cover
Contact Name
Arika Palapa
Contact Email
kalaosjurnal@poltekpelsulut.ac.id
Phone
+6282138107733
Journal Mail Official
kalaosjurnal@poltekpelsulut.ac.id
Editorial Address
Jl. Trans Sulawesi KM. 80 Desa Tawaang Timur Ke. Tenga Kabupaten Minahasa Selatan Prov. Sulawesi Utara
Location
Kab. minahasa selatan,
Sulawesi utara
INDONESIA
Kalao’s Maritime Journal
ISSN : 27762718     EISSN : 30478383     DOI : 10.69754
Core Subject : Engineering,
Kalao’s Maritime Journal, dengan E-ISSN : 3047-8383, P-ISSN : 2776-2718, Kalao’s maritime journal adalah jurnal berkala yang diterbitkan Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara yang memfasilitasi para peneliti untuk berdiskusi, mengejar dan mempromosikan pengetahuan di bidang-bidang yang muncul dan berkembang dalam studi ilmu kemaritiman. Menyambut baik kiriman yang memberikan wawasan tentang masalah terkini dan utama yang berhubungan tentang kenautikaan, permesinan kapal, kepelabuhanan, manajemen transportasi laut, keselamatan transportasi, teknologi transportasi laut, lingkungan maritim, pendidikan kemaritiman, hukum maritim, dan bahasa inggris maritim. Artikel bisa ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa Indonesia, dan Jurnal ini terbit 1 tahun 2 kali (Juli dan Desember).
Articles 53 Documents
Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi Alumni (Tracer Study) Berbasis Web Pada Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara Santun Irawan, Santun
KALAO'S MARITIME JOURNAL Vol 2 No 2 (2021): KALAO’S MARITIME JOURNAL
Publisher : Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69754/kalaos.v2i2.58

Abstract

Alumni merupakan hasil atau produk dari sebuah institusi pendidikan. Kualitas, kontribusi dan peran alumni dalam sebuah perguruan tinggi sangat penting untuk diketahui, dilacak dan didata karena keberhasilan alumni di masyarakat adalah keberhasilan perguruan tinggi, begitu juga kegagalan alumni tidak terlepas dari perguruan tinggi juga. Data alumni selain berperan sebagai penentu kualitas dari sebuah perguruan tinggi, data pengguna alumni juga berperan dalam menentukan nilai akreditasi yang diperoleh oleh perguruan tinggi. Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara merupakan perguruan tinggi negeri di lingkungan Kementerian Perhubungan yang berkedudukan di Kabupaten Minahasa Selatan Provinsi Sulawesi Utara yang sudah banyak meluluskan Taruna yang mempunyai keterampilan sesuai dengan bidangnya masing- masing dan siap bekerja. Jumlah alumni yang begitu banyak tersebut telah menyebar di beberapa wilayahIndonesia. Maka dari itu, Diperlukan suatu system informasi yang dapat menginformasikan data secara akurat dari para alumni yang ada. Guna mendapatkan informasi yang akurat dan mudah dalam pengaksesan datanya, maka informasi dapat dirangkum dalam sebuah sistem informasi berbasis web dan perlu juga dibangun sebuah sistem informasi yang tentunya dapat mempermudah proses akses data tersebut. Tracer Study merupakan pendekatan yang memungkinkan institusi pendidikan tinggi memperoleh informasi tentang kekurangan yang mungkin terjadi dalam proses Pendidikan dan proses pembelajaran dan dapat menjadi dasar untuk perencanaan aktivitas penyempurnaan dimasa mendatang. untuk lebih mempermudah memperoleh informasi dari data alumni Polteknik Pelayaran Sulawesi Utara. Metode yang di gunakan pada penelitian ini menggunakan metodelogi penelitian waterfall. untuk dapat memecahkan masalah ini dengan menganalisis dan merancang sistem informasi Tracer Study berbasis Web sehingga diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan dan dapat membantu kinerja pegawai pengelola Data dan Informasi Alumni pada Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara.
Model Perencanaan Prosedur Dan Penilaian Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Perbaikan Kapal Di Dok Rusman Rusman, Rusman
KALAO'S MARITIME JOURNAL Vol 2 No 2 (2021): KALAO’S MARITIME JOURNAL
Publisher : Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69754/kalaos.v2i2.59

Abstract

Keselamatan merupakan sesuatu yang terpenting dari sebuah proses pekerjaan karena dengan keselamatan yang tinggi maka akan menjamin kenyamanan bagi pekerja. Dari data temuan statistik angka kecelakaan fatal di lingkungan industri dan perusahaan pelayaran yang telah dikumpulkan sepanjang 4 tahun terakhir dari 2002 – 2005 kasus yang paling besar pada kecelakaan di lingkungan industri menyebabkan kematian. Peraturan Menteri Kesehatan Kerja yang tertuang dalam undang- undang No.1 tahun 1970 tentang ruang lingkupnya yang berhubungan dengan mesin, peralatan, landasan tempat kerja dan lingkungan kerja, serta cara mencegah terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja, memberikan perlindungan kepada sumber-sumber produksi sehingga dapat meningkatkan effisiensi dan produksi. Melihat dari aspek undang undang tersebut jelas bahwa pentingnya keselamatan untuk itu penelitian ini dilakukan untuk dapat meminimalisir tingkat resiko keselamatan yang terjadi pada opersional kapal serta pada industri Galangan Kapal. Pekerjaan reparasi Kapal dalam tangki dan pipa dalam kapal tanker merupakan jenis reparasi khusus yang membutuhkan perhatian lebih dari segi safety karena mengandung risiko yang lebih besar. Oleh karena itu penulisan tesis ini menganalisis tingkat risiko kecelakaan yang ada di tangki menggunakan metode FMEA (Failure Mode and Effects Analysis) kemudian menganalisis SOP yang ada di galangan apakah sudah memenuhi standart safety untuk pekerjaan di bagian tangki. Hasil dari tesis ini menunjukkan SOP galangan masih belum sepenuhnya memenuhi standard keselamatan dalam pekerjaan reparasi tangki kapal tanker diantaranya SOP pengelasan, pemotongan plat, penggerindaan, sandblasting dan pengecatan.
A Study of FAIES Method: Situational Approach Of Teaching Speaking Maritime English In Maritime Polytechnic Of North Sulawesi Aliong Silalahi, Aliong
KALAO'S MARITIME JOURNAL Vol 2 No 2 (2021): KALAO’S MARITIME JOURNAL
Publisher : Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69754/kalaos.v2i2.60

Abstract

English communication skills in the areas of speaking, listening, reading and writing. However, in many students' minds communication means only interaction between the speaker and the listener. Teaching English at maritime universities and nautical colleges involves not only teaching the language and the sea-related terminology but also making the students aware of the cross-cultural issues and problems that they may encounter in their work on board ships. The best way of teaching is how the teacher, instructor and lecturer can choose and use the right teaching method. FAIES is one of an unique and wellknown method in teaching which can adapt with many situations in the classroom and makes the students feel easy to understand and study comfortably at the lesson especially in speaking English. According to Freud in Wollheim (1981), FAIES (First Aid in English System) is the teaching method to emphasize or stress on communication, which consist of directional approach, functional approach, situational approach and drilling technique. Maritime English is largely restricted to IMO Standard Marine Communication Phrases, which builds basic knowledge of English and has been drafted in a simplified version of maritime English. A multitude of new methodologies have explored and discussed in recent years in an attempt to approach the training and testing the proficiency of maritime English that meets the international standards laid out in STCW.
Studi Meningkatnya Jumlah Penumpang Kapal Cepat Pra Dan Pasca Nataru 2019/2020 Di Pelabuhan Penumpang Kelas III Manado Abu Bakar, Abu
KALAO'S MARITIME JOURNAL Vol 2 No 2 (2021): KALAO’S MARITIME JOURNAL
Publisher : Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69754/kalaos.v2i2.61

Abstract

Manado Harbor is a regular port for ships heading to the archipelagic areas in Prov. North Sulawesi and the island of Ternate, the port development program is directed at the development of facilities, this is evidenced by the plan to develop a port terminal, especially the passenger terminal at the Manado port with various basic and supporting facilities that are planned to be built, with the existence of a port terminal, especially during the NATARU period (Natal dan Tahun Baru) both pre and post are not monitored and not well coordinated and port facilities do not meet standards, this has resulted in a surge in passengers on each ship which of course has violated the rules and can result in accidents and endanger the lives of the passengers themselves. Therefore, the researcher raised the title of the study as listed above in order to find out how the condition of the infrastructure and services of the Manado passenger port affects excess passengers on fast passenger ships departing from Manado Harbor at NATARU 2019/2020
Optimalisasi Penanggulangan Pencemaran Minyak Pada Saat Kegiatan Operasional Di Atas Kapal MT. B. Star Prasetyo Sutrisno, Slamet; Siti nurlaili Triwahyuni; Fathur Nanda Saputra; Rudy Susanto
KALAO'S MARITIME JOURNAL Vol 3 No 1 (2022): Kalao's Maritime Journal
Publisher : Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69754/kalaos.v3i1.62

Abstract

Armada perkapalan yang semakin maju dari waktu ke waktu ternyata juga membawa dampak negatif, sama seperti semua jenis kemajuan teknologi mengakibatkan efek samping, termasuk dengan meningkatnya jumlah armada perkapalan. Setelah pengoperasian kapal-kapal, ternyata membawa permasalahan baru, fenomena Oil Pollution mulai muncul. Maka dibutuhkan peraturan-peraturan yang mengatur pencegahan dan pembatasan hal-hal yang berkaitan dengan Oil Pollution. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penanganan Oil Pollution yang sesuai dengan sijil yang berlaku di atas kapal MT B Star . Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Dalam hal ini teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Wawancara berupa Tanya jawab dengan beberapa kru kapal yang ada di tempat saat terjadinya Oil Pollution, sedangkan observasi berupa pendekatan terhadap objek penelitian. Dari hasil penelitian yang dilakukan, dapat diketahui bahwa penanganan Oil Pollution di atas kapal MT B Star masih kurang hal itu di karenakan kurangnya rasa tanggung jawab kru yang tidak menjalankan tugas nya sebagaimana tertera pada sijil dan banyaknya peralatan yang sudah tidak layak . Dua faktor tersebut bisa hilang dengan cara para kru menjalankan tugas nya sesuai muster list yang berlaku di atas kapal dan perusahaan perkapalan mau memberi peralatan yang layak di atas kapal untuk mencegah terjadinya Oil pollution dengan cara tersebut dapat dipastikan penanganan Oil Pollution dapat di lakukan dengan maksimal
Upaya Meminimalisir Penyebab Kecelakaan Kerja Saat Bongkar Muat Di MV Ryoko 8 Frinandi Magelhaens May, Frinandi; Wahju Wibowo; Aliong Silalahi
KALAO'S MARITIME JOURNAL Vol 3 No 1 (2022): Kalao's Maritime Journal
Publisher : Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69754/kalaos.v3i1.63

Abstract

The purpose of writing this scientific paper is to see what are the causes of work accidents when loading and unloading on the ship, in order to overcome this happening in order to prevent accidents on board. The research methods used in writing this scientific paper are three methods, namely the survey method, the interview method and the literature study method. The study was conducted on board the MV. Ryoko 8 with GT 4194, under the auspices of PT. The Andalas Bhatera Baruna / ABB. The results obtained from this study are several al that are the causes of work accidents on board ships, namely unsafe actions from humans and unsafe conditions. To prevent work accidents on board the ship, it is necessary to work with great care and also a sense of responsibility, prevent unsafe working conditions, and immediately report all incidents, irregularities, and damage to the slightest equipment to their superiors.
Optimalisasi Dinas Jaga Untuk Mencegah Terjadinya Bahaya Tubrukan Di KM. Kelimutu Wa Ode Sukma Mawaddah, Wa; Joko Purnomo; Mirdin Ahmad; Arika Palapa
KALAO'S MARITIME JOURNAL Vol 3 No 1 (2022): Kalao's Maritime Journal
Publisher : Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69754/kalaos.v3i1.64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan dinas jaga yang optimal guna mencegah terjadinya bahaya tubrukan di KM. Kelimutu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan analisis data dengan pendekatan kualitatif terhadap data primer melalui observasi dan studi literatur yang memberi gambaran lebih jelas tentang informasi yang disajikan. Untuk mendapatkan informasi yang berhubungan dengan pelaksanaan dinas jaga di KM. Kelimutu, penulis melakukan penelitian saat melaksanakan praktek laut selama kurang lebih 9 bulan terhitung dari sign on tanggal 21 September 2020 sampai dengan sign off tanggal 29 Juni 2021. Penelitian ini dilaksanakan di KM. Kelimutu saat penulis melakukan Praktek Berlayar (Prala). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tentang pelaksanaan dinas jaga di KM. Kelimutu dinyatakan belum sepenuhnya dijalankan sesuai dengan aturan yang terdapat pada COLREG 1972 dan STCW 1978 amandemen 2010, seperti tidak optimalnya melakukan pengamatan keliling saat dinas jaga dan kurang bisa mengoperasikan alat-alat navigasi di anjungan
Optimalisasi Dinas Jaga Untuk Mencegah Terjadinya Bahaya Tubrukan Di Kapal Jonathan Lengkoan, Jonathan; Wahju Wibowo; Aliong Silalahi
KALAO'S MARITIME JOURNAL Vol 3 No 1 (2022): Kalao's Maritime Journal
Publisher : Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69754/kalaos.v3i1.66

Abstract

Mualim jaga memiliki peran penting dalam mengolah gerak kapal pada saat berlayar untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan untuk menghindari bahaya-bahaya tubrukan. Perumusan masalah yang diambil penulis dalam KIT ini adalah pelaksanaan dinas jaga untuk mencegah terjadinya bahaya tubrukan di kapal optimalisasi penggunaan alat-alat navigasi untuk mencegah terjadinya bahaya tubrukan dan upaya yang dilakukan dalam kondisi darurat dinas jaga. Dengan metode penelitian kualitatif yang mengahasilkan data deskriptif, pelaksanaan dinas jaga dapat digambarkan secara jelas dan nyata karena data diperoleh dari interview secara langsung serta ditunjang metode kepustakaan yang memberikan gambaran lebih jelas mengenai gambaran yang lebih jelas mengenai informasi yang disampaikan. Hasil yang didapat penulis selama melakukan penelitian adalah pelaksanaan dinas jaga di kapal yang belum terlaksana dengan benar karena Mualim I tidak disiplin dalam melaksanakan tugas jaga, kurangnya rasa percaya diri sebagai mualim fresh graduate pada saat melaksanakan tugas jaga di anjungan serta penggunaan alat-alat navigasi yang belum optimal. Pembahasan terhadap hasil penelitian adalah optimalisasi tugas jaga harus benar-benar diaplikasikan sesuai dengan aturan yang ada, Mualim juga harus berpedoman pada Collision Regulation 1972 dalam menghadapi situasi yang memungkinkan adanya bahaya tubrukan. Penggunaan alat-alat navigasi sebagai pendeteksi adanya bahaya tubrukan harus dapat menghasilkan hasil yang maksimal untuk pencegahan bahaya tubrukan dan untuk menghindari keadaan darurat dinas jaga. .
Prosedur Perawatan Sekoci Guna Menunjang Keselamatan Jiwa Di Laut Defilio Sundame, Defilio; Yosis Onasis; Santun Irawan
KALAO'S MARITIME JOURNAL Vol 3 No 1 (2022): Kalao's Maritime Journal
Publisher : Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69754/kalaos.v3i1.67

Abstract

Lifeboats are one of the safety devices used to leave the ship in the event of an emergency which aims to save the lives of the ship's crew on board. Lifeboats must always be in a ready-to-use condition, so maintenance is required according to the SOLAS standard which discusses the standardization of safety equipment on board including lifeboats. solving problems regarding the obstacles in the implementation of lifeboat maintenance and efforts to overcome obstacles in the implementation of lifeboat maintenance. Before carrying out the maintenance of the lifeboat, there must be a maintenance plan, so that it can be seen which parts of the lifeboat require treatment first. In writing this scientific paper, the researcher uses qualitative methods. Observations, documentation and literature studies are carried out to collect relevant data. Data analysis is defined as an activity carried out to change the data resulting from a research into information that can later be used to draw a conclusion. Based on the results of the study, it can be seen that the researchers describe the results obtained during the research, namely the maintenance of lifeboats on the shipMT.MITRA KEMAKMURAN
Pentingnya Pemeliharaan Rantai Jangkar Di Mt. Griya Flores Latief M, Latief M; Widiatmaja A; Septianto A
KALAO'S MARITIME JOURNAL Vol 3 No 1 (2022): Kalao's Maritime Journal
Publisher : Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69754/kalaos.v3i1.68

Abstract

Berlabuh jangkar ialah mengikat kapal pada dasar perairan agar kapal tidak larat terkena arus dan angin. Di saat berlabuh jangkar sering dijumpai berbagai macam masalah yang berasal dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal sendiri meliputi permasalahan bagian-bagian pada jangkar yang menunjang kinerja jangkar yang diakibatkan karena kurangnya perawatan terutama pada rantai jangkar. Hal ini yang membuat penulis memilih mengangkat masalah mengenai peranan pemeliharaan rantai jangkar. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan peranan pemeliharaan rantai jangkar yang baik dan benar. Data yang digunakan berupa data primer yang diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara. Data sekunder diperoleh melalui dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan perlunya pembuatan prosedur pemeliharaan rantai jangkar guna menunjang pelaksanaan PMS diatas kapal, untuk menciptakan kondisi yang aman saat berlabuh dan menunjang kerja jangkar. Dampak yang akan timbul jika tidak menjalankan peranan pemeliharaan rantai jangkar yang baik dan benar, yaitu korosi, habisnya gerigi wildcat, pengaruh terhadap proses labuh jangkar, proses heavy up anchor terganggu dan dapat menghambat operasional kapal.