Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PEMBUATAN KANTONG KAIN “TOTE BAG” SEBAGAI PENGGANTI KANTONG PLASTIK PADA PEMUDA WIRAUSAHA BLITAR Farida, Nurul; Widoretno, Sri; Yuliastuti, Eko
Jurnal Graha Pengabdian Vol 2, No 4 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan dari Pengabdian kepada Masyarakat dalam bentuk pelatihan membuat kantong belanja kain tote bag ini merupakan salah satu jalan untuk menekan banyaknya limbah plastik dan mendukung peraturan pemerintah dalam  pengurangan penggunaan plastik. Peraturan tersebut membawa dampak yang positif bagi para pemuda wirausaha di Blitar atau Formusa untk membuat tas belanja tote bag yang ramah dengan alam dan terbuat dari kain. Tote bag adalah tas jinjing yang terbuat dari kain kanvas yang biasa digunakan sebagai tempat bawaan saat belanja, bawa buku bahkan anak sekolah dan para remaja sekarang banyak yang menggunakan tote bag, ini dikarenakan tote bag mudah dibawa, multifungsi, simple, elegan dan disukai oleh semua kalangan. Metode kegiatan membuat tote  bag diawali dengan FGD. Melalui FGD ini dihasilkan pemuda di Formusa tidak bisa membuat sendiri sehingga membutuhkan waktu yang lama dan harga jual yang mahal. Kegiatan yang kedua adalah pembuatan tote bag dari persiapan bahan sampai produk jadi. Berdasarkan hasil kegiatan pembuatan kantong belanja kain tote bag peserta mendapatkan banyak ide-ide kreatif untuk mengembangkan dan berinovasi dalam membuat tote bag kearah yang lebih bagus lagi sesuai dengan selera dan kebutuhan konsumen.Abstract: The goal of Community Service in the form of training to make shopping bags for cloth tote bags is one way to reduce the amount of plastic waste and support government regulations on reducing plastic use. This regulation has a positive impact on young entrepreneurs in Blitar or Formusa to make shopping tote bags that are friendly to nature and made of cloth. A tote bag is a tote bag made of canvas fabric which is commonly used as a place to carry when shopping, bring books and even school children and many teenagers now use tote bags, this is because they are easy to carry, multifunctional, simple, elegant and liked by all circles. The method of making tote bags begins with an FGD. Through this FGD, it was produced that youth in Formusa could not make their own, so it took a long time and an expensive selling price. The second activity is making tote bags from material preparation to finished products. Based on the results of the activity of making tote bag shopping bags, the participants got lots of creative ideas to develop and innovate in making tote bags that are even better according to the tastes and needs of consumers. 
Students’ Concept Maps Profile on Environmental Pollution Material During the COVID-19 Pandemic Sunarni, Sunarni; Widoretno, Sri; Karyanto, Puguh; Sugiharto, Bowo; Dwiastuti, Sri; Prabowo, Chandra Adi
Jurnal Pendidikan Sains Vol 12, No 4: December 2024
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study investigates the performance of students in constructing Concept Maps (CM) related to environmental pollution material during the COVID-19 pandemic. The data reveals that the overall achievement in CM construction was suboptimal, with no component reaching more than half of its maximum potential. The highest achievement was recorded in the valid relationship component, which attained 9.75% of its maximum possible score. This was followed by the hierarchy component, achieving 7.34%, and the branching component at 3.42%. The pattern component ranked fourth with 1.31%, closely followed by the example component at 1.30%. The lowest performance was observed in the crosslink component, with an achievement of 0.00%. The analysis suggests that students struggled significantly with constructing comprehensive and complex CM, indicating a need for further instructional support. The low scores, particularly in critical components such as crosslinks and examples, highlight gaps in students’ ability to synthesize and analyze information, which are vital for developing more advanced CM. These findings point to the importance of enhancing students’ conceptual understanding and analytical skills to improve their learning outcomes, especially in the context of environmental pollution education during the challenges posed by the pandemic.DOI: 10.17977/jps.v12i42024p141
EKSPLORASI FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT KEMAMPUAN KOMUNIKASI SISWA PADA METODE TANYA JAWAB PEMBELAJARAN IPA Aini, Mellyatul; Pamungkas, Zakaria Sandy; Widoretno, Sri; Aini, Meliyana
ScienceEdu Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/se.v7i02.53394

Abstract

Students' communication skills are very important in implementing the merdeka curriculum, especially in science subjects which are relevant to students' daily lives. Merdeka curriculum in science learning directs teachers to create contextual learning contexts to develop students' abilities in explaining ideas and understanding based on facts and logical reasoning through the question and answer method. This research explores the factors inhibiting students' communication skills in the question and answer method in science learning using the merdeka curriculum. This research uses a qualitative approach with a case study type of research in class 8D of Diponegoro Islamic Junior High School Surakarta academic year 2023/2024. The data collection techniques used were observation, interviews, and questionnaires. Data analysis uses the Miles, Huberman, and Saldana analysis models: data condensation, data display, and conclusion drawing. The research results show that the factors inhibiting students' communication skills consist of understanding the material, self-confidence, interest, and motivation as well as content and learning context which are still conceptual. It is hoped that the results of the research can provide information and input for teachers to improve the quality of learning by improving the content and learning context so that students are interested and attracted to science learning.
PALANG PINTU PERLINTASAN KERETA API OTOMATIS DENGAN FITUR PENGANGKATAN PERMUKAAN JALAN BERBASIS ARDUINO UNO Zuhair, Alvin; Enggar Alfaizi, Galih; Widoretno, Sri; Yusofa, Devis
JURNAL REKAYASA ENERGI Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Rekayasa Energi
Publisher : Politeknik Negeri Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31884/jre.v3i2.65

Abstract

Kecelakaan di perlintasan kereta api di Indonesia masih menjadi perhatian yang signifikan, terutama karena ketidakpatuhan pengguna jalan yang mengabaikan palang keselamatan yang sudah tertutup. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem Palang pintu perlintasan kereta api otomatis yang dilengkapi dengan fitur pengangkatan permukaan jalan menggunakan Arduino Uno. Sistem ini mengintegrasikan sensor ultrasonik dan sensor SN04-N untuk mendeteksi kedatangan kereta dan mengaktifkan motor servo yang mengangkat permukaan jalan guna mencegah kendaraan melintas. Pengujian dilakukan pada model berskala untuk mensimulasikan kondisi dunia nyata. Hasil menunjukkan bahwa sensor ultrasonik mencapai tingkat akurasi rata-rata 98% dalam mendeteksi kedatangan kereta dari jarak hingga 1,5 meter. Sensor proximity SN04-N berhasil mendeteksi baik objek magnetik maupun non-magnetik, menunjukkan kemampuan deteksi kendaraan yang andal. Mekanisme pengangkatan permukaan jalan secara efektif menciptakan penghalang fisik, meningkatkan kemampuan sistem untuk mencegah pelanggaran perlintasan. Sistem terintegrasi ini menawarkan peningkatan signifikan dalam keselamatan perlintasan kereta api, mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan, dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas.
Pelatihan Membuat Water Pump Hybird Energy Tenaga Angin Dan Sinar Matahari Untuk Irigasi Pertanian Di Desa Banyuglugur Sulistiyanto, Sulistiyanto; Widoretno, Sri; Enggar, Ratri
Gotong Royong Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/gr.v2i2.149

Abstract

Irigasi pertanian merupakan tantangan utama bagi petani di daerah dengan keterbatasan sumber daya air, termasuk di Desa Banyuglugur, Kabupaten Situbondo. Untuk menjawab persoalan tersebut, kegiatan pengabdian ini mengusung pelatihan pembuatan sistem pompa air berbasis energi hybrid yang menggabungkan tenaga angin dan sinar matahari. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahapan: sosialisasi, pelatihan teknis, instalasi sistem, serta evaluasi performa alat. Teknologi yang digunakan meliputi turbin angin vertikal, panel surya 100 Wp, baterai penyimpanan, dan pompa DC 12V. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta berhasil memahami prinsip kerja, perakitan, serta pengoperasian sistem secara mandiri. Sistem ini mampu meningkatkan efisiensi distribusi air dan menurunkan biaya operasional hingga 40% dibandingkan pompa diesel konvensional. Meskipun variabilitas angin menjadi tantangan, kehadiran panel surya dan baterai sebagai sumber energi cadangan mampu menjaga kontinuitas operasional. Dengan hasil yang positif, penerapan teknologi hybrid ini diharapkan menjadi model replikasi bagi wilayah pedesaan lain yang menghadapi permasalahan serupa dalam sistem irigasi.
Instrument Analysis of Biology Teachers' Needs to Assess Students' Creative Thinking Skills Using RASCH Model Sari, Rezqi Rohmatika; Sugiharto, Bowo; Widoretno, Sri
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 7 No 2 (2022): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tadris.v7i2.13265

Abstract

This study aimed to investigate the validity, reliability, scale understanding, item difficulties, and bias items of the instrument for analyzing the needs of biology teachers regarding the assessment of creative thinking skills using the RASCH model. The instrument was modified based on the indicators of divergent and convergent thinking processes in the scientific learning stages integrated with the dimensions of creative thinking skills by using ADDIE research model. The research participants comprised of 104 participants from the Solo Raya area, those of whom were 64 Senior High School Biology teachers and 40 Junior High School Science teachers. The research instrument used inventory with a Likert scale of 1 to 4. The instrument validity, reliability, scale understanding, item difficulties, and bias items were analyzed by applying the RASCH model using Winstep 3.73. The research results showed that the overall validity was acceptable, and the item validity did not need improvement. Overall reliability was very good, and the item reliability was excellent. Rating scale analysis showed respondents had understood the Linkert scale of 1 to 4 well. Based on the item difficulties results of the teachers' responses, it was found that there had not been any teachers who evaluated the indicators of creative thinking skills by using writings or pictures in problem-solving assessment. The bias test results on the instrument items indicated that five items could potentially be biased due to age difference, and the two others were due to gender type. Therefore, the development of assessment instruments for creative thinking skills with scientific and social problem-solving based assignments, as well as writing and visual expressions, is required.
Sosialisasi dan Edukasi Instalasi Mechanical, Electrical dan Plumbing pada Bangunan Gedung Rumah Tinggal Sudradjat, Hendrig; Widoretno, Sri; Ardhiansyah , Widha
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): November 2025
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v6i1.732

Abstract

Latar Belakang: Kebutuhan akan instalasi mekanikal, elektrikal, dan perpipaan (MEP) yang aman dan sesuai standar dalam bangunan rumah tinggal semakin meningkat seiring dengan kompleksitas kehidupan modern. Namun, banyak masyarakat non-teknis masih belum memahami standar teknis yang berlaku, seperti SNI 04-0225-2000, sehingga rawan terjadi kesalahan instalasi. Tujuan: Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kegiatan sosialisasi dan edukasi dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap instalasi MEP sesuai standar. Metode: Pengabdian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui pemberian kuesioner pre-test dan post-test kepada 30 peserta yang mengikuti sosialisasi. Validitas dan reliabilitas instrumen diuji menggunakan SPSS, serta efektivitas edukasi diuji dengan paired sample t-test. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan pemahaman peserta setelah edukasi (Sig. = 0,000 < 0,05), yang membuktikan keberhasilan metode sosialisasi visual dan cetak. Kesimpulan: Edukasi terstruktur mengenai instalasi MEP berbasis regulasi nasional terbukti efektif meningkatkan literasi teknis masyarakat. Temuan ini menjadi dasar pengembangan program lanjutan berbasis digital dan kolaboratif agar dampak edukasi dapat diperluas dan berkelanjutan.
EKSPLORASI FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT KEMAMPUAN KOMUNIKASI SISWA PADA METODE TANYA JAWAB PEMBELAJARAN IPA: STUDI KASUS Pamungkas, Zakaria Sandy; Aini, Mellyatul; Widoretno, Sri; Aini, Meliyana
ScienceEdu Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Students' communication skills are very important in implementing the merdeka curriculum, especially in science subjects which are relevant to students' daily lives. Merdeka curriculum in science learning directs teachers to create contextual learning contexts to develop students' abilities in explaining ideas and understanding based on facts and logical reasoning through the question and answer method. This research explores the factors inhibiting students' communication skills in the question and answer method in science learning using the merdeka curriculum. This research uses a qualitative approach with a case study type of research in class 8D of Diponegoro Islamic Junior High School Surakarta academic year 2023/2024. The data collection techniques used were observation, interviews, and questionnaires. Data analysis uses the Miles, Huberman, and Saldana analysis models: data condensation, data display, and conclusion drawing. The research results show that the factors inhibiting students' communication skills consist of understanding the material, self-confidence, interest, and motivation as well as content and learning context which are still conceptual. It is hoped that the results of the research can provide information and input for teachers to improve the quality of learning by improving the content and learning context so that students are interested and attracted to science learning.
IMPLEMENTASI PEMILAH BARANG PAKET EKSPEDISI MENGGUNAKAN QRCODE DENGAN ESP32 YANG TERINTEGRASI DENGAN GOOGLE SPREADSHEET UNTUK MANAJEMEN DATA Widoretno, Sri; Hadi, Ahmad; Zuhair, Alvin
Jurnal Qua Teknika Vol 15 No 02 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Islam Balitar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/quateknika.v15i02.5083

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mempercepat proses transformasi digital di sektor logistik. Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah proses sortir paket yang masih banyak dilakukan secara manual, sehingga rawan terjadi kesalahan manusia, keterlambatan, dan inefisiensi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sistem pemilah paket berbasis teknologi QRCode dengan menggunakan mikrokontroler ESP32. Sistem ini terintegrasi langsung dengan Google Spreadsheet, sehingga seluruh data hasil pemilahan secara otomatis tercatat di cloud dan dapat dipantau secara real-time. Implementasi dilakukan di Kota Blitar dengan skenario pengujian berdasarkan kode pos untuk mensimulasikan tujuan pengiriman yang sebenarnya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem memiliki tingkat akurasi pemindaian lebih dari 95% dan konektivitas dengan Google Spreadsheet yang stabil. Secara keseluruhan, sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan kecepatan sortir, akurasi pencatatan data, dan efisiensi operasional, sehingga memberikan dukungan nyata bagi manajemen logistik di tingkat lokal.
Ekstrak Tomat sebagai Induksi Pertumbuhan Akar Ipomoea aquatica Forssk. Rahmawati, Rizka Dwi Agustina; Widoretno, Sri
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 13 No. 2 (2024): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v13i2.80854

Abstract

Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh berbagai konsentrasi ekstrak tomat terhadap induksi pertumbuhan akar Ipomoea aquatica Forssk. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas 3 perlakuan: konsentrasi ekstrak tomat, lama waktu pertumbuhan, dan IAA murni sebagai pembanding ekstrak tomat. Setiap perlakuan terdiri dari 5 ulangan. Ekstrak tomat dibuat dengan menghaluskan tomat dan menyaring serta mensentrifus dengan kecepatan 6000 rpm selama 5 menit. Filtrat digunakan sebagai ekstrak tomat 100%. 0,1% ekstrak tomat dibuat dari 1 ml ekstrak tomat 100%, dilarutkan dalam 1000 ml aquades. 0,05% ekstrak tomat dibuat dari 0,5 ml ekstrak tomat 100%, dilarutkan daalam 1000 ml. Sebagai pembanding digunakan IAA murni 0,1%, 0,05%, dan 0,01%. Larutan yang sudah dibuat digunakan sebagai media tumbuh Ipomoea aquatica Forssk. Pengamatan dilakukan pada waktu 2,4 dan 8 hari setelah tanam. Hasil penelitian menunjukan: 1) Ekstrak tomat lebih baik dalam menginduksi pertumbuhan jumlah dan panjang akar Ipomoea aquatica Forssk dibandingkan dengan IAA murni; 2) Induksi akar Ipomoea aquatica Forssk tumbuh optimum pada waktu tumbuh 8 hari; 3) Variasi konsentrasi ekstrak tomat dengan lama waktu yang terbaik untuk induksi pertumbuhan akar Ipomoea aquatica Forssk, adalah 0,1% di 8 hari setelah waktu tanam.