cover
Contact Name
Muhamammad Ikhlash
Contact Email
midpublisher@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ikhlash@polibatam.ac.id
Editorial Address
Batam, Kepulauan Riau, Indonesia
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Educational Studies and Research Journal
ISSN : -     EISSN : 30319013     DOI : -
Core Subject :
Educational Studies and Research Journal (ESRJ) is a reputable and scholarly peer-reviewed publication that aims to advance knowledge and understanding in the field of education. ESRJ provides a platform for researchers, educators, policymakers, and practitioners to disseminate their original research, theoretical insights, and innovative practices. The journal covers a wide range of topics within the field of education, including curriculum development, educational psychology, teacher education, educational technology, and inclusive education, among others. By fostering the exchange of diverse ideas and evidence-based research, ESRJ seeks to contribute to the improvement of educational practices and policies, ultimately enhancing the quality of education and fostering positive educational outcomes. With a commitment to academic excellence and ethical publishing standards, ESRJ follows a rigorous peer-review process to ensure the high quality and validity of the published articles. The journal embraces interdisciplinary perspectives and encourages the exploration of novel approaches to address the challenges and opportunities in the ever-evolving educational landscape. By promoting open access to its published content, ESRJ facilitates the global dissemination of knowledge, enabling researchers and educators worldwide to access and benefit from the latest advancements in the field of education. Through its dedication to scholarly inquiry and innovative ideas, the Educational Studies and Research Journal continues to be an influential resource for the advancement of educational research and practices, making a significant impact on the field and the broader educational community.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 74 Documents
Uncovering the Factors that Caused the Decline in the Civil Liberties Space on the Quality of Democracy in 2021 Said Ariyan; Elsa Agustin
Educational Studies and Research Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Educational Studies and Research Journal
Publisher : MID Publisher International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/cpqge378

Abstract

The Democracy Index, compiled by the Economist Intelligence Unit (EIU), has been measuring democratic conditions across 167 countries since 2006. In 2021, Indonesia received a composite score of 6.71, placing it at rank 52 in the 'flawed democracy' category. While the electoral process and pluralism indicator scored 9.17, civil liberties remained notably low at 6.18. This study aims to identify the factors contributing to the decline in civil liberties space and its impact on the quality of democracy in Indonesia in 2021. Employing a qualitative approach through literature study, participatory observation, and interviews with political elites, academics, and civil society representatives, this research analyzes civil liberties across four dimensions: freedom of assembly and association, freedom of opinion, freedom of belief, and freedom from discrimination. The findings reveal that the decline in civil liberties is driven by restrictive regulations such as the CSO Law and the ITE Law, excessive use of force against protesters, criminalization of public expression, persistent religious intolerance, and inadequate enforcement of anti-discrimination laws. The study concludes that strengthening civil liberties requires comprehensive legal reform, enhanced human rights education for law enforcement, and genuine government commitment to protecting fundamental freedoms as pillars of democratic governance.
Implementasi Pembelajaran Berbasis Pabrik dan Kemitraan Industri sebagai Upaya Penguatan Kesiapan Kerja Lulusan SMKN 1 Kuala Kurun Nopritinoadi Nopritinoadi; Novianita Rulandari
Educational Studies and Research Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Educational Studies and Research Journal
Publisher : MID Publisher International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/k0t8sj97

Abstract

Secara nasional, lulusan SMK menyumbang sekitar 22,3% dari total pengangguran di Indonesia pada tahun 2025 atau sekitar 1,64 juta orang dari 7,35 juta penganggur. Ini menunjukkan pembelajaran di SMK masih kurang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, sehingga diperlukan upaya peningkatan mutu. Model teaching factory merupakan salah satu solusi untuk menyiapkan peserta didik agar memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia industri. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pembelajaran berbasis pabrik dan kemitraan industri sebagai upaya penguatan kesiapan kerja lulusan SMKN 1 Kuala Kurun. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis pabrik mampu mengintegrasikan kompetensi teknis, sikap kerja, dan budaya industri dalam proses belajar. Kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri memberikan pengalaman nyata kepada siswa melalui praktik kerja, pemagangan, serta penyelarasan kurikulum. Implementasi ini berdampak pada meningkatnya kesiapan kerja, keterampilan praktis, dan kepercayaan diri lulusan.
Pengaruh Literasi Digital, Pembelajaran Matematika, dan Manajemen Berbasis Data terhadap Internalisasi Nilai-Nilai Qurani di Sekolah SMP Tanpa Gawai Utsmani Abdulbari; Wirayudha Fauzan Maulana; Adimas Rois Adnan; Karina Putri
Educational Studies and Research Journal Vol. 3 No. 2 (2026): Educational Studies and Research Journal
Publisher : MID Publisher International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/p2kjs851

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital, pembelajaran matematika, dan manajemen berbasis data terhadap internalisasi nilai-nilai Qurani pada siswa sekolah menengah pertama yang menerapkan kebijakan tanpa gawai. Fokus utama penelitian adalah melihat bagaimana ketiga aspek tersebut dapat berkontribusi dalam membentuk karakter siswa yang berlandaskan nilai-nilai Qurani di tengah keterbatasan penggunaan perangkat digital di lingkungan sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain survei. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 165 siswa di SMPS Hangtuah 6 Jonggol, Kabupaten Bogor. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 1–5 yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak statistik untuk mengetahui pengaruh simultan maupun parsial dari masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital, pembelajaran matematika, dan manajemen berbasis data secara simultan berpengaruh signifikan terhadap internalisasi nilai-nilai Qurani siswa. Secara parsial, ketiga variabel tersebut juga memberikan kontribusi positif terhadap penguatan karakter siswa, khususnya dalam aspek kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran, dan ketekunan belajar. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan nilai-nilai Qurani tidak harus bergantung pada penggunaan gawai, tetapi dapat dioptimalkan melalui strategi pembelajaran yang terarah dan pengelolaan data pendidikan yang sistematis. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan praktis bagi sekolah dalam merancang model pembelajaran yang mengintegrasikan literasi digital, penguatan akademik, dan manajemen berbasis data untuk mendukung pembentukan karakter siswa secara berkelanjutan.
Implementasi Good Corporate Governance dan Implikasinya terhadap Kinerja Perusahaan: Studi Kasus PT Indofarma Tbk Priyanti Ririn; Agashi Arumdapta; Ii Ruiyati; Dita Aulia; Mastassya Eka Aprilia
Educational Studies and Research Journal Vol. 3 No. 2 (2026): Educational Studies and Research Journal
Publisher : MID Publisher International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/yv4ecx90

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Good Corporate Governance (GCG) di PT Indofarma Tbk serta implikasinya terhadap kinerja perusahaan, khususnya terkait kasus kecurangan yang menimbulkan kerugian negara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, di mana data sekunder dikumpulkan melalui studi dokumentasi atas Laporan Hasil Pemeriksaan Investigatif Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dokumen hukum Kejaksaan, laporan tahunan perusahaan, dan literatur akademik, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan dengan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima prinsip GCG—transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, serta kewajaran dan kesetaraan—dilanggar secara sistematis melalui manipulasi laporan keuangan, transaksi fiktif, dan lemahnya pengendalian internal. Analisis dengan Agency Theory dan Fraud Triangle mengungkap konflik kepentingan berlapis serta kombinasi tekanan, kesempatan, dan rasionalisasi yang memicu kecurangan, sehingga negara mengalami kerugian sebesar Rp371,83 miliar dan PT Indofarma Global Medika dinyatakan pailit. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi kerangka GCG, Agency Theory, dan Fraud Triangle untuk membedah fraud berlapis pada BUMN sektor farmasi. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian tata kelola sektor publik, sedangkan secara praktis memberikan masukan bagi penguatan pengendalian internal dan whistleblowing system pada BUMN. Keterbatasan penelitian terletak pada penggunaan data sekunder semata tanpa konfirmasi langsung dari pelaku, sehingga temuan ini menunjukkan perlunya reformasi tata kelola perusahaan di sektor publik.
Regional Heterogeneity in Live Streaming Shopee: Examining the Effects of Scarcity Messages on Impulsive Buying Through FOMO Zaky Mubarak; Agus David Ramdansyah; Yanto Azie Setya
Educational Studies and Research Journal Vol. 3 No. 2 (2026): Educational Studies and Research Journal
Publisher : MID Publisher International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jt8df989

Abstract

The global live streaming commerce (LSC) ecosystem is persistently marked by a "conversion paradox," wherein elevated audience engagement fails to materialize into stable transaction volumes. Although the Stimulus-Organism-Response (S-O-R) framework constitutes the dominant theoretical scaffold for impulsive buying research, its empirical performance within the Indonesian market remains volatile, with prior studies yielding contradictory evidence on the efficacy of scarcity messaging  a fragmentation attributable, in part, to the systematic neglect of intra-national market heterogeneity. Addressing this gap, the present study introduces geographic region  specifically the Java versus Non-Java dichotomy as an empirically validated structural boundary condition within the S-O-R framework, representing one of the earliest empirical efforts to operationalize intra-national digital market segmentation as a theoretically grounded moderator within the LSC literature. A cross-sectional survey of 370 Shopee Live users (Java: n=247; Non-Java: n=123) was analyzed using PLS-SEM, with measurement equivalence and inter-group structural comparisons rigorously established through MICOM and Permutation-Based MGA. Results reveal substantive regional heterogeneity: in the Java segment, scarcity messages exert both direct and FOMO-mediated effects on impulsive buying, whereas in Non-Java, the influence operates almost exclusively through affective FOMO arousal. MGA confirms statistically significant structural path differences (p < 0.05), demonstrating that regional socio-digital context functions as a substantive moderator of consumer decision heuristics. These findings advance the S-O-R paradigm by repositioning it from a universalist model toward a context-contingent theoretical architecture, with practical mandates for regionally calibrated e-commerce strategies direct scarcity cues in digitally mature markets and narrative-driven FOMO cultivation in emerging segments. The study is bounded by its single-platform scope (Shopee Live), a cross-sectional design that precludes causal inference, and a binary regional classification that, while theoretically grounded, necessarily simplifies Indonesia's broader socio-digital continuum.
When the Room Rivals the Relationship: Servicescape and Relationship Management as Parallel Routes to Customer Retention in Café Ade Wahyudistira; E. R. Taufik; Liza Mumtazah Damarwulan
Educational Studies and Research Journal Vol. 3 No. 2 (2026): Educational Studies and Research Journal
Publisher : MID Publisher International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/c1wvdk59

Abstract

Relationship marketing theory positions the managed interpersonal relationship as the primary engine of customer retention, implicitly casting the physical service environment as a supporting cue. This study confronts that hierarchy in a setting purpose-built to test it the Café, a “third place” where the environment is co-consumed with the product rather than serving as backdrop. Using PLS-SEM (SmartPLS 4) on 115 repeat customers of an Indonesian Café, we model customer relationship management (CRM) and café atmosphere as competing antecedents of retention and test whether atmosphere amplifies the return on CRM. Both routes are strong and significant (CRM β = 0.460, f² = 0.248; atmosphere β = 0.507, f² = 0.339), jointly explaining 62.1% of retention variance  but atmosphere reaches parity with, and descriptively surpasses, the relational route that theory privileges. Critically, the two do not combine: the CRM × atmosphere interaction is non-significant (β = 0.136, p = 0.061), and the evidence is consistent with two parallel, partially substitutable routes to retention rather than one reinforcing system. The study repositions the servicescape from a peripheral cue to a co-equal retention currency in low-commitment experiential retail, and shows that managers face a portfolio choice between independent bonds rather than a single lever to optimize.
Kualitas Layanan, Fasilitas, Lokasi dan Pengaruhnya terhadap Kepuasan Pelanggan Rumah Kuliner CMP Nur Rahmah Andayani; Halya Fithri
Educational Studies and Research Journal Vol. 3 No. 2 (2026): Educational Studies and Research Journal
Publisher : MID Publisher International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/4d0nm677

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh kualitas layanan, fasilitas, dan lokasi terhadap kepuasan pelanggan pada Rumah Kuliner CMP. Meningkatnya persaingan usaha kuliner mendorong pelaku usaha untuk terus meningkatkan kualitas layanan, menyediakan fasilitas yang memadai, serta memilih lokasi yang strategis guna menciptakan kepuasan pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada pelanggan Rumah Kuliner CMP yang telah melakukan pembelian minimal dua kali dan berusia 17-50 tahun. Jumlah sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan berdasarkan rumus Lemeshow. Data dievaluasi menggunakan IBM SPSS versi 27 melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis linier berganda, serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan, fasilitas, serta lokasi berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas layanan, fasilitas, serta lokasi merupakan faktor yang berperan dalam meningkatkan kepuasan pelanggan pada Rumah Kuliner CMP.
Pengaruh Kualitas Pelayanan, Ketepatan Waktu Pengiriman, dan Tracking System terhadap Kepuasan Pelanggan J&T Grogol Ericha Lisa Wibowo
Educational Studies and Research Journal Vol. 3 No. 2 (2026): Educational Studies and Research Journal
Publisher : MID Publisher International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/8kb6ne84

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan, ketepatan waktu pengiriman, dan tracking system terhadap kepuasan pelanggan J&T Grogol, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori (kausal-asosiatif). Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner berskala Likert lima poin kepada 100 pelanggan J&T Grogol yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji parsial (t), uji simultan (F), dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan (β = 0,350; sig. = 0,001) dan ketepatan waktu pengiriman (β = 0,469; sig. = 0,000) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Sebaliknya, tracking system berpengaruh positif namun tidak signifikan (β = 0,065; sig. = 0,422). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan (F = 62,587; sig. = 0,000), dengan ketepatan waktu pengiriman sebagai variabel yang memberikan pengaruh paling dominan berdasarkan koefisien beta terstandardisasi. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,651 menunjukkan bahwa 65,1% variasi kepuasan pelanggan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan 34,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Hasil penelitian diharapkan menjadi masukan bagi J&T Grogol dalam meningkatkan kualitas operasional dan kepuasan pelanggan.
Komunikasi Persuasif Public Speaking sebagai Kapabilitas Relasional dalam Pemasaran Digital: Sebuah Model Konseptual Chintia Dewi Basuki
Educational Studies and Research Journal Vol. 3 No. 2 (2026): Educational Studies and Research Journal
Publisher : MID Publisher International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/5e7jqq08

Abstract

Transformasi digital menggeser komunikasi pemasaran dari penyampaian pesan satu arah menuju interaksi partisipatif yang berorientasi hubungan, namun kemampuan komunikator dalam menyampaikan pesan secara langsung belum ditempatkan sebagai bagian inti model pemasaran digital. Artikel ini bertujuan mengembangkan model konseptual yang menjelaskan bagaimana komunikasi persuasif public speaking membentuk relasi konsumen dalam lingkungan digital. Kajian menggunakan pendekatan konseptual berbasis tinjauan literatur terarah terhadap 18 sumber dari Scopus, Web of Science, dan Garuda pada rentang 1986–2024, yang dianalisis melalui thematic synthesis dalam empat tahap: identifikasi dimensi komunikasi, identifikasi mekanisme persuasi, identifikasi mekanisme relasional, dan integrasi luaran pemasaran. Hasil sintesis menempatkan empat dimensi komunikasi persuasif — kredibilitas komunikator, kualitas pesan persuasif, interaktivitas digital, dan komunikasi emosional-humanis — sebagai anteseden trust dan customer engagement, yang selanjutnya membentuk relationship quality serta berujung pada customer loyalty dan customer advocacy. Model menghasilkan sepuluh proposisi yang dapat diuji secara empiris. Keterbatasan utama kajian ini adalah sifatnya yang konseptual sehingga hubungan antarkonstruk belum tervalidasi secara empiris, sintesis terbatas pada literatur berbahasa Inggris dan Indonesia, serta konteks industri dan platform belum dispesifikasi. Secara teoretis, artikel memperluas penerapan Elaboration Likelihood Model ke dalam kerangka relationship marketing; secara praktis, model menawarkan indikator keberhasilan komunikasi digital yang bergerak melampaui metrik perhatian. Kebaruan artikel terletak pada pemosisian public speaking sebagai kapabilitas komunikasi relasional yang strategis, bukan sekadar keterampilan berbicara di hadapan audiens.
Menata Ulang Pendidikan Bahasa Inggris di Era Generative AI: Integrasi EFL, ESP, Multilingualisme, dan Pedagogi Berbasis Teknologi untuk Mempersiapkan Pembelajar Masa Depan Suriyadi Suriyadi
Educational Studies and Research Journal Vol. 3 No. 2 (2026): Educational Studies and Research Journal
Publisher : MID Publisher International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/zx5rgy47

Abstract

Perkembangan Generative Artificial Intelligence telah mendorong transformasi pendidikan bahasa Inggris menuju pembelajaran yang lebih adaptif, interaktif, kontekstual, dan berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan pendidikan bahasa Inggris pada era GenAI dengan mengintegrasikan perspektif English as a Foreign Language, English for Specific Purposes, multilingualisme, dan technology-enhanced language pedagogy dalam mendukung kesiapan pembelajar menghadapi kebutuhan masa depan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur. Data dianalisis menggunakan thematic content analysis melalui tahapan reduksi data, kategorisasi, interpretasi, perbandingan, dan sintesis temuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa GenAI memiliki potensi untuk meningkatkan kompetensi bahasa, mendukung pengembangan keterampilan menulis dan membaca, menyediakan umpan balik secara cepat, memperkuat pembelajaran EFL dan ESP, serta meningkatkan relevansi kompetensi bahasa dengan kebutuhan komunikasi profesional. Namun, efektivitas implementasinya dipengaruhi oleh kesiapan pedagogis, literasi AI, infrastruktur teknologi, kebijakan institusional, integritas akademik, serta keberagaman linguistik dalam lingkungan pendidikan. Penelitian ini menegaskan bahwa transformasi pendidikan bahasa Inggris pada era GenAI memerlukan pendekatan yang berorientasi pada teknologi sekaligus berlandaskan prinsip pedagogis, inklusivitas, relevansi profesional, dan kesiapan menghadapi perubahan dunia pendidikan serta dunia kerja.