cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
kontruksisosial@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Konstruksi Sosial: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial
Published by Actual Insight
Konstruksi Sosial: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial adalah jurnal penelitian dengan akses terbuka dengan peer-review cepat, yang menerbitkan karya dari berbagai bidang, termasuk antropologi, kriminologi, ekonomi, pendidikan, geografi, sejarah, linguistik, ilmu politik, psikologi, kebijakan sosial, pekerjaan sosial, sosiologi, dan sebagainya. Jurnal ini menerima naskah dengan menggunakan metodologi yang paling sesuai dengan pertanyaan penelitian, baik itu teoritis, empiris / arsip, analitik data besar, eksperimental, survei lapangan, wawancara, dan sejenisnya.
Articles 100 Documents
Persuasive Diction in Presidential Discourse: A Critical Discourse Analysis of Prabowo Subianto’s National Speech Sari, Lusi Komala; Apakama, Lucy Mgbengasha
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/konstruksisosial.v5i2.3807

Abstract

This study analyzes the use of persuasive diction in President Prabowo Subianto’s state address during the post–2024 Presidential Election transition period in Indonesia. The study aims to fill a gap in research on lexical strategies in formal political discourse in Indonesia. Employing a qualitative approach through Critical Discourse Analysis (CDA), thematic analysis was conducted on the speech transcript to uncover linguistic mechanisms that construct political legitimacy, leadership identity, and national narratives. The analysis focuses on patterns of lexical choice, including evaluative terms, collective references, and the construction of future-oriented visions. The findings identify four main categories of persuasive diction: nationalistic, moral-evaluative, futuristic-visionary, and egalitarian diction. These categories operate complementarily to enhance the persuasive power of the speech and reinforce leadership legitimacy during the political transition period. This study demonstrates that lexical choices in state addresses are not neutral but function as systematic ideological strategies. The findings contribute to political discourse studies in Indonesia and Southeast Asia and are relevant to the development of critical media literacy, political rhetoric analysis, and the understanding of leadership construction in contemporary democratic contexts.
Humor and Linguistic Creativity through Code-Switching: A Pragmatic-Sociolinguistic Analysis of Indonesian–English Youth Podcasts Sari, Lusi Komala; Ardana, Sindi; Onwuagboke, Bede Blaise Chukwunyere
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/konstruksisosial.v5i3.3811

Abstract

This study examines the use of humor, code-switching, and linguistic creativity in Indonesian–English bilingual podcasts oriented toward adolescents, with a particular focus on their pragmatic functions in digital communication, social interaction, and audience engagement. Grounded in sociolinguistic and pragmatic perspectives, particularly Gumperz’s (1982) theory of interactional code-switching and the General Theory of Verbal Humor proposed by Attardo and Raskin (1991), the study explores how bilingual practices are mobilized in podcast discourse. Employing a qualitative discourse-pragmatic approach, selected podcast excerpts are analyzed to identify patterns of humor including situational humor, self-deprecating humor, wordplay, and absurdity as well as strategic code-switching and linguistic creativity devices such as metaphors, neologisms, and creative categorization. The findings indicate that humor and code-switching function synergistically to convey social meanings, articulate speaker stance, and enhance audience appeal, while linguistic creativity expands the expressive potential of the discourse. These findings contribute to the growing scholarship on humor and code-switching in the Indonesian digital media context and offer practical implications for podcast-based language pedagogy aimed at fostering bilingual competence and pragmatic awareness.
Economic-Pragmatic Interaction in Traditional Market Transactions: An Analysis of Seller–Buyer Conversations at Pasar Kodim Pekanbaru Sari, Lusi Komala; Akbar, Muhammad; Apakama, Lucy Mgbemgasha
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 5 No. 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/konstruksisosial.v5i4.3813

Abstract

This study investigates economic-pragmatic interactions in traditional market transactions, focusing on seller–buyer conversations at Pasar Kodim. Using a qualitative approach, data were collected through direct observation, audio recordings, and brief interviews with sellers to capture natural dialogues, negotiation patterns, and social dynamics. The analysis revealed that sellers employ pragmatic strategies, including persuasive speech acts and flexible pricing, while buyers use questions and clarifications to ensure fairness and optimal outcomes. Politeness strategies, such as warm forms of address and inquiries about personal background, foster social rapport and facilitate negotiation, reflecting positive politeness in action. The study also highlights the integration of cultural and economic values, as sellers emphasize the benefits of locally produced goods over imported products, thereby linking transactional language to national identity and socio-cultural norms. Findings demonstrate that traditional market communication involves a synergistic combination of linguistic, economic, and social considerations, where effective transactions rely on both strategic language use and interpersonal harmony. The study contributes to the understanding of economic-pragmatic behavior in natural contexts, offering insights for sociolinguistics, pragmatic analysis, and market communication strategies. Implications include the potential application of language-based approaches to enhance negotiation effectiveness and promote local products in culturally resonant ways.
Persepsi Mahasiswi Universitas Negeri Semarang terhadap Globalisasi: Studi Kasus Masuknya Barang Impor Prameswari, Evany Sofia; Priyanto, Agustinus Sugeng; Wijayanti, Tutik
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/konstruksisosial.v5i3.3921

Abstract

Penelitian ini mengkaji persepsi mahasiswi Universitas Negeri Semarang (UNNES) terhadap globalisasi dan dampaknya terhadap masuknya barang impor. Menggunakan metode penelitian campuran (mixed methods) dengan desain kuesioner dan wawancara mendalam, studi ini membedah bagaimana mahasiswi sebagai representasi konsumen perempuan di negara berkembang memposisikan diri di tengah arus pasar global. Penelitian ini mengungkap temuan utama yaitu sikap adaptif-defensif sebagai bentuk pengambilan keputusan. Sikap adaptif tercermin dari keterbukaan terhadap kemajuan teknologi dan kualitas produk global demi peningkatan kapasitas intelektual serta kemandirian ekonomi yang selaras dengan perspektif feminisme liberal. Secara bersamaan muncul sikap defensif yang dimanifestasikan melalui kesadaran kritis untuk membatasi konsumsi barang impor guna melindungi kedaulatan ekonomi lokal, sejalan dengan kekhawatiran feminisme marxis dan post kolonial. Penelitian ini menawarkan perspektif baru dengan mengungkap kontradiksi antara kecenderungan impulsif dengan tanggung jawab intelektual mahasiswi terhadap ketahanan ekonomi nasional. Temuan ini memberikan kontribusi pada literatur globalisasi ekonomi dengan mengonstruksi profil mahasiswi sebagai aktor ekonomi yang berdaya dan mampu memilih secara bijak.
Optimalisasi Peran Media Sosial Untuk Pencegahan Kehamilan Remaja: Tinjauan Hukum Dan Sosial Di Indonesia Rahmawati, Sri Dewi; Susiarno`, Hadi
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 5 No. 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/konstruksisosial.v5i4.3959

Abstract

Kehamilan remaja di Indonesia masih berada pada tingkat yang mengkhawatirkan dan menimbulkan dampak multidimensi, baik terhadap kesehatan, kondisi sosial, maupun kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas media sosial sebagai instrumen edukasi kesehatan reproduksi remaja sekaligus mengkaji tantangan dan peluang pengaturannya dalam perspektif hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, kasus, dan konseptual terhadap delapan regulasi kunci, antara lain Undang-Undang Kesehatan, Undang-Undang Perlindungan Anak, Undang-Undang ITE, Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024, serta Permen-PPPA Nomor 8 Tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan literasi kesehatan reproduksi dan mendorong perilaku preventif remaja. Namun demikian, efektivitas tersebut dihadapkan pada berbagai hambatan, seperti maraknya misinformasi, kesenjangan akses digital, serta ketidaksinkronan kerangka regulasi yang berlaku. Penelitian ini mengidentifikasi tiga kesenjangan utama, yaitu ketidakjelasan hierarki norma antara regulasi kesehatan dan pornografi, disharmonisasi antara perlindungan data pribadi dan kebutuhan pengawasan konten secara masif, serta belum responsifnya PP Nomor 28 Tahun 2024 terhadap mekanisme algoritma platform digital. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan harmonisasi regulasi dan penguatan peran negara, platform digital, serta peer educator sebagai strategi komprehensif dalam pencegahan kehamilan remaja.
Faktor-faktor yang Memengaruhi Kualitas Pelayanan Akta Kelahiran di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tomohon Tuerah, Astrid Maria; Jayanti, Ni Wayan Desi Budha; Almira, Nadya Disa
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 5 No. 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/konstruksisosial.v5i4.3995

Abstract

Pelayanan akta kelahiran adalah pelayanan administrasi kependudukan yang berkaitan langsung dengan pemenuhan hak sipil masyarakat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kualitas pelayanan pembuatan akta kelahiran di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tomohon. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengna pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan akta kelahiran dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi pola manajemen umum organisasi, terutama pengelolaan sumber daya manusia aparatur yang belum optimal, serta keterbatasan fasilitas pendukung akibat gangguan jaringan internet dan pemadaman listrik. Faktor eksternal meliputi pola layanan dan tata cara penyediaan layanan yang belum sepenuhnya dipahami masyarakat, serta pola interaksi pelayanan yang sangat bergantung pada sikap dan responsivitas aparatur. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan layanan administrasi kependudukan berbasis digital belum optimal tanpa dukungan manajemen organisasi, infrastruktur yang memadai, dan peningkatan literasi digital masyarakat.
Pengaruh Penggunaan Media Sosial terhadap Etika dan Tanggung Jawab Digital: Studi pada Mahasiswa PPKn Universitas Mataram Artina, Fitriah; Tripayana, I Nengah Agus; Amin, Muhammad
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/konstruksisosial.v5i3.3998

Abstract

Penelitian ini menganalisis hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan etika dan tanggung jawab digital mahasiswa Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Mataram (n = 135), menggunakan desain kuantitatif survei dan analisis regresi bootstrapping. Hasil menunjukkan pengaruh positif sedang antara penggunaan media sosial dengan etika digital (R² = 0,206) dan tanggung jawab digital (R² = 0,183), menandakan sekitar 18–20% variasi kedua konstruk dapat dijelaskan oleh interaksi daring. Etika digital berperan sebagai mediator kritis, sedangkan tanggung jawab digital melibatkan aspek moral, kesadaran sosial, dan refleksi pribadi, yang dimoderasi oleh karakter individu. Mahasiswa PPKn menunjukkan orientasi personally responsible, dengan potensi partisipatif yang dapat diperkuat melalui pengalaman praktik digital. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan kewarganegaraan perlu mengintegrasikan praktik digital reflektif seperti studi kasus, simulasi, dan diskusi daring untuk membangun internalisasi nilai, kesadaran etis, dan tanggung jawab digital.
Menjaga Eksistensi Budaya Melalui Pariwisata sebagai Pemenuhan Hak Warga Negara Kartikasari, Dwi Wahyu; Hidayat, Tita Nurmalinasari
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/konstruksisosial.v5i3.4038

Abstract

Pariwisata budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta menghadapi tantangan serius dalam menjaga kesucian nilai-nilai budaya di tengah ekspansi industri pariwisata massal. Dalam praktiknya, masyarakat lokal kerap terpinggirkan dan hanya berperan sebagai penonton atas pengelolaan warisan budaya yang sejatinya menjadi hak kolektif mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemenuhan hak masyarakat dalam pengelolaan situs-situs budaya utama Taman Sari, Keraton Yogyakarta, Candi Prambanan, dan Malioboro sebagaimana dijamin dalam Pasal 32 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi melalui observasi lapangan dan interaksi langsung dengan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan variasi bentuk keterlibatan warga di setiap lokasi. Di Malioboro, pemenuhan hak warga terwujud melalui kesempatan ekonomi bagi pedagang kaki lima. Di Keraton dan Taman Sari, masyarakat terlibat aktif dalam pelaksanaan tradisi dan ritual budaya. Sebaliknya, di Candi Prambanan ditemukan kecenderungan alienasi masyarakat akibat pola pengelolaan yang bersifat korporatif dan kaku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelibatan aktif masyarakat dalam kebijakan pariwisata merupakan prasyarat utama bagi keberlanjutan budaya dan keadilan sosial.
Pemberatan Sanksi Pidana Kekerasan terhadap Tenaga Medis: Tinjauan Yuridis Undang Undang Kesehatan 2023 Rusyanto, Opan; Sambas, Nandang; Nurcahyono, Arinto
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 5 No. 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/konstruksisosial.v5i4.4064

Abstract

Fenomena meningkatnya kasus kekerasan terhadap tenaga medis merupakan persoalan serius yang berpotensi mengganggu keberlangsungan dan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia. Tenaga medis, sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan, kerap berada pada posisi rentan akibat tekanan situasional, ketidakpuasan pasien, maupun rendahnya kesadaran hukum masyarakat. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan telah memberikan penguatan terhadap hak dan perlindungan hukum bagi tenaga medis. Namun demikian, pengaturan mengenai kekerasan terhadap tenaga medis dalam regulasi tersebut masih bersifat umum dan belum dirumuskan secara eksplisit sebagai delik khusus dalam sistem hukum pidana Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pengaturan kekerasan terhadap tenaga medis sebagai delik khusus serta kebutuhan pemberatan sanksi pidana pasca berlakunya UU Nomor 17 Tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan perbandingan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiadaan pengaturan delik khusus mengakibatkan lemahnya efek jera, ketidakpastian hukum dalam penegakan pidana, serta belum optimalnya perlindungan hukum bagi tenaga medis. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan adanya reformulasi kebijakan hukum pidana melalui pengaturan kekerasan terhadap tenaga medis sebagai delik khusus yang disertai dengan pemberatan sanksi pidana, guna menjamin kepastian hukum, rasa keadilan, serta perlindungan terhadap profesi medis dalam menjalankan tugasnya.
Navigating Existential Literacy in the Age of Anxiety: A Failosophical Critique of Overthinking and the Crisis of Digital Citizenship Gultom, Andri Fransiskus
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 5 No. 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/konstruksisosial.v5i4.4132

Abstract

This study aims to examine the phenomenon of overthinking (OVT) among Generation Z in Indonesia through the lenses of "Existential Literacy" and "Failosophy." This study critiques how pathological anxiety and individual failure impact the subject's capacity as an authentic and resilient citizen amidst digital disruption. This study uses a qualitative approach with critical literacy analysis methods and philosophical reflection. The author integrates Elizabeth Day's thoughts on failure (via negativa) and Søren Kierkegaard's concept of "Fear and Trembling" to map the subject's psychological state against current social realities. The analysis shows that the rate of overthinking, which reaches 50% in Indonesian society, especially young women and the unemployed, is rooted in the failure to make an "existential leap" in the face of future absurdities. The data shows a correlation between excessive social media consumption (up to 15 hours per day) and the emergence of FOMO, FOPO, and rumination phenomena that paralyze decision-making. Existential literacy is proposed as a pedagogical strategy to transform failure from a mental burden into "fuel" for authentic existence. From a philosophy of citizenship perspective, existential resilience is a prerequisite for active citizenship. Individuals who are able to reconcile with failure and manage their OVT will have the courage to decide and take responsibility for their position in the public sphere, rather than being lost in the chaotic flow of information. This study offers novelty by conceptualizing overthinking not simply as a clinical-psychological problem, but rather as a failure of existential literacy that hinders individual agency in fulfilling the role of conscious and independent citizens.

Page 10 of 10 | Total Record : 100