cover
Contact Name
Dian Zuiatna
Contact Email
dianzuiatna@helvetia.ac.id
Phone
+6285276779848
Journal Mail Official
pemasilkes@helvetia.ac.id
Editorial Address
Jl. Kapten Sumarsono 107, Helvetia, Medan, Sumatera Utara - 20124, Indonesia.
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 2807579X     DOI : https://doi.org/10.33085/.v5i1.5887
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Masyarakat merupakan jurnal yang dikelola dan diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengadian kepada Masyarakat Institut Kesehatan Helvetia. Jurnal ini memuat artikel hasil Pengadian kepada Masyarakat di bidang kesehatan yang terkait aspek : Kesehatan Masyarakat, Ilmu Gizi, Kebidanan, Keperawatan, Farmasi, Administrasi Rumah Sakit dan Fisioterapi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Kesehatan diterbitkan 2 (Dua) kali setahun, yaitu pada bulan Januari dan Juli, artikel yang diterima akan diterbitkan secara online. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Kesehatanl terus mengundang para penulis untuk mempublikasikan artikel, terutama yang merupakan hasil-hasil Pengabdian kepada Masyarakat kontemporer di bidang kesehatan.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2026): Januari" : 5 Documents clear
Meningkatkan Kesehatan Fisik dengan Senam Anak Sehat di Desa Sorimanaon Kecamatan Angkola Muaratais Simamora, Febrina Angraini; Utami, Dina; Siregar, Elli Monika; Harahap, Efrida Yani; Putri, Dea
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jpmik.v7i1.6556

Abstract

Kemajuan teknologi dan kemudahan yang menyertainya menjadi tantangan utama yang menyebabkan turunnya aktivitas fisik masyarakat di seluruh dunia, khususnya Indonesia. Prevalensi obesitas pada anak-anak dan remaja semakin meningkat seiring dengan peningkatan perubahan lingkungan sosial ekonomi dan pola gaya hidup. Aktivitas fisik akan menjaga berat badan ideal pada anak. Aktivitas fisik dan olahraga juga memberikan dampak positif fisik dan kesehatan mental pada anak-anak. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja kuliah kerja nyata yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Aufa Royhan di Kota Padangsidimpuan. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan informasi tentang pentingnya aktivitas fisik pada anak-anak dan manfaat jangka panjang pada kesehatan jika dilakukan dengan tepat pada anak-anak usia sekolah di desa Sorimanaon Kecamatan Angkola Muaratais Tapanuli Selatan. Sebelum dilakukan senam anak sehat, mayoritas peserta sebanyak 15 peserta (60%) memiliki perilaku yang kurang tentang manfaat aktivitas fisik senam secara rutin, namun setelah dilakukan senam anak sehat secara rutin selama 5 minggu berturut-turut didapatkan peningkatan perilaku peserta yaitu mayoritas peserta sebanyak 20 peserta (80%) memiliki perilaku yang baik tentang senam kebugaran jasmani. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa kegiatan rutin senam anak sehat setiap minggu dapat meningkatkan perilaku hidup sehat pada anak-anak sehingga tujuan untuk dapat meningkatkan kebugaran fisik dapat tercapai.
Peningkatan Pemahaman Remaja Mengenai Kesehatan Reproduksi dengan Penyuluhan Kesehatan di SMA N 1 Batang Angkola Mutia, Fatma; Harahap, Masnawati; Lubis, Arisa Harfa Said; Nasution, Nur Arfah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jpmik.v7i1.6810

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan isu penting dalam bidang kesehatan masyarakat karena masa remaja ditandai oleh perubahan fisik, sosial, dan psikologis yang signifikan, sehingga meningkatkan kerentanan terhadap berbagai permasalahan kesehatan reproduksi. Kurangnya pengetahuan serta minimnya akses terhadap informasi yang benar dan komprehensif dapat berdampak negatif, antara lain kehamilan tidak diinginkan, infeksi menular seksual, perilaku seksual berisiko, serta gangguan psikologis pada remaja. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi yang sistematis dan berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman remaja terkait kesehatan reproduksi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta mengevaluasi dampak penyuluhan kesehatan reproduksi pada remaja di SMA Negeri 1 Batang Angkola. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 16 Oktober 2025 dengan melibatkan 96 siswa dari kelas X-1, XI-1, dan XII-1. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan melalui diskusi interaktif, penyampaian materi menggunakan media PowerPoint, serta pemanfaatan poster sebagai media edukasi pendukung. Evaluasi efektivitas kegiatan dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah penyuluhan, ditandai dengan perubahan proporsi pengetahuan dari 100% kategori kurang sebelum intervensi menjadi 75% kategori baik setelah intervensi. Selain itu, partisipasi aktif peserta juga terlihat dari keterlibatan siswa dalam sesi tanya jawab dan diskusi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penyuluhan kesehatan reproduksi efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja dan berpotensi mencegah permasalahan kesehatan reproduksi sejak dini.
Edukasi Breast Care Untuk Kelancaran Produksi ASI pada Ibu Post Partum di PMB Deby Cyntia Rezeki, Sri; Suhartini, Suhartini; Zuiatna, Dian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jpmik.v7i1.6830

Abstract

Keadaan payudara yang bengkak menyebabkan payudara menjadi lebih mudah teriritasi dan luka. Ibu tidak akan mengalami kesulitan dalam memberikan ASI bila sejak awal telah mengetahui bagaimana perawatan payudara (breast care) yang tepat dan benar. Ibu yang tidak melakukan perawatan akan menimbulkan beberapa permasalahan seperti puting susu tenggelam sehingga bayi sulit menghisap, ASI tidak keluar dan berkurangnya produksi ASI. Faktor yang mempengaruhi kelancaran produksi ASI diantaranya adalah perawatan payudara. Perawatan payudara merupakan suatu kegiatan yang dilakukan secara sadar dan teratur untuk memelihara kesehatan payudara. Perawatan payudara sangat penting bagi para ibu karena merupakan tindakan perawatan yang dilakukan oleh pasien maupun dibantu oleh orang lain biasanya dilakukan mulai dari hari pertama atau kedua setelah melahirkan. Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan meningkatkan keterampilan ibu nifas dalam merawat payudara kemudian melekukan evaluasi pengetahuan dan keterampilan sebelum dan setelah penyuluhan. Metode penelitian ini menempatkan ibu nifas bukan sebagai objek yang hanya menerima informasi, melainkan sebagai subjek aktif yang turut terlibat dalam seluruh proses edukasi breast care mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai evaluasi kegiatan. Tahapan berupa pre-test, dilanjutkan dengan presentasi materi penyuluhan dengan metode ceramah dan praktik perawatan payudara pada alat peraga, dilanjutkan sesi tanya jawab dan diskusi kemudian diakhiri dengan post-test peserta. Hasil menunjukkan bahwa terjadi peningkatan tingkat pengetahuan dan keterampilan ibu nifas tentang perawatan payudara setelah dilakukan penyuluhan.
Penyuluhan Inovasi Kosmetik dalam Sediaan Lulur Herbal pada Siswa SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar Ginaris, Rifkarosita Putri; Sadida, El Santi; Istikhomah, Rekha Aulia; Pratiwi, Reza Safinda; Putri, Desvita Maharani; Rezaldi, Firman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jpmik.v7i1.6816

Abstract

Kulit merupakan organ terluar tubuh yang berperan penting dalam menjaga kesehatan dan penampilan. Paparan sinar matahari, polusi, dan debu, dapat menurunkan kualitas kulit, sehingga diperlukan perawatan preventif yang aman, terutama pada remaja. Salah satu upaya perawatan adalah penggunaan lulur berbahan alami. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar, mengenai perawatan kulit yang sehat dan aman, melalui edukasi inovasi lulur herbal berbahan kopi (Coffea arabica L.) dan temu giring (Curcuma heyneana). Biji kopi diketahui mengandung senyawa antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan kulit dan Temu Giring mengandung banyak bioaktivitas seperti antioksidan, antikanker dan antiinflamasi. Kebaruan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terletak pada pemanfaatan inovasi lulur herbal berbahan kopi dan temu giring sebagai media edukasi kesehatan kulit bagi remaja SMA melalui pendekatan edukatif dan aplikatif. Metode yang digunakan adalah edukasi melalui penyuluhan interaktif, praktik pembuatan lulur, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test berbentuk kuesioner. Media yang digunakan meliputi, presentasi PowerPoint, dan leaflet. Sampel pengabdian diambil secara sampling terhadap 40 siswa berasal dari siswa kelas X. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, ditandai dengan kenaikan nilai post-test sebesar 94% dibandingkan nilai pre-test. Tingkat partisipasi peserta tergolong baik, dengan 60% aktif dalam diskusi dan 40% aktif mengajukan, serta menjawab pertanyaan. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan partisipasi siswa SMA terkait perawatan kulit alami dan aman.
Pelatihan Komunikasi Terapeutik Medik di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan Lubis, Arfah Mardiana; Utama, Surya; Mutiara, Erna; Nasution, Siti Khadijah; Juanita, Juanita; Rochadi, Raden Kintoko; Ashar, Taufik; Tukiman, Tukiman; Hiswani, Hiswani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jpmik.v7i1.6694

Abstract

Komunikasi terapeutik medik adalah proses interaksi tenaga medik dan pasien secara individual dengan tujuan membantu pasien merasa nyaman dan tidak takut untuk mengungkapkan perasaan dan pikiran mereka. Hanya saja, ada indikasi komunikasi terapeutik medik di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan belum efektif. Salah satu penyebabnya adalah tingkat pengetahuan dan keterampilan yang rendah dari dokter mengenai cara menyamankan dan meyakinkan pasien. Agar dokter dapat meningkatkan keterampilannya mengenai bagaimana memprioritaskan kenyamanan dan keyakinan pasien saat berkomunikasi dengan pasien, maka diperlukan pelatihan mendengar aktif, mendengar dengan empati, komunikasi persuasif, dan komunikasi asertif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dokter mengenai cara menyamankan dan meyakinkan pasien berobat di rumah sakit. Pelatihan ini menggunakan metode ceramah, games, dan role play. Peserta pelatihan yang mengikuti sampai akhir hanya 12 orang. Berdasarkan evaluasi pelatihan dengan pre-test dan post-test, pengetahuan peserta tentang cara menyamankan dan meyakinkan pasien berobat di rumah sakit RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan meningkat dari 0% menjadi 83,3%. Berdasarkan hasil evaluasi pelatihan dengan simulasi, seluruh peserta mendapatkan nilai 70 ke atas. Disimpulkan bahwa pelatihan komunikasi terapeutik medik yang telah dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dokter mengenai cara menyamankan dan meyakinkan pasien berobat di rumah sakit RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan. Diharapkan pelatihan ini dapat dilanjutkan secara mandiri oleh mitra dan didukung oleh pihak terkait, serta ke depan pelatihan serupa dapat diperluas ke rumah sakit lain dengan pemantauan berkelanjutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5