cover
Contact Name
Muhammad Alhada Fuadilah Habib
Contact Email
m.alhada@uinsatu.ac.id
Phone
+6281215079617
Journal Mail Official
m.alhada@uinsatu.ac.id
Editorial Address
Gedung KH. Saifudin Zuhri, Jl.Mayor Sujadi Timur No 46 Tulungagung Jawa Timur 66221 Indonesia
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
Ar Rehla: Journal of Islamic Tourism, Halal Food, Islamic Traveling, and Creative Economy
ISSN : -     EISSN : 27767434     DOI : https://doi.org/10.21274/ar-rehla.v1i2.4778
Ar Rehla: Journal of Islamic Tourism, Halal Food, Islamic Traveling, and Creative Economy is a scientific journal that publishes papers from lecturers, researchers, students, practitioners, or other related parties. Ar Rehla publishes articles related to tourism, creative economy and community empowerment that are appropriate and do not violate Islamic Sharia. Topics such as sharia tourism, halal culinary studies, hajj, umra, and sharia economic studies are priority themes published in this journal.
Articles 59 Documents
POTENSI PARIWISATA HALAL DI INDONESIA DALAM MENARIK WISATAWAN INTERNASIONAL Soleha Soleha
Journal of Islamic Tourism Halal Food Islamic Traveling and Creative Economy Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam - Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/ar-rehla.v3i2.8316

Abstract

Abstrak: Dalam konteks pariwisata halal, teori ekonomi syariah dapat membantu untuk memahami aspek-aspek ekonomi yang sesuai dengan prinsip syariah. Salah satunya dalam mengembangkan dan memasarkan produk pariwisata halal. Teori yang digunakan yaitu teori ekonomi syariah yang mencakup prinsip-prinsp dalam ekonomi Islam seperti terhindar dari yang namanya perjudian (maysir), terhindar dari ketidak jelasan atau ketidakpastian (gharar) serta larangan bunga (riba). Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi potensi pada pasar pariwisata halal, mengetahui dampak ekonomi dari pariwisata halal terhadap masyarakat setempat serta mengembangkan strategi pemasaran yang efektif untuk menarik wisatawan internasional ke Indonesia. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu menggunakan studi literatur. Dapat disimpulkan bahwa potensi pariwisata halal di Indonesia merupakan peluang tidak hanya berpengaruh terhadap pendapatan saja namun banyak hal yang tanpa kita sadari bahwa pariwisata halal merupakan penyumbang terbesar terutama bagi industri pariwisata di Indonesia. Selain juga penciptaan lapangan pekerjaan, peningkatan investasi dan pengembangan infrastruktur. Kesadaran akan pariwisata halal harus ditingkatkan agar tepat sasaran. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapar memberikan pemahaman, wawasan mengenai pariwisata halal serta manfaat bagi industri pariwisata serta khususnya masyarakat lokal. Sehingga masyarakat dapat mengembangkan serta mengoptimalkan potensi pariwisata halal yang kita miliki untuk menarik wisatawan Internasional. Kata Kunci: Potensi; Pariwisata Halal; Indonesia; Wisatawan Internasional Abstract: In the context of halal tourism, sharia economic theory can help to understand economic aspects that are in accordance with sharia principles, especially in the development and marketing of halal tourism. The theory used is the Islamic economic theory which includes principles in Islamic economics such as avoiding gambling (maysir), avoiding uncertainty or uncertainty (gharar) and prohibiting interest (usury). The purpose of this research is to identify potential in the halal tourism market, find out the economic impact of halal tourism on the local community and develop an effective marketing strategy to attract international tourists to Indonesia. The method used in this research is literature review. It can be concluded that the potential of halal tourism in Indonesia represents an opportunity that not only impacts revenue but also contributes significantly to the tourism industry in Indonesia. This includes job creation, increased investment, and infrastructure development. Awareness of halal tourism needs to be heightened for targeted efforts. With this research, it is hoped to provide understanding, insights into halal tourism, and its benefits for the tourism industry and, especially, the local community. This way, the community can develop and optimize the potential of halal tourism we possess to attract international tourists. Keywords: Potential; Halal Tourism; Indonesia; International Tourists
TINDAKAN SOSIAL SANTRI GENERASI Z TERHADAP MAKNA ZIARAH MAKAM GUS DUR Siti Muslihatul Mukaromah; Marina Ramadhani
Journal of Islamic Tourism Halal Food Islamic Traveling and Creative Economy Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam - Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/ar-rehla.v3i2.8320

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tindakan ziarah makam Gus Dur yang dilakukan oleh para santri di Jombang, dimana santri yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah santri Generasi Z. Maka dari itu, melalui teori tindakan sosial oleh Max Weber, penelitian ini bertujuan untuk megetahui lebih mendalam makna dari ziarah makam Gus Dur bagi santri Generasi Z. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Berdasarkan hasil dan pembahasan dalam penelitian ini diketahui bahwa bentuk tindakan sosial Generasi Z saat berziarah ke makam Gus Dur ada 4 tipe, yaitu: 1) rasional instrumental: Generasi Z berpikir secara rasional untuk mempelajari pemikiran dan prinsip-prinsip Gus Dur secara online, 2)rasional tujuan orientasi: tindakan rasional dari ziarah makam Gus Dur yang dilakukan oleh santri Generasi Z merupakan tujuan yang sesuai dengan tradisi leluhur, 3) tindakan tradisional: ziarah makam Gus Dur yang dilakukan oleh santri Generasi Z merupakan bentuk adat-istiadat yang sudah ada sejak dulu dan dijalankan oleh santri Generasi Z secara turun-temurun, 4) tindakan afektif: ziarah makam Gus Dur yang dilakukan oleh santri Generasi Z merupakan afektif dimana santri Generasi Z menghormati Gus Dur sebagai sosok yang menginspirasi. Namun dari hasil yang diperoleh santri Generasi Z cenderung kepada tipe tindakan tradisional dan tipe tindakan afektif dalam memaknai ziarah makam Gus Dur. Kata Kunci: Tindakan Sosial; Santri Generasi Z; Ziarah Makam Abstract: This research was motivated by the act of pilgrimage to Gus Dur's grave which was carried out by students in Jombang, where the students who were subjects of this study were Generation Z students. Therefore, through the social action theory by Max Weber, this research aims to find out more deeply the meaning of visiting Gus Dur's tomb for Generation Z students. The approach used in this study is a qualitative approach with phenomenological methods. Based on the results and discussion in this study, it is known that there are 4 types of social action for Generation Z when visiting Gus Dur's grave, namely: 1) instrumental rationale: Generation Z thinks rationally to learn Gus Dur's thoughts and principles online, 2) rational goal orientation: rational action of visiting Gus Dur's tomb carried out by generation Z students is a goal that is following ancestral traditions, 3) traditional action: visiting Gus Dur's grave carried out by generation Z students is a form of customs that have existed since ancient times and carried on by generation Z students from generation to generation, 4) affective action: the pilgrimage to Gus Dur's grave which was carried out by generation Z students was affective where generation Z students respected Gus Dur as an inspiring figure. However, from the results obtained by Generation Z students, they tend to use the type of traditional action and the type of affective action in interpreting the pilgrimage to Gus Dur's grave. Keywords: Social Action; Generation Z Students; Grave Pilgrimage
HOW TO DEVELOP HALAL TOURISM AT MOUNT WILIS MADIUN DESTINATION Layin Lia Febriana; Luhur Prasetiyo
Journal of Islamic Tourism Halal Food Islamic Traveling and Creative Economy Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam - Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/ar-rehla.v3i2.8630

Abstract

Abstract: The Ministry of Tourism and Creative Economy has identified halal tourism as a significant area of focus. The slope of Mount Wilis possesses the potential to emerge as a tourism attraction that caters to the needs and preferences of Muslim travelers. The slopes of Mount Wilis possess significant potential to serve as an emblematic halal tourist destination in western East Java, thereby contributing to the development of tourism in the region. The present study employed a qualitative research methodology. The data was obtained via interviews conducted with tourism stakeholders in the regions of Watu Rumpuk and Taman Gligi. Furthermore, the process of data triangulation involved the utilization of observation. The findings show that the tourism industry in the slope of Mount Wilis exhibits promising prospects for the development of halal tourism. This paper proposes a strategic approach to foster the growth of halal tourism in the regions of Watu Rumpuk and Taman Gligi through collaborative efforts among many stakeholders. The key areas of focus for this collaboration include enhancing the quality of services, preserving the natural environment, improving communication channels, and ensuring accessibility for halal tourism. Keywords: Potential; Strategy; Halal Tourism; Mount Wilis Abstrak: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah menjadikan wisata halal sebagai fokus pengembangan sector pariwisata yang potensial. Lereng Gunung Wilis memiliki potensi untuk menjadi daya tarik pariwisata yang memenuhi kebutuhan dan preferensi wisatawan Muslim. Lereng Gunung Wilis memiliki potensi baik untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata halal yang ikonik di wilayah barat Jawa Timur, sehingga dapat berkontribusi pada pengembangan pariwisata di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara yang dilakukan dengan pemangku kepentingan pariwisata di wilayah Watu Rumpuk dan Taman Gligi. Selain itu, proses triangulasi data melibatkan penggunaan observasi. Temuan menunjukkan bahwa industri pariwisata di lereng Gunung Wilis menunjukkan prospek yang menjanjikan untuk pengembangan pariwisata halal. Makalah ini mengusulkan pendekatan strategis untuk memajukan pertumbuhan pariwisata halal di wilayah Watu Rumpuk dan Taman Gligi melalui upaya kolaboratif antara banyak pemangku kepentingan. Adapun fokus kerjasama ini mencakup peningkatan kualitas layanan, pelestarian lingkungan alam, perbaikan saluran komunikasi, dan memastikan aksesibilitas pariwisata halal. Kata Kunci: Potensi; Strategi; Pariwisata Halal; Gunung Wilis
PENDAMPINGAN POKDARWIS DAN PENGELOLAAN WISATA PANTAI DI TULUNGAGUNG DALAM MENINGKATKAN ENGAGEMENT PENGUNJUNG MELALUI MEDIA SOSIAL MARKETING Yudiantoro, Deny; Astutiningsih, Sri Eka
Journal of Islamic Tourism Halal Food Islamic Traveling and Creative Economy Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam - Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/ar-rehla.v4i1.9575

Abstract

Abstrak: Penelitian ini menyoroti pentingnya Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan strategi media sosial marketing dalam meningkatkan engagement pengunjung wisata pantai di Tulungagung. Pariwisata pantai di daerah ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan, namun tantangan seperti infrastruktur yang kurang memadai dan kesadaran lingkungan yang rendah perlu diatasi. Pokdarwis berperan dalam menjaga kebersihan dan keamanan, serta mempromosikan budaya lokal. Penggunaan media sosial seperti Instagram, Facebook, dan Twitter terbukti efektif dalam menarik wisatawan dengan konten visual yang menarik dan interaksi aktif. Pendekatan ini meningkatkan visibilitas destinasi dan membangun komunitas wisatawan yang loyal. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara, observasi, dan analisis konten media sosial untuk memahami peran Pokdarwis dan efektivitas strategi media sosial. Temuan menunjukkan bahwa pendampingan Pokdarwis dan pemasaran digital melalui media sosial secara signifikan meningkatkan engagement dan kunjungan wisatawan. Oleh karena itu, pengelola wisata di Tulungagung disarankan untuk terus meningkatkan keterampilan anggota Pokdarwis melalui pelatihan dan memanfaatkan media sosial untuk promosi. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta perlu diperkuat untuk mengembangkan pariwisata yang berkelanjutan. Penelitian ini berkontribusi pada literatur pariwisata dengan mengintegrasikan teori pemasaran dan partisipasi komunitas dalam praktik nyata, menunjukkan bahwa strategi ini dapat meningkatkan jumlah kunjungan dan dampak ekonomi positif bagi masyarakat lokal. Kata Kunci: Pokdarwis; Strategi Media Sosial Marketing; Engagement; Wisata Pantai Abstract: This research highlights the importance of Tourism Awareness Groups (Pokdarwis) and social media marketing strategies to increasing the engagement of beach tourism visitors in Tulungagung. Beach tourism in this area has great potential for development, but challenges such as inadequate infrastructure and low environmental awareness need to be overcome. Pokdarwis plays a role in maintaining cleanliness and safety, as well as promoting local culture. The use of social media such as Instagram, Facebook and Twitter has proven effective in attracting tourists with attractive visual content and active interaction. This approach increases destination visibility and builds a loyal tourist community. This research uses qualitative methods with interviews, observations, and social media content analysis to understand the role of Pokdarwis and the effectiveness of social media strategies. The result show that Pokdarwis assistance and digital marketing through social media significantly increase engagement and tourist visits. Therefore, tourism managers in Tulungagung are advised to continue to improve the skills of Pokdarwis members through training and utilizing social media for promotion. In addition, collaboration between government, society and the private sector needs to be strengthened to develop sustainable tourism. This research contributes to the tourism literature by integrating marketing theory and community participation in real practice, showing that this strategy can increase the number of visits and positive economic impacts for local communities. Keywords: Pokdarwis; Social Media Marketing Strategy; Engagement; Beach Tourism
ANALISIS POTENSI PENGEMBANGAN PARIWISATA DI KOTA DUMAI Fatkhullah, Mukhammad; Mulyani, Iwed
Journal of Islamic Tourism Halal Food Islamic Traveling and Creative Economy Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam - Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/ar-rehla.v4i1.9057

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengeksplorasi potensi pengembangan pariwisata di Kota Dumai, Riau, dengan memfokuskan pada sumber daya alam, geografis, sosial, dan budaya yang menjadi daya tarik utama. Melalui jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan metode survei, kami menyelidiki berbagai objek wisata, termasuk pantai, mangrove, gambut, kebun buah, dan warisan budaya melayu. Penelitian juga mengidentifikasi tantangan dan hambatan dalam pengembangan, seperti kebersihan, diversifikasi atraksi, dan aksesibilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata di Kota Dumai membutuhkan pendekatan holistik dan kolaboratif antara pemerintah, pengelola wisata, dan masyarakat setempat. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan destinasi pariwisata yang berkelanjutan dan memadukan pertumbuhan ekonomi dengan keberlanjutan lingkungan. Potensi kolaborasi dengan perusahaan energi melalui skema CSR juga menjadi peluang strategis dalam menciptakan desa energi yang berkelanjutan. Temuan ini memberikan gambaran umum tentang upaya yang diperlukan untuk mengoptimalkan potensi pariwisata Kota Dumai dan menghadirkan pengalaman wisata yang memuaskan bagi pengunjung lokal maupun internasional. Kata Kunci: Analisis Kelayakan Wisata; Pengembangan Wisata; Potensi Kota Dumai Abstract: This research explores the potential for tourism development in Dumai City, Riau, by focusing on the natural, geographical, social, and cultural resources that serve as the main attractions. Through a descriptive research approach with qualitative methods and survey techniques, we investigated various tourist attractions, including beaches, mangroves, peatlands, fruit orchards, and Malay cultural heritage. The study also identified challenges and obstacles in development, such as cleanliness, attraction diversification, and accessibility. The research findings indicate that tourism development in Dumai City requires a holistic and collaborative approach involving the government, tourism managers, and the local community. This collaboration is expected to create a sustainable tourism destination that integrates economic growth with environmental sustainability. The potential collaboration with energy companies through CSR schemes is also seen as a strategic opportunity to establish a sustainable energy village. These findings provide a general overview of the efforts needed to optimize the tourism potential of Dumai City and deliver a satisfying tourist experience for both local and international visitors. Keywords: Tourism Feasibility Analysis; Tourism Development; Dumai City Potential
TRADISI SEDEKAH DESA: DAYA TARIK WISATA PADA MASYARAKAT DESA MOJOWATESREJO Mukaromah, Siti Muslihatul; Athiyah, Saadatul
Journal of Islamic Tourism Halal Food Islamic Traveling and Creative Economy Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam - Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/ar-rehla.v4i1.9082

Abstract

Abstrak: Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna di balik sedekah desa yang ada di Desa Mojowatesrejo Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto. Selanjutnya menilai sejauh mana keterlibatan masyarakat Desa Mojowatesrejo dalam mempertahankan tradisi sedekah desa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah tradisi sedekah desa di Mojowatesrejo tidak hanya merupakan praktik keagamaan, tetapi juga menjadi ekspresi solidaritas dan kebersamaan masyarakat desa. Penyelenggaraan kegiatan ini mencerminkan nilai-nilai solidaritas, saling berbagi, dan kepedulian sosial yang universal di antara masyarakat. Melalui sedekah, masyarakat dari latar belakang agama dan kepercayaan yang berbeda dapat saling berkolaborasi untuk membantu sesama yang membutuhkan. Selain itu, tradisi sedekah desa juga memiliki daya tarik wisata yang cukup banyak diminati oleh masyarakat. Kata Kunci: Tradisi; Sedekah Desa; Kesenian; Desa Mojowatesrejo. Abstract:. This article aims to describe the meaning behind the sedekah desa (village alms) in Mojowatesrejo Village, Kemlagi District, Mojokerto Regency. Additionally, it aims to evaluate the extent of the community's participation in preserving the village tradition of "sedekah" in Mojowatesrejo. The research utilizes a qualitative method with a phenomenological approach, employing data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. The three stages of data collection include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The study's findings highlight that the village tradition of "sedekah desa" in Mojowatesrejo serves not only as a religious practice but also as an expression of solidarity and community unity. The organization of this event reflects the universal values of solidarity, sharing, and social care among the community. Through alms, people from different religious and belief backgrounds can collaborate to help those in need. In addition, the tradition of sedekah desa also has a tourist appeal that is quite popular among people. Keywords: Tradition; Sedekah Desa; Artistic Performance; Mojowatesrejo Village.
BANGKIT DARI BADAI: TRANSFORMASI INDUSTRI WISATA KULINER KOPI DAN KOMUNITAS PETANI DI ACEH TENGAH PASCA PANDEMI Usrah, Cut Rizka Al; Kembaren, Emmia Tambarta
Journal of Islamic Tourism Halal Food Islamic Traveling and Creative Economy Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam - Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/ar-rehla.v4i1.9092

Abstract

Abstrak: Potensi dan popularitas wisata kuliner kopi, khususnya kopi Arabika Gayo, telah meraih pengakuan baik secara lokal maupun internasional karena keunikan aroma dan citarasanya. Namun, dampak luas pandemi COVID-19 terhadap sektor pariwisata di Indonesia telah memberikan tantangan serius, termasuk bagi industri wisata kuliner kopi di Aceh Tengah. Penurunan kunjungan wisatawan telah mengganggu berbagai aspek bisnisnya. Oleh karena itu, penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi dampak tersebut dan menemukan solusi yang tepat guna menghidupkan kembali industri ini. Melalui metode penelitian yang melibatkan observasi, wawancara mendalam, dan FGD, upaya dilakukan untuk mengoptimalkan potensi wisata kuliner kopi di wilayah tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembatasan jam operasional bisnis kuliner kopi merupakan salah satu dampak terbesar dari pandemi COVID-19 di Aceh Tengah, menyebabkan penurunan pendapatan dan kesulitan dalam ekspor. Meskipun demikian, potensi pariwisata di daerah tersebut tetap tinggi meskipun terjadi penurunan jumlah wisatawan akibat adanya pembatasan aktivitas. Kata Kunci: Pariwisata Kuliner Kopi; Arabika Gayo; Dampak COVID-1; Strategi pemulihan. Abstract: The potential and popularity of coffee culinary tourism, particularly Arabica Gayo coffee, have garnered recognition both locally and internationally for its unique aroma and flavor profile. However, the widespread impact of the COVID-19 pandemic on the tourism sector in Indonesia has posed serious challenges, including to the coffee culinary tourism industry in Central Aceh. Decreased tourist visits have disrupted various aspects of the business. Hence, research is conducted to identify these impacts and find suitable solutions to revitalize this industry. Through research methods involving observation, in-depth interviews, and group discussions, efforts are made to optimize the potential of coffee culinary tourism in the region. The analysis reveals that operational hour restrictions on coffee culinary businesses are among the major impacts of the COVID-19 pandemic in Central Aceh, resulting in revenue decline and export difficulties. Nevertheless, the tourism potential in the area remains high despite the decrease in tourist numbers due to activity restrictions. Keywords: Coffee Culinary Tourism; Arabica Gayo; COVID-19 Impact; Recovery strategies
PERAN DINAS EKONOMI KREATIF DAN UKM DALAM PEMBERDAYAAN UMKM PEREMPUAN DI KABUPATEN SLEMAN YOGYAKARTA Nisa, Kanita Khoirun; Wahyuni, Titi; Budita, Ayla Karina
Journal of Islamic Tourism Halal Food Islamic Traveling and Creative Economy Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam - Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/ar-rehla.v4i1.9095

Abstract

Abstrak: Aplikasi ekonomi kreatif telah menjadi trendsetter di banyak negara di dunia. Konsep creative economy menjadi terobosan bisnis baru yang memadukan unsur kreativitas dan pembaruan dalam pembangunan ekonomi. Peneliti terdahulu telah banyak yang melakukan penelitian di sektor UMKM dengan memperhatikan fenomena sektor ekonomi kreatif, namun kajian mendalam tentang UMKM masih kurang. Kajian ini bermaksud untuk menggali fungsi dari Dinas Ekonomi Kreatif dalam Pemberdayaan UMKM perempuan di Kabupaten Sleman. Penelitian menggunakan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan secara observasi, wawancara, dan dokumentasi telah digunakan pada studi ini. Hasil studi menginformasikan telah ada dan terus berlanjut upaya pemberdayaan yang dilakukan oleh dinas ekonomi kepada para pelaku UMKM di Kabupaten Sleman. Bentuk pemberdayaan yang dilakukan di antaranya pendampingan dan sosialisasi. Kata Kunci: Pemberdayaan; UMKM; Pendampingan Abstract: The application of the creative economy has become trendsetters in many countries around the world. The creative economy concept is a new business breakthrough that combines elements of creativity and innovation in economic development. Many previous researchers have conducted research on the MSME sector by paying attention to the phenomenon of the creative economy sector, but in-depth studies on MSMEs are still lacking. This study intends to explore the function of the Creative Economy Service in empowering women's MSMEs in Sleman Regency. This research used descriptive research, data was collected through observation, interviews, and documentation. The study results indicate that there have been and are continuing empowerment carried out by the economic service for MSME actors in the Sleman Regency. Forms of empowerment carried out include mentoring and socialization. Keyword: Empowerment; MSMEs; Mentoring
PEMBINAAN UMKM DALAM ASPEK KOMUNIKASI PEMASARAN SEBAGAI WUJUD PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DI SEKITAR KAWASAN WISATA PANTAI Habib, Muhammad Alhada Fuadilah; Sutopo, Sutopo
Journal of Islamic Tourism Halal Food Islamic Traveling and Creative Economy Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam - Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/ar-rehla.v4i1.9640

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengkaji pemberdayaan perempuan pelaku UMKM di kawasan wisata pantai Kabupaten Tulungagung melalui pembinaan komunikasi pemasaran. Pemberdayaan perempuan sangat penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal dan ekonomi daerah. Perempuan memainkan peran vital dalam UMKM di sektor pariwisata, terutama dalam usaha mikro, kecil, dan menengah. Melalui pelatihan dan pendampingan, perempuan dapat meningkatkan keterampilan manajerial dan pemasaran, yang berdampak positif pada kesejahteraan ekonomi dan sosial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pelatihan komunikasi pemasaran meningkatkan kapasitas perempuan dalam mengelola bisnis, meningkatkan kepercayaan diri, dan memperluas pasar melalui teknologi digital. Namun, UMKM di kawasan ini menghadapi tantangan seperti keterbatasan modal, akses pasar, dan keterampilan teknis. Program pemberdayaan yang berkelanjutan dan dukungan dari pemerintah serta organisasi non-pemerintah sangat diperlukan untuk mengatasi hambatan ini. Penelitian ini menyarankan pendekatan holistik yang mencakup pelatihan, akses teknologi, dan kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan UMKM. Dengan demikian, pemberdayaan perempuan pelaku UMKM dapat berkontribusi lebih besar pada pembangunan ekonomi dan sosial di kawasan wisata pantai Kabupaten Tulungagung. Kata Kunci: Pemberdayaan Perempuan; UMKM; Komunikasi Pemasaran; Wisata Pantai. Abstract: This study examines the empowerment of women entrepreneurs in micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in the coastal tourist areas of Tulungagung Regency through marketing communication training. Women's empowerment is crucial for enhancing local community welfare and regional economic development. Women play a vital role in MSMEs in the tourism sector, especially in micro, small, and medium enterprises. Through training and mentoring, women can improve their managerial and marketing skills, positively impacting economic and social welfare. The study's findings indicate that marketing communication training enhances women's capacity to manage businesses, boosts their confidence, and expands their markets through digital technology. However, MSMEs in this area face challenges such as limited capital, market access, and technical skills. Sustainable empowerment programs and support from the government and non-governmental organizations are essential to overcome these barriers. This study suggests a holistic approach that includes training, technology access, and collaboration among various stakeholders to create an ecosystem that supports MSME growth. Thus, empowering women entrepreneurs in MSMEs can significantly contribute to economic and social development in the coastal tourist areas of Tulungagung Regency. Keywords: Women's Empowerment; MSMEs; Marketing Communication; Coastal Tourism.
SEMIOTIC ANALYSIS OF THE REPRESENTATION OF BACPACKER TOURISM IN THE FILM "TRINITY, THE NEKAD TRAVELER" Shidiqy, Dhiya’u; Arini, Erni Zulfa
Journal of Islamic Tourism Halal Food Islamic Traveling and Creative Economy Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam - Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/ar-rehla.v4i2.9873

Abstract

Abstract: As an archipelagic country with enormous tourism potential, it can boost state income through foreign exchange. Even though data on foreign tourist visits in 2023 increased 98% compared to 2022 and is dominated by private visits, Indonesia is only ranked 4th in ASEAN regarding tourism visits. The stimulus for building a tourism image is the spearhead for national tourism, one of which is through the medium of film. "Trinity, The Nekad Traveler" is a film that focuses on national tourism by presenting the backpacker concept. This research aims to determine the movie "Trinity, The Nekad Traveler" in representing backpacker travelers and backpacker tourism using a semiotic analysis approach modeled by Charles Sanders Peirce. The research results show that based on signs, objects, and interpretations in various scenes, the film "Trinity, The Nekad Traveler" represents the characteristics of backpackers and backpacker tourism. Keywords: backpacker; tourism; film; semiotics Abstrak: Sebagai negara kepulauan dengan potensi wisata yang sangat besar yang mampu mendongkrak pendapatan negara melalui devisa. Sekali pun data kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2023 meningkat 98% dibanding tahun 2022 dan didominasi oleh kunjungan personal, Indonesia hanya menempati urutan ke-4 di ASEAN dalam hal kunjungan pariwisatanya. Stimulus tentang pembangunan citra pariwisata menjadi ujung tombak terhadap eksistensi pariwisata nasional, salah satunya dengan media film. “Trinity, The Nekad Traveler” merupakan salah satu film yang mengangkat tentang pariwisata nasional dengan mengemas konsep backpacker. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui film “Trinity, The Nekad Traveler” dalam merepresentasikan backpacker traveler dan backpacker tourism dengan pendekatan analisis semiotika model Charles Sanders Peirce. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan sign, object dan interprenant pada berbagai adegannya, film “Trinity, The Nekad Traveler” merepresentasikan tentang karakteristik backpacker traveler dan backpacker tourism. Kata Kunci: backpacker; pariwisata; film; semiotika