cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Desain Komunikasi Visual
ISSN : -     EISSN : 30481481     DOI : https://doi.org/10.47134/dkv
Core Subject : Education, Social,
Journal of Desain Komunikasi Visual ISSN 3048-1481 is a scholarly, published by Indonesian Journal Publisher. Jurnal DKV publishes four issues annually in the months of February, Mei, Agustus and November. This journal only accepts original scientific research works (not a review) that have not been published by other media. The focus and scope of Jounal Desain Komunikasi Visual include articles concerned with graphic design, typography, illustration and photography, branding and visual identity, digital media in design, cultural influences and social context, applied research in Visual Communication design, and ethics design. Authors are invited to electronically submit through Journal Website no more than 15 pages of a full paper.
Articles 48 Documents
Narasi Visual dalam Interior Kafe Ndalem: Analisis Karakter Desain pada Ruang Transisi (Lorong) Riswanda Aulia; Muhammad Aris Saifuddin
Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol. 2 No. 4 (2025): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/dkv.v2i4.5306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis narasi visual interior kafe, khususnya desain interior pada ruang transisi berupa lorong di Kafe Ndalem, Madiun, sebagai bagian penting dalam pembentukan pengalaman ruang bagi pengunjung. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan metode analisis visual dan semiotika, interior untuk membaca makna yang terkandung dalam elemen-elemen desain interior. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap kondisi ruang, pola sirkulasi, dan elemen visual lorong, didukung oleh dokumentasi visual berupa foto dan catatan lapangan, serta wawancara, semi-terstruktur dengan desainer, pengelola kafe, dan pengunjung guna memperoleh pemahaman yang komprehensif, mengenai persepsi dan pengalaman pengguna terhadap ruang transisi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lorong di Kafe Ndalem  tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antar-ruang secara fisik, tetapi juga berperan sebagai media narasi visual yang mampu menyampaikan identitas dan karakter kafe secara kuat. Melalui penerapan elemen desain seperti material alami, pencahayaan hangat, detail arsitektur tradisional, serta tata ruang yang menyerupai suasana rumah, lorong membangun pengalaman ruang transisi hidup secara sosial, visual, dan emosional, serta menciptakan keterikatan emosional antara pengunjung dan ruang. Temuan ini menunjukkan bahwa ruang transisi memiliki potensi strategis dalam memperkuat citra dan identitas kafe. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dan praktis bagi pengembangan kajian desain interior, khususnya dalam perancangan kafe, dengan menempatkan ruang transisi sebagai elemen penting yang tidak hanya bersifat fungsional, tetapi juga mampu menghadirkan pengalaman naratif yang menyentuh memori, ekspresi, dan identitas sosial pengguna.
Analisis Poster Kampanye Digital #Pantangplastik oleh Greenpeace Indonesia Sebagai Alat Komunikasi Sosial Azzahra, Intan; Saputra, Anggo
Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol. 3 No. 1 (2026): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/dkv.v3i1.5337

Abstract

Manusia sang Studi kasus ini menganalisis konten kampanye #PantangPlastik yang diunggah oleh akun Instagram @greenpeaceid untuk melihat bagaimana Instagram berfungsi sebagai platform digital untuk meningkatkan kesadaran lingkungan. Penelitian ini menggunakan analisis visual dan studi kasus. Fokus penelitian adalah poster kampanye digital yang berbicara tentang pengurangan sampah plastik. Fokus penelitian adalah elemen desain komunikasi visual, yang mencakup standar desain, tipografi, warna, dan ilustrasi, serta seberapa efektif pesan visual sebagai alat komunikasi sosial. Data diperoleh dengan melihat unggahan Instagram yang relevan dan didukung oleh penelitian sebelumnya tentang desain komunikasi visual dan kampanye digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram adalah platform yang efektif untuk kampanye online pelestarian lingkungan. Konten visual yang disediakan oleh @greenpeaceid memiliki kemampuan untuk menarik perhatian audiens dan mendorong keterlibatan publik, seperti yang ditunjukkan oleh banyak tanda suka dan komentar. Hasilnya menunjukkan bahwa poster kampanye digital dengan strategi visual yang tepat dapat berfungsi sebagai alat komunikasi sosial yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap masalah lingkungan. Ini terutama berkaitan dengan upaya untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Perancangan Boardgame Bertema Cerita Rakyat sebagai Media Edukasi Pengenalan Sejarah Kota Salatiga Karunia, Arlita; Jasson Prestiliano; T. Arie Setiawan Prasida
Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol. 2 No. 4 (2025): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/dkv.v2i4.5348

Abstract

Penelitian ini merancang sebuah media pembelajaran interaktif berupa boardgame untuk memperkenalkan cerita rakyat Asal-Usul Kota Salatiga kepada anak-anak dengan cara yang lebih menarik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara terhadap ahli sejarah Kota Salatiga, anak-anak sebagai target pengguna, serta uji coba dan evaluasi oleh ahli game design. Tahap analisis dilakukan dengan mengkaji kebutuhan pengguna, struktur cerita rakyat, serta nilai-nilai edukatif yang terkandung di dalam cerita melalui studi literatur dan observasi. Berdasarkan hasil analisis tersebut, boardgame dirancang menggunakan mekanik set collection yang memungkinkan pemain mengumpulkan elemen cerita secara bertahap untuk memahami alur cerita secara menyeluruh. Mekanik ini dipilih untuk menciptakan pengalaman bermain yang menyenangkan, interaktif, dan mendorong keterlibatan aktif pemain dalam proses pembelajaran. Proses perancangan juga mempertimbangkan aspek visual, aturan permainan, serta tingkat kesulitan agar sesuai dengan karakteristik anak-anak. Hasil uji coba menunjukkan bahwa boardgame yang dirancang mampu meningkatkan ketertarikan dan minat anak-anak dalam mempelajari cerita rakyat dibandingkan dengan media pembelajaran konvensional. Anak-anak menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi serta pemahaman yang lebih baik terhadap alur cerita dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Berdasarkan hasil tersebut, boardgame ini dapat digunakan sebagai alternatif media edukasi yang inovatif dan efektif untuk melestarikan serta mengenalkan kembali cerita rakyat Asal-Usul Kota Salatiga kepada anak-anak.
Optimasi Brand Engagement Flower Advisor melalui Desain Komunikasi Visual di Instagram Latumakulita, Joshua N Diva L
Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol. 3 No. 1 (2026): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/dkv.v3i1.4997

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan brand engagement Flower Advisor (FA) melalui perancangan strategi komunikasi visual di platform Instagram. Metode yang digunakan adalah mixed-method dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Secara kualitatif, dilakukan wawancara dengan tim manajemen serta observasi visual untuk memetakan elemen identitas merek dan gaya desain yang representatif. Secara kuantitatif, penelitian mengukur engagement rate dan melakukan survei persepsi audiens terhadap rancangan baru berdasarkan aspek daya tarik visual, keterbacaan, dan kesesuaian pesan. Proses desain berlandaskan teori Visual Communication Design, model AIDA (Attention, Interest, Desire, Action), serta analisis semiotik (ikon, indeks, simbol) guna mengungkap makna visual pada elemen seperti hati, bunga, dan bouquet sebagai representasi emosi kasih dan apresiasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan engagement rate sebesar 38,5% dan persepsi positif dari 84% responden terhadap desain baru yang dinilai lebih hangat, estetik, serta mudah diingat. Temuan ini menegaskan bahwa strategi komunikasi visual berbasis semiotika dan estetika digital mampu memperkuat kedekatan emosional antara merek dan audiens, sekaligus meningkatkan efektivitas promosi FA di media sosial.
Perancangan Identitas Visual Sarihon Ban untuk Memperkuat Kepercayaan Merek dan Daya Saing Nara Nata, Naka; Edy Chandra
Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol. 3 No. 1 (2026): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/dkv.v3i1.5417

Abstract

This study aims to design a new visual identity system for "Sarihon Ban," a local tire shop in Ciledug that has been operating since 2001, to strengthen brand trust and competitiveness amidst the dominance of modern automotive retail in the digital era. Despite having a strong historical reputation and customer loyalty, Sarihon Ban faces challenges in attracting new customers due to the lack of a professional and integrated visual identity. The research method employed is qualitative with a creative design approach, including data collection techniques such as field observation, documentation studies, and in-depth interviews with the business owner. Data were analyzed using Kapferer’s Brand Identity Prism framework to transform traditional values into a visual strategy relevant to the modern market. The design results established the concept of "Dynamic Professionalism," realized through an integrated wordmark logo. Key visual elements include a stylized letter ‘S’ forming an aerodynamic sports car silhouette, the letter ‘o’ representing a tire, the use of Speeday typography symbolizing speed, and a color palette of yellow and navy blue to create high visibility and a professional impression. This research concludes that consistent visual identity transformation across physical and digital media is a vital strategic intervention for traditional MSMEs to revitalize their brand image and ensure business sustainability in an increasingly competitive automotive market.
Konstruksi Identitas dan Kemewahan Digital di Instagram melalui Hermes Birkin sebagai False Commodity Resmisari, Ganis
Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol. 3 No. 1 (2026): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/dkv.v3i1.5454

Abstract

Penelitian ini mengkaji konstruksi identitas dan kemewahan digital yang ditampilkan di Instagram melalui representasi Hermes Birkin sebagai false commodity. Di era digital, objek mode tidak lagi berfungsi sebagai produk material akan tetapi sebagai tanda simbolik yang memediasi pembentukan identitas, status sosial dan juga gaya hidup. Tujuan penelitian untuk menganalisis bagaimana representasi visual objek tas Hermes Birkin di Instagram beroperasi sebagai sistem yang mengkonstruksi identitas dan kemewahan digital melalui logika komodifikasi simbolik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis visual budaya terhadap konten Instagram yang menampilkan Hermes Birkin. Data dikumpulkan secara purposif dari unggahan publik figur Indonesia dengan mempertimbangkan tingkat engagement, konteks visual dan representasi gaya hidup mewah. Kerangka teoretis menggabungkan konsep false commodity dalam konsumsi simbolik, teori hiperrealitas  Jean Baudrillard, fetisisme komoditas Karl Marx, serta teori representasi visual dalam budaya digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tas Birkin direpresentasikan sebagai simbol kemewahan yang tidak bergantung pada kepemilikan objek secara langsung akan tetapi pada kemampuan citra visual membentuk persepsi status, eksklusivitas dan pengakuan sosial. Estetika visual, performativitas sosial dan self-presentation bekerja membentuk nilai kemewahan tersebut. Representasi tersebut membentuk Birkin sebagai false commodity, dimana nilai simbolik lebih dominan dibanding nilai fungsinya. Hermes Birkin berfungsi sebagai objek simbolik yang membentuk identitas sosial dan kemewahan digital melalui logika visualitas, performativitas, dan visibilitas di ruang media sosial. Temuan diharapkan  berkontribusi pada kajian budaya visual dan desain komunikasi visual dengan menunjukkan bagaimana citra digital mengorganisasi makna kemewahan, konsumsi simbolik, dan praktik representasi diri kontemporer di Indonesia. Temuan memperluas pemahaman tentang visualitas, konsumsi, dan budaya digital kontemporer
Analisis Pengaruh Desain Video Berformat Pendek terhadap Attention Span Nazar Gibran Kamaludinata; Sri Retnoningsih
Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol. 3 No. 1 (2026): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/dkv.v3i1.5518

Abstract

Fenomena video berformat pendek seperti TikTok, YouTube Shorts, dan Instagram Reels telah bertransformasi menjadi media hiburan dan informasi yang paling dominan di masyarakat modern karena desainnya yang sangat adaptif terhadap penggunaan gawai. Namun, dominasi masif ini mulai memicu kekhawatiran serius terkait perubahan pola hidup dan penurunan fungsi kognitif masyarakat, khususnya pada penurunan attention span atau kemampuan untuk mempertahankan fokus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana elemen-elemen desain dalam video berformat pendek berdampak terhadap penurunan attention span sekaligus menyebabkan kecanduan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran dengan kerangka KWHL (Know, Want, How, Learn), melalui observasi di masyarakat, observasi reflektif penulis, wawancara dengan ahli psikologi, studi literatur, serta penyebaran kuesioner kepada masyarakat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa orientasi vertikal, durasi singkat di bawah satu menit, serta desain antarmuka (UI/UX) yang dioptimalkan untuk navigasi menggunakan jempol sangat efektif dalam mengikat perhatian pengguna. Stimulasi visual dan audio yang dirancang agresif dengan ritme cepat terbukti mampu memicu pelepasan dopamin secara instan yang mendorong perilaku adiktif. Data kuesioner mengonfirmasi bahwa 47,58% responden merasakan penurunan attention span meskipun merasa tingkat konsumsinya masih terkontrol. Observasi di masyarakat dan secara reflektif juga memperlihatkan perubahan perilaku serta kebiasaan, terutama dalam mempertahankan attention span pada aktivitas sehari-hari. Video berformat pendek sengaja dirancang secara adiktif demi meningkatkan keuntungan platform, namun pada akhirnya berdampak buruk terhadap pengendalian diri dan stabilitas emosional audiens. Penelitian ini menegaskan pentingnya tanggung jawab desainer untuk menciptakan rancangan yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat.
Perancangan Video Iklan Pada Media Sosial Sebagai Penguat Citra Merek Silamas Semar Permatasari, Syakhila Putri; Wicaksono, Arif Ranu
Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol. 3 No. 1 (2026): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/dkv.v3i1.5603

Abstract

Citra merek memiliki peran penting dalam membangun kesadaran konsumen, memengaruhi keputusan pembelian, serta memperkuat loyalitas terhadap suatu produk. Silamas Semar merupakan perusahaan rintisan agribisnis yang mengusung konsep ekonomi sirkular melalui pemanfaatan limbah pertanian berupa tebon jagung sebagai silase pakan ternak serta pengolahan urine sapi menjadi pupuk organik cair. Meskipun memiliki konsep bisnis yang inovatif dan berkelanjutan, citra merek Silamas Semar belum terbentuk secara optimal di kalangan target audiens karena media promosi yang digunakan masih bersifat informatif dan kurang mampu membangun keterikatan emosional. Penelitian ini bertujuan merancang video iklan pada media sosial sebagai strategi komunikasi visual untuk memperkuat citra merek Silamas Semar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan pihak internal perusahaan, serta penyebaran kuesioner kepada target audiens. Proses perancangan video iklan menggunakan pendekatan EPIC Model yang meliputi empat dimensi utama, yaitu Empathy, Persuasion, Impact, dan Communication. Hasil perancangan menghasilkan video iklan dengan konsep komedi fiktif yang menampilkan permasalahan peternak serta solusi melalui produk Silamas Semar. Hasil kuesioner terhadap 68 responden menunjukkan bahwa 73,5% responden menilai visual komedi menarik, 64,7% menyatakan pesan humor mudah dipahami, dan 75% responden menilai video layak digunakan sebagai media promosi. Dengan demikian, video iklan pada media sosial terbukti efektif sebagai media komunikasi visual dalam meningkatkan brand awareness dan memperkuat citra merek Silamas Semar.