cover
Contact Name
Noviati
Contact Email
jurnalpengabdianmba@gmail.com
Phone
+6287866159980
Journal Mail Official
jurnalpengabdianmba@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jend. A.H. Nasution No. G-37, Kota Kendari Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
ISSN : -     EISSN : 29626633     DOI : https://doi.org/10.54883/jpmba
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa (JPMBA) merupakan jurnal (Open Journal System) yang diterbitkan oleh LPPM Universitas Mandala Waluya untuk hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial dan kesehatan. Jurnal terbit dua kali setahun yaitu pada Juni dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 110 Documents
PKM Edukasi Sistem Pengelolaan Sampah Dalam Pengembangan Program TPS5R di Kelurahan Wundumbatu Kota Kendari Abdul Rahim Sya'ban; Noviati; Juslan; Solihin; Titi Saparina. L; Toto Surianto. S
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v4i2.1357

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah di lingkungan perkotaan, khususnya di Kelurahan Wundumbatu, Kota Kendari, masih memerlukan perhatian karena rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah rumah tangga. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya volume sampah yang tidak tertangani secara optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan partisipasi masyarakat melalui edukasi sistem pengelolaan sampah berbasis konsep TPS 5R (Reduce, Reuse, Recycle, Replace, dan Replant). Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi pengelolaan sampah organik dan anorganik, pelatihan pembuatan kompos, serta pendampingan pembentukan kelompok penggerak lingkungan. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi partisipasi dan pemahaman peserta sebelum dan setelah kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat tentang prinsip 5R, keterlibatan aktif dalam praktik pengelolaan sampah, serta terbentuknya komitmen bersama antara masyarakat dan pemerintah kelurahan untuk mendukung pengembangan TPS 5R. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan kapasitas masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja melalui Penyuluhan dan Pemasangan Plang K3 di Desa Porara Kecamatan Morosi Noviati; Fitriya Nyingsi; Alfirah Khairun Nisa; Nur Aisyah; Siti Nuraeni; Musnia; Dewi Fitriyanti; Muh. Tiar Pratama; Sukma Dewi Anggraini; Muh. Deni Rahman; Abdul Rahim Sya`ban; Titi Saparina. L
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v4i2.1464

Abstract

Kecelakaan kerja merupakan salah satu permasalahan yang dapat menimbulkan kerugian baik pada manusia, proses, maupun harta benda, termasuk pada masyarakat yang tinggal di sekitar jalan hauling. Jalan hauling di Desa Porara, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, dilalui oleh kendaraan berat yang menimbulkan risiko kecelakaan bagi pengendara maupun pejalan kaki. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyuluhan dan pemasangan plang/rambu Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya kecelakaan dan pentingnya keselamatan di jalan hauling. Kegiatan pengabdian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kuasi-eksperimen model pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol. Penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 4 September 2025 dengan melibatkan 24 orang masyarakat Desa Porara. Instrumen yang digunakan adalah pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah intervensi. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan hanya 3 orang (12,5%) yang memiliki pengetahuan baik, sedangkan 21 orang (87,5%) masih berkategori kurang. Setelah dilakukan penyuluhan dan pemasangan plang K3, seluruh peserta (100%) masuk kategori pengetahuan baik. Hal ini membuktikan bahwa kombinasi penyuluhan K3 dan pemasangan plang peringatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kewaspadaan masyarakat terhadap risiko kecelakaan di jalan hauling.
Sosialisasi dan Worskhop Penyusunan Standar Operasi Prosedur (SOP) Peralatan Medis Terdokumentasi Bentuk Barcode di Puskesmas Lalonggasumeeto La Ode Hamrin; Aryani Adami; Ashilah Latifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v4i2.1485

Abstract

Beberapa tahun ini, Puskesmas Lalonggasumeeto Kabupaten Konawe melakukan kegiatan inventarisasi peralatan kesehatan yang dimiliki masih secara manual yang menghabiskan waktu, tenaga dan biaya operasional Puskesmas. Oleh karena itu diperlukan sistem inventarisasi peralatan kesehatan yang lebih aman, efektif, dan efisien untuk memudahkan petugas kesehatan melakukan kegiatan inventarisasi peralatan kesehatan. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan sosialisasi penyusunan SOP peralatan medis terdokumentasi bentuk barcode. Pengabdian diawali dengan penjelasan tentang pentingnya penyusunan barcode dalam memaksimalkan penggunaan peralatan, dan pentingnya penggunaan barcode dalam menghemat dan menambah estetik sekitar peralatan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan latihan penyusunan SOP dan pembuatan barcode pada tenaga medis. Penyusunan SOP dalam bentuk barcode sangat menguntungkan dalam menjamin kemudahan kelengkapan SOP setiap alat karena ukurannya yang kecil dan menghemat kertas serta menambah estetika karena SOP biasanya digantung atau ditempel di sekitar peralatan.
Pemberdayaan Kader Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Untuk Pencegahan ISPA di Desa Morosi Sitti Marya Ulva; Andi Mauliyana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v4i2.1486

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga menjadi salah satu penyebab meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Desa Morosi, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe. Kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap dampak kesehatan akibat pengelolaan sampah yang tidak tepat menjadi faktor utama yang perlu diatasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan kader kesehatan dalam mengelola sampah rumah tangga secara sehat guna mengurangi risiko ISPA. Pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan, forum diskusi kelompok, pelatihan kader, dan demonstrasi praktik pengelolaan sampah menggunakan alat komposter yang diikuti oleh 30 orang kader kesehatan desa. Evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test yang terdiri dari 20 soal pilihan ganda dengan sistem skoring 0–1 per soal dan kategori penilaian baik (≥80%), cukup (55–79%), dan kurang (<55%). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan kader, di mana rata-rata skor meningkat dari 11,2 menjadi 17,8 (peningkatan 58,93%) dan proporsi kader dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 10% menjadi 86,67%. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek penggunaan alat komposter (109,71%) dan pemahaman dampak pembakaran sampah terhadap ISPA (84,73%). Selain itu, 76,67% kader telah menerapkan pengelolaan sampah yang benar di rumah mereka dan aktif mengedukasi masyarakat sekitar. Pemberdayaan kader melalui pendekatan edukatif dan partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelolaan sampah rumah tangga serta berkontribusi dalam upaya pencegahan penyakit ISPA di Desa Morosi.
Peningkatan Literasi Masyarakat Tentang Pencegahan ISPA Pada Anak di Kelurahan Laosu Islamiyah Islamiyah; Yulli Fety; Firmansyah; Jastria Pusmarani; Hartian Dode
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v4i2.1487

Abstract

Infeksi saluran nafas akut (ISPA) adalah suatu infeksi pada saluran pernapasan atas ataupun bawah, yang disebabkan oleh agen infeksius, dan dapat berlangsung sampai 14 hari. Gejala yang timbul akibat infeksi saluran napas tergantung pada daerah yang terkena, etiologi penyakit, maupun inflamasi yang terjadi, mulai dari gejala ringan seperti batuk dan nyeri menelan, hingga kesulitan bernapas yang dapat menyebabkan kematian. Penyakit menular ini dapat menyerang anak dan dewasa, namun insidennya akan menurun seiring bertambahnya usia. Penularan antar manusia umumnya terjadi melalui droplet, namun dapat juga melalui kontak dengan tangan atau permukaan benda yang terkontaminasi. Sehingga dibutuhkan pencegahan salah satunya dengan pemberian edukasi untuk peningkatan literasi Masyarakat tentang cara pencegahan penularan ISPA. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 8 Mei 2025. Peserta yang ikut serta pada kegiatan ini sangat antusias, sehingga diharapkan tujuan kegiatan untuk peningkatan literasi tentang pencegahan ISPA tercapai dengan maksimal.
Optimalisasi Peran Perawat Sebagai Edukator Dalam Meningkatkan Pengetahuan Remaja tentang  Jajanan Sehat Di SMPN 7 Kendari Sitti Masriwati; La Ode Saltar; Heltty; Dedi Krismiadi; Mimi Yati; Merry Pongdatu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v4i2.1488

Abstract

Jajanan sehat merupakan  makanan atau minuman yang mengandung zat gizi seimbang yang dibutuhkan oleh tubuh manusia seperti protein, karbohidrat, lemak, dan berserat tinggi. Konsumsi makanan jajanan merupakan hal yang sangat melekat pada anak khususnya anak sekolah. Anak-anak sering membeli makanan diluar dan tidak memperhatikan kebersihan serta kandungan yang ada pada makanan tersebut. Kurangnya pengetahuan menjadi salah satu penyebab anak tetap mengkonsumsi jajanan tidak sehat dan tidak memperhatikan kandungannya sehingga memicu berbagai permasalahan kesehatan seperti gagal ginjal kronik dan diabetes melitus. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa siswi SMPN 7 Kendari tentang jajanan makanan sehat sebagai kunci utama dalam pencegahan penyakit diabetes melitus. Metode yang digunakan meliputi edukasi mengenai  makanan jajanan sehat,  jenis makanan sehat yang bisa memicu  penyakit diabetes melitus dan dampak dari mengkonsumsi jenis makanan jajanan yang tidak sehat. Kegiatan diikuti oleh anak siswa siswi SMPN 7 Kendari sebanyak 45 siswa  dengan sangat antusias tinggi terhadap informasi yang diberikan. Hasil kegiatan menunjukan adanya peningkatan pemahaman  anak siswa SMP mengenai makanan jajanan sehat yaitu dilihat dari hasil evaluasi pre test 30% siswa siswa memiliki pengetahuan yang cukup dan setelah post test penyuluhan  menunjukan adanya peningkatan pengetahuan yang cukup sebanyak 75%.  Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong siswa siswi SMPN 7 Kendari  untuk lebih telaten dalam pemilihan makanan jajanan sehat.
Simulasi Vertical Rescue dalam Kesiapsiagaan Penanganan Jatuh pada Pekerjaan di Ketinggian di PT XYZ L.M Zainul Zainul; Henrico Putra Santoso; Wa Ode Nurhidayati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v4i2.1500

Abstract

Kecelakaan kerja pada pekerjaan di ketinggian berisiko menimbulkan cedera berat hingga fatal sehingga memerlukan kesiapsiagaan penyelamatan sebagai pengendalian pada fase akhir ketika upaya pencegahan tidak lagi cukup. Tulisan ini bertujuan menggambarkan simulasi vertical rescue dalam kesiapsiagaan penanganan jatuh pada pekerjaan di ketinggian di PT XYZ. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan dukungan elemen kuantitatif sederhana melalui pengamatan langsung pada latihan vertical rescue, dengan pengukuran durasi penyelamatan menggunakan stopwatch sebagai indikator kuantitatif sederhana yang bersifat deskriptif tanpa dilakukan analisis statistik lanjutan. Hasil pengamatan menunjukkan latihan berlangsung melalui tahapan yang runtut, meliputi persiapan personel dan peralatan, pengaturan akses menuju korban simulasi, pengamanan korban, serta penurunan korban hingga mencapai titik aman. Durasi penyelamatan tercatat sekitar sembilan menit dan berada di bawah standar waktu maksimal berdasarkan SOP perusahaan yaitu lima belas menit, sehingga pelaksanaan rescue pada latihan ini dinilai efektif dari sisi waktu. Kesimpulannya, vertical rescue berperan penting dalam kesiapsiagaan penanganan jatuh pada pekerjaan di ketinggian, dan pemenuhan target waktu pada latihan mendukung kesiapan tim untuk meminimalkan konsekuensi ketika insiden terjadi.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat melalui Pendampingan Model Bisnis Multi-Gerai pada Koperasi Kelurahan Merah Putih Asraf; Indira Yuana Indira Yuana; Ade Imam Muttaqien Halim; Muh. Nur; Wa Ode Deli Yusniati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v5i1.1587

Abstract

Koperasi Kelurahan Merah Putih memiliki potensi sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat, tetapi pada tahap awal masih menghadapi persoalan berupa belum tersusunnya model usaha multi-gerai, belum adanya prioritas implementasi unit usaha, serta belum lengkapnya perangkat tata kelola operasional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendampingi mitra dalam menyusun model bisnis multi-gerai dan memperkuat kesiapan kelembagaan koperasi. Kegiatan dilaksanakan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada 17–19 November 2025 dengan melibatkan 28 peserta inti yang terdiri atas pengurus, anggota koperasi, aparatur kelurahan, dan tim pendamping. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif, kolaboratif, dan problem solving melalui observasi lapangan, diskusi kelompok terarah, wawancara semi-terstruktur, lembar kerja Business Model Canvas, serta validasi hasil bersama mitra. Hasil pendampingan menghasilkan enam rancangan Business Model Canvas untuk gerai sembako, apotek, pergudangan/cold storage, kantor/klinik, logistik, dan simpan pinjam. Luaran konkret kegiatan meliputi dokumen model bisnis multi-gerai, matriks prioritas unit usaha, rancangan pembagian tugas pengurus, format pencatatan keuangan sederhana, serta rekomendasi standar operasional prosedur. Hasil validasi menunjukkan bahwa gerai sembako dan gerai simpan pinjam menjadi prioritas awal karena memiliki kebutuhan pasar paling mendesak, risiko operasional lebih terkendali, dan manfaat langsung bagi anggota. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis kebutuhan mitra dapat memperjelas arah usaha koperasi dan meningkatkan kesiapan kelembagaan dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Deteksi Dini Risiko Penyakit Tidak Menular pada Lansia di Desa Telaga Biru Kecamatan Soropia Sanatang; Titi Purnama; Wa Ode Gustiani Purnamasari; Erick Erianto Arif
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v5i1.1645

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kesadaran masyarakat, khususnya lansia, dalam melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin sehingga berisiko terhadap penyakit tidak menular seperti hipertensi, dislipidemia, dan anemia. Tujuan kegiatan ini adalah untuk melakukan deteksi dini kondisi kesehatan masyarakat melalui pemeriksaan tekanan darah, kadar kolesterol, serta hemoglobin. Metode yang digunakan adalah pemeriksaan langsung pada 36 lansia di Desa Telaga Biru Kecamatan Soropia. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 52,8% responden memiliki tekanan darah normal, sedangkan 47,2% abnormal. Pada pemeriksaan kolesterol, 47,2% normal dan 52,8% abnormal, pemeriksaan hemoglobin menunjukkan mayoritas responden berada pada kategori normal yaitu 77,8% dan 22,2% abnormal. Kegiatan ini memberikan manfaat dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini penyakit serta kondisi kesehatan mereka. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian ini dapat menjadi langkah awal dalam mendeteksi dini resiko penyakit tidak menular pada lansia.
Penguatan Literasi Perubahan Iklim Pada Siswa Melalui Edukasi Partisipatif Untuk Mendorong Aksi Berkelanjutan Dewi Asriani Ridzal; Azmin Mane; Mega Mustikasari; Mujuna Hatuala; Salman Samiun; Herlina Herlina; Yasmin Afra&#039;nursalam
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v5i1.1671

Abstract

Perubahan iklim telah menjadi salah satu tantangan paling mendesak yang dihadapi umat manusia saat ini, karena telah menciptakan rangkaian efek bola salju yang kompleks pada ekosistem global.  Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga mengancam keberlanjutan sosial dan ekonomi masyarakat apabila tidak dilakukan upaya pencegahan.  Kegiatan pengabdian masyarakat ini menjadi penting untuk dilaksanakan sebagai langkah membangun kesadaran siswa sejak usia dini dalam melahirkan generasi yang peduli lingkungan dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan melalui kegiatan edukasi partisipatif.  Kegiatan pengabdian dilaksanakan di SMP Negeri 7 Bau-bau tanggal 29 April 2026 dan diikuti oleh 24 siswa dari kelas VII C. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi partisipatif terbukti menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan pemahaman konseptual sekaligus kesadaran praktis siswa terkait perubahan iklim.   Hal ini didasarkdan pada perbedaan perolehan nilai rerata pre test dan post test.  Rerata nilai perolehan siswa sebelum kegiatan edukasi melalui pemberian pre test sebesar 40 dan setelah kegiatan edukasi perolehan rerata nilai post test menjadi sebesar 77.  Perbedaan nilai tersebut yang menunjukkan adanya peningkatan nilai rerata sebesar 37 poin atau sebesar (37%).  Hasil ini menunjukkan bahwa siswa telah memiliki pemahaman dan kesadaran praktis yang baik tentang perubahan iklim.  Siswa telah mampu mendefinisikan perubahan iklim, penyebab perubahan iklim, dampak serta upaya untuk mengatasi bahaya yang timbul akibat perubahan iklim.  Selain itu, siswa telah mampu memberikan contoh tindakan nyata sederhana yang dapat dilakukan di lingkungan untuk mengatasi perubahan iklim.

Page 10 of 11 | Total Record : 110