cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,410 Documents
Analisis Kesantunan Berbahasa pada Komunitas Paduan Suara Gereja: Kajian Pragmatik Berdasarkan Teori Kesantunan Leech Juwita Maya Sari. S; Nandita Septika Baeha; Dini Deswina Sagala; Cahyani Oktavia Saragih; Dwi Aulia Syafira Purba; Qania Gultom; M. Oky Fardian Gafari
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesantunan dalam berbahasa adalah salah satu aspek krusial dalam komunikasi yang berperan menjaga keharmonisan hubungan sosial di dalam suatu komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai bentuk dan penerapan prinsip kesantunan dalam berbahasa di kalangan anggota Paduan Suara Gereja HKBP Pardamean berdasarkan teori kesantunan yang dikemukakan oleh Leech. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan sumber data berasal dari tuturan tiga anggota komunitas yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan cara wawancara dan dianalisis menggunakan enam maksim kesantunan menurut Leech, yaitu kebijaksanaan, kedermawanan, penghargaan, kesederhanaan, kesepakatan, dan simpati. Temuan penelitian menunjukkan bahwa prinsip kesantunan dalam berbahasa diterapkan dalam berbagai bentuk interaksi antaranggota komunitas.Maksim penghargaan dan maksim kesepakatan merupakan maksim yang paling menonjol, tercermin dari penggunaan tuturan yang menghargai kontribusi dari anggota lain, menjaga keharmonisan dalam komunikasi, serta membangun kolaborasi dalam kegiatan pelayanan. Di samping itu, teridentifikasi beberapa tuturan yang melanggar prinsip kesantunan, terutama dalam situasi yang melibatkan perbedaan pandangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan prinsip kesantunan dalam berbahasa berperan penting dalam menciptakan komunikasi yang efektif, memperkuat hubungan antarpersonal, dan mendukung kelancaran aktivitas pelayanan dalam komunitas paduan suara gereja.
Penerapan Model Pembelajaran Simulasi dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab Peserta Didik Kelas VIII di MTsN 2 Kota Makassar Andi Fatimah Azzahrani; Nasruni; Eka Mahendra Putra
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya kemampuan berbicara (mahārah al-kalām) peserta didik dalam pembelajaran bahasa Arab sering kali dipicu oleh faktor kebahasaan seperti keterbatasan kosakata dan faktor non-kebahasaan berupa rendahnya rasa percaya diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model pembelajaran simulasi dalam meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Arab peserta didik kelas VIII di MTsN 2 Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bersifat partisipatif dan reflektif, dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII 6 MTsN 2 Kota Makassar yang berjumlah 35 orang. Data dikumpulkan melalui teknik tes lisan, wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara kualitatif interaktif serta kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model simulasi yang mengombinasikan metode bermain peran (role play) secara kontekstual dengan pemanfaatan media gim edukatif digital gawai (Zep Quiz) terbukti secara signifikan meningkatkan performa lisan peserta didik. Peningkatan nilai rata-rata kuantitatif secara kumulatif melesat naik dari 57,57% pada Siklus I dengan kriteria Cukup, menjadi 75,43% pada Siklus II dengan kriteria Baik. Margin efisiensi peningkatan keterampilan berbicara dari tindakan antar-siklus ini tercatat sebesar 17,86%. Peningkatan ini terjadi secara merata pada aspek kelancaran wicara, ketepatan kosakata, struktur kalimat, kefasihan pengucapan makhraj, dan indikator rasa percaya diri peserta didik di kelas. Dengan demikian, model pembelajaran simulasi efektif digunakan untuk membangun iklim kelas yang aktif, komunikatif, dan rekreatif dalam pembelajaran bahasa Arab tingkat menengah
Carok, Harga Diri, dan Tandha Mateh: Analisis Dinamika Psikososial Konflik Berbasis Kehormatan Masyarakat Madura Harry Yulianto
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika psikososial carok di Madura dengan fokus pada tandha mateh sebagai manifestasi harga diri (ajhâr). Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi literatur pada artikel jurnal dan buku terbit 2004–2024, dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan bahwa tandha mateh bukan rasa malu biasa, melainkan kondisi "kematian sosial" yang dipicu oleh empat faktor: perselingkuhan, penghinaan publik, sengketa tanah, atau gagalnya mediasi adat. Proses menuju carok bersifat bertahap: eskalasi rasa malu (lebbher → nyandhak → tandha mateh), isolasi sosial (ngelingang malo), mimpi sebagai pertandhâ, konsultasi dengan kiai, tekanan kelompok sebaya (cap kole), hingga titik tanpa mundur (bâtal onjhâk). Carok dimaknai sebagai mekanisme restorasi harga diri terakhir ketika jalur damai tidak tersedia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa carok merupakan restorasi kehormatan yang terlembagakan secara kultural, meskipun menimbulkan dualisme sanksi antara adat dan hukum negara. Temuan ini berkontribusi pada psikologi lintas budaya dan memberikan rekomendasi pencegahan konflik berbasis kearifan lokal.
Analisis Peran Koperasi Kredit dalam Meningkatkan Kesejahteraan Anggota: Studi Pada CU Harapan Kita Cabang Bandar Setia Medan Nurul Azmi; Lora Theresia Panggabean; Nasrullah Hidayat; Khairani Alawiyah Matondang; Icha Riska Gloria Nainggolan; Indriana Dachi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Koperasi Kredit (Credit Union) Harapan Kita Cabang Bandar Setia Medan dalam meningkatkan kesejahteraan anggota. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan anggota melalui layanan simpan pinjam yang mudah, transparan, dan berbasis nilai kekeluargaan. Pinjaman dimanfaatkan untuk modal usaha, pembelian aset, dan kebutuhan ekonomi lainnya. Selain itu, koperasi turut meningkatkan kesadaran serta kedisiplinan keuangan anggota. Kendala yang dihadapi antara lain keterlambatan pembayaran simpanan dan angsuran pinjaman oleh sebagian anggota. Untuk mengatasinya, koperasi menerapkan pendekatan persuasif dan kebijakan pemotongan simpanan bagi anggota yang menunggak. Di tengah persaingan dengan pinjaman online, koperasi tetap mampu mempertahankan kepercayaan anggota melalui sistem yang transparan dan pelayanan yang baik. Dengan demikian, CU Harapan Kita telah berperan dalam mendukung peningkatan kesejahteraan anggota secara berkelanjutan.
Membangun Gaya Hidup Aktif melalui Program Senam Rutin di Lingkungan Masyarakat Nagari kudu gantiang barat Setiyo Utoyo; Taufik Hidayat; Mely Jumita Gultom; Windi Pebrianti; Melisa Alya Safitri; Raxel Julian Putra
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya hidup aktif merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Namun, perkembangan teknologi dan perubahan pola hidup menyebabkan aktivitas fisik masyarakat cenderung menurun. Oleh karena itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan program senam rutin sebagai upaya membangun kebiasaan hidup sehat di lingkungan masyarakat Nagari Kudu Gantiang Barat. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya olahraga, mempererat hubungan sosial antarwarga, serta menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif. Kegiatan dilakukan melalui senam bersama yang dilaksanakan secara berkala dengan melibatkan berbagai kelompok usia. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya antusiasme masyarakat yang tinggi serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya aktivitas fisik untuk kesehatan.
Tinjauan Fenomena Apatisme Sosial Merespons Sindrom Kelelahan Informasi Akibat Hoaks Kecerdasan Buatan Muhammad Zufar Syaafi’; Davin Aliffian Arrafi; Shintaningtyas Prastiwi Putri; Nugroho Dwi Putranto; Taufiqurrahman Taufiqurrahman
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan, khususnya teknologi deepfake dan generative artificial intelligence, telah mengubah karakter hoaks digital karena konten palsu dapat diproduksi secara masif, cepat, murah, personal, dan semakin menyerupai informasi autentik. Artikel ini bertujuan mengkaji hubungan antara hoaks berbasis kecerdasan buatan, information overload, sindrom kelelahan informasi, penghindaran berita, sinisme politik, dan apatisme sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur sistematis dengan sintesis tematik. Literatur yang relevan diidentifikasi, diseleksi, dan dianalisis melalui pengelompokan temuan lintas disiplin dalam bidang teknologi informasi, psikologi kognitif, perilaku media, dan partisipasi sosial. Pembahasan mengidentifikasi empat klaster konseptual, yaitu evolusi hoaks berbasis kecerdasan buatan, beban kognitif dan pembentukan sindrom kelelahan informasi, penghindaran berita dan apatisme sosial sebagai mekanisme koping, serta implikasi sosial-politik dan strategi mitigasi multidimensi. Paparan berulang terhadap hoaks artificial intelligence (AI) dapat melampaui kapasitas kognitif pengguna, sehingga memicu stres, kejenuhan, kecemasan, dan kelumpuhan analitik dalam menilai kredibilitas informasi. Sebagai mekanisme koping, individu dapat menghindari berita dan menarik diri dari diskursus publik. Kajian ini menyimpulkan bahwa apatisme sosial tidak semata-mata merupakan kemalasan intelektual, tetapi respons adaptif terhadap ekosistem informasi yang manipulatif dan tidak tepercaya. Upaya mitigasi perlu mencakup deteksi teknis, reformasi desain platform, literasi digital kritis, regulasi adaptif, dan pemulihan kepercayaan publik.
Peran Nilai-Nilai Budaya dalam Membentuk Pola Pengasuhan Anak Rizca Naura Intan A; Endah Tejaningsih
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam proses pendidikan, sosialisasi, serta pembentukan karakter anak. Pola pengasuhan tidak hanya dipengaruhi oleh keputusan orang tua, tetapi juga oleh nilai, norma, dan keyakinan budaya yang berkembang dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran nilai-nilai budaya dalam membentuk pola pengasuhan anak, menganalisis pengaruh perbedaan budaya terhadap praktik pengasuhan, serta menjelaskan dampak penerapan nilai budaya dalam pola pengasuhan terhadap perkembangan anak. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur (literature review) dengan menganalisis dan mensintesis berbagai artikel ilmiah yang membahas budaya, pola pengasuhan, dan perkembangan anak di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya memiliki peran penting dalam membentuk praktik pengasuhan pada berbagai kelompok masyarakat, seperti Jawa, Sasak, dan Tobelo. Meskipun terdapat perbedaan praktik pengasuhan pada setiap budaya, secara umum seluruhnya menekankan nilai penghormatan, tanggung jawab, kerukunan sosial, dan pembentukan moral. Selain itu, pola pengasuhan yang berlandaskan nilai budaya memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter, kemampuan sosial, perkembangan emosional, serta identitas budaya anak. Dengan demikian, nilai-nilai budaya tetap menjadi landasan penting dalam mendukung pengasuhan anak yang efektif di tengah perkembangan zaman.
Pemetaan Digital Fasilitas Umum Berbasis Sistem Imformasi Geografis (SIG) di Desa Sikalang, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto Daharnis Daharnis; Mifthah Delila F; Abelia Abelia; Zikrillah Anilhaq; Fahri Irfansyah L
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk memetakan persebaran fasilitas umum berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) di Desa Sikalang, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto sebagai upaya penyediaan informasi spasial yang akurat dan terintegrasi. Metode yang digunakan adalah survei lapangan untuk pengumpulan data primer berupa titik koordinat fasilitas umum serta wawancara dengan masyarakat setempat, yang kemudian diolah menggunakan perangkat lunak SIG. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa persebaran fasilitas umum cenderung membentuk pola terpusat pada wilayah permukiman utama, meliputi fasilitas pendidikan, kesehatan, keagamaan, serta layanan pemerintahan dan ekonomi. Peta yang dihasilkan memiliki tingkat ketelitian yang baik dan mampu merepresentasikan kondisi spasial wilayah secara komprehensif. Informasi ini dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan, pengambilan kebijakan, serta peningkatan pelayanan publik di tingkat desa. Dengan demikian, pemanfaatan SIG terbukti efektif dalam mendukung pengelolaan data spasial dan penyediaan informasi fasilitas umum secara sistematis dan informatif.
Analisis Penyebaran Hoaks Kenaikan BBM di Era Digital Pratiwi Putri Hasibuan; Muhammad Rizky Ramadhani; Amalia Yasmine; Muhammad Faiz Nurhakim
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menyebarnya hoaks mengenai kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) ditengah konflik geopolitik Selat Hormuz di awal tahun 2026 menunjukkan kerentanan disinformasi pada ruang digital di Indonesia. Metode deskriptif kualitatif dengan teknik studi dokumentasi digunakan melalui pengumpulan data dari platform Facebook, Twitter/X, Instagram, Tiktok, dan Whatsapp, kemudian diverifikasi terhadap data dari sumber resmi seperti PT Pertamina, Kementerian ESDM, Komdigi, serta lembaga pemeriksaan fakta. Dari hasil temuan membutikkan bahwa hoaks paling efektif menyebar ketika bersandar pada fakta yang valid dan penguatan literasi digital berbasis sumber resmi merupakan kebutuhan yang mendesak di era ini.
Tinjauan Hukum Islam terhadap Penerapan Konsep Pariwisata Halal dan Perhotelan di Indonesia Yulia Yulia; Noormahdina Noormahdina; Lisnawati Lisnawati
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan industri perhotelan di Indonesia memicu keresahan umat Muslim terkait potensi penyalahgunaan fasilitas untuk perbuatan yang bertentangan dengan syariat Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan konsep halal dalam sektor pariwisata dan perhotelan serta meninjau hukum penggunaan jasanya dalam perspektif Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi pustaka (library research) yang mengkaji berbagai data sekunder dari buku teks fiqh muamalah, jurnal ilmiah terakreditasi, dan dokumen hukum Islam yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konsep halal pada hotel mampu memberikan rasa aman bagi wisatawan Muslim karena seluruh operasionalnya memperhatikan prinsip syariah, seperti penyediaan makanan halal, fasilitas ibadah, dan pemisahan fasilitas rekreasi berbasis gender. Selain mendukung pertumbuhan ekonomi, konsep hotel halal juga efektif meminimalisasi praktik kemaksiatan di lingkungan perhotelan. Dalam perspektif hukum Islam, penggunaan jasa hotel pada dasarnya diperbolehkan di bawah akad ijarah (sewa-menyewa manfaat). Namun, praktik penyewaan kamar yang diketahui secara sadar digunakan untuk perbuatan zina dinilai haram karena termasuk bentuk tolong-menolong dalam berbuat dosa (ta'awun 'ala al-itsmi). Kesimpulannya, penguatan regulasi perhotelan berbasis syariah sangat diperlukan untuk menjaga kemaslahatan umat dan mendukung ekosistem pariwisata halal.