cover
Contact Name
Arif Bulan
Contact Email
arifbulan1@gmail.com
Phone
+6282136659544
Journal Mail Official
yayasanumarabdulgani@gmail.com
Editorial Address
Desa Sangia, Kecamatan Sape., Kab. Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat, 84182
Location
Kab. bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Generasi Nusantara (JPGENUS)
ISSN : -     EISSN : 30253055     DOI : https://doi.org/10.61787/bas7f118
Core Subject : Education,
Focus : JP Genus berfokus pada manuskrip hasil penelitian dan kajian literatur dosen, mahasiswa dan guru pada bidang pendidikan. Scope: Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Matematika, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan IPA, Pendidikan IPS, Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Pendidikan Teknologi Informatika, Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan, Psikologi Pendidikan, Teknologi Pendidikan, dan yang lainya yang berkaitan dengan dunia pendidikan.
Articles 134 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Treffinger terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif  dan Hasil Belajar Siswa Geografi Kelas X SMA Islam Diponegoro Wagir Kabupaten Malang Ayu Dewi Halida; Roni Alim Ba’diyah; Dwi Kurniawati
JPGENUS: Jurnal Pendidikan Generasi Nusantara Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Generasi Nusantara (JPGENUS), Edisi Januari-Juni 2025
Publisher : Samudra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61787/ybpat062

Abstract

Model pembelajaran yang inovatif diperlukan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar siswa. Model pembelajaran Treffinger merupakan salah satu alternatif yang dapat diterapkan untuk mencapai tujuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Treffinger terhadap kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar siswa di SMA Islam Diponegoro Wagir. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan desain Non equivalent control group desig. Analisis data dilakukan menggunakan uji -t independent sample tes. Berdasarkan hasil uji independent sample test diperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Maka H0 ditolak dan Ha diterima, yang mengindikasikan adanya pengaruh signifikan dari model pembelajaran Treffinger terhadap kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar siswa di SMA Islam Diponegoro Wagir.
PEMBELAJARAN SENI TARI DALAM PROFIL PELAJAR PANCASILA (P3) DI SMP NEGERI 29 SURABAYA Laila Keylife; Setyo Yanuartuti
JPGENUS: Jurnal Pendidikan Generasi Nusantara Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Generasi Nusantara (JPGENUS), Edisi Januari-Juni 2025
Publisher : Samudra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61787/e4r2n909

Abstract

Pendidikan adalah kebutuhan manusia untuk mengembangkan kemampuan individu, yang dikembangkan melalui sebuah pembelajaran. Sistem pembelajaran nasional mengenai peningkatan kemampuan kompetensi dan membangun kepribadian bangsa dirangkum dalam karakter Profil Pelajar Pancasila (P3). Penanaman karakter tersebut dilaksanakan melalui pembelajaran seni budaya dalam kurikulum merdeka di SMP Negeri 29 Surabaya. Masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana proses pembelajaran seni tari dalam Profil Pelajar Pancasila (P3) dan hasil pembelajarannya. Dengan tujuan ingin mengetahui proses pembelajaran seni tari dalam Profil Pelajar Pancasila (P3) dan hasil pembelajarannya. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu kegiatan belajar mengajar telah menerapkan tahapan pembelajaran seperti perencanaan, pelaksaan, dan evaluasi. Elemen profil pancasila yang muncul yaitu sikap beriman dan bertaqwa, kritis, kreatif, inovatif, dan gotong royong. Hasil belajar yang diperoleh melalui dari non tes dan tes, dengan ranah kognitif terjadi peningkatan setelah pre-test dan pro-test terlihat bahwa dari hasil pre-test, terdapat 55% tidak menguasai materi dan 45% lainya menguasai materi dan melalui pro-test dengan77% persen peserta didik sudah menguasai materi yang diajarkan. Pada ranah keterampilan diperoleh 94% memiliki nilai diatas KKM 78 dan dinyatakan tuntas dan 6% sisanya tidak tuntas perlu ditingkatkan. Penilaian ranah sikap diperoleh dari hasil observasi selama proses pembelajaran dan diperoleh hasil dengan persentase 71% memiliki sikap sangat baik dengan 29% sisanya harus ditingkatkan.  
Behaviorism Perspective on English as Foreign Language (EFL) Program of an Islamic Boarding School: Theoretical and Application Siti Rofiati; Annisa Murdiana Putri; Koesoemo Ratih; Endang Fauziati
JPGENUS: Jurnal Pendidikan Generasi Nusantara Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Generasi Nusantara (JPGENUS), Edisi Januari-Juni 2025
Publisher : Samudra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61787/bf0f4w03

Abstract

Repetition and reinforcement in structured conditions is normally found in language learning in a boarding school setting. But there is still view discussion on it as investigating this area needs time and complex analysis. As in this study, theoretical and application aspect of behaviorist perspective in the English as Foreign Language (EFL) Program will be investigated in an Islamic boarding school context. Known with the observable behavior, reinforcement system, conditioning process, and language learning structured approach, behaviorism is particularly suitable with highly controlled and structured environment called as a boarding school. This study focuses on the prominence of behavioral concepts such as stimulus-response, reinforcement and repetition in language learning program.  The EFL curriculum in an Islamic Boarding school show that teachers, staffs and students can implement the reinforcement and practice through controlled repetition as a way to increase language proficiency in a structured environment. Some real-life application of behaviorist technique will be explored which highlight on how behaviorist influence students’ engagement, motivation and retention in the language learning. This study found that behaviorism in EFL offers recommendation regarding possible improvements in EFL teaching strategies in boarding schools.  
PENGARUH PEMBELAJARAN TEAM TEACHING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI SMK KORPRI KOTA BEKASI Anisa Pujiyanti
JPGENUS: Jurnal Pendidikan Generasi Nusantara Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Generasi Nusantara (JPGENUS), Edisi Januari-Juni 2025
Publisher : Samudra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61787/b7ks5p57

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan motivasi belajar pada siswa. Pentingnya  meningkatkan  motivasi  belajar  siswa  dalam  hal  ini merupakan sebuah tantangan bagi guru agar pembelajaran menjadi kondusif. Sehingga siswa dapat cepat dalam menanggapi dan memahami pembelajaran yang diberikan oleh guru. Oleh karena itu guru memerlukan sebuah inovasi dan kreatifitas untuk membawa pengajaran seperti menggunakan metode dalam sebuah pengajaran yang dapat membawa motivasi belajar kepada siswa maka dibutuhkan sebuah metode dalam pembelajaran yakni salah satunya dengan  team teaching method. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan team teaching method terhadap motivasi belajar siswa. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif, di mana peneliti mengumpulkan data yang berupa angka kemudian diolah untuk mendapatkan hasil penelitian. Hasil penelitian setelah dilakukan yaitu terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara pembelajran dengan team teaching method terhadap motivasi belajar pada siswa, besarnya korelasi antara variabel X dan Y tergolong rendah, berdasarkan pengolahan data menggunakan SPSS didapat r = 0,237, berdasarkan tabel interpretasi koefisien nilai r angka ini tergolong rendah.
THE EFFECT OF USING FLASH CARD MEDIA ON ENGLISH VOCABULARY MASTERY OF GRADE 8 STUDENTS OF AL-IKHLAS ISLAMIC JUNIOR HIGH SCHOOL JATIMAKMUR BEKASI Ulfa Nur Azizah
JPGENUS: Jurnal Pendidikan Generasi Nusantara Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Generasi Nusantara (JPGENUS), Edisi Januari-Juni 2025
Publisher : Samudra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61787/t3ww1a57

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of using flash card media in improving English vocabulary mastery among 8th grade students at SMP Islam Al-Ikhlas, Bekasi. This study used a quasi-experimental approach with a Nonequivalent Control Group design. A total of 50 students were divided into two groups, namely the experimental group and the control group. Data were collected through pretest and posttest, then analyzed using SPSS software to determine significant differences in learning outcomes between the two groups. The results showed that the average posttest score of the experimental group increased from 67.44 to 79.48, while the control group showed an increase from 69.36 to 75.72. Statistical analysis with the t-test showed that the use of flash card media had a significant impact on students' vocabulary mastery, with a sig. (2-tailed) value of 0.165, which indicated a significant difference in vocabulary mastery between students who used flash card media and those who did not. The conclusion of the study recommends the use of flash cards as an interactive and effective method in learning foreign language vocabulary, as well as encouraging the development of other visual learning media to improve student learning outcomes.
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VIII DI SMP AL-IKHLAS Ahmad Munzir
JPGENUS: Jurnal Pendidikan Generasi Nusantara Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Generasi Nusantara (JPGENUS), Edisi Januari-Juni 2025
Publisher : Samudra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61787/7pxp6p14

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah apakah ada Pengaruh Motivasi Belajar dan Minat Belajar Terhadap Hasil Belajar IPS siswa Kelas VIII SMP Al-Ikhlas Bekasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar dan minat belajar terhadap hasil belajar IPS siswa Kelas 8 SMP Al-Ikhlas Bekasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 9 September 2024 di SMP Al-Ikhlas Bekasi dengan memilih 31 orang siswa sebagai sampel penelitian dari kelas 8, sedangkan pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 31 siswa menjadi sampel penelitian, pengaruh motivasi belajar dan minat belajar terhadap hasil belajar mata pelajaran IPS terlihat bahwa nilai r hitung yaitu 0,637 sedangkan r tabel yaitu 0,355. Oleh karna itu, perbandingan r hitung dengan r tabel yaitu 0,637>0,355. Dengan demikian dapat diketahui bahwa r hitung lebih besar dari pada nilai r tabel. Berdasarkan kriteria pengujian hipotesis yaitu: Diterima dan Ada pengaruh motivasi belajar dan minat belajar terhadap hasil belajar IPS kelas 8 SMP Al-Ikhlas Bekasi.
STRATEGI PENANGANAN ANAK TUNANETRA DAN TUNARUNGU MELALUI PENDEKATAN PERSONAL DAN PENATAAN LINGKUNGAN BELAJAR Dina, Malidina Firah; Nova Estu Harsiwi
JPGENUS: Jurnal Pendidikan Generasi Nusantara Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Generasi Nusantara (JPGENUS), Edisi Januari-Juni 2025
Publisher : Samudra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61787/af53h271

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan hak fundamental bagi setiap anak, termasuk anak berkebutuhan khusus seperti tunanetra dan tunarungu. Namun, implementasi pendidikan inklusif di Indonesia masih menghadapi tantangan besar, terutama dalam hal strategi penanganan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penanganan anak tunanetra dan tunarungu melalui pendekatan personal dan penataan lingkungan belajar yang adaptif di sekolah inklusi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap siswa berkebutuhan khusus, guru kelas, dan kepala sekolah di SDN Socah IV, Bangkalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan personal sangat penting dalam mengidentifikasi kebutuhan individu siswa melalui observasi perilaku dan interaksi langsung, mengingat belum adanya sistem identifikasi formal di sekolah. Guru melakukan modifikasi pembelajaran berbasis minat dan media multisensori, seperti penggunaan media visual, gerak, dan praktik langsung, untuk meningkatkan pemahaman siswa. Penataan lingkungan belajar yang ramah aksesibilitas, seperti tata letak kelas, pencahayaan, dan penggunaan alat bantu, juga berperan penting dalam mendukung proses belajar anak tunanetra dan tunarungu. Kolaborasi antara guru, keluarga, dan lingkungan sekolah diperlukan untuk menciptakan suasana belajar yang inklusif. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan praktik pendidikan inklusif yang lebih efektif dan berkelanjutan di Indonesia.  
ETHNOMATHEMATICS-BASED LEARNING OF THE EARTH BALL MONUMENT FOR STUDENTS OF CLASS VII OF SMP NEGERI 2 WERMAKTIAN Manutmasa, Hawila Dorenci; Samuel Urath; Yoseph Watratan
JPGENUS: Jurnal Pendidikan Generasi Nusantara Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Generasi Nusantara (JPGENUS), Edisi Juli-Desember 2025
Publisher : Samudra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61787/s8g3cp40

Abstract

Ethnomathematics-based learning is currently highly relevant and aligns well with the students' environmental context. This approach facilitates learning by connecting with students’ experiences and perceptions. This study aims to examine the improvement in learning outcomes of Grade VII students at SMPN 2 Wermaktian through ethnomathematics-based learning centered on the "Bola Bumi" monument. The research method employed is a descriptive qualitative approach. Data collection techniques include observation (observing student learning activities and teacher instruction), structured interviews with teachers and students, and tests (assessing learning outcomes based on indicators developed by the researcher). Data analysis follows the Miles and Huberman model, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that implementing the model based on ethnomathematics progressively enhances students’ learning activities. Student activity significantly increased from 36.7% in the first meeting to 96.7% in the third meeting, while teacher activity improved from 46.7% to 100%, reflecting enhanced abilities to motivate, facilitate interaction, and guide discussions. Additionally, there was a notable improvement in the percentage of students achieving learning mastery, rising from 4.2% in the initial test to 83.4% in the final test. This improvement is attributed to the ethnomathematics-based  approach, which boosts students’ enthusiasm for learning by connecting the material with local culture. Moreover, this approach successfully elevated students' active participation to a very high category, demonstrating that integrating mathematics with culture makes learning more meaningful, relevant, and enjoyable for students.
POSITIVE REINFORCEMENT STRATEGIES: BOOSTING STUDENTS’   ACHIEVEMENT Zahroh, Alfin Amaliah; Yeni Prastiwi; Nur Hidayat
JPGENUS: Jurnal Pendidikan Generasi Nusantara Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Generasi Nusantara (JPGENUS), Edisi Juli-Desember 2025
Publisher : Samudra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61787/11znmm64

Abstract

Positive reinforcement, which involves acknowledging and rewarding desirable behaviors, is widely recognized as an effective tool in promoting a conducive learning environment. The study aims to investigate the correlation between reinforcement methods, such as praise, rewards, and recognition, and their effects on students' academic performance, and overall engagement to vocational school students. Using a quantitative method approach, data was collected from a sample of vocational school students through survey. Quantitative measures assessed student performance before and after the application of positive reinforcement strategies.  Key variables analyzed include frequency and type of reinforcement, student self-efficacy, participation levels, and achievement in core subjects.
TINGKAT MOTIVASI SISWA PADA PENERAPAN PROSES PEMBELAJARAN PJOK OLEH GURU PLP PADA SMP NEGERI 23 SURABAYA Nala Krisna, Arvie; Indahwati, Nanik
JPGENUS: Jurnal Pendidikan Generasi Nusantara Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Generasi Nusantara (JPGENUS), Edisi Juli-Desember 2025
Publisher : Samudra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61787/wjycv033

Abstract

Education is a conscious process aimed at developing human potential both physically and mentally and must align with prevailing social values. One essential form of education is Physical Education, Sports, and Health (PJOK), which not only enhances students’ physical abilities but also supports their psychological development and character building. PJOK learning requires active student participation through enjoyable and meaningful physical activities. However, the success of the learning process largely depends on students’ learning motivation, which is the internal drive to engage actively in educational activities. In practice, this motivation is strongly influenced by the teacher’s role in delivering material and creating an engaging learning environment. Observations conducted at SMPN 23 Surabaya during the second semester of the 2024/2025 academic year revealed that most students showed low participation in PJOK lessons. Of the 30 students observed, only five actively responded to the teacher’s questions, while the rest appeared passive and easily distracted. The lack of motivation and quick onset of boredom suggest that the current teaching approach is ineffective. Therefore, innovation in PJOK learning models, particularly by PLP (Pre-Service Practice) teachers, is needed to enhance student interest and motivation. This study aims to examine the effect of PLP teachers' learning model implementation on student motivation in PJOK classes. The research employs an ex post facto method and uses the Alpha Cronbach formula to test the reliability of the motivation questionnaire.

Page 11 of 14 | Total Record : 134