cover
Contact Name
Muhammad Nizar
Contact Email
muhammad.nizar@serambimekkah.ac.id
Phone
+6285260604262
Journal Mail Official
yaman_gayo@pnl.ac.id
Editorial Address
Universitas Serambi Mekkah, Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Journal Serambi Engineering (JSE)
ISSN : 25283561     EISSN : 25411934     DOI : -
Jurnal ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem turbin angin sebagai alat pengusir hama burung sekaligus sebagai pembangkit listrik alternatif di area persawahan. Penelitian difokuskan pada pemanfaatan energi angin untuk menggerakkan perangkat mekanik penghasil suara (sebagai pengusir burung pipit) serta menghasilkan energi listrik menggunakan generator Nema17 untuk pengisian baterai. Selain itu, penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kecepatan angin, desain blade (panjang dan karakteristiknya), putaran turbin, serta tegangan dan daya listrik yang dihasilkan, guna memperoleh performa optimal dalam kondisi lapangan
Arjuna Subject : -
Articles 1,296 Documents
Analisis Pengaruh Sistem Penilaian Kinerja Terhadap Peningkatan Produktivitas Pegawai di PPSDM Migas Elsa Diah Saputri; Rudi Tjahyono; Dewa Kusuma Wijaya
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber daya manusia merupakan faktor kunci dalam keberhasilan organisasi, namun praktik penilaian kinerja di sektor publik sering belum optimal dan menimbulkan perbedaan persepsi terkait keadilan serta transparansi. Kondisi ini berpotensi memengaruhi motivasi dan produktivitas pegawai. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sistem penilaian kinerja terhadap produktivitas pegawai di PPSDM Migas Cepu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal, terhadap pegawai tetap Unit Kepegawaian PPSDM Migas Cepu yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, korelasi Pearson, dan regresi linear sederhana. Hasil menunjukkan hubungan yang kuat antara penilaian kinerja dan produktivitas (r = 0,672) dengan kontribusi sebesar 45,2% (R² = 0,452) dan nilai signifikansi 0,002 (< 0,05). Persamaan regresi (Y = 10,256 + 0,158X) menunjukkan bahwa peningkatan kualitas penilaian kinerja berdampak positif terhadap produktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem penilaian kinerja yang baik dapat mendukung peningkatan produktivitas pegawai serta menjadi masukan dalam pengembangan sistem evaluasi kinerja.
Konsentrasi dan Distribusi Spasial Arsenik (As) Pada Air Sungai Batang Ombilin, Sawahlunto, Sumatra Barat Ahmad Fauzan; Zulkarnaini Zulkarnaini; Shinta Silvia
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Batang Ombilin di Sawahlunto, Sumatra Barat, menghadapi berbagai antropogenik dari lima jenis penggunaan lahan yang berbeda, termasuk penambangan pasir dan emas ilegal, PLTU, kawasan permukiman, PDAM, dan bekas tambang batu bara. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsentrasi arsenik (As) dan kaitannya dengan parameter fisik air di sepanjang sungai tersebut. Pengambilan sampel dilakukan pada lima titik yang mewakili masing-masing penggunaan lahan, dengan analisis konsentrasi As menggunakan ICP-OES dan pengukuran parameter fisik secara in situ. Hasil menunjukkan bahwa seluruh parameter fisik (pH 8,0 - 8,4; suhu 23,6 - 30,1°C; DO 5,2 - 5,6 mg/L) masih memenuhi baku mutu air Kelas II PP RI No. 22 Tahun 2021. Konsentrasi As berkisar antara 0,0053 - 0,0745 mg/L, di mana hanya lokasi penambangan pasir dan emas yang melampaui ambang batas 0,05 mg/L akibat oksidasi melalui mekanisme drainase asam tambang. Analisis korelasi Pearson menunjukkan pH memiliki korelasi terkuat terhadap distribusi spasial As (r = -0,7314), yang diikuti korelasi positif dengan kekuatan sedang dengan DO (r = 0,5144) dan korelasi positif lemah dengan suhu (r = 0,3569) yang mungkin disebabkan oleh jumlah sampel yang terbatas (n = 5). Penambangan pasir dan emas ilegal teridentifikasi sebagai sumber pencemaran As paling kritis dan memerlukan pemantauan serta penanganan yang lebih sistematis.
Treatment of Fish Processing Wastewater using the Multi Soil Layering Method Maulidah Syakiroh; Rizka Novembrianto
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The wastewater generated by fish-processing industries in Lamongan Regency contains TSS, BOD₅ and COD concentrations that exceed the quality standards specified in East Java Provincial Regulation No. 72/2013. The media in the Multi Soil Layering method consist of a mixture of soil and charcoal, along with a permeable layer. This research aims to analyze the effectiveness of MSL method with variations in soil type, Hydraulic Loading Rate, and sampling time. The results indicate that red soil is the most effective in removing TSS 89,26%, while andosol soil is more efficient in reducing BOD₅ 42,86% and COD 68,33%. The physical, chemical, and mineral properties of each soil type significantly influence pollutant removal performance. Pollutant removal at an HLR of 0,2 m3/m².hour was more optimal compared to 0,4 m3/m².hour, as the lower HLR allows longer contact time between the wastewater and the media in the reactor. Sampling at the 7-hour mark yields optimal efficiency, indicating that the media had not yet reached saturation.
Pengaruh Variasi Wadah Penyimpanan dan Kondisi Lingkungan Terhadap Ketahanan dan Hasil Pengujian Sampel Nickel Ore menggunakan XRF Sri Anriana; Irham Pratama
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh jenis wadah penyimpanan dan kondisi lingkungan terhadap kestabilan sampel bijih nikel serta hasil analisis XRF. Variasi wadah yang digunakan meliputi plastik dan botol kaca, sedangkan kondisi penyimpanan terdiri atas suhu ruang dan luar ruangan selama 0–14 hari. Parameter yang diamati meliputi kadar Ni, Fe, MgO, dan SiO₂. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar Ni dan MgO cenderung menurun, sedangkan Fe dan SiO₂ meningkat seiring bertambahnya waktu penyimpanan. Perubahan komposisi paling besar terjadi pada sampel yang disimpan di luar ruangan akibat suhu yang lebih tinggi dan fluktuatif, yang mempercepat proses oksidasi dan perubahan kadar air. Penyimpanan pada suhu ruang menunjukkan kestabilan yang lebih baik, sementara penggunaan botol kaca menghasilkan perubahan komposisi yang lebih kecil dibandingkan wadah plastik karena sifatnya yang lebih inert. Nilai Relative Standard Deviation (%RSD) pada sampel suhu ruang umumnya berada di bawah 1%, sedangkan sampel luar ruangan menunjukkan variasi yang lebih besar, terutama pada Pellet Plastik Luar Ruang (PPLR). Berdasarkan hasil tersebut, masa simpan (shelf-life) optimal sampel ditetapkan hingga 3 hari untuk penyimpanan luar ruangan dan hingga 7 hari untuk penyimpanan pada suhu ruang. Penggunaan botol kaca dan penyimpanan pada suhu ruang direkomendasikan untuk mempertahankan kestabilan sampel serta meningkatkan akurasi dan presisi hasil analisis XRF.
Respon Kadar NPK dan C-Organik Pupuk Organik Cair terhadap Variasi Komposisi Daun Mangga, Pelepah Pisang, dan Lama Fermentasi dengan Bioaktivator EM4 Adam Rayhansyah; Abimanyu Liswoyo; Caecilia Pujiastuti; Lilik Suprianti
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris yang memiliki kebutuhan pupuk tinggi, namun produksi pupuk dalam negeri belum mampu memenuhi kebutuhan tersebut sehingga diperlukan alternatif pupuk organik. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh waktu fermentasi dan perbandingan bahan terhadap kandungan unsur hara pupuk organik cair (POC) berbahan daun mangga dan pelepah pisang menggunakan bioaktivator Effective Microorganisms 4 (EM4). Proses fermentasi dilakukan secara anaerob dengan variasi perbandingan pelepah pisang (1:0, 1:1, 0:1) serta variasi waktu fermentasi (8, 12, 16 hari). Parameter yang dianalisis meliputi kadar C-Organik, Nitrogen (N), Fosfat (P₂O₅), Kalium (K₂O), dan rasio C/N menggunakan metode spektrofotometri, Kjeldahl, dan AAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum diperoleh pada hari ke-12 dengan perbandingan bahan 0:1 (pelepah pisang : daun mangga), menghasilkan kadar C-Organik sebesar 13,718%, Nitrogen sebesar 1,247%, Fosfat sebesar 1,739%, Kalium sebesar 2,511%, dan rasio C/N sebesar 11,0008. Perlakuan tersebut telah memenuhi standar mutu pupuk organik cair berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian (PERMENTAN) 2011. Penggunaan daun mangga dalam proporsi lebih tinggi terbukti menghasilkan kandungan unsur hara makro yang lebih tinggi dibandingkan pelepah pisang, karena daun mangga memiliki kandungan nitrogen dan mineral yang lebih tinggi serta struktur jaringan yang lebih mudah terdekomposisi.
Analisis Postur Kerja Operator Mesin CNC Milling Dengan Metode REBA (Studi Kasus: CV. Mitra Engineering Santosa) Thifaldi Abid Alghifari Syah; Herwin Suprijono
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan muskuloskeletal (Musculoskeletal Disorders/MSDs) menjadi salah satu permasalahan ergonomi yang sering terjadi pada pekerja di sektor industri manufaktur, termasuk operator mesin CNC Milling yang sebagian besar aktivitas kerjanya dilakukan dengan postur berdiri. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap risiko postur kerja operator mesin CNC Milling di CV. Mitra Engineering Santosa (MIENSA) dengan menerapkan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA). Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasional cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi secara langsung, dokumentasi aktivitas kerja, pengukuran sudut postur tubuh menggunakan software AutoCAD, serta wawancara dengan operator. Berdasarkan hasil analisis diperoleh skor REBA sebesar 4 yang termasuk dalam kategori risiko sedang sehingga diperlukan upaya perbaikan ergonomi. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa operator mengalami keluhan berupa ketidaknyamanan serta nyeri pada bagian kaki yang diduga berhubungan dengan dominasi postur berdiri selama melakukan aktivitas kerja. Usulan perbaikan yang diberikan meliputi penyediaan kursi ergonomis yang digunakan pada saat proses pengawasan permesinan, penerapan sistem job rotation, serta pemberian waktu istirahat aktif. Dari beberapa alternatif tersebut, penyediaan kursi ergonomis dipilih sebagai solusi yang paling efektif dan efisien karena mampu memberikan variasi posisi kerja antara duduk dan berdiri tanpa menghambat aktivitas produksi.
Developing a Customized Indoor Air Quality Control Parameters for a Precision Machining Lab (Case Study: FabLab at President University) Keisha Fawwaaz; Yosef Barita Sar Manik
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The indoor air quality (IAQ) issues in engineering educational laboratories arise from high equipment usage, material handling, and continuous student presence. Equipment and processes at engineering laboratories have the potential in generating pollutants that may threaten health and safety and therefore, continuous monitoring and evaluation is essential. This study developed a customized framework for indoor air quality (IAQ) management for the engineering laboratories at President University focusing on Precision Laboratory comprising machining, CNC operations, and concrete 3d printing. Two national regulations, Permenkes No. 2/2023 and Permenaker No. 5/2018, were evaluated and mapped with the associated risks arising from relevant laboratory activities, and strictness of threshold limits to ensure comprehensive and protective assessment. As a result, ten key IAQ parameters were identified: temperature, relative humidity, air velocity, noise level, PM2.5, PM10, TSP, carbon dioxide (CO₂), carbon monoxide (CO), and volatile organic compounds (VOC) as critical parameters for digital manufacturing lab. These parameters represent thermal comfort, biological, physical, and chemical hazards from overall laboratory processes and human occupancy. The systematic IAQ parameter framework developed from this study serves as a benchmark for educational engineering laboratories nationwide in operationalizing the compatibility with Indonesian engineering higher education accreditation requirements.
Penilaian Kondisi Jalan Nasional di Provinsi Bengkulu Dengan Metode International Roughness Index dan Pavement  Condition Index Ruas Betungan - Padang Serai Riski Wahyudi; Kuni Saadati; Januari Yanto
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bengkulu Outer Ring Road (BORR) merupakan jalan lingkar luar yang mengelilingi pusat Kota Bengkulu untuk mengalihkan arus lalu lintas dan memperlancar distribusi logistik. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Bengkulu mengelola sejumlah ruas jalan nasional di Kota Bengkulu, salah satunya Ruas Betungan–Padang Serai. Ruas ini merupakan bagian dari BORR yang menjadi akses utama kendaraan menuju Pelabuhan Pulau Baai. Sebagai jalur utama menuju pelabuhan, ruas Betungan–Padang Serai berperan penting dalam mendukung aksesibilitas dan pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, kerusakan pada ruas ini dapat mengganggu kelancaran distribusi logistik serta akses ke dan dari Pelabuhan Pulau Baai. Penilaian kondisi jalan dilakukan dengan dua metode yaitu International Roughness Index (IRI) dan Pavement Conditional Index (PCI). Alat yang digunakan untuk survei IRI yaitu alat kelas II berupa Irimeter II yang dikalibrasi dengan alat kelas I (Walking Profilometer Gapman). Hasil penelitian kondisi jalan menunjukkan pada metode IRI 21,8% Kondisi Baik, 72,7% Kondisi Sedang, 21,8% Rusak Ringan dan tidak ditemukan Rusak Berat. Pada Metode PCI menunjukkan 61,7% Kondisi Baik, 36,4% Kondisi Sedang, 1,8% Rusak Ringan dan juga tidak ditemukan Rusak Berat. Dengan adanya gambaran atau pengukuran dari kondisi perkerasan jalan Ruas Betungan – padang Serai tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman untuk penanganan kerusakan jalan pada ruas tersebut.
Analysis of Defects Dominant Incoming Material Using Pareto Diagram and Root Cause Analysis in the Incoming Quality Control section of PT. X Jonathan Christian Nehemiah; Rizki Achmad Darajatun; Naufal Rabbani Sumitra
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Incoming material quality is a critical factor affecting production continuity and final product quality. Nonconforming materials may increase rejection rates, raise production costs, and reduce operational efficiency. This study aims to identify the quality condition of incoming materials, determine the dominant defect type, and analyze the factors contributing to the occurrence of dominant defects in the Incoming Quality Control (IQC) department of PT. X. A quantitative descriptive approach was employed using NG Rate analysis, Pareto Analysis, and Root Cause Analysis (RCA) supported by a Fishbone Diagram. The research data were obtained from the Daily IQC Performance Report and Summary IPRR & IQC Claim Report for January 2026. The results revealed that Vendor MT recorded the highest rejection frequency and NG Rate. Pareto Analysis identified flash defects as the dominant defect category, contributing 26.43% of total defects, while the six most frequent defect types accounted for 80.07% of all incoming material nonconformities. Furthermore, RCA results indicated that flash defects were potentially influenced by material, machine, method, and human factors. The findings demonstrate that the integration of Pareto Analysis and RCA effectively supports the identification of critical quality problems and their potential causes, thereby enhancing quality control effectiveness and supplier performance evaluation.
Pengaruh Penambahan Biochar Terhadap Kinerja Beton Self Compacting Concrete Muh. Jabir M
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biochar digunakan sebagai bahan tambah dalam campuran beton dengan variasi 0%, 5%, 10%, dan 20% terhadap agregat halus. Penelitian dilakukan di Laboratorium Struktur dan Bahan Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Parepare menggunakan benda uji silinder berukuran 15 cm × 30 cm. Pengujian meliputi slump test, kuat tekan pada umur 7, 14, dan 28 hari, serta absorpsi air berdasarkan SNI 03-2914-1992. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan biochar memengaruhi sifat beton SCC. Nilai slump menurun dari 86,7 mm pada beton normal menjadi 81,7 mm, 78,3 mm, dan 75 mm pada variasi biochar 5%, 10%, dan 20%. Kuat tekan beton umur 28 hari juga mengalami penurunan dari 21,703 MPa menjadi 18,495 MPa, 17,929 MPa, dan 13,399 MPa. Sebaliknya, nilai absorpsi air meningkat dari 1,04% pada beton normal menjadi 1,23%, 1,44%, dan 1,79%. Dengan demikian, penambahan biochar cenderung menurunkan workability dan kuat tekan beton SCC, tetapi meningkatkan absorpsi air beton.