cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,410 Documents
Evaluasi Pelaporan Keberlanjutan Berbasis Standar Global Kevin Jeremi Doniartha Saragih; Nasirwan Nasirwan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Riset ini bertujuan buat mengevaluasi praktik pelaporan keberlanjutan pada perusahaan publik berdasarkan standar Global Reporting Initiative (GRI). Riset memakai pendekatan deskriptif kualitatif dengan tata cara content analysis terhadap laporan keberlanjutan yang diterbitkan perusahaan. Analisis dicoba dengan menyamakan tingkatan pengungkapan aspek ekonomi, area, serta sosial dengan penanda yang diresmikan dalam standar GRI. Hasil riset menampilkan kalau sebagian besar industri sudah mengadopsi pelaporan keberlanjutan, tetapi tingkatan kesesuaian pengungkapan masih bervariasi. Aspek ekonomi cenderung diungkapkan lebih lengkap dibandingkan aspek lingkungan dan sosial. Selain itu, beberapa indikator penting masih belum dilaporkan secara konsisten sehingga mengurangi tingkat transparansi dan keterbandingan informasi. Penemuan ini menampilkan kalau implementasi standar GRI masih bertabiat parsial serta membutuhkan kenaikan mutu pengungkapan supaya laporan keberlanjutan bisa membagikan data yang lebih komprehensif untuk pemangku kepentingan.
Pengaruh Intensitas Menonton Drama Korea Hotel Del Luna Terhadap Gaya Berpakaian Mahasiswa Universitas Padjadjaran Nadila Salsabila; Sukarelawati Sukarelawati; Ruhimat Ruhimat
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Globalisasi dan digitalisasi mendorong penyebaran Korean wave secara masif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas menonton drama Korea Hotel Del Luna terhadap gaya berpakaian mahasiswa Universitas Padjadjaran. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode korelasional terhadap 100 responden mahasiswa aktif Universitas Padjadjaran yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert, dan analisis data menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  terdapat pengaruh positif dan signifikan antara intensitas menonton drama Korea Hotel Del Luna dengan gaya berpakaian mahasiswa Universitas Padjadjaran. Uji korelasi Pearson menghasilkan nilai r = 0,993, menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara kedua variabel. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 0,513 + 0,984X, dan uji t menghasilkan nilai t hitung sebesar 84,450 (t tabel = 1,984) dengan signifikansi 0,000 (p < 0,05).
MAGNET (Maggot, Green, Ekonomi Terpadu): Analisis Model Pemberdayaan Masyarakat Petani Maggot Berbasis Kemitraan Pengelolaan Sampah Organik di Kelurahan Bungus Timur Kota Padang Angel Tri Anjani; Aziza Ramayanti; Aisha Azalia Fauzani; Diya Yandari; Yulia Hanoselina
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya permasalahan sampah organik di perkotaan, khususnya di Kota Padang, yang belum diimbangi dengan sistem pengelolaan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pemberdayaan masyarakat berbasis kemitraan melalui pendekatan MAGNET (Maggot, Green, Ekonomi Terpadu) dalam pengelolaan sampah organik di Kelurahan Bungus Timur. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model MAGNET mampu mengurangi volume sampah organik sekaligus menciptakan nilai ekonomi melalui budidaya maggot dan pemanfaatan produk turunannya. Selain itu, terbentuknya ekosistem kemitraan antar anggota FKMPLHI mendorong terciptanya rantai nilai ekonomi lokal yang berkelanjutan. Namun, implementasi model ini masih menghadapi kendala pada aspek regulasi, akses pasar, dan penguatan kelembagaan. Oleh karena itu, diperlukan dukungan pemerintah serta pengembangan kemitraan yang lebih luas guna menjamin keberlanjutan program.
Simetri Bilateral sebagai Kunci: Analisis Struktur dan Tata Letak Organ Pada Vermes Melly Dwi Febriani; Dwi Lestari Aryani; Ridoi Warneck Siburian; Ester Br Aritonang; Jodion Siburian; Afreni Hamidah; Desfaur Natalia
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vermes merupakan kelompok hewan avertebrata yang memiliki simetri bilateral dan sistem tubuh yang lebih terorganisasi dibandingkan hewan bersimetri radial. Simetri bilateral memungkinkan tubuh terbagi menjadi sisi kanan dan kiri melalui satu bidang pembelah sehingga mendukung arah gerak yang jelas serta perkembangan organ yang lebih kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan simetri bilateral terhadap struktur tubuh dan tata letak organ pada vermes menggunakan metode studi literatur. Data diperoleh dari jurnal nasional dan internasional, buku zoologi, serta artikel ilmiah yang membahas Platyhelminthes, Nematoda, dan Annelida. Hasil kajian menunjukkan bahwa simetri bilateral berperan penting dalam perkembangan sistem saraf, sistem pencernaan, sistem ekskresi, dan sistem reproduksi pada vermes. Platyhelminthes memiliki struktur tubuh sederhana tanpa rongga tubuh, sedangkan Nematoda telah memiliki rongga tubuh semu yang mendukung aktivitas organ internal. Annelida menunjukkan sistem organ paling kompleks dengan segmentasi tubuh dan sistem peredaran darah tertutup. Simetri bilateral juga mendukung proses sefalasi dan koordinasi gerak sehingga organisme mampu merespons lingkungan dengan lebih baik. Dengan demikian, simetri bilateral menjadi dasar penting dalam perkembangan struktur tubuh dan evolusi sistem organ pada vermes
Implementasi Kebijakan Makan Bergizi Gratis di Indonesia: Tinjauan Literatur dengan Model Edward III Fauziah Hasanah; Riza Adelia Suryani
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan strategis pemerintah Indonesia untuk mengatasi masalah gizi dan memperkuat sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi MBG berdasarkan model Edward III yang mencakup komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif dengan menelaah 10 artikel ilmiah relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa komunikasi kebijakan tidak sistematis, menyebabkan disinformasi dan lemahnya koordinasi. Sumber daya anggaran besar namun kompetensi pelaksana dan infrastruktur tidak merata, menimbulkan kesenjangan antar daerah. Disposisi pelaksana positif tetapi terbebani oleh tugas tambahan tanpa pelatihan memadai. Struktur birokrasi belum memiliki SOP baku, koordinasi lintas sektor lemah, dan terjadi tumpang tindih kewenangan. Kesimpulannya, keberhasilan MBG memerlukan perbaikan menyeluruh pada sistem komunikasi, peningkatan kapasitas SDM, penyederhanaan birokrasi, serta penguatan koordinasi vertikal dan horizontal.
Analisis Fenomena Herding Behavior pada Kasus Hoaks #JusticeforAudrey Muhammad Zydan Aulia; Andi Salindri; Lumina Astrid Utami; Nabila Putri Amelia; Yohanes Imannuel Rosantiant
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus hoaks tagar #JusticeForAudrey yang sempat viral di tahun 2019 merupakan salah satu bentuk fenomena herding behavior yang terjadi di platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah faktor-faktor yang memperkuat narasi dari Audrey sehingga kasus ini bisa viral dan mayoritas orang langsung menghakimi pelaku bahkan sebelum adanya bukti yang jelas. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus untuk mengkaji fenomena herding behavior yang muncul dalam penyebaran informasi pada kasus hoaks #JusticeForAudrey. Data diperoleh melalui studi literatur dan dari beberapa unggahan di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi yang dilebih-lebihkan, kontribusi figur publik, fenomena FOMO dan echo chamber, serta minimnya literasi digital menjadi pendorong yang kuat dalam memperparah fenomena herding behavior yang terjadi pada kasus hoaks #JusticeForAudrey. Dari penelitian ini, perlu adanya cara berpikir yang lebih kritis dalam menyebarkan informasi di media sosial untuk mencegah meluasnya berita hoaks dan terjadinya cyberbullying akibat penghakiman yang salah.
Pengelolaan Tanah Masam sebagai Upaya Mengatasi Asem-Aseman pada Tanaman Padi Jeny Bintang Jelita Febyanto; Kaila Ramdani Putri Nareswari; Luthfi ‘Attiqoh; Rani Hanatulmaya; Tasha Fairuz Qonita; Theresia Helena .C; Vita Artika Yuniarti
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asem-aseman merupakan salah satu permasalahan pada budidaya padi yang sering terjadi pada lahan masam dengan pH rendah, kandungan unsur beracun yang tinggi, serta ketersediaan unsur hara yang terbatas. Kondisi tersebut dapat menghambat pertumbuhan tanaman, menurunkan jumlah anakan produktif, serta mengurangi hasil panen. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman petani mengenai penyebab, gejala, dampak, dan upaya pengendalian asem-aseman pada tanaman padi melalui kegiatan penyuluhan dan praktik pembuatan Pupuk Pelengkap Cair (PPC) bernutrisi. Kegiatan dilaksanakan pada pertemuan Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Sragen yang diikuti oleh 50 peserta yang terdiri atas pengurus dan anggota KTNA, penyuluh pertanian, serta mahasiswa magang. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, tanya jawab, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan PPC bernutrisi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh peningkatan pemahaman mengenai karakteristik tanah masam, gejala asem-aseman, faktor penyebab, serta teknik pengendaliannya. Peserta juga menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan yang ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam diskusi dan praktik pembuatan PPC bernutrisi. Demonstrasi dan praktik langsung memberikan pengalaman kepada peserta dalam menerapkan teknologi sederhana yang dapat digunakan untuk membantu memperbaiki kondisi tanaman yang mengalami gejala asem-aseman. Kegiatan penyuluhan dan praktik ini terbukti mampu meningkatkan pengetahuan petani serta mendukung penerapan teknologi pengelolaan lahan yang lebih baik guna meningkatkan produktivitas tanaman padi secara berkelanjutan.
Edukasi Peran Ibu dalam Mendampingi Anak Usia Dini Menghadapi Tantangan Gadget Menuju Generasi Berkarakter di Kelurahan Kampung Jua, Kota Padang Azzahra Salsabilla; Dhea Restu Ramadhani sopali; Elsa Oktaviani; Ghea Septiani Ajiman; Yulia Hanoselina
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era globalisasi yang ditandai oleh pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, penggunaan gadget telah merasuk ke seluruh lapisan masyarakat, termasuk kalangan keluarga dengan anak usia dini. Fenomena ini menjadi tantangan baru dalam dunia pengasuhan, khususnya bagi ibu yang berperan sebagai pendidik pertama dalam keluarga. Perkembangan teknologi digital yang pesat menjadikan gadget sebagai tantangan nyata dalam pengasuhan anak usia dini, khususnya bagi ibu sebagai pendidik pertama dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu mengenai peran mereka dalam mendampingi anak menghadapi tantangan gadget, memberikan edukasi tentang dampak positif dan negatif penggunaan gadget, serta mengajarkan strategi pengawasan yang tepat. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi di Posyandu Kampung Jua, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, dengan melibatkan 18 peserta yang terdiri dari ibu-ibu, anak-anak, dan kader posyandu. Metode yang digunakan adalah edukasi langsung melalui penyampaian materi dan diskusi interaktif selama 10–15 menit. Data diperoleh dari partisipasi peserta, respons diskusi, dan dokumentasi kegiatan, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai dampak gadget terhadap perilaku dan karakter anak, serta strategi konkret berupa pembatasan screen time sesuai usia, pendampingan aktif, penggunaan fitur parental control, dan pemberian kegiatan alternatif. Sosialisasi mendapat respons positif dari peserta dan pihak posyandu. Kegiatan ini menegaskan bahwa posyandu merupakan wadah strategis untuk edukasi keluarga, dan ibu memiliki peran kunci dalam membentuk karakter anak di tengah arus digitalisasi. Diharapkan para ibu di Kelurahan Kampung Jua dapat menjadi agen perubahan dalam keluarga menuju generasi yang berkarakter kuat.
Sistematika Penulisan Dini Aminarti; Ika Setiawati; Nurul Najiha; Reifa Atha Yumna
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistematika Penulisan Karya Ilmiah merupakan susunan atau urutan penulisan yang disusun secara logis, sistematis, dan teratur untuk memudahkan pembaca dalam memahami isi tulisan secara menyeluruh. Pendahuluan umumnya memuat latar belakang masalah, identifikasi masalah, batasan masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, serta manfaat penelitian yang berfungsi sebagai pedoman dalam pelaksanaan penelitian. Sementara itu, tinjauan pustaka merupakan bagian yang berisi teori, konsep, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengertian sistematika penulisan karya ilmiah, menjelaskan isi bagian pendahuluan dalam karya ilmiah, serta menguraikan pengertian dan fungsi tinjauan pustaka dalam penyusunan karya ilmiah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Metode deskriptif dipilih untuk memberikan gambaran secara jelas dan sistematis mengenai sistematika penulisan karya ilmiah serta penggunaan bahasa ilmiah dalam penyusunannya. Data penelitian diperoleh dari berbagai sumber referensi yang relevan, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan pedoman penulisan karya ilmiah. Pertama sistematika penulisan karya ilmiah merupakan susunan atau tata cara penulisan yang disusun secara logis, sistematis, dan teratur sehingga memudahkan pembaca dalam memahami isi tulisan secara menyeluruh. Setiap bagian dalam karya ilmiah saling berkaitan dan membentuk satu kesatuan yang utuh sehingga penyampaian gagasan dapat dilakukan secara jelas dan terarah. Kedua, pada karya ilmiah bagian pendahuluan terdiri dari: Latar Belakang, Identifikasi Masalah, Batasan Masalah, Rumusan Masalah,  dan Tujuan Penulisan. Ketiga, Tinjauan Pustaka adalah bagian yang berisi teori, konsep, dan hasil penelitian sebelumnya yang relevan dengan topik penelitian. tinjauan pustaka mencakup beberapa komponen penting yakni: Teori utama (Teori), Variabel penelitian (misalnya: minat belajar), Penelitian yang relevan, Hipotesis (jawaban sementara).
Pencarian Literatur dan Digital Library Nur’ain Syafrina; Ika Setiawati; Aulia Sahara
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencarian literatur (literature searching) adalah proses sistematis untuk menemukan, mengidentifikasi, menyeleksi, dan mengumpulkan berbagai sumber ilmiah yang relevan dengan suatu topik penelitian, seperti artikel jurnal, buku, prosiding, tesis, maupun laporan penelitian. Digital Library atau perpustakaan digital adalah suatu perpustakaan yang menyimpan data baik itu buku (tulisan), gambar, suara dalam bentuk file elektronik dan mendistribusikannya dengan menggunakan protocol elektronik melalui jaringan komputer. Tujuan penelitian ini membahas pengertian, kelebihan, dan penggunaan Google Scholar, fungsi serta penggunaan Portal Garuda, peran dan risiko penggunaan Sci-Hub dalam akses literatur ilmiah, serta peran Perpustakaan Nasional dalam menyediakan akses informasi ilmiah digital bagi masyarakat. Metode yang digunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research) untuk mengkaji topik pencarian literatur digital dan digital library. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber ilmiah, seperti artikel jurnal nasional dan internasional, buku, dokumen resmi, serta platform digital seperti Google Scholar, Portal Garuda, dan publikasi terkait Sci-Hub, yang dipilih berdasarkan kredibilitas, relevansi, dan keterbaruan. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dengan menelusuri, mengidentifikasi, mengelompokkan, dan mencatat informasi penting dari berbagai literatur. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan membandingkan berbagai sumber untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif. Keabsahan data dijaga melalui teknik triangulasi sumber guna memastikan validitas dan konsistensi hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, Google Scholar memberikan kemudahan akses dan cakupan luas namun memerlukan seleksi sumber yang cermat. Kedua, Portal Garuda berperan penting dalam menyediakan publikasi ilmiah nasional meskipun masih memiliki kendala teknis. Ketiga, Sci-Hub menawarkan akses gratis terhadap artikel ilmiah namun memiliki implikasi hukum karena melanggar hak cipta. Keempat, Perpustakaan Nasional menjadi sumber resmi yang kredibel meskipun aksesnya terkadang terbatas. Kesimpulannya, keempat platform tersebut memiliki peran yang saling melengkapi dalam mendukung pencarian literatur digital, sehingga pengguna perlu bijak dalam memilih dan memanfaatkannya sesuai kebutuhan akademik.