cover
Contact Name
Amalia Eka Rakhmania
Contact Email
amaliaeka.rakhmania@polinema.ac.id
Phone
+6282134134594
Journal Mail Official
eltek@polinema.ac.id
Editorial Address
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Malang Graha Polinema Lantai 3 Jl. Sukarno Hatta No. 9, Malang, Indonesia, 65141
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal ELTEK
ISSN : 16934024     EISSN : 23550740     DOI : doi.org/10.33795/eltek
Jurnal ELTEK merupakan media yang diterbitkan oleh Politeknik Negeri Malang sebagai sarana diseminasi dan publikasi artikel hasil penelitian dan artikel konseptual yang dilakukan oleh para peneliti, akademisi, praktisi dan industri di bidang Teknik Elektro. Artikel yang diajukan untuk diterbitkan pada jurnal ELTEK merupakan naskah asli dan belum pernah dipublikasikan secara tertulis pada majalah atau jurnal ilmiah dimanapun Jurnal ELTEK memuat artikel hasil penelitian dan konseptual dalam cakupan bidang ilmu Teknik Elektro yang meliputi: Ketenagalistrikan, Teknik Kendali, Kecerdasan Buatan, Teknik Komputer, Teknik Telekomunikasi, Teknik informatika, Teknik Biomedik, Elektronika Daya, Energi Terbarukan, Sistem Embedded, Jaringan Komputer, Sistem Operasi, Manajemen Data dan Sistem informasi, dan lain-lain. Jurnal ELTEK terbit dua kali dalam setahun masing-masing pada bulan April dan Oktober. Redaksi mengundang penulis dan peneliti untuk menyumbangkan artikel penelitian atau artikel konseptual kepada Editor Jurnal ELTEK. Editor menentukan apakah suatu artikel akan dimuat atau tidak dan memiliki hak untuk mengubah atau mengoreksi teks sejauh tidak mengganggu maksud atau kontennya.
Articles 64 Documents
Aplikasi Sistem Pendeteksi Kadar Saturasi Oksigen dan Detak Jantung Untuk Monitoring Pencegahan Hipoksia Hidayat, Alfin; Subono, Subono; Wardhany, Vivien Arief; Syamsiana, Ika Noer; Agustina, Nur Anis
JURNAL ELTEK Vol. 20 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/eltek.v20i2.348

Abstract

Oksigen merupakan elemen yang sangat peting bagi manusia, tanpa adanya oksigen manusia akan kesulitan untuk bernapas. Dimasa pandemi seperti ini, banyak orang yang telah terpapar oleh Covid-19. Salah satu gejala lain yang dialami adalah silent hypoxia. Silent hypoxia merupakan kondisi dimana kadar saturasi oksigen pada tubuh manusia mengalami penurunan yang signifikan tanpa disertai adanya gejala. Kadar oksigen dan detak jantung menjadi hal yang sangat penting untuk dipantau dengan demikian, pasien jadi lebih tahu akan kondisi tubuhnya. Pada penelitian ini dibangun system monitoring pasien yang terdiri dari pulse oximetri kit, Databse dan aplikasi web serta aplikasi android yang digunakan oleh pasien. Dengan adanya aplikasi untuk monitoring saturasi oksigen ini dapat membantu pasien untuk melakukan monitoring kadar oksigen dan detak jantung serta mengetahui lokasi pasien dengan mudah, dengan harapan kondisi pasien dapat terpantau oleh tenaga kesehatan, sehingga dapat mempermudah tenaga kesehatan untuk melakukan monitoring jarak jauh kepada pasien, notifikasi pada aplikasi ini diharapkan membantu pasien untuk memahami kondisi tubuh pasien terkait dengan kadar oksigen dan detak jantung. Aplikasi ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman Kotlin dan ditambah dengan XML untuk membuat user interface. Hasil pengujian secara fungsional yang diperoleh dari aplikasi ini dapat bekerja dengan baik sesuai dengan hasil pengujian secara fungsionalitas sebesar 89,43% dimana diperoleh dari 25 responden yang menggunakan aplikasi ini. ABSTRACT Oxygen is a very important element for humans, without oxygen humans will have difficulty breathing. During this pandemic, many people have been exposed to Covid-19. One of the other symptoms experienced is silent hypoxia. Silent hypoxia is a condition in which oxygen saturation levels in the human body experience a significant decrease without any symptoms. Oxygen levels and heart rate are very important things to monitor so that the patient becomes more aware of his body condition. In this study, a patient monitoring system was built consisting of a pulse oximetry kit, database and web applications and android applications used by patients. With this application for monitoring oxygen saturation, it can help patients to monitor oxygen levels and heart rate and find out the patient's location easily, with the hope that the patient's condition can be monitored by health workers, so that it can make it easier for health workers to remotely monitor patients, notifications in this application is expected to help patients to understand the condition of thepatient's body related to oxygen levels and heart rate. This application is built using the Kotlin programming language and added with XML to create a user interface. Functional test results obtained from this application can work well in accordance with the results of functional testing of 89.43% which is obtained from 25 respondents who use this application.
Analisis peramalan kebutuhan energi listrik sektor industri di Jawa Timur dengan metode regresi linear Duanaputri, Rohmanita; Sulistyowati, Sulistyowati; Insani, Putra Aulia
JURNAL ELTEK Vol. 20 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/eltek.v20i2.352

Abstract

Kebutuhan energi listrik selalu mengalami peningkatan, diikuti meningkatnya pertumbuhan penduduk. Permasalahan akan muncul apabila kebutuhan energi listrik tidak diperkirakan. Maka perlu dilakukan peramalan kebutuhan energi listrik untuk memprediksikan ketersediaan energi listrik di masa mendatang. Pada penelitian ini, dilakukan peramalan kebutuhan energi listrik menggunakan metode regresi linier pada sektor industri di Jawa Timur untuk tahun 2023-2027. Berdasarkan hasil perhitungan prediksi dan MAPE (2009- 2021), didapatkan metode regresi linier masih baik dan layak digunakan menurut standar MAPE. Kemudian dibandingkan hasil prediksi dan MAPE (2010-2020) antara metode regresi linear dengan metode time series pada penelitian sebelumnya, didapatkan metode time series menghasilkan prediksi dan MAPE lebih baik dibanding metode regresi linier pada pelanggan listrik, sedangkan pada daya tersambung, energi listrik terjual, dan pendapatan penjualan energi listrik didapatkan metode regresi linier menghasilkan prediksi dan MAPE lebih baik dibanding metode time series, sehingga peramalan pada sektor industri di Jawa Timur (2023-2027) hanya menggunakan metode regresi linier. Dari peramalan ini dihasilkan akan terjadi kenaikan setiap tahun untuk pelanggan listrik sebesar 5.264 pelanggan, daya tersambung sebesar 328,49 MVA, energi listrik terjual sebesar 580,64 GWh, dan pendapatan penjualan energi listrik sebesar 1.065.266,21 Juta Rupiah ABSTRACT The need for electrical energy is always increasing, followed by increasing population growth. Problems will arise if the need for electrical energy is not estimated. So it is necessary to forecast the demand for electrical energy to predict the availability of electrical energy in the future. In this study, forecasting of electrical energy demand using linear regression method in the industrial sector in East Java for the years 2023-2027 is carried out. Based on the results of prediction calculations and MAPE (2009-2021), the linear regression method is still good and feasible to use according to MAPE standards. Then compared the results of predictions and MAPE (2010-2020) between the linear regression method with the time series method in previous studies, it was found that the time series method produced better predictions and MAPE than the linear regression method for electricity customers, while on connected power, electrical energy was sold, and income from sales of electrical energy, the linear regression method produces better predictions and MAPE than the time series method, so forecasting in the industrial sector in East Java (2023-2027) only uses the linear regression method. From this forecast, there will be an increase every year with an average of 5,264 electricity customers, 328.49 MVA connected power, 580.64 GWh of electrical energy sold, and 1,065,266.21 million Rupiah sales of electrical energy.
Sistem pemesanan pintar di Pujasera menggunakan QR code dan smartphone Rasyid, Abdul; Suharto, Nugroho; Adzikirani, Adzikirani
JURNAL ELTEK Vol. 20 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/eltek.v20i2.360

Abstract

Pada proses pemesanan makanan di pujasera terkadang terdapat beberapa kesulitan yang menyebabkan terhambatnya proses pengantaran makanan diantaranya adalah sulitnya mengidentifikasi pelanggan yang memesan, dimana letak posisi pemesan, dan lamanya proses yang terjadi. Pada proses pemesanan, makanan menggunakan sistem konvensional, pelayan harus meneriakan nama pemesan untuk mencari tempat pemesan. Pada sistem pemesanan pujasera sendiri terdiri dari beberapa tahapan, mulai dari pemilihan kedai, pemesanan minuman atau makanan sampai makanan telah siap disajikan. Pada penelitian ini dibuat suatu sistem pemesanan pintar pujasera menggunakan QR code dan aplikasi android. Untuk pemesanan pelanggan harus memindai QR code dan kemudian memilih kedai, makanan dan minuman yang akan dipesan. Setelah dibayar, data pemesanan berupa makanan, minuman, nama pelanggan dan nomor meja akan dikirimkan ke masing-masing kedai untuk di proses dan setelah pesanan selesai disiapkan, sistem akan mengirimkan notifikasi ke pelayan agar pesanan segera diantar oleh pelayan ke pemesan. Sistem yang dibuat menggunakan software pendukung yaitu kodular. Untuk mendeteksi pesanan yang sudah disiapkan menggunakan sensor hc-SR04, modul wifi esp8266, dan buzzer. Selanjutnya akan dikirimkan ke database firebase dan akan di tampilkan pada aplikasi web di kasir. ABSTRACT In ordering food at food courts, sometimes some difficulties cause too many delays in the food delivery process. Among them is the problem of identifying the customer who collected, the position of the orderer, and the length of the process. For example, in ordering food using a conventional system, the waiter must shout the customer's name to find a place to call. The food court ordering system consists of several stages, from choosing a shop to ordering drinks or food until the food is ready to be served. This study created an intelligent food court ordering system using a QR code and an android application. For customer orders, they must scan the QR code and select the shop, food and drink to be ordered. After being paid, the collected data in the form of food, drinks, customer names and table numbers will be sent to each shop to be processed and after the order has been prepared, the system will send a notification to the waiter so that the waiter immediately delivers the order to the customer. The system is made using supporting software, namely modular. To detect orders that have been prepared using the HC-SR04 sensor, esp8266 wifi module, and buzzer. The order and notification will then be sent to the firebase database and displayed on the web application at the checkout.
Implementasi Bandpass Filter M-derifed pada pemancar radio FM Koesmarijanto, Koesmarijanto; Imammudin, Azam Muzakhim; Hadiwiyatno, Hadiwiyatno
JURNAL ELTEK Vol. 19 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/eltek.v19i2.299

Abstract

Pemancar siaran radio FM adalah salah satu sistem komunikasi nirkabel, bekerja rentang frekuensi 88-108 MHz membutuhkan sebuah filter bandpass untuk menghindari adanya interferensi dengan frekuensi yang berdekatan dengan pemancara radio. Jenis filter yang memiliki performansi cukup baik adalah filter dengan tingkat kecuraman yang cukup tinggi. Namun, untuk mendapatkan tingkat faktor kecuraman yang tinggi dengan menambah beberapa elemen. Maka, pada penelitian ini menambahkan rangkaian m-derived utnuk memberikan respon filter yang lebih curam tanpa menambahkan nilai elemen yang banyak. Tujuan penelitian ini mengetahui perbandingan daya pemancar tanpa filter, dengan bandpass filter, dan menggunakan bandpass filter m-derived. Hasil pengujian daya pancar tanpa filter sebesar 2 Watt, dengan menggunakan bandpass filter daya pancar sebesar 1,05 Watt, sedangkan dengan menggunakan bandpass filter m-derived daya pancar sebesar 1,4 Watt. Kesimpulannya pelemahan (insertion loss) pada Bandpass Filter sebesar 2,53 dB sedangkan pelemahan (insertion loss) pada BPF m-derived section sebesar 1,54 dB dengan menambahkan BPF m-derived section memperbaiki daya keluaran pemancar lebih besar 0,35 W atau 1,01 dB dibandingkan dengan pemancar yang menggunakan BPF tanpa m-derived. ABSTRACT FM radio broadcast transmitter is a wireless communication system, with frequency range of 88-108 MHz requires a bandpass filter to avoid interference with frequencies adjacent to radio transmitters. The type of filter that has a fairly good performance is a filter with a fairly high level of steepness. However, to get a high level of steepness factor by adding some elements. So, in this study, we added an m-derived circuit to provide a steeper filter response without adding a lot of element values. The purpose of this study is to compare the transmitter power without a filter, with a bandpass filter, and using an m-derived bandpass filter. The result of testing the unfiltered transmit power is 2 Watt, using a bandpass filter the transmit power is 1.05 Watt, while using the m-derived bandpass filter the transmit power is 1.4 Watt. In conclusion, the insertion loss in the Bandpass Filter is 2.53 dB, while the insertion loss in the BPF m-derived section is 1.54 dB by adding the BPF m-derived section to improve the transmitter output power by 0.35 W or 1 .01 dB compared to transmitters using BPF without mderived.
Aplikasi belajar tajwid menggunakan binary search Andriani, Anita; Faizah, Arbiati; Lazulfa, Indana; Istiqomah, Istiqomah
JURNAL ELTEK Vol. 19 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/eltek.v19i2.311

Abstract

Tajwid dapat diartikan sebagai aturan atau tata cara untuk membaca Al-Quran dengan benar. seorang muslim biasanya mulai belajar tajwid sejak usianya masih dini, namun dewasa ini motivasi untuk mempelajarinya makin turun. Salah satu penyebabnya adalah cara pembelajaran yang konvensional dan kurang begitu memanfaatkan teknologi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membangun aplikasi pembelajaran tajwid berbasis website dan menerapkan algoritma binary search untuk memperoleh hasil yang lebih optimal. Pencarian biner atau binary search adalah suatu algoritma yang bekerja dengan mencari posisi elemen dalam array yang telah diurutkan sebelumnya dan kemudian membandingkan nilainya. Ruang pencarian dibagi menjadi dua, kemudian nilai yang dicari dibandingkan dengan elemen tengah array. Operasi ini diulang terus sampai ada kecocokan diantara dua nilai tersebut. Aplikasi pembelajaran tajwid yang dibuat terdiri dari tiga menu yaitu materi, latihan, dan info. Menu materi berisi mata kuliah yang berkaitan dengan hukum membaca Al-Quran. Menu latihan memungkinkan pengguna untuk melatih pemahaman yang telah mereka pelajari di menu teori, sedangkan menu info berisi instruksi manual penggunaan aplikasi. ABSTRACT Tajweed is set of rules for reciting Al-Quran properly. Muslim start learning tajweed from their early age, but currently motivation to learn tajweed is decreasing. One of the reason is the conventional learning and less use digital technology. Therefore, the aim of this study is to construct tajweed learning application based on website and applied binary search algorithm for better result. Binary search is a search algorithm that works by finding the position of elements in a sorted array and comparing their values. The search space is divided into half, then compared the value searched with the middle element of the Array. This operation is repeated until they match. Tajweed learning application consist of three menus: theory, exercise, and info. Theory menu contains courses related to the law of reciting Al-Quran. Exercise menu allows user to train the understanding they has learned in theory menu, while info menu contains user instruction manual
Kajian PLTS on-grid pada gedung X Politeknik Negeri Malang untuk melayani beban perkantoran menggunakan perangkat HOMER PRO Harijanto, Priya Surya; Junus, Mochammad
JURNAL ELTEK Vol. 19 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/eltek.v19i2.320

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dapat diaplikasikan mulai skala kecil sampai skala besar, itu merupakan keunggulan teknologi ini. Dalam skala kecil, pemanfaatan energi surya dapat diaplikasikan di setiap atap rumah untuk memenuhi kebutuhan listrik tiap konsumen residential / rumah tangga. Untuk kebutuhan ini, sistem PLTS dilakukan secara on – grid yaitu terhubung dengan jaringan yang sudah tersedia yaitu jaringan penyedia layanan listrik seperti PLN. Pada penelitian ini, objek penelitian adalah Gedung X pada Politeknik Negeri Malang, dimana kebutuhan bebannya sebesar 12,5 kW dan kebutuhan energi harian 64 kWh. Menggunakan aplikasi HOMER PRO didapatkan untuk sistem dengan skema PV, Baterai, Grid PLN, dan konverter, maka Skematik yang diusulkan pada sistem PLTS adalah menggunakan solar panel dengan total daya terpasang sebesar 11 kWp, dan ditambah dengan baterai sebesar 1500 Ah, konverter daya sebesar 6 kW , dan grid PLN tetap sebagai suplai utama. Untuk bisa mengurangi tagihan listrik, dilakukanlah Renewable Fraction (RF) sebesar 58,5 %, sehingga didapatkan produksi harian untuk solar panel sebesar 45,6 kWh, yaitu sebesar 68 % kebutuhan harian dengan capacity factor sebesar 17,3 %. Solar panel yang digunakan merk ICASOLAR dengan kapasitas 250 Wp membutuhkan sebanyak 44 panel dengan total luasan yang diperlukan sebesar 57 m2 pada atap gedung. Secara ekonomis didapatkan bahwa Net Present Cost pada sistem ini adalah sebesar Rp. 183.000.000,- dan nilai Cost of Energy sebesar Rp. 484,58,- / kWh ABSTRACT PLTS can be applied from small to large scale, that is the advantage of this technology. On a small scale, the use of solar energy can be applied on every roof of the house to meet the electricity needs of each residential / household consumer. For this need, the PLTS system is carried out on an on-grid basis, which is connected to an already available network, namely a network of electricity service providers such as PLN. In this study, the object of research is Building X at the State Polytechnic of Malang, where the load requirement is 12.5 kW and the daily energy requirement is 64 kWh. Using the HOMER PRO application obtained for systems with PV schemes, Batteries, PLN Grids, and converters, the proposed Schematic for the PLTS system is to use solar panels with a total installed power of 11 kWp, and coupled with a 1500 Ah battery, a power converter of 6 kW , and the PLN grid remains as the main supply. To be able to reduce electricity bills, Renewable Fraction (RF) is carried out by 58.5%, so that the daily production for solar panels is 45.6 kWh, which is 68% of daily needs with a capacity factor of 17.3%. The solar panels used by the ICASOLAR brand with a capacity of 250 Wp require 44 panels with a total required area of 57 m2 on the roof of the building. Economically, it is found that the Net Present Cost in this system is Rp. 183,000,000,- and Cost of Energy amount Rp. 484,58,- / kWh
Konverter berbasis SEPIC pada modul photovoltaik yang terintegrasi dengan inverter 1 fasa Radianto, Donny; Herwandi, Herwandi; Yulianto, Yulianto
JURNAL ELTEK Vol. 19 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/eltek.v19i2.323

Abstract

Sistem pembangkit listrik saat ini telah menarik banyak perhatian baik dari kalangan akademik maupun industri. Hal ini disebabkan karena keuntungan yang ditawarkan, antara lain bersih, dapat merubah menjadi listrik secara langsung, dan tidak menyebabkan polusi. Namun, karena masih adanya ketergantungan terhadap kondisi iklim, demikian seperti irradiant maupun suhu, maka daya dari modul photovoltaik ini perlu dimaksimalkan. Terkait dengan hal ini, paper ini menghadirkan suatu metode untuk melacak daya maksimum dari modul photovoltaik berbasis pada metode perturbation observer yang dimodifikasi. Metode pelacakan ini dibuat untuk menghasilkan modulasi lebar pulsa dengan frekuensi 62.5 KHz yang berfungsi untuk mengatur konverter berbasis SEPIC dengan menerima tegangan masukan dari modul PV serta menghasilkan tegangan keluaran yang dapat digunakan untuk mengisi baterai (accu) yang dapat diintegrasikan untuk menghasilkan tegangan AC melalui inverter. Penggunaan SEPIC sebagai pengkondisi sinyal ini karena memiliki keuntungan dimana tegangan keluaran yang dihasilkan tidak dibalik, seperti pada rangkaian konverter buck – boost. Selanjutnya, pemanfaatan metode perturbation observer yang telah dimodifikasi dan diintegrasikan dengan konverter SEPIC menunjukkan kinerja yang memuaskan. Selain itu, sistem yang diajukan hanya memanfaatkan sensor tunggal sebagai masukan dari kontroller. ABSTRACT The current power generation system has attracted a lot of attention from both academia and industry. This is due to the advantages offered, including being clean, being able to convert into electricity directly, and not causing pollution. However, because there is still dependence on climatic conditions, such as irradiant and temperature, the power from this photovoltaic module needs to be maximized. Related to this, this paper presents a method to track the maximum power of a photovoltaic module based on a modified perturbation observer method. This tracking method is made to produce pulse width modulation with a frequency of 62.5 KHz which functions to regulate the SEPIC-based converter by receiving input voltage from the PV module and producing an output voltage that can be used to charge the battery (accu) which can be integrated to produce AC voltage through the inverter. The use of SEPIC as a signal conditioner has the advantage that the resulting output voltage is not reversed, as in the buck-boost converter circuit. Furthermore, the use of the modified perturbation observer method integrated with the SEPIC converter showed satisfactory performance. In addition, the proposed system only utilizes a single sensor as input from the controller
Kontrol tegangan pada terminal generator menggunakan AVR berbasis neural network Sartika, Linda; Prasetia, Abdul Muis; Ramadhan Sudirman, Fitri
JURNAL ELTEK Vol. 22 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/eltek.v22i1.4693

Abstract

Generator sinkron mempunyai permasalahan yaitu Ketidak stabilan tegangan pada generator sinkron menyebabkan sistem secara keseluruhan terutama kualitas sistem, kemampuan transfer daya dari pembangkit ke konsumen, kondisi terparah terjadinya mekanisme pelepasan beban dengan demikian maka diperlukan peralatan yang dapat mengendalikan kestabilan tegangan generator sinkron yaitu Automatic Voltage Regulator (AVR).  AVR adalah suatu perangkat yang dipasang pada generator yang dapat bekerja secara otomatis mengatur tegangan yang dihasilkan oleh generator agar tetap stabil. Penelitian ini mengontrol tegangan generator agar stabil menggunakan metode Neural Network (NN). Data penelitian NN diambil dari input dan output kendali PID dengan Sistem AVR yang sama. AVR sederhana dengan respon delay time  rise time , peak time  settling time , max overshoot dan untuk error steady state . AVR sederhana respon tidak terdapat overshoot dan respon waktunya lebih lambat 5,039s, konvensional terdapat overshoot yang tinggi dan lebih cepat 0,715s, NN respon yang didapatkan overshoot pada waktu 2,456s dan adanya usaha perbaikan respon tegangan kembali ke Vref   ABSTRACT Synchronous generators have problems with the instability of the voltage, causing the system as a whole, especially the quality of the system and the ability to transfer power from the generator to the consumer, the worst condition is load shedding. Therefore, equipment is required to control the voltage stability of the synchronous generator with the automatic voltage regulator (AVR). AVR is installed on a generator to work automatically to regulate the voltage so that is remains stable. The generator voltage can be stably controlled using the neural network (NN) method. NN training data is obtained from the input and output of PID control with the exact AVR system. Simple AVR with response delay time  rise time , peak time  settling time  max overshoot and error steady state . Simple AVR response has no overshoot, and the response time is slower at 5,039s, conventional has a high overshoot and is faster at 0,715s. NN response obtains overshoot at 2,456s, and there is an effort to improve the voltage response to Vref.
Pengaruh waktu ton SPWM terhadap tegangan inverter sinusoida Luqman, Mohammad; Rifa'i, Muhamad; Radianto, Donny
JURNAL ELTEK Vol. 22 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/eltek.v22i1.4911

Abstract

Kendaraan listrik selain membutuhkan daya berbentuk sinusoida dengan daya besar dan frekuensi variable, juga membutuhkan pengaturan tegangan atau tegangan yang stabil. Alat untuk mengubah daya dc menjadi daya ac disebut dengan inverter. Penelitian ini merupakan kelanjutan dari penelitian yang terdahulu, Pada penelitan ini dicoba untuk mencari hubungan antara panjang waktu t-on pada sinyal SPWM dengan besaran tegangan sinusoida yang dihasilkan, yang akan digunakan untuk membuat rangkaian kontrol agar tegangan relatif stabil pada nilai tertentu pada rentang daya yang lebih lebar. Cara yang dilakukan adalah dengan menambah lebar pulsa pada sinyal SPWM, artinya memperpanjang waktu ON pulsa PWM (t-on) sebagai fungsi luaran tegangan inverter. Jika tegangan inverter menurun maka sistem akan maenambah waktu t-on sebagai fungsi sudut sinyal sinusoida. Penambahan besaran sudut adalah sebesar 0o sampai dengan 10o untuk rentang tegangan 220V sampai 190V. Hasil yang diperoleh adalah pengaturan tegangan inverter akan akan meningkat sebesar 6% dibandingkan jika tanpa menggunakan sistem ini.   ABSTRACT Electric vehicles require stable voltage or voltage regulation, as apart from requiring sinusoidal power with large power and variable frequency.  A device for converting DC power into AC power is called an inverter. This research is a continuation of previous research. In this research, an attempt is made to find a relationship between the length of the t-on time on the SPWM signal and the magnitude of the resulting sinusoidal voltage, which will be used to create a control circuit so that the voltage is relatively stable at a certain value in the specified power range wider. The method used is to increase the pulse width of the SPWM signal, which means extending the ON time of the PWM pulse (t-on) as a function of the inverter voltage output. If the inverter voltage decreases, the system will increase the t-on time as a function of the sinusoidal signal angle. The additional angle magnitude is 0o to 10o for the voltage range 220V to 190V. The results obtained are that the inverter voltage setting will increase by 6% compared to without using this system.
Rancang bangun sistem survei kepuasan pemangku kepentingan berbasis web di Politeknik Negeri Banyuwangi Nuril Jazilah, Alisa; Prasetyo, Junaedi Adi; Ratri, Indira Nuansa; Subono, Subono; Hakim, Lutfi
JURNAL ELTEK Vol. 22 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/eltek.v22i2.5429

Abstract

Politeknik Negeri Banyuwangi masih menghadapi kendala dalam melakukan survei kepuasan secara efektif dan efisien. Metode survei yang saat ini digunakan kurang praktis dan hasilnya sulit diolah. Penelitian ini dilakukan untuk merancang dan membangun sebuah sistem survei kepuasan pemangku kepentingan berbasis web di Politeknik Negeri Banyuwangi menggunakan metode pengembangan extreme programming. Sistem ini bertujuan untuk mengumpulkan umpan balik dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk mahasiswa, dosen, alumni, dan masyarakat umum, serta perusahaan terkait dengan berbagai aspek kinerja dari institusi. Metode pengembangan extreme programming dipilih karena memungkinkan iterasi cepat dan responsif terhadap perubahan kebutuhan pengguna serta memaksimalkan kolaborasi antara tim pengembang dan pemangku kepentingan. Sistem dirancang dan dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan Javascript dengan Framework Laravel, dengan memperhatikan prinsip-prinsip extreme programming. Berdasarkan pengujian yang dilakukan dengan metode unit testing dan fungsional testing pada 15 responden dengan 14 responden sebagai user dan 1 responden sebagai admin didapat hasil 85,1 % oleh user dan 94% oleh admin.   ABSTRACT Banyuwangi State Polytechnic still faces challenges in conducting satisfaction surveys effectively and efficiently. The current survey methods are impractical and difficult to process. This research aims to design and develop a web-based stakeholder satisfaction survey system at Banyuwangi State Polytechnic using the Extreme Programming development method. The system aims to gather feedback from various stakeholders, including students, lecturers, alumni, the general public, and related companies on various aspects of institutional performance. Extreme Programming was chosen for its ability to allow rapid iterations and responsiveness to user needs, maximizing collaboration between developers and stakeholders. The system is designed and developed using PHP and the Laravel Framework, adhering to Extreme Programming principles. Based on the testing conducted using unit testing and functional testing methods on 15 respondents, with 14 respondents as users and 1 respondent as an admin, results showed a satisfaction rate of 85.1% for users and 94% for the admin.