cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
syafrianifani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang Kota, Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Medika: Medika
ISSN : -     EISSN : 29857295     DOI : https://doi.org/10.31004/t6azja17
Core Subject : Health,
Jurnal Medika: Medika adalah jurnal yang mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat bidang kesehatan. Jurnal pengabdian masyarakat Medika di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlwan Tuanku Tambusai. Jurnal ini berisikan artikel berkenaan dengan hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Jurnal Medika ini terbit dua kali selama setahun pada bulan Januari dan Juni. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan ide maupun gagasan hasil dari penelitian dan pengabdian itu sendiri. Jurnal Medika adalah jurnal nasional dengan E-ISSN: 2985-7295. Jurnal Medika mempublikasikan artikel hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan terbitan sebanyak 2 nomor dalam setahun.
Articles 134 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2026)" : 134 Documents clear
Pelatihan Penyusunan Program Layanan BimbinganKonseling untuk Meningkatkan Kompetensi Bagi Guru BK di Sekolah Marsianus Meka; Karmelia Roswinda Meo Maku; Aplonia Kue
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/kazkvq41

Abstract

Membekali guru BK adar mampu melakukan Perencanaan dan penyusunan program Bimbingan Dan Konseling merupakan langkah penting dalam pengembangan Bimbingan Dan Konseling di sekolah. Tujuannya adalah agar seluruh kegiatan terorganisir dan terkoordinasi secara sistematis, agar dapat berjalan dengan lancar, efisien, efektif menuju tercapainya suatu tujuan. Tugas pokok Guru BK adalah menyusun program bimbingan, melaksanakan program bimbingan, mengevaluasi program bimbingan, menganalisis hasil pelaksanaan bimbingan dan tindak lanjut program bimbingan bagi peserta didik yang tanggung jawab adalah tanggung jawab. Program Bimbingan Dan Konseling hanya diuraikan saja menurut jenis pelayanan dan bidang pengembangannya tanpa ada uraian peruntukannya waktu, kelas yang akan diberikan layanan, materi yang akan disajikan dan tidak adanya program mingguan. Dengan kata lain penyusunan program Bimbingan Dan Konseling belum sesuai dengan pedoman penyusunan Bimbingan Dan Konseling.Tujuan pelatihan penyusunan program layanan Bimbingan Dan Konseling bagi guru BK adalah memberikan pemahaman dan wawasan untuk mengembangkan dan mengembangkan Bimbingan Dan Konseling program secara ideal dan profesional, sehingga dapat memberikan implementasi yang baik bagi mahasiswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan adanya pelatihan dalam penyusunan Bimbingan Dan Konseling program pelayanan kepada guru: Pertama, adanya peningkatan pemahaman terhadap guru terhadap penyusunan program layanan Bimbingan Dan Konseling dalam bentuk. Kedua, diperoleh hasil rancangan program layanan Bimbingan Dan Konseling yang dapat dikembangkan oleh guru.
Sosialisasi Pembuatan Beras Singkong pada PetaniBogoroso Datengan Kediri Maria Magdalena Riyaniarti Estri Wuryandari; Prima Agusti Lukis; Dyah Aryantini
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/2bbceq59

Abstract

Ubi kayu atau singkong termasuk tanaman umbi-umbian yang banyak dijumpai di lahan masyarakat, terutama di pedesaan. Cara menanamnya relatif lebih mudah dibandingkan dengan padi maupun jagung. Singkong mengandung pati dalam jumlah tinggi sehingga menjadi salah satu sumber karbohidrat. Kandungan gizinya kaya akan energi, tetapi rendah protein. Menurut Soepriyadi, Dangga & Laela (2019), dalam 100gram singkong rebus memiliki 112 kalori yang 98% berasal dari karbohidrat dan sisanya berasal dari protein serta lemak. Selain itu, singkong juga memiliki antioksidan yang bermanfaat untuk melindungi tubuh dari radikal bebas serta membantu mengurangi komplikasi selama kehamilan. Zat antioksidan ini berasal dari vitamin C, vitamin A, dan beta-karoten yang terdapat di dalamnya. Vitamin C dalam singkong membantu melindungi tubuh dari penyakit jantung koroner dan beberapa jenis kanker (Soepriyadi, Dangga & Laela, 2019). Karena itu, singkong baik dijadikan sebagai salah satu pilihan pengganti makanan pokok. Alasan dilaksanakannya pengabdian masyarakat di Desa Datengan, Kediri karena mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai petani singkong. Selama ini, hasil panen singkong hanya dijual dalam bentuk umbi segar tanpa melalui proses pengolahan lebih lanjut, sehingga nilai ekonominya masih rendah. Selain itu, bagian lain dari tanaman singkong seperti batang dan daunnya sering kali dibuang begitu saja, padahal sebenarnya memiliki banyak potensi manfaat.
Screening Pemeriksaan Paru-Paru pada Warga Terdampak Tol di Desa Mojoroto Kediri Hartati Tuna; MariaMgdalena Riyaniarti Estri Wuryandari; Vivien Dwi Purnamasari
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/js1mnn20

Abstract

Ubi kayu atau singkong termasuk tanaman umbi-umbian yang banyak dijumpai di lahan masyarakat, terutama di pedesaan. Cara menanamnya relatif lebih mudah dibandingkan dengan padi maupun jagung. Singkong mengandung pati dalam jumlah tinggi sehingga menjadi salah satu sumber karbohidrat. Kandungan gizinya kaya akan energi, tetapi rendah protein. Menurut Soepriyadi, Dangga & Laela (2019), dalam 100gram singkong rebus memiliki 112 kalori yang 98% berasal dari karbohidrat dan sisanya berasal dari protein serta lemak. Selain itu, singkong juga memiliki antioksidan yang bermanfaat untuk melindungi tubuh dari radikal bebas serta membantu mengurangi komplikasi selama kehamilan. Zat antioksidan ini berasal dari vitamin C, vitamin A, dan beta-karoten yang terdapat di dalamnya. Vitamin C dalam singkong membantu melindungi tubuh dari penyakit jantung koroner dan beberapa jenis kanker (Soepriyadi, Dangga & Laela, 2019). Karena itu, singkong baik dijadikan sebagai salah satu pilihan pengganti makanan pokok. Alasan dilaksanakannya pengabdian masyarakat di Desa Datengan, Kediri karena mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai petani singkong. Selama ini, hasil panen singkong hanya dijual dalam bentuk umbi segar tanpa melalui proses pengolahan lebih lanjut, sehingga nilai ekonominya masih rendah. Selain itu, bagian lain dari tanaman singkong seperti batang dan daunnya sering kali dibuang begitu saja, padahal sebenarnya memiliki banyak potensi manfaat.  
Edukasi dan Aksi Lingkungan untuk Meningkatkan Kesadaran Sanitasi dan Air Minum Aman pada Masyarakat Kelurahan Sentani Kota Hotnida Nainggolan; Santje Magdalena Iriyanto; Mohamad Irji Matdoan; Evanita Veronika Manullang; Mohamad Rusdianto Abu
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/hhydgs28

Abstract

Permasalahan akses air minum aman dan sanitasi layak masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di berbagai wilayah, termasuk Kelurahan Sentani Kota, Kabupaten Jayapura. Keterbatasan fasilitas sanitasi, rendahnya kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat, serta praktik buang air besar sembarangan berpotensi meningkatkan risiko penyakit berbasis lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam penerapan sanitasi aman dan penggunaan air minum yang memenuhi standar kesehatan. Metode yang digunakan meliputi edukasi masyarakat melalui sosialisasi dan penyuluhan, aksi lingkungan berupa pembersihan drainase, grebek sampah, pemasangan media edukasi, serta survei untuk mengidentifikasi kondisi akses air minum dan sanitasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masih terdapat 76 kepala keluarga yang belum memiliki jamban layak, serta sebagian masyarakat belum memahami praktik sanitasi dan higiene secara optimal. Namun, setelah pelaksanaan edukasi dan aksi lingkungan, terjadi peningkatan pemahaman masyarakat, terutama terkait cuci tangan pakai sabun, pengelolaan sampah, dan pentingnya sanitasi aman. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui kombinasi edukasi dan aksi lingkungan efektif dalam meningkatkan kesadaran sanitasi serta mendukung upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan.
Sosialisasi Strategi Komunikasi Pemasaran dalam Mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Banda Aceh Ammar Fuad; Aida Fitri; Mahyuddin Mahyuddin; Miftahul Jannah; Fandi Bachtiar; Harbiyah G
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ssfy3504

Abstract

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) merupakan inisiatif pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perilaku hidup sehat. Keberhasilan GERMAS sangat dipengaruhi oleh efektivitas strategi komunikasi pemasaran yang digunakan untuk menyampaikan informasi dan membentuk perilaku masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan dalam sosialisasi GERMAS di Banda Aceh, serta menilai efektivitasnya dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen terkait program GERMAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial, penyuluhan langsung, dan kampanye kreatif berbasis komunitas terbukti meningkatkan pemahaman dan motivasi masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup sehat. Namun, keterbatasan sumber daya dan tantangan budaya lokal masih menjadi hambatan dalam implementasi program secara menyeluruh. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pihak terkait untuk meningkatkan koordinasi, inovasi dalam komunikasi, serta pemanfaatan media digital agar sosialisasi GERMAS dapat lebih efektif dan berdampak luas.
Penyuluhan Literasi Digital Mengenai Risiko Pinjaman Online Ilegal dan Perjudian Online Aris Sugiarto; Sriyatun Sriyatun; Niken Saptarini; Suparman Suparman; Sofyan Hariadi
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wyvg8y62

Abstract

Illegal online loans (pinjol) and online gambling (judol) have become a destructive nationwide phenomenon that threatens the social and economic stability of society. This community service activity aims to increase literacy and awareness of the dangers of these two practices in Jorok Village, Sumbawa Regency, a community with a unique economic vulnerability profile due to its dependence on the agricultural sector and significant unemployment rates. The method used was participatory and interactive direct counseling, involving material presentation sessions, group discussions, and case study analysis with participants from the Karang Taruna youth organization and mothers who are members of the Family Welfare Empowerment (PKK) program. The results of the activity showed a substantial increase in participants' understanding of the characteristics of illegal online lending, its modus operandi, and the multidimensional impacts of gambling addiction. Participants became better able to identify risks and learn mitigation measures to protect themselves and their families. This increase in literacy is expected to become the foundation for building community resilience in the face of financial crime threats in the digital era.
Pemberdayaan Bidan Pelaksana Dalam Menerapkan Asuhan Kebidanan Holistik Terintegrasi Komplementer Nike Arta Puspitasari; Anita Yuliani; Febrianti Diva Maulani; Bilqis Putri Fadillah
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/p8k53c75

Abstract

Mual muntah yang berlebih dan berkepanjangan dan tidak tertangani dengan baik pada ibu hamil dapat menyebabkan komplikasi. Di Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) “S” belum mengintegrasikan asuhan kebidanan holistik maupun terapi komplementer Mutu pelayanan kesehatan dan kepuasan klien di TPMB akan lebih baik jika para bidan dapat mengintegrasikan pendekatan holistik dan dapat memiliki kemampuan dalam memberikan pelayanan kebidanan berbasis komplementer. Tujuan kegiatan ini untuk bidan pelaksana agar dapat menerapkan asuhan holistik terintegrasi komplementer. Metode yang digunakan adalah pemberian edukasi kesehatan dan demonstrasi serta praktik melakukan pengkajian dan pemberian terapi komplementer (inhalasi aromaterapi lavender). Kontribusi mendasar dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan bidan pelaksana untuk memberikan pelayanan yang lebih baik. Dalam kegiatan dilakukan evaluasi output langsung kegiatan dengan diketahuinya adanya peningkatan hasil pre test dan post test setelah diberikan materi Pendidikan Kesehatan. Hasil peningkatan pre test dan post test hasilnya sebesar 18,4%. Evaluasi pelaksanaan praktik pengkajian holistik dan terapi komplementer adalah kemampuan bidan pelaksana melakukan skill secara mandiri dengan benar. Peningkatan pengetahuan dan kemampuan bidan pelaksana setelah kegiatan dapat meningkatkan kualitas pelayanan yang akan berdampak pada seluruh pasien khususnya pada ibu hamil dengan emesis gravidarum.
Penerapan Quizlet Dalam Pengajaran Literasi Digital Kepada Guru di Sekolah Dasar Nazariah Nazariah; Muhammad Fadhillah; Cut Mawar Helmanda; Nurkhaira Nurkhaira; Ilham Wahyudi; Aida Fitri
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/a4dk4721

Abstract

Perkembangan pesat teknologi digital menuntut guru untuk terus berinovasi dalam menyajikan materi pembelajaran yang kreatif dan interaktif. Quizlet, sebuah platform pembelajaran daring, menawarkan cara yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Meskipun memiliki potensi besar, banyak guru sekolah dasar yang belum menguasai penggunaannya. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknologi guru dengan memperkenalkan Quizlet sebagai alat pembelajaran. Menggunakan metode  Community-Based Research (CBR) dengan pendekatan partisipatif, program ini mencakup kegiatan pelatihan, pendampingan, dan praktik langsung. Dilaksanakan di SD Negeri 11 Desa Doy, Banda Aceh, inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi digital guru, meningkatkan pemahaman siswa, serta menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan bermakna. Pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam menjawab tuntutan pendidikan di era digital
Transformasi Arah Strategis Sekolah Melalui Lokakarya Peninjauan Visi, Misi, dan Tujuan Anna Maria
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/gbjtdn04

Abstract

The workshop to review the vision, mission and goals (VMT) at Santa Maria High School in Pekanbaru was held to ensure alignment between the school's strategic direction and developments in the educational environment, the Merdeka Belajar (Freedom of Learning) policy, and the values promoted by the school and the Foundation. The purpose of this activity was to increase the understanding and participation of all stakeholders and school members in reviewing a VMT that is relevant, contextual, and future-oriented. The methods used included a participatory approach through group discussions, SWOT analysis of the institution, and collaborative reformulation of the vision and mission statements. The results of the activity showed an increase in strategic awareness and commitment among school members towards the direction of institutional development. This workshop had a positive impact on improving the alignment of school strategies in realising the student profile and strengthening a quality-oriented organisational culture.
Pemberdayaan Kader PKK dan Keluarga melalui Program Gerakan Masyarakat Peduli Kesehatan Mental Ibu (GEMAPI) untuk Pencegahan Depresi Postpartum Dwi Rahmawati; Wahyu Indah Dewi Aurora; Andika Sulistiawan
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/yv6js232

Abstract

Depresi pascapersalinan masih menjadi masalah kesehatan mental dengan prevalensi global 10–20%. Kondisi ini berdampak pada kesejahteraan ibu, tumbuh kembang anak, serta keharmonisan keluarga. Rendahnya literasi kesehatan mental dan minimnya deteksi dini di tingkat komunitas menyebabkan banyak kasus tidak teridentifikasi. Program Gerakan Masyarakat Peduli Kesehatan Mental Ibu (GEMAPI) dikembangkan sebagai upaya meningkatkan peran keluarga dan kader PKK dalam pencegahan PPD melalui literasi, deteksi dini, serta akses rujukan. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Aurkenali, Kota Jambi pada Juli–Agustus 2025, melibatkan 30 ibu hamil/nifas dan 15 kader PKK. Intervensi meliputi penyuluhan literasi kesehatan mental, pelatihan skrining menggunakan Edinburgh Postnatal Depression Scale dan Whooley Questions, simulasi jejaring rujukan, serta pembentukan komunitas dukungan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test literasi serta observasi praktik kader dalam melakukan skrining. Terdapat peningkatan signifikan literasi kesehatan mental ibu, dengan kategori “baik” naik dari 20% menjadi 70%, serta penurunan kategori “kurang” dari 33,3% menjadi 0%. Keterampilan kader juga meningkat, ditunjukkan dengan 93,3% kader mampu menggunakan EPDS, 100% menggunakan Whooley, dan 86,7% mampu melakukan rujukan sesuai SOP. Selain itu, ibu yang sebelumnya cenderung menolak membicarakan masalah emosional menjadi lebih terbuka, memahami gejala, serta bersedia mencari bantuan profesional. Terbentuk pula Komunitas Peduli Kesehatan Mental Ibu (KPMI) sebagai wadah dukungan sebaya.Program GEMAPI terbukti efektif dalam meningkatkan literasi, keterampilan kader, dan jejaring rujukan berbasis komunitas. Keterlibatan keluarga dan kader sebagai ujung tombak terbukti memperkuat pencegahan depresi pascapersalinan.

Page 1 of 14 | Total Record : 134