cover
Contact Name
Avi Meilawati
Contact Email
avimeilawati@uny.ac.id
Phone
+6285820103395
Journal Mail Official
avimeilawati@uny.ac.id
Editorial Address
Jl. Colombo no 1 Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ikadbudi : Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah
ISSN : 20897537     EISSN : 26858282     DOI : https://doi.org/10.21831/ikadbudi.v13i1
Ikadbudi journal is a journal belonging to the professional organization IKADBUDI (Indonesian cultural lecturer association) which accommodates thoughts and research on language, literature, regional culture and learning.
Articles 142 Documents
Rekonstruksi Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Teks Piwulang pada Mata Pelajaran Bahasa Jawa di SMP di Jawa Tengah Yusro Edy Nugroho; Rahma Ari Widihastuti; Prembayun Miji Lestari
Jurnal IKADBUDI Vol. 15 No. 1 (Special Issue) (2026): Jurnal Ikadbudi : Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Budaya Dae
Publisher : Fakultas Bahasa Seni dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ikadbudi.v15i1 (Special Issue).96949

Abstract

Model pendidikan karakter di sekolah, khususnya di SMP di Jawa Tengah selama ini belum memiliki pola implementasi yang kuat. Melalui pembelajaran teks piwulang pada mata pelajaran Bahasa Jawa ditawarkan konsep model implementasi pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. Penelitian ini akan menyarikan butir-butir penting dalam materi pembelajaran teks piwulang mata pelajaran Bahasa Jawa di SMP di Jawa Tengah. Kajian difokuskan pada materi teks piwulang Serat Wulangreh yang diajarkan di SMP di Jawa Tengah pada mata pelajaran Bahasa Jawa dengan sub pokok bahasan puisi tradisional Jawa dari kelas VII sampai dengan kelas IX. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pembacaan heuristik dan hermeneutik. Hasil penelitian menunjukkan adanya lima elemen inti pada materi teks piwulang yang dapat dijadikan pokok pengajaran pendidikan karakter berbasis teks piwulang Jawa. Yang pertama yaitu rendah hati, kedua kepekaan rasa, ketiga Ala lan becik, adat, waton, tata krama (baik dan buruk seperti apa, aturan, unggah ungguh), keempat hati-hati, kelima bakti.
Aspek Fonestemik Nama Makanan Tradisional Jawa Berbahan Dasar Beras Ketan Alfiah Alfiah; Sunarya Sunarya; Yuli Kurniati Werdiningsih
Jurnal IKADBUDI Vol. 15 No. 1 (Special Issue) (2026): Jurnal Ikadbudi : Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Budaya Dae
Publisher : Fakultas Bahasa Seni dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ikadbudi.v15i1 (Special Issue).96955

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang bentuk ikonik nama makanan tradisional Jawa dari aspek fonstemik. Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa banyak jenis makanan tradisional Jawa yang masih eksis dan produktif, terutama jika dilihat di pasar-pasar tradisional, atau bahkan di swalayan tertentu. Oleh karena itu, penelitian ini akan menguraikan kata-kata nama makanan tradisional Jawa berdasarkan aspek fonstemiknya. Penelitian studi lapangan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis agih dan padan. Teknik agih adalah menganalisis data yang terkait dengan unsur-unsur bahasa secara langsung, misalnya kata-kata dan unsur-unsur pembentuknya yang digunakan sebagai nama makanan tradisional. Teknik padanan untuk menganalisis unsur-unsur bahasa dibandingkan dengan unsur- unsur bahasa asing adalah terkait dengan penggambaran ikon-ikon nama tradisional, terutama karakter dan jenis makanan tradisional Jawa. Hasil penelitian ini akan membuktikan bahwa banyak makanan tradisional Jawa yang terkait dengan proses fonstemik yang disesuaikan dengan karakter jenis makanan tertentu. Kata kunci: fonestemik; makanan tradisional Jawa Abstract This study aims to obtain an overview of the iconic form of the name of traditional Javanese food from the phonestemic aspect. This is based on the fact that many types of traditional Javanese food still exist and are productive, especially when viewed in traditional markets, or even in certain supermarkets. Therefore, this study will describe the words of the names of traditional Javanese foods based on their phonestemic aspects. This field study research uses a qualitative descriptive method with "agih" and "padan" analysis techniques. The agih technique is to analyze data related to language elements directly, for example, words and their constituent elements used as names for traditional foods. The equivalent technique to analyze language elements compared to foreign language elements is related to the depiction of traditional name icons, especially the characters and types of traditional Javanese food. The results of this study will prove that many traditional Javanese foods are related to phonestemic processes that are adapted to the character of certain types of food. Keywords: phonestemic; Javanese traditional food
Motivasi di Balik Bubandung Ingek Pek Mulang: Kajian Karya Efendi Sanusi Bila Fitri Pratama; Siti Nuraini Indriasih; Rahmat Prayogi; Bambang Riyadi
Jurnal IKADBUDI Vol. 14 No. 3 (2025): Jurnal Ikadbudi : Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah
Publisher : Fakultas Bahasa Seni dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ikadbudi.v14i3.79836

Abstract

This research is entitled "The Motivational Meaning Behind Bubandung Ingek Pek Mulang: A Study of Efendi Sanusi's Work". The purpose of this research is to find out the meaning of Bubandung Ingek Pek Mulang. This research uses qualitative literature study. In Effendi Sanusi's book "Remember Where to Return", he shows how linguistic and cultural signs shape motivational meaning. The author creates a symbolic relationship between the signifier and the signified, using markers such as poetry verses that tell the story of the Big Dipper's journey to Lampung Bay and the moral message it conveys. Here, religious and moral messages are the focus. The use of these signs is intended to convey a religious message about how important it is to remember Allah at all times in life, emphasizing moral principles such as obedience, devotion, and responsibility.Penelitian ini berjudul "Makna Motivasi Di Balik Bubandung Ingek Pek Mulang: Kajian Karya Efendi Sanusi". Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna dari Bubandung Ingek Pek Mulang. Penelitian ini menggunakan studi pustaka kualitatif. Dalam buku Effendi Sanusi "Ingat Tempat Kembali", dia menunjukkan bagaimana tanda-tanda linguistik dan kultural membentuk makna motivasi. Penulis menciptakan hubungan simbolis antara penanda dan petanda, menggunakan penanda seperti bait-bait puisi yang menceritakan perjalanan biduk ke Teluk Lampung dan pesan moral yang disampaikan. Di sini, pesan agama dan moral menjadi fokus. Penggunaan tanda-tanda ini dimaksudkan untuk menyampaikan pesan keagamaan tentang betapa pentingnya mengingat Allah setiap saat dalam hidup, menekankan prinsip-prinsip moral seperti kepatuhan, pengabdian, dan tanggung jawab.
Potret Berbagai Problematika Pembelajaran Bahasa Jawa di SMA Wilayah Provinsi Jawa Tengah Astiana Ajeng Rahadini; Nirbito Hanggoro Pribadi
Jurnal IKADBUDI Vol. 14 No. 3 (2025): Jurnal Ikadbudi : Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah
Publisher : Fakultas Bahasa Seni dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ikadbudi.v14i3.84180

Abstract

Learning problems greatly influence the achievement of learning objectives. Teachers need to know what problems occur in the classroom so they can formulate possible solutions so that learning can achieve the goals set in the curriculum. This research aims to identify any problems that occur in learning Javanese. The method used in this research is a qualitative method. Data was obtained by surveys and interviews. Surveys and interviews were conducted with Javanese language teachers and students spread across high schools in Central Java. Data analysis was carried out by grouping problematic points in Javanese language learning experienced by teachers and students. The research results show that the problems of learning Javanese lie in the problems of teachers, students, teaching materials, learning methods, learning media, and infrastructure. All these problems mean that the goals of learning Javanese have not been achieved optimally. The results of this research can be input for stakeholders conducting curriculum evaluation.
Register Konten Kreator Berbahasa Jawa Ling Ling Lieanti: Kajian Sosiolinguistik Ika Nurhidayah; Prembayun Miji Lestari; Nur Fateah Mawardi
Jurnal IKADBUDI Vol. 14 No. 3 (2025): Jurnal Ikadbudi : Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah
Publisher : Fakultas Bahasa Seni dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ikadbudi.v14i3.89078

Abstract

Perkembangan teknologi di era digital yang semakin pesat khususnya media sosial seperti YouTube, Instagram dan TikTok menjadi incaran bagi masyarakat dalam menyampaikan informasi untuk komunikasi bahasa dengan adanya konten kreator. Penelitian ini menganalisis bentuk dan makna register bahasa Jawa dalam konten Ling Ling Lieanti. Penelitian ini berfokus pada peran register bahasa Jawa yang terdapat dalam dialog keseharian konten Ling Ling Lieanti dalam logat khas Semarangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan bentuk register konten kreator berbahasa Jawa Ling Ling Lieanti; (2) mendeskripsikan makna register berbahasa Jawa dalam konten Ling Ling Lieanti yang muncul dalam dialog antar tokoh konten kreator Ling Ling Lieanti. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik untuk mendeskripsikan bentuk dan makna register bahasa Jawa dalam konten berdasarkan cara pandang Kridalaksana. Data pada penelitian berasal dari transkrip lisan pada percakapan konten Ling Ling Lieanti edisi Juni 2024 sampai dengan Mei 2025 yang diunggah di aplikasi YouTube, Instagram serta Tiktok Ling Ling Lieanti. Teknik pengumpulan data yang dilakukan observasi, simak dan catat. Teknik analisis data menggunakan model Miles & Huberman, yang meliputi tahap identifikasi, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian pada konten Ling Ling Lieanti terdapat 109 istilah yang ditemukan berdasarkan bentuk register, yaitu register lingual berupa kata dasar, morfologis, perulangan, abreviasi, register selingkung tertutup, register selingkung terbuka, Register yang diperoleh dari konten kreator berbahasa Jawa Ling Ling Lieanti memiliki makna kontekstual, makna leksikal, makna sosial, makna budaya. Kata Kunci: register, konten kreator, bentuk, makna, sosiolinguistik
Malukat Air Laut Sebagai Pengobatan Holistik dalam Perspektif Usada Bali Putut Dewantha Jenar
Jurnal IKADBUDI Vol. 14 No. 3 (2025): Jurnal Ikadbudi : Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah
Publisher : Fakultas Bahasa Seni dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ikadbudi.v14i3.89508

Abstract

Sistem pengobatan Bali atau Usada Bali merupakan manifestasi kearifan lokal masyarakat Bali dalam bidang kesehatan yang tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai sosial, budaya dan religius. Salah satu pengobatannya yang masih dilakukan masyarakat hingga saat ini adalah malukat menggunakan air laut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap makna dan praktik malukat air laut serta tata cara atau prosesinya di Pantai Mertasari, Sanur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif interpretatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa malukat air laut merupakan manifestasi pengobatan holistik dalam sistem Usada Bali yang mengintegrasikan aspek fisik, mental, dan spiritual. Prosesi malukat air laut memiliki tata cara yang terstruktur dan sarat makna, mulai dari persiapan sarana hingga pelaksanaan ritual yang disertai doa dan afirmasi positif. Keberhasilan malukat bergantung pada ketulusan hati dan kepasrahan diri dalam menjalankan ritual tersebut. Malukat air laut masih eksis dan dilestarikan oleh masyarakat Hindu Bali sebagai metode pengobatan alternatif yang menyelaraskan hubungan antara manusia, alam, dan Tuhan.
Pengembangan Media Pembelajaran Video Stop Motion dalam Cerita Wayang Sang Kumbakarna Anggoro Wimboh Nugroho Wimboh; Nur Hanifah Insani; Didik Supriadi
Jurnal IKADBUDI Vol. 15 No. 2 (2026): Jurnal Ikadbudi : Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah
Publisher : Fakultas Bahasa Seni dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ikadbudi.v15i2.95831

Abstract

Pembelajaran materi cerita wayang “Sang Kumbakarna” di tingkat SMP masih menggunakan metode ceramah dengan buku teks. Keterbatasan media pembelajaran tentunya mengurangi tingkat keefektifan dalam proses pembelajaran. Tujuan dalam penelitian kali ini adalah 1) mengidentifikasi hasil kebutuhan peserta didik dan guru terkait media pembelajaran video stop motion, 2) merancang prototipe media pembelajaran video stop motion, dan 3) menganalisis hasil uji validasi prototipe media pembelajaran oleh para ahli. Dalam penelitian kali ini menggunakan metode penelitian R&D. Subjek penelitian guru dan peserta didik kelas IX SMPN 26 Semarang serta ahli materi dan ahli media. Instrumen penelitian yang digunakan adalah wawancara terhadap guru dan angket terhadap peserta didik, ahli media dan ahli materi. Penelitian ini berhasil mengetahui kebutuhan peserta didik dan guru berupa media Audiovisual Video Stop Motion cerita wayang “Sang Kumbakarna”, pengembangan prototipe media pembelajaran Video Stop Motion cerita wayang “Sang Kumbakarna”, dan hasil uji validasi ahli media dan ahli materi. Berhasil disimpulkan bahwasanya prototipe media pembelajaran Video Stop Motion cerita wayang “ Sang Kumbakarna” sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran.
Prinsip Kesopanan dalam Kumpulan Cerita Pendek Néangan Karya Caraka Muhammad Ghifari Sharih Al-Iman; Nunuy Nurjanah; Hernawan Hernawan
Jurnal IKADBUDI Vol. 15 No. 2 (2026): Jurnal Ikadbudi : Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah
Publisher : Fakultas Bahasa Seni dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ikadbudi.v15i2.96620

Abstract

Penelitian ini didorong oleh fakta bahwa kumpulan cerpen Néangan karya Caraka terdiri dari tuturan yang mencerminkan prinsip-prinsip kesopanan. Kesopanan merupakan sebuah norma yang mengatur manusia mengenai sopan tidaknya sebuah perilaku dari sudut pandang susila, agama dan budaya. Sebuah kesopanan dapat tergambarkan melalui penggunaan bahasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti dan mendeskripsikan tahapan kesopanan, maksim kesopanan, serta tuturan yang mematuhi dan melanggar maksim kesopanan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian ini dikumpulkan menggunakan teknik analisis unsur langsung. Sumber data dalam penelitian ini adalah kumpulan cerpen Néangan karya Caraka. Instrumen yang digunakan adalah kartu data digital. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan bahwa terdapat beberapa tuturan yang menunjukkan tahapan kesopanan, dengan jumlah terbanyak terdapat pada tahapan bahasa loma (225 tuturan). Selain itu, maksim kesopanan yang paling sering ditemukan dalam penelitian ini adalah maksim kebijaksanaan (200 tuturan). tuturan yang mematuhi maksim kesopanan (325 tuturan) merupakan tuturan yang paling sering ditemukan.
Profil Profil Pelajar Pancasila pada Kumpulan Cerpen “Ngantosang Ulungan Bulan” Karya Dewa Ayu Carma Miradayanti I Putu Pande Agus Niarta; I Wayan Gede Wisnu; Ida Bagus Made Ludy Paryatna
Jurnal IKADBUDI Vol. 15 No. 2 (2026): Jurnal Ikadbudi : Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah
Publisher : Fakultas Bahasa Seni dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ikadbudi.v15i2.96710

Abstract

Penelitian ini mengulas tentang nilai Profil Pelajar Pancasila yang terdapat dalam cerpen Ngantosang Ulungan Bulan karya Dewa Ayu Carma Miradayanti. Cerpen Ngantosang Ulungan Bulan sarat dengan nulai-nilai budaya Bali yang masih relevan dengan kehidupan masyarakat. Selain itu terdapat nilai dalam cerpen Ngntosang Ulungan Bulan ini seperti nilai Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berahlak Mulia, Berkebhinekaan Global, Bergotong Royong, Mandiri, dan Bernalar Kritis. Metode tang digunakan dalam penelitian ini adealah deskriptiif kualitatif. Subjek dala penelitian ini jaitu kumpulan cerpen Ngantpsang Ulungan Bulan karya Dewa Ayu Carma Miradayanti. Objek dalam penelitian ini adalah nilai Profil Pelajar Pancasila dalam verpen Ngantosang Ulungan Bulan karya Dewa Ayu Carma Miradayanti. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik baca catat. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan kartu data. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu identifikasi data, reduksi data, klasifikasi data, dan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa cerpen Ngantosang Ulungan Bulan memuat berbagai nilai Profil Pelajar Pancasila diantaranya memuat nilai Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berahlak Mulia, Berkebhinekaan Global, Bergotong Royong, Mandiri, dan Bernalar Kritis.selain itu karya sastra modern seperti cerpen Ngantosang Ulungan Bulan dapat menjadi cerminan untuk menanamkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila, khususnya dalam konteks pendidikan, budaya, dan moral. Kata Kunci: Profil Pelajar Pancasila, Cerpen, Kesusastraan
Register Tanaman Kopi di Wilayah Kecamatan Wonoboyo Kabupaten Temanggung Muhamad Nur Shodiq; Bambang Sulanjari; Yuli Kurniati Werdiningsih
Jurnal IKADBUDI Vol. 15 No. 2 (2026): Jurnal Ikadbudi : Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah
Publisher : Fakultas Bahasa Seni dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ikadbudi.v15i2.97762

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk, makna, dan klasifikasi register tanaman kopi dalam bahasa Jawa yang digunakan oleh petani di Kecamatan Wonoboyo, Kabupaten Temanggung. Wonoboyo merupakan salah satu sentra produksi kopi Robusta di Jawa Tengah yang memiliki tradisi berkebun kopi turun-temurun, sehingga melahirkan khazanah leksikal khas yang belum terdokumentasi secara akademis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan perekaman tutur di lapangan. Analisis dilakukan melalui identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi makna register berdasarkan teori Halliday (1978), Wardhaugh (2006), dan Holmes (2013). Hasil penelitian menemukan 29 istilah register kopi yang diklasifikasikan ke dalam lima bidang: (1) pembibitan dan penanaman (6 istilah), (2) perawatan tanaman (4 istilah), (3) pertumbuhan dan pemanenan (8 istilah), (4) pascapanen dan pengolahan (8 istilah), serta (5) alat dan wadah (3 istilah). Analisis morfologis menunjukkan dominasi proses afiksasi nasal (prefiks N-) sebagai pembentuk verba aktivitas. Ditemukan pula satu leksem serapan bahasa Inggris (rosting < roasting) yang mencerminkan masuknya teknologi modern dalam praktik pertanian kopi. Register ini berfungsi sebagai penanda identitas komunitas tutur, media transmisi pengetahuan lokal (local knowledge), dan wujud pelestarian budaya agraris Jawa.