cover
Contact Name
Victor Trismanjaya Hulu
Contact Email
hagajurnalph@gmail.com
Phone
+6281260955965
Journal Mail Official
hagajurnalph@gmail.com
Editorial Address
Jl. Simpang Kongsi, Perumahan Hawilla, Blok A-11, Desa Namo Bintang, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Haga Journal of Public Health (HJPH)
ISSN : 30320097     EISSN : 30316502     DOI : https://doi.org/10.62290/hjph.v1i2
Core Subject : Health,
Haga Journal of Public Health (HJPH) adalah merupakan jurnal ilmiah berkala yang diterbitkan oleh Yayasan Victory Haga Indonesia. HJPH bertujuan untuk mempublikasikan karya tulis ilmiah di bidang Kesehatan Masyarakat dalam bentuk original article, review article termasuk analisis bibliometrik, short communications dan Editorial. Jurnal ini terbit tiga kali setahun yaitu pada bulan November, Maret dan Juli. Jurnal ini juga merupakan jurnal ilmiah dengan akses terbuka.
Articles 41 Documents
Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Pijat Bayi Melalui Pemberian Edukasi Menggunakan Audio Visual Loi, Emerensia E; Mardhiah, Eni; Sari , Eni Novita; Erlinda, Erlinda; Paninsari, Debora; Hasnita, Erly
Haga Journal of Public Health (HJPH) Vol. 1 No. 2 (2024): Maret 2024
Publisher : YAYASAN VICTORY HAGA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62290/hjph.v1i2.22

Abstract

Latar belakang: Salah satu manfaat pijat bayi adalah meredakan rasa sakit, memperbaiki penyakit kuning, dan meningkatkan berat badan bayi. Namun, pijat bayi berdampak negatif apabila tidak dilakukan dengan benar seperti memar dan sering rewel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan ibu tentang pijat bayi melalui pemberian edukasi menggunakan audio visual.Metode: Desain penelitian yang digunakan berupa quasy experiment dengan rancangan non randomized pretest-posttest without control group design. Lokasi penelitian dilakukan di Praktek Bidan Eni Novita Sari. Waktu penelitian dimulai dari bulan Juni – Oktober 2023. Subjek penelitian ini adalah seluruh ibu bayi yang berkunjung di Praktek Bidan Eni Novita Sari sebanyak 50 orang. Besar sampel sebanyak 50 orang dengan teknik total sampling. Analisis data penelitian menggunakan uji uji t-berpasangan.Hasil: Pengetahuan ibu tahap pretest mayoritas kurang sebanyak 90%. Tahap postest mayoritas baik sebanyak 80%. Terdapat perbedaan pengetahuan ibu bayi tentang pijat bayi sebelum dan sesudah diberikan intervensi berupa audio visual (p = <0,001).Kesimpulan: Pemberian audio visual efektif terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentangg pijat bayi.
Analisis status gizi terhadap perkembangan motorik kasar anak balita Nuraidah, Nuraidah; Yatina, Nur; Siregar, Nur Ayun; Nuraini, Nuraini; Nurajiati, Nurajiati; Nababan, Tiarnida
Haga Journal of Public Health (HJPH) Vol. 1 No. 3 (2024): Juli 2024
Publisher : YAYASAN VICTORY HAGA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62290/hjph.v1i3.23

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan motorik kasar anak merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat. Masalah motorik kasar sering dikaitkan dengan status gizi balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status gizi terhadap perkembangan motorik kasar anak balita. Metode: Desain penelitian yang digunakan berupa cross-sectional. Lokasi penelitian dilakukan di Puskesmals Medan Johor, mulai bulan Agustus-September 2023. Subjek penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak balita usia 1-5 tahun yang melakukan kunjungan ke Puskesmas Medan Johor sebanyak 45 orang. Besar sampel penelitian sebanyak 45 orang yang direkrut dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan secara langsung kepada bayi, mengukur status gizi berdasarkan IMT menurut PB/U atau TB/U anak usia 1-5 tahun, pengukuran perkembangan motorik kasar dilakukan dengan pemberian kuesioner. Analisis data penelitian menggunakan uji Chi Square. Hasil: Anak balita mayoritas memiliki status gizi normal dan perkembangan motorik kasar yang normal. Status gizi balita signifikan terhadap perkembagan motorik kasar anak. Kesimpulan: Anak balita usia 1-5 tahun dengan status gizi normal berhubungan signifikan dengan perkembanngan motorik kasar anak. Asupan gizi yang seimbang berperan penting dalam perkembangan motorik kasar anak.
Hubungan berat badan lahir rendah dengan kejadian stunting: Tinjauan Literatur Syahrul Khairati; Siti Maisyaroh Fitri Siregar; Sri Wahyuni; Nurhasanah, Nurhasanah
Haga Journal of Public Health (HJPH) Vol. 1 No. 3 (2024): Juli 2024
Publisher : YAYASAN VICTORY HAGA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62290/hjph.v1i3.30

Abstract

Latar Belakang: Berat badan lahir pada bayi berkaitan erat dengan kejadian pascakelahiran, neonatus, dan morbiditas, dan dalam jangka panjang, berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan anak hingga kematian. Efek Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) sering kali diwariskan pada keturunannya, termasuk berat badan kurang atau stunting. Stunting menyebabkan penurunan kemampuan kognitif dan motorik anak sehingga pertumbuhan fisik, perkembangan mental, dan status kesehatannya terhambat. Stunting juga menyebabkan skor Intelligence Quotient (IQ) rata-rata sebelas poin lebih rendah dari anak-anak pada umumnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara BBLR dengan kejadian stunting berdasarkan berbagai artikel dengan judul yang sama.   Metode: Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur pada artikel yang diterbitkan pada tahun 2020-2024 dengan kata kunci BBLR dan kejadian stunting. Kriteria artikel menggunakan desain penelitian case-control dan analisis uji chi-square, serta lokasi penelitian tersebar di beberapa wilayah di Indonesia. Hasil: Hasil pencarian untuk semua artikel diperoleh sembilan artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis terhadap sembilan artikel menunjukkan bahwa enam artikel menyatakan adanya hubungan antara BBLR dan stunting, dan tiga artikel tidak menunjukkan adanya hubungan. Kesimpulan: BBLR merupakan salah satu fakor risiko kejadian stunting yang dimulai dari sejak dalam kandungan. Malnutrisi dan infeksi yang terjadi pada ibu hamil dan merupakan awal mula terjadinya stunting.
Pencegahan hipotermia pada bayi berat badan lahir rendah melalui metode kantong plastik Zebua, Juli Sulisto Fani; Hanum, Parida; Juleha, Juleha; Manalu, Juli Yani; Junienti, Junienti; Hutabarat, Jona Justinar; Siregar, Siti Arofah
Haga Journal of Public Health (HJPH) Vol. 1 No. 3 (2024): Juli 2024
Publisher : YAYASAN VICTORY HAGA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62290/hjph.v1i3.31

Abstract

Latar Belakang: Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia saat ini. Bayi BBLR dapat berdampak pada masalah pertumbuhan dan kesehatan fisik jika tidak diberikan segera upaya pencegahan setelah lahir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pencegahan hipotermia pada bayi berat badan lahir rendah melalui metode kantong plastik.   Metode: Desain penelitian yang digunakan berupa quasy experiment dengan rancangan non randomized pretest-posttest without control group design. Lokasi penelitian dilakukan di Puskesmas Meutulang. Waktu penelitian dimulai dari bulan Mei – Oktober 2023. Subjek penelitian ini adalah seluruh ibu bayi yang berkunjung di Puskesmas Meutulang sebanyak 50 orang. Besar sampel sebanyak 50 orang dengan teknik total sampling. Analisis data penelitian menggunakan uji wilcoxon. Hasil: Studi ini melaporkan bahwa terdapat sebanyak 88% bayi dengan suhu tubuh ≤350C sebelum pemberian metode kantong plastik, dan sebanyak 96% bayi dengan suhu tubuh >350C sesudah pemberian metode kantong plastik. Pemberian metode kantong plastik signifikan terhadap pencegahan hipotermia pada bayi BBLR (p = <0,001; Z = -4,942). Kesimpulan: Pemberian metode kantong plastik efektif terhadap peningkatan pencegahan hipotermia pada bayi BBLR.
Determinan kejadian putus berobat pasien tuberkulosis Kalsum, Ummi; Girsang, Ermi; Nasution, Sri Lestari Ramadhani
Haga Journal of Public Health (HJPH) Vol. 1 No. 3 (2024): Juli 2024
Publisher : YAYASAN VICTORY HAGA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62290/hjph.v1i3.32

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Tuberkulisis (TB) merupakan salah satu penyakit kesehatan masyarakat secara global hingga saat ini. Berhenti konsumi obat sebelum 6 bulan dapat meningkatkan risiko kematian bagi penderita dan penularan bagi orang lain termasuk anggota keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan kejadian putus berobat (drop out) pasien TB. Metode: Desain penelitian yang digunakan berupa crossectional. Lokasi penelitian dilakukan di Puskesmas Aek Goti Kecamatan Silangkitang Kabupaten Labuhan Batu Selatan. Waktu penelitian dimulai dari bulan Januari-Mei 2024. Subjek penelitian ini adalah seluruh penderita TB yang berkunjung di Puskesmas Aek Goti sebanyak 200 orang. Besar sampel sebanyak 100 orang yang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Analisis data penelitian menggunakan uji uji Chi Square. Hasil: Hasil penelitian melaporkan bahwa pengetahuan pasien TB paling banyak pada kategorik kurang baik sebanyak 52%. Sebanyak 87% dukungan pendamping minum obat adalah tidak aktif. Sebanyak 96% responden mengalami efek samping obat dengan kategorik berat. Sebanyak 95% tenaga kesehatan adalah mendukung pasien TB untuk berobat.   Kesimpulan: Pengetahuan, dukungan petugas kesehatan serta efek samping obat signifikan terhadap kejadian putus berobat pada pasien TB.
Analisis determinan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan Diana, Diana; Hotmadeli
Haga Journal of Public Health (HJPH) Vol. 1 No. 3 (2024): Juli 2024
Publisher : YAYASAN VICTORY HAGA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62290/hjph.v1i3.33

Abstract

Latar belakang: Anak balita yang mengalami stunting memiliki dampak negatif terhadap kesehatan, dan tumbuh kembang anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional. Lokasi penelitian dilakukan di Puskesmas Ulu Pungkut Kabupaten Mandailing Natal pada bulan Maret 2023. Subjek penelitian ini adalah seluruh ibu balita yang berkunjung di Puskesmas Ulu Pungkut selama bulan September 2022-Maret 2023 sebanyak 131 orang. Penelitian ini melibatkan 62 orang ibu balita dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan secara langsung dengan menyebarkan kuesioner dan melakukan wawancara kepada ibu balita. Analisis data penelitian menggunakan uji Chi Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 38,7% balita memiliki riwayat BBLR, sebanyak 67,7% balita tidak diberi ASI eksklusif, sebanyak 51,6% balita memiliki riwayat pemberian MP-ASI yang tidak sesuai dan sebanyak 38,7% balita usia 24-59 bulan mengalami stunting. Riwayat BBLR (p = 0,629; PR = 0,68; 95%CI 0,149-5,120) tidak signifikan terhadap kejadian stunting pada balita. Riwayat pemberian ASI eksklusif (p = 0,001; PR = 9,9; 95%CI 1,317 – 27,019) dan MP-ASI (p = 0,002; PR = 17,2; CI95% 1,508 – 29,812) signifikan terhadap kejadian stunting pada balita. Kesimpulan: Balita yang memiliki riwayat pemberian ASI eksklusif dan MP-ASI yang sesuai berkorelasi signifikan terhadap kejadian stunting.
Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Pada Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sei Kepayang Barat Kabupaten Asahan Tahun 2023 Rifai, Achmad; Hasibuan, Rizki Kurniaty; Bangun, Sri Melda Br.; Widyaningsih, Fadlilah; Rahma, Nisa Dian; Yudha, Angga Tinova
Haga Journal of Public Health (HJPH) Vol. 1 No. 3 (2024): Juli 2024
Publisher : YAYASAN VICTORY HAGA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62290/hjph.v1i3.34

Abstract

Latar Belakang: Kurangnya kualitas pelayanan di Puskesmas dapat berkontribusi terhadap kepuasan pasien yang melakukan pengobatan rawat jalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien rawat jalan. Metode: Desain penelitian yang digunakan berupa cross-sectional. Lokasi penelitian dilakukan di Puskesmas Sei Kepayang Barat pada Maret 2023. Subjek penelitian ini adalah seluruh pasien yang berkunjung di Puskesmas Sei Kapayang Barat selama bulan Desember 2022 – Maret 2023 sebanyak 1248 orang. Besar sampel penelitian sebanyak 93 orang pasien dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan secara langsung dengan menyebarkan kuesioner dan melakukan wawancara kepada pasien. Analisis data penelitian menggunakan uji Chi Square dan regresi logistik biner. Hasil: Kualitas pelayanan meliputi penampilan, kehandalan, daya tanggap, pehatian dan jaminan signifikan terhadap kepuasan pasien (p = <0,001). variabel yang dominan mempengaruhi kepuasan pasien adalah variabel jaminan (p = <0,001; PR= 4,1; 95% IK 1,801–12,854). Kesimpulan: Kualitas pelayanan meliputi penampilan, kehandalan, daya tanggap, pehatian dan jaminan yang tidak baik signifikan terhadap kepuasan pasien (p = <0,001).
Analisis hubungan kebersihan diri dan sanitasi lingkungan dengan keluhan penyakit kulit pasien Suriani, Suriani; Ginting, Chrismis Novalinda; Nasution, Ali Napiah
Haga Journal of Public Health (HJPH) Vol. 1 No. 3 (2024): Juli 2024
Publisher : YAYASAN VICTORY HAGA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62290/hjph.v1i3.35

Abstract

Latar Belakang: Kondisi penyakit kulit merupakan masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia. Penyakit ini tidak dianggap penting hingga saat ini sehingga banyak orang percaya bahwa penyakit kulit tidak berbahaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kebersihan diri dan sanitasi lingkungan dengan keluhan penyakit kulit. Metode: Desain penelitian yang digunakan berupa crossectional. Penelitian ini dilakukan di UPT Puskesmas Pekan Tolan Kecamatan Kota Rakyat Kabupaten Labuhan Selatan Tahun 2024. Waktu penelitian dimulai dari bulan Januari–April 2024. Subyek penelitian ini adalah seluruh pasien yang berobat di Puskesmas UPT Puskesmas Pekan Tolan Kecamatan Kota Rakyat Kabupaten Labuhan Selatan Tahun 2023 sebanyak 981 orang. Besar sampel penelitian sebanyak 100 orang dengan teknik simple random sampling. Data dianalisis dengan uji uji Chi Square. Hasil: Hasil penelitian melaporkan bahwa sebanyak 70% responden memiliki personal hygiene yang buruk, 68% responden dengan sanitasi lingkungan yang tidak memenuhi syarat. Kebersihan diri dan sanitasi lingkungan signifikan terhadap keluhan penyakit kulit. Kesimpulan: Kebersihan diri yang buruk dan sanitasi lingkungan yang tidak memenuhi syarat signifikan terhadap keluhan penyakit kulit.
Determinan kejadian obesitas pada anak sekolah dasar: studi cross-sectional Sandalayuk, Marselia; Arda, Zul Adhayani; Hafid, Wahyuni; Badu, Franning Deisi; Harun, Amalia; Hatta, Herman; Nuryani, Nuryani; Akbar, Hairil; Kanan, Maria
Haga Journal of Public Health (HJPH) Vol. 2 No. 1 (2024): November 2024
Publisher : YAYASAN VICTORY HAGA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62290/hjph.v2i1.37

Abstract

Latar belakang: Obesitas pada anak sekolah dasar merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di dunia. Masalah psikososial dan emosional seperti timbulnya rasa tidak percaya diri serta stigma sosial merupakan salah satu dampak obesitas pada anak. Studi ini bertujuan untuk menganalisis determinan kejadian obesitas pada anak sekolah dasar di tiga SDN yang ada di Kota Gorontalo Provinsi Gorontalo.Metode: Studi ini menggunakan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa sekolah dasar yang ada di SDN 70 Kota Tengah, SDN 71 Kota Tengah dan SDN 83 Kota Tengah Provinsi Gorontalo, Tahun 2023, dengan jumlah sampel sebanyak 208 anak yang diambil dengan teknik proporsional stratified random sampling. Pengunpukan data dilakukan dengan menyebarkan instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistik Chi Square.Hasil: Sebanyak 28,8% anak sekolah mengalami obesitas. Sebanyak 11,5% anak mengalami obesitas karena faktor genetik dan 25,5% karena aktivitas fisik yang rendah. Faktor genetik (p= 0,017) dan aktivitas fisik (p= 0,017) signifikan terhadap kejadian obesitas pada anak. Jenis kelamin (p= 0,873), pendapatan orang tua (P = 0,898), faktor genetik ayah (p = 0,434), frekuensi makan (p= 0,498) dan konsumsi fast food (p = 0,899) adalah tidak signifikan terhadap obesitas pada anak sekolah.Kesimpulan: Salah satu faktor determinan yang memengaruhi kejadian obesitas pada anak sekolah adalah faktor genetik dan aktivitas fisik yang rendah. Jenis kelamin, pendapatan orang tua yang tinggi, faktor genetik ayah yang obesitas, frekuensi makan yang sering serta sering konsumsi fast food adalah tidak signifikan terhadap obesitas pada anak sekolah.
Peningkatan pengetahuan remaja putri tentang tablet tambah darah untuk mencegah anemia melalui metode penyuluhan Tindaon, Rotua Lenawati; Feronika, Agnes Intan; Amadea, Calista Putri; Aqil, Muhammad Said; Wildan, Muhammad; Pardede, Eva Elfrida
Haga Journal of Public Health (HJPH) Vol. 2 No. 1 (2024): November 2024
Publisher : YAYASAN VICTORY HAGA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62290/hjph.v2i1.40

Abstract

Latar belakang: Masalah anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan masyarakat diseluruh dunia hingga saat ini, terutama di negara-negara berkembang. Salah satu dampak anemia pada remaja putri adalah dapat mengganggu konsentrasi belajar, kelelahan dan penurunan kebugaran fisik. Studi ini bertujuan untuk membandingkan peningkatan pengetahuan remaja putri tentang tablet tambah darah dalam mencegah anemia melalui metode penyuluhan. Metode: Studi ini menggunakan rancangan one group pretest-posttest design. Lokasi penelitian dilakukan di SMP Negeri 4 Gelumbang. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Juni 2024. Subyek studi ini adalah seluruh remaja putri di kelas VII-VIII SMP Negeri 4 Gelumbang sebanyak 58 orang dengan teknik total sampling. Intervensi pada penelitian ini berupa metode penyuluhan tentang konsumsi tablet tambah darah. Pretest dan posttest berupa pengukuran pengetahuan remaja putri, dilakukan sebelum dan sesudah pemberian intervensi metode penyuluhan. Pengumpulan data dilakukan secara langsung dengan menggunakan instrumen kuesioner terkait pengetahuan remaja putri tentang tablet tambah darah. Tahapan analisis data dimulai dengan menghitung distribusi frekuensi pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian intervensi. Analisis data menggunakan uji Mc Nemar.Hasil: Sebanyak 84,5% remaja putri berpengetahuan kurang tentang konsumsi tablet tambah darah sebelum diberikan penyuluhan. Setelah remaja putri menerima penyuluhan,pengetahuan mereka menjadi baik sebesar 69%. Terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan remaja putri sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang tablet tambah darah (p = 0,001).Kesimpulan: Pengetahuan remaja putri tentang konsumsi tablet tambah darah setelah diberikan penyuluhan mengalami peningkatan yang signifikan dengan kategorik baik. Pemberian metode penyuluhan signifikan terhadap peningkatan pengetahuan remaja dalam mencegah anemia.