cover
Contact Name
Andriyana
Contact Email
andriyana03@gmail.com
Phone
+6282121616969
Journal Mail Official
journal.anafora@uniku.ac.id
Editorial Address
RT. 027 RW. 007 Desa Cengal Kecamatan Japara
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Kuningan
ISSN : -     EISSN : 28073991     DOI : https://doi.org/10.25134/ajpm
Core Subject : Education, Social,
Ruang lingkup penelitian artikel yang dapat diterbitkan di Jurnal Fon antara lain : (1) Kebahasaan Indonesia; keilmuan bahasa (fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, wacana, pragmatik, sosiolinguistik, psikolinguistik); keterampilan berbahasa (menyimak, berbicara, membaca, menulis); (2) Kesastraan Indonesia (teori sastra, sejarah sastra, kritik sastra, sastra bandingan, ekranasi, sosiologi sastra); (3) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (perencanaan pembelajaran, strategi pembelajaran, evaluasi pembelajaran, kurikulum, bahan ajar, dan media pembelajaran). Kami terbuka menerima naskah dari para penulis dengan mengikuti ketentuan yang ada dalam fokus dan lingkup, etika publikasi, petunjuk penulisan, proses review, dan template jurnal yang harus diikuti oleh penulis.
Articles 46 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SINEKTIK TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA Ade Hasanudin; Ahmad Maskur Subaweh
Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNIKU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ajpm.v4i1.67

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model sinektik dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas X SMA PGRI 2 Sindang Kabupaten Indramayu. Model pembelajaran sinektik dipilih oleh peneliti karena dianggap memungkinkan dan cukup relevan dalam membantu para siswa berpikir kreatif dan menjadi pelajar mandiri.  Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA PGRI 2 Sindang Kabupaten Indramayu. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X IPA dan kelas X IPS. Data tes pembelajaran menulis puisi yang dikumpulkan berupa tes awal dan tes akhir pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut. Pertama, hasil uji penelitian dapat dilihat pada kolom t hitung untuk kedua kelompok penelitian adalah t hitung > t tabel yakni 5,894 > 1,996. Berdasarkan hal tersebut di atas maka hipotesis alternative (Ha) yang menyatakan “ada pengaruh yang signifikan dari penggunaan model pembelajaran sinektik terhadap kemampuan menulis puisi” diterima. Kedua, berdasarkan hasil pengamatan aktivitas pembelajaran yang menggunakan model sinektik membawa perubahan yang berarti terhadap cara mengajar guru dan cara belajar siswa. Guru hanya sebagai pembimbing dan evaluator, sedangkan siswa memperoleh kebebasan dalam belajar, siswa mulai lebih aktif menggali potensi dirinya Secara keseluruhan siswa kelas eksperimen lebih baik dibanding kelas kontrol dalam pembelajaran menulis puisi. Hal ini terbukti dengan ketepatan dalam proses metaforik (analogi personal, analogi langsung, dan konflik kempaan) dan pokok pikiran siswa. KATA KUNCI: Model Pembelajaran Sinektik; Menulis Puisi.     THE INFLUENCE OF THE SYNECTIC LEARNING MODEL ON STUDENTS' POETRY WRITING ABILITY   ABSTRACT: This study aims to determine the effectiveness of the synectic model in learning to write poetry in class X SMA PGRI 2 Sindang, Indramayu Regency. The synectic learning model was chosen by the researcher because it is considered possible and quite relevant in helping students think creatively and become independent learners. This research is an experimental-research. The population in this study were all students of class X SMA PGRI 2 Sindang, Indramayu Regency. The samples in this study were class X IPA and class X IPS. Poetry writing learning test data collected in the form of pre-test and post-test in the experimental class and control class. The research results obtained are as follows. First, the results of the research test can be seen in the column t count for the two research groups, namely t count > t table, namely 5.894 > 1.996. Based on the above, the alternative hypothesis (Ha) which states "there is a significant effect of using the synectic learning model on the ability to write poetry" is accepted. Second, based on the results of observations of learning activities that use synectic models bring significant changes to the way teachers teach and the way students learn. The teacher is only a guide and evaluator, while students gain freedom in learning, students begin to be more active in exploring their potential. Overall, students in the experimental class are better than the control class in learning to write poetry. This is proven by the accuracy in the metaphorical process (personal analogy, direct analogy, and compression conflict) and the main ideas of students. KEYWORDS: Synectic Learning Model; Poetry Writing.
ALIH KODE - CAMPUR KODE ACARA MASTERCHEF SEBAGAI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI MEDIA DIGITAL Sofiatin; Siti Risma Adawiah
Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNIKU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ajpm.v4i1.68

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan mengetahui bentuk alih kode dan campur yang di acara MasterChef Indonesia di RCTI dan pemanfaatannya dalam pembelajaran bahasa Indonesia melalui media digital. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan studi kepustakaan, pengumpulan data dengan dokumen, simak bebas libat cakap, dan teknik catat. Data penelitian ini adalah tuturan dalam tayangan MasterChef Indonesia season 10 galeri 10 di babak pertama. Hasil dari penelitian ini terdapat 305 data yang secara keseluruhan berupa alih kode dan campur kode yaitu 122 data tuturan juri dan 199 data tuturan peserta. Terdapat 28 data tuturan alih kode eksternal pada juri, 15 data pada peserta dengan 1 tuturan alih kode internal dan 14 data alih kode eksternal. Ditemukan 15 data tuturan peserta yang mengandung campur kode internal. Ditemukan 92 tuturan juri dan 154 data peserta mengandung campur kode eksternal. Ditemukan 2 data tuturan juri dan 9 data tuturan peserta yang mengandung campur kode campuran. Dalam campur kode tuturan juri terdapat 77 kata, 57 frasa, dan 4 klausa, sedangkan dalam tuturan peserta terdapat 135 kata, 64 frasa dan 2 klausa. Disimpulkan bahwa bentuk yang dominan adalah alih kode eksternal, campur kode eksternal, campur kode bentuk kata, dan penyebab penggunaan istilah populer. Pada pembelajaran bahasa Indonesia dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran sosiolinguistik melalui media digital youtube. Tayangan ini sarat dengan gejala bahasa alih kode dan campur kode dari tuturan para peserta dan jurinya. KATA KUNCI: alih kode, campur kode, pembelajaran bahasa Indonesia melalui media digital. CODE SWITCHING - MIX MASTERCHEF EVENT CODE AS INDONESIAN LANGUAGE LEARNING THROUGH DIGITAL MEDIA ABSTRACT: This study aims to determine the form of code transfer and mixing at the MasterChef Indonesia event at RCTI and its use in learning Indonesian through digital media. The research method used in this study is qualitative method. Data collection techniques in this study used literature studies, data collection with documents, free listening to proficient involvement, and recording techniques. This research data is a speech in the MasterChef Indonesia season 10 gallery 10 show in the first round. The results of this study contained 305 data, in the form of code transfer and code mixing, namely 122 jury speech data and 199 participant speech data. There were 28 external code transfer speech data on the judges, 15 data on participants with 1 internal code transfer speech and 14 external code transfer data. 15 participants' speech data were found that contained a mixture of internal codes. It was found that 92 jury utterances and 154 participant data contained external code interference. 2 jury speech data and 9 participant speech data were found containing mixed codes. In the mixed speech code of the judges there are 77 words, 57 phrases, and 4 clauses, while in the speech of participants there are 135 words, 64 phrases and 2 clauses. It was concluded that the dominant forms were external code switching, external code mixing, word form code mixing, and the cause of popular term use. In Indonesian learning can be used for sociolinguistic learning through YouTube digital media. This show is full of symptoms of code-switching language and mixed codes from the speech of the participants and judges. KEYWORDS: code switching, code mixing, Indonesian learning through digital media.
IMPLEMENTASI E-LEARNING DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DAN LITERASI DIGITAL Ria Candra Dewi
Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNIKU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ajpm.v4i1.69

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Implementasi E-Learning dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dan Literasi Digital. Metode deskriptif analisis adalah metode atau pendekatan pemecahan masalah yang melibatkan penggambaran, penerangan, klarifikasi, dan penilaian keadaan dan keadaan suatu objek masalah dari sudut pandang penulis berdasarkan temuan penelitian kepustakaan (literature review) yang memberikan dukungan. Pemanfaatan e-learning dalam literasi digital dan pembelajaran bahasa Indonesia menjadi fokus permasalahan. Hasilnya menunjukkan betapa efektifnya penggunaan e-learning dalam mengajarkan literasi digital dan bahasa Indonesia kepada siswa karena dapat menyederhanakan berbagai hal bagi mereka. KATA KUNCI: Implementasi E- Learning, Pembelajaran Bahasa Indonesia, Literasi Digital IMPLEMENTATION OF E-LEARNING IN INDONESIAN LANGUAGE LEARNING AND DIGITAL LITERACY ABSTRACT: This study aims to identify the Implementation of E-Learning in Indonesian learning and Digital Literacy. The descriptive method of analysis is a problem-solving method or approach that involves describing, enlightening, clarifying, and assessing the state and state of a problem object from the author's point of view based on the findings of literature review research that provides support. The use of e-learning in digital literacy and learning Indonesian the focus of the problem. The results show how effective the use of e-learning is in teaching digital literacy and Indonesian to students because it can simplify things for them. KEYWORDS: E-Learning Implementation, Indonesian Learning, Digital Literacy
ASPEK SOSIAL DALAM NOVEL CA-BAU-KAN KARYA REMY SYLADO Herowati, Sri Wahyuni
Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNIKU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ajpm.v4i1.70

Abstract

ABSTRAK: Penilitian ini berjudul “aspek Sosial dalam Novel Ca-Bau-Kan karya Remy sylado”. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah aspek sosial dalam novel Ca-Bau-Kan karya Remy Sylado. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aspek-aspek sosial dalam novel Ca-Bau-Kan karya Remy sylado. Adapun objek dalam penelitian ini adalah aspek sosial yang terdapat dalam Novel Ca- Bau-Kan karya remy sylado. Penelitian ini menggunakan metode Pustaka dan metode analisis yang berkaitan dengan karya sastra, dan pendekatan sosiologis.nDari hasil analisis dapat diketahui bahwa tokoh-tokoh dalam novel tersebut adalah Tinung, Tan Peng Liang, Ny. G.P.A Djikhoff, Uking, Mpok Jane,Saodah, Mpok Enjun, Njoo tek Hong, Giok Lan, Tan Peng Liang dari Sewan Tangerang, Oey eng Goan, Thio Boen Hiap, Timothi Wu, Lio Hok Pin, Mr. Liem Kieng Jang, R.M soetardjo Rahardjo, Tan Soen Bie, Kim Hok, Kim San. Sedangkan tokoh utamaya adalah Tinung. Novel tersebut berlatar di daerah pinggiran Sungai Ciliwung Jakarta. Daerah tersebut terletak disepanjang jalan Hayam wuruk dan jalan Gajah Mada Jakarta. Di tempat tersebut memiliki unsur-unsur sosial tertentu, antara lain : Aspek kebiasaan hidup, yaitu kebiasaan Masyarakat daerah tersebut adalah suka berhura-hura menikmati pesta acara-acara tertentu seperti pernikahan. Terlebih apabila terdapat saudagar kaya yang melangsungkan pernikahan maka penduduk Masyarakat daerah tersebut akan berbondong-bondong merayakannya. Aspek adat istiadat atau tradisi, antara lain tradisi pada acara maulid dewa Tionghoa yang mereka lakukan untuk menghormati dewa-dewa mereka. Aspek keyakinan, yaitu kebanyakan tokoh-tokoh yang hadir dalam novel ini adalah beragama Budha dan itu bisa terlihat dari seringnnya mereka pergi ke kelenteng untuk melakukan sembahyang. Aspek cara berpikir dan bersikap, yang diwakili oleh tokoh Tinung. Tinung adalah gadis yang berparas cantik tetapi dia adalah seorang gadis lugu yang mau bekerja sebgai Wanita penghibur di Kalijodo yang kehidupannya begitu pahit penuh siksaan lahir dan batin. Aspek sosial mempengaruhi Tindakan mereka yang terdapat dalam tokoh-tokoh tersebut yang di dalamnya banyak hal yang diungkap seperti keterbatasan hidup, adat istiadat yang terjadi di Masyarakat, keyakinan yang dimiliki oleh para tokoh, adat istiadat atau tradisi yang terjadi di dalam Masyarakat. Pada aspek sosial, aspek-aspek yang dimiliki oleh para tokoh dapat menjamin terlaksananya peran sesuai dengan aspek yang mereka miliki tersebut. Kegagalan setiap tokoh dalam memerankan peran dipengaruhi oleh perilaku dan Tindakan mereka, sehingga mengalami konflik dengan tokoh lain dalam berinteraksi. Namun dengan perbaikan diri pada akhirnya mereka mencoba menselaraskannya agar peran mereka dapat berjalan sesuai dengan peran yang mereka miliki. Penelitian ini merupakan langkah awal untuk mengkaji tentang aspek sosial yang terdapat novel Ca-Bau-Kan karya Remy sylado, oleh karena itu dapat dikaji dengan berbagai kajian-kajian lain. Dalam pengajaran Bahasa dan Sastra Indonesia sebaiknya siswa diikutsertakan dalam kegiatan pendalaman hasil karya sastra, agar mengetahui nilai-nilai yang terkandung dalam karya sastra dan agar lambat laun bisa terbawa kedalam kesadaran akan nilai-nilai kehidupan. KATA KUNCI: Novel, aspek sosial THE SOCIAL ASPECT IN REMY SYLADO'S NOVEL CA-BAU-KAN ABSTRACT: This study is titled "Social aspects in Ca-Bau-Kan Novel by Remy sylado". The problem in this study is how the social aspect in the novel Ca-Bau-Kan by Remy Sylado. The purpose of this study is to describe the social aspects in the novel Ca-Bau-Kan by Remy sylado. The object of this study is the social aspect contained in the novel Ca-Bau-Kan by Remy Sylado. This research uses the Library method and analysis methods related to literary works, and sociological approaches.nFrom the results of the analysis it can be seen that the characters in the novel are Tinung, Tan Peng Liang, Mrs. G.P.A Djikhoff, Uking, Mpok Jane, Saodah, Mpok Enjun, Njoo tek Hong, Giok Lan, Tan Peng Liang from Sewan Tangerang, Oey eng Goan, Thio Boen Hiap, Timothi Wu, Lio Hok Pin, Mr. Liem Kieng Jang, R.M soetardjo Rahardjo, Tan Soen Bie, Kim Hok, Kim San. While the main character is Tinung. The novel is set on the banks of the Ciliwung River in Jakarta. The area is located along Jalan Hayam Wuruk and Jalan Gajah Mada Jakarta. In that place has certain social elements, including: Aspects of living habits, namely the habits of the people of the area are happy to enjoy parties certain events such as weddings. Especially if there are rich merchants who hold weddings, the residents of the area will flock to celebrate. Aspects of customs or traditions, including traditions at the mawlid event of Chinese gods that they do to honor their gods. The aspect of belief, that is, most of the characters present in this novel are Buddhists and it can be seen from the frequent they go to the temple to pray. Aspects of the way of thinking and behaving, represented by the character Tinung. Tinung is a beautiful girl but she is an innocent girl who wants to work as a comfort woman in Kalijodo whose life is so bitter full of physical and mental torment. Social aspects affect the actions of those contained in these figures in which many things are revealed such as limitations of life, customs that occur in society, beliefs held by figures, customs or traditions that occur in society. In the social aspect, the aspects possessed by the characters can guarantee the implementation of roles in accordance with the aspects they have. Each character's failure to play a role is influenced by their behavior and actions, resulting in conflicts with other characters in interaction. But with self-improvement, in the end they try to align it so that their roles can run according to the roles they have. This research is the first step to examine the social aspects of the novel Ca-Bau-Kan by Remy Sylado because it can be studied with various other studies. In teaching Indonesian Language and Literature, students should be included in deepening activities of literary works, in order to know the values contained in literary works and so that gradually they can be brought into awareness of life values. KEYWORDS: Novel, social aspect
BAGAIMANA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPLANASI DENGAN BANTUAN CANVA DI SMA Ani Nurinda Sari; Yeti Mulyati; Khaerudin Kurniawan
Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNIKU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ajpm.v4i1.71

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena peserta didik di Sekolah Menengah Atas yang masih kurang terampil dalam pembelajaran menulis teks eksplanasi. Salah satu penyebab terjadinya fenomena ini yaitu penggunaan metode pembelajaran yang masih konvensional seperti metode ceramah. Dalam upaya peningkatan kemampuan menulis teks eksplanasi peserta didik, dibutuhkan media yang tepat. Media yang digunakan adalah poster yang dibuat menggunakan aplikasi canva. Canva merupakan aplikasi yang dapat dimanfaatkan peserta didik untuk mendesain poster teks eksplanasi yang dilengkapi dengan ilustrasi kejadian serta ciri kebahasaan suatu teks eksplanasi. Dengan bantuan media poster canva diharapkan dapat meningkatkan kemampuan menulis teks eksplanasi peserta didik dan menciptakan suasana belajar yang interaktif, kreatif, dan kolaboratif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan literatur dan survei. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis penggunaan media canva dalam pembelajaran menulis teks eksplanasi. Data penelitian diperoleh dari teori dan penelitian terdahulu yang relevan dan hasil survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunan media canva dapat meningkatkan kemampuan menulis teks eksplanasi. KATA KUNCI: Keterampilan Menulis Peserta Didik; Media Canva; Menulis Teks Eksplanasi > HOW TO IMPROVE ABILITY IN LEARNING TO WRITE EXPLANATION TEXTS ASSISTED BY CANVA MEDIA AT SMA? ABSTRACT: This research is motivated by the phenomenon of students in high schools who still lack skills in learning to write explanatory texts. One of the causes of this phenomenon is the use of conventional learning methods such as the lecture method. In an effort to improve students ability to write explanatory texts, appropriate media is needed. The media used is a poster created using the canva application. Canva is an application that students can use to design explanatory text posters that are equipped with illustrations of events and linguistic characteristics of an explanatory text. With the help of canva poster media, it is hoped that students can improve their ability to write explanatory texts and create an interactive, creative and collaborative learning atmosphere. This research uses a qualitative approach with literature review and survey methods. The aim of this research is to analyze the use of canva media in learning to write explanatory text. Research data was obtained from relevant theory and previous research and survey results. The research results show that using canva media can improve the ability to write explanatory text. KEYWORDS: Students Writing Skills; Canva Media; Writing Explanatory Text
PENDEKATAN KONSTRUKTIVIS DALAM STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA: STUDI IMPLEMENTASI DI KELAS MULTIKULTURAL Tamara, Fanni; Arfiyanti, Riskha
Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNIKU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ajpm.v5i1.192

Abstract

ABSTRAK: Pendekatan konstruktivis dalam pembelajaran bahasa menekankan keterlibatan aktif siswa dalam membangun pemahaman melalui interaksi dan pengalaman pribadi, terutama di kelas multikultural. Pendekatan ini memungkinkan integrasi budaya, menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, serta meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan refleksi. Studi literatur ini menganalisis efektivitas pendekatan konstruktivis dalam pembelajaran bahasa dengan menyoroti keunggulan dibandingkan metode tradisional. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode ini lebih efektif dalam meningkatkan motivasi, pemahaman, dan penghargaan siswa terhadap keberagaman budaya. Meskipun menghadapi tantangan seperti perbedaan latar belakang dan kesiapan pendidik, strategi yang tepat dapat mengoptimalkan penerapannya untuk mendukung pembelajaran yang lebih efektif dan inklusif.  KATA KUNCI: Pembelajaran Bahasa; Pendekatan Konstruktivis; Kelas Multikultural; Strategi Pembelajaran; Pendidikan Inklusif >  CONSTRUCTIVIST APPROACH IN LANGUAGE LEARNING STRATEGIES: AN IMPLEMENTATION STUDY IN MULTICULTURAL CLASSROOMS   ABSTRACT: The constructivist approach in language learning emphasizes active student engagement in constructing knowledge through interaction and personal experiences, particularly in multicultural classrooms. This approach facilitates cultural integration, fosters an inclusive learning environment, and enhances critical thinking and reflection skills. This literature study analyzes the effectiveness of the constructivist approach in language learning, highlighting its advantages over traditional methods. The findings indicate that this approach is more effective in increasing student motivation, comprehension, and appreciation of cultural diversity. Despite challenges such as differences in cultural backgrounds and teacher readiness, appropriate strategies can optimize its implementation to support more effective and inclusive learning.  KEYWORDS: Language Learning; Constructivist Approach; Multicultural Classroom; Learning Strategies; Inclusive Education
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS PUISI MELALUI PENDEKATAN BERDIFERENSIASI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DI KELAS 8G SMP NEGERI 2 KUNINGAN Fadilah, Fufu; Hidayat, Arif
Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNIKU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ajpm.v5i1.198

Abstract

RAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan pendekatan berdiferensiasi dengan menggunakan model pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan keterampilan menulis teks puisi siswa kelas 8G SMP Negeri 2 Kuningan. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam keterampilan menulis puisi siswa setelah penerapan pendekatan dan model pembelajaran tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa integrasi antara pendekatan berdiferensiasi dan model pembelajaran berbasis proyek dapat menjadi alternatif yang efektif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya dalam pengembangan keterampilan menulis puisi.   Kata Kunci: Pendekatan Berdiferensiasi, Model Pembelajaran Berbasis Proyek, Keterampilan Menulis Puisi.     IMPROVING POETRY TEXT WRITING SKILLS THROUGH A DIFFERENTIATED APPROACH USING A PROJECT-BASED LEARNING MODEL IN CLASS 8G OF SMP NEGERI 2 KUNINGAN   ABSTRACT: This research aims to examine the effectiveness of implementing a differentiated approach using a project-based learning model in enhancing the poetry writing skills of 8G grade students at SMP Negeri 2 Kuningan. The research method employed is Classroom Action Research (CAR), conducted in two cycles. The results show a significant improvement in students' poetry writing skills after the application of this approach and learning model. This indicates that the integration of a differentiated approach and a project-based learning model can be an effective alternative in Indonesian language learning, particularly in developing poetry writing skills. Keywords: Differentiated Approach, Project-Based Learning Model, Poetry Writing Skills.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS ARGUMENTASI MELALUI MEDIA KARTU PENGANDAIAN MENGGUNAKAN MODEL PROJECT BASED LEARNING DAN PENDEKATAN BERDIFERENSIASI Ida Hamidah; Ratnafuri, Nadia Indah; Moh Ade Rohana
Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNIKU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ajpm.v5i1.199

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan peserta didik dalam menulis teks argumentasi, terutama dalam menyusun argumen yang logis dan penggunaan kalimat pengandaian secara tepat dan kontekstual. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan yang cukup signifikan antara tuntutan kurikulum yang mengharuskan peserta didik mampu menulis teks argumentasi dengan baik dan kemampuan aktual mereka di lapangan. Kondisi tersebut menuntut adanya inovasi pembelajaran yang dapat menjembatani kesenjangan ini dengan cara yang efektif dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks argumentasi melalui penggunaan media kartu pengandaian yang dipadukan dengan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dan pendekatan berdiferensiasi yang menyesuaikan proses pembelajaran dengan gaya dan kemampuan belajar peserta didik. Penelitian ini dilakukan dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang melibatkan 36 peserta didik kelas IX H SMP Negeri 2 Kuningan. Pelaksanaan penelitian terbagi dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tulis, observasi selama proses pembelajaran, dan dokumentasi hasil karya peserta didik serta aktivitas pembelajaran. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai efektivitas intervensi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kartu pengandaian secara sistematis dan terstruktur dapat meningkatkan keterampilan menulis teks argumentasi peserta didik. Nilai rata-rata kemampuan menulis peserta didik mengalami peningkatan dari 70,69 pada tahap prasiklus menjadi 88,19 pada siklus I, meningkat sebesar 24,76%. Selanjutnya, pada siklus II, nilai rata-rata meningkat lagi menjadi 92,64 dengan peningkatan tambahan sebesar 5,05%. Temuan ini membuktikan bahwa kombinasi media pembelajaran inovatif, model PjBL, dan pendekatan berdiferensiasi secara signifikan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran menulis teks argumentasi di kelas. KATA KUNCI: Kata kunci: argumentasi; diferensiasi; kartu pengandaian; keterampilan menulis; Project Based Learning; teks argumentatif > IMPROVING ARGUMENTATIVE WRITING SKILLS THROUGH CONDITIONAL CARD MEDIA USING PROJECT BASED LEARNING MODEL AND DIFFERENTIATED INSTRUCTION ABSTRACT: This study was motivated by the low writing skills of students in producing argumentative texts, particularly in constructing logical arguments and using conditional sentences accurately and contextually. This reflects a significant gap between curriculum demands which require students to write coherent and persuasive argumentative texts and their actual performance in class. Therefore, instructional innovation is necessary to bridge this gap effectively. The purpose of this study was to improve students’ argumentative writing skills through the use of conditional sentence cards, integrated with the Project-Based Learning (PjBL) model and a differentiated instruction approach that tailors the learning process to students’ learning styles and readiness. This classroom action research involved 36 ninth-grade students of class IX H at SMP Negeri 2 Kuningan. The research was conducted in two cycles, each comprising planning, implementation, observation, and reflection. Data were collected through written tests, classroom observations, and documentation of students’ work and learning activities. The data were analyzed using both quantitative and qualitative methods to obtain a comprehensive understanding of the effectiveness of the applied learning strategies.The results of the study show that the systematic and structured use of conditional sentence cards significantly improved students’ skills in writing argumentative texts. The average writing score increased from 70.69 in the pre-cycle stage to 88.19 in cycle I (a 24.76% increase), and then to 92.64 in cycle II (an additional 5.05% increase). These findings confirm that the integration of innovative media, the PjBL model, and differentiated instruction significantly contributes to the enhancement of argumentative writing skills in secondary school students. KEYWORDS: Keywords: argumentation; conditional cards; differentiated instruction; Project Based Learning; student writing skills; writing proficiency
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS PUISI MENGGUNAKAN MODEL BERBASIS PROYEK (PjBL) BERBASIS PENDEKATAN BERDIFERENSIASI DI KELAS VIII E SMPN 2 KUNINGAN Indrayani, Iin; Arip Hidayat; Nono Sodikin
Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNIKU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ajpm.v5i1.200

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks pidato siswa kelas VIII E SMPN 2 Kuningan melalui model pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL) dengan pendekatan berdiferensiasi. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan siswa dalam menulis teks pidato yang disebabkan oleh kesulitan mengembangkan ide, pengorganisasian argumen, dan penggunaan bahasa yang efektif. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus yang mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi, catatan lapangan, dan hasil tulisan siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan menulis teks pidato pada setiap siklus. Strategi PjBL memungkinkan siswa aktif terlibat dalam proses pembelajaran melalui penyelesaian proyek nyata, sedangkan pendekatan berdiferensiasi memberikan perhatian pada kebutuhan, minat, dan gaya belajar siswa secara individual. Dengan demikian, kombinasi model PjBL dan pendekatan berdiferensiasi efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis pidato siswa. KATA KUNCI: berdiferensiasi; keterampilan menulis; model PjBL; pidato persuasif. >  IMPROVING SPEECH TEXT WRITING SKILLS THROUGH PjBL AND DIFFERENTIATED APPROACH   ABSTRACT: This study aims to improve the speech text writing skills of grade VIII E students of SMPN 2 Kuningan using a Project-Based Learning (PjBL) model combined with a differentiated approach. The research is driven by the students' difficulties in developing ideas, organizing arguments, and using effective and persuasive language. The method used is Classroom Action Research (CAR) in two cycles, involving planning, implementation, observation, and reflection. Instruments include observation sheets, field notes, and students' written texts. The results showed a significant improvement in students' writing skills in each cycle. The PjBL model engaged students in meaningful real-life projects, while the differentiated approach addressed individual learning styles, readiness, and interests. The combination of these two strategies was found to be effective in enhancing students' persuasive speech writing abilities. KEYWORDS: differentiated learning; persuasive speech; PjBL model; writing skills.
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI 9 PADA MATERI STRUKTUR DAN KEBAHASAAN KARYA ILMIAH DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN TARL ariyani safitri, ana; Arip Hidayat
Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNIKU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ajpm.v5i1.201

Abstract

ABSTRAK: Pendidikan memiliki peran penting untuk mengembangkan segala potensi yang dimiliki siswa baik secara intelektual, spiritual, dan moral. Namun,siswa masih sering mendapatkan hasil pembelajaran yang rendah, terkhusus pada materi karya ilmiah. Tujuan diadakannya penelitian ini yaitu utuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa melalui model problem based learning dengan pendekatan TaRL. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan siswa sebanyak 37 siswa di kelas XI 9. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi keaktifan, hasil belajar siswa, dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Dalam hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas XI 9 memiliki kekatifan dan hasil belajar yang rendah dengan rata-rata nilai Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus pertama, keaktifan dan hasil belajar siswa masih rendah 64,00. Kemudian diterapkan Kembali siklus dua dengan perbaikan pendalaman materi, barulah terdapat peningkatan yang signifikan dengan hasil rata-rata 82,11. Hal tersebut didukung dengan hasil uji-t yaitu  nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Sehingga dapat disimpulkan, penerapan model PBL dengan pendekatan TaRL dalam upaya meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa terbukti berhasil dan dapat digunakan sebagai referensi dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. KATA KUNCI: Hasil Belajar, Keaktifan Pendidikan, Penilitian Tindakan Kelas, Problem Based Learning, Teaching at The Right Level. >  EFFORTS TO IMPROVE STUDENTS' ACTIVITY AND LEARNING OUTCOMES IN GRADE XI 9 ON THE STRUCTURE AND LANGUAGE MATERIAL OF SCIENTIFIC WORKS USING THE TARL APPROACH   ABSTRACT: Education has an important role to develop all potentials possessed by students both intellectually, spiritually, and morally. However, students still often get low learning outcomes, especially in scientific work material. The purpose of this study is to improve student activity and learning outcomes through the problem based learning model with the TaRL approach. The study was conducted in two cycles with 37 students in class XI 9. Data collection was carried out through observation of activity, student learning outcomes, and documentation of learning activities. The results of the study showed that students in class XI 9 had low activity and learning outcomes with an average value of The results of the study showed that in the first cycle, student activity and learning outcomes were still low at 64.00. Then the second cycle was re-applied with improvements in the depth of the material, only then was there a significant increase with an average result of 82.11. This is supported by the results of the t-test, namely a significance value of 0.000 (p <0.05). So it can be concluded that the application of the PBL model with the TaRL approach in an effort to improve student activity and learning outcomes has proven successful and can be used as a reference in improving student activity and learning outcomes. KEYWORDS: Learning Outcomes, Educational Activeness, Classroom Action Research, Problem Based Learning, Teaching at The Right Level.