cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,975 Documents
PELAKSANAAN PERJANJIAN BAGI HASIL (MERBELLAH) TERNAK KERBAU BERDASARKAN KEBIASAAN SUKU PAKPAK (STUDI DI DESA PASI KECAMATAN BERAMPU KABUPATEN DAIRI) Aktif Apriantoro Siregar; Rosnidar Sembiring; Idha Aprilyana Sembiring; Maria Kaban
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bagi hasil adalah kerjasama usaha antara dua pihak di mana pihak pertama menyediakan seluruh modal, sedangkan pihak lainnya menjadi pengelola. Praktik bagi hasil (merbellah) merupakan suatu kegiatan yang dilakukan di Desa Pasi Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi. Masyarakat menyebutnya dengan merbellah yang artinya bagi hasil pada peternakan kerbau.Tesis ini membahas bentuk perjanjian bagi hasil (merbellah) antara pemilik kerbau dan peternak kerbau di Desa Pasi Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi, porsi pembagian hasil antara pemilik kerbau dan peternak kerbau dalam perjanjian bagi hasil (merbellah) di Desa Pasi Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi, penyelesaian perselisihan antara pemilik kerbau dan peternak kerbau dalam perjanjian bagi hasil (merbellah) di Desa Pasi Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi. Jenis penelitian tesis ini menggunakan penelitian empiris yang bersifat deskriptif analisis.Data yang digunakan untuk menjawab permasalahan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder yang berasal dari penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa pelaksanaan perjanjian bagi hasil (merbellah) di Desa Pasi tersebut yaitu dilakukan berdasarkan hukum adat setempat dan dibuat secara lisan dengan pembagian anak pertama 75:25, anak kedua 50:50 , Kedua jika pemilik kerbau ingin menjual indukan tersebut sebelum menghasilkan anak dengan alasan tertentu, peternak hanya mendapatkan upah tali yaitu upah yang didapatkan tidak ditentukan hanya sukarela dari pemilik kerbau tersebut. Bentuk porsi pembagian yang ketiga, jika kerbau betina yang dipelihara mandul atau tidak dapat menghasilkan anak, kerbau betina tersebut dijual dan jika kerbau yang diberikan kerbau jantan maka akan dipelihara lima sampai enam tahun, lalu dijual atau menunggu harga yang sesuai dengan keinginan pemilik. Hasil dari penjualan tersebut akan dikurangi dengan modal pertama yaitu harga kerbau pertama kali dibeli oleh pemilik setelah dikurangkan, sisanya dibagi dua atau 50:50. Penyelesaian sengketa dalam perjanjian bagi hasil (merbellah) menurut hukum adat Pakpak di Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi, bahwa dalam penyelesaian sengketa perjanjian bagi hasil (merbellah) diselesaikan melalui dua cara yaitu pertama Non-Litigasi terdiri dari Negosiasi Para Pihak, Hukum Adat dan Kepala Desa, cara yang kedua yaitu Litigasi. Hendaknya perjanjian bagi hasil (merbellah) dilakukan secara tertulis sehingga ada kepastian hukumnya, dengan demikian bentuk perjanjian bagi hasil (merbellah) yang dilaksanakan di Desa Pasi Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi sesuai dengan ketentuan UU No. 2 Tahun 1960 tentang Perjanjian Bagi Hasil yaitu dalam Pasal 3 yang mengharuskan perjanjian dilakukan secara tertulis di hadapan pejabat yang berwenang.
IMPLEMENTASI PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) DALAM MEMBENTUK KARAKTER MANDIRI PESERTA DIDIK Intan Fauziah; Ijudin Ijudin; Ade Holis; Masripah Masripah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan sesuatu yang menjembatani proses pembentukan karakter, dalam lingkungan pendidikan tidak terlepas dari kurikulum. Salah satunya yaitu kurikulum merdeka, dimana kurikulum merdeka meliputi program yaitu pembelajaran intrakulikuler dan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Salah satu program pada kurikulum merdeka yaitu proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5) yang bertujuan untuk membentuk karakter peserta didik serta mewujudkan pelajar pancasila yang mampu berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, yaitu beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkebhinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5) dalam membentuk karakter mandiri peserta didik di MIN 4 Garut, untuk mengetahui upaya dan hasil, faktor pendukung dan penghambat, karakter mandiri peserta didik serta dampak dalam implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5) dalam membentuk karakter mandiri peserta didik di MIN 4 Garut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian ini meliputi kepala sekolah, guru kelas I, dan peserta didik, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen utama adalah peneliti dengan menggunakan alat bantu berupa pedoman observasi dan wawancara, Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (conclution drawing/verification). Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan triangulasi sumber, teknik dan waktu. Dan hasil penelitian tersebut dapat diketahui bahwa (1) Implementasi proyek P5 di MIN 4 Garut dilaksanakan dengan baik mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi hingga kegiatan gelar karya. (2) Upaya dan hasil yang dilakukan, upaya dengan melibatkan berbagai pihak yaitu guru, peserta didik dan orang tua kemudian hasilnya yaitu peserta didik mampu menjaga kebersihan lingkungan sekolah, membuang sampah pada tempatnya, membedakan jenis sampah dan mengetahui manfaat dari kegunaan sampah. (3) Faktor pendukung sarana dan prasarana, guru, fasilitas, orang tua dan biaya, sedangkan faktor penghambat fasilitas serta lahan khusus yang belum tersedia, penyesuaian terhadap peserta didik, referensi terkait kegiatan P5, keluhan peserta didik dan biaya. (4) Karakter mandiri peserta didik mulai terbentuk dalam proses pembelajaran proyek serta dilihat dari pengukuran serta dilihat pada peningkatan dan perubahan dari kebiasan sehari-hari peserta didik disekolah. (5) Dampak yang dirasakan pada kenyataanya sangat berdampak pada pembentukan karakter mandiri peserta didik.
The Relationship between Knowledge and HIV/Aids Prevention Behavior At the Ngalum Putra Dormitory Students in the Pegunungan Bintang in Jayapura, Papua Romantir, Ria; Yunita Mangonto; Muammar Karim; Albertho Siktaop; Wellem Duwiri; Yokbet Tepmul
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The whole world is still faced with the same problem, namely HIV/AIDS. Human Immunodeficiency Virus (HIV) is a virus that attacks the body's immune system. The Papua Provincial Health Service noted that there were 18,471 cases of HIV/AIDS sufferers as of September 30 2023 in Papua Province, and 20,726 cases in Central Papua Province. From the statement above, it is clear that the prevalence of HIV/AIDS cases in Indonesia, especially in Papua, is still a problem that has not been resolved to date. This study aims to determine the relationship between knowledge and HIV/AIDS prevention behavior among students at the Ngalum Putra Mountains Bintang Dormitory in Jayapura. The sample consisted of 20 students who lived in dormitories. Data collection used a questionnaire with 21 questions. The data obtained will be tested using the Sommers statistical test. Results were obtained with a significance of 0.00 < 0.05, which means that the Knowledge variable has a meaningful relationship and a close relationship of 1.00 was also obtained, which is in the perfect category. The relationship between the two variables has a positive correlation direction, which means that the higher the level of knowledge a student has, the higher the prevention behavior related to HIV AIDS will be obtained.
PERAN BAHASA INDONESIA DALAM MENDORONG KOLABORASI EKONOMI UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Fidia Wati; Fitrah Maya Sari Hasugian; Ika Febriana; Maya Wulandari; Sarah Bakara
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Bahasa Indonesia dalam mendorong kolaborasi ekonomi untuk pembangunan berkelanjutan. Bahasa Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai jembatan yang menghubungkan berbagai pihak dalam upaya kolaboratif. Dalam konteks ini, bahasa berperan penting dalam menciptakan pemahaman yang lebih baik antara pelaku ekonomi, baik di tingkat lokal maupun internasional, sehingga memfasilitasi pertukaran ide dan inovasi yang diperlukan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Melalui analisis ini, ditemukan bahwa penggunaan Bahasa Indonesia dalam forum-forum ekonomi, seminar, dan diskusi publik dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dan memperkuat jaringan kolaborasi. Selain itu, tantangan yang dihadapi dalam penggunaan bahasa ini, seperti perbedaan dialek dan pemahaman, juga diidentifikasi sebagai faktor yang perlu diatasi untuk memaksimalkan potensi kolaborasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan penggunaan Bahasa Indonesia dalam konteks ekonomi sangat penting untuk mendukung inisiatif pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Pengembangan Kewirausahaan Berbasis Potensi Lokal Untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Desa Hamparan Perak Dinda Puspita Tanjung; Uswah Hasanah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan sumber daya dan lingkungan yang ada di Desa Hamparan Perak sangat penting dilakukan dan memberikan potensi yang besar pada perekonomian masyarakat Desa Hamparan Perak, yang sebagian besar sumber daya yang ada belum dikelola secara maksimal diantaranya pemberdayaan UMKM “Penjahit Cahaya” yang ada di Desa Hamparan Perak dengan meningkatkan strategi pemasarannya yang dilakukan dengan membuat produk dari bahan kain yang berkualitas yang dapat membuat produk tersebut jadi lebih menarik sehingga dapat meningkatkan harga jual dan yang terakhir memberikan pelatihan kepada masyarakat di Desa Hamparan Perak untuk membuat suatu usaha dengan bahan yang murah dan mudah untuk didapatkan, serta mengajarkan cara memasarkan produk secara online agar menjangkau pasar yang lebih luas. Kegiatan tersebut memiliki tujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa melalui pemberdayaan Sumber Daya Alam dan lingkungan yang ada. Metode yang digunakan adalah Metode Pendampingan, dimana suatu proses pemberian kemudahan dengan pendampingan kepada masyarakat dalam mengidentifikasi kebutuhan dan memecahkan masalah serta mendorong tumbuhnya inisiatif dalam masyarakat khususnya pelaku UMKM untuk membuat strategi pemasaran dimasa sekarang ini. Hasil yang diperoleh yaitu, meningkatnya pengetahuan dan keterampilan Sumber Daya Manusia (SDM), UMKM semakin berkembang dan tentunya dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Desa Hamparan Perak.
PRINSIP DESAIN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Indria Nur; Mustakim Mustakim; Abidin Abidin; Muhammad Rusdi Rasyid
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini membahas prinsip-prinsip desain pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang relevan dengan konteks modern. Menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi, PAI perlu beradaptasi untuk tetap efektif dalam membentuk karakter dan spiritualitas peserta didik. Melalui studi literatur komprehensif, penelitian ini mengidentifikasi dan menganalisis lima prinsip utama desain pembelajaran PAI:1. Integrasi nilai keislaman dan modernitas, 2. Pemanfaatan teknologi edukatif Islami, 3. Pembelajaran aktif dan reflektif, 4. Inklusivitas dan moderasi, 5. Evaluasi holistic. Prinsip-prinsip ini bertujuan untuk mengembangkan PAI yang tidak hanya fokus pada transfer pengetahuan agama, tetapi juga pengembangan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan kemampuan pemecahan masalah dalam konteks keislaman. Makalah ini juga membahas tantangan implementasi dan menyarankan strategi untuk mengatasi tantangan tersebut, termasuk pengembangan kurikulum yang responsif, peningkatan kompetensi guru, dan pengembangan sumber belajar digital yang inovatif. Kesimpulannya, desain pembelajaran PAI di era modern memerlukan pendekatan yang komprehensif, adaptif, dan responsif terhadap perubahan zaman, sambil tetap mempertahankan esensi ajaran Islam.
ANALISIS TUJUAN DAN TANGGUNG JAWAB AUDITOR DALAM MENDETEKSI KECURANGAN PADA LAPORAN KEUANGAN Febriana Ndruru; Hana Elisabet Simanjuntak; Hasna Cecilia Purba; Jesika Trimanda Ginting; Putri A. Aruan; Ribka Joy Nejevrina Panjaitan; Rini Herliani
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan tanggung jawab auditor dalam mendeteksi kecurangan pada laporan keuangan. Seiring meningkatnya kompleksitas transaksi keuangan, peran auditor dalam mengidentifikasi dan melaporkan kecurangan menjadi semakin krusial. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk mengkaji berbagai sumber terkait audit kecurangan. Peneliti mengumpulkan data dari beberapa artikel dan standar audit yang membahas tujuan audit, tanggung jawab auditor, dan faktor-faktor yang mempengaruhi deteksi kecurangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa auditor memiliki tanggung jawab signifikan dalam mendeteksi kecurangan, termasuk mempertahankan skeptisisme profesional dan merancang prosedur audit yang efektif. Faktor-faktor seperti pengalaman auditor, pelatihan khusus, independensi, dan penggunaan teknologi audit berperan penting dalam meningkatkan kemampuan deteksi kecurangan. Jika diterapkan dengan tepat, pendekatan ini dapat meningkatkan efektivitas audit dalam mengungkap kecurangan. Dengan demikian, penelitian ini menyoroti pentingnya pengembangan kompetensi dan independensi auditor untuk memperkuat integritas pelaporan keuangan.
ANALISIS PENGEMBANGAN PRODUK KERUPUK IKAN PADA USAHA CIEPOERINDO GROUP DI KABUPATEN CILACAP Junianto, Junianto; Elviana Dian Mustika Sari; Adinda Tri Harlina; Farhan Eka Prasetya
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan produk menjadi kunci keberlangsungan usaha dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat. Melalui pengembangan produk usaha dapat memperluas pasar baik secara konvensional maupun modern. Cipoerindo Group merupakan salah satu produsen kerupuk ikan yang melakukan pengembangan produk untuk meningkatkan nilai pada produknya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengembangan produk yang telah dilakukan oleh industri kerupuk Cipoerindo Group. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan cara melakukan studi kasus. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa Cipoerindo Group telah melakukan pengembangan pada produknya yaitu pengembangan pada bahan baku, alat produksi, bentuk dan kemasan produk, serta teknik pemasaran produk. Semua pengembangan dilakukan berdasarkan ide pemilik usaha dengan melihat kebutuhan konsumen.
Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik Sdn Pakis 1 Surabaya Dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, Dan Kesehatan Melalui Modifikasi Permainan Tradisional Engklek Dan Sos Pramudya Widhyanto; Anung Priambodo; Marsudianto Marsudianto
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang akan dilakukan bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dalam melakukan pernainan engklek dan sos. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, di mana setiap siklus melibatkan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas 4 di SDN Pakis 1 yang berjumlah 31 orang. Hasil pada siklus I menunjukkan bahwa 9 siswa berhasil mencapai kategori baik, 11 siswa mencapai kategori cukup, sehingga total siswa yang tuntas sebanyak 20 orang, sementara 11 siswa lainnya belum tuntas dan masuk dalam kategori kurang. Pada siklus II, 10 siswa mencapai kategori sangat baik, 5 siswa berada di kategori baik, dan 9 siswa mencapai kategori cukup, sehingga total 24 siswa dinyatakan tuntas, sedangkan 7 siswa masih belum tuntas dengan kategori kurang. Nilai rata-rata siswa pada siklus I adalah 66%, dan meningkat menjadi 77% pada siklus II, menunjukkan peningkatan sebesar 11%. Tingkat ketuntasan belajar pada siklus I mencapai 66%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 77%, dengan peningkatan sebesar 11%. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa permainan tradisional engkelk dan sos efektif dalam meningkatkan hasil belajar membuat proses pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MELALUI PENDEKATAN KOOPERATIF TEAMS GAMES TURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING DENGAN KAKI BAGIAN DALAM PADA PERMAINAN SEPAKBOLA KELAS VI DI SDN AIRLANGGA 1 SURABAYA Nanang Kurnia Sandy; Dony Andrijanto; Luthfi Aidin
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar passing kaki bagian dalam dalam permainan sepak bola melalui model Teams Games Tournament (TGT). Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas, dengan subjek penelitian terdiri dari seluruh peserta didik di SDN Airlangga 1 Surabaya, berjumlah 30 orang. Proses penelitian ini meliputi empat tahap: 1. Perencanaan, 2. Pelaksanaan, 3. Pengamatan, dan 4. Refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui RPP, lembar observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskripsi persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus 1, rata-rata keterampilan passing kaki bagian dalam adalah 60, dengan 6 peserta didik atau 14% yang mendapatkan nilai di atas 75 (KKM). Sedangkan pada siklus 2, rata-rata keterampilan passing kaki bagian dalam meningkat menjadi 80%, dengan 24 peserta didik atau 77% yang memperoleh nilai di atas 75 (KKM). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) efektif dalam meningkatkan hasil belajar passing kaki bagian dalam pada peserta didik SDN Airlangga 1 Surabaya.

Page 33 of 298 | Total Record : 2975