cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
syafrianifani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang Kota, Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Medika: Medika
ISSN : -     EISSN : 29857295     DOI : https://doi.org/10.31004/t6azja17
Core Subject : Health,
Jurnal Medika: Medika adalah jurnal yang mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat bidang kesehatan. Jurnal pengabdian masyarakat Medika di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlwan Tuanku Tambusai. Jurnal ini berisikan artikel berkenaan dengan hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Jurnal Medika ini terbit dua kali selama setahun pada bulan Januari dan Juni. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan ide maupun gagasan hasil dari penelitian dan pengabdian itu sendiri. Jurnal Medika adalah jurnal nasional dengan E-ISSN: 2985-7295. Jurnal Medika mempublikasikan artikel hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan terbitan sebanyak 2 nomor dalam setahun.
Articles 41 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2024)" : 41 Documents clear
Pendampingan Duta Bulying Terhadap Pencegahan Bulying Pada Siswa/i di SMKN Kesehatan Sarolangun Widiawati, Susi; Saswati, Nofrida; Marisdayana, Rara
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/75dj4t90

Abstract

Remaja usia 12-18 tahun mengalami perkembangan secara fisik dan karakteristik. Perkembangan secara karakteristik berkaitan dengan prilaku anak yang berisiko kearah positif maupun kearah negatif. Perlunya pendekatan pada anak remaja dengan kesejahteraan psikologis dalam menghadapi masa yang penuh gejolak pada usia remaja. Banyak masalah yang dihadapi remaja salah satunya adalah masalah bulliying. Tahun 2023 kejadian bulliying di tingkat Sekolah Menengah Atas/sederajat 10%. Hal ini diharapkan tidak terjadi lagi bulliying, mengingat mereka berada pada umur 16-18 tahun. Salah satu upaya pencegahan bulliying pada anak remaja dengan dibetuknya duta bulliying di Sekolah. Duta Bulliying ini sudah terbentuk di SMKS Kesehatan Sarolangun. Untuk terlaksananya kegiatan Duta Bulliying maka perlunya pendampingan terhadap duta tersebut. Kegiatan pendamping yang dilakukan pada duta bulliying adalah memberikan materi peran dan fungsi duta bulliying, program kerja yang dilakukan, materi bulliying, form pelaporan bullying dan rencana tindak lanjut bulliying. Kegiatan ini dilakukan beberapa tahap yaitu dengan menguji pengetahuan duta bulliying dengan pretest, memberikan materi dengan metode ceramah dan postest. Kegiatan ini dilakukan selama 14-16 Oktober 2022. Duta bulliying yang ikut serta sebanyak 20 siswa.  Hasil kegiatan ini didapatkan peningkatan pengetahuan duta bulliying sebesar 85% setelah dilakukan pendampingan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan duta bulliying terhadap pencegahan Bulliying di SMKN Kesehatan Sarolangun. Diharapakan pihak pimpinan sekolah untuk selalu memberdayakan duta bulliying dalam pencegahan bulliying di SMKN Kesehtan Sarolangun.
Upaya Peningkatan Sanitasi dan Kebersihan Lingkungan di Pondok Pesantren Darun Nahda Bangkinang Febria , Dessyka; Irfan, Andi; Syafriani, Syafriani; Angraini, Dela Nofri; Hardianti, Sri
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/medika3228

Abstract

Pondok pesantren merupakan tempat para santri bertempat tinggal selama menempuh Pendidikan. Fasilitasi pondok yang kurang memadai dan kurangnya pengetahuan dan kesadaran santru santri terhadap sanitasi lingkungan juga menjadi faktor utama. Kondisi Kesehatan lingkungan yang baik, risiko Kesehatan dan risiko lainnya akan bisa dihindari. Hampir 80% penyakit yang ada di pondok pesantren diakibatkan oleh kondisi Kesehatan lingkungan yang tidak baik. Oleh karena itu perlunya dilakukan edukasi yang bertujuan meningkatkan pengetahuan para santri dan mengubah pola pikir para santri dalam menjaga sanitasi dan kebersihan lingkungan di pondok. Kegiatan pengadian dilaksanakan di Pondok Peantren Darun Nahda Bangkinang yang diikuti 25 santri kelas XII. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan santri tentang sanitasi dan kebersihan lingkungan di pondok Diharapkan dengan kegiatan ini santri memiliki kesadaran dan rasa peduli terhadap sanitasi lingkungan dan kebersihan pondok. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 02 Maret 2024 di ruang kelas Pesantren Darun Nahda Bangkinang. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah pemberian pre test post test sebagai tolak ukur pengetahuan dan edukasi dengan media powerpoint. Berdasarkan hasil pre test post test didapatkan hasil peningkatan signifikan pengetahuan santri terhadap hygiene sanitasi maka dapat dikatakan kegiatan ini berhasil dan bermanfaat bagi para santri dan pondok pesantren Darun Nahda Bangkinang.
Edukasi Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan tentang Terapi non Farmakologis untuk Menurunkan Tekanan Darah pada Ibu Hamil Nainggolan, Sutrisari Sabrina; Wahyuni, Nur
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/769w5h10

Abstract

Salah satu penyebab tingginya AKI di dunia adalah hipertensi dalam kehamilan.  Preeklampsia merupakan salah satu tipe hipertensi dalam kehamilan. Preeklampsia adalah kumpulan gejala yang dialami oleh wanita hamil pada gestasi di atas 20 minggu ditandai dengan adanya hipertensi dan proteinuria. Preeklamsia mengakibatkan masalah kesehatan kehamilan yang serius hingga risiko tinggi terjadinya kematian pada ibu maupun janin yang dilahirkan. Untuk itu, perlu penanganan yang tepat untuk diberikan kepada ibu hamil. Ada beberapa upaya yang dapat dilakukan oleh ibu hamil dengan preeklampsia dalam rangka menurunkan serta mengendalikan tekanan darah. Terapi non farmakologis merupakan intervensi yang lebih mudah, murah, aman dan menyenangkan yang nantinya diharapkan dapat menurunkan tekanan darah pada ibu hamil dengan preeklampsia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dengan preeklampsia. Kegiatan tersebut dengan memberikan edukasi kesehatan dalam bentuk penyuluhan tentang terapi non farmakologis yang dapat menurunkan tekanan darah pada ibu hamil dengan preeklampsia. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juni 2023 di Praktik Mandiri Bidan Dewi Anggraini. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini maka diharapkan pengetahuan ibu hamil meningkat serta mampu menerapkannya selama menjalani proses kehamilan ini sehingga ibu dan janin dalam kondisi sehat.
Pemanfaatan Kompres Air Hangat pada Remaja dengan Gangguan Menstruasi Suryanti, Dewi; Anggreny, Dian Eka; Wahyudi, Arie
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cc6q2046

Abstract

Rasa nyeri dan kram pada perut bagian bawah (Dismenorea) sering dialami oleh wanita sebelum ataupun selama siklus menstruasi. Kondisi ini tergolong normal jika menimbulkan gejala yang ringan. Namun, pada beberapa kasus, dismenorea dapat menimbulkan rasa tidak nyaman hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi ini terjadi karena adanya perubahan hormon prostaglandin, yaitu hormon yang diproduksi oleh lapisan rahim. Hormon tersebut dapat memicu rahim untuk meluruhkan lapisannya melalui kontraksi rahim sehingga bisa menimbulkan rasa nyeri pada perut bagian bawah. Dismenorea penting di tangani dengan terapi nonfarmakologi yaitu kompres hangat. Penerapkan kompres hangat ini dilakukan terhadap penurunan intensitas dismenorea. Pelaksanaan pendidikan kesehatan dengan memberikan penyuluhan dan demostrasi penerapan kompres hangat pada abdomen dalam mengatasi nyeri pada dismenorea. Metode pelaksanaan dengan melakukan urutan atau tahapan yaitu, persiapan, pelaksanaan dan evaluasi, pendidikan kesehatan ini telah dilaksanakan pada tanggal 12 Mei 2024 di STIK Bina Husada Palembang, Pendidikan Kesehatan ini bermanfaat bagi mahasiswa remaja dalam mengurangi intesitas nyeri akibat dismenorea. 
Pemberdayaan Masyarakat Mengenai Pemilahan Sampah dan Pengolahan Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos Aryantiningsih, Dwi Sapta; Fitriani, Iyang Maisi; Novita, Rita; Parlin, Winda; Safitri, Feby Eka
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/1ezjh276

Abstract

Permasalahan sampah masih belum teratasi dengan baik. Di Indonesia sampah berasal dari rumah tangga. Setiap aktifitas manusia pasti akan menghasilkan sampah.  Jika sampah tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan kerusakan pada lingkungan dan gangguan kesehatan. Sampah bisa menjadi tempat pembiakan lalat yang dapat mendorong penularan infeksi penyakit mulai dari diare sampai pada gangguan pernafasan, menurunkan kualitas lingkungan dan mengganggu estetika lingkungan. Pengelolaan sampah menjadi tanggungjawab bersama, Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang jenis sampah dan cara pengelolaan sampah akan   merusak   lingkungan disekitarnya, terutama sampah hasil kegiatan rumah tangga.  Untukmengatasi   masalah   ini, diperlukankerjasama antara pemerintah, lembaga pendidikan dan Masyarakat dalam memberikan edukasi lingkungan yang komprehensif sehingga meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dimasa depan. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Kegiatan ini bertujuan untukmeningkatkan pengetahua masyarakat tentang jenis sampah dan bagaimana pengelolaan sampah organik menjadi pupuk kompos. Diharapkan dengan kegiatan ini. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 19 Maret 2024 di Balai Desa Pangkalan Baru. Hasil kegiatan ini adalah pemahaman masyarakat mengenai pemilahan sampah akan meningkat dan masyarakat mampu untuk membuat pupuk kompos secara mandiri dari sampah organik yang ada di sekitar.
Penyuluhan Pencegahan Nyeri Punggung Bawah di Bahri Batik Jambi Sari, Indah Permata; Hasmar, Wanti; Hadi, Putra
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/yqyvtb13

Abstract

Nyeri punggung bawah merupakan nyeri akut atau kronis yang dirasakan di daerah punggung bagian bawah atau pada bagian lumbosacral. Beberapa keadaan yang dapat menjadi faktor pencetus nyeri punggung bawah antara lain pekerjaan yang membutuhkan lebih banyak kekuatan atau pengulangan, gerakan yang berlebihan, posisi yang tidak nyaman yang menyebabkan peregangan yang berlebihan, posisi bekerja yang statis dalam jangka waktu lama.  Core stability efektif mengurangi nyeri dan mengurangi disability pada nyeri punggung bawah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Bahri Batik di Kecamatan Danau Sipin Jambi, sasaran kegiatan ini adalah para pembatik yang ada di Bahri Batik berjumlah 15orang. Bertujuan untuk penyuluhan pencegahan pada nyeri punggung bawah pada para pembatik.  Metode yang digunakan ceramah, diskusi, tanya jawab. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini yang diikuti 15 orang pembatik adanya penigkatan pengetahuan mengenai pencegahan nyeri punggung bawah dan latihan yang dapat mengurangi nyerinya. Peserta yang hadir diharapkan dapat memanfaatkan pengetahuan mengenai pencegahan nyeri punggung bawah dapat diaplikasikan saat bekerja maupun kegiatan sehari-hari.
Pemberdayaan Masyarakat Pencegahan Stunting pada Balita Melalui Penyuluhan di Desa Bukit Kratai Fitri, Rahmi Pramulia; Saputra, Rahmat; Agusviyanda, Agusviyanda; Putri, Meltanti Kaswa; Atika, Atika
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/9t61bb18

Abstract

Indonesia merupakan salah satu Negara yang memiliki angka stunting yang tinggi dengan penurunan angka stunting terendah yaitu 27,67%, standar WHO yang ideal yaitu <20%. Efek jangka panjang stunting dapat menurunkan kemampuan kognitif dengan diikuti menurunnya produktifitas sehingga menyebabkan kerugian ekonomi Indonesia. Kegiatan penyuluhan dan pencegahan stunting pada masyarakat dapat dijadikan solusi untuk menurunkan angka stunting. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai stunting sehingga dengan adanya informasi terkait maka dapat dijadikan sebagai upaya pencegahan dikemudian hari. Metode dalam kegiatan ini dilakukan bentuk ceramah dan penyebaran kuesioner untuk pre-test dan post-test. Hasil penyuluhan ini membuktikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk masyarakat sekitar.
Gambaran Tingkat Pengetahuan dan Kondisi Kesehatan Mental pada Remaja SMK Farmasi di Pekanbaru Putra, Diova Yuswidia; Andriani, Dita Maulia; Maisarah, Maisarah; Nurlita, Marisa; Madini, Melfi; Fitria, Ninda; Anisa, Nur; Urhidayatunnisak, Urhidayatunnisak; Srianti, Sonia Gaya; Andani, Tika Ayu; Rusnedy, Rahmayati; Dewi, Ratna Sari; Lestari, Putri
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/c2p6wt09

Abstract

Beberapa tahun terakhir, ditemukan adanya peningkatan prevalensi gangguan mental emosional dengan gejala depresi dan kecemasan untuk remaja berumur >15 tahun dibandingkan pada tahun 2013, dan untuk prevalensi gangguan jiwa berat seperti skizofrenia mencapai 1,2 per seribu orang penduduk. Kegiatan pengabdian telah dilakukan kepada remaja yang ada di SMKF IKASARI Pekanbaru mengenai “Pentingnya kesehatan mental bagi remaja” bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang Kesehatan Mental pada remaja, sehingga diharapakan dengan program pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang tentunya akan membantu menurunkan angka kesehatan mental yang di alami oleh remaja. Sebanyak 52 responden laki laki ataupun perempuan diberikan 7 peryataan yang telah diberikan. Hasil persentase tertinggi dari kuesioner pertanyaan sering mengalami kesulitan untuk tidur karna bermacam-macam hal (35%), kadang-kadang membuat keputusan sendiri tanpa berfikir panjang (48%), jarang merasa terus menerus dibawa tekanan (48%), sering merasa kehilangan kepercayaan diri (50%), dapat menikmati aktivitas kegiatan sehari-hari dengan kategori sering dialami (73%), merasa tidak bahagia dan tertekan dengan kategori jarang dialami (73%), dan sekitar 48% tidak pernah berfikir saya tidak berharga. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan sekolah dapat membantu menambah wawasan siswa tentang masalah kesehatan jiwa pada remaja, salah satunya dengan mengadakan program seperti UKSJ (usaha Kesehatan jiwa sekolah) program ini diharapkan dapat membantu meningkatkan Kesehatan jiwa remaja, dimana pada program ini siswa diberikan Pendidikan Kesehatan terkait pencegahan perilaku yang mengarah pada resiko terjadinya masalah Kesehatan jiwa pada remaja.
Sosialisasi Edukasi tentang Latihan Rom (Range of Motion) Sebagai Pencegahan Penurunan Kekuatan Otot pada Lansia Ezalina, Ezalina; Fitriani, Iyang Maisi; Harahap, Afrida Sriyani; Nita, Yureya; Putra, Ifon Driposwana
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/thcx1d31

Abstract

Proses menua menyebabkan hilangnya secara perlahan kemampuan jaringan untuk mempertahankan fungsi normalnya sehingga lansia akan mengalami berbagai masalah kesehatan salah satunya kekakuan otot. Kekakuan otot pada lansia dapat diatasi dengan melakukan latihan ROM (range of motion). Latihan ROM dapat memelihara fleksibilitas sendi dan kekuatan otot pada lansia sehingga lansia bisa mempertahankan atau memperbaiki kemampuannya ketika meggerakkan persendian. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan kemampuan lansia dalam melakukan latihan ROM dalam mencegah kekauan pada otot. Metode pelaksanaan kegiatan diawali dengan pengukuran tekanan darah lansia lalu dilanjutkan dengan sosialisasi dan latihan cara melakukan latihan ROM yang dimulai dari pukul 9 sampai selesai di Balai Desa Umban Sari Kecamatan Rumbai. Hasil dari kegiatan adalah terjadi peningkatan pengetahuan ibu balita tentang ROM dari 40% menjaadi 90% yang terlihat dari antusias lansia dalam mendengarkan materi dan bersemangat memperagakan gerakan ROM, serta lansia memberikan pertanyaan dan semanagat untuk menerapkan gerakan ROM di rumah.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Peningkatan Gizi Seimbang Ibu dan Balita di Desa Palung Raya Febtrina, Rizka; Dyna, Fitri; Syahfitri, Nabila; Pebryanti, Kania Putri; Fadillah, Salsa; Anggraini, Rani; Meilani, Meilani; Gukguk, Melisa Raja; Safitri, Aninditha Dwi; Misliani, Ade; Manik, Octo Adelina
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/8tgxnq64

Abstract

Masalah gizi adalah keadaan paling umum dari bentuk keku rangan gizi, yang mempengaruhi tumbuh kembang bayi sebelum lahir dan awal setelah lahir. Gizi pada lima tahun pertama kehidupan sangat penting karena pada tahap ini perkembangan fisik dan perkembangan otak paling pesat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah gizi pada anak yaitu dengan penerapan gizi seimbang. Dalam upaya penerapan pedoman gizi seimbang, edukasi ibu harus menjadi fokus utama dalam intervensi gizi bagi balita. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini dilaksanakan di Desa Palung Raya pada ibu balita dengan memberikan pengarahan pentingnya gizi seimbang untuk pencegahan masalah gizi pada anak. Hasil dari kegiatan ini adalah para ibu balita mengetahui dan memahami mengenai gizi seimbang sehingga ibu dapat memberikan asupan gizi yang tepat bagi anaknya