cover
Contact Name
sulistiyanto
Contact Email
sulistiyanto@ymail.com
Phone
+6289618729653
Journal Mail Official
groyong2024@gmail.com
Editorial Address
PERUM BUMI BULU INDAH Gg. Rambutan No.1A RT:01/RW: 06, Desa BULU Kecamatan KRAKSAAN Probolinggo, JAWA TIMUR
Location
Kab. probolinggo,
Jawa timur
INDONESIA
Gotong Royong
Published by CV. Akira Java Bulu
ISSN : 30478189     EISSN : 30478189     DOI : -
Jurnal Gotong Royong memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di ranah pengabdian kepada masyarakat. Lingkup ranah pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi : Pelatihan, Pemasaran, Keamanan pangan lokal, Teknologi Tepat Guna (TTG), Desain, Pemberdayaan masyarakat, akses sosial, daerah perbatasan, daerah kurang berkembang, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Jurnal Gotong Royong : menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis komunitas kedalam format pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan mencakup: Pendidikan Teknik Elektro, Sipil, Industri dan semua bidang Teknik Pertanian Sains Sosial Komputer Bisnis dan Ekonomi Bahasa Kesehatan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 58 Documents
Kegiatan Charity Himasi Untuk Membentuk Rasa Kepedulian Mahasiswa Dengan Cara Berbagi Takjil Di Panti Asuhan Daarus Sholihin Kota Cirebon Raden Muhamad Rama Poetra Ardiningrat; Dwi Pasha Anggara Putra; Marsani Asfi
Gotong Royong Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/gr.v2i2.130

Abstract

University students play a vital role as agents of change, not only by achieving academic excellence but also by contributing meaningfully to society. One such contribution is through charity activities that foster empathy and social awareness. The 2025 charity event organized by the Information Systems Student Association (HIMASI) of UCIC aimed to cultivate students’ social concern through direct interaction with children at the Daarus Sholihin Orphanage in Cirebon. The implementation method consisted of three stages: planning, execution, and evaluation. The main activities included the distribution of takjil (light meals for breaking the fast), social interaction sessions, and evaluation through group discussions. The results showed that students experienced increased empathy, teamwork skills, and social awareness. Meanwhile, the children responded positively to the attention and engagement provided. This activity not only benefited the recipients but also served as a medium for character development among students. In conclusion, this charity activity effectively fosters social concern and can be developed into a sustainable program through various other forms of social engagement.
Peran Mahasiswa sebagai Agen Pelestarian Budaya Melalui Kolaborasi Edukatif dan Media dalam Cirebon Kartinis's Day Linggayani Tan, Felicia; Widara, Intan; Asfi, Marsani
Gotong Royong Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/gr.v2i2.131

Abstract

Partisipasi generasi muda dalam pelestarian budaya lokal masih tergolong rendah, terutama akibat strategi promosi yang kurang efektif dan minimnya dukungan pihak eksternal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterlibatan pelajar dalam pelestarian budaya melalui kegiatan Cirebon Kartini’s Day 2024 yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMASI) Universitas Catur Insan Cendekia. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan observasi, identifikasi masalah, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil observasi menunjukkan rendahnya partisipasi pelajar serta kurangnya kolaborasi sponsor dan media partner. Untuk menjawab tantangan tersebut, mahasiswa menerapkan strategi promosi digital melalui media sosial seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp, serta promosi langsung ke sekolah-sekolah di wilayah Cirebon. Selain itu, kolaborasi eksternal berhasil dijalin dengan beberapa sponsor (Maxim, Kocak Gaming, Mountoya) dan media lokal. Total peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 11 grup, terdiri dari 7 grup tari dan 4 grup menyanyi. Acara ini sukses dihadiri oleh para peserta yang telah disebutkan sebelumnya, ditambah dengan 66 peserta lainnya, belum termasuk penonton yang hadir. Kegiatan ini berhasil membangun kesadaran budaya di kalangan pelajar serta menunjukkan peran aktif mahasiswa dalam menjaga budaya lokal melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat keterampilan kepemimpinan dan jejaring mahasiswa dalam pengabdian lintas sektor.
Pemanfaatan Lomba Tari Sebagai Media Edukasi Budaya Dan Apresiasi Seni Dalam Cirebon Kartini’s Day 2024 Fernando Valentino; Ananda Irfansyah; Marsani Asfi
Gotong Royong Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/gr.v2i2.132

Abstract

Pelestarian budaya lokal menjadi tantangan di tengah arus globalisasi yang memudarkan nilai-nilai tradisional, khususnya di kalangan generasi muda. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengevaluasi lomba tari tradisional sebagai media edukasi budaya dan apresiasi seni dalam rangka Cirebon Kartini’s Day 2024. Metode pelaksanaan dibagi dalam tiga tahap, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan di Atrium Grage Mall dan melibatkan enam kelompok tari dari berbagai sekolah di Kota dan Kabupaten Cirebon. Peserta menampilkan koreografi bertema emansipasi perempuan yang dikombinasikan dengan unsur budaya lokal. Penilaian dilakukan oleh dewan juri dari kalangan akademisi, seniman, dan influencer, mencerminkan pendekatan multidisipliner dalam mengapresiasi seni. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lomba tari tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga efektif sebagai sarana pendidikan budaya yang menyenangkan, partisipatif, dan inspiratif. Kegiatan ini mendorong munculnya semangat pelestarian budaya di kalangan generasi muda serta memperkuat identitas lokal. Beberapa kendala teknis yang muncul selama pelaksanaan menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan kegiatan serupa di masa depan. Secara keseluruhan, lomba tari terbukti sebagai alternatif strategis dalam membangun kesadaran budaya dan meningkatkan apresiasi seni tradisional.
Pendampingan Penerapan Teknologi Iot Untuk Meningkatkan Kesadaran Petani Dalam Monitoring Kualitas Tanah Dan Nutrisi Tanaman Melalui Aplikasi Mobile Syaiful; Zeinul Hasan, Achmad
Gotong Royong Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/gr.v2i2.137

Abstract

Peningkatan produktivitas pertanian sangat bergantung pada kemampuan petani dalam memantau kondisi tanah dan kebutuhan nutrisi tanaman secara tepat. Namun, di lapangan, banyak petani menghadapi kesulitan dalam memperoleh informasi yang akurat dan real-time mengenai kualitas tanah dan status nutrisi tanaman. Kondisi ini menyebabkan pemupukan yang kurang tepat dan perawatan tanaman yang tidak optimal. Untuk menjawab tantangan tersebut, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan implementasi teknologi berbasis Internet of Things (IoT) melalui pelatihan dan pendampingan kepada petani dalam penggunaan aplikasi mobile monitoring kualitas tanah. Teknologi yang diterapkan memanfaatkan sensor tanah untuk mengukur parameter penting seperti kadar nitrogen, fosfor, dan kalium. Data yang diperoleh dari sensor akan dikirimkan secara otomatis melalui jaringan IoT dan ditampilkan dalam bentuk rekomendasi praktis melalui aplikasi mobile yang mudah digunakan oleh petani. Kegiatan pengabdian ini mencakup identifikasi kebutuhan lapangan, penerapan alat dan aplikasi, serta pendampingan teknis dalam penggunaannya di lahan pertanian. Selain itu, dilakukan evaluasi pemahaman petani terhadap informasi yang disajikan dan sejauh mana teknologi ini membantu dalam pengambilan keputusan terkait pemupukan dan perawatan tanaman. Diharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk, mendukung praktik pertanian yang berkelanjutan, serta memperkuat kapasitas petani dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pertanian presisi.
Pelatihan Kepemimpinan Bagi Pengurus OSIS Di MA Daruttaqwa Gresik Warti’ah; Ahmad Afghor Fahruddin
Gotong Royong Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/gr.v2i2.142

Abstract

Community service carried out by the IAI Daruttaqwa Gresik lecturer team through leadership training activities for OSIS administrators at MA Daruttaqwa Gresik. This training aims to improve the leadership competency of students who have a strategic role in running the organization in the school environment, as well as providing an understanding of the basic concepts and practices of effective leadership. The method in this training goes through several stages, namely situation analysis, planning, implementation, and evaluation. The results of the implementation of leadership training for OSIS administrators at MA Daruttaqwa obtained a level of satisfaction of 95% of participants who stated that they were very satisfied, and 5% of participants who stated that they were quite satisfied with the overall delivery of the material. Thus, the leadership training carried out by the IAI Daruttaqwa lecturer community service team meets the expectations of the needs of the OSIS administrators of MA Daruttaqwa. Improving participants' public speaking skills in communicating with peers and teachers, increasing participants' courage in communicating and actively participating in training, participants who were previously known to be quiet and lacked confidence in expressing their opinions finally dared to speak and express ideas and thoughts openly and constructively. Participants are motivated to be more confident, become role models, and be ready to become leaders in the school environment and in society. The accompanying teachers expressed their appreciation and satisfaction for the implementation of the activity.
Pelatihan Membuat Water Pump Hybird Energy Tenaga Angin Dan Sinar Matahari Untuk Irigasi Pertanian Di Desa Banyuglugur Sulistiyanto, Sulistiyanto; Widoretno, Sri; Enggar, Ratri
Gotong Royong Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/gr.v2i2.149

Abstract

Irigasi pertanian merupakan tantangan utama bagi petani di daerah dengan keterbatasan sumber daya air, termasuk di Desa Banyuglugur, Kabupaten Situbondo. Untuk menjawab persoalan tersebut, kegiatan pengabdian ini mengusung pelatihan pembuatan sistem pompa air berbasis energi hybrid yang menggabungkan tenaga angin dan sinar matahari. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahapan: sosialisasi, pelatihan teknis, instalasi sistem, serta evaluasi performa alat. Teknologi yang digunakan meliputi turbin angin vertikal, panel surya 100 Wp, baterai penyimpanan, dan pompa DC 12V. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta berhasil memahami prinsip kerja, perakitan, serta pengoperasian sistem secara mandiri. Sistem ini mampu meningkatkan efisiensi distribusi air dan menurunkan biaya operasional hingga 40% dibandingkan pompa diesel konvensional. Meskipun variabilitas angin menjadi tantangan, kehadiran panel surya dan baterai sebagai sumber energi cadangan mampu menjaga kontinuitas operasional. Dengan hasil yang positif, penerapan teknologi hybrid ini diharapkan menjadi model replikasi bagi wilayah pedesaan lain yang menghadapi permasalahan serupa dalam sistem irigasi.
Strategi Pencegahan Hipertensi Pada Populasi Lansia Melalui Edukasi Gizi Dan Pemeriksaan Tekanan Darah Sim, Alfred Sutrisno; Santoso, Alexander Halim; Gunaidi, Farell Christian; Kasvana; Nikita; Enike, Sylvia Cendy
Gotong Royong Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/gr.v2i2.164

Abstract

Hypertension is a major health problem in the elderly that contributes to an increased risk of morbidity and mortality due to cardiovascular disease and other complications. Early detection of hypertension is very important to prevent serious complications and improve the quality of life of the elderly. This community service activity was carried out at Panti Werdha Hana, Babakan, South Tangerang, involving 36 elderly people (7 men and 29 women). The methods used included socialization about hypertension and the importance of early detection, as well as blood pressure screening using a calibrated digital tensiometer. The screening results showed that 22.22% of participants had hypertension, 63.89% pre-hypertension, and 13.89% had normal blood pressure. Education about healthy lifestyle modifications was given to participants who were at risk or had hypertension. This activity emphasized the importance of blood pressure screening and education as a strategy to prevent hypertension in the elderly. With early detection and appropriate intervention, the risk of hypertension complications can be minimized so that the quality of life of the elderly increases. Keywords: Hypertension, Blood Pressure, Education, Screening, Elderly
Kegiatan Edukasi Dan Skrining Asam Urat Dalam Pencegahan Terjadinya Gagal Ginjal Kronis Di Usia Dewasa Sari, Triyana; Santoso, Alexander Halim; Destra, Edwin; Alifia, Tosya Putri; Permatasari, Nabila Jingga
Gotong Royong Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/gr.v2i2.165

Abstract

Hyperuricemia is a condition characterized by elevated uric acid levels in the blood, which can increase the risk of chronic kidney failure due to the deposition of uric acid crystals in renal tissue. Education and screening for uric acid levels are crucial for the early detection and prevention of hyperuricemia, particularly in the adult population. This community service program utilized the Plan–Do–Check–Act (PDCA) approach, encompassing counseling on risk factors of hyperuricemia, uric acid level screening with Point Of Care Testing (POCT), and education on strategies to prevent chronic kidney disease. The activity involved 40 participants of productive age, with an average age of 43.97 years. The mean uric acid level was recorded at 5.74 mg/dL. Educational interventions successfully increased participants’ awareness of the importance of maintaining uric acid levels within normal limits. Routine screening enables early identification of at-risk individuals and facilitates timely implementation of preventive measures. This program highlights the importance of public education and early detection in reducing the risk of chronic kidney disease and underscores the role of preventive health efforts in improving overall quality of life. Keywords: Education, Chronic Kidney Failure, Hyperuricemia, Prevention, Screening
Edukasi Kesehatan Melalui Skrining Indeks Massa Tubuh Dan Rasio Lingkar Pinggang-Pinggul Untuk Pencegahan Obesitas Pada Lansia Ruslim, Welly Hartono; Santoso, Alexander Halim; Gunaidi, Farell Christian; Pratama, Aditya; Andersan, Jonathan; Haryanto, Ines
Gotong Royong Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/gr.v2i2.166

Abstract

  Keywords: Obesity, Elderly, Body Mass Index, Waist-to-Hip Ratio, Education, Screening
Pemeriksaan Kadar Air Dan Minyak Kulit Sebagai Edukasi Kesehatan Kulit Tropis Tan, Sukmawati Tansil; Santoso, Alexander Halim; Destra, Edwin; Haryanto, Ines; Alexin, Corry Calista
Gotong Royong Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/gr.v2i2.167

Abstract

Imbalance in skin surface water and oil levels serves as an early indicator of skin barrier disruption, particularly in populations residing in tropical climates. Assessing these parameters can effectively raise public awareness regarding the importance of hydration in maintaining skin integrity. This community activity was conducted among adults at St. Francis of Assisi Church, South Jakarta. Skin hydration and oil levels were measured using a portable digital skin analyzer, followed by group education through visual posters emphasizing the role of adequate fluid intake in supporting skin health. A total of 65 participants were assessed. The mean water content was 44.45%, oil content 21%, and the average hydration index was 49.3. While most participants fell within the neutral range, over one-third exhibited low water or oil levels, indicating a potential risk for impaired skin moisture balance. Skin hydration and sebum levels reflect the homeostatic condition of the skin surface, which is closely linked to systemic fluid adequacy. Education based on individual examination results provides a tangible understanding of the role of hydration in preserving skin barrier function, and may support behavioral change toward better fluid management and skin care. Keywords: Hydration, Oil, Tropical Skin, Health Education, Non-Invasive Screening