cover
Contact Name
M Rusli B
Contact Email
mruslib@gmail.com
Phone
+6285242908070
Journal Mail Official
pusdig.id@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Griya Lumandi Permai Blok B19, Kec. Wara Selatan, Palopo
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bagi Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 28087224     DOI : https://doi.org/10.54065/28087224
Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bagi Masyarakat (IPMAS) merupakan Jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pustaka Digital Indonesia. Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bagi Masyarakat adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan Hilirisasi Hasil Penelitian, implementasi teknologi tepat guna, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat. Fokus Kajian & ruang lingkup, Seperti (1) Pelatihan dan Penerapan Teknologi Tepat Guna, (2) Pemberdayaan Masyarakat Mitra (Petani, Nelayan, UMKM, dll), (3) Pemberdayaan Masyarakat Mitra Non Profit (Sekolah, PKK, Komunitas, dll), (4) Pengembangan Desa/Wilayah Berbasis Science Techno Park, (5) Inovasi Kewirausahaan, Digital Marekting, E Commerece, (6) Pengembangan Produk Unggulan Daerah, dll
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 115 Documents
Penguatan Literasi Membaca Siswa Sekolah Dasar melalui Pojok Literasi Sekolah, Program 15 Menit Membaca, dan Festival Literasi Anak Quraisy, Andi; Ilhamsyah, Ilhamsyah
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.1.2026.1120

Abstract

Mitra Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah SD Inpres 3/77 Panyula, Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan, dengan sasaran program sebanyak 24 siswa. Permasalahan utama mitra adalah budaya membaca siswa belum terbentuk secara konsisten, ditandai rendahnya kebiasaan membaca harian, keterbatasan akses bacaan yang menarik dan mudah dijangkau, serta minimnya kegiatan literasi yang melibatkan siswa secara aktif dan menyenangkan. Solusi yang disepakati bersama mitra berupa Penguatan Literasi Membaca Siswa Sekolah Dasar melalui (1) Pojok Literasi Sekolah, (2) Program 15 Menit Membaca, dan (3) Festival Literasi Anak. Pelaksanaan dilakukan selama tiga bulan (Oktober–Desember 2025) melalui tahapan persiapan (koordinasi, pemetaan baseline, penyusunan SOP, dan penyiapan sarana), pelaksanaan tiga program inti, serta monitoring–evaluasi berkala. Hasil pelaksanaan menunjukkan pojok literasi berhasil menyediakan akses bacaan harian yang tertata dan terkelola melalui mekanisme peminjaman sederhana; program 15 menit membaca membentuk rutinitas membaca yang lebih konsisten disertai reading log dan pendampingan membaca terbimbing bagi siswa yang membutuhkan; sementara festival literasi memperkuat motivasi dan partisipasi siswa melalui kegiatan storytelling, pameran karya literasi, tantangan literasi, serta apresiasi yang inklusif. Secara keseluruhan, integrasi akses, pembiasaan, dan apresiasi ini memperkuat ekosistem literasi sekolah dan menjadi dasar keberlanjutan program melalui penetapan pengelola pojok literasi, jadwal rutin membaca, dan rencana festival sebagai agenda berkala.
Program Desa Sehat: Edukasi dan Implementasi PHBS untuk Peningkatan Literasi Kesehatan Masyarakat Desa Ngrowo Hammertha, Lailatul Fitria Novriana Putri
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.1.2026.1122

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Ngrowo, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur, dengan mitra sasaran 30 peserta. Permasalahan mitra berfokus pada literasi kesehatan yang belum merata serta penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang belum konsisten, terutama pada perilaku cuci tangan pakai sabun (CTPS) pada momen penting, dukungan sarana kebersihan di ruang publik, dan pemahaman gizi seimbang dalam pola konsumsi keluarga. Solusi yang disepakati bersama mitra diwujudkan melalui tiga program utama, yaitu Edukasi PHBS melalui poster dan media digital, Sosialisasi dan praktik penerapan PHBS, serta Edukasi gizi seimbang. Iuran konkret pengabdian meliputi peningkatan literasi kesehatan 40,0% menjadi 86,7%; konsistensi CTPS 33,3% menjadi 76,7%; keterampilan CTPS 26,7% menjadi 80,0%; pemahaman gizi seimbang 30,0% menjadi 73,3%; tersedianya sarana cuci tangan; serta model edukasi terpadu berbasis komunitas yang aplikatif dan berkelanjutan. Kontribusi ini memperkuat perubahan perilaku, dukungan lingkungan, kapasitas lokal, dan keberlanjutan program kesehatan desa mandiri.  Metode pelaksanaan mencakup tahap persiapan (koordinasi, pemetaan kondisi awal, dan penyusunan perangkat edukasi), pelaksanaan tiga program inti, serta monitoring dan evaluasi melalui pencatatan partisipasi, dokumentasi distribusi media edukasi, observasi praktik, serta pengukuran kondisi sebelum dan setelah pengabdian menggunakan kuesioner ringkas literasi kesehatan, checklist praktik PHBS, dan pertanyaan singkat pemahaman gizi seimbang. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman literasi kesehatan dari 40,0% menjadi 86,7%. Konsistensi CTPS pada momen penting meningkat dari 33,3% menjadi 76,7%, dan kemampuan mempraktikkan CTPS yang benar meningkat dari 26,7% menjadi 80,0%. Program juga memperkuat dukungan lingkungan melalui tersedianya sarana cuci tangan di fasilitas umum desa yang sebelumnya belum tersedia atau belum dimanfaatkan optimal. Pemahaman gizi seimbang “Isi Piringku” meningkat dari 30,0% menjadi 73,3%. Secara kualitatif, peserta menunjukkan antusiasme tinggi, aktif bertanya, berdiskusi tentang kebiasaan PHBS rumah tangga, serta respons positif dalam praktik CTPS dan pembahasan menu gizi seimbang. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi edukasi, praktik, dan penguatan gizi efektif sebagai pendekatan sederhana dan kontekstual untuk mendorong perubahan pengetahuan dan perilaku hidup bersih dan sehat di tingkat komunitas.
Workshop Penyusunan Perangkat Ajar Deep Learning Bagi Guru-Guru SDN 50 Bulu Datu Erni, Erni; Sehe, Sehe; Pilu, Reski; Kilawati, Andi
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.1.2026.1154

Abstract

Guru di SDN 50 Bulu Datu menghadapi kendala dalam memahami konsep dan kerangka pembelajaran mendalam serta dalam menyusun perangkat ajar yang selaras dengan prinsip pembelajaran bermakna, berkesadaran, dan menggembirakan. Kondisi ini berdampak pada perencanaan pembelajaran yang belum sepenuhnya berpusat pada murid dan kontekstual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang perangkat ajar berbasis pembelajaran mendalam melalui kegiatan workshop. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-kolaboratif dalam bentuk workshop yang meliputi penguatan konsep, analisis contoh Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM), praktik penyusunan RPM, presentasi, serta refleksi dan umpan balik. Evaluasi dilakukan melalui analisis kualitas RPM yang disusun guru dan refleksi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap pembelajaran mendalam dan kemampuan guru dalam menyusun RPM yang telah memuat prinsip pembelajaran mendalam, pemilihan model pembelajaran yang kontekstual, pemanfaatan teknologi, serta asesmen autentik. Kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru dan menjadi dasar bagi implementasi pembelajaran mendalam secara berkelanjutan di SDN 50 Bulu Datu. Peningkatan pemberdayaan mitra ditunjukkan oleh meningkatnya pemahaman guru terhadap pembelajaran mendalam sebesar 87%, kemampuan menyusun Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) yang layak sebesar 75%, serta komitmen implementasi di kelas oleh 80% guru peserta workshop.
Implementasi Independent Thematic Community Service Collaboration untuk Penguatan Keterampilan Dasar Otomotif Siswa Madrasah Aliyah Taman Pendidikan Islam Medan Sitorus, Melvin Bismark Hamonangan; Surbakti, Rudianto; Hikmah, Syariful; Saragi, Jandri Fan HT; Boangmanalu, Eka Putra Dairi; Vadivelu, Tamil Chelvi; Yusoff, Siti Zulaiha Binti
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.1.2026.1164

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dasar vokasional otomotif siswa Madrasah Aliyah Taman Pendidikan Islam Medan melalui pendekatan Independent Thematic Community Service Collaboration (I-TCSC). Kegiatan dilaksanakan oleh Tim PKM Politeknik Negeri Medan bekerja sama dengan mahasiswa Kolej Komuniti Kelana Jaya Malaysia dan melibatkan 30 siswa sebagai peserta. Program dirancang dalam tiga kegiatan utama, yaitu (1) edukasi dasar teknologi otomotif, (2) praktik dasar perawatan kendaraan bermotor, dan (3) pengenalan dunia kerja serta kewirausahaan otomotif. Pelaksanaan diawali tahap persiapan berupa koordinasi dengan pihak sekolah, penyusunan perangkat materi, penyiapan alat dan prosedur keselamatan kerja, serta pengaturan pendampingan kelompok kecil. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan capaian pada aspek pengetahuan dan keterampilan praktik. Rata-rata pengetahuan siswa meningkat dari 46,86 sebelum kegiatan menjadi 78,68 setelah kegiatan. Sementara itu, hasil observasi keterampilan praktik meningkat dari 22 menjadi 42 dari skor maksimal 48, atau dari 45,8% menjadi 87,5%, yang mencerminkan perkembangan pada ketepatan prosedur, penerapan keselamatan kerja, dan kemandirian kerja. Selain itu, sesi pengenalan dunia kerja dan kewirausahaan memperkuat orientasi siswa terhadap kebutuhan kompetensi otomotif, budaya kerja, serta peluang pengembangan diri dan usaha layanan otomotif sederhana. Program ini efektif sebagai model penguatan kesiapan kerja berbasis keterampilan vokasional pada konteks madrasah dan berpotensi direplikasi melalui pembiasaan praktik berkala serta jejaring berkelanjutan dengan dunia usaha dan dunia industri.
Peningkatan Kompetensi Kewirausahaan Mahasiswa melalui Edukasi Bisnis Era Society 5.0 Berbasis Digital Marketing Utami, Nurul Arsy; Subagio, Eka Kurnia Syawaliyah; Raharjo, Trisusilo; Hermawan, La Ode Andi; Arifuddin, Lisa; Ismail, Muhammad
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.1.2026.1167

Abstract

Perkembangan ekonomi digital pada era Society 5.0 menuntut mahasiswa memiliki kompetensi kewirausahaan yang adaptif terhadap pemanfaatan teknologi digital, khususnya dalam bidang pemasaran berbasis digital marketing. Namun, sebagian mahasiswa masih memiliki keterbatasan dalam memahami konsep bisnis digital serta menerapkannya dalam praktik kewirausahaan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kewirausahaan mahasiswa melalui edukasi bisnis digital dan pelatihan digital marketing berbasis praktik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan deskriptif evaluatif dalam bentuk program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu observasi awal untuk mengidentifikasi kebutuhan peserta, penyampaian materi edukasi bisnis digital, pelatihan dan pendampingan penyusunan strategi digital marketing, serta pelaksanaan proyek bisnis digital berbasis kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami peningkatan pemahaman mengenai konsep bisnis digital dan mampu merumuskan ide bisnis secara lebih terarah melalui identifikasi target pelanggan dan nilai yang ditawarkan. Selain itu, mahasiswa juga mampu menyusun rancangan strategi pemasaran digital, kalender konten promosi, serta menghasilkan contoh konten pemasaran yang disesuaikan dengan karakteristik audiens yang dituju. Kegiatan ini juga menghasilkan implementasi proyek bisnis digital sederhana sebagai bentuk pembelajaran berbasis praktik. Dengan demikian, program ini dapat menjadi salah satu pendekatan dalam memperkuat kompetensi kewirausahaan mahasiswa melalui integrasi literasi bisnis digital dan praktik digital marketing yang relevan dengan kebutuhan ekonomi digital pada era Society 5.0.

Page 12 of 12 | Total Record : 115