cover
Contact Name
M Rusli B
Contact Email
mruslib@gmail.com
Phone
+6285242908070
Journal Mail Official
pusdig.id@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Griya Lumandi Permai Blok B19, Kec. Wara Selatan, Palopo
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bagi Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 28087224     DOI : https://doi.org/10.54065/28087224
Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bagi Masyarakat (IPMAS) merupakan Jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pustaka Digital Indonesia. Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bagi Masyarakat adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan Hilirisasi Hasil Penelitian, implementasi teknologi tepat guna, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat. Fokus Kajian & ruang lingkup, Seperti (1) Pelatihan dan Penerapan Teknologi Tepat Guna, (2) Pemberdayaan Masyarakat Mitra (Petani, Nelayan, UMKM, dll), (3) Pemberdayaan Masyarakat Mitra Non Profit (Sekolah, PKK, Komunitas, dll), (4) Pengembangan Desa/Wilayah Berbasis Science Techno Park, (5) Inovasi Kewirausahaan, Digital Marekting, E Commerece, (6) Pengembangan Produk Unggulan Daerah, dll
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 120 Documents
Penguatan Literasi Membaca Siswa Sekolah Dasar melalui Pojok Literasi Sekolah, Program 15 Menit Membaca, dan Festival Literasi Anak Quraisy, Andi; Ilhamsyah, Ilhamsyah
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.1.2026.1120

Abstract

Mitra Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah SD Inpres 3/77 Panyula, Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan, dengan sasaran program sebanyak 24 siswa. Permasalahan utama mitra adalah budaya membaca siswa belum terbentuk secara konsisten, ditandai rendahnya kebiasaan membaca harian, keterbatasan akses bacaan yang menarik dan mudah dijangkau, serta minimnya kegiatan literasi yang melibatkan siswa secara aktif dan menyenangkan. Solusi yang disepakati bersama mitra berupa Penguatan Literasi Membaca Siswa Sekolah Dasar melalui (1) Pojok Literasi Sekolah, (2) Program 15 Menit Membaca, dan (3) Festival Literasi Anak. Pelaksanaan dilakukan selama tiga bulan (Oktober–Desember 2025) melalui tahapan persiapan (koordinasi, pemetaan baseline, penyusunan SOP, dan penyiapan sarana), pelaksanaan tiga program inti, serta monitoring–evaluasi berkala. Hasil pelaksanaan menunjukkan pojok literasi berhasil menyediakan akses bacaan harian yang tertata dan terkelola melalui mekanisme peminjaman sederhana; program 15 menit membaca membentuk rutinitas membaca yang lebih konsisten disertai reading log dan pendampingan membaca terbimbing bagi siswa yang membutuhkan; sementara festival literasi memperkuat motivasi dan partisipasi siswa melalui kegiatan storytelling, pameran karya literasi, tantangan literasi, serta apresiasi yang inklusif. Secara keseluruhan, integrasi akses, pembiasaan, dan apresiasi ini memperkuat ekosistem literasi sekolah dan menjadi dasar keberlanjutan program melalui penetapan pengelola pojok literasi, jadwal rutin membaca, dan rencana festival sebagai agenda berkala.
Program Desa Sehat: Edukasi dan Implementasi PHBS untuk Peningkatan Literasi Kesehatan Masyarakat Desa Ngrowo Hammertha, Lailatul Fitria Novriana Putri
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.1.2026.1122

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Ngrowo, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur, dengan mitra sasaran 30 peserta. Permasalahan mitra berfokus pada literasi kesehatan yang belum merata serta penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang belum konsisten, terutama pada perilaku cuci tangan pakai sabun (CTPS) pada momen penting, dukungan sarana kebersihan di ruang publik, dan pemahaman gizi seimbang dalam pola konsumsi keluarga. Solusi yang disepakati bersama mitra diwujudkan melalui tiga program utama, yaitu Edukasi PHBS melalui poster dan media digital, Sosialisasi dan praktik penerapan PHBS, serta Edukasi gizi seimbang. Iuran konkret pengabdian meliputi peningkatan literasi kesehatan 40,0% menjadi 86,7%; konsistensi CTPS 33,3% menjadi 76,7%; keterampilan CTPS 26,7% menjadi 80,0%; pemahaman gizi seimbang 30,0% menjadi 73,3%; tersedianya sarana cuci tangan; serta model edukasi terpadu berbasis komunitas yang aplikatif dan berkelanjutan. Kontribusi ini memperkuat perubahan perilaku, dukungan lingkungan, kapasitas lokal, dan keberlanjutan program kesehatan desa mandiri.  Metode pelaksanaan mencakup tahap persiapan (koordinasi, pemetaan kondisi awal, dan penyusunan perangkat edukasi), pelaksanaan tiga program inti, serta monitoring dan evaluasi melalui pencatatan partisipasi, dokumentasi distribusi media edukasi, observasi praktik, serta pengukuran kondisi sebelum dan setelah pengabdian menggunakan kuesioner ringkas literasi kesehatan, checklist praktik PHBS, dan pertanyaan singkat pemahaman gizi seimbang. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman literasi kesehatan dari 40,0% menjadi 86,7%. Konsistensi CTPS pada momen penting meningkat dari 33,3% menjadi 76,7%, dan kemampuan mempraktikkan CTPS yang benar meningkat dari 26,7% menjadi 80,0%. Program juga memperkuat dukungan lingkungan melalui tersedianya sarana cuci tangan di fasilitas umum desa yang sebelumnya belum tersedia atau belum dimanfaatkan optimal. Pemahaman gizi seimbang “Isi Piringku” meningkat dari 30,0% menjadi 73,3%. Secara kualitatif, peserta menunjukkan antusiasme tinggi, aktif bertanya, berdiskusi tentang kebiasaan PHBS rumah tangga, serta respons positif dalam praktik CTPS dan pembahasan menu gizi seimbang. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi edukasi, praktik, dan penguatan gizi efektif sebagai pendekatan sederhana dan kontekstual untuk mendorong perubahan pengetahuan dan perilaku hidup bersih dan sehat di tingkat komunitas.
Workshop Penyusunan Perangkat Ajar Deep Learning Bagi Guru-Guru SDN 50 Bulu Datu Erni, Erni; Sehe, Sehe; Pilu, Reski; Kilawati, Andi
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.1.2026.1154

Abstract

Guru di SDN 50 Bulu Datu menghadapi kendala dalam memahami konsep dan kerangka pembelajaran mendalam serta dalam menyusun perangkat ajar yang selaras dengan prinsip pembelajaran bermakna, berkesadaran, dan menggembirakan. Kondisi ini berdampak pada perencanaan pembelajaran yang belum sepenuhnya berpusat pada murid dan kontekstual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang perangkat ajar berbasis pembelajaran mendalam melalui kegiatan workshop. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-kolaboratif dalam bentuk workshop yang meliputi penguatan konsep, analisis contoh Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM), praktik penyusunan RPM, presentasi, serta refleksi dan umpan balik. Evaluasi dilakukan melalui analisis kualitas RPM yang disusun guru dan refleksi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap pembelajaran mendalam dan kemampuan guru dalam menyusun RPM yang telah memuat prinsip pembelajaran mendalam, pemilihan model pembelajaran yang kontekstual, pemanfaatan teknologi, serta asesmen autentik. Kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru dan menjadi dasar bagi implementasi pembelajaran mendalam secara berkelanjutan di SDN 50 Bulu Datu. Peningkatan pemberdayaan mitra ditunjukkan oleh meningkatnya pemahaman guru terhadap pembelajaran mendalam sebesar 87%, kemampuan menyusun Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) yang layak sebesar 75%, serta komitmen implementasi di kelas oleh 80% guru peserta workshop.
Implementasi Independent Thematic Community Service Collaboration untuk Penguatan Keterampilan Dasar Otomotif Siswa Madrasah Aliyah Taman Pendidikan Islam Medan Sitorus, Melvin Bismark Hamonangan; Surbakti, Rudianto; Hikmah, Syariful; Saragi, Jandri Fan HT; Boangmanalu, Eka Putra Dairi; Vadivelu, Tamil Chelvi; Yusoff, Siti Zulaiha Binti
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.1.2026.1164

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dasar vokasional otomotif siswa Madrasah Aliyah Taman Pendidikan Islam Medan melalui pendekatan Independent Thematic Community Service Collaboration (I-TCSC). Kegiatan dilaksanakan oleh Tim PKM Politeknik Negeri Medan bekerja sama dengan mahasiswa Kolej Komuniti Kelana Jaya Malaysia dan melibatkan 30 siswa sebagai peserta. Program dirancang dalam tiga kegiatan utama, yaitu (1) edukasi dasar teknologi otomotif, (2) praktik dasar perawatan kendaraan bermotor, dan (3) pengenalan dunia kerja serta kewirausahaan otomotif. Pelaksanaan diawali tahap persiapan berupa koordinasi dengan pihak sekolah, penyusunan perangkat materi, penyiapan alat dan prosedur keselamatan kerja, serta pengaturan pendampingan kelompok kecil. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan capaian pada aspek pengetahuan dan keterampilan praktik. Rata-rata pengetahuan siswa meningkat dari 46,86 sebelum kegiatan menjadi 78,68 setelah kegiatan. Sementara itu, hasil observasi keterampilan praktik meningkat dari 22 menjadi 42 dari skor maksimal 48, atau dari 45,8% menjadi 87,5%, yang mencerminkan perkembangan pada ketepatan prosedur, penerapan keselamatan kerja, dan kemandirian kerja. Selain itu, sesi pengenalan dunia kerja dan kewirausahaan memperkuat orientasi siswa terhadap kebutuhan kompetensi otomotif, budaya kerja, serta peluang pengembangan diri dan usaha layanan otomotif sederhana. Program ini efektif sebagai model penguatan kesiapan kerja berbasis keterampilan vokasional pada konteks madrasah dan berpotensi direplikasi melalui pembiasaan praktik berkala serta jejaring berkelanjutan dengan dunia usaha dan dunia industri.
Peningkatan Kompetensi Kewirausahaan Mahasiswa melalui Edukasi Bisnis Era Society 5.0 Berbasis Digital Marketing Utami, Nurul Arsy; Subagio, Eka Kurnia Syawaliyah; Raharjo, Trisusilo; Hermawan, La Ode Andi; Arifuddin, Lisa; Ismail, Muhammad
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.1.2026.1167

Abstract

Perkembangan ekonomi digital pada era Society 5.0 menuntut mahasiswa memiliki kompetensi kewirausahaan yang adaptif terhadap pemanfaatan teknologi digital, khususnya dalam bidang pemasaran berbasis digital marketing. Namun, sebagian mahasiswa masih memiliki keterbatasan dalam memahami konsep bisnis digital serta menerapkannya dalam praktik kewirausahaan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kewirausahaan mahasiswa melalui edukasi bisnis digital dan pelatihan digital marketing berbasis praktik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan deskriptif evaluatif dalam bentuk program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu observasi awal untuk mengidentifikasi kebutuhan peserta, penyampaian materi edukasi bisnis digital, pelatihan dan pendampingan penyusunan strategi digital marketing, serta pelaksanaan proyek bisnis digital berbasis kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami peningkatan pemahaman mengenai konsep bisnis digital dan mampu merumuskan ide bisnis secara lebih terarah melalui identifikasi target pelanggan dan nilai yang ditawarkan. Selain itu, mahasiswa juga mampu menyusun rancangan strategi pemasaran digital, kalender konten promosi, serta menghasilkan contoh konten pemasaran yang disesuaikan dengan karakteristik audiens yang dituju. Kegiatan ini juga menghasilkan implementasi proyek bisnis digital sederhana sebagai bentuk pembelajaran berbasis praktik. Dengan demikian, program ini dapat menjadi salah satu pendekatan dalam memperkuat kompetensi kewirausahaan mahasiswa melalui integrasi literasi bisnis digital dan praktik digital marketing yang relevan dengan kebutuhan ekonomi digital pada era Society 5.0.
Pojok Literasi Pesisir: Penanaman Budaya Literasi Bagi Anak-Anak Pesisir Desa Bajoe Indah Subagio, Eka Kurnia Syawaliyah; Utami, Nurul Arsy; Raharjo, Trisusilo; Ismail, Muhammad; Hermawan, La Ode Andi; Arifuddin, Lisa
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 2 (2026): Mei - Agustus 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.2.2026.1168

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan menanamkan budaya literasi bagi anak-anak pesisir di Desa Bajoe Indah, Kabupaten Konawe, melalui model “Pojok Literasi Pesisir” yang terpadu. Solusi disusun dalam tiga kegiatan utama, yaitu (1) Pendampingan Literasi Dasar Anak Pesisir, (2) Kelas Cerita Pesisir Kreatif, dan (3) Pojok Baca dan Kreasi Literasi Pesisir. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan mitra desa, pemetaan awal kemampuan membaca, penyediaan bahan bacaan sesuai usia, pendampingan kelompok kecil, kegiatan membaca nyaring dan diskusi ringan, aktivitas kreatif berbasis cerita, serta pembentukan pojok baca sebagai ruang literasi komunitas. Monitoring dan evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui kehadiran dan partisipasi anak, perkembangan kemampuan membaca dan pemahaman bacaan, keterlibatan dalam kegiatan bercerita dan kreasi literasi, serta pemanfaatan pojok baca dan keteraturan peminjaman buku. Hasil pelaksanaan menunjukkan anak lebih berani membaca nyaring, mampu menjawab pertanyaan sederhana tentang isi bacaan, serta meningkat partisipasinya dalam bercerita dan menghasilkan karya sederhana seperti gambar dan tulisan pendek. Pojok baca berfungsi sebagai ruang yang memperluas akses bacaan dan menjadi pusat aktivitas literasi yang lebih rutin. Program ini berpotensi berkelanjutan melalui penguatan relawan lokal, jadwal kegiatan literasi, serta penambahan koleksi bacaan yang relevan dengan kebutuhan anak pesisir.
Peduli Lingkungan Pesisir melalui Aksi Pilah Sampah dan Kreasi Daur Ulang Bagi Anak-Anak Desa Bajoe Indah Qhuraissy, Muammar Akbar Al; Ashary, Aini; Abdillah, Hasyim; Juanda, La Ode Muhammad; Rosdiana, Rosdiana; Harnia, Sitti
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 2 (2026): Mei - Agustus 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.2.2026.1173

Abstract

Urgensi dalam penelitian ini diakibatkan oleh penumpukkan sampah yang membuat masyarakat menjadi resah, sehingga perlu adanya sosialisasi dilingkungan masyarakat tentang Peduli Sampah. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan menumbuhkan kepedulian dan perilaku ramah lingkungan pada anak-anak pesisir Desa Bajoe Indah, Kabupaten Konawe (usia 7–15 tahun) melalui pembiasaan pemilahan sampah dan kreasi daur ulang. Solusi yang disepakati bersama mitra terdiri atas tiga kegiatan utama, yaitu (1) Edukasi Lingkungan Pesisir Anak, (2) Aksi Pilah Sampah dan Bank Sampah Mini Anak, serta (3) Kreasi Daur Ulang dan Kampanye Lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan mitra desa, penyusunan media edukasi ramah anak, praktik pemilahan sampah menggunakan kategori organik, anorganik bernilai, dan residu, pembentukan mekanisme bank sampah mini anak dengan pencatatan sederhana, serta pembuatan karya daur ulang dan poster kampanye lingkungan. Monitoring dan evaluasi menujukkan keterlibatan aktif Anak-Anak Pesisir, ketepatan pemilahan saat praktik, keteraturan pengumpulan dan pencatatan bank sampah mini, serta refleksi singkat terkait kebiasaan tindak lanjut. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pemahaman anak mengenai jenis sampah dan dampaknya bagi pesisir, berkembangnya keterampilan memilah dan mengelola sampah anorganik bernilai secara lebih tertib, serta munculnya sikap peduli lingkungan yang ditunjukkan melalui komitmen perilaku dan aktivitas kampanye sederhana. Program ini berpotensi berkelanjutan melalui penguatan jadwal pengumpulan bank sampah mini anak, pendampingan rutin, dan pengembangan kegiatan kreasi serta kampanye lingkungan di Desa Bajoe Indah.
Tumbuh Sehat dan Kuat: Peningkatan Pengetahuan Gizi dan Kesehatan Pubertas pada Siswa Sekolah Dasar melalui Program Edukasi Terpadu Saputri, Siska Dewi Ayu; Hammami, Fitria Firdaus; Iskandar, Sabrina Christine; Nurjannah, Kharisma; Mukaromah, Aulia; Arifianti, Adelliyah Putri
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 2 (2026): Mei - Agustus 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.2.2026.1181

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kesehatan gizi, pemahaman pubertas, serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada siswa kelas V SDN Dukuh Menanggal 1 Surabaya melalui program edukasi terpadu. Sasaran kegiatan adalah 30 siswa kelas V. Solusi yang disepakati mitra terdiri atas tiga program utama, yaitu (1) Edukasi dan Praktik “Aku Sehat & Bergizi”, (2) Edukasi Kesehatan “Kenali Tubuhku Saat Pubertas”, dan (3) Edukasi dan Praktik “PHBS untuk Remaja Sehat”. Metode pelaksanaan meliputi persiapan materi dan media ramah anak, pembelajaran interaktif, simulasi/latihan kelompok, praktik langsung, serta refleksi sederhana pada akhir sesi. Monitoring dan evaluasi dilakukan melalui penilaian pengetahuan sebelum dan setelah kegiatan pada setiap tema, observasi keterlibatan dan ketepatan praktik seperti misalnya penyusunan menu lebih sehat, langkah cuci tangan pakai sabun, dan kebiasaan kebersihan diri saat pubertas, serta respon dan refleksi terstruktur terkait rencana kebiasaan sehat yang akan diterapkan. Hasil pelaksanaan menunjukkan mayoritas siswa mengalami peningkatan pemahaman pada tema gizi dan PHBS, serta peningkatan yang baik pada tema pubertas. Siswa juga menunjukkan kemampuan praktik yang lebih tepat dan mampu merumuskan kebiasaan tindak lanjut yang realistis. Program ini berpotensi direplikasi melalui pembiasaan rutin sekolah dan penguatan peran guru/UKS.
Pelatihan Desain dan Simulasi Sistem Motor DC Berbasis Arduino Menggunakan Tinkercad untuk Mendukung Pembelajaran Fisika Dasar Riskawati Riskawati; Dirga Sanusi; Nasrul Ihsan; Muhammad Saleh
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 2 (2026): Mei - Agustus 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.2.2026.1545

Abstract

Fisika Dasar merupakan mata kuliah fundamental yang berperan penting dalam membangun pemahaman mahasiswa terhadap konsep-konsep sains dan penerapannya dalam teknologi. Namun, banyak mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam menghubungkan konsep-konsep fisika yang bersifat abstrak dengan sistem teknologi yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pelatihan desain dan simulasi sistem motor DC berbasis Arduino menggunakan Tinkercad untuk mendukung pembelajaran Fisika Dasar. Kegiatan melibatkan 35 mahasiswa semester 2 Program Studi Biologi yang sedang memprogram Mata Kuliah Fisika Dasar. Pelaksanaan kegiatan meliputi analisis kebutuhan, persiapan materi, pelatihan penggunaan Arduino dan Tinkercad, praktik simulasi, pendampingan, serta evaluasi. Data dikumpulkan melalui angket respons peserta, observasi, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan memperoleh respons yang sangat baik dengan rata-rata persentase sebesar 90%. Hasil observasi juga menunjukkan keterlibatan aktif peserta dalam diskusi, kerja kelompok, dan penyelesaian tugas simulasi, serta seluruh kelompok berhasil menghasilkan simulasi sistem motor DC berbasis Arduino sesuai dengan panduan yang diberikan. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menghubungkan konsep-konsep fisika, seperti arus listrik, tegangan, energi, daya, dan gerak rotasi dengan penerapannya dalam teknologi. Temuan ini menunjukkan bahwa Tinkercad berpotensi dimanfaatkan sebagai laboratorium virtual yang mendukung pembelajaran Fisika Dasar secara interaktif, kontekstual, dan berbasis teknologi. Meskipun demikian, kegiatan ini masih terbatas pada satu kelas dan evaluasi hanya didasarkan pada respons peserta serta hasil observasi sehingga diperlukan kegiatan lanjutan dengan cakupan peserta yang lebih luas dan pengukuran hasil belajar yang lebih komprehensif.
Pelatihan Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Scratch pada Materi Gravitasi untuk Mendukung Keterlibatan dan Kolaborasi Siswa Riskawati Riskawati; Nurul Mutmainnah Herman; Ria Rezki Hamzah; Khaeruddin Khaeruddin
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 2 (2026): Mei - Agustus 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.2.2026.1548

Abstract

Pembelajaran fisika di tingkat SMP masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam memahami konsep-konsep abstrak seperti gravitasi serta rendahnya keterlibatan dan kolaborasi siswa selama proses pembelajaran. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung keterlibatan dan kolaborasi siswa melalui pelatihan penggunaan media pembelajaran berbasis Scratch pada materi gravitasi. Kegiatan dilaksanakan di SMPN 24 Makassar dengan melibatkan 25 siswa kelas VII. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, pelatihan penggunaan media, pendampingan kegiatan kelompok, serta evaluasi melalui angket respons siswa, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa respons siswa terhadap penggunaan media pembelajaran berbasis Scratch berada pada kategori sangat baik dengan rata-rata persentase sebesar 91%. Persentase tertinggi diperoleh pada aspek daya tarik media sebesar 93%, diikuti kemudahan penggunaan sebesar 91%, dukungan terhadap kerja kelompok sebesar 90%, dan dukungan terhadap pemahaman konsep sebesar 89%. Hasil observasi menunjukkan bahwa siswa terlibat aktif dalam eksplorasi media, diskusi kelompok, dan presentasi hasil kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Scratch berpotensi mendukung pembelajaran fisika yang lebih interaktif sekaligus mendorong keterlibatan dan kolaborasi siswa. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam pemanfaatan media digital sebagai alternatif pembelajaran untuk membantu visualisasi konsep fisika yang abstrak dan mendukung pembelajaran yang berpusat pada siswa. Namun, kegiatan ini masih terbatas pada satu kelas dan evaluasi difokuskan pada respons siswa serta hasil observasi sehingga diperlukan implementasi yang lebih luas pada konteks dan peserta yang berbeda.

Page 12 of 12 | Total Record : 120