cover
Contact Name
La Ifa
Contact Email
la.ifa@umi.ac.id
Phone
+6285242203009
Journal Mail Official
jcpe@umi.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Muslim Indonesia Jl. Urip Sumohardjo km. 05 Kampus 2 UMI Makassar, 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal Of Chemical Process Engineering
ISSN : 25274457     EISSN : 26552957     DOI : https://doi.org/10.33536/jcpe.v8i2.644
The Scope and focus of the journal are : Chemical and Process Technology Energy, Water, Environment and Sustainability Coal, oil and Gas Technology Bioreseurce and Biomass Technology Particle Technology Separation and Purification Technology Food Technology Catalyst & Kinetics Technology Essensial Oil Technology Sugar Technology Material and Biomaterial Technology Biomedical Engineering Mineral Processing Powder Technology
Articles 161 Documents
Evaluasi Low Pressure Decomposer (LPD) di Unit Purifikasi Urea Plant Terhadap Q Loss, Middle Temperature dan Feed Temperature Susmanto, Prahady; Fatullah, Muhammad Ilham; Jimmy Aldian Maulana; Mareta Dwi Saharany; Riski Yona
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 9 No. 1 (2024): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jcpe.v9i1.726

Abstract

Proses pembuatan pupuk urea membutuhkan bahan baku dasar NH3 dan CO2 dengan melewati proses sintesa, purifikasi, recovery, dan kristalisasi. Alat utama yang terdapat pada proses purifikasi terdiri dari high pressure decomposer, low pressure decomposer, dan gas separator. Low pressure cecomposer (LPD) merupakan serangkaian peralatan yang berfungsi untuk memisahkan urea dari komponen berupa ammonium carbamate, excess ammonia, air dan biuret tersisa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja alat low pressure decomposer berdasarkan efisiensi panas. Adapun data yang digunakan yaitu data aktual LPD dari urea plant sebanyak 4 data. Metode penelitian menggunakan metode analisis neraca massa dan neraca panas yang dilanjutkan dengan perhitungan nilai efisiensi LPD terhadap pengaruh Qloss, middle temperature, dan feed temperature. Hasil perhitungan menunjukkan Qloss rata-rata sebesar 1032679,935 kJ, middle temperature rata-rata sebesar 124,17oC dan feed temperature rata-rata sebesar 128,07oC serta nilai efisiensi panas secara aktual pada LPD plant rata-rata sebesar 96,13%.
Sintesis Kalsium Titanat (CaTiOᴣ) dari Cangkang Kerang Darah (Anadara granosa Linn) dengan Metode Hidrotermal Ardiansah A; Pratiwi, Diana Eka; J, Muh. Azis Albar; utami, Hermin Hardyanti; Malau, Alexander
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 9 No. 1 (2024): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jcpe.v9i1.730

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis kalsium titanat (CaTiO3) sebagai nanomaterial dari cangkang kerang darah (Anadara granosa Linn.) dengan metode hidrotermal. Penelitian dilakukan dalam beberapa tahap: preparasi, kalsinasi, analisis kadar kalsium, dan sintesis. Hasil analisis menunjukkan bahwa kadar CaO yang terkandung dalam cangkang kerang darah pada sampel I, sampel II, sampel III dan sampel kontrol (sampel tanpa penghilangan kadar air) yaitu berturut-turut 77,46%, 81,69%, 81,13% dan 74,93%. Kristal CaTiO3 yang disintesis berupa padatan halus berwarna putih bersih yang tidak larut dalam air. Hasil analisis difraksi sinar-X untuk kristal yang disintesis pada pH 12 menunjukkan puncak fase sudut 2θ pada 32,574˚, 32,959˚, 38,600˚, dan 47,503˚ dengan derajat kristalinitas sebesar 69,10% dengan ukuran kristal yang dominan yaitu 70,72 nm. Hasil Scanning electron micrsocopy (SEM) menunjukan bahwa bentuk kristal kalsium titanat yang disintesis merupakan kristal dengan bentuk ortorombik. Hasi analisis EDX menunjukkan komposisi unsur-unsur penyusun CaTiO3 yaitu 26,10% O, 27,45% Ca dan 33,32% Ti.
Evaluasi Kinerja Cooling Tower Type Induced Draft Counter Flow Pada Sirkulasi Air Jernih Industri Baja J, Muh. Azis Albar; Asrina, Asrina; Ardiansah, Ardiansah; Nuhardin, Irhamni
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 9 No. 1 (2024): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jcpe.v9i1.732

Abstract

Cooling tower merupakan alat yang digunakan untuk melakukan penurunan temperatur air yang berasal dari area proses serta mengemisikan panas ke atmosfir. Pada proses produksi baja, sistem pendinginan sangat dibutuhkan dalam proses pencucian gulungan. Coling tower yang digunakan adalah type Induced Draft Counter Flow. Fungsi cooling tower ini yaitu memproses air panas yang berasal dari area proses untuk didingin sehingga dapat dipergunakan kembali. Cooling tower memiliki peranan yang sangat penting pada proses produksi oleh karena itu cooling tower harus memiliki kinerja yang efektif. Mengingat usia cooling tower telah lebih dari lima tahun maka perlu dilakukan evaluasi kinerja dari cooling tower tersebut untuk melihat seberapa besar penurunan kinerja cooling tower tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja cooling tower dengan cara menghitung nilai range, approach, efektivitas, kapasitas, evaporation loss, drift loss, blow down dan make up water. Dari hasil perhitungan kinerja cooling tower didapatkan nilai range sebesar 6,9°C–8,7°C, nilai approach sebesar 2,3-3°C, nilai efektivitas sebesar 71,96-78,70%, nilai kapasitas sebesar 8,10 m3/jam –10,26 m3/jam, dan nilai make up water sebesar 38,16 – 47,60 m3/jam. Berdasarkan hasil yang diperoleh telah mengalami penurunan kinerja sehingga perlu dilakukan perbaikan untuk memperoleh kinerja yang baik kembali.
Pengaruh Aliran Nitrogen Kontinyu ke Dalam Reaktor Pirolisis Limbah Biomassa Serbuk Gergaji Batang Kelapa (Cocos Nucifera) Terhadap Nilai Kalor. Hamid, Syarwan; Aladin, Andi; Modding, Basri; Syarif, Takdir; Wiyani, Lastri; Arman, Muh
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 8 No. 1 (2023): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jcpe.v8i1.754

Abstract

Potensi jumlah biomassa serbuk gergaji batang kelapa di Indonesia sangat besar, selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal dan cendrung terbuang sebagai limbah. Serbuk gergaji batang kelapa dengan komposisi utama karbon mengandung kalor setara batubara muda yaitu sekitar 4400 kkal/kg. Walaupun nilai kalornya masih rendah namun potensi dijadikan sumber bahan bakar padat atau sumber energi alternatif. Nilai kalor serbuk gergaji batang kelapa tersebut dapat ditingkatkan melalui proses pirolisis. Dilakukan penelitian pengaruh gas inert nitrogen yang dialirkan secara kontinyu ke dalam reaktor pirolisis limbah biomassa serbuk gergaji batang kelapa (cocos nucifera) terhadap nilai kalor charcoal yang dihasilkan. Tujuan penelitian ingin menentukan efek dan lajur alir optimum gas inert nitrogen yang memberikan nilai kalor produk charcoal yang maksimum. Dari penelitian ini disimpukan bahwa pengaliran secara kontinyu gas inert nitrogen ke dalam reaktor pirolisis berpengaruh terhadap peningkatan nilai kalor produk charcoal mencapai 4% dibanding tanpa menggunakan gas inert tersebut. Laju alir gas nitrogen optimum adalah 2 L/menit memberikan nilai kalor yang sudah efektif maksimum sebesar 7200 kkal/kg.
Ekstraksi Minyak Nabati dari Biji Kemiri (Aleurites Moluccana L. Willd.) dengan Metode Microwave Hydrodiffusion and Gravity (MHG) Variyana, Yeni; Rezki, Amelia Sri; Ermaya, Dewi; Mahfud, Mahfud
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 8 No. 1 (2023): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jcpe.v8i1.755

Abstract

Studi ini mempelajari penerapan metode microwave hydro dffusion gravity (MHG) yang relatif baru untuk ekstraksi minyak dari biji kemiri (Aleurites Moluccana L.). Proses ekstraksi dengan MHG ini tidak menggunakan pelarut, sehingga minyak yang diperoleh aman untuk dikonsumsi. Penelitian ini mengeksplorasi beberapa variabel seperti daya gelombang mikro (300-600 W), waktu ekstraksi (0-75 menit), ukuran bahan (1-3 cm), dengan kondisi operasi pada tekanan atmosfir untuk mengoptimalkan proses ekstraksi. Tiga jenis pra-perlakuan yang digunakan yaitu bahan disangrai, bahan yang dioven, dan bahan yang tidak diberi perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan biji yang disangrai menghasilkan rendemen minyak tertinggi (5,55% b/b) dengan parameter ukuran 1 cm, daya gelombang 600 W, dan waktu ekstraksi 30 menit. Analisis GC-MS dari ekstrak minyak mengidentifikasi pirazine sebagai senyawa terbesar (36,814%). Selanjutnya, pemodelan matematis melibatkan tiga model yakni model orde pertama, model orde kedua, dan model Weibull. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa model kinetika empiris berbasis Weibull merepresentasikan data eksperimen terbaik dengan nilai R2 sebesar 0,999378 dan RSMD terkecil sebesar 0,022052. Penelitian ini melaporkan bahwa metode MHG merupakan teknik yang efektif untuk menghasilkan minyak kemiri berkualitas tinggi. Temuan penelitian ini memberikan wawasan strategis dalam mengoptimalkan proses ekstraksi untuk produksi minyak kemiri yang memiliki aplikasi potensial dalam industri makanan dan kosmetik.
Pembuatan Bioetanol Berbahan Baku Chlorella Pyrenoidosa Dengan Metode Hidrolisis Asam dan Fermentasi Jannah, Asyeni Miftahul; Yerizam, Muhammad; Pratama, Muhammad Yori; Amin, Achmad Reza Aditya
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 8 No. 1 (2023): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jcpe.v8i1.756

Abstract

Mikroalga, seperti C. pyrenoidosa dapat digunakan sebagai bahan baku untuk produksi bioetanol generasi ketiga. Pemanfaatan karbohidrat mikroalga, seperti C. pyrenoidosa untuk produksi bioetanol memiliki tiga tahap utama, yaitu pretreatment bahan baku, hidrolisis, dan fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hidrolisis asam dan waktu fermentasi pada proses pembuatan bioetanol berbahan baku C. pyrenoidosa. C. pyrenoidosa dihidrolisis menggunakan asam sulfat dengan konsentrasi yang bervariasi (1, 2, 3, 4 dan 5) % pada suhu 80oC selama 75 menit. Produksi bioetanol dilakukan dengan fermentasi glukosa menggunakan Saccharomyces cerevisiae dengan variasi waktu 1, 2, 3, 4 dan 5 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi glukosa yang didapatkan mengalami peningkatan seiring naiknya konsentrasi asam sulfat dengan konsentrasi glukosa tertinggi, yaitu 5,97 gr/L didapatkan setelah hidrolisis menggunakan larutan asam sulfat 5%. Kadar bioetanol tertinggi, yaitu 19,28% diperoleh dari 5 hari fermentasi sampel hidrolisis 5% asam sulfat.
Efek Rasio Umpan Co-Gasifikasi Batu Bara dan Tandan Kosong Kelapa Sawit terhadap Produksi Metanol : Studi Simulasi Muthia, Rahma
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 8 No. 1 (2023): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jcpe.v8i1.757

Abstract

Metanol memiliki banyak kegunaan di berbagai bidang, baik sebagai senyawa kimia antara untuk diproses lebih lanjut, sebagai penyusun sebuah senyawa kimia akhir, maupun sebagai bahan bakar. Fleksibilitas penggunaan metanol menjadikan peranannya strategis dalam pengembangan bahan kimia dan energi masa depan. Penelitian ini mengkaji efek rasio umpan batu bara dan tandan kosong kelapa sawit pada proses co-gasifikasi untuk menghasilkan metanol, dengan melakukan studi simulasi di piranti lunak Aspen Plus v.11. Variasi rasio tersebut adalah 100-0, 85-15, 70-30, 50-50, 30-70, 15-85, dan 0-100, di mana rasio 100-0 menunjukkan proses gasifikasi batu bara murni. Performa proses diukur dengan menggunakan parameter process mass intensity (PMI), yaitu parameter yang lazim diterapkan di dunia industri untuk mengevaluasi aspek berkelanjutan sebuah proses. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berkurangnya komposisi batu bara pada umpan co-gasifikasi menyebabkan terjadinya penurunan kandungan CO pada syngas. Hal ini menyebabkan penurunan produktivitas proses sintesis metanol, yang diindikasikan dengan meningkatnya nilai PMI. Selain itu, penelitian ini juga menghasilkan luaran berupa tren PMI terhadap komposisi batu bara di dalam umpan. Tren tersebut memberikan sebuah persamaan polinomial beroder dua (y = 0,0002x2 – 0,0481x + 5,3381) yang berguna bagi para perancang pabrik untuk memprediksi secara cepat mengenai jumlah metanol yang dapat dihasilkan apabila rasio umpan co-gasifikasi divariasikan.
Pembuatan Flakes dari Pangan Tepung Beras Merah (Oriza Niavara) dengan Penambahan Labu Kuning (Cucurbita Moschata Durch) Octavia, Rizka; Indriastuti, Alfiah; Napang, Satriani
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 8 No. 1 (2023): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jcpe.v8i1.758

Abstract

Flakes merupakan salah satu produk berbasis pati tinggi yang dapat meningkatkan konsumsi beras merah. Bahan baku utama yang sering digunakan pada flakes yang banyak beredar dipasaran adalah gandum atau biji jagung. Bahan baku tersebut biasanya diolah secara utuh maupun ditepungkan terlebih dahulu. flakes yang ingin saya buat ialah produk flakes yang baik secara gizi dan memiliki cita rasa yang manis dan gurih sehingga dapat dikonsumsi secara langsung atau dengan tambahan susu. Penelitian ini bertujuan mengetahuan persen kandungan kadar air, kadar serat, kadar lemak dan kadar karbohidrat dengan acuan SNI Syarat Mutu Makanan Ringan Ekstrudat sesuai SNI 01-2886-2000. Kemudian dilakukan pengujian proksimat yang meliputi, pengujian kadar air, kadar serat, kadar lemak dan kadar karbohidrat serta dilakukan pengujian organoleptik yang meliputi pengujian warna dan aroma.
Penentuan Waktu Optimum Pirolisis Limbah Biomassa Serbuk Gergaji Batang Kelapa Menggunakan Gas Inert Argon Syarif, Takdir; Aladin, Andi; Modding, Basri; Rahmatullah, Resky Alqadri; Mustafa, Nurul Makka
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 8 No. 1 (2023): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jcpe.v8i1.759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gas inert argon dan variasi waktu pirolisis terhadap kualitas charcoal hasil pirolisis limbah serbuk gergaji batang kelapa. Penelitian ini dijalankan dalam suatu rektor pirolisis yang beroperasi pada suhu 400 oC, laju gas inert sebesar 2 liter/menit dengan variasi waktu 60, 90, 120, 150, 180 menit. Dari hasil penelitian diperoleh produk berupa charcoal dan asap cair. Pirolisis dengan menggunakan gas inert memiliki nilai kalor 7229 kcal/kg. Sedangkan perlakuan tanpa gas inert memiliki nilai kalor 7050 Kcal/kg. Hal ini telah memenuhi SNI 1683-2021 Tentang Arang Kayu yaitu minimal sebesar 6500 Kkal/kg. Waktu optimum yang diperoleh adalah 150 menit dengan karakteristik charcoal: (1) volatile matter sebesar 16,85%wt, (2) moisture 2,47%wt, (3) ash content 4,11%wt, dan (4) nilai fixed carbon 76,57%wt.
Studi Pengaruh Konsentrasi Solvent Dan Kondisi Operasi Terhadap Persen (%) Recovery Nikel Pada Proses Atmospheric Leaching Ore Laterite Asal Morowali Dengan Asam Sulfat Tyassena, Flaviana Yohanala Prista; Prameswara, Gyan; Suherman, Ahmad Faqih
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 8 No. 1 (2023): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jcpe.v8i1.760

Abstract

Permintaan nikel di dunia meningkat seiring dengan perkembangan teknologi baterai. Penggunaan nikel sebagai bahan baku baterai dikarenakan kemampuannya dalam menghantarkan energi listrik. Bijih nikel laterit jenis limonit merupakan bijih yang keberadaannya paling banyak namun belum dimanfaatkan dengan baik. Metode yang sesuai untuk mengolah bijih nikel limonit kadar rendah adalah dengan menggunakan proses hidrometalurgi, dimana Atmospheric Acid Leaching (AAL) dianggap paling efektif dari segi energi dan recovery nikel. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh konsentrasi solvent asam sulfat (0,5-2M), rasio solid (bijih nikel laterit) terhadap liquid solvent (5%-25%), dan durasi leaching (0-240 menit) terhadap recovery nikel pada proses atmospheric leaching. Hasil yang didapatkan pada penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi solvent dan durasi leaching meningkatkan recovery nikel yang didapatkan. Sedangkan perbandingan jumlah solid (bijih laterit) terhadap liquid (solvent asam sulfat) menurunkan nilai recovery nikel. Hasil terbaik yang didapatkan pada penelitian ini diperoleh pada konsentrasi asam sulfat 2M, dengan rasio S/L 5%, dan durasi leaching 250 menit. Persen recovery nikel terbaik yang didapatkan pada penelitian ini mencapai nilai >63%.

Page 2 of 17 | Total Record : 161