cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,975 Documents
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL TIKTOK @TUBERCULOSIS.TV SEBAGAI MEDIA EDUKASI BAGI SAHABAT TB Adi Sulaiman, Bahtera; Leliana , Intan; Retno Hariatiningsih , Laurensia
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 10 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan platform digital membuka peluang baru untuk penyebaran informasi kesehatan. TikTok yang menawarkan format video singkat dan jangkauan algoritma yang luas, menjadi salah satu medium yang potensial untuk memberikan edukasi mengenai tuberkulosis. Penelitian ini bertujuan menelaah bagaimana akun @tuberculosis.tv memanfaatkan TikTok sebagai sarana edukasi bagi Sahabat TB, mengidentifikasi strategi konten serta mengevaluasi respons audiens. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus intrinsik. Kajian ini berlandaskan teori New Media dari Lev Manovich yang mencakup lima prinsip utama: representasi numerik, modularitas, otomatisasi, variabilitas, dan transkoding. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengelola akun, observasi konten, interaksi pada platform, serta dokumentasi pada publikasi konten. Analisis dilakukan secara tematik untuk menggali pola strategi dan dampak komunikatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa akun @tuberculosis.tv mampu mengoptimalkan fitur-fitur TikTok seperti video pendek, tren musik, caption informatif, sesi live, dan interaksi DM, serta menerapkan perencanaan konten yang melibatkan verifikasi medis. Penyajian yang ringkas, visual menarik, dan konten yang relate dengan kebutuhan audiens terbukti mendorong engagement yang tinggi (views, likes, komentar) serta memperkuat penyebaran pesan kesehatan yang mencerminkan keberhasilan akun ini sebagai media edukatif. Temuan ini menegaskan bahwa jika dikelola secara terstruktur dan berbasis kebutuhan pengguna, TikTok mampu berfungsi efektif sebagai media edukasi kesehatan bagi Sahabat TB
PRESSING PAUSE PADA KOMUNIKASI: EKSPLORASI KUALITATIF TENTANG SILENT TREATMENT SEBAGAI BENTUK REGULASI EMOSI DALAM RELASI MARITAL Harry Yulianto
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 10 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Silent treatment secara konvensional dipandang sebagai komunikasi yang destruktif dalam pernikahan. Namun, lensa psikologi positif menawarkan perspektif bahwa ia dapat berfungsi sebagai jeda strategis untuk regulasi emosi, sebuah sudut pandang yang masih kurang dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mendeskripsikan makna serta fungsi silent treatment sebagai bentuk strategi regulasi emosi dalam dinamika relasi marital. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif melalui studi literatur sistematis. Data bersumber dari data sekunder seperti artikel jurnal dan buku, yang diambil dari Google Scholar, ScienceDirect, dan APA PsycNet (2014-2024). Kerangka PRISMA memandu proses seleksi, dan analisis tematik digunakan untuk menganalisis data dari 12 studi kualitatif yang diinklusi. Analisis mengungkap bahwa silent treatment dapat dikonseptualisasikan ulang sebagai "diam taktis" atau "jeda emosional". Ia berfungsi sebagai mekanisme regulasi diri untuk meredam emosi intens, mencegah eskalasi konflik, dan menciptakan ruang kognitif untuk refleksi. Maknanya bervariasi, dari taktik komunikasi strategis hingga bentuk penghormatan untuk harmoni relasional, dengan niat sebagai pembeda kunci antara bentuk yang konstruktif dan destruktif. Silent treatment bukanlah hal yang inheren negatif, tetapi dapat menjadi strategi regulasi emosi yang adaptif dalam relasi marital ketika dimotivasi oleh regulasi diri dan pemeliharaan hubungan. Membedakan antara jeda komunikasi yang sehat dan ostracism yang merusak sangat penting bagi pasangan dan konselor.
JENIS AGEN PERUBAHAN MENURUT TENAGA ADMINISTRASI PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 7 PADANG Sherin Afiqah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 10 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis secara komprehensif jenis-jenis agen perubahan menurut tenaga administrasi pendidikan di SMP Negeri 7 Padang. Agen perubahan merupakan individu atau kelompok yang memiliki peran penting dalam menggerakkan organisasi pendidikan agar menjadi lebih adaptif, inovatif, dan responsif terhadap dinamika perubahan lingkungan pendidikan. Penelitian ini didasari oleh pandangan bahwa tenaga administrasi bukan hanya berfungsi sebagai unit pendukung, tetapi juga sebagai aktor strategis yang berkontribusi besar terhadap keberhasilan transformasi organisasi melalui sistem manajemen yang efektif, transparan, dan efisien. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh pemahaman yang mendalam terhadap fenomena yang diteliti. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru, dan tenaga administrasi yang terlibat langsung dalam proses pengembangan dan perubahan di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua jenis utama agen perubahan, yaitu agen internal dan agen eksternal. Agen perubahan internal meliputi kepala sekolah, guru, dan tenaga administrasi yang memiliki pemahaman mendalam mengenai kondisi, budaya, dan kebutuhan sekolah. Sementara itu, agen perubahan eksternal terdiri atas pengawas sekolah, praktisi pendidikan, akademisi, dan lembaga mitra yang memberikan inovasi, sumber daya, serta dukungan profesional dari luar organisasi. Penelitian ini juga menegaskan bahwa kolaborasi antara agen internal dan eksternal menciptakan hubungan sinergis yang meningkatkan keberhasilan transformasi organisasi. Kolaborasi tersebut memungkinkan terjadinya integrasi antara pemahaman kontekstual dan praktik inovatif. Dengan demikian, keberadaan agen perubahan memiliki peran vital dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang dinamis, adaptif, dan berorientasi pada mutu sesuai dengan tantangan pendidikan modern.
MANFAAT PENGEMBANGAN ORGANISASI MENURUT TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH DI SDN 11 LUBUK BUAYA, KOTA PADANG Livia Novelina
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 10 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas manfaat pengembangan organisasi, khususnya di SDN 11 Lubuk Buaya, Kota Padang. Pengembangan organisasi dipahami sebagai proses yang dilakukan secara terencana untuk memperbaiki sistem kerja, mempererat hubungan antaranggota, dan membangun budaya kerja yang terbuka, kreatif, serta saling mendukung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana manfaat pengembangan organisasi yang dirasakan khususnya menurut pandangan salah satu tenaga administrasi di SDN 11 Lubuk Buaya, Kota Padang, serta membandingkannya dengan teori yang ada. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara langsung kepada salah satu tenaga administrasi sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan organisasi memberikan banyak dampak positif, seperti membuat pekerjaan lebih mudah, cepat, dan efisien berkat penerapan sistem digital. Selain itu, pengembangan organisasi juga meningkatkan kenyamanan kerja, memperkuat kerja sama antara staf dan pimpinan, serta memperbaiki kualitas layanan bagi guru, siswa, dan masyarakat. Berdasarkan hasil analisis, teori mengenai manfaat pengembangan organisasi terbukti sesuai dengan kenyataan di lapangan. Secara keseluruhan, pengembangan organisasi berperan penting dalam meningkatkan kinerja individu dan tim, menciptakan lingkungan kerja yang produktif, inovatif, dan profesional, serta membantu lembaga pendidikan beradaptasi dengan perkembangan zaman
ASUMSI MANUSIA SEBAGAI SUATU ORGANISASI MENURUT TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH DI SMP ISLAM AL-AZHAR 32 PADANG Nurhidayani Nurhidayani
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 10 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pandangan bahwa manusia merupakan elemen inti dalam setiap organisasi, di mana perilaku, nilai, dan interaksi antarindividu menentukan arah serta keberhasilan pengembangan organisasi. Asumsi dasar yang digunakan adalah bahwa manusia tidak hanya menjadi bagian dari organisasi, tetapi juga berperan sebagai organisasi itu sendiri yang terdiri dari sistem nilai, tujuan, dan cara beradaptasi terhadap perubahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana asumsi tentang manusia sebagai suatu organisasi diterapkan dalam konteks pengembangan sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara di SMP Islam Al-Azhar 32 Padang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif seluruh warga sekolah, baik guru, tenaga kependidikan, maupun manajemen, menjadi faktor penting dalam menciptakan koordinasi dan kerja sama yang efektif. Hubungan antarindividu yang terbuka dan saling percaya mampu membentuk iklim organisasi yang produktif dan adaptif terhadap perubahan. Kesimpulannya, pengembangan organisasi akan berhasil apabila manusia dipahami sebagai sistem yang dinamis, yang dapat berkembang, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian tujuan bersama
KONSEP ASUMSI TERHADAP MANUSIA DALAM PENGEMBANGAN ORGANISASI DI SEKOLAH MENURUT TENAGA ADMINISTRASI DI SDN 26 RIMBO KALUANG DI KOTA PADANG Rahma Syarifah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 10 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami peran asumsi terhadap manusia dalam pengembangan organisasi di lingkungan sekolah. Asumsi terhadap manusia menjadi dasar penting dalam menentukan cara pandang manajemen terhadap karyawan atau anggota organisasi, serta berpengaruh langsung terhadap strategi, kebijakan, dan proses perubahan dalam organisasi. Dalam konteks pendidikan, pemahaman terhadap sifat, perilaku, dan potensi manusia menjadi faktor kunci bagi keberhasilan pengembangan organisasi yang adaptif, produktif, dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, yang memungkinkan peneliti untuk menggali makna dan pengalaman partisipan secara mendalam. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi di lingkungan sekolah, kemudian dianalisis secara sistematis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asumsi positif terhadap manusia, seperti keyakinan bahwa individu memiliki motivasi, tanggung jawab, dan potensi untuk berkembang, mampu menciptakan iklim kerja yang terbuka, partisipatif, dan inovatif. Sebaliknya, asumsi negatif yang memandang manusia sebagai individu pasif dan harus diawasi ketat justru menimbulkan budaya organisasi yang kaku dan menghambat perubahan. Dengan demikian, pemahaman yang tepat terhadap asumsi manusia menjadi landasan penting bagi manajemen sekolah dalam menciptakan lingkungan organisasi yang efektif dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia secara berkelanjutan.
STRATEGI KOMUNIKASI DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PERLINDUNGAN ANAK KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA  BERENCANA (DP3AKKB) PROVINSI BANTEN DALAM MENANGANI STUNTING Ervy Gita Puspita Putri; Novalia Novalia; Deby Puspitaningrum
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 10 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi komunikasi yang diterapkan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten dalam upaya penanganan stunting. Stunting merupakan permasalahan kesehatan serius yang berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia. Meskipun angka prevalensi stunting di Provinsi Banten sempat mengalami penurunan, namun terjadi peningkatan kembali pada tahun 2023, sehingga diperlukan strategi komunikasi yang efektif untuk menanggulanginya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori Difusi Inovasi oleh Everett M. Rogers sebagai landasan analisis. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan narasumber dari DP3AKKB serta kader lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang diterapkan meliputi kampanye perubahan perilaku, pemberdayaan posyandu, integrasi layanan melalui program Rumah Atap, kolaborasi lintas sektor, serta pemantauan dan evaluasi berkelanjutan. Strategi tersebut dijalankan melalui lima tahapan difusi inovasi, yaitu pengetahuan, persuasi, keputusan, implementasi, dan konfirmasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam bidang komunikasi publik dan kesehatan, serta menjadi bahan evaluasi praktis bagi DP3AKKB dalam meningkatkan efektivitas program penanganan stunting di Provinsi Banten
PENGARUH KUALITAS KERJA DAN PENGAWASAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT PRIMA WAHANA AUTO MOBIL Prediyansah Prediyansah; Ratih Hastasari; Wawan Saputra
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 10 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas kerja dan pengawasan terhadap kinerja karyawan di PT Prima Wahana Auto Mobil. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei menggunakan kuesioner. Populasi penelitian terdiri dari 140 karyawan dan sampel sebanyak 103 responden yang diambil menggunakan rumus Slovin. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda serta uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (sig. 0,011 < 0,05), sementara pengawasan tidak berpengaruh signifikan (sig. 0,153 > 0,05). Namun secara simultan, kualitas kerja dan pengawasan bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (sig. F 0,004 < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas kerja dan pengawasan secara terpadu dapat meningkatkan kinerja karyawan.  
Representasi Simbol Religi Dalam Film Kuasa Gelap (Analisis Semiotika Roland Barthes) Paskah Paskalis Aditya Putra Way; Intan Leliana; Laurensia Retno Hariatiningsih
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 10 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Film sebagai produk budaya populer tidak hanya menyampaikan hiburan, tetapi juga mengandung pesan simbolik yang merepresentasikan nilai-nilai tertentu, termasuk nilai religius. Film Kuasa Gelap merupakan salah satu film horor Indonesia yang menampilkan simbol-simbol religius dalam narasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana simbol-simbol religi direpresentasikan dalam film Kuasa Gelap melalui pendekatan semiotika Roland Barthes. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis semiotik terhadap adegan-adegan kunci dalam film yang memuat simbol-simbol keagamaan. Analisis dilakukan melalui dua tingkat pemaknaan Barthes, yaitu denotasi dan konotasi, serta mitos sebagai bentuk pemaknaan ketiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Kuasa Gelap merepresentasikan simbol religi tidak hanya sebagai elemen pelengkap, tetapi juga sebagai bagian penting dalam membangun narasi tentang pertarungan antara kebaikan dan kejahatan. Simbol-simbol seperti salib, doa, dan ritual keagamaan dimaknai ulang menjadi representasi mitos kekuatan ilahi melawan kuasa gelap. Temuan ini menunjukkan bahwa film dapat menjadi media efektif dalam mereproduksi dan menyampaikan nilai-nilai religius secara simbolik kepada masyarakat.
STRATEGI KOMUNIKASI BANK SYARIAH INDONESIA DALAM MENANGANI KELUHAN NASABAH DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Dimas Julian; Novalia Novalia; Deby Puspitaningrum
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 10 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi metode komunikasi yang diterapkan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam menangani keluhan pelanggan melalui platform media sosial Instagram. Saat ini, media sosial menjadi kanal utama untuk menyampaikan keluhan karena kemudahannya dan kecepatan dalam akses. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pembahasan kasus. Data diperoleh melalui wawancara dengan staf customer service BSI serta pengamatan terhadap akun resmi Instagram BSI. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa BSI menerapkan strategi komunikasi secara langsung yang diusulkan oleh Effendy, yaitu memberikan tanggapan yang cepat, interaktif, dan bersifat pribadi untuk setiap keluhan pelanggan. Strategi ini dianggap berhasil dalam memperkuat citra positif perusahaan dan meningkatkan kepuasan serta kepercayaan pelanggan. Selain itu, BSI juga mengedepankan prinsip empati dan profesionalisme dalam setiap tanggapan yang disampaikan. Beberapa tantangan yang dihadapi termasuk banyaknya volume keluhan dan keterbatasan waktu untuk memberikan tanggapan secara bersamaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi secara langsung melalui Instagram dapat menjadi cara yang efektif untuk mengelola hubungan dengan pelanggan di era digital. Penulis merekomendasikan agar BSI meningkatkan kemampuan tim media sosial agar lebih cepat tanggap dan mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi