wilayah Kota Padang Nursuci Aryana Belpani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan pesat di bidang teknologi digital serta dinamika lingkungan bisnis mendorong organisasi untuk mengembangkan budaya kerja yang responsif, inovatif, dan mampu beradaptasi terhadap berbagai perubahan demi menjaga keberlangsungan daya saing. PT Pertamina (Persero) sebagai perusahaan energi milik negara tengah menjalani proses transformasi yang kompleks dan membutuhkan sumber daya manusia yang mampu menggerakkan perubahan tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran generasi milenial dalam membangun budaya organisasi yang adaptif dan inovatif di PT Pertamina (Persero) Unit Perkantoran Wilayah Kota Padang. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan yang diperkuat oleh data wawancara. Data dihimpun dari telaah berbagai jurnal ilmiah, buku, dokumen resmi, serta wawancara dengan karyawan yang relevan. Hasil penelitian mengungkap bahwa generasi milenial memiliki kemampuan adaptasi yang baik terhadap perkembangan teknologi, terbuka terhadap perubahan, serta aktif dalam mendorong inovasi dan kolaborasi di tempat kerja. Selain itu, keterlibatan mereka dalam pemanfaatan teknologi digital, pengambilan keputusan, dan kerja sama antar generasi berkontribusi pada terbentuknya budaya organisasi yang lebih partisipatif, fleksibel, dan responsif. Dengan demikian, generasi milenial memiliki peran yang signifikan dalam mendorong transformasi budaya organisasi PT Pertamina menuju institusi yang lebih adaptif dan inovatif di era digital
Transformasi dan Tantangan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Analisis Komparatif Era Pra-Digital dan Era Digital Annisa Fitriani; Evi Wulan Ningrum
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) mengalami transformasi yang signifikan seiring perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dari era sebelum digital menuju era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif pelaksanaan PAI pada kedua era tersebut, mencakup aspek metode pembelajaran, peran guru, sumber belajar, media pembelajaran, serta tantangan yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-komparatif melalui telaah berbagai literatur ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pada era sebelum digital, pembelajaran PAI berpusat pada guru (teacher-centered learning) dengan metode ceramah, hafalan, dan sumber belajar yang terbatas, namun unggul dalam penanaman akhlak melalui keteladanan langsung. Pada era digital, pembelajaran bergeser menuju student-centered learning yang lebih fleksibel dan interaktif dengan dukungan platform digital seperti LMS, Google Classroom, dan media sosial. Di sisi lain, era digital juga menghadirkan tantangan baru berupa penyebaran informasi keagamaan yang tidak terverifikasi, rendahnya kompetensi digital guru, kesenjangan akses teknologi, serta ancaman terhadap nilai-nilai spiritual peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi teknologi dalam PAI harus diiringi penguatan literasi digital berbasis nilai-nilai Islam agar tujuan pembentukan akhlak dan karakter Islami tetap tercapai secara optimal.
Gawai dan Degradasi Kinestetik: Analisis Komparatif Disrupsi Sendenter Terhadap Trajektori Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini Perdi Simanggunsong; Rivaldo Sibrani; Muhammad Haris Topani; Rahma Dewi; Jan Bobby Nesra Barus
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penetrasi teknologi digital dalam ekosistem domestik anak usia dini telah menggeser batasan aktivitas fisik konvensional secara radikal, melahirkan fenomena disrupsi sedenter yang mengancam pematangan fisik generasi muda. Penelitian ini diorientasikan untuk membedah secara komparatif implikasi ketergantungan gawai terhadap trajektori perkembangan motorik kasar pada anak usia dini. Menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan desain ex-post facto, studi ini melibatkan subjek berusia 4–6 tahun yang diklasifikasikan secara segmental ke dalam dua kelompok ekstrem, yakni kelompok dengan durasi paparan layar tinggi (high-screen time) dan kelompok dengan durasi paparan layar rendah (low-screen time). Evaluasi kompetensi kinetik diukur secara presisi menggunakan instrumen standar Test of Gross Motor Development (TGMD) untuk menilai sub-skala kemampuan lokomotor dan kontrol objek, yang kemudian disandingkan dengan log aktivitas harian orang tua. Hasil analisis statistik inferensial menyingkap adanya anomali dan degradasi kinestetik yang signifikan pada kelompok anak dengan aktivitas sedenter tinggi. Subjek yang mengalami keterikatan eksesif pada gawai menunjukkan regresi kemampuan fungsional yang tajam, terutama pada aspek stabilitas koordinasi dinamis serta presisi manipulasi objek dibandingkan dengan kelompok kontrol yang aktif. Kesenjangan perkembangan ini membuktikan bahwa kelangkaan stimulasi gerak akibat gaya hidup sedenter digital menghambat optimalisasi jalur neuromuskular dalam mengoordinasikan motorik kasar. Sebagai konklusi, dominasi gawai dalam rutinitas harian anak bertindak sebagai agen disrupsi yang membelokkan trajektori perkembangan motorik alami dari kurva idealnya. Implikasi praktis studi ini mendesak rekonstruksi pola pengasuhan serta intervensi pedagogi gerak aktif di lembaga pendidikan anak usia dini demi memitigasi krisis kinestetik kontemporer.
Penerapan Kolase Ramah Lingkungan untuk Meningkatkan Kreativitas Seni Rupa Siswa SD Negeri 2 Sukoharjo III Endang Wahyuni; Yovi Lestari; Zahra Amelia; Niaratus Sholeha; Cinta Pratama Wijayanti; Bagus Nanda Kusuma
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pengembangan kreativitas siswa sekolah dasar akibat pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan seni rupa kolase ramah lingkungan serta mengetahui peningkatan kreativitas dan respon siswa. Pelaksanaan dilakukan di SD Negeri 2 Sukoharjo III dengan melibatkan 23 dari 24 siswa melalui kegiatan praktik pembuatan kolase secara berpasangan menggunakan bahan bekas. Hasil menunjukkan bahwa siswa antusias dan aktif selama pembelajaran, serta terjadi peningkatan kreativitas yang terlihat dari keberagaman hasil karya. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kerja sama dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Dengan demikian, kegiatan seni rupa kolase ramah lingkungan efektif dalam meningkatkan kreativitas siswa serta memberikan pengalaman belajar yang aktif dan bermakna