cover
Contact Name
M Rusli B
Contact Email
mruslib@gmail.com
Phone
+6285242908070
Journal Mail Official
pusdig.id@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Griya Lumandi Permai Blok B19, Kec. Wara Selatan, Palopo
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bagi Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 28087224     DOI : https://doi.org/10.54065/28087224
Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bagi Masyarakat (IPMAS) merupakan Jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pustaka Digital Indonesia. Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bagi Masyarakat adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan Hilirisasi Hasil Penelitian, implementasi teknologi tepat guna, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat. Fokus Kajian & ruang lingkup, Seperti (1) Pelatihan dan Penerapan Teknologi Tepat Guna, (2) Pemberdayaan Masyarakat Mitra (Petani, Nelayan, UMKM, dll), (3) Pemberdayaan Masyarakat Mitra Non Profit (Sekolah, PKK, Komunitas, dll), (4) Pengembangan Desa/Wilayah Berbasis Science Techno Park, (5) Inovasi Kewirausahaan, Digital Marekting, E Commerece, (6) Pengembangan Produk Unggulan Daerah, dll
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 115 Documents
Transformasi Pembelajaran Bahasa Inggris melalui Artificial Intelligence Sebagai Upaya Peningkatan Literasi Digital di SMKN 6 Tangkelangi, Nuur Insan; Kasma, Safwan; Jumarniati, Jumarniati; Yassa, Sunarni; Cambaba, Sunarti
Jurnal IPMAS Vol. 5 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.5.2.2025.604

Abstract

Transformasi pembelajaran berbasis teknologi merupakan kebutuhan mendesak dalam era digital, terutama dalam meningkatkan kualitas pengajaran Bahasa Inggris di lingkungan pendidikan vokasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital guru dan siswa di SMKN 6 Palopo melalui penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris. Program ini dilaksanakan melalui tiga tahapan kegiatan, yaitu: (1) workshop pengenalan konsep AI dalam pendidikan, (2) pelatihan praktis penggunaan tools AI seperti ChatGPT, Grammarly, dan QuillBot, serta (3) implementasi langsung pembelajaran berbasis AI di kelas. Sebanyak 15 guru dan 30 siswa kelas 3 dilibatkan sebagai mitra kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pada indikator literasi digital baik pada guru maupun siswa, khususnya dalam aspek pemahaman konsep AI, keterampilan penggunaan tools AI, dan kemampuan mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran. Visualisasi data menunjukkan tren peningkatan skor literasi digital setelah kegiatan PKM pada seluruh indikator yang diukur. Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga membangun sikap positif terhadap penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih inovatif dan berkelanjutan di lingkungan sekolah vokasi.
Penguatan Asesmen Kompetensi Minimum melalui Pendampingan Pengembangan Media Pembelajaran Numerasi Bagi Guru Sekolah Dasar Islam Kreatif Kabupaten Cianjur Jusniani, Nia; Rusyana , Enang; Rubyasih , Arina; Komarudin, Muhamad
Jurnal IPMAS Vol. 5 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.5.2.2025.614

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi dalam meningkatkan kapasitas guru dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran numerasi berbasis Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Mitra kegiatan adalah Sekolah Dasar Islam Kreatif (SD-IK) Kabupaten Cianjur, yang menghadapi tiga permasalahan utama: keterbatasan pemahaman guru terhadap konsep numerasi dalam konteks AKM, minimnya keterampilan dalam mengembangkan media pembelajaran numerasi, serta rendahnya implementasi media dalam proses pembelajaran di kelas. Kegiatan PKM berlangsung selama dua bulan (Agustus–September 2024) dan terdiri dari tiga tahapan utama, yaitu: edukasi numerasi berbasis AKM, pelatihan dan pendampingan pengembangan media pembelajaran numerasi, serta implementasi media di kelas. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif, dengan keterlibatan aktif guru sejak tahap perencanaan hingga evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap konsep numerasi dalam AKM, kemampuan mengembangkan media pembelajaran yang kontekstual dan interaktif, serta keberhasilan dalam penerapan media di kelas yang berdampak pada peningkatan keterlibatan dan pemahaman siswa. Dampak kegiatan juga terlihat pada meningkatnya motivasi dan kepercayaan diri guru untuk terus berinovasi dalam pembelajaran. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pendampingan guru yang berkelanjutan dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka yang kontekstual dan bermakna.
Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Islam Kreatif Kabupaten Cianjur melalui Pelatihan Numerasi Berbasis Kearifan Lokal Cianjur dalam Mendukung Kurikulum Merdeka Jusniani, Nia; Nopianti, Hertin; Arreski , Dwi Fitra; kewajiban, Tepati Hak
Jurnal IPMAS Vol. 5 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.5.2.2025.615

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan sebagai respon terhadap kebutuhan peningkatan kompetensi guru dalam menerapkan pembelajaran numerasi yang kontekstual dan berbasis kearifan lokal, sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka. Mitra kegiatan adalah Sekolah Dasar Islam Kreatif Kabupaten Cianjur dengan jumlah peserta sebanyak 27 guru. Permasalahan yang dihadapi meliputi rendahnya pemanfaatan sumber belajar digital, minimnya soal numerasi kontekstual yang relevan dengan budaya lokal, serta terbatasnya implementasi pembelajaran numerasi berbasis konteks di kelas. Kegiatan PKM dilaksanakan selama dua bulan (Agustus–September 2024) melalui tiga tahapan utama, yaitu pelatihan akses sumber belajar digital, lokakarya penyusunan soal numerasi berbasis kearifan lokal Cianjur, dan implementasi pembelajaran numerasi kontekstual di kelas. Metode pelaksanaan dirancang secara partisipatif dan berorientasi pada praktik langsung agar sesuai dengan kebutuhan nyata guru. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan guru dalam mengakses sumber belajar daring, menyusun soal berbasis konteks lokal, dan menerapkannya dalam pembelajaran. Dampaknya terlihat dari meningkatnya partisipasi siswa, relevansi materi ajar, serta kepercayaan diri guru dalam berinovasi. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara kontekstual dan berkelanjutan di tingkat sekolah dasar.
Pelatihan dan Pendampingan Teknik Sablon Sederhana Berbasis Desain Grafis Digital pada Media Tote Bag di SMAN 3 Luwu Nur, Haspidawati; Yanti, Rosmalah; Erni, Erni; Sunardin, Sunardin; Zakiyah, Ulfah; Pratiwi, Eka; Tenriawaru, Tenriawaru; Novriansyah, Fajar
Jurnal IPMAS Vol. 5 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.5.2.2025.845

Abstract

Urgensi dari penelitian ini adalah untuk menjawab kebutuhan peningkatan keterampilan praktis siswa dalam bidang desain grafis digital dan teknik sablon manual, yang menjadi salah satu kompetensi penting dalam mendukung kreativitas serta potensi kewirausahaan di kalangan pelajar. Mitra kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini adalah SMAN 3 Luwu, sebuah sekolah menengah atas di Kabupaten Luwu yang menghadapi tantangan dalam pengembangan keterampilan desain grafis digital dan teknik sablon sederhana bagi siswanya. Permasalahan utama yang dihadapi mitra seperti, minimnya keterampilan siswa dalam desain grafis digital, belum tersedianya pelatihan teknik sablon manual yang aplikatif di lingkungan sekolah, dan tidak adanya media praktik untuk mengintegrasikan desain digital ke dalam produk nyata.  Menanggapi permasalahan tersebut, tim PKM bersama pihak sekolah merancang program pelatihan terintegrasi yang terdiri dari tiga tahapan utama, yaitu: pelatihan desain grafis digital menggunakan aplikasi Canva dan CorelDraw dasar, pelatihan serta pendampingan teknik sablon manual berbasis screen printing sederhana, dan implementasi hasil desain dalam bentuk produk tote bag. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan praktik langsung dan pendampingan intensif, melibatkan 30 siswa yang memiliki minat dalam bidang desain dan kewirausahaan. Pelatihan dilakukan secara bertahap dan kontekstual, mulai dari pembuatan desain, pemindahan ke media sablon, hingga pencetakan produk tote bag secara mandiri oleh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta berhasil menghasilkan desain grafis digital yang layak cetak, memahami proses sablon manual, dan mampu mencetak produk tote bag dengan tingkat kerapian dan estetika yang memadai. Lebih dari itu, siswa menunjukkan peningkatan kreativitas, kepercayaan diri, kemampuan berpikir kritis, serta kesadaran akan peluang usaha berbasis produk kreatif. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi teknis dan soft skill siswa, sekaligus mendorong terbentuknya ekosistem kewirausahaan kecil di lingkungan sekolah. Kegiatan ini juga selaras dengan semangat Kurikulum Merdeka Belajar yang menekankan pada proyek nyata, pembelajaran lintas disiplin, dan penguatan karakter siswa.
Pelatihan dan Pendampingan Digital Marketing bagi Siswa MA Nur Ilahi Purwati, Titik; Latifah, Siti Nur; Ningrum, Suci Putri
Jurnal IPMAS Vol. 5 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.5.2.2025.902

Abstract

Pentingnya kemampuan lembaga pendidikan dalam mengelola media sosial sebagai sarana promosi di era digital untuk meningkatkan visibilitas dan menarik minat peserta didik baru. Masih banyak sekolah yang mengalami keterbatasan dalam kapasitas sumber daya manusia, terutama di kalangan siswa, dalam memanfaatkan media digital secara optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di MA Nur Ilahi sebagai bentuk respon terhadap kebutuhan sekolah dalam memperkuat strategi pemasaran yang efektif dan berkelanjutan. Program ini bertujuan untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan dasar mengenai pemasaran digital, strategi branding sekolah, produksi konten kreatif, dan optimalisasi media sosial. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, Sebelum PKM, pelatihan interaktif, praktik langsung, dan Setelah PKM evaluatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap digital marketing, yang ditunjukkan melalui kenaikan skor Setelah PKM dibandingkan Sebelum PKM, serta meningkatnya antusiasme siswa dalam memproduksi dan menyebarluaskan konten promosi sekolah. Kegiatan ini turut membangun kesadaran digital, mengasah keterampilan praktis, serta mendorong kolaborasi dan semangat inovatif antar siswa. Hasil ini menjadi langkah awal dalam membangun budaya digital yang mendukung inovasi dan partisipasi aktif siswa di lingkungan sekolah
PKM Gema Cermat: Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat Bagi Komunitas Zidane School Indonesia Sebagai Upaya Peningkatan Kemandirian Masyarakat Menggunakan Antibiotik Secara Rasional Ahyana, Nur; Zamli, Zamli
Jurnal IPMAS Vol. 5 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.5.2.2025.908

Abstract

Penggunaan obat yang tidak rasional, khususnya antibiotik, merupakan masalah kesehatan global yang berdampak pada meningkatnya resistensi antimikroba, kegagalan terapi, dan pemborosan biaya kesehatan. Data menunjukkan lebih dari 50% penggunaan obat di masyarakat tidak sesuai prinsip rasional, dan sekitar 60% penggunaan antibiotik di Indonesia dilakukan tanpa resep dokter. Kondisi ini juga ditemukan di Komunitas Zidane School Indonesia, di mana literasi kesehatan masyarakat masih rendah dan sekolah belum optimal berperan sebagai agen edukasi kesehatan. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Gema Cermat (Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat) dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman dan mengubah perilaku masyarakat terkait penggunaan antibiotik secara tepat. Kegiatan dilaksanakan pada 3 Agustus 2025 di Kecamatan Belopa Utara, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, dengan sasaran utama orang tua siswa. Metode pelaksanaan mencakup penyuluhan berbasis video edukatif, kampanye Gema Cermat, dan penguatan peran sekolah melalui pelatihan guru serta penyediaan modul literasi kesehatan. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test, diskusi, serta kuesioner kepuasan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta dari 47% menjadi 93%, perubahan sikap menjadi lebih berhati-hati dalam penggunaan antibiotik, serta penguatan kapasitas sekolah sebagai pusat literasi kesehatan. Program ini tidak hanya meningkatkan literasi dan perilaku kesehatan individu, tetapi juga membangun keberlanjutan melalui peran aktif sekolah dan efek multiplikasi di masyarakat. Dengan demikian, PKM Gema Cermat terbukti efektif dalam mendorong penggunaan antibiotik secara rasional, menekan risiko resistensi, dan memperkuat pemberdayaan komunitas.
Peningkatan Kemampuan Pelafalan Bahasa Inggris Siswa SMK Budi Utomo Sokaraja melalui Aplikasi SpeechAce Riandini, Dini
Jurnal IPMAS Vol. 5 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.5.2.2025.918

Abstract

Kemampuan pelafalan (pronunciation) bahasa Inggris yang akurat merupakan salah satu keterampilan penting bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), terutama dalam menghadapi tuntutan dunia kerja global. Namun, pembelajaran di tingkat SMK sering kali lebih menitikberatkan pada aspek tata bahasa dan kosa kata, sehingga pelafalan kurang mendapatkan porsi pembelajaran yang memadai. Kondisi ini terlihat di SMK Budi Utomo Sokaraja, di mana siswa masih mengalami kesulitan mengucapkan fonem tertentu, menempatkan tekanan kata, serta menjaga intonasi sesuai standar internasional. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan keterampilan pelafalan siswa melalui integrasi media pembelajaran digital berbasis aplikasi SpeechAce yang memanfaatkan teknologi pengenalan suara dan umpan balik instan. Metode pelaksanaan mencakup tiga tahapan utama: (1) Edukasi informasi dasar tentang pelafalan bahasa Inggris untuk membekali siswa dengan pengetahuan fonetik dan konsep intonasi, (2) Pelatihan penggunaan aplikasi SpeechAce dengan fokus pada fitur latihan pengucapan, analisis fonem, serta evaluasi tekanan kata dan intonasi, dan (3) Implementasi media pembelajaran digital berbasis SpeechAce dalam kegiatan belajar mengajar rutin, termasuk latihan mandiri dan kelompok. Program dilaksanakan selama tiga bulan dengan melibatkan 30 siswa dari berbagai jurusan. Peningkatan Pengetahuan Siswa menunjukkan peningkatan skor rata-rata pelafalan dari 58,2 pada tahap awal menjadi 84,7 pada akhir program, atau kenaikan 26,5 poin. Lebih dari 80% siswa mencapai kategori Good hingga Excellent, dengan perbaikan pada pengucapan fonem sulit (/?/ dan /ð/), penempatan tekanan kata, dan kelancaran intonasi. Selain itu peningkatan pemahaman simbol fonetik internasional dan kepercayaan diri siswa dalam berbicara. Kesimpulannya, kombinasi pembelajaran eksplisit dengan teknologi berbasis umpan balik instan terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan pelafalan siswa SMK. Model ini berpotensi direplikasi di sekolah vokasi lain, sekaligus mendukung prinsip pembelajaran sepanjang hayat melalui pemanfaatan aplikasi secara mandiri.
Pengenalan dan Pelatihan Sistem Sensor dan Buzzer Berbasis Arduino sebagai Media Pembelajaran Interaktif Riskawati, Riskawati; Nurhasmi, Nurhasmi; Ansar, Asnaeni; Baharuddin, Hendra
Jurnal IPMAS Vol. 5 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.5.3.2025.1062

Abstract

Kegiatan “Pelatihan Pengenalan Sensor dan Buzzer Berbasis Arduino dengan Tinkercad” dilaksanakan di Universitas Negeri Makassar sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa calon guru dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam pembelajaran sains. Pembelajaran dengan penerapan media berbasis Arduino dan Tinkercad merupakan bentuk inovasi dari prinsip pembelajaran abad ke-21 dan sejalan dengan konsep Project-Based Learning yang menekankan pembelajaran aktif, kolaboratif, dan kontekstual. Mahasiswa calon guru dituntut untuk mampu memanfaatkan teknologi digital dalam proses pembelajaran agar tercipta pengalaman belajar yang interaktif, efisien, dan bermakna. Metode pelaksanaan kegiatan dikemas dalam bentuk pelatihan dan praktik langsung (workshop) selama satu hari dengan peserta sebanyak 25 orang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam memahami konsep dasar sensor dan buzzer, keterampilan dalam merancang serta memodifikasi simulasi rangkaian menggunakan Tinkercad, serta meningkatnya motivasi untuk menggunakan media berbasis teknologi dalam pembelajaran sains.
Pelatihan Pembuatan Eksperimen Fisika Digital dengan Arduino di Tinkercad untuk Meningkatkan Kompetensi Calon Guru Riskawati, Riskawati; Sanusi, Dirgah Kaso; Utami, Ni Wayan Mega Savira; Irfanita, Resky
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.1.2026.1064

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi calon guru fisika dalam merancang dan mengimplementasikan eksperimen fisika digital berbasis Arduino dan Tinkercad. Mitra kegiatan adalah 70 mahasiswa semester 1 Universitas Negeri Makassar yang sedang memprogram mata kuliah Fisika Dasar dan mengalami beberapa permasalahan utama: (1) terbatasnya fasilitas laboratorium sehingga mahasiswa minim pengalaman praktik eksploratif, (2) rendahnya keterampilan merancang eksperimen mandiri, dan (3) kurangnya pengalaman dalam pemrograman mikrokontroler serta penggunaan media komputasi fisik. Untuk menjawab permasalahan tersebut, tim pelaksana dan mitra menyepakati solusi berupa pelatihan intensif satu hari melalui metode experiential learning yang mencakup sesi teori, demonstrasi, praktik merakit rangkaian LED, serta penulisan kode Arduino untuk menghasilkan efek LED berkedip dan memudar. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui demonstrasi langsung, kerja kelompok, simulasi pada Tinkercad, diskusi, dan refleksi. Evaluasi menggunakan instrumen pretest–posttest, rubrik psikomotor, lembar observasi kolaboratif, dan kuesioner afektif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemberdayaan mitra secara terukur: (1) aspek kognitif meningkat signifikan sebesar +72,9% (skor 48 ? 83), (2) 90% peserta berhasil merakit rangkaian dengan benar dan 85% mampu memodifikasi parameter PWM secara mandiri, (3) 95% peserta menunjukkan peningkatan motivasi dan minat terhadap pembelajaran fisika berbasis teknologi, serta (4) kolaborasi kelompok tercapai pada tingkat 92% sesuai indikator observasi. Secara keseluruhan, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep dasar elektronika dan fisika, tetapi juga memberdayakan mahasiswa sebagai calon guru dengan keterampilan komputasi fisik, kreativitas digital, dan kemampuan integrasi teknologi dalam pembelajaran abad ke-21.
Stop Bullying Sejak Dini : Pencegahan Tindakan Bullying di Sekolah Dasar melalui Program Psikoedukasi, Video Edukasi dan Storytelling Aliyana, Afif Zulfa; Muna , Fauzul; Pramudia, Suluh Gusti Deriel; Afifi , Zaenal
Jurnal IPMAS Vol. 5 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.5.3.2025.948

Abstract

Bullying merupakan permasalahan serius di dunia pendidikan yang berdampak negatif terhadap perkembangan fisik, emosional, sosial, dan akademik siswa. Fenomena ini kerap luput dari perhatian, khususnya di sekolah dasar, karena sering dianggap sebagai perilaku bercanda yang wajar. Rendahnya pemahaman siswa mengenai bentuk dan dampak bullying, kurangnya media pembelajaran yang menarik, serta minimnya penanaman nilai empati menjadi faktor yang memperburuk situasi. Program Stop Bullying Sejak Dini dirancang untuk menjawab permasalahan tersebut melalui tiga kegiatan utama: Psikoedukasi “Sahabat Anti-Bully”, Video Edukasi “Stop Bullying”, dan Storytelling “Cerita Inspiratif Anti-Bullying”. Metode pelaksanaan melibatkan persiapan materi interaktif, pelaksanaan kegiatan tatap muka di SD Negeri 1 Ternadi dan SD Negeri 2 Ternadi, serta monitoring dan evaluasi sebelum dan setelah program. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai definisi, bentuk, dan dampak bullying, kemampuan membedakan perilaku bercanda dengan perundungan, serta keterampilan mencegah dan merespon tindakan tersebut. Psikoedukasi berhasil menumbuhkan pemahaman konseptual dan keterampilan sosial melalui diskusi dan role play. Video edukasi memperkuat pesan anti-bullying dengan pendekatan visual-audio yang menarik, sedangkan storytelling efektif membangun empati dan kesadaran emosional siswa. Evaluasi kualitatif menunjukkan lebih dari 85% siswa menyatakan siap membantu korban bullying dan berperilaku lebih ramah terhadap teman sebaya. Program ini terbukti efektif sebagai model intervensi pencegahan bullying di sekolah dasar dengan pendekatan terpadu yang menggabungkan aspek kognitif, afektif, dan keterampilan sosial. Implementasi berkelanjutan dan perluasan ke sekolah lain diharapkan dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, ramah anak, dan bebas perundungan.

Page 10 of 12 | Total Record : 115