cover
Contact Name
Sri Wahyuni
Contact Email
jurnal.nunchi@um-tapsel.ac.id
Phone
+6281260730297
Journal Mail Official
jurnal.nunchi@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
PIAUD, Fakutas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Jl. Stn Mhd Arief No 32 , Kota Padangsidimpuan. jurnal.nunchi@um-tapsel.ac.id
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Nunchi : Islamic Parenting Journal
ISSN : 30250382     EISSN : 30474043     DOI : http://dx.doi.org/10.31604/ipj
Nunchi : Islamic Parenting Journal adalah jurnal peer review yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. Semua artikel akan dikirim langsung oleh penulis melalui OJS, kemudian artikel akan direview dan diseleksi untuk diterbitkan. Nunchi: Islamic Parenting Jurnal didedikasikan untuk bertukar hasil penelitian berkualitas dalam semua aspek pendidikan anak usia dini. Fokus dan Ruang Lingkup Jurnal adalah kajian dan analisis penelitian yang berkaitan dengan pendidikan anak usia dini meliputi; masalah Parenting, kurikulum anak usia dini, strategi pembelajaran anak usia dini, media pembelajaran anak usia dini, inovasi pendidikan anak usia dini, manajemen pendidikan anak usia dini, penilaian perkembangan anak usia dini, pemberdayaan lingkungan anak usia dini, multipel Kecerdasan anak, pendidikan inklusif anak usia dini, perkembangan nilai moral dan agama anak usia dini, perkembangan fisik motorik anak usia dini, perkembangan sosial emosional anak usia dini.
Articles 56 Documents
STRATEGI GURU DALAM MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI DIKELAS: STUDI FENOMENOLOGI DI TK/PAUD YATTOIBAH HUTA GODANG MUDA Putri, Anisyah; Barokah, Khoiriah; Yanti Hasanah, Rini; Kholijah Siregar, Adek; Agustini, Rini
Nunchi : Islamic Parenting Journal Vol 3, No 2 (2025): Nunchi: Islamic Parenting Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ipj.v3i2.23059

Abstract

Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan kemandirian anak usia dini di TK/PAUD Yattoibah Huta Godang Muda. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan strategi pembiasaan rutinitas, pemberian tanggung jawab sederhana, metode bermain terstruktur, dukungan verbal positif, dan pemberian kesempatan untuk mencoba mandiri. Strategi ini efektif meningkatkan keberanian, kepercayaan diri, dan kemampuan mengurus diri anak. Namun, perkembangan kemandirian anak belum merata karena dipengaruhi faktor penghambat dari lingkungan keluarga, seperti kebiasaan anak dibantu berlebihan di rumah. Kesimpulan penelitian menekankan pentingnya konsistensi strategi guru serta kerja sama antara sekolah dan orang tua untuk menciptakan keselarasan pembiasaan, agar pengembangan kemandirian anak dapat optimal.
ANALISIS PENGELOLAAN LINGKUNGAN BELAJAR PARTISIPATIF DI PAUD CERIA KECAMATAN LAMGUGOP, BANDA ACEH Assaidatul Karimah; Rauzaton Maisura; Rosalia Cahya Utama; Asyifa Turrahmi; Ade Rahmita; Innaki Salsabila
Nunchi : Islamic Parenting Journal Vol 4, No 1 (2026): Nunchi: Islamic Parenting Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ipj.v4i1.24960

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya lingkungan pembelajaran yang partisipatif dalam pendidikan anak usia dini untuk meningkatkan keterlibatan anak, meskipun masih terdapat berbagai tantangan dalam implementasinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan lingkungan pembelajaran partisipatif di PAUD Ceria. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan lingkungan pembelajaran meliputi penataan kelas yang fleksibel, penyediaan alat permainan edukatif, serta pengorganisasian sudut-sudut belajar. Proses pembelajaran memperlihatkan partisipasi aktif anak dalam mengajukan pertanyaan, bekerja sama, dan terlibat dalam berbagai kegiatan bermain edukatif. Faktor pendukung meliputi kreativitas guru, dukungan sekolah, ketersediaan media pembelajaran, dan keterlibatan orang tua, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, perbedaan karakteristik anak, serta tantangan dalam pengelolaan kelas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lingkungan pembelajaran yang partisipatif berperan penting dalam meningkatkan keterlibatan aktif anak dalam pendidikan anak usia dini.
KENDALA MAHASISWA PIAUD DALAM PENGEMBANGAN BUKU CERITA ANAK Himayaturrahmah Himayaturrahmah; Valira Syifa Zahra; Nazila Wanfitiri br. Pulungan; Raihanah Raihanah
Nunchi : Islamic Parenting Journal Vol 4, No 1 (2026): Nunchi: Islamic Parenting Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ipj.v4i1.25437

Abstract

Pengembangan buku cerita anak merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) sebagai calon pendidik yang kreatif dan inovatif. Namun, dalam praktiknya mahasiswa sering menghadapi berbagai kendala yang memengaruhi kualitas produk yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala yang dialami mahasiswa PIAUD dalam pengembangan buku cerita anak. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap mahasiswa PIAUD yang telah mengikuti mata kuliah pengembangan media pembelajaran anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama yang dihadapi mahasiswa meliputi keterbatasan kemampuan menulis cerita anak, rendahnya keterampilan ilustrasi, minimnya pemahaman karakteristik perkembangan anak usia dini, keterbatasan penggunaan teknologi desain, serta kurangnya dukungan sumber belajar dan pendanaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan buku cerita anak memerlukan penguatan kompetensi literasi, kreativitas, dan keterampilan teknologi bagi mahasiswa PIAUD.
DAMPAK PENATAAN RUANG KELAS TERHADAP INTERAKSI SOSIAL ANAK DI PAUD AN NUR LAKSAMANA MALAHAYATI, KAJHU, KAB. ACEH BESAR Ridhatul Lisfa; Duwi Nanda Putri; Himayaturrahmah Himayaturrahmah; Leli Hasanah; Silvia Fahmi Ramadhani; Sauma Fitri
Nunchi : Islamic Parenting Journal Vol 4, No 1 (2026): Nunchi: Islamic Parenting Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ipj.v4i1.25463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penataan ruang kelas terhadap interaksi sosial anak di PAUD An Nur Laksamana Malahayati, Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan observasi. Data diperoleh melalui analisis berbagai literatur ilmiah yang relevan serta observasi terhadap lingkungan belajar indoor dan outdoor yang mendukung aktivitas anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penataan ruang kelas yang fleksibel, terorganisasi, dan terintegrasi dengan area bermain mampu meningkatkan kualitas interaksi sosial anak melalui kegiatan bekerja sama, berbagi, berkomunikasi, dan berpartisipasi dalam aktivitas kelompok. Lingkungan belajar yang mendukung kebutuhan belajar dan bermain anak juga berkontribusi terhadap perkembangan sosial emosional, bahasa, dan kemandirian anak. Dengan demikian, penataan ruang kelas berperan sebagai strategi pedagogis yang mendukung perkembangan interaksi sosial anak usia dini secara optimal.
FATHERLESS DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENGASUHAN ANAK USIA DINI: PERSPEKTIF PERKEMBANGAN HOLISTIK Zhilla Rahim; Rahmatul Ulya; Winda Aminah Hasibuan; Sri Wahyuni
Nunchi : Islamic Parenting Journal Vol 4, No 1 (2026): Nunchi: Islamic Parenting Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ipj.v4i1.25866

Abstract

Fenomena fatherless atau ketidakhadiran sosok ayah dalam pengasuhan telah menjadi isu krusial yang mengancam tumbuh kembang anak di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur (literature review) dengan mengumpulkan, menyaring, dan menganalisis data sekunder dari artikel ilmiah nasional maupun internasional serta laporan resmi lembaga terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa absennya peran ayah memicu hambatan kognitif berupa lemahnya logika dasar, kerapuhan regulasi emosi, serta peningkatan risiko obesitas akibat kurangnya aktivitas motorik dinamis. Di bawah kacamata teori ekologi perkembangan, tantangan ini semakin kompleks di area urban karena melonggarnya sistem pendukung komunal (alloparenting). Oleh karena itu, diperlukan rekonstruksi lingkungan belajar di lembaga PAUD melalui penyediaan permainan fisik adaptif serta penguatan jaringan sosial masyarakat untuk memitigasi defisit stimulasi, guna menjamin pemenuhan hak tumbuh kembang anak secara optimal.
REFLEKSI REMAJA AKHIR TERHADAP PENGALAMAN MASA KANAK-KANAK AKHIR USIA 6–12 TAHUN DALAM TAHAP PERKEMBANGAN INDUSTRI VS INFERIORITAS Maulida Shanti Yusuf; Zhilla Rahim; Dewi Yunisari; Dina Amalia
Nunchi : Islamic Parenting Journal Vol 4, No 1 (2026): Nunchi: Islamic Parenting Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ipj.v4i1.25867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali refleksi enam remaja akhir (usia 18–19 tahun) terhadap pengalaman masa kanak-kanak akhir mereka (usia 6–12 tahun), dalam konteks tahap perkembangan psikososial Industry vs. Inferiority menurut teori Erik Erikson. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, penelitian ini mengungkap bahwa pengalaman mendapatkan dukungan, pengakuan, serta pencapaian pada masa kanak-kanak memiliki keterkaitan yang erat dengan tingkat kepercayaan diri dan persepsi terhadap kompetensi pribadi di akhir masa remaja. Sebaliknya, pengalaman kegagalan yang berulang serta kritik tanpa dukungan konstruktif berkontribusi pada terbentuknya rasa rendah diri yang terus memengaruhi pandangan individu terhadap diri mereka sendiri. Temuan ini menyoroti pentingnya peran lingkungan, termasuk orang tua, guru, dan teman sebaya, dalam membentuk konsep diri dan rasa kompetensi sejak usia dini. Lingkungan yang suportif dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan mendorong perkembangan psikologis yang sehat, sementara lingkungan yang kurang mendukung berpotensi membentuk pola ketidakpercayaan diri yang persisten. Meski demikian, dukungan sosial yang hadir di kemudian hari dapat berperan sebagai faktor protektif yang membantu memulihkan dan memperkuat kembali rasa percaya diri individu.