cover
Contact Name
Anting Wulandari
Contact Email
antingwulandari5@gmail.com
Phone
+6285773653505
Journal Mail Official
joseam@untirta.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik, Untirta, Jl. Jendral Soedirman KM. 3 Cilegon 42435 Provinsi Banten
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Journal of Systems Engineering and Management
ISSN : -     EISSN : 29640040     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Journal of Systems Engineering and Management (JOSEAM) is a peer-reviewed, open-access journal published twice a year, in March and September. It is published by the Department of Industrial Engineering, Sultan Ageng Tirtayasa University, Indonesia. JOSEAM aims at students, educators, and industrial engineering practitioners. It publishes articles on industrial engineering or related fields, such as production systems and control, manufacturing systems, supply chain, optimization, health and safety, ergonomics, and industrial management. Submission can be written in English or Indonesia. We welcome submission from all over the world. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Articles 89 Documents
Mitigasi Risiko Rantai Pasok Susu Jahe Merah Menggunakan Model House of Risk Ulfah, Maria -; Muharni, Yusraini -; Sonda, Atia -; Wulandari, Anting -; Octaviany, Chyntia Devi; Dewantari, Nustin Merdiana
Journal of Systems Engineering and Management Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/joseam.v4i1.32552

Abstract

UMKM Jahe Merah adalah sebuah usaha minuman yang cukup populer di Indonesia dan memiliki banyak manfaat kesehatan di dalamnya. Alur dari pembuatan susu jahe merah terdiri dari perencanaan pengadaan bahan baku, pengadaan bahan baku, proses produksi, pengiriman produk, dan pengembalian produk ke konsumen. Dari alur tersebut terdapat beberapa risiko antara lain terlambatnya pengiriman bahan baku, terlambatnya produksi, dan risiko yang terjadi pada pengekstraksian jahe merah yang menggunakan tangan sehingga dapat saja mengakibatkan tangan pekerja terkena mesin. Oleh karena itu perlu dilakukan manajemen risiko rantai pasok. Proses manajemen risiko meliputi identifikasi, analisis, evaluasi, dan mitigasi risiko. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi risk event dan risk agent, melakukan  prioritas aksi mitigasi, dan menentukan strategi aksi mitigasi yang akan dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode House of Risk (HOR) dan pendekatan Supply Chain Operation Reference (SCOR) sebagai acuan rantai pasok. Adapun kegiatan aktivitas rantai pasok tersebut terdiri dari perencanaan, pengadaan, produksi, pengiriman, dan retur. Hasil identifikasi diperoleh 15 risk event dan 15 risk agent, dan aksi mitigasi yang diprioritaskan yaitu memesan bahan baku dalam rentang waktu jauh hari sebelum proses produksi dimulai, melakukan pengecekan terkait penjadwalan/perencanaan bahan baku secara rutin, menyediakan stock bahan baku yang dibutuhkan selama beberapa kali produksi,  menggunakan pelindung tangan ketika melakukan proses pemarutan  dan menggunakan alat bantu untuk proses pemarutan serta menggunakan mesin pemarut yang lebih aman sedangkan strategi aksi mitigasi yang dilakukan yaitu memesan bahan baku dalam rentang waktu jauh hari sebelum proses produksi dimulai dan melakukan pengecekan terkait penjadwalan/perencanaan bahan baku secara rutin.
Pengendalian Kualitas Produk Cover Tray Di PT XYZ Menggunakan Metode Six Sigma Bahauddin, Achmad; Sonda, Atia; Majainus, Muhammad Dzacky Alief Putra
Journal of Systems Engineering and Management Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/joseam.v4i1.33827

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan industri injeksi plastik yang menjadi pemasok utama bagi LG dan sejumlah pelanggan aktif lainnya. Perusahaan menghadapi tantangan kualitas berupa tingginya cacat produk, khususnya pada produk Cover Tray Vegetable, dengan jenis cacat seperti crack, flashing, black dot, dan dirty oil. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab cacat dan merancang perbaikan proses menggunakan pendekatan Lean Six Sigma dengan metode DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Hasil analisis menunjukkan bahwa crack merupakan cacat dominan, dengan kontribusi signifikan terhadap tingkat defect sebesar 12,86% selama tahun 2024. Melalui Value Stream Mapping dan Process Activity Mapping, ditemukan aktivitas non value added (NVA) sebesar 140 detik dan necessary non value added (NNVA) sebesar 746 detik, yang kemudian berhasil dikurangi secara signifikan. Usulan perbaikan menghasilkan penurunan lead time dari 1287 detik menjadi 1076 detik dan peningkatan efisiensi proses dari 32,71% menjadi 39,13%. Pendekatan ini menunjukkan efektivitas Six Sigma dalam meningkatkan kualitas produk dan efisiensi proses produksi secara menyeluruh.
Integrasi Metode Springate dan EVA untuk Mengukur Kinerja Keuangan dan Potensi Kebangkrutan PT XYZ Hapsari, Ayuningtyas Woro; Apriyanto, Cakra Tri; Suryanawati, Suryanawati; Anggraeni, Shanti Kirana; Setiawan, Hadi
Journal of Systems Engineering and Management Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/joseam.v4i1.30273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi kebangkrutan dan kinerja nilai tambah ekonomi PT XYZ dengan metode deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan adalah laporan keuangan sekunder tahun 2020–2023. Analisis menggunakan model Springate menunjukkan skor Z berturut-turut sebesar 0,284 (2020), 0,329 (2021), 0,322 (2022), dan −0,306 (2023), seluruhnya berada di bawah ambang batas 0,862, mengindikasikan potensi kebangkrutan. Sementara nilai EVA masing-masing sebesar Rp 80,878 juta; -23,127 juta; 98,410 juta; dan 73,485 juta, menunjukkan perusahaan masih menciptakan nilai ekonomi pada tiga tahun. Temuan ini menunjukkan ketidakseimbangan antara risiko jangka pendek dan penciptaan nilai jangka panjang. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi akademisi dalam pengembangan model evaluasi keuangan hybrid serta menjadi referensi bagi praktisi dalam merancang strategi perbaikan likuiditas dan nilai perusahaan secara simultan.
Penyusunan Model dan Simulasi Sistem Pelayanan X Coffee House Cilegon Octaviany, Chyntia Devi; Putri, Calista Nathania; Wijaya, Fathan Taqiy; Calya Cetta, Fola Manda
Journal of Systems Engineering and Management Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/joseam.v4i1.32561

Abstract

X Coffee House merupakan coffee shop yang terletak di Kota Cilegon. X Coffee House ini menghadapi tantangan berupa waktu tunggu pelanggan yang terlalu lama, yang disebabkan oleh ketidakefisienan dalam sistem pelayanan dan pengelolaan antrian. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan sistem pelayanan Coffee House menggunakan software simulasi Flexsim dengan mengidentifikasi permasalahan utama yang memengaruhi waktu tunggu, serta mengusulkan perbaikan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Data yang dikumpulkan mencakup waktu kedatangan pelanggan, durasi pemesanan, dan waktu pelayanan selama periode observasi 15.000 detik (sekitar 4 jam). Analisis dilakukan melalui uji keseragaman, kecukupan, kenormalan, dan distribusi data untuk memastikan validitas data sebelum simulasi. Validasi model eksisting dilakukan dengan uji t-berpasangan untuk membandingkan data simulasi dengan kondisi aktual. Penelitian ini mengusulkan dua skenario perbaikan, Skenario 1 dengan penambahan satu barista di coffee bar, dan scenario 2 dengan penambahan satu kasir di meja kasir. Hasil simulasi menunjukkan bahwa skenario 1 menghasilkan peningkatan throughput rata-rata tertinggi yaitu sebesar 57,33 pelanggan. Selain itu, Uji ANOVA dan LSD menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara ketiga skenario, dengan skenario 1 terbukti sebagai alternatif terbaik untuk meningkatkan efisiensi dan kapasitas pelayanan sehingga jumlah pelanggan yang berhasil dilayani semakin meningkat
PENYELESAIAN CAPACITATED VEHICLE ROUTING PROBLEM WITH TIME WINDOWS DENGAN METODE MIXED INTEGER LINEAR PROGRAMMING PADA DISTRIBUSI OBAT DI UPKF BANYUMAS Azizah, Dian Nur
Journal of Systems Engineering and Management Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/joseam.v4i1.32073

Abstract

Distribusi memiliki peran yang krusial termasuk pada industri farmasi. Industri farmasi merupakan industri yang sangat vital bagi suatu negara karena berperan dalam kelangsungan hidup masyarakat di suatu negara. UPKF Banyumas menghadapi permasalahan dalam penentuan rute distribusi yang belum efektif dan efisien yang seharusnya dapat memaksimalkan kapasitas kendaraan dengan durasi distribusi yang memiliki jendela waktu. Permasalahan yang dihadapi UPKF Banyumas termasuk dalam Capacitated Vehicle Routing Problem with Time Windows (CVRPTW). Metode penelitian yang digunakan yaitu formulasi penentuan rute menggunakan model Mixed Integer Linear Programming yang dimodelkan pada matlab menggunakan Algoritma Nearest Neighbor. Berdasarkan perancangan rute distribusi dengan metode MILP, didapatkan total biaya distribusi dengan rute usulan yang dihasilkan. Dengan metode usulan, didapatkan total jarak tempuh sebesar 559 km dari yang semula sebesar 1439,4 km dan total biaya distribusi sebesar Rp23.243.000,00 dari yang semula sebesar Rp59.735.400,00. Sehingga UPKF Banyumas dapat menghemat jarak tempuh distribusi sebesar 880,4 km atau 61,16% lebih kecil dibandingkan dengan metode existing serta dapat menghemat total biaya distribusi sebesar Rp36.492.400,00 atau 61,09% lebih kecil dibandingkan dengan metode existing.
Customer Reviews Based Sentiment Analysis Utilizing the Naïve Bayes Algorithms and Random Forest Classifier for Aren Latte Coffee from a Startup Company M Wahyudi Hasibuan
Journal of Systems Engineering and Management Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/joseam.v5i1.39497

Abstract

Everyone enjoys sipping coffee. Customers are currently enjoying palm sugar lattes. Startups like Kenangan Group, PT Kopi Bintang Indonesia, and PT Luna Bog Narayan are among the businesses vying to produce palm sugar lattes. Examining consumer sentiment—more especially, their reactions and responses—about palm sugar lattes is the aim of this study. A random forest coefficient matrix with superior results of 67%, 70.49%, and 65.10% was obtained using data gathered from X and processed using Python with the random forest and Naive Bayes algorithms, whereas Naive Bayes produced values of 56.90%, 66.39%, and 65.14%. Additionally, compared to PT Luna Boga Narayan and Kenangan Group, PT Kopi Bintang Indonesia has a greater positive sentiment score of 47%, whilst PT Luna Boga Narayan has a higher negative sentiment rate of 61%. A random forest coefficient matrix with superior results of 67%, 70.49%, and 65.10% was obtained using data gathered from X and processed using Python with the random forest and Naive Bayes algorithms, whereas Naive Bayes produced values of 56.90%, 66.39%, and 65.14%. Additionally, PT Luna Boga Narayan has a greater negative sentiment rate of 61% compared to Kenangan Group and PT Kopi Bintang Indonesia, whereas PT Kopi Bintang Indonesia has a higher positive sentiment rate of 47%..
Analisis Postur Kerja Menggunakan Metode Workplace Ergonomic Risk Assessment (WERA) pada Pekerja Pabrik Tahu X Nustin Merdiana Dewantari; Felix Doni Tri Putra Sidabutar; Candra Bagus; Muhammad Fito Al Wabin; Ade Sri Mariawati
Journal of Systems Engineering and Management Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/joseam.v5i1.40351

Abstract

Pabrik tahu masih banyak mengandalkan kerja manual sehingga pekerjanya berpotensi mengalami gangguan musculoskeletal akibat postur kerja yang tidak ergonomis. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi bagian tubuh yang paling sering mengalami keluhan serta menilai tingkat risiko postur kerja pada pekerja Pabrik Tahu X. Metode Nordic Body Map (NBM) digunakan untuk memetakan keluhan musculoskeletal pada empat pekerja, sedangkan metode Workplace Ergonomic Risk Assessment (WERA) digunakan untuk mengevaluasi risiko postur kerja pada empat stasiun utama, yaitu perendaman, pencetakan, pemotongan, dan penggorengan. Hasil NBM menunjukkan bahwa keluhan paling dominan muncul pada lengan bawah, pergelangan tangan, tangan, punggung, dan pinggang, dengan rata-rata skor keluhan sebesar 67. Hasil WERA menunjukkan bahwa seluruh aktivitas kerja berada pada kategori risiko sedang menuju tinggi dengan skor 35–37, di mana faktor utama penyebab risiko adalah postur membungkuk, gerakan repetitif, penggunaan kekuatan tangan, dan durasi kerja yang panjang. Temuan ini mengindikasikan bahwa pekerja berada dalam kondisi kerja yang berpotensi menimbulkan Work-Related Musculoskeletal Disorders (WMSDs) apabila tidak dilakukan perbaikan ergonomis. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penyesuaian ketinggian meja kerja, penggunaan alat bantu ergonomis, perbaikan tata letak stasiun kerja, penerapan rotasi tugas, serta pelatihan postur kerja yang benar sebagai upaya untuk mengurangi risiko dan meningkatkan kenyamanan serta produktivitas pekerja
Implementasi Six Sigma untuk Meningkatkan Kualitas Produk Sandal Hotel Aditya Rahadian Fachrur; Anis Nur Kholidah; Shofwata Ichsan Triwijonarko; Nurul Ummi
Journal of Systems Engineering and Management Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/joseam.v5i1.40661

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kualitas produk sandal hotel serta memberikan usulan perbaikan guna menurunkan tingkat kecacatan produk. Metode yang digunakan adalah six sigma dengan pendekatan kerangka Define, Measure, Analyze, dan Improve. Alat pengedalian kualitas yang digunakan adalah diagram SIPOC, peta kendali p, diagram Pareto, five why's, dan prinsip poka yoke. Hasil analisis menunjukkan bahwa proses produksi berada dalam kondisi terkendali secara statistik, namun hanya memiliki tingkat sigma sebesar 3,13 dengan nilai DPMO 51.170 yang menunjukkan kualitas proses masih belum optimal. Berdasarkan analisis pareto, bahan overheat merupakan jenis ketidaksesuaian dominan dengan persentase 28,1%. Analisis penyebab menggunakan metode 5 Why’s menunjukkan bahwa cacat tersebut disebabkan oleh ketidakteraturan waktu dan suhu pada proses pengovenan. Usulan perbaikan dilakukan dengan menerapkan prinsip poka yoke berupa pemasangan indikator suhu dan timer alarm pada oven. Penerapan usulan perbaikan ini diharapkan mampu mengurangi jenis ketidaksesuaian overheat, meningkatkan stabilitas proses, serta memperbaiki kinerja kualitas produksi sandal hotel.
A Bibliometric Review of Sustainable Facility Layout Research: Trends, Optimization Approaches, and Future Directions Lely Herlina; Muhammad Adha Ilhami; Yusraini Muharni; Evi Febianti; Ade Irman Saeful Mutaqin; Kulsum Kulsum; Anting Wulandari
Journal of Systems Engineering and Management Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/joseam.v5i1.40156

Abstract

Facility layout design has become increasingly connected with sustainability-oriented manufacturing because layout decisions influence material handling, energy efficiency, environmental impact, and human factors. This study conducts a bibliometric analysis and systematic literature review to map the development of Sustainable Facility Layout research. Publications were retrieved from Scopus using the keywords “Sustainable Facility Layout,” “Sustainable Layout,” and “Sustainable Systematic Layout.” From 24 initial records, 14 relevant articles were selected and analyzed using VOSviewer version 1.6.20 with the Association Strength normalization method. The keyword co-occurrence analysis identified 205 keywords, which were filtered into 16 relevant keywords and five thematic clusters. The results show that current research is dominated by energy efficiency, environmental impact, sustainability, and layout optimization, while machine learning, Genetic Algorithm, and multi-objective optimization are emerging as intelligent optimization approaches. The findings also indicate that economic and social effects remain less explored than environmental and operational dimensions. This review contributes by presenting an integrated taxonomy of Sustainable Facility Layout studies and identifying future research directions related to AI-driven optimization, digital twin-based layout systems, carbon-aware facility planning, and human-centric sustainable manufacturing.
Identifikasi dan Analisa Potensi Bahaya Pada Area Kerja QC HSM Menggunakan Metode HIRA (Hazard Identification And Risk Assessment) di Perusahaan Produksi Besi dan Baja X Ade Sri Mariawati; Lisan Auliya Rizkandini; Nustin Merdiana Dewantari; Yayan Harry Yadi; Aditya Rahadian Fachrur
Journal of Systems Engineering and Management Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/joseam.v5i1.40393

Abstract

Perusahaan produksi besi dan baja X merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang produksi besi dan baja dengan berbagai hasil produk, seperti hot strip coil, cold rolled coil, wire rod, billet, dan slab. Dalam proses produksinya, pengendalian kualitas menjadi aspek penting untuk memastikan produk yang dihasilkan memiliki mutu yang baik dan mampu bersaing di pasar industri. Oleh karena itu, divisi Quality Control (QC) memiliki peran penting dalam melakukan pengawasan dan monitoring kualitas produk selama proses produksi berlangsung. Berdasarkan data potensi bahaya perusahaan, aktivitas pada bagian QC Hot Strip Mill (HSM) masih memiliki berbagai potensi bahaya yang berisiko menimbulkan kecelakaan kerja bagi pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi bahaya pada area QC HSM menggunakan metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 39 potensi bahaya yang teridentifikasi pada 8 area kerja utama. Area inspeksi Shearing Line 2 dan inspeksi Skin Pass Mill merupakan area dengan jumlah potensi bahaya terbanyak. Sementara itu, potensi bahaya dengan tingkat risiko tertinggi adalah kebisingan yang termasuk dalam kategori extreme risk. Upaya pengendalian yang direkomendasikan untuk mengurangi dampak kebisingan adalah penggunaan alat pelindung diri berupa ear plug. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam meningkatkan sistem keselamatan dan kesehatan kerja pada area QC HSM.