cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,410 Documents
Upaya Pemeliharaan Aset Budaya Melalui Renovasi Ringan (Pengecatan Ulang) Fasilitas Balai Adat Siti Fatimah Az Zahra Nasution; Ahmad Chaeroni; Helma Husna Mardiah; Muhammad Ilham; Salwandi Al Fatah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balai Adat Sumpur Kudus di nagari Sumpur Kudus Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat merupakan bangunan adat yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan sosial yang tinggi, serta berfungsi sebagai pusat musyawarah ninik mamak, penyelesaian persoalan hukum adat, dan berbagai kegiatan seremonial masyarakat Minangkabau. Seiring berjalannya waktu, cat pada dinding dan ornamen kayu bangunan ini memudar dan kusam akibat usia bangunan, cuaca ekstrem, serta kurangnya perawatan berkala, sehingga mengancam keindahan tampilan maupun keawetan material aslinya. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk melestarikan aset budaya tersebut melalui renovasi ringan berupa pengecatan ulang fasilitas balai adat. Pengerjaan pengecatan dilaksanakan langsung oleh mahasiswa KKN, dengan terlebih dahulu memperoleh izin, arahan, dan dukungan dari tokoh adat (ninik mamak) serta masyarakat setempat, melalui tahapan observasi lapangan, koordinasi dan permohonan izin dengan para pemangku kepentingan, pengadaan cat dan alat, persiapan permukaan, pengecatan ulang dengan tetap mempertahankan warna dan bentuk asli, hingga evaluasi akhir. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengecatan ulang berhasil mengembalikan kesegaran tampilan visual Balai Adat Sumpur Kudus, melindungi material kayu dan logam dari pelapukan lebih lanjut, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian warisan budaya, tanpa mengubah keaslian arsitektur Minangkabau pada bangunan. Kegiatan ini membuktikan bahwa renovasi ringan yang dikerjakan mahasiswa atas izin dan dukungan masyarakat adat, dengan biaya rendah, dapat menjadi strategi yang efektif dan berkelanjutan dalam menjaga kelestarian bangunan cagar budaya tradisional.
Analisis Implementasi Kurikulum dalam Proses Pembelajaran di SD Negeri 105291 Tambak Bayan Raudhatul Jannah; Miranda Tambunan; Aisah Anggriani Butar Butar; Dara Agista
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Kurikulum Merdeka, proses penilaian pembelajaran, kendala yang dihadapi guru, serta upaya yang dilakukan dalam mengatasi kendala tersebut di lingkungan sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui wawancara langsung dengan seorang guru sebagai narasumber utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka di sekolah telah berjalan dengan cukup baik dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan minat, bakat, serta potensi yang dimiliki. Proses pembelajaran dilaksanakan secara lebih fleksibel dan berpusat pada peserta didik. Penilaian hasil belajar dilakukan melalui pengumpulan tugas, lembar kerja peserta didik, hasil karya, serta pemberian umpan balik secara langsung. Kendala utama yang dihadapi dalam penerapan kurikulum bukan berasal dari kurikulum itu sendiri, melainkan kurangnya kerja sama dan pendampingan orang tua terhadap proses belajar peserta didik di rumah. Untuk mengatasi kendala tersebut, guru melakukan komunikasi dan koordinasi secara aktif dengan orang tua melalui berbagai media. Penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka memerlukan dukungan dan kerja sama yang baik antara sekolah, guru, orang tua, dan lingkungan peserta didik
Submite Artikel Jurnal Ilmiah Julaika Julaika; Ika Setiawati; Novia Salwita
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Submit Artikel Ilmiah merupakan salah satu bentuk kontribusi akademik yang penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta penyebarluasan hasil penelitian. Tujuan Penelitian untuk mengetahui submit artikel ke jurnal ilmiah, untuk mengetahui Open Journal System, untuk mengetahui langkah-langkah submit artikel ke jurnal ilmiah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber literatur, seperti buku, artikel ilmiah, pedoman publikasi, dan panduan penggunaan Open Journal System Data tersebut digunakan untuk memahami tahapan submit artikel, mulai dari persiapan naskah, penyesuaian dengan template jurnal, registrasi akun pada Open Journal System Data di analisis menggunakan analisis deskriptif, yaitu dengan mengelompokkan informasi berdasarkan tahapan proses submit artikel ke jurnal ilmiah, kemudian menjelaskan hasil proses submit artikel ke jurnal ilmiah, kemudian menjelaskan hasil kajian secara runtut dan mudah dipahami sehingga dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai prosedur publikasi kemudian menjelaskan hasil kajian secara runtut dan mudah dipahami sehingga dapat memberikan kajian secara runtut dan mudah dipahami sehingga dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai prosedur publikasi artikel ilmiah kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, submit artikel merupakan proses pengajuan naskah ilmiah kepada jurnal untuk melalui tahapan pemeriksaan editor, penilaian reviewer, revisi, hingga keputusan publikasi. Kedua, Open Journal System merupakan sistem manajemen jurnal berbasis web yang memfasilitasi seluruh proses publikasi secara daring, mulai dari registrasi penulis, pengunggahan naskah, pengisian metadata, proses review, revisi, hingga penerbitan artikel. Proses submit artikel melalui Open Jounal System meliputi registrasi akun, login, pemilihan jurnal, pengisian metadata, pengunggahan naskah dan dokumen pendukung, konfirmasi pengiriman, serta pemantauan status artikel melalui dashboard.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kualitas Tidur pada Lansia di Desa Blang Pauh Sa Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur Mauizzah Mauizzah; Irma Hartati; Husaini Husaini
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seseorang yang sudah memasuki usia 60 tahun lebih sering mengalami gangguan tidur dengan presentase kasus berkisar 67%. Angka ini di dapat dari total penduduk di Indonesia yang sudah berusia 65 tahun lebih. Gangguan tidur seperti insomnia dan parasomnia pada lansia, dapat menimbulkan dampak negatif seperti mengantuk berlebihan di siang hari, gangguan atensi dan memori, mood, depresi, sering terjatuh, penggunaan hipnotik yang tidak semestinya, dan penurunan kualitas hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kualias tidur pada lansia di Desa Blang Pauh Sa Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur. Penelitian ini merupakan penelitian jenis analytic yang bersifat cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia di Desa Blang Pauh Sa Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur sebanyak 56 orang, dengan teknik pengambilan sampel Total Sampling, dimana sebanyak 11 responden masuk kedalam kriteria eksklusi. Analisa data dilakukan dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sleep hygiene lansia sebagian besar sedang sebanyak 37 responden (66,1%), lngkungan fisik lansia sebagian besar kurang baik sebanyak 35 responden (62,5%), sebagian besar lansia tidak mengalami kecemasan sebanyak 29 responden (51,8%) dan kualitas tidur lansia sebagian besar buruk sebanyak 34 responden (70,7%). Penelitian ini juga menyimpulkan bahwa ada hubungan sleep hygiene p-value 0,006 (p<0,05), lingkungan fisik p-value 0,000 (p<0,05) dan kecemasan p-value 0,001 (p<0,05) dengan kualitas tidur lansia. Diharapkan bagi institusi kesehatan untuk membuat kebijakan dengan menyelenggarakan edukasi mengenai sleep hygiene mencakup pentingnya konsistensi jadwal tidur-bangun, menciptakan lingkungan kamar yang nyaman (gelap, tenang, sejuk), dan menghindari penggunaan gadget sebelum tidur
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Posyandu Lansia di Desa Blang Uyok Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur Usfatun Nafuza; Mailisna Mailisna; Yusria Yusria
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Posyandu lansia merupakan peningkatan kesehatan usia lanjut dengan mengutamakan upaya promotif dan preventif untuk mencapai derajat kesehatan lanjut usia. Lansia yang tidak aktif dalam memanfaatkan pelayanan kesehatan di posyandu lansia, maka kondisi kesehatan mereka tidak dapat terpantau dengan baik, sehingga apabila mengalami suatu resiko penyakit akibat penurunan kondisi tubuh dan proses penuaan dikhawatirkan dapat berakibat fatal dan mengancam jiwa mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan posyandu lansia di Desa Blang Uyok Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur. Penelitian ini merupakan penelitian jenis analytic yang bersifat cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia di  Desa Blang Uyok Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur sebanyak 103 orang, jumlah sampel sebanyak 51 sampel dengan teknik pengambilan sampel dilakukan secara Proportional Stratified Random Sampling. Analisa data dilakukan dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 51 responden sebagian besar berpengetahuan cukup dan kurang sebanyak 18 responden (35,3%) dan sebagian kecil berpengetahuan baik sebanyak 15 responden (29,4%), sikap lansia tentang posyandu lansia sebagian besar negatif sebanyak 30 responden (58,8%), dukungan keluarga lansia tentang posyandu lansia sebagian besar tidak mendukung sebanyak 27 responden (52,9%), kunjungan posyandu lansia sebagian besar tidak rutin sebanyak 29 responden (56,9%). Ada hubungan pengetahuan (p-value 0,005), sikap (p-value 0,011) dan dukungan keluarga (p-value 0,019) dengan kunjungan posyandu lansia dengan p-value 0,005 (p<0,05). Diharapkan bagi institusi kesehatan untuk membuat kebijakan mengenai program yang dapat meningkatkan kepatuhan lansia untuk melakukan kunjungan posyandu lansia seperti memberikan reward bagi lansia yang aktif melakukan kunjungan posyandu
Proses dan Evaluasi Pengembangan Kurikulum di MI/SD: Studi Observasi di MIN 1 Medan Habiba Nur Hasanah Daulay; Amelia Rahmawati; Sahron Aminah Siregar; Zunidar Zunidar
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan multilevel pengembangan kurikulum, menganalisis proses dan tahapan pengembangan kurikulum, serta mengevaluasi implementasi pengembangan kurikulum di MIN 1 Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan studi literatur. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, serta dokumen kurikulum yang digunakan dalam penyelenggaraan pendidikan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum di MIN 1 Medan telah menerapkan pendekatan multilevel yang melibatkan tingkat nasional dan satuan pendidikan melalui penyusunan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP). Proses pengembangan kurikulum dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi yang saling berkaitan. Implementasi kurikulum telah berjalan cukup baik dengan dukungan kepala sekolah, guru, dan komite sekolah. Namun, masih ditemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan sarana dan prasarana pembelajaran serta perbedaan tingkat pemahaman guru terhadap implementasi kurikulum. Evaluasi kurikulum dilakukan secara berkala melalui penilaian hasil belajar peserta didik dan supervisi pembelajaran, meskipun evaluasi terhadap proses pembelajaran masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi guru, optimalisasi fasilitas pembelajaran, dan evaluasi yang berkelanjutan untuk mendukung efektivitas pengembangan kurikulum. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum yang sistematis dan kolaboratif dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan di tingkat MI/SD
Optimalisasi Program Keluarga Harapan (PKH) Melalui Edukasi dan Pendampingan dalam Meningkatkan Kemandirian dan Kesejahteraan Keluarga di Nagari Pilubang, Kabupaten Padang Pariaman Amanda Hendrilia Putri; Annisa Fitri; Andri Saputra; Lusyiana Andhica; Yulia Hanoselina
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu program perlindungan sosial pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan melalui pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga miskin dan rentan. Meskipun program ini telah berkontribusi dalam meningkatkan akses Masyarakat terhadap layanan pendidikan dan kesehatan, pelaksanaannya di tingkat lokal masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya pemahaman penerima manfaat mengenai mekanisme program, hak dan kewajiban peserta, serta masih tingginya ketergantungan terhadap bantuan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan PKH melalui kegiatan edukasi dan pendampingan guna meningkatkan kemandirian serta kesejahteraan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Nagari Pilubang, Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi selama pelaksanaan kegiatan sosialisasi pada tanggal 29 Maret hingga 4 April 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi dan pendampingan yang dilakukan melalui pendekatan partisipatif serta penggunaan media visual yang komunikatif mampu meningkatkan pemahaman KPM mengenai konsep dasar PKH, hak dan kewajiban penerima manfaat, pengelolaan keuangan keluarga, serta pentingnya kemandirian ekonomi. Evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta secara signifikan setelah mengikuti sosialisasi. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong perubahan cara pandang KPM terhadap PKH, dari sekadar bantuan sosial menjadi sarana pemberdayaan menuju kemandirian. Temuan penelitian menegaskan bahwa edukasi dan pendampingan yang berkelanjutan merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan PKH dan mewujudkan pemberdayaan masyarakat yang lebih berkelanjutan
Strategi Manajemen Mutu dalam Optimalisasi Pemeliharaan Fasilitas Sekolah Melalui Kesadaran Siswa di SMA Negeri 1 Panyabungan Utara Syalwa Ramadhani; Lailatus Syifa; Irma Irma; Febri Aryani; Kasman Kasman
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini, strategi manajemen kualitas untuk meningkatkan pengelolaan fasilitas sekolah melalui kesadaran siswa di SMA Negeri 1 Panyabungan Utara. Dengan menggunakan pendekatan qualitative dan review literatur, penelitian ini melibatkan guru, pendidik, dan siswa yang berpartisipasi. Salah satu tujuan dari penelitian adalah untuk mengevaluasi metode manajemen kualitas yang digunakan untuk perawatan fasilitas sekolah; mengevaluasi tingkat pengetahuan siswa tentang pentingnya menjaga fasilitas sekolah; meneliti hubungan antara manajemen kualitas dan tingkat pengetahuan siswa; dan menemukan masalah dan solusi dalam proses implementation. Tiga pendekatan utama yang digunakan ditemukan: satu menerapkan standar nasional dan sistem pengelolaan sarana prasarana berbasis data dua mengintegrasikan nilai-nilai kesadaran ke dalam kurikulum dan program pendidikan berkelanjutan tiga mengoptimalkan hasil melalui pemantauan dan sistem hadiah partisipatif.  Fokus dari penelitian ini adalah pendekatan terintegrasi. Pendekatan ini menggabungkan perspektif manajemen pendidikan Islam dengan pendekatan pengelolaan sarana prasarana di sekolah negeri, menghasilkan kerangka kerja yang holistik dan aplikatif. Penelitian membantu membuat kebijakan pendidikan yang memberdayakan siswa untuk menjaga aset pendidikan yang baik dan berkelanjutan.
Pemerolehan Bahasa Kedua Pada Anak: Hasil Wawancara Terhadap Anak Usia Sekolah Dasar Dewi Juliana Tambunan; Kristina Magdalena Sinambela; Bela seftiani Simanjuntak; Sindy Sintya Sirait; Theresia Lubis; Nancy Thresiana; Elza L. Saragih
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerolehan bahasa pada anak merupakan proses bertahap yang dipengaruhi secara kuat oleh stimulasi lingkungan sosial dan pola pengasuhan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pemerolehan bahasa pertama (B1) dan bahasa kedua (B2) pada anak usia sekolah dasar yang tumbuh dalam lingkungan keluarga bilingual multikultural (Minang dan Batak Toba). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus tunggal. Subjek penelitian adalah seorang anak berusia 7 tahun bernama Joy yang duduk di kelas 1 Sekolah Dasar. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam bersama orang tua, observasi partisipatif terbatas, dan dokumentasi rekaman suara harian, yang dianalisis menggunakan model mengalir serta divalidasi melalui teknik triangulasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Joy memperoleh bahasa Batak Toba sebagai bahasa pertama (B1) secara alami melalui interaksi intim di dalam rumah. Sementara itu, bahasa Minang, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris diperoleh sebagai bahasa kedua (B2) secara naturalistik dari lingkungan sosial, interaksi multikultural keluarga besar, serta paparan media digital edukatif. Dilihat dari klasifikasi struktur komunikasi, subjek berada dalam lingkungan Keluarga Dwibahasawan Tipe I.Perkembangan bahasa subjek terbukti selaras dengan teori Behaviorisme (B.F. Skinner), di mana penguasaan bahasa dan pembentukan kebiasaan berbahasa (*habit formation*) merupakan hasil nyata dari mekanisme stimulus verbal lingkungan, respons imitasi anak, serta penguatan positif (*reinforcement*) secara berulang
Optimalisasi Program Keluarga Harapan (PKH) Melalui Edukasi dan Pendampingan dalam Meningkatkan Kemandirian dan Kesejahteraan Keluarga di Nagari Pilubang, Kabupaten Padang Pariaman Amanda Hendrilia Putri; Annisa Fitri; Andri Saputra; Lusyiana Andhica; Yulia Hanoselina
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu program perlindungan sosial pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan melalui pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga miskin dan rentan. Meskipun program ini telah berkontribusi dalam meningkatkan akses Masyarakat terhadap layanan pendidikan dan kesehatan, pelaksanaannya di tingkat lokal masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya pemahaman penerima manfaat mengenai mekanisme program, hak dan kewajiban peserta, serta masih tingginya ketergantungan terhadap bantuan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan PKH melalui kegiatan edukasi dan pendampingan guna meningkatkan kemandirian serta kesejahteraan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Nagari Pilubang, Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi selama pelaksanaan kegiatan sosialisasi pada tanggal 29 Maret hingga 4 April 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi dan pendampingan yang dilakukan melalui pendekatan partisipatif serta penggunaan media visual yang komunikatif mampu meningkatkan pemahaman KPM mengenai konsep dasar PKH, hak dan kewajiban penerima manfaat, pengelolaan keuangan keluarga, serta pentingnya kemandirian ekonomi. Evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta secara signifikan setelah mengikuti sosialisasi. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong perubahan cara pandang KPM terhadap PKH, dari sekadar bantuan sosial menjadi sarana pemberdayaan menuju kemandirian. Temuan penelitian menegaskan bahwa edukasi dan pendampingan yang berkelanjutan merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan PKH dan mewujudkan pemberdayaan masyarakat yang lebih berkelanjutan