cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
intelekcendikiawannusantara@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
ariffiandi03@gmail.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30464560     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (JICN) adalah Jurnal Multi Disiplin Semua Bidang Ilmu sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, manajemen, sejarah, komputer, kesehatan, sains alam, ilmu sosial, bahasa, humaniora, dan ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,377 Documents
PENERAPAN METODE GERAKAN DALAM MENGHAFAL HADITS PADA ANAK USIA 4-6 TAHUN DI RA DARUL ULUM MUNIR LAMPUNG UTARA Zahroul Chasanah; Dwi Bhakti Indri M
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan metode gerakan dalam proses menghafal hadis pada anak usia 4-6 tahun. Metode gerakan merupakan pendekatan yang menggabungkan gerakan fisik dengan pengulangan kata-kata atau kalimat-kalimat hadis, dengan harapan dapat meningkatkan daya tangkap dan retensi anak-anak dalam menghafal hadis. Penelitian ini dilakukan dengan melibatkan sekelompok anak usia 4-6 tahun dalam sebuah lembaga pendidikan.Penelitian ini terdiri dari tiga unsur utama, yaitu persiapan hadis, pelaksanaan hadis di dalam kelas, dan evaluasi dalam menghafal hadis. Pertama, persiapan hadis melibatkan seleksi hadis yang sesuai dengan pemahaman dan tingkat usia anak-anak. Hadis-hadis yang dipilih kemudian disusun dalam urutan yang sistematis dan terstruktur. Kedua, pelaksanaan hadis di dalam kelas melibatkan penggunaan metode gerakan. Guru menggunakan gerakan fisik yang terkait dengan makna atau konsep hadis, sambil mengulang-ulang kalimat hadis. Anak-anak diajak untuk ikut serta dalam gerakan tersebut, sehingga mereka terlibat secara fisik dan mental dalam proses menghafal hadis. Ketiga, evaluasi dalam menghafal hadis dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti kuis, permainan peran, dan latihan menghafal secara individu maupun kelompok. Hasil evaluasi digunakan untuk mengukur kemajuan anak-anak dalam menghafal hadis dan memberikan umpan balik yang konstruktif untuk meningkatkan proses pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat tiga kesimpulan utama. Pertama, penerapan metode gerakan dalam menghafal hadis pada anak usia 4-6 tahun efektif dalam meningkatkan daya tangkap dan retensi mereka terhadap hadis. Keterlibatan fisik dalam proses pembelajaran memberikan pengalaman yang menarik dan memperkuat pengingatan. Kedua, persiapan hadis yang tepat sangat penting untuk kesuksesan metode ini. Pemilihan hadis yang sesuai dengan tingkat usia dan pemahaman anak-anak memastikan bahwa mereka dapat mengikuti dengan baik dan memahami makna hadis yang mereka hafal. Ketiga, evaluasi secara teratur membantu dalam melacak kemajuan anak-anak dan memberikan umpan balik yang diperlukan. Dengan memperhatikan kelebihan dan kelemahan dalam menghafal hadis, guru dapat menyesuaikan metode pengajaran dan memberikan dukungan tambahan yang diperlukan bagi perkembangan optimal anak-anak. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan metode pembelajaran menghafal hadis yang efektif pada anak usia dini. Metode gerakan dapat dianggap sebagai alternatif yang menarik dalam menghadapi tantangan menghafal hadis pada anak-anak usia 4-6 tahun, dengan fokus pada keterlibatan fisik dan pengulangan yang intensif. Kata Kunci : Metode Gerakan, Menghafal Hadis, Anak Usia Dini
IMPLEMENTASI PEMBERIAN WASIAT TERHADAP PENERIMA WARIS (STUDI KASUS PENGADILAN AGAMA KOLAKA) Nelisari, Nelisari; Rifka Wahyuni; Nurhayaty
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian wasiat merupakan salah satu aspek penting dalam hukum waris yang mengatur bagaimana harta kekayaan seseorang akan dibagi setelah kematiannya. Dalam konteks hukum waris di Indonesia, pemberian wasiat diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata) dan hukum agama, seperti hukum Islam. Implementasi pemberian wasiat perlu mendapatkan perhatian khusus karena berbagai alasan seperti perlindungan harta warisan, keadilan dan kepastian hukum, pengaturan yang lebih baik, kepatuhan terhadap hukum dan agama, serta penanganan khusus. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis kedudukan wasiat kepada ahli waris menurut pandangan Imam Mazhab, Kompilasi Hukum Islam (KHI), dan KUH Perdata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam pandangan mengenai wasiat kepada ahli waris di antara mazhab-mazhab dalam Islam. Menurut KHI, wasiat kepada ahli waris hanya dapat dilakukan dengan persetujuan semua ahli waris dan maksimal sepertiga dari harta warisan, sementara KUH Perdata mengatur bahwa wasiat harus berbentuk akta notaris dan tidak boleh melanggar legitime portie. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman yang baik mengenai implementasi pemberian wasiat dapat menciptakan keadilan, kepastian hukum, dan harmoni dalam proses pembagian harta warisan.
URGENSI PENGUATAN NILAI-NILAI PANCASILA DI ERA DIGITALISASI Kasmin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pancasila adalah dasar negara Republik Indonesia. Di era digitalisasi dan kemajuan teknologi informasi, tantangan yang dihadapi oleh masyarakat semakin kompleks. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif, yang menggambarkan sesuatu yang diteliti secara kualitatif. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (Library Research), yaitu mengkaji sesuatu yang menjadi topik penelitian melalui sumber-sumber kepustakaan yang relevan dengan penelitian in. Penguatan nilai-nilai Pancasila merupakan langkah strategis yang sangat penting untuk menjaga kestabilan sosial, persatuan, dan kemajuan bangsa Indonesia. Dalam konteks globalisasi dan digitalisasi yang semakin pesat, nilai-nilai Pancasila berfungsi sebagai landasan moral, etika, dan sosial yang mendasari kehidupan berbangsa dan bernegara.
MANAJEMEN PENGAJIAN DAYAH DALAM MENGEMBANGKAN AKHLAK SANTRI JAMIAH AL-AZIZIYAH (Desa Bate Iliek, Kec. Samalanga, Kab. Biruen, Provinsi Aceh) Muksalmina; Rahmat
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas manajemen pengajian dayah dalam mengembangkan akhlak santri jamiah al-aziziyah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui: 1). Manajemen pengajian dalam mengembangkan akhlak santri di Jamiah al-Aziziyah, 2).implikasi manajemen pengajian dayah dalam mengembangkan Akhlak Santri di Jamiah al-Aziziyah. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di dayah jamiah al aziziyah mulai bulan juli 2023 sampai agustus 2023. Adapun subyek penelitian adalah manajemen pengajian dalam mengembangkan akhlak. Informan penelitian antara lain: penasehat pengajian, kabag pengajian, wakabag pengajian, tungku/ustad, santri. Teknik pengumpulan data meliputi: Wawancara, Observasi dan Dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan teknik Triangulasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diketahui bahwa manajemen pengajian dayah dalam mengembangkan akhlak di lakukan melalui (1) manajemen pengajian dalam meningkatkan akhlak dengan melakukan pertama menetukan materi kitab yang cocok, yang kedua seleksi guru, ketiga penempatan guru kamar dan lokal, ke empat pengontrolan guru kamar dan lokal, ke lima pengawasan atas berjalannya pengajaran. (2) Implikasi manajemen pengajian dayah dalam mengembangkan akhlak santri dilihat dari terjunya santri ke masyarakat sebagai teladan melalui ceramah ramadhan dan bergaul dengan teman setrta saat bertemu dengan guru. Kata Kunci : Manajemen, Pengajian Dayah, Mengembangkan Akhlak
KEPUASAN PENGGUNA MELALUI KUALITAS INPUT DAN OUTPUT SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DI SMA NEGERI 1 GONDANG Mochammad Misbakhul Munir
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem informasi manajemen pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kepuasan penggunanya. Penting bagi lembaga pendidikan untuk menerapkan sistem informasi manajemen yang handal dalam mengelola data-data pada lembaga pendidikan, dan dengan kemajuan teknologi informasi yang sekarang agar sistem informasi manajemen dapat di jalankan dengan mudah dan mampu menghasilkan informasi yang up to date dan akurat agar dapat dinikmati oleh semua pengguna jasa pendidikan sehingga seluruh warga sekolah dapat dengan mudah untuk mendapatkan infornasi yang dibutuhkan. Peneliti akan mengkaji tentang kepuasan pengguna melalui kualiatas Input dan Output sistem informasi manajemen di SMAN 1 Gondang. Tujuan penelitian ini akan mengeksplor dan mengkaji secara mendalam 2 hal yaitu: 1) Proses Input sistem informasi manajemen terhadap kepuasan pengguna, 2) Proses Output sistem informasi manajemen terhadap kepuasan pengguna. Penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Kepuasan pengguna terhadap sistem informasi manajemen di SMA Negeri 1 Gondang karena sistemnya mudah digunakan, keandalan sistemnya cukup baik, dan aman. Sistem ini dapat diakses dengan mudah melalui website sekolah, jarang mengalami kendala, terdapat bantuan teknisi, serta keamanan sistem terjaga dengan baik. 2) Proses Output sistem informasi manajemen di SMA Negeri 1 Gondang memenuhi dua indikator utama kualitas Output: keakuratan dan ketepatan waktu. Informasi yang dihasilkan akurat dan lengkap. Pembaruan data dilakukan setiap hari, memastikan informasi selalu up-to-date. Hal ini memungkinkan pengguna, termasuk siswa dan orang tua, mendapatkan informasi secara real-time.
Analisis Metode Senam Irama Untuk Mengembangkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini Pada Kb Al – Hidayah Plus Mojosari Kabupaten Mojokerto Mudawamah; Nahdiyatul Ummah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis efektivitas metode senam irama dalam mengembangkan kecerdasan kinestetik anak usia dini di KB Al-Hidayah Plus Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Fokus penelitian mencakup proses penerapan pembelajaran senam irama, peningkatan kecerdasan kinestetik setelah penerapan senam irama, dan manfaat senam irama dalam pengembangan kecerdasan kinestetik anak usia dini. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, serta teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penerapan senam irama di KB Al-Hidayah Plus Mojosari melibatkan perancangan sesi yang sesuai dengan usia anak dan tahapan pemanasan, gerakan inti, dan pendinginan. Selain itu, terjadi peningkatan signifikan dalam kemampuan gerak anak-anak setelah penerapan pembelajaran senam irama, dengan perkembangan keterampilan motorik, koordinasi, keseimbangan, dan kemampuan mengikuti ritme gerakan dan irama musik. Manfaat senam irama meliputi aspek fisik dengan peningkatan kekuatan, kelenturan, dan keseimbangan, serta manfaat mental seperti kemampuan berpikir kreatif dan pemecahan masalah. Interaksi dalam kelompok selama sesi senam juga membantu membangun keterampilan sosial seperti komunikasi, kerjasama, dan empati. Secara keseluruhan, senam irama terbukti sebagai metode pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kecerdasan kinestetik anak usia dini, tidak hanya secara fisik tetapi juga mental dan sosial, sesuai dengan pandangan para ahli dan pedoman nasional dalam pendidikan
KEPEMIMPINAN KIYAI DALAM MENGEMBANGKAN SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM DI DAYAH DARUL HIKMAH ACEH BARAT Muhammad Idris; Ammar Zainuddin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu atau kualitas pendidikan membutuhkan manajemen mutu yang baik. Dalam manajemen mutu diperlukan seorang pemimpin untuk memelihara dan meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan yang dijalankan secara sistematis untuk memenuhi kebutuhan stakeholders. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Objek penelitian ini dilaksanakan di Dayah Darul Hikmah Aceh Barat. Tekhnik pengumpulan data menggunakan Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini meliputi Pimpinan/Kyai, penanggung jawab kepesantrenan, pimpinan dayah, Waka Kurikulum, Waka Pengaian, guru, dan santri. Tekhnik analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Triangulasi yang digunakan untuk menguji keabsahan data adalah triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Dimensi kemampuan pemimpin untuk mengarahkan para anggotanya yang mengakibatkan semuanya berbuat sesuatu dibidangnya masing-masing. 2. Dimensi tingkat dukungan dari anggota organisasi dalam bentuk keikutsertaan atau keterlibatan anggota organisasi dalam kegiatankegiatan melaksanakan tugas pokoknya. Pendidikan di pesantren tidak mementingkan kehidupan duniawi melainkan hanya urusan ukrawi, maka kiai Muhibin Anwar membuat suatu kebijakan sebagai suatu upaya dalam mengembangkan Dayah, upaya nya yaitu mengkombinasikan pendidikan yang berbasis salafiyah dengan pendidikan modern dan menambah sarana prasarana di Dayah Darul Himah Aceh Barat.
UPACARA ADAT MEPAMIT DALAM PERKAWINAN ADAT MASYARAKAT BALI PERSPEKTIF MAQASID AL-SHARI’AH JASSER AUDA (Studi Kasus di Desa Lembongan Kecamatan Nusa Penida Kabupaten Klungkung) Khusnul Hotimah; Nuril Habibi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam tata kehidupan masyarakat Bali, upacara adat mepamit merupakan salah satu upacara memohon izin atau berpamitan kepada para leluhur karena ingin berpindah agama atau keluar dari agama Hindu. Prosesi ini akan dilakukan oleh kedua belah pihak calon mempelai laki-laki dan calon mempelai perempuan. Prosesi ini akan saksikan oleh tokoh adat, mangku adat, dan masyarakat sekitar. Dari latar belakang diatas peneli ingin meneliti (1) Bagaimana upacara adat mepamit dalam perkawinan adat masyarakat Bali di Desa Lembongan Kecamatan Nusa Penida Kabupaten Klungkung, (2) Bagaimana perspektif maqasid al-shari’ah Jasser Auda terhadap upacara adat mepamit dalam perkawinan adat masyarakat Bali di Desa Lembongan Kecamatan Nusa Penida Kabupaten Klungkung. metode penelitian menggunakan metode pendekatan studi kasus dan menggunakan metode kualitatif interpretative atau penelitian lapangan untuk menelaah studi kasus dan fenomena-fenomena yang ada di masyarakat sekitar. Peneliti juga menggunakan teknik wawancara secara langsung dalam pengumpulan data. Hasil dari penelitian ditemukan bahwa upacara adat mepamit adalah upacara meminta izin kepada leluhur untuk pindah agama atau keluar dari agama Hindu yang mana upacara tersebut akan dilakukan juga oleh calon mempelai laki-laki yang beragama Islam. Ditinjau dari maqasid al-shari’ah Jasser Auda teori sistem haruslah bersifat universal agar hukum Islam bisa diterima kapan saja dengan tujuan untuk kebaikan bersama.
INTERNALISASI KARAKTER RELIGIUS PESERTA DIDIK MELALUI KEGIATAN KEAGAMAAN DI SMA NEGERI 1 GONDANG Siti Ichsanul Hamidah; Muhammad Husnur Rofiq
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internalisasi merupakan proses dimana seseorang menanamkan atau memperoleh suatu nilai, norma, keyakinan atau sikap yang kemudian menjadi bagian dari dirinya sendiri. Karakter religius merupakan watak, tabiat, akhlak atau kepribadian seseorang yang terbentuk melalui internalisasi dari berbagai kebijakan yang berlandaskan pada ajaran-ajaran agama. Kegiatan keagamaan yang diselenggarakan oleh sekolah, merupakan salah satu cara agar karakter religius dapat diinternalisasikan, sehingga peserta didik dapat terbiasa dengan nilai-nilai karakter yang telah tertaman dan menjadi bagian dari dirinya. Penelitian ini berfokus pada proses internalisasi dan nilai-nilai karakter religius yang diinternalisasikan melalui kegiatan keagamaan di SMA Negeri 1 Gondang. Penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case study). Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian pada analisis data peneliti menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Selanjutnya peneliti melakukan teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada proses internalisasi karakter religus peserta didik di SMA Negeri 1 Gondang melibatkan empat bentuk kegiatan keagamaan, yaitu harian, mingguan, bulanan, dan tahunan. Tahap tranformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi telah tercermin dalam proses tersebut, sehingga mampu membantu peserta didik dalam menginternalisasikan karakter religius dan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Adapun dengan melalui kegiatan keagamaan mampu membantu pembiasaan yang baik bagi peserta didik, sehingga tercerminlah sikap seperti kejujuran, sopan santun, kasih sayang, empati, kesabaran dan ketekunan dalam tindakan dan perilaku sehari-harinya.
KEPERCAYAAN DAN KEPUASAN DALAM BERBELANJA KEBUTUHAN SECARA ONLINE Delieri Waruwu; Ali Alamsyah Kusumadinata; Sukarelawati
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengguna internet menembus angka 196,7 juta atau 7,37% dari populasi penduduk. Kemudian berdasarkan data similiar web bahwa Shopee merupakan e-commerce dengan jumlah kunjungan situs terbanyak di Indonesia dengan meraih rata-rata 157,9 juta kunjungan perbulan, situs Tokopedia meraih rata-rata 117 juta kunjungan, situs Lazada 83,2 juta kunjungan, situs Blibli 25,4 juta kunjungan, dan situs bukalapak 18,1 kunjungan perbulan. Oleh karena itu hal ini menjadi menarik untuk melihat bagaimana perilaku masyarakat dalam mempercayai dan memenuhi kebutuhan secara online. Metode menggunakan teknik kauntitatif dengan menanyakan kepada mahasiswa di lingkungan universitas yang ada di Bogor. Data yang diperoleh sebagai data sebanyak 100 orang dan diolah secara deskriptif persentase. Hasil yang kepercayaan mahasiswa berada dalam puas dan percaya, sehingga penggunaan layanan online terus dimanfaatkan. Penggunaan E-commerce harus fokus pada penguatan sistem keamanan transaksi, memperjelas kebijakan privasi, dan terus menjaga integritas dalam berbisnis. Selain itu, kehati-hatian dalam menjaga data keamanan pribadi. Kepuasan mahasiswa dalam berbelanja online, e- commerce memastikan kualitas produk sesuai dengan deskripsi dan foto yang ditampilkan di situs web. Menjaga keandalan layanan pengiriman dan menyediakan layanan pelanggan yang responsif juga penting. Selain itu, memberikan opsi pengembalian barang yang mudah dan tanpa ribet bisa menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan kepuasan.

Page 52 of 238 | Total Record : 2377