cover
Contact Name
Muzakkir
Contact Email
jurnaldedikasi468@gmail.com
Phone
+6285339339493
Journal Mail Official
jurnaldedikasi468@gmail.com
Editorial Address
Jl. By Pass, BTN. Anugerah, Blok B.04. Banyumulek - Kediri - Lombok Barat Nusa Tenggara Barat Indonesia
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
DEDIKASI : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Published by Yayasan Hamjah Diha
ISSN : 2807419X     EISSN : 28073274     DOI : https://doi.org/10.70004/dedikasi.v4i01.74
Core Subject : Education,
Jurnal Dedikasi Merupakan Jurnal pengabdian kepada masyarakat, yang mempublikasi karya ilmiah hasil pengabdian dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari pendidikan, ilmu sosial, hukum, agama, politik dan disiplin ilmu lainnya. Semua hasil publikasi di Jurnal Dedikasi bersifat terbuka bisa diakses oleh siapapun tanpa dibatasi sehingga memungkinkan setiap artikel dapat akses secara online kapan saja.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 73 Documents
Soliditas Kecintaan Terhadap Agama Dan Lingkungan Sam’un, Ahmad; Abdul Aziz; L. Wildanip; Laili Aulia Chofifah; Lalu Sakirdan; , Lalu Wiwid Suhendra; Muhammad Zaini; Nayli Nur Amalia; Nisa Setiawani; Saziah Fitriani; Titik Nurmayanti; Yulia Eka Ardiana; Yuliana Ilmi; Yulistia Ningsih
DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 02 (2024): DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : YAYASAN HAMJAH DIHA bekerjasama dengan PENA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70004/dedikasi.v4i02.153

Abstract

Program Kerja lingkungan bertujuan untuk meningkatkan solidaritas Masyarakat dusun Colok, Desa Bujak, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terhadap lingkungan dan perkembangan individu masyarakat serta kehidupan sosial-budayanya. Kegiatan tersebut dikemas dalam beberapa tema seperti agama, social-budaya, teknologi pedesaan/tepat-guna, pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan, serta menjaga sanitasi dan kesehatan lingkungan. Adapun metode dilaksanakan dalam kegiatan pemberdayaan Masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata ini adalah keterlibatan semua pihak di lingkungan masyarakat dengan Participatory Rural Appraisal (PRA) dan Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan yang berhasil dilaksanakan adalah penataan lingkungan dengan melakukan gotong royong membersihkan lingkungan, jalan, saluran air dan penanaman tanaman hias. Adapun kegiatan non-fisik yang sudah dilaksanakan yaitu pembelajaran Al Qur’an, komputer dan sosialisasi Kesehatan serta pengecekan Kesehatan. Sebagai penutup pelaksanaan pemberdayaan masyarakat maka dilaksanakan kegiatan lomba keagamaan, penyerahan bantuan Al-Qur’an ke beberapa Tempat Pembelajaran Qur’an n (TPQ) serta malam penutupan tersebut dirangkai dengan pemberian hadiah.
Implementasi Sistem Informasi Desa (SID) untuk Meningkatkan Transparansi Pengelolaan Desa Lando Lombok Timur Ezzad Zuliyanto; Muzakkir; Doni Rahman
DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 02 (2024): DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : YAYASAN HAMJAH DIHA bekerjasama dengan PENA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70004/dedikasi.v4i02.155

Abstract

Pemanfaatan SID bagi desa memberikan kemudahan dan efisiensi dalam pengelolaan data dan informasi di tingkat desa. Dengan adanya sistem yang terintegrasi, proses pengambilan keputusan dapat menjadi lebih cepat dan akurat. Selain itu, pemanfaatan teknologi informasi juga dapat membantu dalam memperluas akses informasi bagi masyarakat desa, sehingga mereka dapat terlibat secara aktif dalam pembangunan dan pengelolaan sumber daya lokal. Pengabdian ini dilakukan di desa landa lando lombok timur, bertujuan untuk implementasi Sistem Informasi Desa (SID) berbasis digital. Adapaun kegiatan yang dilakukan diantaranya pembetuan video profil desa, pendampingan UMKM dengan metode digital marketing dan digitalisasi pelayanan administrasi desa. Dari hasil yang sudah dilakukan masyakarat dapat memantau jarak jauh perkembangan desa melalui Youtube desa, website dengan dan lain-lain.
Pemberdayaan Ekonomi Pemuda Melalui Program Usaha Krupuk Kulit Sapi Di Dusun Jerua Desa Montong Beter M. Zainal Mustamiin
DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 02 (2024): DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : YAYASAN HAMJAH DIHA bekerjasama dengan PENA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70004/dedikasi.v4i02.156

Abstract

Pemberdayaan pemuda merupakan salah satu strategi utama dalam menciptakan perubahan sosial dan ekonomi di masyarakat. Pemuda memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui inovasi dan semangat wirausaha. Salah satu bentuk pemberdayaan yang menjanjikan adalah melalui program usaha kerupuk kulit sapi. Kerupuk kulit sapi, sebagai produk kuliner tradisional yang memiliki nilai ekonomi tinggi, memberikan peluang usaha yang luas bagi pemuda, khususnya di desa Montong Beter. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses, manfaat, dan tantangan dalam pelaksanaan program pemberdayaan pemuda melalui usaha kerupuk kulit sapi, serta dampaknya terhadap kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat. Dampak dari program ini menunjukkan hasil yang positif. Evaluasi yang dilakukan selama tiga tahun terakhir menunjukkan peningkatan pendapatan rata-rata peserta hingga 50%, pengurangan tingkat pengangguran pemuda sebesar 20%, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Produk kerupuk kulit sapi yang dihasilkan juga berhasil menembus pasar nasional dan mulai diekspor ke beberapa negara tetangga, menunjukkan potensi besar untuk ekspansi global. Kesimpulannya, pemberdayaan pemuda melalui program usaha kerupuk kulit sapi merupakan langkah strategis yang efektif dalam mengatasi tantangan sosial dan ekonomi di masyarakat. Program ini membuktikan bahwa dengan pendekatan yang terintegrasi dan berbasis komunitas, pemuda dapat menjadi motor penggerak utama dalam menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan. Dengan terus mengembangkan inovasi dan memperkuat kolaborasi, program ini memiliki potensi besar untuk memberikan dampak yang lebih luas di masa depan.
Edukasi Manajemen Perawatan Luka Perineum Pada Ibu Hamil Trimester III Di Posyandu Dasan Suman Pringgarata Ningsih, Wahyuni Purnama; Maryam, Siti; Retno Pratiwi, Dita
DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 02 (2024): DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : YAYASAN HAMJAH DIHA bekerjasama dengan PENA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70004/dedikasi.v4i02.157

Abstract

Luka perineum adalah luka pada bagian perineum karena adanya robekan pada jalan lahir baik karena ruptur maupun tindakan episiotomi pada waktu melahirkan janin. Sejumlah 246 ibu bersalin dan sebagian besar dari jumlah tersebut dengan robekan perineum terjadi pada bulan Januari-Oktober 2024 di Puskesmas Pringgarata, sebagian dari jumlah tafsiran persalinan pada Bulan Agustus-Oktober 2024 yang dilaksanakan di Puskesmas Pringgarata yaitu berjumlah 35 orang dan ibu nifas yang mengalami robekan perineum, 10 orang di antaranya mengalami penyembuhan luka sangat cepat (sembuh kurang dari 6 hari), 17 orang mengalami penyembuhan luka perineum secara normal (7 hari), sedangkan 8 orang mengalami keterlambatan penyembuhan luka (sembuh lebih dari 7 hari). Fenomena yang sering terjadi, masyarakat masih percaya mitos seperti ibu nifas tidak boleh mengkonsumsi telur atau daging dan saat mencuci area genitalia tidak diperbolehkan memegang dan mencuci dengan sabun, karena akan menyebabkan gatal-gatal serta infeksi. Metode penyuluhan tentang edukasi perawatan luka perineum yang diterapkan dalam pengabdian Masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan ibu hamil: 1. Meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang manajemen perawatan luka perineum, 2. Dari pemaparan materi terlihat ibu hamil mampu menerima penjelasan yang disampaikan oleh narasumber dan banyak bertanya atau berdiskusi tentang perawatan luka perineum atau pencegahan infeksi pasca persalinan, 3. Ibu hamil yang mengikuti penyuluhan bersedia mempromosikan edukasi tentang perawatan luka perineum kepada ibu hamil lainnya dan bersedia melaksanakan cara mencegah robekan perineum dan manajemen perawatan luka perineum pasca persalinan jika terjadi robekan jalan lahir. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan maka rekomendasi untuk kelanjutan kegiatan ini yaitu kegiatan serupa seharusnya dilaksanakan secara continue untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil trimester III melalui metode pendidikan kesehatan dalam upaya preventif pencegahan infeksi.
Training To Understand Bullying Material For Teenage Groups Zulfakar
DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 02 (2024): DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : YAYASAN HAMJAH DIHA bekerjasama dengan PENA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70004/dedikasi.v4i02.158

Abstract

Bullying is a harmful phenomenon of oppression, where individuals or groups with more power commit acts of violence against others with the intent to hurt. These actions can occur continuously and manifest in several forms, including physical, verbal, and relational bullying, as well as cyberbullying or bullying that occurs on social media. This phenomenon can occur in various environments, including schools, homes, and communities. In order to address this issue, community service activities aim to provide education and health training, especially to teenagers. This aims to enhance their understanding of the dangers of bullying as well as empower them to avoid such behavior so they can grow into responsible individuals and exhibit positive behavior in social interactions within the community. Implementation method: This community service activity was carried out in November 2024 in Mujur, Praya Timur District, Central Lombok Regency. FIPP-UNDIKMA lecturers acting as coordinators collaborated with the local village head to reach the target consisting of 30 teenagers and several elderly people. This activity includes providing educational training on understanding bullying material for the youth group using PowerPoint, followed by discussions and word-guessing games with the elderly. The results of this activity demonstrate the importance of nutrition education for the elderly, not only in increasing knowledge but also in changing behaviors that can reduce the risk of chronic diseases. Thus, this community service activity is considered very appropriate to meet the community's needs to prevent bullying issues in both community and school environments. In addition, the survey results show that 91% of the participants have understood the concept of bullying, which includes its definition, types, impacts, prevention methods, and reporting procedures. Thus, it can be concluded that this community service activity has successfully achieved its objectives and received positive responses from the participants, indicating that this activity is indeed a societal need to prevent bullying.
Pemberian Imunisasi Hb 0 Pada Bayi Baru Lahir Usia 2 Hari Arantya, Nina Qurain; Siti Maryam; Dita Retno Pratiwi
DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 01 (2025): DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : YAYASAN HAMJAH DIHA bekerjasama dengan PENA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70004/dedikasi.v5i01.182

Abstract

Hepatitis B is an infectious disease and generally infects the liver caused by the hepatitis B virus (HBV), which causes one way to prevent transmission from occurring is to take precautions, namely by providing hepatitis B immunization to newborn babies. Nenonates are babies born vaginally without any instruments (Jamil et al., 2020). The prevalence of Hepatitis B in Indonesia is caused by delays in immunization. There are still many cases of hepatitis B transmission from mothers giving birth to babies, which is the main cause. The high level of vertical transmission from mother to baby is caused by delays in administering Hepatitis B vaccination to their babies (Sifa, 2020). Babies infected with the Hepatitis B virus are at risk of developing chronic liver disease. Transmission of this virus can be prevented by immediate vaccine immunization within a maximum of 12 hours (Permanasari, 2020). The aim of this community service activity is to increase the knowledge of mothers and families about providing hepatitis B immunization to newborns and preventing transmission of hepatitis disease. The method used is counseling and question and answer. This activity will take place on October 24 2024 at Mr. T, counseling is carried out for approximately 1 hour from 10:00 WITA to 11:00 WIT, followed by a physical examination of newborns and administration of Hepatitis B0 immunization. The tool used to provide education about hepatitis B0 immunization is leaflets. The results of this activity show that the majority of respondents have a positive attitude due to several factors, one of which is knowledge so that it can influence a person's attitude. Sufficient sources of information and a desire to find out so that respondents can have a positive attitude. According to the author, if the respondent's education level is high, it can make it easier for the respondent to receive various information and have an open mind. Good knowledge can reflect a positive attitude. However, even though most respondents had less knowledge, respondents supported it by being positive.
Pegadaan Perpustakaan Desa sebagai Wadah Pengembangan Literasi Masyarakat Sam’un, Ahmad; Agus Muzakki; Puspita Dewi; Fathurrahman
DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 01 (2025): DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : YAYASAN HAMJAH DIHA bekerjasama dengan PENA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70004/dedikasi.v5i01.185

Abstract

The establishment of a village library is part of the 45-day KKN (Community Service Program) by UNIQHBA Bagu students. The goal of this library is to provide facilities and a platform to foster the literacy interest of the community in Buwun Mas Village, Sekotong Subdistrict, West Lombok. This program is carried out in several stages, namely planning, implementation, and evaluation. The planning stage includes interviewing the community, observing the village, and preparing and evaluating the work program plan. The implementation of the Village Library Establishment as a Platform for Community Literacy Development is conducted in three stages: 1) Coordination of the library location, “Bale Literasi,” through discussions with the village government, community leaders of Buwun Mas Village, and observations of recommended locations, which took place from September 1, 2024, to September 7, 2024. 2) Acquisition of reading materials through a book donation program, which ran from September 3, 2024, to October 5, 2024, and the submission of a book aid proposal on September 10, 2024. 3) Arrangement of the Bale Literasi Village Library space, including the creation of bookshelves and adding accessories to beautify the library, which took place from September 16, 2024, to September 21, 2024.
Asuhan Kebidanan Komunitas Pada Keluarga Tn “A” Dengan Anemia Pada Ibu Hamil Di Desa Pemepek Kecamatan Priggarata Baiq Putri Istiazah; Gladeva Yugi Antari
DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 01 (2025): DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : YAYASAN HAMJAH DIHA bekerjasama dengan PENA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70004/dedikasi.v5i01.186

Abstract

Anemia is a serious complication that can increase the risk of material and child mortality. The main causes of anemia are iron deficiency and increased blood plasma volume. This research was conducted through community service by providing education on the prevention of anemia in pregnant women using poster media. The result showed that health education can improve mothers’ knowledge about anemia prevention, pregnant women who attended health education promised to maintain a healthy lifestyle, take blood supplement tablets and get enough rest. Health education and effective communication can improve the awareness and health of pregnant women in preventing anemia. Compliance in consuming nutritious food and blood supplement tablets is very important in preventing anemia in pregnant women.
Edukasi Ketidaknyamanan pada Ibu Hamil Trimester I di Posyandu Dasan Suman Pringgarata Fadila, Haerunisa; Natalia, Omi
DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 01 (2025): DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : YAYASAN HAMJAH DIHA bekerjasama dengan PENA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pregnancy is a natural and physiological process. Every woman who has healthy reproductive organs, has menstruated, and has had sexual intercourse with a healthy man is likely to get pregnant. The gestation period starts from conception to birth with a duration of 280 days or 40 weeks calculated from the first day of the last menstruation (Nugrawati & Amriani 2021). The maternal mortality rate (IMR) in 2023 in West Nusa Tenggara has increased from the previous year. Where in 2022 there were 20 maternal deaths or 106/100,000 live births and in 2023 it increased to 25 cases or 143.7/100,000 live births. The main cause of the still high number of cases is the lack of infrastructure support, one of which is the KIA book which is used as a promotional and educational media, the lack of competence of health workers, the integrated ANC team is not yet optimal and the integrated referral system is not yet optimal, all of which have been assisted in accordance with the applicable standard operating procedures (SOP) (Dikes NTB, 2023). The purpose of this community service activity is to increase the knowledge of mothers and families about the discomfort of pregnant women in the first trimester. The methods used are counseling and Q&A. The implementation of this activity took place on October 21, 2024 at Mr. S house, counseling was carried out for about 1 hour starting at 09.00 WITA to 10.00 WITA, followed by a physical examination of pregnant women. The means used in providing counseling about the discomfort of pregnant women in the first trimester were leaflets. The results of this activity showed that most respondents had positive traits due to several factors, one of which was knowledge so that it could influence a person's attitude. Sufficient sources of information and a desire to find out so that respondents could have a positive attitude. According to the author, if the respondent's education level is high, it can make it easier for the respondent to receive various information and have an open mind. Good knowledge can reflect a positive attitude. However, even though most respondents have less knowledge, respondents support it by being positive.
Pelatihan Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Di SDN 7 Pemenang Barat Kabupaten Lombok Utara Handika, Ilham; Ida Emiana; Nurhasanah
DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 01 (2025): DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : YAYASAN HAMJAH DIHA bekerjasama dengan PENA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70004/dedikasi.v5i01.188

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum teranyar yang dterapkan Kemdikbud pada tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah. Salah satu ciri khas dari kurikulum ini adalah penggunaan strategi pembelajaran berdiferensiasi dalam proses pembelajaran. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan dan keterampilan guru mengenai pembelajaran terdiferensiasi, mempunyai pemahaman mengenai karakterstik keberagaman siswa sebagai tindak lanjut terhadap pemberian layanan belajar. Diharapkan guru mampu mendesaian pembelajaran terdiferensiasi dengan berbagai strategi kegiatan belajar siswa aktif. Pengabdian dilaksanakan di SDN 07 Pememnag Barat, Lombok Utara dan diikuti oleh 10 guru dan kepala sekolah. Metode dalam kegiatan pelatihan ini dilakukan dengan tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Adapun hasil yang diperoleh guru sangat antusias mengikuti kegiatan pelatihan dan sekitar 80% guru dapat memahami materi yang di sampaikan narasumber.