cover
Contact Name
ZAINAL MUNIR
Contact Email
zainalmunir@unuja.ac.id
Phone
+6285258306128
Journal Mail Official
zainalmunir@unuja.ac.id
Editorial Address
Karanganyar paiton Probolinggo 67291
Location
Kab. probolinggo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Profesional
ISSN : 2355679X     EISSN : 26851830     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Keperawatan Profesional is a peer-reviewed journal to discuss and spread original and critical analysis on various contemporary health issues. The journal publishes articles of interest to education practitioners, teachers, clinical practitioners, and researchers. This journal encompasses research articles, original research report, reviews in education in any fields including : 1) Public Health, 2) Nursing, 3) Midwifery, 4) Psychology, 5) Pharmacy, 6) Nutrition, 7) Medical, etc.
Articles 160 Documents
Gambaran Psychological Distress pada Orang Tua Anak yang Hospitalisasi Veronika, Windy; Deli, Hellena; Dilaruri, Ade
Jurnal Keperawatan Profesional Vol 13, No 1 (2025): Determinants of Health
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jkp.v13i1.10040

Abstract

Psychological distress merupakan kondisi emosional seseorang yang muncul ketika mereka berhadapan dengan situasi yang dianggap mengancam atau berbahaya. Kondisi ini ditandai dengan perasaan depresi dan kecemasan yang intens. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif sederhana dengan jumlah sampel berjumlah 95 orang yang merupakan orang tua anak yang dirawat, sampel penelitian ini diambil berdasarkan kriteria inklusi yaitu responden minimal berusia 18 tahun dan memiliki anak dengan penyakit kronis menggunakan teknik purposive sampling. Analisis yang digunakan analisa deskriptif statistik dengan hasil distribusi frekuensi, mean dan SD. Hasil penelitian ini didapatkan psychological distress responden adalah dalam tahap sedang dengan jumlah 36 responden. Dapat disimpulkan bahwa psychological distress yang dialami oleh orang tua anak yang hospitalisasi ialah di tahap sedang. Rumah sakit dapat meningkatkan pelayanan kesehatan di ruang rawat terutama pada orang tua pasien anak yang hospitalisasi dan lebih memberikan kenyamanan kepada mereka.
Hubungan Beban Kerja Perawat dengan Keluhan Low Back Pain pada Perawat Fitriani, Ilya; Erwin, Erwin; Deli, Hellena
Jurnal Keperawatan Profesional Vol 13, No 1 (2025): Determinants of Health
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jkp.v13i1.10600

Abstract

Keluhan low back pain adalah keluhan nyeri atau ketidaknyamanan di bagian bawah tulang belakang atau sekitarnya yang disebabkan beberapa faktor, salah satunya beban kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara beban kerja perawat dengan keluhan low back pain pada perawat. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Responden dipilih menggunakan teknik proportional random sampling, dengan jumlah 65 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang terdiri dari 2 komponen, yaitu keluhan low back pain dan beban kerja. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik chi-square untuk mengetahui hubungan beban kerja perawat dengan keluhan low back pain. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja perawat dengan keluhan low back pain pada perawat (p=0,002). Hal ini mengindikasi bahwa beban kerja berpengaruh pada keluhan low back pain yang dirasakan oleh perawat. Kesimpulan: Dapat disimpulkan terdapat hubungan antara beban kerja perawat dengan keluhan low back pain pada perawat.  Rekomendasi: Pengelolaan beban kerja perlu dilakukan lebih baik dan penerapan prinsip ergonomi dalam aktivitas sehari-hari perawat untuk mengurangi risiko low back pain.
Kebutuhan Keluarga Pasien Yang Terpasang Ventilator di Intensive Care Unit (ICU) Zulfia, Febriza; Damanik, Siti Rahmalia Hairani; Karim, Darwin
Jurnal Keperawatan Profesional Vol 13, No 1 (2025): Determinants of Health
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jkp.v13i1.9565

Abstract

Keluarga pasien yang terpasang ventilator mengalami kecemasan dan rasa khawatir yang lebih tinggi dibandingkan keluarga pasien yang tidak terpasang ventilator. Perawat dan dokter hanya fokus kepada kebutuhan pasien sementara keluarga memerlukan informasi, kepastian, suport, kedekatan dan kenyamanan selama menunggu pasien di rawat di ICU. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain deskriptif survei. Responden pada penelitian ini berjumlah 73 orang yang merupakan keluarga pasien yang terpasang ventilator di ICU RSUD Arfin Achmad, sampel penelitian ini diambil berdasarkan kriteria inklusi yaitu menjadi pendamping pasien di ICU minimal 48 jam dengan menggunakan teknik Convenience sampling. Analisis yang digunakan analisa deskriptif statistik dengan hasil distribusi frekuensi, mean dan SD. Hasil penelitian ini didapatkan kebutuhan yang sangat penting secara berurut antar dimensi yaitu kebutuhan informasi dengan nilai mean 3.97, kebutuhan kedekatan dengan nilai mean 3.94, kebutuhan jaminan dengan nilai mean 3.94, kebutuhan kenyamanan dengan nilai mean 3.93, dan kebutuhan dukungan keluarga dengan nilai mean 3.91. Kebutuhan keluarga pasien yang terpasang ventilator yang sangat penting adalah kebutuhan informasi terutama mengetahui tindakan apa yang dilakukan terhadap pasien oleh karena itu perawat ICU dapat memberikan informasi secara komperhensif tentang pasien sehingga keluarga mampu mengatasi kebutuhan pasien selama di ICU.Kata kunci: ICU, Kebutuhan Keluarga Ventilator, ICU
Faktor-Faktor Individu yang Berhubungan dengan Status Kesehatan Mental Mahasiswa Sari, Suci Indah; Nauli, Fathra Annis; Elita, Veny
Jurnal Keperawatan Profesional Vol 13, No 1 (2025): Determinants of Health
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jkp.v13i1.9915

Abstract

Status kesehatan mental merupakan keadaan individu yang dapat dibedakan menjadi sehat mental dan masalah kesehatan mental. Kondisi status kesehatan mental ini dapat berhubungan dengan berbagai faktor dari dalam diri individu itu sendiri, meliputi kepribadian, keharmonisan hidup, kebermaknaan hidup dan persaudaraan emosional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status kesehatan mental mahasiswa Universitas Riau. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif korelasi melalui pendekatan cross sectional . Sampel pada penelitian ini berjumlah 394 responden mahasiswa Universitas Riau yang diambil berdasarkan kriteria inklusi menggunakan teknik proporsional random sampling . Hasil : Hasil penelitian menunjukkan 275 responden (69,8%) mengalami masalah mental emosional. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa faktor-faktor individu yang berhubungan dengan status kesehatan mental siswa adalah kepribadian ( p value 0,00 < α 0,05) dan keharmonisan hidup ( p value 0,00 < α 0,05). Namun, kebermaknaan hidup ( p value 0,461 > α 0,05) dan kenangan emosional (p value 0,336 > α 0,05) tidak berhubungan dengan status kesehatan mental siswa. Simpulan: Mayoritas responden mahasiswa Universitas Riau mengalami masalah kesehatan mental. kepribadian dan keharmonisan hidup menunjukkan hubungan dengan status kesehatan mental pada siswa.
Gambaran Burnout Pada Mahasiswa Keperawatan Ramadhanty, Sabrina Nur; Nauli, Fathra Annis; Guna, Stephanie Dwi
Jurnal Keperawatan Profesional Vol 13, No 1 (2025): Determinants of Health
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jkp.v13i1.9992

Abstract

Mahasiswa Keperawatan berpotensi mengalami burnout akibat tingginya beban akademik dan akan berdampak buruk bagi mahasiswa Keperawatan dimana faktor yang menyebabkan burnout bisa berasal dari lingkungan akademik itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran burnout pada mahasiswa Keperawatan Universitas Riau. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif sederhana. Sampel pada penelitian ini merupakan mahasiswa Keperawatan yang mengalami burnout berjumlah 236 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas mahasiswa berusia 20 tahun (38,1%), dengan jenis kelamin perempuan (87,7%), dan angkatan yang paling banyak yaitu angkatan 2023 (42,8%). Didapatkan burnout ringan pada mahasiswa sebanyak 58 mahasiswa (24,6), sedang 176 mahasiswa (74,6%), dan berat 2 orang (0,8%). Mayoritas mahasiswa mengalami burnout pada dimensi exhaustion kategori sedang (61%), depersonalisasi ringan (46,2%) dan penurunan pecapaian yang rendah kategori ringan (59,3%). Faktor yang terbanyak menyebabkan burnout yaitu beban akademik yang tinggi (56,4%). Dampak yang paling sering dialami oleh mahasiswa adalah kelelahan (56,0%), diikuti oleh sering merasa ketakutan akan pikirannya sendiri (49,1%) dan merasa hasil belajarnya tidak memuaskan (45,3%). Kesimpulannya, mayoritas mahasiswa mengalami burnout pada kategori sedang.  Manajemen lingkungan yang baik oleh institusi dapat membantu menurunkan risiko terjadinya burnout pada mahasiswa.
Peran Hardiness Dengan Kinerja Perawat di Ruang Rawat Inap Widyawati, Mei; Hakim, Lukman; Basuki, Hyan Oktodia; Rizka, Dwi Kharismatur
Jurnal Keperawatan Profesional Vol 13, No 1 (2025): Determinants of Health
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jkp.v13i1.11668

Abstract

Kinerja merupakan capaian hasil kerja seseorang dalam melaksanakan tugas yang diberikan kepadanya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan antara hardiness dengan kinerja perawat di ruang rawat inap. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional dengan pendekatan waktu cross-sectional. Penelitian ini dilakukan pada perawat. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster random sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 74 orang. Instrumen yang digunakan adalah Dispotional Resilience Scale 15 (DRS-15) dan Kuesioner Kinerja Nursalam 2017. Hasil penelitian setelah dilakukan analisis menggunakan uji Spearman’s  dengan tingkat kemaknaan ɑ < 0.05 diperoleh nilai ρ= 0.000<0.05 dengan koefisien korelasi sebesar r= 0.584 yang menunjukkan hubungan antara kedua variabel termasuk dalam kategori cukup dan menunjukkan korelasi positif. Berdasarkan hasil analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara hardiness dengan kinerja perawat di ruang rawat inap. Artinya kepribadian hardiness yang dimiliki perawat dapat mempengaruhi kinerja perawat tersebut. Apabila perawat memiliki hardiness tinggi maka kinerja yang diberikan akan optimal.
Pengaruh Media Leaflet tentang Seks Pranikah Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Ferasinta, Ferasinta; Rozani, Leni; Sartika, Andry; novitasari, selvia; Dinata, Endah Zulya
Jurnal Keperawatan Profesional Vol 13, No 1 (2025): Determinants of Health
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jkp.v13i1.10995

Abstract

Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh pemberian media leaflet tentang seks pranikah terhadap pengetahuan dan sikap remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental. Penelitian ini dilakukan di sebuah sekolah menengah pertama di mana siswa sudah akrab dengan topik seks pranikah, khususnya di daerah Kampung. Penelitian berlangsung pada tanggal 13 Juni dan 14 Juni 2024, pukul 08.00 hingga 10.00 pagi. Intervensi, yang melibatkan media  leaflet, berlangsung selama 12 menit, dengan penilaian pretest dan posttest dilakukan. Prosedur penelitian melibatkan langkah-langkah berikut: Pretest dilakukan sebelum intervensi untuk menilai pengetahuan dan sikap siswa tentang seks pranikah. Setelah pretest, dilakukan Pendidikan Kesehatan tentang seks kemudian dilanjutkan posttest. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengaruh media leaflet terhadap pengetahuan dan sikap remaja mengenai seks pranikah adalah signifikan, dengan nilai p 0,001, yang kurang dari nilai alfa 0,05 (p < α), menunjukkan efek intervensi yang signifikan secara statistik.
Pengaruh Perbedaan Gender Perawat terhadap Tingkat Kepuasan Lansia dalam Pemenuhan Kebutuhan Dasar dan Spiritual: Tinjauan dari Perspektif Islam Fauzi, Dadan Ahmad; Asmarani, Dea; Subagja, Putri Wulan Indah Wangi; Novelarosa, Syarah Fitria; Zah'ra, Tania Apriluna; Supriyadi, Tedi; Faozi, Akhmad
Jurnal Keperawatan Profesional Vol 13, No 1 (2025): Determinants of Health
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jkp.v13i1.11287

Abstract

Mayoritas tenaga kesehatan dan pasien lansia di Indonesia berasal dari masyarakat Muslim, sehingga nilai-nilai agama memengaruhi praktik keperawatan, khususnya dalam interaksi antara perawat dan pasien lawan jenis. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh perbedaan gender perawat terhadap tingkat kenyamanan dan kepuasan lansia dalam menerima pelayanan keperawatan, serta meninjau pandangan Islam terhadap interaksi tersebut. Menggunakan pendekatan mixed methods, data diperoleh melalui kuesioner dan wawancara terhadap lansia, tenaga kesehatan, dan tokoh agama di beberapa lembaga di Kabupaten Sumedang. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar lansia merasa lebih nyaman dirawat oleh perawat yang sejenis kelaminnya, terutama dalam tindakan yang bersifat pribadi. Namun, dalam kondisi darurat, pelayanan oleh perawat lawan jenis dapat diterima selama tetap menjaga etika, meminta persetujuan, dan mengutamakan keselamatan pasien. Baik perawat maupun ulama menekankan pentingnya profesionalisme dan kebutuhan pasien dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini menekankan perlunya penguatan kapasitas perawat melalui pelatihan yang menitikberatkan pada sensitivitas gender dan pemahaman spiritual, agar pelayanan keperawatan lebih sesuai dengan nilai-nilai budaya dan religius yang dianut masyarakat
Hubungan Self Care dan Dukungan Keluarga Terhadap Kadar Gula Darah Klien (Prolanis) Diabetes Mellitus Rahman, Handono Fathur; Astitin, Astitin; Hafifah, Vivin Nur
Jurnal Keperawatan Profesional Vol 13, No 1 (2025): Determinants of Health
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jkp.v13i1.11494

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak dijumpai di masyarakat dan berisiko tinggi menyebabkan komplikasi serius hingga kematian jika tidak ditangani secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara self care (perawatan diri) dan dukungan keluarga dengan kadar gula darah pada klien Prolanis DM Penelitian menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional, melibatkan 176 klien Prolanis yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen penelitian meliputi kuesioner self care, kuesioner dukungan keluarga, serta pemeriksaan kadar gula darah puasa sesuai prosedur standar operasional (SOP). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman (rho). Hasil menunjukkan terdapat hubungan yang kuat antara self care dan kadar gula darah (r = 0,705) serta antara dukungan keluarga dan kadar gula darah (r = 0,632). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa perawatan diri yang baik dan dukungan keluarga yang memadai berkontribusi positif dalam pengendalian kadar gula darah pada klien DM. Temuan ini menunjukkan pentingnya pendekatan holistik dalam asuhan keperawatan bagi penderita diabetes melitus.
Efektifitas Murrotal Al-Qur’an (Ar-Rahman) dan Aromaterapi Lavender terhadap Kualitas Tidur pada Klien Acute Coronary Sindrome (ACS) Puteri, Puteri; Mohtar, M. Sobirin; Mahdiyah, Dede; Basit, Mohammad
Jurnal Keperawatan Profesional Vol 13, No 1 (2025): Determinants of Health
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jkp.v13i1.11142

Abstract

Acute Coronary Sindrome (ACS) ialah penyakit yang disebabkan oleh pembuluh darah arteri yang biasanya mmberikan nutrisi dan oksigen ke otot otot jantung tersumbat karena adanya endapan lemak yang menumpuk di dinding arteri atau disebut dengan plak. Umumnya klien ACS ini mengalami permasalahan gangguan tidur. Terapi nonfarmakologi yang bisa digunakan untuk memperbaiki kualitas tidur ialah murrotal (ar-rahman) dan aromaterapi lavender pada klien ACS. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui efektifitas antara murrotal (ar-rahman) dan aromaterapi lavender terhadap kualitas tidur pada klien ACS. Metode penelitian ini menggunakan Pre-Experiment dengan Two-Grup PreTest-PostTest Design. Jumlah sampel sebanyak 30 orang dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kusioner kualitas tidur (PSQI), Uji statistic menggunakan uji Wilcoxon dan Man Whitney. Hasil yang didapatkan berdasarkan hasil uji Mann Whitney dengan nilai p-value 0,980>0,05, maka didapatkan hasil perbandingan antara kelompok aromaterapi dan murrotal tidak ada perbedaan yang signifikan (sama-sama efektif) namun dilihat dari nilai peringkat rata-rata jumlah kelompok aromaterapi sedikit lebih tinggi dibandingkan kelompok murrotal. Kesimpulan ada pengaruh terhadap pemberian terapi murrotal dan aromaterapi lavender terhadap kualitas tidur terapi ini dapat diimplementasikan oleh perawat kepada penderita ACS serta dapat dilakukan pada peneliti selanjutnya.

Page 11 of 16 | Total Record : 160