cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 195 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025" : 195 Documents clear
STRATEGI ADAPTASI TEKNOLOGI DI ERA HYPER-CONNECTIVITY: MEMBANGUN EKOSISTEM DIGITAL YANG BERKELANJUTAN Hadid Abdillah Dzulfaqqor; Hudha Syururi; Claffinova Thesar Rafaga; Amnah Amnah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital Transformation 5.0 marks a new phase of technological acceleration that integrates human-centered connectivity, artificial intelligence, and cyber-physical systems into an interconnected ecosystem. This study aims to examine effective technology adaptation strategies for educational institutions, business organizations, and public sectors operating in the era of hyper-connectivity. The method employed is a literature review based on recent journals, industrial reports, and publications related to digital technology implementation. The findings reveal that successful transformation relies on three core aspects: human resource readiness, sustainable technological integration, and strengthened cybersecurity. Effective adaptation requires a collaborative approach, the utilization of artificial intelligence as a decision-support system, and the development of a digital work culture responsive to rapid changes. This study provides strategic recommendations for institutions to build an inclusive, secure, and sustainable digital ecosystem.
ANALISIS RISIKO DAN PENANGANAN PADA PEMBIAYAAN BERMASALAH DALAM AKAD MUSYARAKAH (STUDI KASUS BANK SYARIAH INDONESIA) Anni Siti Rahmi; Anna Siti Rahma; Ilham Marsendi Susanto; Megania Kharisma
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko dan penanganan pembiayaan musyarakah yang bermasalah di BSI, dengan mengisi kesenjangan kajian yang secara spesifik meneliti akad ini dan implementasinya di BSI sebagai bank syariah terbesar nasional. Metode yang digunakan adalah kualitatif terstruktur yang menggabungkan wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen di BSI. Hasil penelitian mengidentifikasi bahwa penyebab pembiayaan bermasalah bersifat kompleks, melibatkan faktor internal nasabah (misalnya, side streaming dan kelemahan manajemen usaha), faktor eksternal (seperti perlambatan ekonomi dan fluktuasi harga), serta faktor dari pihak bank (keterbatasan due diligence dan monitoring). Risiko utama dalam pembiayaan Musyarakah mencakup Risiko Kredit (Default), Risiko Bisnis, Risiko Syariah, dan Risiko Konsentrasi. BSI menangani masalah ini dengan pendekatan bertahap melalui prinsip 3R: Rescheduling (penyesuaian waktu/tenor), Reconditioning (perubahan syarat/nisbah bagi hasil), dan Restructuring (penataan ulang struktur, termasuk konversi akad), sebelum akhirnya menempuh jalur litigasi sebagai opsi terakhir. Strategi 3R terbukti efektif dalam memitigasi risiko gagal bayar dan menjaga kualitas aset produktif.
TANTAWI JAWHARI DAN TAFSIR KONTEMPORER: INTEGRASI AL-QUR’AN, SAINS, DAN PERADABAN MODERN Muhamad Miftahudin; Muhammad Ilyas Alghifari; Makhzumi Makhzumi; Andi Rosa
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas corak penafsiran kontemporer Tantawi Jawhari yang dituangkan dalam karyanya yaitu kitab al-Jawāhir fī Tafsīr al-Qur’ān al-Karīm sebagai representasi tafsir ilmiah yang berusaha mengintegrasikan antara wahyu dan ilmu pengetahuan modern. Dalam kitab tafsirnya, Tanthawi Jawhari menekankan bahwa Al-Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai kitab petunjuk spiritual dan moral, melainkan juga sebagai sumber inspirasi untuk mengembangkan sains, teknologi, dan peradaban. Dengan menggunakan metode deskriptif-analitis, Artikrl ini menguraikan landasan epistemologis yang digunakan Tanthawi Jawhari, fokus perhatiannya pada ayat-ayat kauniyah, serta kontribusinya dalam membangun paradigma integratif antara agama dan ilmu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan tafsir Jawhari relevan dalam menjawab tantangan modernitas, terutama dalam mengatasi dikotomi antara agama dan sains yang kerap muncul dalam wacana kontemporer. Melalui penafsirannya, Jawhari menegaskan pentingnya berpikir kritis, melakukan penelitian ilmiah, dan mengembangkan pengetahuan sebagai bentuk pengabdian kepada Allah, sehingga Al-Qur’an dapat dipahami bukan hanya sebagai teks normatif tetapi juga sebagai pedoman praktis untuk membangun peradaban. Dengan demikian, pemikiran tafsir Jawhari dapat dipandang sebagai upaya kreatif untuk menghidupkan kembali semangat ijtihad sekaligus menjembatani teks wahyu dengan realitas empiris umat manusia. Artikel ini menyimpulkan bahwa tafsir Tantawi Jawhari tidak hanya memperkaya khazanah tafsir kontemporer, tetapi juga memberikan tawaran metodologis yang relevan bagi umat Islam dalam membangun peradaban modern yang berbasis pada nilai-nilai keagamaan sekaligus terbuka terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN FOOD PHOTOGRAPHY SEBAGAI SUMBER BELAJAR PADA EKSTRAKURIKULER DI MAN 2 MODEL MEDAN Nana Ismail; Onggal Sihite; Putri Roka
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku panduan Food Photography sebagai media pembelajaran pada kegiatan ekstrakurikuler fotografi di MAN 2 Model Medan. Pengembangan dilakukan dengan menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) yang meliputi tahap pendefinisian kebutuhan, perancangan, pengembangan melalui validasi dan uji coba, serta penyebaran terbatas kepada guru pembina dan siswa. Instrumen penelitian berupa angket validasi ahli (materi dan media), angket respon siswa, serta rubrik penilaian hasil karya seni fotografi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung rata-rata skor, persentase, dan kategori kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku panduan Food Photography dinyatakan sangat layak dengan skor rata-rata validasi ahli materi sebesar 90% dan validasi ahli media sebesar 89%. Uji coba terbatas pada 15 siswa menghasilkan respon dengan rata-rata persentase 88% (kategori Sangat Baik), yang menunjukkan kepraktisan panduan dalam mendukung keterbacaan, kemenarikan, dan kemudahan penggunaan. Uji coba luas pada 30 siswa menunjukkan respon positif dengan rata-rata 92% (kategori Sangat Baik). Penilaian hasil karya seni fotografi siswa memperoleh rata-rata 88% (kategori Sangat Baik), dengan capaian tertinggi pada aspek lighting, framing, dan warna, yang menegaskan efektivitas panduan dalam meningkatkan keterampilan fotografi. Dengan demikian, buku panduan Food Photography yang dikembangkan terbukti valid dan efektif sebagai sumber belajar mandiri. Panduan ini tidak hanya memfasilitasi pemahaman teori, tetapi juga mendorong siswa untuk lebih percaya diri, kreatif, dan terampil dalam menghasilkan karya fotografi makanan yang estetis dan komunikatif. Produk ini layak digunakan dalam kegiatan ekstrakurikuler fotografi serta memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut dalam konteks pembelajaran visual di sekolah maupun madrasah.
PENERAPAN STRATEGI KOMUNIKASI DALAM NEGOSIASI BISNIS DENGAN WIN-WIN SOLUTION Dea Meanata; Hafidza Aura D; Nasya Iswarni; Sabillah Priatna
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Negosiasi merupakan aspek integral dalam interaksi manusia, baik dalam konteks personal maupun profesional. Dalam era globalisasi yang semakin kompleks, kemampuan untuk bernegosiasi secara efektif menjadi keterampilan yang sangat diperlukan. Agar negosiasi tersebut berjalan efektif maka diperlukan adanya strategi. Dalam hal bernegosiasi, diperlukan strategi yang dapat dilakukan oleh seorang pengusaha untuk mencapai kesepakatan dengan klien. Tulisan ini menjelaskan tentang bagaimana seorang pembisnis dapat bernegosiasi dengan komunikasi dalam menerapkan prinsip win-win solution agar mencapai kesepakatan bersama tanpa adanya konflik. metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan desain deskriptif menggunakan studi kepustakaan yaitu melalui literatur review dimana peneliti mengumpulkan data dari berbagai sumber yang kemudian dikumpulkan, dianalis dan ditarik sebuah kesimpulan. Hasil penelitian ini menyimpulkan dalam mencapai kesepakatan bisnis, strategi negosiasi dalam bisnis memainkan peranan yang penting. strategi yang dapat dilakukan oleh pengusaha dalam proses negosiasi yaitu dengan strategi komunikasi agar bisa mencapai bisnis dengan mnerapkan win-win solution yang mendapatkan hasil kespakatan yang sama-sama saling menguntung.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Asi Pada  Ibu Menyusui Di Wilayah Kerja Puskesmas Meurebo Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat Eka Santi; Fithriany Fithriany; Fitriani Fitriani
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi terbaik bagi bayi untuk mendukung tumbuh kembang optimal. Meskipun cakupan ASI eksklusif global telah mencapai 48%, masih dibutuhkan upaya untuk mencapai target 70% pada tahun 2030. Di Indonesia, cakupan ASI eksklusif meningkat menjadi 68% pada tahun 2023, namun hanya 27% bayi yangmenerima ASI dalam satu jam pertama kelahiran. Di Provinsi Aceh, apaian mencapai 67,81%, dan khususnya di wilayah Puskesmas Meureubo mencapai 80%. Meski demikian, masih dijumapi ibu menyusui, terutama primipara, yang mengalami kesulitan produksi ASI akibat stress dan kecemasan. Tujuan Penelitian: Untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh tehadap produksi ASI pada ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Meurebo Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat Tahun 2025. Metode Penelitian: Rancangan penelitian yang digunakan adalah desain observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel sebanyak 52 orang ibu menyusui di wilayah kerja puskesmas Meurebo. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian: Ada hubungan status gizi dengan produksi ASI pada ibu post partum dengan p-Value 0,047 (р<0,05). Tidak ada hubungan paritas dengan produksi ASI pada ibu post partum dengan p-Value = 0,357 (р>0,05). Ada hubungan frekuensi menyusui dengan produksi ASI pada ibu post partum dengan p-Value = 0,001 (р<0,05). Kesimpulan: Ada pengaruh status gizi dan frekuensi menyusui terhadap Produksi ASI. Namun tidak ada pengaruh paritas terhadap Produksi ASI Di Wilayah Kerja Puskesmas Meurebo Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat Tahun 2025. Saran: Diharapkan bagi petugas kesehatan setempat untuk dapat memberikan edukasi dan konseling kepada ibu post partum mengenai pentingnya pemberian ASI pada bayi serta mengajarkan kepada ibu menyusui tentang cara agar ASI dapat keluar dengan lancar.
TRANSFORMASI TARI ZAPIN DALAM DANCE CHALLENGE TIKTOK DI ERA POST-REALITAS Ratih Riau Khasanah; Agustina Agustina; Fuji Astuti; Indrayuda Indrayuda; Elida Elida
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan media digital telah menghadirkan ruang baru bagi praktik seni pertunjukan, termasuk seni tari tradisional. TikTok sebagai platform berbasis video pendek menjadi medium yang memungkinkan tarian tradisional direpresentasikan ulang dalam format dance challenge yang bersifat visual, cepat, dan viral. Salah satu fenomena yang menonjol adalah transformasi Tari Zapin, tarian tradisional Melayu yang sarat nilai religius, kesantunan, dan spiritualitas, ke dalam bentuk konten digital di TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk transformasi Tari Zapin dalam dance challenge TikTok di era post-realitas serta mengkaji perubahan makna dan nilai budaya yang menyertainya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis melalui observasi digital (digital ethnography), wawancara, dan studi literatur. Analisis data dilakukan dengan pendekatan semiotika dan fenomenologi budaya, menggunakan teori tari, post-realitas Jean Baudrillard, representasi budaya, serta teori transformasi seni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Zapin mengalami pergeseran bentuk dari ekspresi ritual dan sosial menjadi representasi visual yang tunduk pada logika algoritma dan estetika digital. Transformasi ini menyebabkan terjadinya pergeseran makna dan nilai budaya Zapin dari substansi spiritual menuju citra performatif. Namun demikian, Zapin digital juga menunjukkan kemampuan budaya lokal untuk beradaptasi dan bertahan melalui reinterpretasi di ruang digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi Tari Zapin di TikTok merupakan wujud negosiasi antara tradisi dan teknologi dalam konteks budaya post-realitas
Efektivitas Peran LPSK dalam Pemenuhan Hak-Hak Korban Tindak Pidana: Tantangan dan Prospek Muhamad Nur Ismail
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya kompleksitas tindak pidana di Indonesia berdampak langsung pada kerentanan korban dalam proses peradilan pidana, sehingga menuntut kehadiran mekanisme perlindungan yang efektif dan berorientasi pada pemenuhan hak-hak korban. Dalam konteks tersebut, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) memegang peran strategis sebagai lembaga negara yang diberi mandat untuk menjamin perlindungan, pemulihan, serta pemenuhan hak korban tindak pidana. Namun, dalam praktiknya, efektivitas peran LPSK masih menghadapi berbagai tantangan yuridis, kelembagaan, dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas peran LPSK dalam pemenuhan hak-hak korban tindak pidana, dengan menelaah kedudukan dan kewenangannya dalam sistem hukum Indonesia, implementasi perannya di lapangan, serta tantangan dan prospek penguatan peran tersebut. Pertanyaan utama penelitian ini berfokus pada sejauh mana LPSK telah menjalankan mandatnya secara efektif dan faktor-faktor apa saja yang memengaruhi kinerjanya dalam melindungi korban. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain yuridis-empiris. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan hasil penelitian terdahulu, serta didukung oleh studi lapangan melalui wawancara mendalam dan analisis dokumen terkait praktik perlindungan korban. Pendekatan ini dipilih untuk memperoleh pemahaman komprehensif mengenai kesenjangan antara norma hukum dan implementasi perlindungan korban oleh LPSK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif LPSK memiliki kedudukan dan kewenangan yang kuat dalam sistem peradilan pidana Indonesia. Implementasi peran LPSK dalam pemenuhan hak korban, khususnya perlindungan fisik, bantuan medis dan psikologis, serta fasilitasi restitusi, telah memberikan kontribusi signifikan bagi pemulihan korban. Namun demikian, efektivitas peran tersebut masih dibatasi oleh keterbatasan sumber daya, lemahnya koordinasi antar lembaga penegak hukum, serta rendahnya literasi hukum masyarakat. Temuan ini memperkaya pemahaman mengenai efektivitas peran LPSK dengan menempatkan pengalaman empiris korban dan dinamika kelembagaan sebagai variabel kunci dalam analisis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan peran LPSK memerlukan harmonisasi regulasi, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta penguatan sinergi antar institusi dalam sistem peradilan pidana. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian victimology dan perlindungan korban dalam perspektif hukum pidana. Secara praktis, hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar perumusan kebijakan perlindungan korban yang lebih responsif dan berkeadilan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas cakupan empiris dengan melibatkan studi komparatif atau analisis berbasis wilayah guna memperdalam pemahaman mengenai efektivitas perlindungan korban di Indonesia.
Peran Program Kartu Indonesia Pintar dalam Peningkatan Akses Pendidikan bagi Siswa dari Keluarga Kurang Mampu Kholifah Nur Khasanah; Nur Khasanah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menjamin hak pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran Kartu Indonesia Pintar (KIP) dalam memperluas akses serta pemerataan pendidikan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan menelaah berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, dan laporan resmi dari Kemendikbudristek serta Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil kajian menunjukkan bahwa Kartu Indonesia Pintar (KIP) berkontribusi dalam menurunkan angka putus sekolah dan meningkatkan keikutsertaan siswa dalam pendidikan, terutama di daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi. Berdasarkan data tahun 2025, lebih dari 2,7 juta siswa tercatat sebagai penerima manfaat program ini. Meskipun masih terdapat kendala dalam pendataan dan penyaluran bantuan, Kartu Indonesia Pintar (KIP) terbukti menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pemerataan pendidikan dan keadilan sosial di Indonesia.
Sinergi Mahasiswa dan Masyarakat dalam KKN UNP: Pemberdayaan Lingkungan, Kesehatan, dan Sosial Budaya di Tengah Masyarakat Nagari Singguliang Lubuk Alung Farida Mayar; Shefni Hartami; Nauli Rahmi Nursal; Syahara Hawalya; Muhammad Yoka Tantra; Yusuf Kalid
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang (UNP) di Nagari Singguliang, Kabupaten Padang Pariaman, bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui program yang fokus pada lingkungan, kesehatan, dan sosial budaya. Kegiatan yang dilaksanakan antara lain penyuluhan tentang stunting, pelatihan pengelolaan sampah dengan metode Eco-Bric, serta pelestarian budaya lokal melalui kegiatan seperti pawai obor dan kuis anak-anak. Program ini melibatkan 40 mahasiswa dan masyarakat setempat yang berperan aktif dalam setiap kegiatan. Hasilnya, terjadi peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola hidup sehat, pengelolaan sampah yang lebih baik, dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal. Meskipun tantangan terkait keterlibatan masyarakat awalnya cukup signifikan, namun melalui pendekatan yang intensif, program ini berhasil mengubah perilaku sebagian besar masyarakat dalam mengelola kesehatan dan lingkungan. Diharapkan, kegiatan ini dapat berlanjut dan memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat Nagari Singguliang.