cover
Contact Name
Dikki Miswanda
Contact Email
jurnalbaktinusantara@gmail.com
Phone
+6281361821460
Journal Mail Official
jurnalbaktinusantara@gmail.com
Editorial Address
Jl. Balai Desa No.10, Kota Medan, Sumatera Utara 20148
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Bakti Nusantara
ISSN : -     EISSN : 3021839X     DOI : -
Jurnal Bakti Nusantara adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Jurnal Bakti Nusantara meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di Jurnal Bakti Nusantara maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. Jurnal Bakti Nusantara menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis komunitas kedalam format pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan mencakup Sosial Humaniora, Kependidikan, Sains, Kesehatan, Bahasa, Bisnis dan Ekonomi, Teknik dan Kejuruan, Hukum, Pertanian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 67 Documents
Penyuluhan Penyakit Stroke dan Latihan Genggam Bola Pasien Pascastroke di Poli Saraf RSU Madani Medan Wan Muhammad Ismail; Ira Cinta Lestari; Nondang Purnama Siregar; Saadatur Rizqillah Pasaribu; Kamaluddin Ritonga
Jurnal Bakti Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Bakti Nusantara
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/jutira.v3i3.169

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyebab utama disabilitas jangka panjang yang memengaruhi fungsi motorik dan kualitas hidup pasien. Salah satu bentuk rehabilitasi sederhana yang dapat dilakukan secara mandiri adalah latihan genggam bola. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pasien pasca-stroke mengenai stroke dan pentingnya latihan rehabilitatif. Kegiatan dilakukan di Poli Saraf RSU Madani Medan, melibatkan 26 pasien pasca-stroke. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi latihan genggam bola, serta evaluasi pengetahuan melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai peserta, di mana nilai ≥70 meningkat dari 34,62% menjadi 92,31% setelah intervensi. Sebagian besar peserta berusia >60 tahun, berjenis kelamin laki-laki, dan mengalami stroke iskemik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan dan pelatihan sederhana dapat memberikan dampak positif terhadap pengetahuan pasien dan mendorong kemandirian dalam proses rehabilitasi. Intervensi ini layak dijadikan strategi edukatif berkelanjutan di layanan kesehatan komunitas.
Peran Farmasi Klinis Dalam Edukasi Masyarakat Sebagai Strategi Promotif dan Preventif Penyakit ISPA Kiki Rawitri; Syilvi Rinda Sari; Cut Intan Annisa Puteri; Ziza Putri Aisyia Fauzi; Ferina Septiani Damanik
Jurnal Bakti Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Bakti Nusantara
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/jutira.v3i3.170

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, dengan tingginya angka kejadian yang tidak hanya dipengaruhi oleh rendahnya literasi kesehatan, tetapi juga oleh praktik penggunaan obat yang kurang rasional di masyarakat. Dalam konteks farmasi klinis, peran farmasis menjadi krusial dalam memberikan edukasi terkait deteksi dini, pencegahan, serta penggunaan obat yang tepat untuk menghindari komplikasi dan resistensi, khususnya akibat swamedikasi yang tidak rasional. Temuan awal di Puskesmas Teladan Kota Medan menunjukkan bahwa masyarakat belum mampu mengenali gejala awal ISPA secara tepat dan cenderung melakukan swamedikasi tanpa informasi yang memadai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan edukasi berbasis farmasi klinis sebagai intervensi promotif dan preventif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait deteksi dini, pencegahan, dan penggunaan obat yang rasional pada ISPA. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan edukasi interaktif dengan desain quasi-eksperimental one group pre-test–post-test terhadap 17 responden. Materi edukasi mencakup pengenalan ISPA, tanda dan gejala, faktor risiko, pencegahan berbasis Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta prinsip penggunaan obat yang rasional. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan tingkat pengetahuan (p<0,05), dengan peningkatan kategori pengetahuan baik dari 11,76% menjadi 52,94% dan penurunan kategori kurang dari 58,82% menjadi 11,76%. Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi berbasis farmasi klinis efektif dalam menunjang upaya promotif dan preventif sekaligus meningkatkan rasionalitas penggunaan obat dalam pengendalian ISPA di masyarakat.
Penguatan Potensi Lokal melalui Sosialisasi Inovasi Produk Dodol Salak di Desa Narigunung Satu, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, Sumatera Utara Siti Mahmudha; Inten Pangestika; Pina Budiarti Pratiwi; Sulwiyatul Kamariyah Sani; adelia Yesya Putri Hasibuan
Jurnal Bakti Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Bakti Nusantara
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/jutira.v3i3.122

Abstract

Desa Narigunung Satu, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, khususnya pada komoditas buah salak yang produksinya meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal karena masyarakat masih menjual buah salak dalam bentuk segar dengan nilai ekonomi rendah dan masa simpan singkat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok ibu-ibu PKK Desa Narigunung Satu dalam mengolah buah salak menjadi produk bernilai tambah, yaitu dodol salak, sebagai strategi penguatan ekonomi keluarga berbasis potensi lokal. Metode kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, demonstrasi, serta evaluasi pengetahuan peserta menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta terhadap proses pengolahan, pengemasan, dan pemasaran produk. Peserta juga menunjukkan motivasi tinggi untuk mengembangkan usaha kecil berbasis olahan salak. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil menjembatani kesenjangan antara potensi pertanian lokal dan kemampuan masyarakat dalam menciptakan inovasi produk, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi desa yang berkelanjutan.
Pelatihan Inspeksi Visual Hasil Pengelasan Berbasis Standar TWI bagi Siswa dan Guru SMK Swasta Istiqlal Delitua Sahat Sahat; Sihar Siahaan; Nelson Manurung; Siti Maretia Benu; Positron Bangun
Jurnal Bakti Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Bakti Nusantara
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/jutira.v3i3.123

Abstract

Kualitas hasil pengelasan merupakan aspek penting dalam industri manufaktur dan otomotif karena berkaitan langsung dengan keselamatan, kekuatan konstruksi, dan mutu produk. Namun, pembelajaran pengelasan di SMK Swasta Istiqlal Delitua masih terbatas pada praktik penyambungan dasar, tanpa inspeksi visual berbasis standar internasional dan tanpa alat ukur khusus pengelasan, sehingga kompetensi peserta didik dalam memeriksa hasil las belum optimal dan belum selaras dengan kebutuhan industri. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi siswa dan guru dalam melakukan inspeksi visual hasil pengelasan sesuai standar The Welding Institute (TWI). Metode kegiatan meliputi penyampaian materi teori tentang standar inspeksi visual dan jenis cacat las, demonstrasi penggunaan welding gauge, serta praktik langsung inspeksi pada sambungan butt weld dan fillet weld, dengan keberhasilan diukur melalui pre-test dan post-test. Peserta berjumlah 30 siswa dan 5 guru program keahlian Teknik Kendaraan Ringan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman pada keempat aspek yang diukur, dari kisaran 10–20% menjadi 80–90%, dengan kenaikan di atas 60% pada seluruh aspek. Kegiatan ini juga menyerahkan empat set welding gauge dan dua puluh modul inspeksi pengelasan berbasis standar TWI kepada sekolah sebagai media pembelajaran berkelanjutan. Kegiatan PKM ini diharapkan memperkuat sinergi antara perguruan tinggi vokasi dan sekolah menengah kejuruan serta mendukung peningkatan mutu pendidikan vokasi di bidang inspeksi pengelasan.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Narigunung I melalui Edukasi Aman Gunakan Plastik dan Pemahaman Risiko Kesehatan Nahzim Rahmat; Ayu Syufiatun Br Tarigan; Prisca Caesa Moneteringtyas; Adelia Yesya Putri Hasibuan; Siti Mahmudha
Jurnal Bakti Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Bakti Nusantara
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/jutira.v3i3.124

Abstract

Plastik merupakan bahan yang sangat umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari karena sifatnya yang ringan, kuat, dan ekonomis. Namun, penggunaan plastik yang tidak sesuai dengan standar keamanan, terutama penggunaan ulang kemasan plastik, dapat menyebabkan paparan senyawa berbahaya seperti Bisfenol-A (BPA) dan ftalat yang berdampak negatif terhadap kesehatan manusia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Narigunung I, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang identifikasi jenis plastik, arti kode daur ulang (1–7), serta bahaya penggunaan plastik berulang bagi kesehatan dan lingkungan. Metode kegiatan meliputi survei awal, edukasi interaktif melalui ceramah dan demonstrasi, serta evaluasi dengan pre-test dan post-test terhadap 15 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan peserta, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 39,3 dan post-test sebesar 86,7. Peserta menjadi lebih mampu mengenali kode plastik, membedakan jenis yang aman digunakan ulang, dan memahami risiko kesehatan akibat paparan bahan kimia berbahaya. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi masyarakat mengenai penggunaan plastik yang aman serta mendorong perilaku ramah lingkungan.
Penerapan Mesin Pengering Gabah untuk Meningkatkan Mutu Beras dan Mendukung Ketahanan Pangan di Desa Pematang Johar, Kecamatan Labuhan Deli Abdi Hanra Sebayang; Arridina Susan Silitonga; Sihar Siahaan; Angga Bahri Pratama; Siti Maretia Benu
Jurnal Bakti Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Bakti Nusantara
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/jutira.v3i3.126

Abstract

Program Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan mengatasi permasalahan petani padi di Desa Pematang Johar, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, yang masih mengandalkan pengeringan gabah secara tradisional melalui penjemuran sinar matahari. Metode tersebut memerlukan lahan luas, sangat bergantung pada cuaca, serta berdampak pada mutu beras yang rendah dan produktivitas yang belum optimal. Solusi yang ditawarkan adalah penerapan mesin pengering gabah yang dirancang sesuai kebutuhan mitra agar proses pengeringan lebih cepat, efisien, dan tidak bergantung pada kondisi cuaca. Metode pelaksanaan meliputi survei lapangan, perancangan teknologi, pembuatan mesin, uji coba, pelatihan operator, serta pendampingan penggunaan mesin bagi petani. Hasil kegiatan menunjukkan waktu pengeringan turun dari sekitar 3–4 hari dengan penjemuran menjadi sekitar 8–12 jam menggunakan mesin, dan evaluasi kepuasan mitra mencapai indeks rata-rata 82,8% (kategori sangat puas). Mitra juga melaporkan perbaikan mutu beras, berkurangnya kerugian pascapanen, dan potensi peningkatan pendapatan, disertai meningkatnya pengetahuan dan keterampilan dalam pemanfaatan teknologi tepat guna. Secara keseluruhan, PKM ini berkontribusi pada ketahanan pangan lokal melalui peningkatan mutu beras, efisiensi pascapanen, dan pemberdayaan masyarakat desa, sekaligus membuka peluang keberlanjutan usaha tani berbasis teknologi tepat guna.
Optimalisasi Peran Ibu sebagai Madrasah al-Ula melalui Pendekatan Partisipatif pada Kelompok Perwiritan Nur Hidayah Marindal Deli Serdang Nur Asyiah Siregar; Hotni Sari Harahap; Susanti Nirmalasari; Khairul Anwar; Hanifa Azmi
Jurnal Bakti Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Bakti Nusantara
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/jutira.v3i3.233

Abstract

Keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dan utama bagi anak, dan ibu menempati posisi sentral sebagai pendidik utama atau madrasah al-ula. Namun, tuntutan era digital serta anggapan bahwa pendidikan sepenuhnya menjadi tanggung jawab sekolah membuat fungsi ini belum berjalan optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan ibu anggota Perwiritan Nur Hidayah, Perumahan Jagung, Marindal, dalam mengoptimalkan perannya sebagai pendidik utama keluarga menurut perspektif ilmu pendidikan Islam. Kegiatan dilaksanakan pada 15 Desember 2025–15 Maret 2026 menggunakan pendekatan partisipatif melalui empat tahap: persiapan dan analisis situasi; penyampaian materi dan pelatihan; pendampingan dan implementasi; serta monitoring dan evaluasi. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, tanya jawab, simulasi, dan pendampingan. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata capaian indikator sebesar 84,62% dengan kategori sangat baik, mencakup keaktifan (88,46%), partisipasi diskusi (84,62%), pemahaman materi (84,62%), dan kesiapan implementasi (80,77%). Kegiatan ini membuktikan bahwa kelompok perwiritan berpotensi menjadi media pemberdayaan yang efektif, sekaligus menegaskan perlunya pendampingan berkelanjutan agar pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan keluarga.