cover
Contact Name
Mashud Syahroni
Contact Email
syahronifkip@untidar.ac.id
Phone
+6281804250905
Journal Mail Official
edulearning_fkip@untidar.ac.id
Editorial Address
FKIP, Universitas Tidar, Jalan Suparman 39, Potrobangsan, Kota Magelang
Location
Kota magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Education and Learning
Published by Universitas Tidar
ISSN : -     EISSN : 25985108     DOI : https://doi.org/10.31002/ijel
Core Subject : Education,
profesi kependidikan, kurikulum, filsafat pendidikan, teknologi pendidikan, strategi pembelajaran, manajemen pendidikan, psikologi pendidikan, perkembangan peserta didik, isu umum dalam pendidikan dasar, menengah, dan tinggi, landasan pendidikan, dan pengembangan profesi guru.
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2024): April" : 29 Documents clear
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA BERBASIS AKTIVITAS ARGUMENTASI ILMIAH PADA TOPIK KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP Siswanto Siswanto; Yolanda Darnaningrum; Rina Rahayu; Nuryunita Dewantari
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 7 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Topik klasifikasi makhluk hidup yang diajarkan pada peserta didik pada tingkat menegah tergolong dalam topik yang sulit dan mengakibatkan masih terdapatnya miskonsepsi. Miskonsepsi yang terjadi dapat diatasi melalui argumentasi ilmiah dalam pembelajaran. Namun kemampuan argumentasi ilmiah yang dimiliki oleh peserta didik di indonesia masih tergolong rendah. Salah satu cara dalam melatihkan argumentasi ialah melalui buku teks. Namun, buku teks yang digunakan di indonesia masih berada pada level 2 pada tingkatan argumentasi ilmiah. Analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan metode fuzzy delphi dan grafik fry. Penelitian terdiri atas 4 tahapan yaitu 1) menganalisis indikator kognitif pada topik klasifikasi makhluk hidup. 2) pengembangan bahan ajar. 3) menganalisis keterbacaan pada bahan ajar. 4) menganalisis validitas pada bahan ajar. Hasil penelitian diperoleh bahwa 1) terdapat 7 indikator kognitif yang perlu dilatihkan pada topik klasifikasi makhluk hidup. 2) hasil uji keterbacaan menunjukan bahwa bahan ajar telah sesuai bagi tingkatan pembaca pada kelas 7. 3) hasil validitas memperoleh kesepakatan bersama para ahli pada setiap sub bab atau valid.
Identifikasi Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar (SD/MI) Di Era Merdeka Belajar Wahyuddin Anfal; Ni Ketut Suarni; I Gede Margunayasa; Mariamah
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 7 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v7i2.1147

Abstract

Motivasi belajar merupakan aspek penting yang harus dimiliki siswa. Namun kenyataannya bahwa motivasi belajar siswa masih ditemukan bermasalah. Dengan adanya penerapan kurikulum Merdeka, harapannya motivasi belajar siswa menjadi lebih baik. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru kelas V di MI Darusholihin Dompu bahwa Kurikulum Merdeka sudah mulai diterapkan. Dengan diterapkannya kurikulum Merdeka ini akan dapat memberikan dampak yang lebih baik terutama berkaitan dengan capaian siswa dalam pembelajaran. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi motivasi belajar siswa di era Merdeka belajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian deksriptif kualitatif. Populasi adalah seluruh siswa yang sudah diterapkan kurikulum Merdeka di Darusholihin Dompu yakni kelas 1,3,4,5 yang berjumlah 105 siswa. Akibat populasi lebih dari 100 maka sampel dipilih secara random yakni kelas 5. Instrument yang digunakan adalah angket, Analisis data menggunakan rumus persentase dan hasil perhitungan akan ditentukan kategori yang terdiri dari kategori sangat tinggi, tinggi, sedang, kurang dan sangat kurang. Adapun hasil penelitian bahwa persentase motivasi belajar siswa kriteria sangat baik sebesar 40%, kategori baik sebesar 30%, kategori cukup baik sebesar 30% dan kategori kurang baik sebesar 0%
Dampak Bullying Terhadap Perkembangan Emosional Siswa Sekolah Dasar Nur Afni; Ni Ketut Suarni; I Gede Margunayasa; Anita Nurgufriani
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 7 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v7i2.1191

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi konsekuensi yang timbul dari praktik perundungan (bullying) terhadap perkembangan emosional anak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui studi literatur, membaca jurnal-jurnal, kajian pustaka yang relevan, serta mencatat dan mengelola bahan penelitian terdahulu. Data dikumpulkan dari penelitian terdahulu yang telah dievaluasi dari jurnal-jurnal yang terakreditasi. Proses pengumpulan data dilakukan dengan teliti, meliputi pembacaan artikel dan jurnal, analisis rinci, dan penarikan kesimpulan untuk menghasilkan ide dan gagasan baru. Hal ini bertujuan agar permasalahan yang diangkat dalam artikel ini dapat diatasi dengan solusi yang optimal. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa bullying mempunyai dampak yang signifikan terhadap perkembangan emosional anak, tidak hanya mencakup aspek perkembangan sosial, tetapi juga mengenai perkembangan emosional yang tercermin dalam munculnya emosi negatif seperti kemarahan, kesedihan, dan kekecewaan. Selain itu, bullying juga menurunkan tingkat kepercayaan diri anak, menciptakan perasaan rendah diri hingga tingkat keinginan untuk mengakhiri hidupnya. Temuan ini seharusnya menjadi pembelajaran bagi orang tua, anggota sekolah, dan masyarakat umum, untuk lebih peka terhadap kasus bullying.
Analisis Penerapan Teori Sosial Emosional Pada Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Andhika Edi; Suarni Ni Ketut; Margunayasa
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 7 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v7i2.1194

Abstract

Penelitian ini membahas bagaimana penerapan teori sosial emosional berdampak pada kemampuan belajar siswa di sekolah dasar. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui Teknik survey dan wawancara mendalam dengan siswa dan pendidik, pola hubungan yang kuat antara prestasi belajar dan interaksi sosial emosional terungkap. Siswa yang memiliki kematangan  sosial emosional yang baik dan merasa nyaman dalam lingkungan sosialnya cenderung menunjukkan kemajuan yang lebih besar dalam prestasi belajar mereka. Selain itu, guru mengatakan bahwa siswa yang memiliki keterampilan sosial yang baik lebih terlibat dalam belajar, membuat lingkungan kelas yang lebih baik, dan meningkatkan kerja sama antar siswa. Dukungan sosial dan pembelajaran sangat bergantung pada empati, menurut analisis kualitatif. Dukungan ini membantu menciptakan lingkungan belajar yang baik dan menciptakan suasana kelas yang positif. Hasil ini meningkatkan pemahaman tentang bagaimana menerapkan teori sosial emosional untuk meningkatkan kemampuan belajar siswa. Serta implikasinya terhadap pengembangan program pendidikan sosial emosional disekolah. Kesimpulan menegaskan bahwa memperhatikan aspek sosial emosional siswa memberikan kontribusi signifikan terhadap pencapaian tujuan pendidikan.
PENGEMBANGAN BUKU AJAR MEMBACA PEMAHAMAN BERBASIS PENDEKATAN CONTENT LANGUAGE INTEGRITED LEARNING UNTUK MAHASISWA PRODI PBSI FKIP UNTIDAR Ayu Wulandari; Irsyadi Shalima; Retma Sari
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 7 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v7i2.1196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar membaca dengan pendekatan Content Language Integrated Learning untuk mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNTIDAR dan mengetahui kelayakan buku ajar membaca dengan pendekatan content language integrated learning untuk mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNTIDAR. Model penelitian yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model penelitian dan pengembangan (R&D) menurut Borg dan Gall dalam Sukmadinata yang disederhanakan terdiri atas (1) penelitian dan pengumpulan data, (2) perencanaan pembuatan produk, dan (3) pengembangan draf produk. Subjek penelitian ini yakni mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang menempuh mata kuliah membaca. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan angket. Angket diisi oleh responden ahli materi (dosen-dosen mata kuliah membaca) dan mahasiswa sebagai pengguna. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menghasilkan buku ajar membaca dengan pendekatan Content Language Integrated Learning untuk mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNTIDAR yang dapat membantu mahasiswa dalam memahami materi kuliah dengan langkah pengembangannya meliputi studi pendahuluan dan pengembangan produk. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa bukua ajar membaca pemahaman ini berkategori baik sehingga layak digunakan.
Metode Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di Era Digital Novi Sylvia; Deni Hadiana
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 7 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v7i2.1331

Abstract

Di tengah tantangan disrupsi bahasa pada era digital, metode pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia harus relevan. Guru harus menyesuaikan metode yang digunakan di dalam kelas dengan kebutuhan guna menunjang keberhasilan pembelajaran siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguasaan guru terhadap metode pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Subjek penelitian yaitu 160 guru sekolah menengah atas yang berasal dari Kalimantan Barat, Papua, Jawa Timur, Bali, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sumatra Utara, Kalimantan Timur, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur. Data dikumpulkan melalui tes mengenai kesesuaian metode pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia serta angket mengenai persepsi guru terhadap metode pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia. Analisis data menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang diterapkan oleh 73% guru bahasa dan sastra Indonesia di sekolah menengah atas terkategori sesuai. Sebanyak 62% guru juga menyatakan bahwa metode pembelajaran bahasa dan sastra yang mereka gunakan di dalam kelas mampu menjadikan siswa kreatif serta mendorong adanya rasa ingin tahu dan kerja keras.
Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler Rohis Terhadap Pembentukan Karakter Religius Siswa SMAN 8 Kota Serang Cicih Cicih; ujang jamaludin; Dinar Sugiana Fitrayadi
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 7 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v7i2.1363

Abstract

Krisis moral dan akhlak bentuk kurangnya karakter religius yang ditanamkan pada siswa, Fenomena merosotnya karakter religius siswa pada tingkat Sekolah Menengah Atas disebabkan karena perkembangan teknologi dan kurangnya penanaman pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Ekstrakurikuler rohis merupakan salah satu alternatif solusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan antara kegiatan ekstrakurikuler rohis terhadap pembentukan karakter religius siswa SMAN 8 Kota Serang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner berupa angket dengan menyebar data kepada siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler rohis di SMAN 8 Kota Serang dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa : Terdapat pengaruh yang signifikan antara kegiatan ekstrakurikuler rohis terhadap pembentukan karakter religius siswa SMAN 8 Kota Serang. Data yang diperoleh dari angket kegiatan ekstrakurikuler rohis (variabel x) dan angket pembentukan karakter religius (variabel y) hasil penelitian diperoleh dari F hitung > F tabel (338,566>4,067). Berdasarkan Uji hipotesis koefisiensi korelasi mempunyai pengaruh yang sangat kuat (R) yaitu sebesar 0,942 dari output tersebut diperoleh keofesiensi determinasi (R Square) sebesar 0,887. Dengan demikian bahwa pengaruh variabel bebas (Kegiatan ekstrakurikuler rohis) terhadap variabel terikat (Pembentukan karakter religius) adalah sebesar 88,7% dan 12% dipengaruhi faktor lain seperti faktor lingkungan keluarga, faktor teman dan lain sebagainya.
Efektivitas Konseling Kelompok Dengan Teknik Assertive Training Untuk Meningkatkan Komunikasi Interpersonal Siswa SMP PGRI 1 Buduran Sidoarjo Novia Purwatiningtyas; Dimas Ardika Miftah Farid
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 7 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v7i2.1469

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling kelompok dengan teknik assertive training untuk meningkatkan komunikasi interpersonal siswa SMP PGRI 1 Buduran Sidoarjo. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan kuantitatif dengan desain penelitian one group pre-test post-test design. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala pengukuran berupa skala pengumpulan data sebagai teknik pengumpulan data. Populasi penelitian adalah siswa kelas VII SMP PGRI 1 Buduran Sidoarjo yang memiliki kemampuan komunikasi interpersonal yang rendah. Enam siswa dengan nilai komunikasi interpersonal rendah dijadikan sampel. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ketika siswa menerima treatment konseling kelompok menggunakan teknik assertive training, komunikasi interpersonal mereka meningkat. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji Wilcoxon bahwa Asymp. Sig. (2-tailed) bernilai 0,028. Diketahui bahwa nilai 0,028 lebih kecil dari 0,05 maka dapat diartikan Ha diterima dan H0 ditolak. Dapat diartikan bahwa terdapat perbedaan komunikasi interpesonal siswa dari hasil pre-test dan post-test, sehingga konseling kelompok dengan teknik assertive training efektif untuk meningkatkan komunikasi interpersonal siswa SMP PGRI 1 Buduran Sidoarjo.
Program Pengembangan Kemampuan Literasi Dasar Anak Usia Dini Melalui Media Cergam Digital Amalia Fajriyyatin Najichah
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 7 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v7i2.1625

Abstract

The phenomenon of low literacy in Indonesian society in the current digital era raises various assumptions regarding the causal factors and solutions. Various literature states that this stems from literacy habits from an early age. Related to this problem, there is one innovation in language learning for early childhood. The innovation is expressed in the form of a program to develop basic literacy skills in early childhood through digital illustrated stories. This research aims to find out in depth about the program. Thus, the appropriate method to use in this research is a case study. The subjects in this study were teachers and 25 students from Group B of Marsudi Rini Kindergarten, Karanganyar District, Demak Regency. Research data were obtained through observation, interviews, and documentation. The results of this study show that: (1) the basic literacy development program at Marsudi Rini Kindergarten is carried out with systematic stages with support from inside and outside the school, (2) the basic literacy development program at Marsudi Rini Kindergarten is implemented in an integrated manner with language learning, both receptive and expressive; (3) digital illustrated stories media used in the program is adjusted to the criteria for early childhood development, both in terms of presentation form, content, and language.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA BERBASIS AKTIVITAS ARGUMENTASI ILMIAH PADA TOPIK KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP Siswanto, Siswanto; Yolanda Darnaningrum; Rina Rahayu; Nuryunita Dewantari
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 7 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Topik klasifikasi makhluk hidup yang diajarkan pada peserta didik pada tingkat menegah tergolong dalam topik yang sulit dan mengakibatkan masih terdapatnya miskonsepsi. Miskonsepsi yang terjadi dapat diatasi melalui argumentasi ilmiah dalam pembelajaran. Namun kemampuan argumentasi ilmiah yang dimiliki oleh peserta didik di indonesia masih tergolong rendah. Salah satu cara dalam melatihkan argumentasi ialah melalui buku teks. Namun, buku teks yang digunakan di indonesia masih berada pada level 2 pada tingkatan argumentasi ilmiah. Analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan metode fuzzy delphi dan grafik fry. Penelitian terdiri atas 4 tahapan yaitu 1) menganalisis indikator kognitif pada topik klasifikasi makhluk hidup. 2) pengembangan bahan ajar. 3) menganalisis keterbacaan pada bahan ajar. 4) menganalisis validitas pada bahan ajar. Hasil penelitian diperoleh bahwa 1) terdapat 7 indikator kognitif yang perlu dilatihkan pada topik klasifikasi makhluk hidup. 2) hasil uji keterbacaan menunjukan bahwa bahan ajar telah sesuai bagi tingkatan pembaca pada kelas 7. 3) hasil validitas memperoleh kesepakatan bersama para ahli pada setiap sub bab atau valid.

Page 1 of 3 | Total Record : 29