cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
INTERACTION Communication Studies Journal
ISSN : -     EISSN : 30481686     DOI : https://doi.org/10.47134/interaction
Core Subject : Education, Social,
The scope of INTERACTION: Communication Studies Journal, provides a forum for original articles, articles and books from academics, analysts, consultants and interested parties to provide study literature related to communication science for all aspects. Scientific articles related to Mass Communication, Interpersonal Communication, and Organizational Communication. Political Communication, Marketing Communication, Cross-Cultural Communication, Digital Communication Please read these guidelines carefully. Authors who wish to send their manuscripts to the AgriAnalytics Journal editorial team must pay attention to the writing guidelines. If the submitted manuscript does not comply with the guidelines or is written in a different format, it will be REJECTED by the editor before reading further. The editor will only accept manuscripts that meet the specified format.
Articles 108 Documents
Komunikasi Antar Budaya di Era Globalisasi: Tantangan dan Peluang Khotimah, Ulfa Khusnul; Widianarti, Tantry; Sari, Shinta Aulia; Fauziah, Silfiah; Nurbaiti, Siti
Interaction Communication Studies Journal Vol. 1 No. 3 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v1i3.3275

Abstract

Dalam era globalisasi yang terus berkembang, komunikasi antar budaya semakin penting dalam hubungan internasional. Sukses dalam menghadapi kompleksitas global yang semakin terhubung bergantung pada komunikasi yang efektif antara individu dan organisasi dari latar belakang budaya yang berbeda. Dengan munculnya media komunikasi dan TI, interaksi lintas budaya telah dipercepat. Ini telah memungkinkan pertukaran ide dan ekspansi pasar. Tetapi globalisasi juga membawa masalah, seperti perbedaan bahasa, norma, dan nilai, yang dapat mengganggu komunikasi bisnis. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengidentifikasi perubahan yang terjadi dalam komunikasi antar budaya sebagai akibat dari globalisasi, serta tantangan yang muncul dan solusi untuk mereka. Penelitian ini menunjukkan bahwa kesadaran budaya, pendidikan antarbudaya, dan keterbukaan dalam menghadapi perbedaan sangat penting untuk mencapai komunikasi yang efektif dan harmonis di seluruh dunia. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka atau library research.
Analisis Perbedaan Pola Komunikasi Verbal dan Non-Verbal dalam Interaksi Antar Budaya Widiyanarti, Tantry; Fadianti, Caesa Apriana; Yunandar, Fikri; Ningsih, Fitri Septia; Aji, Jul Fadli; Syifa , Miftahu
Interaction Communication Studies Journal Vol. 1 No. 3 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v1i3.3285

Abstract

Komunikasi yang efektif merupakan kunci dalam interaksi antar budaya, karena dapat menumbuhkan pemahaman, mengurangi konflik, dan meningkatkan kolaborasi di antara individu dari latar belakang yang berbeda. Jurnal ini menganalisis perbedaan pola komunikasi verbal dan non-verbal serta dampaknya terhadap interaksi antar budaya. Melalui pendekatan kualitatif dan studi literatur, penelitian ini mengidentifikasi norma, nilai, dan praktik komunikasi yang bervariasi di berbagai budaya. Hasil analisis menunjukkan bahwa komunikasi verbal, yang melibatkan penggunaan bahasa dan struktur kalimat, serta komunikasi non-verbal, yang mencakup ekspresi wajah dan bahasa tubuh, memiliki karakteristik yang berbeda dan dapat menyebabkan kesalahpahaman jika tidak dipahami dengan baik. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam tentang konteks budaya sangat penting untuk meningkatkan keterampilan komunikasi dan membangun empati. Penelitian ini menekankan perlunya kesadaran budaya dalam interaksi antar budaya untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan harmonis, serta mengurangi stereotip dan prasangka yang menghambat hubungan positif.
Peran Komunikasi Antar Budaya dalam Meningkatkan Pemahaman dan Toleransi Antar Bangsa Muhtarom, Drajat Alin; Widiyanarti, Tantry; Junistian, Fahriansyah; Karyana, Yudasena Putra; Saronta, Syahrul; Baihaq, Aqshal Al - Raj
Interaction Communication Studies Journal Vol. 1 No. 3 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v1i3.3289

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya peran komunikasi antar budaya dalam meningkatkan pemahaman dan toleransi antar bangsa di era globalisasi. Komunikasi antar budaya merupakan kunci untuk mengatasi perbedaan dalam bahasa, nilai-nilai, serta kebiasaan sosial yang sering menjadi sumber kesalahpahaman dan konflik. Melalui interaksi yang efektif dan dialog terbuka, komunikasi antar budaya dapat memperkuat saling pengertian, menumbuhkan empati, dan membantu menghilangkan stereotip negatif. Selain itu, artikel ini juga menyoroti tantangan yang dihadapi dalam komunikasi lintas budaya, termasuk hambatan bahasa dan teknologi digital, serta bagaimana pendidikan dan diplomasi internasional dapat berperan dalam memfasilitasi dialog antar budaya. Dengan pemahaman yang lebih baik akan perbedaan budaya, toleransi dan kerja sama antar bangsa dapat ditingkatkan, sehingga tercipta lingkungan global yang lebih harmonis dan damai.
Menguraikan Tantangan yang disebabkan oleh Stereotip Budaya dalam Komunikasi Antarbudaya Ramadani, Nazwah; Widiyanarti, Tantry; Fauziah, Anisa; Salsabila, Riesqa Marsya; Firmansyah, Iqbal; Pratiwi, Asti; Sagita , Della Nesha
Interaction Communication Studies Journal Vol. 1 No. 3 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v1i3.3290

Abstract

Interaksi lintas budaya menjadi lebih umum dan tak terelakkan di dunia yang semakin terhubung. Namun, di balik keragaman budaya yang luar biasa, ada tantangan besar yang menghambat komunikasi yang efektif. Salah satunya adalah stereotip budaya, yang merupakan generalisasi yang berlebihan dan seringkali salah tentang suatu kelompok. Stereotip telah terbukti menjadi penghalang utama dalam membangun hubungan yang bermakna dan saling menghormati. Penelitian ini secara menyeluruh menganalisis bagaimana stereotip budaya dapat menyebabkan prasangka, miskomunikasi, dan konflik dalam berbagai konteks interaksi antarbudaya. Melalui kajian literatur yang mendalam dan analisis kasus empiris, penelitian ini menemukan bahwa stereotip berdampak pada tingkat individu dan kelompok, di mana generalisasi yang tidak berdasar memengaruhi persepsi dan penilaian seseorang terhadap orang lain. Stereotip dapat menyebabkan pembagian sosial, diskriminasi, dan penghalang untuk bekerja sama. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi beberapa komponen yang berkontribusi pada pembentukan dan pemeliharaan stereotip, seperti pengaruh media, proses sosialisasi, dan konfirmasi bias. Penelitian ini juga membahas dampak buruk stereotip terhadap berbagai aspek kehidupan, seperti hubungan interpersonal, kinerja organisasi, dan kebijakan publik. Penelitian ini mengusulkan beberapa cara untuk mengurangi efek stereotip budaya dan meningkatkan komunikasi antarbudaya. Strategi-strategi ini termasuk pendidikan interkultural, mendorong diskusi antarbudaya, dan membangun media yang lebih inklusif dan bertanggung jawab.
Bagaimana Mengelola Perbedaan dalam Komunikasi Antarbudaya Widiyanarti , Tantry; Nuhayatuzzakiyah; Windi; Rachman, Ilham Aulia; Wichaksana, Inshan
Interaction Communication Studies Journal Vol. 1 No. 3 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v1i3.3317

Abstract

Dalam setiap bentuk komunikasi, baik itu antara individu maupun dalam konteks masyarakat atau kelompok, tidak dapat dihindari adanya berbagai kendala, berbagai hambatan menjadi timbul dalam proses tersebut. Penelitian ini pada dasarnya bertujuan untuk memahami dan mengatasi hambatan yang muncul dari perbedaan budaya, sehingga komunikasi antarbudaya dapat berlangsung lebih efektif, inklusif, dan penuh penghargaan terhadap keberagaman. Penelitian menggunakan teknik deskriptif, yaitu studi pustaka jurnal, skripsi dan artikel ilmiah guna melakukan identifikasi Mengenal bagaimana mengelola perbedaan dalam komunikasi budaya. memahami sebuah budaya tersebut ternyata bisa membantu kita dalam beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Ketika berada di lingkungan baru diharuskan kita yang beradaptasi dengan budayanya bukan budaya yang menyesuaikan kita. Untuk mengatasi permasalahan komunikasi dalam budaya, penting untuk meningkatkan kesadaran budaya, menghargai perbedaan, dan mengembangkan keterampilan komunikasi lintas budaya.
Tantangan dan Inovasi dalam Komunikasi Antar Budaya di Era Globalisasi Widyanarti, Tantry; Syahrani, Rima Haliza; Fadhilah, Nindi; Adawiyyah, Nurul; Setiawaty, Siti Hodijah; Putri, Adisti Olivia Ananda
Interaction Communication Studies Journal Vol. 1 No. 3 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v1i3.3320

Abstract

Era globalisasi telah melahirkan lanskap global yang semakin saling berhubungan, sehingga memperkenalkan tantangan dan peluang baru dalam ranah komunikasi antarbudaya. Tantangan utama dalam komunikasi antarbudaya mencakup variasi dalam bahasa, nilai, norma, dan persepsi, yang dapat berujung pada kesalahpahaman dan konflik. Transformasi ini terbukti di berbagai domain, termasuk seni, penelitian ilmiah, dan tata kelola organisasi. Selain itu, stereotip dan bias memiliki kapasitas untuk mengintensifkan interaksi di antara individu yang berasal dari latar belakang budaya yang berbeda. Dalam disiplin Kemahiran Komunikasi Antarbudaya, menjadi semakin penting untuk mengatasi hambatan ini melalui penerapan strategi komprehensif, seperti penggunaan bahasa asertif. Untuk mengatasi tantangan ini secara efektif, kemajuan dalam teknologi dan metodologi komunikasi sangat penting. Teknologi informasi, termasuk platform media sosial dan aplikasi terjemahan, telah memfasilitasi saluran komunikasi yang baru, lebih efektif, dan efisien. Sebaliknya, metodologi seperti pendidikan multikultural dan pelatihan kompetensi antarbudaya telah menunjukkan kemanjuran dalam meningkatkan pemahaman dan menumbuhkan toleransi di antara individu. Dengan mengintegrasikan inovasi teknologi dengan strategi pendidikan, praktik komunikasi antarbudaya dapat ditingkatkan secara signifikan, sehingga menumbuhkan hubungan yang lebih harmonis dan produktif dalam konteks globalisasi.
Prasangka sebagai Hambatan Komunikasi Antarbudaya Adnan, Fahri; Widyanarti, Tantry; Wibisono, Wahyu
Interaction Communication Studies Journal Vol. 1 No. 3 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v1i3.3336

Abstract

Penelitian ini membahas prasangka sebagai hambatan dalam komunikasi antarbudaya, yang semakin penting di era globalisasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa prasangka, sering kali berakar dari stereotip etnis, dapat menghambat pemahaman dan mendorong konflik antar kelompok budaya yang berbeda. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengidentifikasi mekanisme munculnya prasangka dan dampaknya terhadap komunikasi lintas budaya. Hasil menunjukkan bahwa stereotip menyederhanakan identitas budaya yang kompleks, menciptakan kesalahpahaman, dan memperburuk hubungan antar etnis. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian merekomendasikan lima langkah strategis: menghargai perbedaan, berkomunikasi dengan baik, meningkatkan pendidikan, menghindari diskriminasi, dan menjalin kerja sama antarbudaya. Dengan memahami konteks komunikasi antarbudaya secara lebih baik, diharapkan dapat tercipta hubungan yang harmonis dan saling menghormati di tengah keberagaman yang ada.
Teknologi dan Komunikasi Antar Budaya: Peluang dan Tantangan di Dunia Digital Widiyanarti, Tantry; Rullah, Agnini Dana; Fitriyani, Devi; Silfa, Finka Rayani; Nurfajri, Ilham; Ayuningtyas, Wulan Diah
Interaction Communication Studies Journal Vol. 1 No. 3 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v1i3.3372

Abstract

Penelitian kali ini membahas mengenai perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat berkomunikasi melintasi batas geografis dan budaya. Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memungkinkan orang-orang dariĀ  latar belakang budaya yang berbeda untukĀ  berinteraksi dengan lebih mudah dan cepat. Artikel ini membahas tentang peluang dan tantangan yang muncul dalam komunikasi antarbudaya di era digital. Di satu sisi, teknologi menciptakan peluang untuk memperluas pemahaman lintas budaya, meningkatkan kerja sama global, dan mendorong integrasi sosial. Namun, terdapat juga tantangan seperti perbedaan persepsi, stereotip budaya, dan risiko kesalahpahaman, yang dapat memperburuk ketegangan antar kelompok. Artikel ini juga menyoroti pentingnya literasi digital dan kompetensi antar budaya untuk memaksimalkan manfaat teknologi dalam menciptakan komunikasi yang efektif dan harmonis di dunia yang semakin terhubung.
Dinamika Komunikasi Pembangunan di Era Globalisasi Irwanto, Muhammad Rifdan; Praya, Papaya; Damaiyanie, Dona Alfina; Fadilah, Fadla Raihan; Purwanto, Eko
Interaction Communication Studies Journal Vol. 1 No. 4 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v1i4.3513

Abstract

Globalisasi menantang komunikasi pembangunan dengan homogenisasi budaya dan kesenjangan digital. Strategi komunikasi adaptif dan inklusif, serta pemanfaatan teknologi informasi, penting untuk menjaga keberagaman budaya dan meningkatkan konektivitas. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dinamika komunikasi pembangunan di era globalisasi, khususnya dampak globalisasi terhadap komunikasi pembangunan regional, peran interlokalisasi dalam mengurangi imperialisme budaya, serta kontribusi teknologi dalam komunikasi pembangunan global. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa globalisasi meningkatkan konektivitas, namun juga membawa tantangan homogenisasi budaya. Interlokalisasi memungkinkan pertukaran budaya yang adil dan menjaga identitas lokal. Teknologi informasi dan komunikasi mempercepat komunikasi global, namun kesenjangan digital dan perlindungan data tetap menjadi tantangan.
Pengaruh Persuasi pada Instagram @UMT.Indonesia terhadap Keputusan Pemilihan Perguruan Tinggi Swasta di Kota Tangerang Tahun 2024/2025 Wahyuni, Putri; Anjani, Risty; Fadilah, Hanifah Wahyu; Mariyam, Dinda; Aditya, Toddy
Interaction Communication Studies Journal Vol. 1 No. 4 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v1i4.3582

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh komunikasi persuasif di Instagram @umt.indonesia terhadap proses pengambilan keputusan calon mahasiswa dalam memilih perguruan tinggi swasta di Kota Tangerang. Akun Instagram @umt.indonesia, milik Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), menjadi salah satu sarana utama untuk mempromosikan citra institusi, program studi, serta keunggulan kampus kepada calon mahasiswa di Kota Tangerang. Melalui konten yang informatif, persuasif, dan terstruktur, akun ini diharapkan dapat membangun daya tarik dan keyakinan calon mahasiswa untuk memilih UMT sebagai tempat melanjutkan pendidikan tinggi. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menganalisis data dari 350 responden. Penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara konten persuasif di Instagram dengan keputusan calon mahasiswa untuk mendaftar di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT). Faktor-faktor seperti pengaruh teman sebaya, reputasi universitas, dan kualitas program juga ditemukan mempengaruhi pilihan siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi persuasif, terutama melalui platform media sosial seperti Instagram, memainkan peran penting dalam membentuk persepsi siswa dan pada akhirnya keputusan pendaftaran mereka.

Page 5 of 11 | Total Record : 108