cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
intelekcendikiawannusantara@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
ariffiandi03@gmail.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30464560     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (JICN) adalah Jurnal Multi Disiplin Semua Bidang Ilmu sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, manajemen, sejarah, komputer, kesehatan, sains alam, ilmu sosial, bahasa, humaniora, dan ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,377 Documents
Pembagian Harta Bersama Perspektif Maslahah Muhammad Sa’id Ramadan Al-Buti (Putusan Pengadilan Nomor 912/Pdt.G/2023/PA.Mr.) Putri Maulida Khasanah; Muhammad Romli
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Harta bersama adalah harta yang diperoleh suami dan istri selama masa perkawinan. Jika suatu saat terjadi perceraian, menurut Pasal 97 Kompilasi Hukum Islam, menyatakan bahwa seorang janda atau duda dari seorang janda yang masih hidup berhak atas seperdua dari harta bersama selama tidak ditentukan lain dalam perjanjian perkawinan. Penelitian ini merumuskan dua permasalahan, pertama, pertimbangan Majelis Hakim dalam menentukan bagian harta bersama di luar ketentuan peraturan perundang-undangan dalam putusan Pengadilan Agama Mojokerto Nomor: 912/Pdt.G/2023/PA.Mr. Kedua, perspektif maslahah Muhammad Sa'id Ramadan al-Buti mengenai pertimbangan hakim mengenai pembagian harta bersama di luar ketentuan peraturan perundang-undangan. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kasus. Hasil penelitian ini adalah Majelis Hakim dalam mengadili perkara tidak menerapkan peraturan perundang-undangan secara tekstual. Majelis hakim menetapkan bagian harta yang diperoleh penggugat sebesar 40% dan tergugat sebesar 60%. Adapun dilihat dari konsep maslahah Buti, maka pembagian harta bersama telah selaras dengan konsep maslahah.
PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM MENGHADAPI KEMAJUAN IPTEK (ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI) Aulia Lukman; Miftah Nurmadani; Nur Mulia Aina Rose; Ahmad Tegar Maulana
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi pengembangan pendidikan Islam dalam menghadapi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) menggunakan metode library research. Tujuan penelitian adalah menganalisis tantangan dan peluang yang dihadapi pendidikan Islam di era digital serta mengidentifikasi pendekatan-pendekatan inovatif dalam mengintegrasikan IPTEK ke dalam sistem pendidikan Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan mengumpulkan, menganalisis, dan mensintesis data dari berbagai sumber literatur seperti buku, jurnal ilmiah, laporan penelitian, dan dokumen kebijakan terkait pendidikan Islam dan perkembangan IPTEK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pendidikan Islam dalam era IPTEK memerlukan reformasi kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan kompetensi teknologi, peningkatan kapasitas pendidik dalam literasi digital, dan pengembangan infrastruktur teknologi di lembaga pendidikan Islam. Kesimpulan penelitian menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam mengadaptasi pendidikan Islam terhadap kemajuan IPTEK sambil mempertahankan prinsip-prinsip fundamental ajaran Islam. Penelitian ini berkontribusi dalam menyediakan landasan konseptual bagi pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan Islam di era digital.
PROBLEMATIKA LEMBAGA PENDIDIKAN MADRASAH DI TENGAH PESATNYA PERKEMBANGAN LEMBAGA PENDIDIKAN UMUM Aulia Lukman; Magfira Salsabila. S; Imam Fajrin; Rahmat Hidayat
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji problematika yang dihadapi oleh lembaga pendidikan madrasah dalam konteks perkembangan lembaga pendidikan umum yang pesat di Indonesia. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengidentifikasi masalah utama yang dihadapi madrasah, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perbandingan antara madrasah dan lembaga pendidikan umum, serta memberikan rekomendasi untuk peningkatan kualitas pendidikan madrasah. Metode yang digunakan adalah penelitian pustaka (library research), dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun madrasah memiliki peran yang signifikan dalam pendidikan Islam di Indonesia, mereka menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan dana, perbedaan kurikulum, dan masalah kualitas pengajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan upaya perbaikan dalam pengelolaan madrasah dan peningkatan kerja sama antara lembaga pendidikan madrasah dan umum untuk mencapai pendidikan yang lebih inklusif dan berkualitas.
PEMBINAAN KESADARAN SISWA MADRASAH DAN SEKOLAH MENGENAI PERGAULAN BEBAS DAN ZAT-ZAT BERBAHAYA PADA MAKANA DAN MINUMAN Aulia Lukman; Nuraeni. A; Khafifatu Syahraini; Ismail Sahib
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pergaulan bebas anak usia remaja pada era milenial masih menjadi polemik. Era milenial berjalan semakin cepat seiring dengan diikutinya peningkatan kemajuan teknologi yang memberikan nilai tambah dengan mudahnya mengakses segala informasi, hal ini memiliki dampak terhadap pola kehidupan masyarakat dari berbagai kalangan terutama anak usia remaja. Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak remaja menuju masa dewasa. Di mana pada masa ini remaja seharusnya mulai belajar memiliki tanggung jawab sebagai seorang remaja yang mampu berfikir dan bertindak sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat. Namun dengan adanya arus modernisasi pada era ini memberikan kemudahan bagi remaja untuk mengakses segala informasi dan seluk beluk mengenai hal-hal yang berbau dengan pergaulan bebas. Bahan tambahan pangan (BTP) merupakan bahan tambahan yang secara sengaja ditambahkan pada makanan/minuman dengan maksud untuk memperbaiki tampilan makanan/minuman. Sehingga keberadaan BTP ini menjadi semakin penting sejalan dengan kemajuan teknologi produksi bahan tambahan pangan sintetis. Beberapa bahan tambahan pangan diantaranya bahan pengawet, pemanis, pengenyal, dan pewarna. Bahan pengawet umumnya digunakan untuk mengawetkan makanan yang sifatnya tidak tahan lama atau mudah rusak. Makanan merupakan salah satu kebutuhan pokok yang sangat penting dalam kehidupan manusia, karena seluruh masyarakat tanpa terkecuali merupakan konsumen pangan. Kebutuhan makanan yang sehat akan terpenuhi jika makanan yang kita konsumsi memiliki syarat-syarat yang sehat yang dibutuhan oleh tubuh. Adapun syarat-syarat makanan sehat yang aman dikonsumsi meliputi bahan makanan harus bergizi seimbang, higenis dan bersih tidak mengandung kuman bibit penyakit atau racun, penyimpanan dan pengolahan makanan harus tepat, mudah dicerna.
PENYEDIAAN PENDIDIKAN INKLUSIF SEKOLAH DASAR PERSPEKTIF KESETARAAN NILAI UTILITARIANISME JOHN STUART MILL Nur Alifah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Education can be said to be a basic right in addition to the right to life and the right to freedom to support the fulfilment of other human rights. Inclusive education is a teaching and learning process where students with disabilities learn alongside non-disabled students in mainstream schools with modified curriculum and learning according to the students' abilities. John Stuart Mill, as a Utilitarian, has contributed ideas related to the realisation of equal access for each individual, including the right to education. This research uses the Library Research method, which uses library literature such as books, journals, and articles as primary and secondary sources. The research also includes literature that has links to the field of law as the object of research on the provision of educational equality. The urgency of this research is as an effort to create a space for discussion that is expected to spark a wider and more equitable application of the provision of inclusive education. The results of the study state that, Equality in Mill's utilitarian conception leads to equality of opportunities owned by each individual in fulfilling their rights. This opportunity does not focus on the economy, but the main rights of humans themselves in voicing opinions or getting an education. Education in Mill's utilitarian conception is an instrument to improve the welfare and happiness of society as a whole. Equality in access to education is considered an important step towards achieving greater happiness for individuals and society. This is in line with efforts to provide inclusive education at the primary school (SD) level as SD is the main compulsory gateway to early education. Keywords: Disability; Equality; Education;John Stuart Mill; Utilitarianism ABSTRAK Pendidikan dapat dikatakan sebagai basic right disamping hak hidup dan hak kebebasan untuk menunjang pemenuhan hak asasi manusia lainnya. Pendidikan inklusif adalah proses belajar mengajar dimana siswa penyandang disabilitas belajar bersama siswa non disabilitas di sekolah umum dengan modifikasi kurikulum dan pembelajaran sesuai dengan kemampuan siswa. John Stuart Mill, sebagai seorang Utilitarian, memiliki andil gagasan terkait erwujudan kesetaraan akses bagi tiap individu, termasuk hak dalam mengenyam pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (Library Research), yang menggunakan literatur perpustakaan seperti buku, jurnal, dan artikel sebagai sumber primer dan sekunder. Penelitian juga mencakup kepustakaan yang memiliki kaitan dengan bidang hukum sebagaimana objek penelitian penyediaan kesetaraan pendidikan. Urgensi penelitian ini adalah sebagai salah satu upaya penciptaan ruang diskusi yang diharapkan dapat memantik aplikasi penyediaan pendidikan inklusi yang lebih luas dan merata. Adapun hasil penelitian menyatakan bahwa, Kesetaraan dalam konsepsi utilitarian Mill mengarah pada kesetaraan akan peluang yang dimiliki oleh setiap individu dalam memenuhi hak nya. Peluang ini bukan berfokus pada ekonomi, melainkan hak utama dari manusia sendiri dalam menyuarakan pendapat ataupun mengenyam pendidikan. Pendidikan dalam konsepsi utilitarian mill sebagai instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat secara keseluruhan. Kesetaraan dalam akses pendidikan dianggap sebagai langkah penting untuk mencapai kebahagiaan yang lebih besar bagi individu dan masyarakat. Hal ini sejalan dengan upaya penyediaan pendidikan inklusif jenjang Sekolah Dasar (SD) sebagaimana SD merupakan gerbang wajib utama pendidikan bermula. Kata Kunci: Disabilitas; John Stuart Mill; Kesetaraan; Pendidikan; Utilitarianisme
PERAN MAHRAM DALAM MENJAGA KESOPANAN DAN PERLINDUNGAN BAGI WANITA MUSLIMAH Nelisari; Askari Zakaria; Novita
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Peranan Mahram Dalam Menjaga Kesopanan dan Perlindungan Bagi Wanita Muslimah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kajian pustaka dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber literatur yang terpercaya seperti jurnal ilmiah, buku, artikel, dan situs web. Setelah data terkumpul, peneliti melakukan sintesis data dengan merangkum informasi-informasi yang relevan dan menggabungkannya dalam bentuk kesimpulan dan saran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mahram adalah orang yang haram dinikahi, seperti bapak, anak, saudara, paman dan lain-lain. Mahram terbagi kepada muabbad (halangan-halangan abadi) yaitu karena nasab, perkawinan dan persusuan, mahram muaqqat (halangan-halangan sementara) adalah keharaman Temporer/sementara adalah suatu yang datang baru dan bisa lenyap suatu ketika. mengeksplorasi bentuk-bentuk perlindungan terhadap perempuan berdasarkan petunjuk hadis Nabi. Adanya tanggung jawab bersama untuk membangun system yang aman dan ramah bagi perempuan sehingga mereka dapat beraktivitas seperti kaum laki-laki untuk mengemban amanah sebagai khalifah yang juga dibebankan kepada kaum perempuan Allah SWT telah memberikan perintah kepada hamba-Nya khususnya kepada kaum wanita untuk selalu menundukkan pandangan dan menutup auratnya. bahkan tidak sedikit di antara wanita yang belum memahami aurat, mahram, berhias diri yang boleh dan kepada siapa perhiasan boleh ditampakkan dalam pendidikan Islam yaitu hendaknya wanita muslimah selalu menjaga pandangan, menjaga kesucian (iffah), serta menutup aurat.
ANALISIS PENERAPAN SISTEM ORDER PICKING DENGAN PENDEKATAN SIMULASI PADA WAREHOUSE LAZADA BULKY Maria Ulfah; Sutandi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas pengambilan pesanan merupakan aktivitas yang sangat penting di gudang karena berhubungan langsung dengan pemenuhan permintaan dan juga akan berhubungan dengan kepuasan pelanggan. Lazada Bulky Warehouse merupakan salah satu e-commerce yang berlokasi di kota Depok. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simulasi serial dan paralel serta wawancara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengambilan pesanan yang ada di Lazada Bulky Warehouse dan mengidentifikasi permasalahan yang ada dimana petugas pengambilan pesanan tidak mencapai target pada waktu yang telah ditentukan oleh perusahaan. Subjek penelitian ini adalah simulasi dengan rangkaian petugas pengambilan pesanan yang bekerja pada 115 item dengan waktu siklus pesanan selama 72 menit. Kemudian, simulasi menggunakan strategi sistem pengambilan pesanan paralel dengan waktu siklus pesanan selama 51 menit dengan jumlah total 228 item. Oleh karena itu, model proses pengambilan pesanan dianggap terverifikasi berdasarkan verifikasi dengan parameter jumlah pesanan dan waktu siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengambilan pesanan dengan simulasi pengambilan pesanan paralel lebih efektif karena jarak tempuh petugas pengambilan pesanan dapat disesuaikan dengan lokasi dan sistem penugasan pengambilan pesanan membuat petugas pengambilan pesanan bertanggung jawab terhadap areanya masing-masing sesuai dengan penugasan petugas pengambilan pesanan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa parallel picking merupakan strategi yang lebih efektif untuk Lazada Bulky Warehouse, berikut alasannya Mengurangi Picker Mileage dan Meningkatkan Efisiensi.
UPAYA GURU DALAM MENANAMKAN BUDAYA RELIGIUS SISWA Masripah, Masripah; Anton, Anton; Asep Tutun; Zia Rahmawati
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh usaha guru dalam mengenalkan nilai-nilai keagamaan kepada siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana guru berupaya dalam menanamkan budaya keagamaan serta mengidentifikasi berbagai kegiatan keagamaan yang ada di Madrasah Aliyah Negeri 1 Garut. Dalam penelitian ini, saya menerapkan metode deskriptif kualitatif. Pendekatan ini melibatkan teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian yang saya dapatkan bisa disimpulkan bahwa dengan memberikan pelajaran formal dan membaca asmaul husna atau membaca Al-Qur'an terlebih dahulu, guru di Madrasah Aliyah Negeri 1 Garut berusaha menanamkan budaya religius pada siswanya. Selain itu, guru mendorong siswa untuk berperilaku baik di luar kelas, seperti bertutur kata yang baik dan sopan santun, sehingga mereka dapat mengajar dan membimbing siswa dengan cara yang etis. Selain itu, guru menciptakan madrasah yang bernuansa religius untuk meningkatkan budaya religius siswa. Guru dianggap sebagai contoh yang baik dan panutan bagi semua siswanya, sehingga mereka berhak menjadi panutan dan meniru dalam sikap dan perilaku yang baik. Guru juga dapat meningkatkan penanaman melalui program keagamaan melalui nilai-nilai keagamaan yang ditanamkan melalui kebiasaan siswa yang dapat menjadi kebiasaan bebas, seperti melakukan shalat dhuha sebelum kelas, dan penanaman lainnya.
PEMBERIAN AROMA THERAPY LAVENDER TERHADAP KUALITAS TIDUR IBU POST PARTUM DI PUSKESMAS KESUGIHAN Rohmatul Laila; Septi Tri Aksari; Dahlia Arief Rantauni; Norif Didik Nur Imanah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa nifas atau post partum merupakan masa pemulihan setelah melahirkan, pada masa nifas ibu akan mengalami penyesuaian setelah hamil dan melahirkan. Penyesuaian ini menyebabkan perubahan yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan, ketidaknyamanan yang dapat dialami adalah rasa cemas dan gangguan tidur. Gangguan tidur pasca melahirkan dapat meningkatkan stres ibu dan meningkatkan kepekaan terhadap perubahan suasana hati. Ritme tidur ibu terganggu dan ibu lebih sering terbangun hal ini dapat meningkatkan depresi pasca melahirkan, suasana hati ibu, juga mempengaruhi kualitas tidur bagi ibu post partum. Untuk mengatasi masalah gangguan tidur dapat menggunakan terapi non farmakologi dan terapi farmakologi, salah satunya dengan menggunakan lilin aroma therapy lavender, aromaterapi adalah terapi yang didasarkan pada penggunaan sistematis minyak tumbuhan esensial (terkonsentrasi) yang disuling. Bunga, akar, tumbuh-tumbuhan, buah-buahan, damar atau kulit kayu dan senyawa aromatik tanaman lainnya untuk memelihara dan meningkatkan kesejahteraan fisik, fisiologis dan mental. Aromaterapi lavender terbukti efektif karena lavender sendiri memiliki aroma dan zat yang menenangkan sehingga membuat ibu merasa lebih rileks. Aromaterapi lavender juga terbukti meningkatkan kualitas tidur karena kandungan lalool lavender yang mampu memberikan efek menenangkan yang dapat mempengaruhi inti raphe otak.
Model Pembelajaran Group Investigation Dalam Meningkatkan Motivasi BelajarPada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Asep Tutun Usman; Nenden Munawaroh; Sofi Sofiah Nurfadilah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pembelajaran group investigation pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk meingkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskiptif untuk bisa menjelaskan, merangkai, menggambarkan dan menjawab permasalahan yang akan diteliti dengan lebih detail dan terperinci. Berdasarkan hasil penelitian antara lain: pertama, mengevaluasi model pembelajaran group investigation pada mata pelajaran pendidikan agama Islam. kedua, motivasi belajar siswa dalam pelaksanaan model group investigation pada mata pelajaran pendidikan agama Islam. Ketiga, menganalisis faktor pendukung dan penghambat model pembelajaran ini. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran group investigation untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama islam cukup baik. Dengan pembelajaran ini siswa merasa lebih percaya diri karena suasana kelompok lebih santai dan terbuka dibandingkan dengan pembelajaran individu. Guru Pendidikan Agama Islam tersebut mengungkapkan bahwa penggunaan model pembelajaran penelitian kelompok menciptakan lingkungan belajar yang menantang namun mendukung sehingga memotivasi siswa untuk berkembang.

Page 54 of 238 | Total Record : 2377