cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
kontruksisosial@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Konstruksi Sosial: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial
Published by Actual Insight
Konstruksi Sosial: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial adalah jurnal penelitian dengan akses terbuka dengan peer-review cepat, yang menerbitkan karya dari berbagai bidang, termasuk antropologi, kriminologi, ekonomi, pendidikan, geografi, sejarah, linguistik, ilmu politik, psikologi, kebijakan sosial, pekerjaan sosial, sosiologi, dan sebagainya. Jurnal ini menerima naskah dengan menggunakan metodologi yang paling sesuai dengan pertanyaan penelitian, baik itu teoritis, empiris / arsip, analitik data besar, eksperimental, survei lapangan, wawancara, dan sejenisnya.
Articles 100 Documents
Fenomena Urbanisasi dan Dampaknya Terhadap Marginalisasi Sosial Menurut Octogesima Adveniens Sasi, Alfridus Yorianto; Derung, Teresia Noiman
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/konstruksisosial.v5i1.2656

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena urbanisasi serta dampak yang ditimbulkannya, baik yang bersifat positif maupun negatif. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak sosial dan ekonomi yang terjadi akibat urbanisasi serta kesenjangan yang muncul antara kawasan perkotaan dan pedesaan. Dalam penelitian ini, digunakan metode literatur review, yaitu dengan mengkaji berbagai referensi dan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor utama yang mendorong urbanisasi adalah tuntutan sosial dan ekonomi, di mana individu mencari pekerjaan yang lebih baik dan upah yang lebih tinggi di kota. Selain itu, urbanisasi juga dilakukan untuk mengubah gaya hidup, standar hidup yang serba biasa, menuju kehidupan yang lebih modern dan sejahtera. Namun, fenomena ini juga membawa dampak negatif, seperti terjadinya kemiskinan perkotaan, kurangnya infrastruktur, perlakuan yang tidak adil, dalam hal hal gaji yang mimalis, serta ketidakmerataan distribusi sumber daya. Penelitian ini memberikan gambaran yang lebih jelas tentang bagaimana urbanisasi mempengaruhi masyarakat dan menciptakan perubahan signifikan dalam struktur sosial dan ekonomi suatu daerah.
Survey Mengenai Kebocoran Data di Era Digital Meshar, Fathania Aliefa; Bariiyah, Syifa Khairul; Mulyadi, Dadi; Nurhasbiyah, Ilfah; Nurmalasari, Wanda Azhar; Fitria, Sabrina An Nissa
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/konstruksisosial.v5i1.2808

Abstract

Pada era digital saat ini salah satu ancaman yang paling signifikan adalah kebocoran data, hal ini tentunya menimbulkan kekhawatiran yang mendalam bagi masyarakat umum. Penelitian ini berfokus untuk memahami mengenai apa itu kebocoran data yang saat ini sering terjadi, khususnya di media digital serta untuk mengetahui pandangan masyarakat mengenai kebocoran data. Studi ini menerapkan pendekatan kuantitatif dan deskriptif. Untuk mengumpulkan data, kuesioner disebarkan kepada responden melalui Google Forms. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami kebocoran data pada nomor handphone yang seringkali mendapatkan panggilan dari orang asing yang mencurigakan. Berdasarkan hasil survei, di Indonesia saat ini mengenai kebocoran data masih belum ditanggapi dengan serius oleh pemerintah karena masih banyak orang yang mengalami kebocoran data diakibatkan oleh sistem yang kurang memadai. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber wawasan baru serta meningkatkan kepedulian dan kesadaran pada keamanan privasi dan data.
Pengaruh Civic Engagement terhadap Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan pada Komunitas Petani di Dusun Ciwelut, Karawang Sartika, Euis Dwi; Anggraeni, Leni; Nugraha, Dadi Mulyadi
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/konstruksisosial.v5i1.3209

Abstract

Penelitian ini menelaah pengaruh keterlibatan warga negara (civic engagement) terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) serta faktor‑faktor yang memediasi hubungan tersebut pada komunitas petani Dusun Ciwelut, Karawang. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei asosiatif‑kausal, data dikumpulkan dari 40 petani berusia 16–65 tahun dan dianalisis melalui regresi linier sederhana. Hasil uji F (146,762; p < 0,001) dan uji t (12,115; p < 0,001) menunjukkan keterlibatan warga negara berpengaruh signifikan terhadap pencapaian TPB Tanpa Kelaparan, Pendidikan Berkualitas, Pekerjaan Layak & Pertumbuhan Ekonomi, serta Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab. Koefisien korelasi (R = 0,891) mengindikasikan hubungan sangat kuat, sedangkan koefisien determinasi (R² = 0,794) menegaskan bahwa 79,4 % variasi capaian TPB dijelaskan oleh keterlibatan warga; sisanya 20,6 % dipengaruhi faktor internal (keterampilan, sikap, pengetahuan dan perilaku kewarganegaraan, modal sosial, karakteristik individu) dan eksternal (kebijakan pemerintah, kondisi ekonomi makro, infrastruktur, teknologi, jaringan sosial, serta dinamika sosio‑politik). Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi nilai‑nilai pendidikan kewarganegaraan dalam program pemberdayaan petani untuk memupuk partisipasi kolektif dan mempercepat realisasi TPB di pedesaan.
Pengaruh Money Politic terhadap Keputusan Memilih Pemilih di Kabupaten Minahasa pada Pemilu 2024 Hansiden, Polii Einjelheart; Supit, Brain Fransisco
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/konstruksisosial.v5i1.3343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan: sejauh mana money politic memengaruhi keputusan memilih pemilih di Kabupaten Minahasa pada Pemilu 2024? Pendekatan kuantitatif digunakan melalui survei terhadap 348 responden yang dipilih dengan teknik random sampling dari total DPT sebesar 254.783 jiwa. Instrumen kuesioner diuji validitas isi melalui expert judgement dan merujuk pada literatur sebelumnya. Hasil menunjukkan bahwa 40,8% responden pernah menerima uang/barang, dan 53,3% menyatakan bahwa hal tersebut memengaruhi keputusan memilih mereka. Uang tunai merupakan bentuk paling dominan (87,6%) dan mayoritas pemberian dilakukan saat kampanye atau hari pemilihan. Kebaruan studi ini terletak pada pemetaan empiris berbasis konteks lokal Minahasa yang sebelumnya minim diteliti, serta integrasi data kuantitatif dengan teori patron-klien. Studi ini memperkuat temuan sebelumnya namun memberikan kontribusi baru tentang pengaruh jaringan sosial dan kondisi ekonomi lokal terhadap penerimaan politik uang. Implikasi praktis mencakup pentingnya penegakan hukum, edukasi politik, penguatan pengawasan, serta tata kelola pemilu berbasis digital untuk memutus praktik politik transaksional di tingkat lokal.
Konsep dan Implementasi Kepemimpinan Kolaboratif dalam Organisasi Sektor Publik Supit, Brain Fransisco; Einjelheart, Hansiden Polii; Mewengkang, Ressy
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/konstruksisosial.v5i1.3346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konsep kepemimpinan kolaboratif dalam organisasi sektor publik, mengevaluasi praktik implementasinya berdasarkan berbagai studi terdahulu, serta mengidentifikasi beragam faktor yang dapat mendukung maupun menghambat penerapan model kepemimpinan ini di lingkungan birokrasi pemerintahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang menganalisis berbagai sumber data sekunder yang relevan, baik berupa artikel jurnal, buku referensi, laporan penelitian, maupun dokumen kebijakan terkait kepemimpinan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kolaboratif memiliki peran strategis dalam meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan, memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan, membangun budaya kerja yang terbuka, serta mendorong lahirnya inovasi di bidang penyelenggaraan pelayanan publik yang berbasis kebutuhan masyarakat. Meskipun demikian, penerapan kepemimpinan kolaboratif masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain budaya birokrasi yang cenderung hierarkis, resistensi terhadap perubahan, rendahnya literasi kepemimpinan partisipatif, serta keterbatasan kapasitas sumber daya manusia di sektor publik.  
Implementasi Ekstrakurikuler Pramuka dalam Menguatkan Modal Sosial pada Siswa Sekolah Rakyat Ancol Shofiah, Hilma Haula; Budimansyah, Dasim; Tanzil, Sri Wahyuni
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/konstruksisosial.v5i2.3513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kegiatan ekstrakurikuler Pramuka dalam menguatkan modal sosial pada siswa di Sekolah Rakyat Ancol. Modal sosial dipahami sebagai sumber daya yang terbentuk melalui interaksi sosial dan diwujudkan dalam bentuk kepercayaan, nilai dan norma sosial, serta jaringan sosial. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa kegiatan Pramuka menjadi medium efektif dalam membangun kepercayaan antarsiswa, menanamkan nilai tanggung jawab, disiplin, serta membentuk jaringan sosial lintas kelas dan sekolah. Aktivitas berbasis kelompok dan partisipatif dalam kegiatan Pramuka mendorong keterlibatan aktif siswa, memfasilitasi internalisasi norma secara alamiah, serta memperkuat keterikatan sosial. Temuan ini mengonfirmasi kerangka teori modal sosial dari Coleman dan memperkaya kajian pendidikan karakter berbasis komunitas sekolah. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada analisis kegiatan Pramuka di sekolah komunitas alternatif, yang belum banyak diteliti dalam literatur pendidikan dan modal sosial. This study aims to analyze the implementation of scouting extracurricular activities in strengthening students' social capital at Sekolah Rakyat Ancol. Social capital is understood as a resource formed through social interactions and manifested in the elements of trust, social values and norms, and social networks. Using a descriptive qualitative approach and data collection techniques such as interviews, observations, and documentation, the study reveals that scouting activities serve as an effective medium for building trust among students, instilling values of responsibility and discipline, and forming cross-grade and interschool social networks. Group-based and participatory activities in scouting encourage active student involvement, facilitate the natural internalization of norms, and strengthen social bonds. The findings confirm Coleman’s social capital theory and contribute to the development of character education based on school community practices. The novelty of this study lies in its focus on scouting activities in an alternative community school setting, which has received limited attention in educational and social capital literature.
Dinamika Kolaborasi Pemerintah Desa dan Masyarakat dalam Penguatan Ketahanan Pangan : Studi Kasus Partisipatif di Desa Cigalontang Oktavia, Anisa; Mahpudz, Asep; Anggraeni, Leni
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/konstruksisosial.v5i2.3525

Abstract

Penelitian ini menganalisis bentuk kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam penguatan ketahanan pangan melalui pengelolaan Dana Desa di Desa Cigalontang. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen untuk memperoleh gambaran tentang proses kerja sama, faktor pendorong, serta hambatan kolaborasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pelibatan masyarakat cukup optimal pada tahap pelaksanaan, terutama dalam kegiatan gotong royong, namun peran warga masih minim pada fase perencanaan dan evaluasi. Faktor kepercayaan, kepemimpinan desa, dan budaya lokal mendorong terciptanya sinergi, sedangkan tantangan utama meliputi keterbatasan pengetahuan kebijakan, kapasitas aparatur, dan dominasi elite lokal. Studi ini, dengan mengacu pada pendekatan partisipatif, menegaskan pentingnya dialog yang setara antaraktor dalam tata kelola program desa. Penelitian ini dapat menjadi rujukan untuk pengembangan strategi partisipasi warga pada seluruh siklus program, serta membuka peluang riset perbandingan di desa dengan karakteristik sosial yang berbeda.
Partisipasi Politik Non-Konvensional Komunitas Punk: Studi Fenomenologis di Kota Bandung Masitoh, Iis; Darmawan, Cecep; Anggraeni, Leni
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/konstruksisosial.v5i2.3547

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi partisipasi politik non-konvensional komunitas punk dalam menyuarakan kritik terhadap kebijakan pemerintah di Kota Bandung, mengisi kesenjangan kajian tentang ekspresi politik dari kelompok marjinal. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan fenomenologi hermeneutik Max van Manen. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap tujuh partisipan yang dipilih berdasarkan keterlibatan aktif dalam aktivitas komunitas, observasi partisipatif, dan dokumentasi artefak kultural. Temuan menunjukkan bahwa bentuk partisipasi politik komunitas punk mencakup seni jalanan, musik punk, penerbitan zine, serta aksi kolektif di ruang publik sebagai sarana menyampaikan kritik terhadap kebijakan yang dianggap tidak adil. Partisipasi ini dilatarbelakangi oleh kesadaran politik kritis dan pengalaman marginalisasi sosial, meskipun menghadapi hambatan berupa stigmatisasi publik dan terbatasnya ruang ekspresi. Penelitian ini mengindikasikan bahwa bentuk partisipasi non-konvensional komunitas punk memuat nilai-nilai demokrasi partisipatif yang signifikan dan penting untuk diakomodasi dalam kebijakan publik serta pendidikan kewarganegaraan yang inklusif. Keterbatasan studi ini terletak pada fokus geografis yang sempit dan jumlah partisipan yang terbatas, sehingga generalisasi temuan bersifat kontekstual.
Kompetensi Digital dan Kinerja Aparatur Sipil Negara di Era Birokrasi Berbasis Digital Supit, Brain Fransisco; Pangalila, Theodorus
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/konstruksisosial.v5i3.3672

Abstract

Transformasi digital di sektor publik menuntut Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki kompetensi digital yang memadai guna meningkatkan kinerja dan efektivitas birokrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi digital terhadap kinerja ASN di Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Tomohon. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi seluruh ASN di instansi tersebut sebanyak 46 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang terdiri dari 10 indikator kompetensi digital dan 10 indikator kinerja ASN, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, korelasi Product Moment, serta regresi linear sederhana yang dilengkapi dengan uji t untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang cukup kuat antara kompetensi digital dan kinerja ASN dengan nilai r = 0,642 dan tingkat signifikansi p < 0,05. Analisis regresi menghasilkan persamaan Y = 21,735 + 0,487X, yang menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu satuan kompetensi digital meningkatkan kinerja ASN sebesar 0,487 poin. Hasil uji t menunjukkan nilai t hitung = 5,812 lebih besar dari t tabel = 2,015 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis diterima, kompetensi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja ASN. Sedangkan, nilai R² sebesar 0,412 mengindikasikan 41,2% variasi kinerja ASN dijelaskan oleh kompetensi digital, sedangkan sisanya 58,8% dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Menjaga Denyut Sumber Biru: Resiliensi Sosio-Ekologis dan Tata Kelola Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Gunungrejo, Singosari Sudarjat, Muhammad Fauzan Nursobar
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/konstruksisosial.v5i2.3726

Abstract

Kajian konservasi mata air dalam studi antropologi masih didominasi oleh pendekatan teknokratis dan berorientasi negara yang cenderung memisahkan proses ekologis dari praktik kultural masyarakat lokal, sehingga mitos dan ritual kerap diposisikan sekadar sebagai ekspresi simbolik. Kondisi ini menimbulkan celah teoretis dalam memahami bagaimana sistem kepercayaan lokal berfungsi sebagai mekanisme tata kelola ekologis yang efektif. Penelitian ini mengkaji peran ingatan sejarah, legitimasi mitos, dan praktik ritual dalam membentuk tata kelola Sumber Biru di Dusun Biru, Desa Gunungrejo, Singosari. Penelitian dilakukan melalui pendekatan etnografi selama dua minggu dengan teknik observasi partisipatif, eksplorasi situs, dan wawancara mendalam dengan juru kunci, sejarawan lokal, dan masyarakat setempat, serta dianalisis secara interpretatif. Dengan merujuk pada konsep mitos sebagai legitimasi sosial Malinowski dan etnografi multispesies Kirksey–Helmreich, penelitian ini menunjukkan bahwa mitos, artefak sejarah, dan ritual adat beroperasi sebagai kerangka normatif yang mengatur perilaku ekologis, membatasi eksploitasi sumber air, dan mencegah komodifikasi. Temuan ini memperluas pemahaman tentang tata kelola konservasi berbasis kearifan lokal di luar kerangka regulasi formal negara.

Page 9 of 10 | Total Record : 100