cover
Contact Name
Hasan Nadir Giawa
Contact Email
giawanadir86@gmail.com
Phone
+6285319989499
Journal Mail Official
giawanadir86@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pelepah Kuning III Blok WE 2 No.4 G-K, RW.5, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14250
Location
Kota adm. jakarta utara,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Teologi Rahmat
ISSN : -     EISSN : 26850842     DOI : -
Jurnal Teologi Rahmat adalah wadah untuk mempublikasikan hasil penelitian di bidang teologi secara online dan cetak, dengan nomor ISSN 2685-0842 (online) dan 2088-9941 (print), yang diterbitkan dan dikelola oleh Program Studi Magister Teologi Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel, Jakarta. Focus dan Scope penelitian Jurnal Teologi Rahmat adalah: Teologi Biblikal Teologi Sistematika Teologi Praktika Jurnal Teologi Rahmat menerima artikel dari dosen dan para praktisi teologi yang ahli di bidangnya, dari segala institusi teologi yang ada, baik dari dalam maupun luar negeri. Artikel yang telah memenuhi persyaratan akan dinilai kelayakannya oleh reviewer yang ahli di bidangnya melalui proses double blind-review.
Articles 78 Documents
KETELADANAN PELAYANAN DALAM PERSPEKTIF PERJANJIAN BARU Tarigan, Pating
Jurnal Teologi Rahmat Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal Teologi Rahmat
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keteladanan mempunyai pengaruh besar dalam pelayanan seseorang dan bahkan gereja secara umum. Keteladanan akan selalu berhubungan dengan cerminan atas siapa yang dijadikan teladan. Oleh karenanya, kesadaran dia meniru siapa dan akan ditiru oleh siapa menjadi suatu hal yang penting dalam pelayanan gereja. Sumber keteladanan seorang pelayan Tuan adalah Yesus Kristus dan yang kemudian diturunkan kepada murid-muridnya dan yang bisa ditiru melalui apa yang mejadi kesaksian mereka yang ditulis dalam Alkitab. Hal itu menjadi dasar dalam menggali bagaimana memberikan teladan dalam pelayanan. Menurut Paulus ada lima hal dasar yang penting untuk diperhatikan dalam keteladanan pelayan Tuhan yaitu perkataan, tingkah laku, kasih, kesetiaan dan kesucian. Ketika semua aspek itu dapat hidup dalam kehidupan pelayanan, maka hal ini akan membuat pelayanan itu sendiri berhasil yaitu Injil bisa diberitakan kepada lebih banyak lagi orang.
PENDIDIKAN KELUARGA KRISTEN MENURUT ALKITAB DAN PENERAPANNYA DALAM KELUARGA KRISTEN MASA KINI Pangumbahas, Otniel
Jurnal Teologi Rahmat Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal Teologi Rahmat
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap orangtua bertanggungjawab atas generasinya masing-masing. Orangtua yang takut akan Tuhan harus memiliki prinsip hidup bahwa generasinya harus tangguh dan jauh lebih baik dalam segala hal daripada mereka. Membangun generasi tangguh pada hari-hari akhir jaman ini membutuhkan kedewasaan penuh. Doa, komunikasi, kesabaran, pengertian dan pengorbanan adalah harga yang harus dibayarkan dalam pendewasaan seseorang. Keteladanan hidup secara menyeluruh, menyiapkan anak-anak, dan mengawal mereka hingga sampai pada tujuan; berkenan dan menyenangkan hati Tuhan. Tidak dapat dipungkiri, tugas orangtua menjadi semakin rumit ketika harus berhadapan dengan kehidupan jaman akhir. Penulis ingin menyelidiki dan menemukan kebenaran dari Alkitab tentang bagaimanakah menerapkan Pendidikan Kristen yang ideal agar anak-anak Kristen dibekali bukan hanya dengan pendidikan kognitif umum berdasarkan standar dunia melainkan juga dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan-keterampilan rohani agar dapat menjalankan kehidupan masa depan mereka dengan iman yang teguh kepada Tuhan, bertahan sampai kesudahan dan menyelesaikan pertandingan iman dengan baik. Penelitian ini bersifat kualitatif karena melakukan penyelidikan Alkitab, Penulis melakukan penyelidikan terhadap kebenaran Alkitab sebagai satu-satunya sumber utama khususnya Alkitab secara komprehensif dengan menggunakan ilmu-ilmu yang telah penulis pelajari selama kuliah seperti; Pengantar Perjanjian Baru, Hermeneutika, Pendidikan Kristen, Pengantar bahasa Yunani dan lain sebagainya. Hasil penelitian yang diperoleh memahami peran mereka sebagai penanggung jawab utama penyampaian Pendidikan Kristen kepada anak-anak mereka dan mereka menyadari akan pentingnya meningkatkan serta mengembangkan diri terkait tugas dan peran yang mulia itu. Namun demikian penerapan dari pemahaman responden tersebut tidak tercermin dalam rutinitas kehidupan sehari-hari orangtua sebagai responden bersama anak-anaknya untuk memberikan Pendidikan Kristen. Ditambah lagi dengan minimnya intensitas keberadaan kedua orangtua bersama anak-anak sehari-hari oleh karena kesibukan bekerja dan tuntutan ekonomi jaman sekarang dimana ibu pun juga terpaksa harus bekerja. Waktu yang terbatas digunakan bersama anak-anak di dunia ini sangat beresiko membawa para orangtua dalam rutinitas yang tampaknya baik namun tidak memberikan dampak apapun bagi pondasi kehidupan Kristen anak-anak mereka.
Peranan Penggunaan Metode Mengajar Diskusi Dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Yang Efektif Di Sekolah Dasar Kristen Nasional Anglo di Jakarta M.J. Budianto, Johanes
Jurnal Teologi Rahmat Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Teologi Rahmat
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneliti menjelaskan tentang peranan penggunan Metode Menajar diskusi dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) yang efektif di Sekolah Dasar. Guru pendidikan Agama Kristen harus aktif dalam poses belajar dan mengajar di sekolah, salah satu bentuk agar belajar mengajar di sekolah aktif adalah dengan megunakan metode diskusi. Metode yang di gunakan oleh penulis dalam karya ilmiah ini adalah metode dengan pendekatan kualitatif. Penulis melakukan penelitian di Sekolah SD, Kristen Nasonal Anglo di Jakarta dengan melakukan wawancara dan penelitian hasil dari penelitian pertanyaan untuk wawancara dan hasil wawan cara tersebut sebagai hasil penelitian. Dengan demikian penulis mendapat jawaban bahwa Metode diskusi yang efektif dalam pembelajaran pendidikan agama kriten (PAK) sangat penting untuk meningkatkan mutu belajar anak didik ,melalui metode di anak didik dapat memecahkan masalah dengan bersama-sama. Penulis menemukan bahwa masih banyak guru agama menajar dengan cara ceramah di depan kelas akirnya anak didik bosan dan jenuh.
Implikasi Revolusi Mental di Dunia Pendidikan Indonesia: Mendidik Para (Calon) Pendidik Ambarwati, Lucy
Jurnal Teologi Rahmat Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Teologi Rahmat
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan suatu aktivitas fundamental dan eksistensial untuk memanusiakan manusia (muda). Dalam aktivitas tersebut, pendidik memainkan peranan penting. Mereka dituntut untuk mengabdi secara loyal, penuh cinta dan dedikasi. Akan tetapi, dalam kenyataannya, para pendidik justru mendidik tanpa dasar cinta dan dedikasi untuk memanusiakan manusia (muda), melainkan justru didorong oleh motif material demi merengkuh keuntungan pribadi. Penulis menegaskan bahwa profit bukanlah motif pendidikan yang esensial. Pendidik yang mengutamakan orientasi profit adalah pendidik yang mengingkari hakikat profesinya. Dalam kondisi semacam ini, harus ada revolusi mental agar aktivitas pendidikan kembali berada pada jalur yang benar karena para pendidiknya sungguh berdedikasi.
Peranan Guru Pendidikan Agama Kristen Terhadap Pembentukan Karakter Siswa Dewanto, Yogi
Jurnal Teologi Rahmat Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Teologi Rahmat
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru penting sekali dalam membentuk karakter siswa, keberhasilan seorang guru adalah jika siswanya memiliki karakter yang baik, dimana sikap dan tindakannya sesuai dengan kehendak Tuhan. Dalam hal ini guru Pendidikan Agama Kristen selain mengajar ia juga mendidik dan membentuk karakter siswa menjadi lebih baik. Menurut Doni Koesoema A. dalam bukunya Pendidikan Karakter Di Zaman Keblinger mengatakan bahwa Guru menjadi teman, sahabat, pengajar, rekan kerja, pendamping, orang tua, dan semua kemampuan individu yang memungkinkan proses belajar di sekolah berjalan dengan baik di dalam kelas. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, dimana responden diwawancarai secara langsung dan di observasi, sampai menemukan jawaban yang diinginkan. Kegiatan mendidik berkaitan dengan eksistensi keseluruhan individu dalam relasinya dengan orang lain dan lingkungannya. Untuk itu, kegiatan mendidik tidak dapat dibatasi oleh kegiatan didalam kelas. Mendidik bisa terjadi dan dilakukan dimana saja, bahkan ketika guru bertemu dan berjumpa dengan para siswa ketika mereka belanja di pasar, bertemu di pemberhentian bus, makan direstoran.
Strategi Pembelajaran Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Halawa, Operahmat
Jurnal Teologi Rahmat Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Teologi Rahmat
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneliti menjelaskan tentang Strategi Pembelajaran Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. Guru Pendidikan Agama Kristen memegang peranan yangsangat penting dalam menciptakan suasana pembelajaran yang baik untuk dapat memotivasi siswa dalam belajar. Guru Pendidikan Agama Kristen dapat meningkatkan motivasi belajarsiswa dengan menggunakan strategi pembelajaranyang beragam atau bervariasi. Metode yang dipakai oleh penulis dalam karya ilmiah ini adalah metode kualitatif. Penulis melakukan penelitian di SDS Tunas Gading Jakarta Utara dengan sampel satu orang guru kepala sekolah, satu orang guru Pendidikan Agama Kristen, dan empat orang siswa dan melakukan wawancara, jawaban darihasil wawancara tersebut merupakan hasil penelitian. Dengan demikian penulis mendapat jawaban bahwa strategi pembelajaran guru pendidikan agama kristen sangat penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Namun penulis menemukan bahwa guru Pendidikan Agama Kristen di SDS Tunas Gading JakartaUtara masih ada kendala dalam penggunaan strategi pembelajarn, hal itulah yangmembuat kurang meningkatnya motivasi siswa dalam belajar.
Kedaulatan Allah Dalam Misi-Nya Situmorang, Kosmartua; Marulitua, Daulat
Jurnal Teologi Rahmat Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Teologi Rahmat
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedaulatan Allah adalah keniscayaan, bahkan ketika ada orang yang tidak percaya kepada-Nya. Dia memliki segala sesuatu dan berdaulat untuk menyatakan kehendak-Nya kepada seluruh ciptaan-Nya. Namun demikian bagaimana menghubungkan sifat Allah ini dengan misi bagi gereja-Nya. Untuk menjelaskan hal ini, maka penulis melakukan penelitian kualitatif dengan cara menelusuri literatur yang membahas dan mendiskusikan baik berkaitan dengan kedaulatan Allah dan juga Misi, kemudian setelah itu menghubungkan kedua hal itu. Allah berdaulat untuk membuat rencana misi penyelamatan dan juga menetapkan manusia untuk melaksanakan misi-Nya ini. Gereja harusnya peka dengan apa yang menjadi kehendakNya ini dan secara taat sepenuhnya mengerjakan misi-Nya yaitu memberitakan Injil-Nya.
IMPLIKASI REVOLUSI MENTAL DI DUNIA PENDIDIKAN INDONESIA : MENDIDIK PARA (CALON) PENDIDIK Ambarwati, Lucy
Jurnal Teologi Rahmat Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Teologi Rahmat
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan suatu aktivitas fundamental dan eksistensial untuk memanusiakan manusia (muda). Dalam aktivitas tersebut, pendidik memainkan peranan penting. Mereka dituntut untuk mengabdi secara loyal, penuh cinta dan dedikasi. Akan tetapi, dalam kenyataannya, para pendidik justru mendidik tanpa dasar cinta dan dedikasi untuk memanusiakan manusia (muda), melainkan justru didorong oleh motif material demi merengkuh keuntungan pribadi. Penulis menegaskan bahwa profit bukanlah motif pendidikan yang esensial. Pendidik yang mengutamakan orientasi profit adalah pendidik yang mengingkari hakikat profesinya. Dalam kondisi semacam ini, harus ada revolusi mental agar aktivitas pendidikan kembali berada pada jalur yang benar karena para pendidiknya sungguh berdedikasi.
PERANAN KREATIFITAS GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN MELALUI NYANYIAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SEKOLAH DASAR Harefa, Eden Ester; Zega, Timotius Aprieli; Waty, Lina; Hutasoit, Gamaliel
Jurnal Teologi Rahmat Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Teologi Rahmat
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Pendidikan agama Kristen di Sekolah terkadang sangat membosankan karena cara mengajar guru yang monoton sehingga membuat motivasi belajar siswa menurun, oleh karena itu sangat dibutuhkan kreatifitas guru dalam memberikan suasana menyenangkan dalam kegiatan pembelajaran di kelas, salah satu caranya adalah membuat media pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan seperti aktivitas musikal, nyanyian yang diharapkan dapat menjadi salah satu media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa yang pada akhirnya akan mempengaruhi prestasi belajar dalam kelas agama kristen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan kreatifitas guru pendidikan agama kristen melalui nyanyian sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasi dan studi kepustakaan. Hasil yang diperoleh adalah: nyanyian yang digunakan oleh guru Pendidikan Agama Kristen menjadi media pembelajaran sangat memudahkan siswa memahami pembelajaran yang sedang diajarkan. Dalam kegiatan awal pembelajaran mampu memberikan semangat bagi siswa, pada pertengahan nyanyian dapat digunakan sebagai sumber belajar, dan di akhir pembelajaran siswa mendapatkan penguatan tentang materi yang mereka pelajari. Dengan demikian, kreatifitas guru pendidikan agama kristen sangatlah berperan dalam menciptakan media pembelajaran yang efektif, kreatif dan menyenangkan.
PENGEMBANGAN KREAVITAS MENGAJAR GURU SEKOLAH MINGGU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR ALKITAB DI KELAS SEKOLAH MINGGU Ariani, Erry; Balisosa, Siska; Rumpa, Nurhayati Ruth; Harefa, Yasni Putri Sari
Jurnal Teologi Rahmat Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Teologi Rahmat
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru Sekolah Minggu seharusnya memiliki banyak kreativitas dalam mengajar dan meningkatkan motivasi belajar Alkitab anak-anak sekolah minggu di kelasnya. Dalam memberitakan Firman Tuhan, seorang guru sekolah minggu dituntut untuk mempunyai banyak tekhnik menarik yang bervariasi saat menyampaikan cerita-cerita Alkitab sehingga menarik minat anak-anak sekolah minggu. Oleh karena itu kajian tentang pengembangan kreativitas seorang guru Sekolah Minggu dalam meningkatkan motivasi anak-anak sekolah minggu dalam belajar Alkitab sangat diperlukan. Tujuan dari penulisan ini untuk mendorong guru Sekolah Minggu supaya tidak putus asa mengusahakan adanya cara-cara kreatif supaya motivasi anak Sekoah Minggu meningkat dalam belajar Alkitab. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif yang menjelaskan dan menggambarkan tentang pengembangan kreativitas mengajar seorang guru sekolah minggu dalam meningkatkan motivasi belajar Alkitab berdasarkan sumber yang berkaitan, dihubungkan dengan pengamatan dan pengalaman penulis selama menjadi guru Sekolah Minggu dan mentor guru Sekolah Minggu. Hasil penelitian ialah para guru Sekolah Minggu harus selalu berusaha mengembangkan kreavtivitasnya dalam mengajar anak-anak sekolah minggu di kelasnya untuk meningkatkan motivasi anak-anak Sekolah Minggu dalam belajar Alkitab. Pengembangan yang dapat dilakukan oleh seorang guru sekolah minggu antara lain ialah membuat suasana belajar Alkitab yang menyenangkan, memilih metode pembelajaran Alkitab yang tepat, memberikan hadiah atas keberhasilan anak, termasuk memberikan pujian pada waktu yang tepat.