Jurnal Siber Multi Disiplin
Jurnal Siber Multi Disiplin (JSMD) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Siber Nusantara Research dan di payungi Oleh Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER). Perbitan jurnal ini 4 kali dalam setahun yaitu April, Juli, Oktober, dan Januari. Ruang lingkup dan fokus terkait dengan penelitian dengan pendekatan Multidisipliner, yang meliputi: Ilmu Manajemen, Manajemen SDM, Manajemen Pemasaran & Manajemen Keungan, Ilmu Ekonomi, dan Akuntansi, Ilmu Komputer, Teknologi Informasi Teknik Informatika & Manajemen Informatika, Perdagangan, Manajemen Perhotelan, Pariwisata, Perjalanan, Seni & Budaya, Manjemen Pendidikan, Pendidikan Dasar, Pendidikan Islam & Pendidikan Olahraga, Ilmu Politik, Ilmu Hukum & Ilmu Sosial, Administrasi public & Administrai Pemerintahan, Ilmu Olah Raga, Sejarah & Humaniora, Sosiologi, Psikologi, Ilmu Kesehatan, Kedoteran & Kebidanan, Media & Komunikasi, Ilmu Lingkungan, Ilmu Perpustakaan, Ilmu Pertanian, Perbankan, Manajemen proyek, Manajemen Portofolio, Analisis Keamanan, Kewiraswastaan & Manajemen Retail, Manajemen Tranportasi, Logistik & Expesdidi, Medis, Kesehatan, Kedokteran, Bilogi, Fisika, Kimia, Agoronomi & Pertambangan, dan Teknik Mesin, Teknik Industi & Teknik Perkapalan.
Articles
187 Documents
Gojek’s Dominance Strategy Amid the Disruption of Indonesia’s Digital Transportation Ecosystem
Tiara Ayustian;
Angelina Wahyu Christyani;
Dwi Prasetyo Sayoto Putro;
Sri Sarjana
Jurnal Siber Multi Disiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Siber Multi Disiplin (April - Juni 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jsmd.v4i1.757
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dominasi pasar Gojek dalam menghadapi disrupsi ekosistem transportasi digital di Indonesia yang ditandai oleh meningkatnya persaingan lintas sektor dan inovasi platform digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, di mana Gojek diposisikan sebagai objek kajian utama. Data penelitian bersumber dari data sekunder yang meliputi laporan industri, publikasi akademik, dokumen perusahaan, serta laporan riset pasar yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan studi literatur, sedangkan analisis data menggunakan analisis konten tematik untuk mengidentifikasi pola, tema, dan strategi utama yang diterapkan oleh Gojek. Kerangka analisis yang digunakan meliputi analisis PESTEL untuk mengkaji faktor lingkungan makro, Porter’s Five Forces untuk menilai intensitas persaingan industri, serta analisis SWOT untuk memetakan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman perusahaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi dominasi Gojek bertumpu pada penguatan ekosistem platform, pemanfaatan efek jaringan, diferensiasi layanan melalui model super-app, serta strategi sinergi lintas layanan. Namun demikian, tingginya tingkat persaingan, perilaku multi-homing pengguna, serta inovasi disruptif dari pesaing menjadi tantangan utama bagi keberlanjutan dominasi pasar Gojek. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam kajian strategi platform digital serta menjadi referensi praktis bagi pelaku industri transportasi digital di Indonesia.
Analisis Strategi Komunikasi Digital Dengan Model SOSTAC Untuk Optimalisasi Engagement Instagram: Studi Kasus Mrikiniki Coffee Wonosari
Hafidz Fadhil Mahdi;
Rendra Widyatama
Jurnal Siber Multi Disiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Siber Multi Disiplin (April - Juni 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jsmd.v4i1.758
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi digital dalam mengoptimalkan engagement Instagram dengan menggunakan model SOSTAC (Situation, Objectives, Strategy, Tactics, Action, Control) pada Mrikiniki Coffee Wonosari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram berperan penting sebagai media komunikasi digital dalam menjangkau audiens, khususnya segmen anak muda dan komunitas kreatif. Pasca-rebranding, terjadi peningkatan jumlah pengikut dan jangkauan konten, namun tingkat engagement yang lebih mendalam seperti komentar masih relatif rendah.Analisis berdasarkan model SOSTAC menunjukkan bahwa perumusan tujuan komunikasi belum terukur secara spesifik, strategi masih bersifat intuitif, serta pemanfaatan taktik digital belum optimal. Selain itu, proses evaluasi masih terbatas pada indikator kuantitatif seperti reach dan belum dimanfaatkan secara maksimal sebagai dasar pengambilan keputusan strategis. Temuan lain menunjukkan bahwa user-generated content dan keterlibatan komunitas memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan engagement audiens. Secara keseluruhan, strategi komunikasi digital yang diterapkan belum sepenuhnya terstruktur, sehingga diperlukan perencanaan yang lebih sistematis, terukur, dan berbasis data untuk meningkatkan efektivitas komunikasi digital secara berkelanjutan.
Pengaruh Green Marketing dan Green Product terhadap Keputusan Pembelian Produk Merek Le Minerale
Tara Artanti Putri Wicaksono;
Nurul Hilmiyah
Jurnal Siber Multi Disiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Siber Multi Disiplin (April - Juni 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jsmd.v4i1.761
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green marketing dan green product terhadap keputusan pembelian produk air minum dalam kemasan Le Minerale pada generasi milenial di Kota Depok. Permasalahan lingkungan dan meningkatnya jumlah sampah plastik mendorong perusahaan menerapkan strategi pemasaran ramah lingkungan serta menghadirkan produk yang lebih peduli terhadap lingkungan untuk menarik minat konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden generasi milenial di Kota Depok yang pernah membeli produk Le Minerale. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan koefisien regresi sebesar 0,432 dan nilai signifikansi 0,000. Green product juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan koefisien regresi sebesar 0,387 dan nilai signifikansi 0,000. Secara simultan, green marketing dan green product berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai R Square sebesar 0,612 yang menunjukkan kontribusi kedua variabel sebesar 61,2% terhadap keputusan pembelian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pemasaran dan produk ramah lingkungan mampu meningkatkan keputusan pembelian konsumen terhadap produk Le Minerale.
Analisis Potensi Bahaya Menggunakan Metode HAZOP Pada Proses Front Fork Assy
Galih Dharma Putra Kurniawan;
Syarah Rizkia Feriaty;
Rudy Effendi Listyanto
Jurnal Siber Multi Disiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Siber Multi Disiplin (April - Juni 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jsmd.v4i1.765
Penelitian ini mengevaluasi aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada lini produksi Front Fork Assy di PT Kayaba Indonesia untuk menekan angka kecelakaan dan menjaga stabilitas produktivitas. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan semi-kuantitatif melalui metode Hazard and Operability Study (HAZOP), data dihimpun dari observasi, wawancara, serta dokumen internal perusahaan. Tahapan analisis meliputi penentuan node, pelacakan deviasi kerja, dan penilaian risiko berdasarkan tingkat keseringan serta dampaknya. Hasil kajian menunjukkan adanya potensi bahaya yang bervariasi (rendah hingga tinggi) dipicu oleh faktor pekerja, mesin, metode, dan lingkungan. Untuk memitigasi risiko tersebut, dirumuskan rekomendasi berupa revisi prosedur kerja, disiplin APD, pelatihan berkala, dan pengawasan ketat. Penelitian menyimpulkan bahwa HAZOP menjadi instrumen yang efektif dan sistematis dalam meningkatkan standar keselamatan di industri manufaktur.
Tanggung Jawab Hukum Notaris dalam Penggunaan Materai Elektronik pada Pembuatan Kontrak di Era Digital serta Dampaknya terhadap Keabsahan dan Kekuatan Pembuktian Dokumen
Reza Rizki Nugraha;
Muhammad Afif Mahmud
Jurnal Siber Multi Disiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Siber Multi Disiplin (April - Juni 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jsmd.v4i1.769
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan yang signifikan dalam praktik hukum, termasuk dalam penggunaan materai elektronik sebagai bagian dari proses pembuatan kontrak yang sah dan memiliki kekuatan hukum, namun di balik kemajuan tersebut juga terbuka peluang terjadinya berbagai bentuk penyalahgunaan, khususnya oleh oknum notaris yang memiliki kewenangan dalam pembuatan akta autentik, sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap keabsahan dokumen yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam mengenai bentuk-bentuk penyalahgunaan materai digital dalam kontrak, faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya penyimpangan tersebut, serta implikasi hukumnya dalam perspektif hukum yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach), yang didasarkan pada analisis terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyalahgunaan materai digital dapat terjadi dalam berbagai bentuk, seperti penggunaan tanpa hak, pemalsuan, maupun penggunaan yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, yang pada akhirnya berimplikasi pada melemahnya bahkan batalnya kekuatan pembuktian (evidentiary value) kontrak, serta membuka kemungkinan dikenakannya sanksi administratif, perdata, hingga pidana bagi notaris yang terbukti melakukan pelanggaran tersebut.
Tanggung Jawab Sosial PT. Nusa Halmahera Minerals Melalui Implementasi Sustainable Develompment Goals Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat di Halmahera Utara
Syaloomita Jessica Inrizky Chairudin;
Christian Herman Johan de Fretes;
Roberto Octavianus Cornelis Seba
Jurnal Siber Multi Disiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Siber Multi Disiplin (April - Juni 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jsmd.v4i1.770
Dalam penelitian ini fokus melihat bagaimana peran aktor non- negara dalam hal ini PT. Nusa Halmahera Minerals dalam mewujudkan kehidupan masyarakat lingkar tambang yang sejahtera. Penelitian ini menggunakan konsep Sustainable development goals, corporate social responsibility, dan konsep Rencana induk program pengembangan masyarakat untuk menganalisa apa saja usaha yang sudah dilakukan oleh perusahaan sebagai bentuk komitmen untuk mencapai masyarakat berkelanjutan dan mandiri. Selain itu ide pemikiran Liberalisme yang mendukung aktor non- negara yang memiliki peran untuk mewujudkan kesejahteraan manusia menjadi kerangka pemikiran yang digunakan untuk menjelaskan bagaimana peran aktor non- negara yang ternyata juga penting untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Halmahera Utara. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini yaitu penelitian kualitatif, yang melihat bagaimana suatu fenomena dalam masyarakat dan dijelaskan secara deskriptif dan pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan studi kepustakaan, seperti dokumen dari perusahaan, jurnal, buku, dan lain- lain sebagai sumber informasi selain itu wawancara dengan pemangku kepentingan dalam perusahaan
Pengaruh Citra Merek dan Kesadaran Merek terhadap Keputusan Pembelian Generasi Z pada Brand Fashion Lokal 3Second
Moch Akhmal Shiddiq Suhendar;
Kartika Imasari Tjiptodjojo
Jurnal Siber Multi Disiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Siber Multi Disiplin (April - Juni 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jsmd.v4i1.779
Industri fashion lokal di Indonesia saat ini berada dalam kondisi persaingan yang semakin ketat sehingga sebuah merek dituntut untuk memiliki citra yang kuat juga meningkatkan kesadaran yang kuat di benak konsumen, terutama bagi konsumen kritis seperti Generasi Z. Penelitian ini memiliki tujuan menguji pengaruh citra merek dan kesadaran merek terhadap keputusan pembelian. Sampel yang digunakan sebanyak 100 responden Generasi Z di wilayah Bandung dan memiliki pengalaman dalam melakukan pembelian produk 3Second. Analisis regresi linear berganda digunakan untuk menguji hasil data. Pengujian data yang dilakukan telah menemukan bahwa citra merek dan kesadaran merek memiliki pengaruh pada keputusan pembelian sebesar 67,8% dimana citra merek mendominasi pengaruh tersebut. Kesimpulan yang ditarik adalah penguatan pada sektor citra merek dan kesadaran merek merupakan kunci utama bagi perusahaan untuk mendorong keputusan pembelian konsumen
Dampak Hybrid Working Model Terhadap Disiplin dan Motivasi Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara
Virga Afiana;
Achmad Fauzi;
Rasyidah;
Cholifah
Jurnal Siber Multi Disiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Siber Multi Disiplin (April - Juni 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jsmd.v4i1.784
Era digitalisasi dan reformasi birokrasi menuntut perubahan paradigma pengawasan ASN dari kehadiran fisik menuju penilaian kinerja berbasis output. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan hybrid working model terhadap disiplin dan motivasi kerja Aparatur Sipil Negara (ASN), serta kontribusinya dalam mendukung agile governance. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (literature review) dengan menganalisis berbagai artikel ilmiah, regulasi, dan dokumen kebijakan terkait sistem kerja fleksibel pada birokrasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa hybrid working berdampak positif secara signifikan terhadap motivasi kerja ASN melalui peningkatan fleksibilitas waktu dan work-life balance, yang didukung oleh infrastruktur digital serta trust-based management. Namun, aspek kedisiplinan menghadapi tantangan dalam pengawasan mandiri dan konsistensi penyelesaian tugas saat Work From Home (WFH). Secara makro, sistem ini terbukti mampu mempercepat transformasi tata kelola birokrasi yang adaptif dan efisien. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan komitmen pimpinan, integrasi teknologi komunikasi, dan penyusunan SOP yang jelas untuk mengoptimalkan produktivitas dan disiplin ASN.
Analisis Penyebab Terjadinya Penurunan Kualitas Pada Proses Cutting Menggunakan Metode Six Sigma
Abdul Azis;
Syarah Rizkia Feriaty;
Rudy Effendi Listyanto
Jurnal Siber Multi Disiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Siber Multi Disiplin (April - Juni 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jsmd.v4i1.786
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab terjadinya penurunan kualitas pada proses cutting di PT Eunsung Indonesia menggunakan metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Permasalahan yang terjadi ditandai dengan meningkatnya jumlah produk cacat (NG) dan menurunnya output produksi selama periode Juli–September 2025. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah defect meningkat dari 170 unit menjadi 330 unit, sedangkan output produksi menurun dari 6.200 unit menjadi 5.520 unit. Pada tahap Define digunakan SIPOC dan Critical to Quality (CTQ) untuk mengidentifikasi karakteristik kualitas utama. Tahap Measure dilakukan dengan pengukuran tingkat defect dan analisis data produksi. Tahap Analyze menggunakan diagram Pareto dan Fishbone untuk mengetahui akar penyebab masalah yang berasal dari faktor manusia, mesin, metode, material, dan lingkungan kerja. Tahap Improve menghasilkan usulan perbaikan berupa pelatihan operator, preventive maintenance mesin, dan perbaikan SOP kerja. Tahap Control dilakukan melalui pengawasan berkala agar kualitas produksi tetap terjaga dan berkelanjutan.
Perlindungan Hukum Terhadap Investor Peer to Peer Lending Dalam Kasus Dana Syariah Indonesia Ditinjau Dari Undang-Undang No 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen
Ilham Ramadhani;
Yuniar Rahmatiar;
Muhamad Abas
Jurnal Siber Multi Disiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Siber Multi Disiplin (April - Juni 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jsmd.v4i1.789
Perkembangan teknologi telah membuka akses yang lebih luas terhadap investasi, termasuk melalui platform P2P Lending. Entitas yang berkembang di bidang ini adalah Dana Syariah Indonesia, yang menawarkan pendanaan proyek properti berbasis prinsip syariah. Namun, sejak Oktober 2025, terjadi gagal bayar terhadap ribuan investor yang menimbulkan kerugian signifikan serta memunculkan dugaan adanya praktik skema Ponzi dan proyek fiktif. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan kualitatif. Investor P2P Lending memiliki hak atas perlindungan yang sudah diatur Pasal 4 UUPK. Upaya perlindungan terhadap konsumen dapat melalui jalur litigasi maupun non litigasi. Dana Syariah Indonesia sebagai pelaku usaha wajib memberikan restitusi, dimintai pertanggungjawaban secara perdata, administratif, maupun pidana karena telah memberikan informasi yang menyesatkan, tidak memenuhi janji investasi, serta menimbulkan kerugian bagi konsumen.