cover
Contact Name
Galih El Fikri
Contact Email
galih.el.fikri@uts.ac.id
Phone
+6285175431100
Journal Mail Official
jurnal.fith@uts.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Olat Maras, Batu Alang, Kec. Moyo Hulu, Kab Sumbawa, NTB Indonesia - 84371
Location
Kab. sumbawa,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Life Science and Technology
ISSN : -     EISSN : 30257166     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
BIOMARAS : Journal of Life Science and Technology (ISSN 3025-7166)merupakan Jurnal Ilmiah Akses Terbuka yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati, Universitas Teknologi Sumbawa. BIOMARAS : Journal of Life Science and Technology terbit dua kali dalam setahun dan kini aktif menggunakan Open Journal System (OJS) yang mempublikasikan artikel asli, artikel pendek, dan artikel review di semua bidang multi-disiplin ilmu termasuk biosistematika, genetika molekuler, bioteknologi, keanekaragaman hayati, mikrobiologi, ekologi, ilmu lingkungan, pertanian, perikanan dan peternakan serta implementasi ilmu sains di masyarakat. Jurnal ini menerbitkan naskah yang ditulis dalam bahasa Inggris dan Indonesia. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun (Februari dan Agustus) dalam versi online.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 32 Documents
Analisis Kandungan Senyawa Bioaktif dari Produk Pupuk Hayati RiceSolutionTM, PT Archipelago Biotechnology Indonesia dengan Teknik Kromatografi dalam Menghambat Cytochrome bc1 Puji Lestari, Itha; Fenylestari, Gita; Budhi Kusuma, Ali
BIOMARAS : Journal of Life Science and Technology Vol 2 No 2: BIOMARAS : Vol 2, No 2 Agustus 2024
Publisher : Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Padi (Oryza sativa L.) merupakan makanan pokok bagi sebagian besar masyarakat Indonesia dan memiliki peran penting dalam pertanian global. Meskipun Indonesia merupakan salah satu penghasil beras terbesar, faktor serangan patogen seperti hawar daun bakteri dan tungro dapat menurunkan hasil panen secara signifikan. Pengembangan produk pupuk hayati yang inovatif dapat menjadi aset berharga untuk mendukung pertanian padi di Indonesia, terutama untuk mendorong pertumbuhan tanaman dan membantu padi melawan penyakit yang disebabkan oleh mikroba atau parasit. Salah satu produk pupuk hayati yang sudah banyak digunakan di kalangan petani padi Sumbawa adalah Ricesolution. Pupuk RiceSolution produksi PT. Archipelago Bioteknology Indonesia dikenal sangat efektif untuk mengobati penyakit hawar daun dan mempercepat pertumbuhan Padi, namun belum ada bukti ilmiah tentang kandungan kimia produk ini yang dilaporkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil senyawa bioaktif yang terkandung dalam sampel pupuk hayati RiceSolution Archi Biotech Indonesia dengan menggunakan teknik LC-MS. RiceSolution adalah pupuk yang diproduksi oleh Laboratorium Bioteknologi Nusantara Indonesia. Pupuk cair ini dapat digunakan sebagai biofungisida dan bioinsektisida biasa yang tidak berbahaya bagi ekosistem karena menggunakan bantuan PGPR yang membuat suplemen dalam pupuk dapat dengan mudah dikonsumsi tanaman melalui siklus mineralisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel RiceSolution mengandung 29 senyawa bioaktif; enam belas diantaranya berhasil diidentifikasi sebagai Hidroklorida, Acetophenone, 1,3,5-Norcaratrien, 2-Carbethoxycyclopentanone, 2-Fenilpirol, 4-(1-BOC-4-PIPERIDYL)-1-Butanol L, Lidokain, Tert- butil 4- (Siklopropilmetil L) Piperidin-1-Karboksilat; 5-[(2-Ethylhexyl)amino]-6-Metil-1,2,4-triazin-3(2H)-one, Tert-butil 4- (Siklopropilmetil), Piperidin-1-Karboksilat, Os9545500, N2-Benzoil -L-lisil-N-(4-karbamimidamidobutil)-L- Lisinamid, MFCD00059002, Asam Stearat, (1s,2R,1'R,2'S)-2,2'-{1,224,7,10,13,1- Hexaoxacyclooctadecane- 2,9-diylbis[mtethylene (hexylcar bamoyl0]} Asam disikloheksanakarboksil, Bis{2-[bis(hidroksietil)amino]etil}2-[(9E)-9-oktadesen-1-il]suksinat. bioaktif ini diketahui menjadi nilai dalam pertanian dari berbagai penelitian sebelumnya, data ini juga menandai sisa potensi “materi gelap kimiawi” yang belum teridentifikasi.
Pengaruh Pemberian Probiotik Terhadap Kualitas Fisika dan Mikrobiologi Air Tambak Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) di PT. Caridea Jaya Lestari Kabupaten Sumbawa : - -, Asmiyanti; Rimbun Anggih Chaidir, Riri; Sherly Feliayana Elisabeth Huka; Pardiyono
BIOMARAS : Journal of Life Science and Technology Vol 2 No 2: BIOMARAS : Vol 2, No 2 Agustus 2024
Publisher : Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nusa Tenggara Barat menduduki peringkat kedua sebagai pemasok udang terbesar setelah Jawa Barat. Produksi udang terus meningkat setiap tahunnya. Jenis udang yang paling banyak dibudidayakan adalah udang vaname. Dalam budidaya udang, faktor yang sangat penting adalah kualitas dan mikrobiologi air. Buruknya kualitas air dapat menyebabkan terganggunya kelangsungan hidup udang. Salah satu perlakuan yang dapat dilakukan adalah pemberian probiotik. Dosis yang digunakan umumnya 5 mg/L. Pemberian probiotik dapat membantu menjaga kestabilan air kolam. Di PT. Caridea Jaya Lestari, pemberian probiotik rutin dilakukan dua hari sekali. Kegiatan yang dilakukan adalah pengecekan kualitas air menggunakan alat YSI parameter sedangkan pengecekan mikrobiologi air menggunakan metode penghitungan koloni vibrio sp pada media TCBS. Adapun parameter yang diukur adalah salinitas, suhu, pH dan oksigen terlarut. Parameter suhu selama penelitian berkisar pada angka 26-29° C, salinitas berkisar antara 36-42 ppt, rata-rata nilai pH yaitu 7,9-8,4 serta oksigen terlarut berkisar antara 5,4-6,3 ppm. Parameter suhu, pH dan oksigen terlarut berada pada kisaran standar. Sedangkan salinitas melebihi standar bakumutu. Hal tersebut diduga karena cuaca panas selama pengamatan yang menyebabkan penguapan sehingga salinitas ikut meningkat. Selain itu, untuk kualitas mikrobiologi air kisaran Vibrio mulai dari minggu pertama sampai minggu keempat adalah 4,8 × 102 CFU/ml hingga TBUD (Terlalu Banyak Untuk Dihitung). TBUD diduga disebabkan karena tidak dilakukannya pergantian air pada kolam sehingga limbah organik menumpuk di dasar kolam. Adapun batas maksimum Vibrio sp pada kolam budidaya adalah 104 CFU/ml. Penggunaan probiotik mampu menjaga kestabilan parameter air dan meminimalisir pertumbuhan vibrio.
Karaterisasi Biokimia Kandidat Bakteri Endofit Dari Alga Hijau (Ulva lactuca) Sebagai Bioprospeksi Agen Pengendalian Hayati Kantari, Wulan Wila; ariyanti, dwi
BIOMARAS : Journal of Life Science and Technology Vol 2 No 2: BIOMARAS : Vol 2, No 2 Agustus 2024
Publisher : Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ulva lactuca or sea lettuce is a green seaweed that is formed like a thin and smooth leaf sheet that has enormous benefits in various fields. One of Ulva lactuca's existence is having endophytic bacteria. Endophytic bacteria are microorganisms that live symbiotically in the tissues of their host plants without causing damage or adverse effects on plants. Endophytic bacteria from Ulva lactuca can have a variety of biochemical activities that have potential as biological control agents against plant pathogens. The study of biochemical characterization of these endophytic bacteria becomes very important to understand the mechanism of their interaction with their host as well as potential applications in biological control. The purpose of this study is to know the results of the characterization of endophytic bacteria isolated from green algae (Ulva lactuca) and to know the results of their biochemical tests. To find out the characterization using morphological characterization methods, gram staining and endospores, and indole tests. While biochemical tests are citrate test, urease test, indole test, and catalase. So that different characterization results are obtained and have diverse morphologies. Biochemical tests of the four candidate isolates of endophytic bacteria found that these endophytic bacteria are suitable for bioprospecting biological control agents. Keywords: 1; Ulva lactuca 2; endophytic bacteria 3; bioprospection of biological control agents
Isolasi Bakteri Penghasil Enzim Xanthine Oxidase sebagai Kandidat Enzim untuk Deteksi Asam Urat Fitriana, Maya; Nasution, Salman Khan
BIOMARAS : Journal of Life Science and Technology Vol 2 No 2: BIOMARAS : Vol 2, No 2 Agustus 2024
Publisher : Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Eksplorasi sampel tanah dari mata air di Kecamatan Maronge telah dilakukan dengan mengisolasi bakteri pada medi selektif yang diharapkan dapat menghasilkan enzim xantin oxidase. Dari hasil isolasi berhasil mendapatkan 17 isolat bakteri. Karakteristik morfologi dari bakteri menunjukkan ciri yang berbeda-beda. Selanjutnya dilakukan pengujian aktivitas enzim secara kualitatif dari ekstrak kasar enzim yang diekstrak dari bakteri yang ditumbuhkan dan teridentifikasi ada 7 isolat yang berpotensi menghasilkan enzim xantin oxidase.
Strategi Pengembangan Usaha Peternakan Kerbau di Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa Firmansyah, Wiwin; Nealma, Samuyus; Jatnika, Ahmad Reza
BIOMARAS : Journal of Life Science and Technology Vol 3 No 1: BIOMARAS : Vol 3, No 1 Februari 2025
Publisher : Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi usaha, menemukan hambatan, dan membuat strategi untuk pengembangan peternakan kerbau di Kecamatan Moyo Hilir Kab Sumbawa. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif analitis dan survey, dengan menggunakan matriks IFE, EFE, IE, dan SWOT. Data hasil penelitian diolah menggunakan software excel. Hasilnya penelitian menunjukkan bahwa produk turunan kerbau adalah kekuatan utama usaha (skor 0,579), sedangkan sistem pemeliharaan tradisional adalah kelemahan utama (skor 0,550). Peluang terbesar adalah dukungan pemerintah (skor 0,629), sementara ancaman utama adalah kekeringan (skor 0,758). Matriks IE menempatkan bisnis pada posisi pertumbuhan. Strategi pengembangan yang disarankan mencakup. (1) Meningkatkan peran pemerintah dalam mengembangkan industri peternakan kerbau, (2) Menciptakan agenda budaya karapan kerbau yang konsisten untuk meningkatkan minat peternak, (3) Mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam pengembangan industri peternakan kerbau, dan (4) Memanfaatkan teknologi untuk memastikan ketersediaan pakan. Penerapan ini diharapkan peternakan kerbau akan berkembang secara berkelanjutan, meningkatkan kesehatan peternak, dan meningkatkan ekonomi daerah.
Analisis Pendapatan Akibat Penyakit Mulut dan Kuku pada Sapi Bali di Kecamatan Moyo Hilir Sumbawa Ismi, Isnaini; Nealma, Samuyus; Jatnika, Ahmad Reza
BIOMARAS : Journal of Life Science and Technology Vol 3 No 1: BIOMARAS : Vol 3, No 1 Februari 2025
Publisher : Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pendapatan peternak sapi bali di Kecamatan Moyo Hilir sebelum dan Pasca PMK. metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Observasi, Kuesioner dan wawancara dengan analisis data menggunakan Uji T. Pendapatan sebelum PMK sebesar 1.13% dan meningkat sebesar 8.40% pasca PMK. Biaya pembelian bibit sebelum PMK sebesar 6.80% meningkat sebesar 40.00% pasca PMK. biaya penyusutan peralatan sebelum PMK sebesar 4.77% meningkat sebesar 5.17% pasca PMK, biaya pajak cenderung relatif sama sebelum dan pasca PMK sebesar 3.62%, begitu juga dengan tagihan listrik, dan tagihan air menunjukkan hasil yang sama  sebesar 2.90% sebelum dan sesudah PMK. Biaya obat- obatan sebesar 3.89% sebelum PMK dan meningkat sebesar 51.90% pasca PMK. Biaya pakan 10.46% sebelum PMK dan 10.31% pasca PMK, biaya tenaga kerja sebelum PMK 89.40% dan 77.20 setelah PMK. Berdasarkan uji biaya tetap, terdapat perbedaan pendapatan peternak yang besar. Namun, biaya penyusutan kandang, penyusutan peralatan, pajak,  listrik dan air menunjukkan perbedaan yang tidak signifikan antara sebelum wabah dan pasca wabah. Pada uji biaya tidak tetap menunjukkan hasil yang signifikan pada variabel pembelain bibit, sedangkan pada biaya pakan, biaya obat-obatan dan biaya tenaga kerja menunjukkan hasil yang tidak signifikan antara sebelum wabah dan pasca wabah.
Pengaruh Tingkah Laku Seksual Terhadap Kualitas Spermatozoa Sapi Bali di Balai Inseminasi Buatan Daerah Provinsi NTB
BIOMARAS : Journal of Life Science and Technology Vol 3 No 1: BIOMARAS : Vol 3, No 1 Februari 2025
Publisher : Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkah laku seksual terhadap kualitas spermatozoa sapi bali di Balai Inseminasi Buatan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Evaluasi kualitas semen dilakukan secara makroskopis meliputi jumlah volume spermatozoa dan secara mikroskopis meliputi motilitas dan konsentrasi spermatozoa. Metode analisis yang digunakan yaitu metode deksriptif dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan nilai tingkah laku seksual (waktu reaksi) tertinggiterdapat pada pejantan Baros 0,67±0,36 menit sedangkan tingkah laku seksual (waktu ejakulasi) tertinggi terdapat pada pejantan Baros dengan lama 0,58±0,33 menit. Nilai rata-rata volume spermatozoa tertinggi terdapat pada pejantan Summarose 5,12±0,79 ml, nilai rata-rata motilitas spermatozoa tertinggi terdapat pada pejantan Baros 65,83±4,92% dan nilai rata-rata konsentrasi spermatozoa tertinggi terdapat pada pejantan Baros 1,236±111,63 x 106/ml. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh dengan nilai sig (0,02) tingkah laku seksual terhadap volume spermatozoa sapibali, sedangkan hasil analisis tingkah laku seksual terhadap motilitas dan konsentrasi spermatozoa tidak terdapat pengaruh dengan nilai sig (0,259) dan (0,214) pada sapibali di Balai Inseminasi Buatan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Kualitas Fisik dan Organoleptik Sosis Daging Kambing dengan Konsentrasi Tepung Tapioka yang Berbeda Junita, Aida Norma; Jatnika, Ahmad Reza; Tanggasari, Devi
BIOMARAS : Journal of Life Science and Technology Vol 3 No 1: BIOMARAS : Vol 3, No 1 Februari 2025
Publisher : Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi tepung tapioka pada kualitas fisik dan organoleptik sosis daging kambing. Uji fisik dan organoleptik meliputi, pH, susut masak, randemen, aroma, rasa, warna, dan tekstur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan 3 ulangan yaitu P1= tanpa tepung tapioka, P2= 15% tepung tapioka, P3= 30% tepung tapioka dan P4= 45% tepung tapioka. Data yang diperoleh akan di anlisis dengan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil penelitian ini menunjukkan konsentrasi tepung tapioka yang berbeda berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pH, aroma, rasa, warna dan tekstur. Sedangan pengaruh terhadap susut masak dan randemen tidak berpengaruh nyata (P>0,05). Konsentrasi tepung tapioka sebesar 45% dari komponen bahan dapat menghasilkan nilai pH yang tinggi (7.50±0.00), Susut masak yang tinggi (1.63±0.39) dan randemen yang rendah (0.84±0.12). Perlakuan yang paling baik terdapat pada P1 yang dimana pH normal (7.02±016), susut masat rendah (1.32±0.35) dan randemen tinggi (1.04±0.00). Berdasarkan nilai organoleptik konsentrasi tepung tapioka sebesar 15% menghasilakan aroma yang sedap (4.16±047), rasa yang enak (4.52±0.50), warna putih keabuan (2.48±0.71) dan tekstur yang lembut (1.76±0.43).
Pengaruh Penggunaan Probiotik Promix Terhadap Kualitas dan Kuantitas Telur Puyuh Syafriani, Sahema; Jatnika, Ahmad Reza
BIOMARAS : Journal of Life Science and Technology Vol 3 No 1: BIOMARAS : Vol 3, No 1 Februari 2025
Publisher : Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Penggunaan Probiotik Promix Terhadap Kualitas dan Kuantitas Telur Puyuh di peternakan puyuh pak Wahyubi Dusun Ngali Desa Lape Kabupaten Sumbawa. Data di ambil secara observasi meliputi kualitas dan kuantitas telur puyuh. Metode analisis yang di gunakan adalah metode deskriptif dan di analisis dengan one way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan Penambahan Probiotik promix dalam pakan puyuh menunjukkan hasil yang berbeda nyata pada kualitas telur puyuh meliputi bobot telur dengan nilai tertinggi 11,17±0,55 gr, diameter telur 24,50±0,24 cm , ketebalan cangkang 0,336±0,35 cm dan kuantitas telur puyuh dengan perlakuan  P3mendominasi hasil tertinggi 26,08±0,50 Sedangkan penambahan probiotik promix tidak berpengaruh terhadap konsumsi pakan puyuh dengan nilai p-value 0,482
Sistem Pemasaran Ternak Kambing di Kecamatan Lopok Kabupaten Sumbawa Irvan, Muhammad; Apri Hartina, Wiwin
BIOMARAS : Journal of Life Science and Technology Vol 3 No 1: BIOMARAS : Vol 3, No 1 Februari 2025
Publisher : Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi peternakan di Kecamatan Lopok yang masih bersifat tradisional dan belum adanya pasar hewan di Kecamatan Lopok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran yang dilalui oleh peternak dalam memasarkan ternak, margin setiap saluran pemasaran yang di lalui dan efesiensi pemasaran masing-masing saluran pemasaran yang ada di Kecamatan Lopok Kabupaten Sumbawa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, responden penelitian ini adalah peternak kambing yang ada di Kecamatan Lopok kabupaten Sumbawa sebanyak 38 peternak, pedagang pengumpul yang membeli ternak diwilayah Kecamatan Lopok sebanyak 5 orang dan makelar ternak yang ada dilingkungan para peternak sebanyak 5 orang. Hasil penelitian ini sebagai berikut : (1) terdapat tiga saluran pemasaran ternak kambing  di Kecamatan Lopok yang dilalui peternak dalam menjual ternaknya, saluran tersebut diantaranya (peternak - pedagang pengepul - konsumen), (peternak - makelar ternak - konsumen) dan (peternak -konsumen). (2) terdapat dua saluran pemasaran yang memiliki margin pemasaran, saluran pemasaran tersebut adalah (Peternak - Pedagang Pengepul - Konsumen) dengan margin sebesar Rp. 260.000,00,  dan saluran (Peternak - Makelar Ternak - Konsumen) dengan margin sebesar Rp. 230.000,00. (3) Tingkat Efesiensi pemasaran yang paling baik adalah saluran pemasaran 3 (peternak - konsumen) dengan nilai 0,23% selanjutnya saluran pemasaran 2 (peternak - makelar ternak - konsumen) dan 1 (peternak -pedagang pengumpul - konsumen) dengan nilai 0,24% dan 0,26%.

Page 3 of 4 | Total Record : 32