cover
Contact Name
M Rusli B
Contact Email
mruslib@gmail.com
Phone
+6285242908070
Journal Mail Official
pusdig.id@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Griya Lumandi Permai Blok B19, Kec. Wara Selatan, Palopo
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bagi Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 28087224     DOI : https://doi.org/10.54065/28087224
Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bagi Masyarakat (IPMAS) merupakan Jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pustaka Digital Indonesia. Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bagi Masyarakat adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan Hilirisasi Hasil Penelitian, implementasi teknologi tepat guna, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat. Fokus Kajian & ruang lingkup, Seperti (1) Pelatihan dan Penerapan Teknologi Tepat Guna, (2) Pemberdayaan Masyarakat Mitra (Petani, Nelayan, UMKM, dll), (3) Pemberdayaan Masyarakat Mitra Non Profit (Sekolah, PKK, Komunitas, dll), (4) Pengembangan Desa/Wilayah Berbasis Science Techno Park, (5) Inovasi Kewirausahaan, Digital Marekting, E Commerece, (6) Pengembangan Produk Unggulan Daerah, dll
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 99 Documents
Education and Training on Making Carrot Hard Candy and Dragon Fruit Soft Candy for Stunting Prevention Raising, Rahmawati; Hermawatiningsih, Oktaviarika Dewi; Rumaolat, Wiwi; Pelu, Aulia Debby
Jurnal IPMAS Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.4.2.2024.478

Abstract

Stunting is a form of chronic malnutrition associated with prolonged nutritional deficiencies. One crucial way to meet the nutritional needs of young children is by consuming vegetables and fruits, which are primary sources of micronutrients. Vegetables and fruits are vital for the body as sources of vitamins, minerals, and fiber, essential for achieving a healthy diet according to balanced nutrition guidelines. Vitamins are particularly crucial for maintaining body health. Carrots (Daucus carota L) and dragon fruit (Hylocereus sp.) are highly nutritious vegetables and fruits, containing high levels of carotene, vitamin A, B, C, and various minerals. Providing education and training to individuals and community groups, especially those at risk, aims to enhance knowledge, foster healthy habits and behaviors, and ultimately prevent stunting in the community. This community service project consists of preparation, observation, and implementation stages. The project involved 30 participants from the community and the PKK women's group in Kerang Village, Takeran District, Magetan Regency, East Java Province. The results indicated high participant enthusiasm, as seen from their active engagement. The community learned about the benefits of carrot hard candy and dragon fruit soft candy and understood the process of making these nutritious candies. From a low level of understanding before the education, there was an increase in understanding, and the community's low skill level improved after the training.  
Sosialisasi Penggunaan Internet Sehat dan Aman di SMP Taman Siswa Padang Tualang Tarigan, Siti Jamilah Br; Danur, Surizar Rahmi; Ginting, Meiliyani Br; Nasution, Ramadani; Gilang, Arlanda; Risky, Muhammad; Prasetio, Wahyu
Jurnal IPMAS Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.4.2.2024.479

Abstract

Internet memang merupakan penyaji informasi yang sangat luas. Kecanggihan teknologi memang tidak melulu bernilai positif tetapi bisa juga berdampak buruk. Oleh karena itu sebagai tenaga pendidik kita harus waspada dan berperan aktif dalam mengawasi aktivitas berinternet di sekitaran kita. Dalam Sosialisasi ini disampaikan Langkah –langkah untuk mendukung supaya tercipta internet sehat dan bagaimana cara menggunakan media sosial secara sehat dan aman. Dalam mengakses internet tentunya akan menambah wawasan setiap orang. Namun harus disadari juga, bahwa penyalahgunaan internet dapat menempatkan seseorang dalam bahaya atau mengancam integritas diri dari masyarakat. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk Tujuan sosialisasi ini adalah proses edukasi dengan memberikan pemahaman yang cukup mengenai penggunaan internet secara bijak sehingga dapat memaksimalkan dampak positif internet dan meminimalkan dampak negatif dari berinternet, sehingga tercipta siswa/i cerdas dan produktif dengan harapan siswa/i khususnya di  SMP Taman Siswa Padang Tualang dapat memanfaatkan internet dengan baik. Menjadikan perkembangan teknologi informasi sebagai media untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat. Dari proses pemamparan sosialisasi yang dilakukan terjadi peningkatan pemahaman terhadap internet sehat dan aman menjadi 83,5%
Adaptasi Teknologi dengan Pembuatan Game Sederhana di SD Negeri Lapang Cikembar Simatupang, Dwi Sartika
Jurnal IPMAS Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.4.2.2024.481

Abstract

Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memperkenalkan siswa di SD Negri Lapang Cikembar kepada teknologi berupan pembuatan game sederhana dengan menggunakan aplikasi scratch. Saat ini siswa masih belum begitu terbiasa dalam teknologi dimana dalam pembelajaran masih menggunakan manual dan teori. Dengan adanya pelatihan ini siswa dapat mempraktikkan langsung dalam pembuatan game dan mengenalkan cara penggunaan komputer dan aplikasi yang digunakan. Setelah memberikan presentasi dan praktik langsung ternyata siswa sangat bersemangat dan bahkan cepat dalam mempelajari dalam pembuatan game sederhana tersebut. Pelatihan ini sangat membuktikan bahwa daya tangkap dan pengenalan akan teknologi merupakan hal yang sangat penting diterapkan pada sekolah untuk memperkenalkan mereka dengan masa depan yang akan dihadapi.
Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Pelatihan Pemanfaatan Limbah Minyak Dan Eco-Print Untuk Inovasi Desa Pao Kecamatan Malangke Barat Fitriani A, Fitriani A; Jumarniati, Jumarniati; Sukmawati, Sukmawati; Zulham, Muhammad
Jurnal IPMAS Vol. 4 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.4.1.2024.484

Abstract

Desa Pao ditetapkan sebagai lokasi KKN Mahasiswa Universitas Cokroaminoto Palopo. Fokus program kerjanya adalah pengembangan UMKM di sekitar masyarakat untuk meningkatkan daya saing produknya. Durasi kegiatan ini selama 25 hari, mulai tanggal 7-31 Agustus 2023 di Desa Pao, Kecamatan Malangke Barat. Mahasiswa menggunakan kreativitas dan pengetahuannya dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui solusi inovatif. Mereka juga melibatkan siswa Sekolah Dasar dalam pelatihan tersebut untuk mengasah kreativitas dan keahliannya. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dan studi kasus dengan pendekatan deskriptif. Data primer diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara dengan informan terkait, sedangkan data sekunder dikumpulkan dari sumber-sumber seperti sejarah, profil, peraturan, dll. Data sekunder dikumpulkan dari sumber-sumber seperti sejarah, profil, kebijakan dan dokumentasi kegiatan di Desa Pao. Pelaksanaannya meliputi teknik pengumpulan data observasi lapangan, wawancara langsung, dan dokumentasi sebagai media utama untuk memperoleh informasi yang diperlukan. mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Terdapat dua tahapan utama yaitu pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi dan penerapan teknik ecoprinting di Sekolah Dasar. Penerapannya meliputi teknik pengumpulan data observasi lapangan, wawancara langsung, dan dokumentasi sebagai media utama untuk memperoleh informasi yang diperlukan.
Pendampingan Aplikasi Quizalize untuk Meningkatkan Pemahaman Pembuatan Penilaian Pembelajaran Bagi Guru-Guru MGMP IPA Kota Palopo Yanti, Rosmalah; Hamdani, Ulfah Zakiyah
Jurnal IPMAS Vol. 4 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.4.1.2024.485

Abstract

Berdasarkan hasil angket yang diisi oleh guru MGMP IPA Kota Palopo diperoleh 44,44% menyatakan cukup terampil dalam menggunakan teknologi dalam penyusunan bahan ajar IPA, salah satunya penilaian. Oleh karena itu, tim KKN berupaya untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui kegiatan pelatihan pembuatan asesmen pembelajaran IPA berbasis teknologi dengan menggunakan aplikasi Quizalize. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru MGMP IPA dalam membuat penilaian pembelajaran IPA berbasis teknologi. Pelatihan akan dilaksanakan dalam 3 sesi secara hybrid, terdiri dari 1 sesi melalui Zoom dan 2 sesi tatap muka. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini terdiri dari 4 sesi tahapan yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Berdasarkan angket evaluasi dapat disimpulkan bahwa peserta memahami dan dapat membuat media pembelajaran dengan mencapai skor 75,08% dan mendapat respon positif.
Pelatihan Basic Study Skill Kelistrikan untuk Mahasiswa Pendidikan Teknik Elektro Arpin, Risal Mantofani; Radja, Abdi Kurniawan; Narang, Nur Hijriah Zubaedah
Jurnal IPMAS Vol. 5 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.5.1.2025.545

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan kepada 76 mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Elektro Universitas Nusa Cendana, dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman teori dan keterampilan praktis dalam bidang kelistrikan, serta kesadaran akan keselamatan kerja. Permasalahan utama yang dihadapi mahasiswa adalah pemahaman dasar konsep kelistrikan yang terbatas, kurangnya keterampilan praktis dalam instalasi dan pengukuran listrik, serta rendahnya kesadaran akan keselamatan kerja di lingkungan kelistrikan. Sebagai solusi, dilakukan program pelatihan "Basic Study Skill Kelistrikan" yang terdiri dari tiga tahapan: pelatihan dasar teori kelistrikan, pendampingan teknik instalasi dan pemeliharaan kelistrikan, serta edukasi keselamatan kerja dan aplikasi praktis. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, praktik langsung di laboratorium, serta simulasi situasi darurat kelistrikan untuk meningkatkan kesiapan mahasiswa. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan mahasiswa. Sebelum pelatihan, rata-rata pengetahuan mahasiswa berkisar antara 65-70 dengan tingkat kelulusan 63%-68%. Setelah pelatihan, rata-rata pengetahuan meningkat menjadi 82-88 dan tingkat kelulusan melonjak ke 83%-88%, dengan peningkatan rata-rata 19% dalam persentase kelulusan. Hasil ini menunjukkan bahwa program pelatihan ini efektif dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa, baik dalam hal pemahaman teoretis maupun keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, serta meningkatkan kesadaran keselamatan kerja.
Pengenalan Aplikasi Augmented Reality Sebagai Media Pembelajaran Berbasis Kemampuan Literasi dan Numerasi Siswa di SMA 9 Luwu Akramunnisa, Akramunnisa; Supriadi, Supriadi; Patmaniar, Patmaniar
Jurnal IPMAS Vol. 5 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.5.1.2025.549

Abstract

Permasalahan utama dihadapi SMA Negeri 9 Luwu dalam Pengintegrasian teknologi dalam proses pembelajaran yaitu (1) Kemajuan teknologi belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh siswa dan guru di SMAN 9 Luwu sehingga pemahaman dan keterampilan dalam mengakses platform digital yang mendukung pembelajaran masih kurang, (2) Belum adanya pengenalan teknologi ini di lingkungan sekolah menyebabkan siswa dan guru tidak dapat mengeksplorasi budaya Luwu secara lebih mendalam, dan (3) Kemampuan Literasi dan Numerasi Siswa masih perlu ditingkatkan sehingga hasil belajar siswa dapat maksimal. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi berbagai kendala dalam pembelajaran di SMAN 9 Luwu melalui penerapan teknologi Augmented Reality (AR). Mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah SMAN 9 Luwu, dengan sasaran utama sebanyak 35 guru dan siswa kelas XII IPA yang terdiri dari dua kelas. Tiga kegiatan utama yang disepakti bersama mitra yaitu pelatihan akses sumber dan bahan ajar digital, pengenalan aplikasi AR berbasis budaya Luwu, dan penguatan literasi serta numerasi siswa. Pelatihan akses digital berhasil meningkatkan keterampilan guru dan siswa dalam memanfaatkan sumber belajar interaktif. Pengenalan AR memberikan pengalaman belajar budaya lokal yang menarik, pemahaman siswa budaya yang lebih baik. Sementara itu, kegiatan literasi dan numerasi berbasis teknologi meningkatkan skor literasi hingga 20% dan numerasi hingga 15%. Kendala utama berupa keterbatasan perangkat teknologi diatasi melalui strategi berbagi perangkat dan pendampingan intensif. Hasil program menunjukkan bahwa AR dapat menjadi alat pembelajaran inovatif yang relevan dan efektif, terutama untuk memperkenalkan budaya lokal dan meningkatkan motivasi siswa
Penguatan Literasi Numerasi Berbasis Lesson Study Bagi Guru-Guru MGMP Matematika SMP Kabupaten Luwu Utara Taufiq, Taufiq; Ma'rufi, Ma'rufi; Ilyas, Muhammad; Alam, Syamsu
Jurnal IPMAS Vol. 5 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.5.1.2025.553

Abstract

Program PKM Penguatan Literasi Numerasi Berbasis Lesson Study melibatkan 30 guru MGMP Matematika SMP Kabupaten Luwu Utara sebagai mitra. Data Hasil rapor Pendidikan jenjang SMP Kabupaten Luwu Utara tahun 2023 mengungkapkan bahwa kemampuan literasi dan numerasi siswa membutuhkan perhatian serius, dengan fakta bahwa satu dari tiga siswa memerlukan intervensi khusus untuk kemampuan literasi, dan dua dari tiga siswa membutuhkan intervensi khusus untuk kemampuan numerasi. Kondisi ini mencerminkan adanya kesenjangan antara standar kemampuan dasar yang diharapkan dengan realitas di lapangan, serta mengindikasikan bahwa pendekatan supervisi masih bersifat administratif dan belum optimal dalam mendukung perbaikan proses pembelajaran. Program ini diimplementasikan melalui tiga tahap utama, yaitu Pelatihan Praktik Lesson Study, Penguatan Literasi Numerasi berbasis Lesson Study, dan Refleksi Berbasis Lesson Study for Learning Community. Pada tahap pertama, para guru mengikuti orientasi intensif dan workshop yang membekali mereka dengan pemahaman mendalam mengenai konsep, tahapan, dan manfaat Lesson Study. Tahap kedua melibatkan penerapan strategi pengajaran inovatif dengan mengintegrasikan aspek literasi dan numerasi melalui problem solving dan diskusi interaktif, disertai observasi langsung di kelas untuk menyesuaikan materi pembelajaran dengan kebutuhan siswa. Tahap ketiga dilaksanakan melalui pertemuan rutin dalam forum diskusi, yang berfungsi sebagai wadah evaluasi, refleksi, dan perbaikan berkelanjutan secara kolaboratif, serta membentuk komunitas pembelajaran yang solid. Hasil program menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesiapan guru. Sebelum PKM, pemahaman guru mengenai implementasi Lesson Study berada pada kisaran 40–47%, sedangkan setelah PKM meningkat menjadi 77–83%. Demikian pula, rata-rata pengetahuan guru terkait penguatan literasi numerasi meningkat dari 57% menjadi 82% pasca intervensi. Temuan ini menegaskan bahwa program PKM telah berhasil mentransformasi praktik mengajar para guru, sehingga mereka kini lebih mampu merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi proses pembelajaran secara kolaboratif, serta meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa.
Edukasi Keluarga Pasien Hipertensi dan Diabetes di Desa Watugolong Sidoarjo Terhadap Kepatuhan Minum Obat Berbasis Teknologi Informasi Amarullah, Adinugraha; Anwari, Farida; Seran, Ivan Charles
Jurnal IPMAS Vol. 5 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.5.1.2025.587

Abstract

Tingkat kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi dan diabetes di masyarakat pedesaan masih tergolong rendah, khususnya di Desa Watugolong, Kabupaten Sidoarjo. Faktor utama yang memengaruhi rendahnya kepatuhan tersebut adalah rendahnya literasi kesehatan, kurangnya keterlibatan keluarga dalam pendampingan pengobatan, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi informasi sebagai media edukasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kepatuhan pasien terhadap konsumsi obat melalui dua pendekatan utama: edukasi langsung kepada pasien dan kampanye “Keluarga Peduli Obat” berbasis media video edukatif. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sedangkan Edukasi dilakukan secara tatap muka dengan pendekatan partisipatif, sedangkan kampanye dilakukan melalui distribusi video edukatif berdurasi singkat yang disebarkan melalui WhatsApp dan diputar dalam forum warga. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil survei sebelum dan setelah kegiatan, baik dalam bentuk kuesioner maupun wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta, dengan rata-rata skor meningkat dari 60% menjadi 85%. Peningkatan juga terjadi pada indikator kepatuhan minum obat, seperti konsumsi obat sesuai jadwal, pemahaman efek samping, dan kebiasaan berkonsultasi dengan tenaga medis. Selain itu, kampanye video berhasil mendorong keterlibatan aktif keluarga dalam mendampingi pasien dengan cara sederhana, seperti penggunaan alarm ponsel dan pengingat visual. Kesimpulannya, pendekatan edukatif berbasis komunitas yang dipadukan dengan pemanfaatan teknologi informasi terbukti efektif dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan penyakit kronis di tingkat desa.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Luwu melalui Program Kebun Pangan Sebagai Upaya Pecegahan Stunting Desa Pattedong Selatan Saputra, Muh. Adam; Bakhtiar, Bakhtiar
Jurnal IPMAS Vol. 5 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.5.1.2025.593

Abstract

Urgensi dari pengabdian ini terletak pada tingginya angka stunting di Desa Pattedong Selatan yang diperparah oleh rendahnya literasi gizi masyarakat, keterbatasan akses terhadap sumber pangan sehat, serta belum optimalnya sistem edukasi dan diseminasi informasi di tingkat komunitas yang menyebabkan kurangnya pemahaman dan praktik pencegahan stunting secara tepat. Mitra pada kegiatan PKM ini adalah Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Pattedong Selatan, Kabupaten Luwu, yang menghadapi permasalahan stunting akibat rendahnya literasi gizi, keterbatasan akses terhadap pangan bergizi, serta lemahnya sistem penyebaran informasi di tingkat komunitas. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan KWT melalui tiga solusi inovatif yang disepakati bersama mitra yaitu (1) edukasi stunting inklusif berbasis aset sosial komunitas, (2) pengembangan kebun pangan bergizi berbasis potensi lokal, dan (3) digitalisasi informasi gizi berbasis komunitas. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang menekankan penggalian potensi lokal dan keterlibatan aktif warga. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan anggota KWT terkait stunting dan gizi keluarga, terbentuknya kader edukatif lokal, serta keberhasilan pemanfaatan pekarangan rumah sebagai kebun pangan keluarga. Sebanyak 5 rumah tangga membangun kebun mandiri, dan satu kebun percontohan kolektif berhasil dikelola secara gotong royong. Selain itu, media digital edukatif berupa video dan infografis diproduksi dan disebarluaskan secara efektif melalui platform komunikasi lokal, dengan melibatkan remaja desa dalam prosesnya. Kegiatan ini berdampak pada peningkatan kemandirian, kolaborasi lintas generasi, serta penguatan kelembagaan KWT sebagai pusat edukasi komunitas. Halini menunjukkan bahwa Program Kebun Pangan berbasis potensi lokal mampu membangun ketahanan masyarakat dalam upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan.

Page 9 of 10 | Total Record : 99