cover
Contact Name
Ainur Rofiq
Contact Email
indonesiajurnalbahasa@gmail.com
Phone
+6282321393622
Journal Mail Official
indonesiajurnalbahasa@gmail.com
Editorial Address
Blok. Kedung Gede RT. 13 RW. 03 Desa Bode Lor Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon Jawa Barat
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
JBI : Jurnal Bahasa Indonesia
Published by CV. Kalimasada Group
ISSN : -     EISSN : 30311047     DOI : https://doi.org/10.59966/jbi.v2i1
Core Subject : Religion, Education,
JBI : Jurnal Bahasa Indonesia is Journal of Indonesian Language and Literature Research, a national journal, provides a forum for publishing original research articles, review articles from contributors, and new technology news related to Indonesian Language and Literature Education which is published twice a year: June and December (Starting from 2023). Scientific articles related to education, language, and literature, etc. All papers submitted to journals must be written in Indonesian or English. JBI : Journal of Indonesian Language and Literature Research, published by CV. Kalimasada Group
Articles 53 Documents
DINAMIKA ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM KOMUNIKASI PASAR TRADISIONAL PASREPAN KABUPATEN PASURUAN Lusiana Wahyu Nawangsari; Suwadi; Ilmiyatur Rosidah
JBI : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/jbi.v2i2.1145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika alih kode dan campur kode dalam komunikasi di pasar tradisional Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, menggunakan teori Suwito (1983). Studi ini mengidentifikasi berbagai faktor yang mendorong praktik Dinamika alih kode dan Dinamika campur kode, seperti latar belakang sosial ekonomi, interaksi antar budaya, dan fungsi pragmatis bahasa dalam konteks pasar. Melalui metode observasi partisipatif dan wawancara mendalam, ditemukan bahwa penjual dan pembeli sering menggunakan alih kode dan campur kode untuk menegosiasikan harga, membangun hubungan sosial, serta menyampaikan pesan dengan lebih efisien. Sumber data pada penelitian adalah komunikasi penjual dan pembeli dipasar tradisional Pasrepan Kabupaten Pasuruan, dari sinilah peneliti mengumpulkan data dan menggunakan rekaman audio dengan metode kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk (1) mendeskripsikan Dinamika Alih Kode pada komunikasi Pasar Tradisional Pasrepan Kabupaten Pasuruan (2) mendeskripsikan Dinamika Campur Kode pada komunikasi Pasar Tradisional Pasrepan Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini tidak hanya menyoroti pentingnya memahami dinamika bahasa di pasar tradisional, tetapi juga memberikan wawasan tentang bagaimana praktik ini dapat mempengaruhi pembelajaran bahasa dan interaksi sosial di lingkungan multikultural. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan model pembelajaran bahasa Indonesia yang dapat meminimalisir praktik alih kode dan campur kode, sekaligus memperkaya kajian sosiolinguistik tentang interaksi bahasa di pasar tradisional di Indonesia.
Analisis Semiotika Komik Digital "The Real Lesson" Karya Chae Young Taek dan Han Garam Serta Implikasi Nilai Moral dan Pendidikan dsri Karakter Pak Guru Hwanjim M. Fatih Khoiron; Suwadi; Badriyah Wulandari
JBI : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/jbi.v2i2.1148

Abstract

Dalam komik digital The Real Lesson karya Chae Young Taek dan Han Garam, yang dirilis melalui platform Webtoon, nilai-nilai moral dan pendidikan dibahas dalam penelitian ini. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Analisis representasi, objek, dan interpretant dilakukan untuk menentukan makna tanda-tanda yang ada dalam komik. Data diperoleh melalui pembacaan dan analisis mendalam balon percakapan, dialog, dan narasi komik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 32 informasi yang mencerminkan nilai-nilai moral dan pendidikan dalam komik The Real Lesson. Dari nilai-nilai moral tersebut, 18 terdiri dari lima kategori utama: kepedulian, sikap tegas, adil, tanggung jawab, dan rendah hati. Selain itu, ada empat belas nilai pendidikan yang dibagi menjadi dua kategori utama: kejujuran dan disiplin. Nilai moral lebih dominan secara keseluruhan, dengan 56%, sedangkan nilai pendidikan lebih rendah, dengan 44%. Penelitian ini menunjukkan bahwa komik digital, terutama dengan representasi visual dan naratif yang kuat, dapat menjadi media yang efektif untuk menyampaikan pesan moral dan pendidikan. Hasil ini meningkatkan pemahaman tentang kemungkinan komik dapat digunakan sebagai alat pendidikan yang tidak hanya menghibur tetapi juga mengajar.
PSIKOLOGI HUMANISTIK TOKOH UTAMA DALAM NOVEL “BU, TIDAK ADA TEMAN MENANGIS MALAM INI” TEORI ABRAHAM MASLOW Nurchasanah; Mardiningsih; Ilmiyatur Rosyidah
JBI : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/jbi.v2i2.1151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui psikologi humanistik terkait hirarki kebutuhan yang dialami tokoh utama dalam novel yang berjudul “Bu, Tidak Ada Teman Menangis Malam Ini” karya Boy Candra. Sebuah novel yang menceritakan seorang anak yang kehilangan sosok ibunya. Tokoh Utama yang diceritakan dengan karakter sederhana yang disajikan oleh Boy Candra, dengan diksi yang meromantisasi sebuah kehilangan. Penilitian ini ditulis berdasarkan kajian teori psikologi humanistik Abraham Maslow. Jenis penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode kualitatif yang digunakan yaitu jenis deskriptif analisis. Sumber data penelitian ini adalah novel yang berjudul “Bu, Tidak Ada Teman Menangis Malam Ini” karya Boy Candra. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah membaca dan mengamati novel, menginventarisasi data, mengklasifikasi data, membuat tabel data. Analisis data dalam penelitian ini yaitu, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Sebagaimana penelitian yang dilakukan oleh penulis, psikologi humanistik terkait hirarki kebutuhan yang dialami tokoh utama dalam Novel “Bu, Tidak Ada Teman Menangis Malam Ini” karya Boy Candra berdasakan kajian Teori Abraham Maslow terdapat 5 indikator.  Ada kebutuhan fisiologis, kebutuhan rasa aman, kebutuhan cinta dan memiliki, kebutuhan harga diri, kebutuhan aktualisasi diri. Tokoh utama belum sepenuhnya dapat memenuhi hirarki kebutuhan dalam hidupnya. Namun, pada akhirnya tokoh Anak Muda mampu mencapai kebutuhan aktualisasi dirinya walaupun dengan cara yang tidak mudah.
ANALISIS TINDAK TUTUR EKSPRESIF CHO SAMDAL PADA DRAMA KOREA WELCOME TO SAMDALRI Rachmawati, Nur Fajri; Sugianti; Ilmiyatur Rosidah
JBI : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/jbi.v2i2.1152

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menganalisis bentuk dan fungsi tindak tutur ekspresif Cho Samdal dalam drama Korea Welcome to Samdalri. Untuk mendapatkan data, menggunakan teknik simak baca libat. Data kemudian dianalisis melalui menyimak, transkrip, dan kelompokan berdasarkan bentuk dan fungsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 239 data yang menunjukkan berbagai bentuk tuturan Cho Samdal dalam drama Korea Welcome to Samdalri. Dari 239 data tersebut, 144 adalah tuturan langsung literal, 25 adalah tuturan tidak langsung literal, 65 adalah ucapan langsung tidak literal, dan 5 adalah tuturan tidak langsung tidak literal. Selain itu, penelitian ini menemukan berbagai fungsi, termasuk fungsi tindak tutur ekspresif. Yaitu tindak tutur ekspresif permintaan maaf 8 data, terima kasih 11 data, rasa simpati 15 data, mengucapkan salam 20 data, dan 154 data berbentuk sikap (marah, mengeluh, benci, bahagia, sedih, tegas, menyindir, terkejut, menggerutu,menyalahkan, memuji,)
ANALISIS KESANTUNAN BERBAHASA WARGANET DALAM BERTUTUR DIKOLOM KOMENTAR YOUTUBE “LAPOR PAK!” Stevanus Gelael Kumentas; Mardiningsih; Ilmiyatur Rosidah
JBI : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/jbi.v2i2.1156

Abstract

Kesantunan berbahasa ini sebagai lawan bicara dengan lawan tuturan berinteraksi sesama manusia dengan lawan bicaranya melalui komunikasi terhadap percakapan tersebut. Pendekatan pengetahuan bahasa dapat mengetahui dan mempelajari tentang lawan tutur yang dibicarakan oleh semua orang yang telah belajar berbicara hingga lancar berkomunikasi didepan semua orang atau didepan satu orang saja sebagai latihan berbicara. Kajian difokuskan dalam enam maksim sebagai rumusan masalah yang akan diteliti. Permasalahan penelitian adalah bentuk kesantunan berbahasa enam maksim (maksim kebijaksanaan,kemurahan,penerimaan,kerendahaan hati,kesepakatan, dan simpati). tujuan penelitian untuk mendeskripsikan kesantunan berbahasa enam maksim warganet dalam kolom komentar YouTube “lapor pak!”.Dalam penelitian ini menggunakaan penelitian kualitatif deskriptif merupakaan bagian dari analisis yang bisa digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini tujuan utamanya adalah penutur dan lawan bicara melalui bicara kesopanan santun dengan bahasa yang dipakai sesuai dengan ucapan bahasa yang diucapkan yang ada dikolom komentar. Sumber data adalah video YouTube “Lapor Pak!”. Dalam sumber data ini yang akan menuliskan kata-kata dan ucapan yang diucapkannya yang berjudul”briefing full tawa”. Instrumen pada penelitian ini yang akan dianalisis dengan mengumpulkan data yang merupakan menganalisis data yang berbasis tuturan dalam acara lapor pak sesuai tuturan dalam acara lapor pak sesuai tuturan bicaranya dengan baik-baik. Berdasarkan kesimpulan ini adalah kesantunan berbahasa dalam sisi penutur baik maupun lawan tutur yang dihadapi secara umum dipakai untuk melawan bicara dengan berkomunikasi dalam perilaku sosial. Maksim kesantunan berbahasa terhadap gaya kesopanan santun membuat semua orang tentang tuturannya berupa kesantunan relevan bagi masyarakat. Pragmatik dapat termasuk dalam cabang gaya ilmu bahasa yang dibuat sederhana dapat belajar berbahasa sesuai dengan arahannya.
ANALISIS STRUKTURAL CERPEN ROS DAN MANTAN-MANTANNYA KARYA DUMHURI MUHAMMAD Mila; Yeni Susilowati; Aminah Lestari
JBI : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/jbi.v3i1.1563

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk lakukan analisis terhadap pendekatan structural dalam cerpen Ros dan Mantan-Mantannya. Penelitian ini termasuk kedalam kelompok penelitian kualitatif yang memiliki tujuan menganalisis pendekatan struktural pada cerpen Ros Dan Mantan-mantannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi teknik membaca, teknik menyimak, dan teknik mencatat. Teknik analisis data dengan menggunakan teknik analisis interaktif Miles dan Herbermar yang memiliki empat tahap yakni; proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Sumber data yang dimaksud dalam artikel ini adalah subjek dan objek. Hasil penelitian pendekatan structural menunjukan bahwa cerpen tersebut berkaitan antar unsur intrisiknya mulai dari tema, tokoh dan penokohan, latar, alur, sudut pandang hingga amanat saling mendukung satu sama lain dan membantuk satu kesatuan yang utuh. Simpulan yang dapat diambil adalah Cerpen Ros dan mantan-mantannya karya Dumhuri Muhammad tersusun dengan sangat teratur dan rapi, hingga setiap unsur saling berhubungan dengan erat.
Kesantunan Berbahasa dalam Komunikasi Daring di Kalangan Mahasiswa (Studi pada Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Sindangkasih Majalengka): (Studi pada Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Sindangkasih Majalengka) Sari, Endah Meilani
JBI : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/jbi.v3i1.1845

Abstract

Politeness in digital communication is a crucial aspect that reflects students' sociolinguistic competence in the digital era. This study is motivated by the low awareness among students of the Indonesian Language Education Study Program at Universitas Sindang Kasih Majalengka in applying principles of politeness when interacting through digital media. Common issues include the use of informal language, non-standard abbreviations, and emotional tones in academic conversations. This research aims to describe the forms of language politeness used by students, identify influencing factors, and analyze the application of politeness principles in online interactions between students and lecturers as well as among peers. A qualitative descriptive method was employed, with data collected through in-depth interviews, observation of digital interactions on platforms such as WhatsApp class groups, and document analysis in the form of chat screenshots. The findings indicate that students have not fully grasped the ethics of academic digital communication, as shown by weak pragmatic understanding and low awareness of polite language use. Contributing factors include the culture of instant communication and lack of guidance. Thus, integrating digital communication ethics into the curriculum and encouraging lecturers to model polite communication are essential to foster an ethical and professional digital academic environment.
ANALISIS KONTEN MEDIA SOSIAL DALAM PERSPEKTIF BAHASA INDONESIA DAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Anny Wahyu Di Jayanti; Muhammad Abdul Ilah
JBI : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/jbi.v3i1.1921

Abstract

This study aims to analyze social media content related to the use of language and the educational value of Islamic religion. The background of this research is based on the rapid development of social media as a medium of communication that affects the way religious values are conveyed, especially among the younger generation. The method used is quantitative content analysis by collecting data from various social media platforms, then the data is analyzed based on the frequency of occurrence of language themes and religious values. The results of the study show that there are five dominant themes, namely the use of casual language, traditional religious terms, modern slang, moral messages, and easy-to-understand religious teachings. These findings indicate that religious content on social media combines language innovation and tradition preservation to effectively convey messages. In conclusion, the research emphasizes the importance of adapting language styles in religious digital communication so that moral messages and religious teachings can be more easily accepted and understood by today's audience. This research contributes to the understanding of digital religious communication and offers practical recommendations for religious content creators.
ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA DAERAH DAN BAHASA BAKU DALAM FILM LASKAR PELANGI Putria, Najhwa Tsalisa; Natasya, Aisya Meidina; Sahara, Finanda Adnin; Cahya, Anggun Amanda Wulan; Muasomah; Abdul Mukhlis
JBI : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/jbi.v3i1.1793

Abstract

This study aims to analyze the use of regional languages and standard languages in the film Laskar Pelangi, focusing on the characteristics, functions, and contributions in conveying the message of the story adapted from the novel by Andrea Hirata. The method used is descriptive   qualitative with data collection techniques through direct hearing the dialogue of the characters in the film. The results of the analysis showed that regional languages, especially the Belitung Malay dialect, are used authentically in everyday conversations to strengthen cultural identity, create emotional closeness, and represent the social reality of the local community. Meanwhile, standard Indonesian is used in formal contexts, especially in educational interactions between teachers and students, making it effective in conveying educational and moral messages. The combination of these two languages not only enriches the meaning of the story and reinforces the film's message about the importance of Education, unyielding spirit, and cultural preservation, but also reflects the dynamics of Indonesia's multicultural and bilingual society. Thus, the use of language in this film can be used as a reference in language and literature learning in the world of education, as well as showing the depth of the culture of local communities represented through literary works and films.
FENOMENA ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM VIDEO PODCAST DEDDY CORBUIZER DAN AGNEZ MONICA: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Nisa, Nurul; Nuryeti, Rita; Santoso, Damar Aji; Putri, Friska Ciptasari; Muasomah; Mukhlis, Abdul
JBI : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/jbi.v3i1.1794

Abstract

This study aims to examine the phenomenon of code-switching and code-mixing in digital interactions through the analysis of Deddy Corbuzier's podcast episode with Agnez Monica entitled “VIDI: OM balding, AGNEZ MO LOE CELINGKUH1N⁉️DAH G11L444 YA LOE OM " which was uploaded on March 1, 2025 with a duration of 1 hour 35 minutes 41 seconds. The method used is descriptive qualitative with micro sociolinguistic approach through transcription and thematic analysis based on typology Chaer (situational, metaphorical, and identity tagging). The results found 16 code switching and 21 code mixing, with a predominance of external code switching (Indonesian–English) of 68%. Three main communication strategies were identified, namely: (1) situational switching to adjust the topic of conversation, (2) metaphorical switching as a means of humor and emotional suppression, and (3) identity marking through English vocabulary to strengthen the image of Agnez Monica as a global artist. Further analysis showed that 74% of code switching was done by Agnez Monica to affirm professional identity while bridging audiences across generations. These findings confirm that multilingual practice in podcasts serves not only   as a communication strategy, but also as a means of forming cultural identity in the digital space. This study contributes to the development of media sociolinguistic studies by adapting the Chaer model in the context of new media and offering recommendations on communication strategies for content creators in Indonesia.